spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1060

Game Grid 2 Tiba-tiba Dihapus dari Steam, Kenapa?

0

Telko.id, Jakarta – Seminggu setelah game DuckTales: Remastered dihapus dari Steam, kini giliran game Grid 2 yang juga “menghilang” dari Steam. Rupanya, game balap buatan Codemasters ini telah dihapus dengan alasan lisensi yang kadaluwarsa.

Lisensi yang kadaluwarsa berlaku untuk model mobil Grid 2 maupun soundtrack-nya. Sebelumnya, game Grid yang ditawarkan secara gratis juga menghilang dari Steam.

Dilaporkan PC Gamer, seperti dilansir Telko.id pada Senin (12/08/2019), dihapusnya Grid 2 dari Steam merupakan kebijakan yang lebih baik, ketimbang game yang hilang secara tiba-tiba.

{Baca juga: Ada “Tamagotchi Buas” di Call of Duty: Modern Warfare}

Asal tahu saja, baru-baru ini game RPG buatan Sega, Aplha Protocol hilang secara mendadak dari Steam

Codemasters sendiri sedang bersiap untuk merilis game berikutnya berjudul “GRID”. Game ini akan rilis pada 11 Oktober tahun ini, dan diklaim, game ini masih berada di tahap penyempurnaan.

{Baca juga: Kumpulan Cheat GTA San Andreas PC dan PS2 Lengkap}

GRID menjadi game pertama Codemasters setelah mereka tidak mengeluarkan seri baru selama 5 tahun terakhir. Game balap ini masih mengusung konsep yang sama dari game Grid lainnya.

Nantinya, ada sekitar lebih dari 70 lebih jenis mobil beserta dengan puluhan lintasan balap dari seluruh dunia yang bisa digunakan. Ditambah pula dengan adanya beragam fitur, seperti mode Career, Online, sampai mode Challenge yang menyatut nama dari para pembalap terkenal, seperti pembalap F1 Fernando Alonso. (BA/FHP)

Sumber: PC Gamer

 

Modelnya Identik, Ini yang Baru dari Nintendo Switch Teranyar

0

Telko.id, Jakarta – Bulan lalu, Nintendo mengumumkan bahwa mereka bakal merilis Nintendo Switch terbaru. Perusahaan ini mengatakan, model terbaru Switch punya model yang identik dengan Nintendo Switch saat ini.

Meski demikian, ada beberapa perbedaan yang disematkan. Salah satu di antaranya adalah kapasitas baterai yang lebih besar. Nintendo mengatakan, itu memungkinkan para gamers untuk menikmati game lebih maksimal dari sebelumnya.

Tapi, ada satu kendala ketika Nintendo memutuskan untuk tidak mengubah desain konsol terbarunya, yaitu bagaimana membedakan Nintendo Switch generasi pertama dengan generasi terbaru?

{Baca juga: ROM Android untuk Nintendo Switch Telah Tersedia}

Dikutip dari Ubergizmo, seperti dilansir Telko.id, Senin (12/08/2019), Nintendo rupanya menggunakan barcode yang akan membedakannya. Selain itu, perusahaan ini juga mengemas konsol terbaru dengan kemasan yang berbeda.

Diperkirakan, Switch versi terbaru akan hadir pada pertengahan Agustus mendatang. Para gamers berharap, konsol terbaru ini akan membuat mereka lebih nyaman ketika bermain game, karena punya baterai yang jauh lebih besar.

{Baca juga: Lebih Dekat dengan Smartphone Realme Berkamera 64MP}

Sebelumnya dilaporkan bahwa ROM Android untuk Switch sedang dikerjakan yang juga dapat segera dirilis. Jika telah menantikannya, forum XDA telah menyediakan ROM Android berbasis LineageOS 15.1 untuk Switch.

Versi itu setara Android 8.1 Oreo, yakni Android  versi terbaru. Sayang, ada laporan bahwa build saat ini belum sempurna, masih agak bermasalah terkait dengan usia baterai, rotasi otomatis, dan layar sentuh. (BA/FHP)

Sumber: Ubergizmo

KPI Mau Pantau Netflix, YouTube dkk, Ini Tanggapan Menkominfo

0

Telko.id, Jakarta – Menkominfo Rudiantara angka bicara terkait keinginan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mengawasi Netflix, Youtube dan layanan streaming video lainnya di internet.

Menurut Rudiantara, seperti dikutip Telko.id dari keterangan resminya, Senin (12/8/2019), saat ini belum ada aturan yang bisa menjadi dasar KPI melakukan pengawasan tersebut.

Menkominfo menilai jika Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran  mengatakan jika cakupan KPI adalah mengawasi layanan siaran gratis atau free to air seperti Stasiun Televisi dan Radio.

“Sebetulnya kalau kita bicara KPI, mereka ada dalam konteks Free to Air mengacu pada undang-undang penyiaran. Dimana undang-undangnya nya sendiri belum direvisi,” kata Rudiantara di Jakarta, Senin (12/08/2019)

“Saya belum bicara detail mengenai yang masalah dengan KPI soal masalah ini,” tambah Rudiantara.

{Baca juga: Menkominfo Lantik Komisioner KPI Periode 2019-2022}

Ia membuka kesempatan tim dari Komisi Penyiaran untuk berdiskusi dengan Kominfo mengenai pengawasan KPI di layanan streaming film. Apalagi selama ini mereka hanya melakukan pengawasan konten di televisi dan radio saja sesuai undang-undang.

“Kalau mereka ada dalam konteks undang-undang penyiaran. Tapi nanti kita duduk lah kita sama-sama cek bagaimana caranya,” tutur Rudiantara.

Terakhir jika nantinya Komis Penyiaran benar-benar bisa melakukan pengawasan, Menkominfo ingin agar KPI harus melakukan pengawasan berdasarkan hukum yang berlaku.

“Sebetulnya yang diinginkan untuk mengawasi konten Netflix itu movie sebetulnya. Harus jelas jangan sampai nanti dilakukan tapi kedudukan hukumnya tidak jelas. Malah jadi polemik nanti,” tutup Rudiantara.

{Baca juga: Malaysia akan Tarik Pajak ke Netflix, Spotify dkk}

Sebelumnya Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo mengatakan jika KPI ingin melakukan pengawasan terhadap layanan streaming video seperti Netflix dan Youtube. Hadi menilai jika konten-konten video di platform tersebut sudah melampaui batas.

“Perlu Harus diawasi, Banyak yang kebablasan. Kalo Netflix mah kenapa perlu diawasi karena ini masalah tata niaga program. Yang masuk ke Indonesia tetapi tidak memberikan kontribusi kepada devisa negara,” tutur Mulyo Hadi. [NM/HBS]

Urusan Belanja via Smartphone, Masyakarat Indonesia Juaranya

0

Telko.id, Jakarta  Berdasarkan riset terbaru, masyarakat Indonesia ternyata suka belanja online via smartphone. Hal ini diungkapkan Cuponation, melalui riset terbarunya lewat analisa di 34 situs e-commerce ternama di Indonesia.

Hasilnya, 84,98% pengguna mengakses situs e-commerce via smartphone. Sementara 15,2% lainnya mengakses e-commerce melalui desktop.

Jumlah tersebut jauh lebih besar, tepatnya 33% dari rata-rata persentase pengunjung situs e-commerce versi mobile di dunia yang mencapai 52% di tahun 2018.

Situs informasi diskon dan kupon online tersebut juga merilis 10 e-commerce yang memiliki jumlah pengunjung terbesar dari smartphone. Posisi teratas adalah Orami, e-commerce yang menjual produk-produk untuk wanita ini punya 99.06% pengguna yang datang belanja online via smartphone.

{Baca juga: Ini 10 E-commerce Terfavorit Masyarakat Indonesia}

Diikuti oleh Sophie Paris dengan persentase 98.28%, Mothercare dengan 97.75%, orori dengan 97.67%, dan Fabello dengan 97.56% menutup urutan lima besar. Dilanjutkan oleh, Laku6 (97,43%), Alfacart (95,83%), Asmaraku (94,19%), iLotte (93,66%), dan Matahari (93,43%).

Walaupun pengunjung e-commerce didominasi pengguna yang mengakses via smartphone, pengunjung via desktop pun terbilang tidak sedikit. Cuponation menjabarkan 10 e-commerce yang memiliki jumlah pengunjung versi desktop terbesar dengan rata-rata 40% pengunjung.

Posisi teratas ada Zalora dengan persentase mencapai 49,02%. Disusul oleh Blibli dengan 42,14%, Elevania 36,78%, Jakmall dengan 26,89% dan Weshop yang 25,62% pengunjung berasal dari perangkat desktop. Kemudian, JD ID (23.92%), Ralali (22.94%), Jakarta Notebook (22.57%), Tokopedia (21.69%), dan PlazaKamera (20.16%).

{Baca juga: 10 Situs Download Drama Korea Subtitle Indonesia Terlengkap 2019}

Dalam melakukan risetnya, Cuponation menggunakan daftar e-commerce yang diambil dari Indonesian Ecommerce Association (IdEA). Total 34 situs online dipilih berdasarkan situs dengan trafik bulanan tidak kurang dari 150,000 pengunjung.

Jumlah pengunjung yang mengakses melalui smartphone maupun perangkat desktop dikumpulkan dari SimilarWeb untuk periode Januari hingga Juni 2019. (NM/FHP)

Ini 10 E-commerce Terfavorit Masyarakat Indonesia

0

Telko.id, Jakarta – Cuponation mengungkapkan hasil risetnya tentang 10 e-commerce terfavorit bagi masyarakat Indonesia. Situs informasi diskon dan kupon online ini melakukan riset terkait situs belanja online yang paling banyak dikunjungi oleh orang Indonesia selama 6 bulan terakhir.

Dalam survei tersebut, Cuponation membagi hasil risetnya menjadi dua kategori. Masing-masing adalah kategori 10 e-commerce Indonesia dan internasional yang paling banyak dikunjungi, serta kategori 10 e-commerce asal Indonesia yang paling banyak dikunjungi.

{Baca juga: Pengguna Facebook dan Instagram di Indonesia Didominasi Laki-laki}

Tokopedia dan Bukalapak menjadi dua e-commerce yang unggul di dua kategori tersebut. Tokopedia menjadi e-commerce yang paling banyak dikunjungi selama 6 bulan terakhir, dengan total 805,5 juta pengunjung.

Jumlah pengunjung terbagi dari 630,8 juta pengunjung yang mengakses dari perangkat mobile dan 174,7 juta pengunjung dari desktop.

Kemudian disusul oleh Bukalapak dengan 599,3 juta pengunjung. Adapun jumlah pengunjung terbagi dari 496,8 juta pengunjung dari perangkat mobile dan 91,5 juta pengunjung dari desktop. Tokopedia dan Bukalapak berhasil mengalahkan e-commerce internasional seperti Shopee, Lazada dan JD.ID.

Sedangkan untuk kategori e-commerce Indonesia, Tokopedia dan Bukalapak mampu mengalahkan Blibli, Bhinneka dan Sociolla yang mengisi posisi lima besar.

{Baca juga: Tips Foto Selfie Sempurna ala Fotografer Profesional}

Perlu diketahui, jika daftar toko online yang masuk dalam studi ini diambil dari Indonesian Ecommerce Association (IdEA). Total 34 situs dipilih berdasarkan trafik bulanan tidak kurang dari 150,000 pengunjung.

Jumlah pengunjung yang datang melalui mobile dan desktop dikumpulkan dari SimilarWeb untuk periode bulan Januari hingga Juni 2019. (NM/FHP)

Game PUBG “Versi Ringan” Sudah Tersedia di Play Store

0

Telko.id, Jakarta – Tencent dan PUBG mengumumkan telah menghadirkan PUBG Mobile Lite untuk smartphone dengan spesifikasi rendah di seluruh dunia. Game ini dirancang untuk dapat dimainkan di smartphone dengan RAM kurang dari 2GB saja.

Dilaporkan phoneArena, PUBG Mobile Lite kini telah tersedia dan dapat di-download di Google Play Store di beberapa kawasan, seperti Asia Tenggara, Afrikat Utara, dan Amerika Selatan.

PUBG juga memastikan, bahwa game itu akan tersedia juga di lebih banyak wilayah di Eropa, serta Amerika Utara dan Amerika Tengah.

{Baca juga: Untuk “Smartphone Lemot”, PUBG Mobile Lite Hadir di Indonesia}

Versi ringan PUBG Mobile dibuat dengan Unreal Engine 4 dengan paket instalasi hanya berukuran 490MB. Game itu dilengkapi dengan peta lebih kecil yang dibuat untuk 60 pemain.

Fitur-fitur di game ini pun terbilang beragam. Ada sejumlah fitur utama, Enhanced Aim Assist yang merupakan fitur bantu bidik musuh terbaru, Upgrade to Winner Pass yang menggantikan fitur Royale Pass di PUBG standar.

{Baca juga: Kumpulan Cheat GTA San Andreas PC dan PS2 Lengkap}

Kemudian fitur Bullet Trail Adjustment atau efek grafis kecepatan peluru yang tidak dikurangi, Weapon Recoil Suppression sebagai fasilitas kontrol permainan yang membuat pengalaman lebih baik ketika dimainkan di jaringan internet lemah.

Dan, berbagai fitur lainnya, seperti Extended Time to Kill, Location Display, Heal yourself while moving, Bulding Areas, Map Quality Optimization, dan RPG and New Firearm Integration. Game ini sendiri sebelumnya telah dapat dimainkan oleh para gamers di Indonesia. (BA/FHP)

Sumber: phoneArena

Ngeri! Black Hole Terbesar Sejagat Raya Ditemukan

0

Telko.id, Jakarta – Para ilmuwan kembali menemukan lubang hitam alias black hole. Diklaim, itu merupakan black hole terbesar dengan ukuran 10 ribu kali lebih besar dari black hole yang ditemukan pada bulan April lalu.

Dilaporkan Engadget, pada Senin (12/08/2019), black hole ini ditemukan oleh Kianusch Mehrgan dan peneliti lainnya dari Max Planck Institute Jerman.

Lubang kamera ini ditemukan di Galaksi Holm 15A yang berjarak sekitar 700 juta tahun cahaya. Ukurannya 40 miliar kali massa Matahari, dan 10 ribu kali massa lubang hitam yang ditemukan pada April lalu.

Kianusch melihat lubang hitam ini dengan menggunakan data dari Array Very Large Telescope. Selain it,u data tambahan dari observatorium Chili membantu mereka memetakan struktur Holm 15A.

{Baca juga: Penelitian Hawking soal Black Hole Tersedia Secara Online}

Black hole di Galaksi Holm 15A ini memiliki jari-jari Schwarzschild sekitar 790 AU yang telah menelan bintang-bintang terdekat dan “membuangnya” ke tepi galaksi. Diharapkan, penemuan ini dapat secara signifikan memperluas pemahaman manusia tentang skala alam semesta dan pembentukan galaksi.

Sebelumnya untuk pertama kalinya foto “tampang” black hole kepada publik. Foto ini merupakan prestasi yang ditorehkan oleh jaringan ilmuwan teleskop radio yang tergabung dalam Event Horizon Telescope.

{Baca juga: Ilmuwan Ungkap Foto ‘Black Hole’ untuk Pertama Kalinya}

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Kamis (11/04/2019), para astronom mampu menangkap gambar nyata dari black hole serta bayangan yang menyertainya. Kolaborasi banyak ilmuwan yang dibiayai oleh Amerika Serikat dan National Science Foundation ini cukup penting, karena menjelaskan ‘sosok’ black hole yang sebenarnya.

Lubang hitam adalah material padat dan memiliki daya gravitasi yang kuat. Lubang hitam tersebut memiliki titik yang bernama “Event Horizon” yang mampu menghisap semua benda sehingga sulit untuk mengambil gambar black hole. (NM/FHP)

Sumber: Engadget

Paket Kuota Keluarga Telkomsel Hadir, Harga Mulai Rp 150 Ribu

0

Telko.id, Jakarta – Telkomsel menghadirkan Paket Kuota Keluarga yang dapat digunakan seluruh anggota keluarga pengguna. Paket Telkomsel ini punya kuota internet hingga 90GB di semua jaringan 2G, 3G, dan 4G serta menawarkan berbagai bonus di dalamnya.

Ada tiga jenis Paket Kuota Keluarga Telkomsel yang ditawarkan, yaitu paket Kuota Keluarga Lite, Kuota Keluarga Advance, dan Kuota Keluarga Ultimate.

Kuota Keluarga Lite, pelanggan akan mendapatkan kuota internet 20GB dengan harga Rp 150 ribu. Sedangkan Kuota Keluarga Advance, pelanggan mendapatkan kuota internet 40GB, kuota entertainment 5GB, telepon dan SMS ke sesama anggota tanpa batas dengan harga Rp 250 ribu.

{Baca juga: Paket Internet Telkomsel, Daftar Harga dan Rekomendasi}

Kuota Keluarga Ultimate, pelanggan akan mendapatkan kuota internet 80GB, kuota entertainment 10GB, telepon dan SMS ke sesama anggota tanpa batas dengan harga mulai Rp 400 ribu.

Kuota entertainment sendiri dapat digunakan untuk mengakses MAXstream, HOOQ, VIU, beIN SPORTS CONNECT, IFLIX, Mobile Legends Bang Bang, PUBG Mobile, Deezer, Spotify, Noice, JOOX dan banyak stasiun radio di tanah air.

Menurut Direktur Marketing Telkomsel, Rachel Goh, hadirnya Kuota Keluarga ini sangat relevan untuk memenuhi kebutuhan keluarga di era digital ini.

”Telkomsel berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang lebih relevan, terjangkau, dan inovatif untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berubah. Layaknya pemberian hadiah pada hari raya, Kuota Keluarga hadir untuk semua anggota keluarga,” katanya.

{Baca juga: Musim Haji 2019, Telkomsel Siapkan Posko Siaga Haji}

Paket Kuota Keluarga Telkomsel ini dapat diaktifkan melalui aplikasi MyTelkomsel yang bisa diunduh melalui Google Play Store maupun App Store. (NM/FHP)

Tahun Ini Facebook Bakal Hadirkan Tab News

0

Telko.id, Jakarta  – Facebook berencana untuk meluncurkan tab News pada musim gugur tahun ini. Perusahaan dilaporkan sedang mendekati penerbit seperti ABC News, The Washington Post, dan Bloomberg.

Dilansir Phone Arena, Facebook coba mendekati mereka untuk menawarkan pembayaran sebanyak USD 3 juta atau sekitar Rp 42,5 miliar per tahun guna lisensi dan penempatan berita utama serta pratinjau artikel.

{Baca juga: WhatsApp Web Tak Perlu Lagi Terhubung ke Ponsel}

Menurut laporan Wall Street Journal, Facebook ingin menandatangani perjanjian lisensi selama tiga tahun untuk memberi kebebasan kepada penerbit dalam memilih penyajian serta jumlah konten di tab News.

Dari sisi pengguna, seperti dikutip Telko.id pada Minggu (11/8/2019), tab News di Facebook kemungkinan akan mendapatkan tempat yang cukup menonjol di samping tab Messenger, Video, dan Marketplace.

Ide tentang tab News kali pertama disarankan oleh Mark Zuckerberg pada April 2019 dalam sebuah video yang diunggah ke akun Facebook miliknya. Ia menyebut, pengguna selayaknya mengakses berita terpercaya.

“Penting bagi Facebook untuk membantu orang-orang mendapatkan berita yang terpercaya dan menemukan solusi guna menyokong para jurnalis di seluruh dunia melakukan pekerjaan secara lebih baik,” terang Zuck.

{Baca juga: Facebook Dituding sebagai Produsen Konten Ekstrem}

Facebook memang terus berbenah guna menangkal berita palsu. Akhir tahun lalu, sebuah studi menyebut bahwa berita hoaks di Facebook mengalami penurunan. Semua berkat inovasi yang dilakukan oleh Facebook. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

Sekarang Bisa Kirim Pesan Tanpa Suara di Telegram

0

Telko.id, Jakarta  – Telegram merilis pembaruan baru di iOS dan Android (v5.10) dengan membawa sejumlah fitur baru. Satu di antaranya kemampuan untuk mengirim pesan secara diam-diam.

Jika ingin mengirim pesan kepada seseorang tetapi tidak ingin perangkat mengeluarkan suara, Anda cukup menekan serta menahan tombol kirim. Nantinya, pesan akan terkirim tanpa suara.

{Baca juga: Update Telegram Bawa Sederet Fitur Baru, Apa Saja?}

Menurut GSM Arena, cara itu berguna ketika orang lain mungkin sedang mengikuti rapat, di kelas, atau bisa saja tertidur. Mereka akan mendapatkan notifikasi tetapi aplikasi tidak bersuara.

Dikutip Telko.id, Minggu (11/8/2019), fitur baru lainnya adalah thumbnail video dan cap waktu. Saat menggosok video, akan muncul thumbnail sehingga tahu di mana Anda berada di video.

Belum cukup, kalau coba menambahkan stempel waktu ke pesan dengan video, maka dengan mengkliknya akan membawa Anda ke tempat yang tepat di video yang ditautkan.

Untuk grup, Telegram memungkinkan pengaturan mode lambat yang memungkinkan Anda memilih interval waktu antara pesan. Dengan begitu, grup tidak dibanjiri dengan terlalu banyak pesan.

Grup di Telegram juga dapat memiliki judul admin. Admin grup bisa memiliki judul khusus untuk yang akan ditampilkan di sebelah nama setiap kali melakukan pengiriman pesan dalam grup.

{Baca juga: Dash Text Integrasikan WhatsApp dan Telegram, untuk Apa?}

Pembaruan Telegram membawa pula emoji animasi. Emoji tertentu akan menampilkan versi animasi setiap kali diposting dalam obrolan. Emoji tertentu juga akan menggetarkan perangkat. [SN/HBS]

Sumber: GSMArena