spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1058

Waduh! Hacker Bisa Manipulasi Pesan WhatsApp jadi Hoaks

0

Telko.id, Jakarta – Peneliti menemukan celah keamanan atau bug WhatsApp. Mereka menemukannya pada sistem enkripsi end-to-end di WhatsApp. Akibatnya, seorang hacker yang memanfaatkan celah ini bisa mengubah pesan chat menjadi hoaks.

Sekadar informasi, satu fitur keamanan di WhatsApp adalah dukungan enkripsi end-to-end. Dengan keberadaan fitur itu, pesan yang dikirim dan diterima melalui WhatsApp akan dienkripsi penuh.

Secara teori, enkripsi end-to-end membuat tidak seorang pun bisa memanipulasi, mencegat, bahkan membaca pesan pengguna saat transmisi berlangsung.

{Baca juga: 5 Fitur Baru WhatsApp yang Menarik untuk Dicoba}

Akan tetapi, selama konferensi keamanan Black Hat baru-baru ini di Las Vegas, Amerika Serikat, peneliti keamanan di Check Point menyatakan sebaliknya.

Para peneliti menyatakan bahwa ada beberapa kelemahan di WhatsApp yang memungkinkan chatting pengguna bisa dimanipulasi.

Dilansir Ubergizmo, seorang hacker bisa mengambil pesan WhatsApp dan mengubah isinya. Dengan demikian, isi pesan tersebut tampak berbeda dengan aslinya.

Kelemahan WhatsApp tak cukup di situ. Dikutip Telko.id, Selasa (13/08/2019), kelemahan lain yang ditemukan juga memungkinkan hacker untuk mengubah cara pengirim pesan teridentifikasi.

Hacker pun dimungkinkan untuk menyalahartikan pesan. Kalau hal tersebut sampai terjadi, pesan jadi seolah-olah berasal dari orang lain, dan bisa jadi dimanfaatkan hacker untuk menyebarkan berita palsu atau hoaks.

{Baca juga: WhatsApp Web, Cara Pakai dan Trik Memaksimalkannya}

Juru bicara Facebook mengaku secara cermat telah meninjau masalah itu setahun lalu. Namun, mereka menyebut bahwa temuan bug di WhatsApp oleh para peneliti merupakan sebuah hasil riset yang salah. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

 

Juara Piala Dunia Fortnite Jadi Korban Swatting

0

Telko.id, Jakarta  – Kyle “Bugha” Giersdorf, seorang anggota tim esports Sentinels yang berusia 16 tahun dan baru-baru ini memenangi Piala Dunia Fortnite menjadi korban “Swatting” saat streaming di Twitch. Untungnya, tidak ada yang terluka.

Bugha terganggu oleh ayahnya yang mengatakan ada polisi bersenjata di pintu. Ia pun terpaksa pergi sekitar 10 menit sebelum kembali untuk memberitahu teman-teman dan Tim Gaming Ghost “Bizzle” Miller dan Danny “Dubs” Walsh FaZe Clan tentang apa yang terjadi.

{Baca juga: Adu Kuat! Champion Series Fortnite Digelar Lima Minggu}

“Swatting” adalah bentuk pelecehan kriminal dimana laporan palsu diajukan kepada polisi dengan harapan mengirim petugas bersenjata ke alamat seseorang. Tipuan berbahaya itu telah mendapatkan popularitas yang tidak menguntungkan dalam komunitas game.

Untungnya, menurut laporan Game Spot, pemenang Piala Dunia yang berusia 16 tahun tersebut terhindar dari sesuatu yang serius. Semua berkat salah seorang petugas yang mengaku mengenal Bugha karena tinggal di lingkungan yang sama.

Beberapa waktu lalu, polisi di Seattle, Amerika Serikat (AS), mewaspadai aksi Swatting yang telah memakan korban jiwa. Asal tahu saja, Swatting adalah tindakan melaporkan kejahatan palsu ke polisi supaya tim SWAT turun tangan.

Dilaporkan PC Gamesn, Seperti dikutip pada Kamis (16/05/2019), polisi AS menyebutnya sebagai panggilan hoaks di layanan 911.

Kepolisian Seattle pun berinisiatif dengan cara menyediakan layanan khusus di situs resmi agar warga tak menjadi korban.

Warga cukup mendaftarkan diri dan melaporkan alamat domisili jika menjadi korban Swatting. Kepala kepolisian Seattle, Carmen Best yakin cara itu cukup jitu dalam mengantisipasi kejahatan palsu untuk memanggil tim SWAT.

{Baca juga: Gokil! Bocah Ini Kantongi Rp 42 Miliar setelah Juara Fortnite}

“Kami menjamin setiap panggilan darurat termasuk akan ditanggapi secara serius. Kami akan mengirim tim dengan melakukan verifikasi domisili korban. Kami akan melakukan tindakan dengan penuh kehati-hatian,” terangnya.

Sebagai informasi, Kyle “Bugha” Giersdorf sebelumnya diberitakan berhasil membawa pulang $ 3 juta atau sekitar Rp 42 miliar, serta gelar dalam kejuaraan Piala Dunia Fortnite pertama.

Bugha membawa pulang lebih banyak uang daripada beberapa atlet olahraga terkenal ketika memenangkan pertandingan. Ambil contoh legenda golf, Tiger Woods.

Woods menghasilkan $ 2,07 juta dengan gelar mayor ke-15. Kompetisi game battle royal populer itu tampaknya punya hadiah terbesar untuk turnamen game meskipun hadiah Valve’s Dota 2 “The International” masih yang paling besar. [BA/HBS]

Sumber: Game Spot 

 

Tumblr Dijual Murah Verizon ke Induk WordPress

0

Telko.id, Jakarta Verizon telah setuju menjual Tumblr ke perusahaan induk WordPress, Automattic Inc. Penjualan Tumblr ini mengakhiri teka-teki nasib situs mikroblog dan media sosial itu yang memang sudah lama ingin dilepas Verizon.

Dilaporkan Axios, seperti dilansir Telko.id dari The verge, Selasa (13/08/2019), Aitomattic mengakuisisi Tumblr dengan mahar kurang dari USD 3 juta atau setara Rp 42,9 miliar.

Harga ini turun drastis apabila dibandingkan dengan nilai jual Tumblr ketika dibeli Yahoo senilai USD 1,1 miliar atau Rp 15,6 triliun sebelum akhirnya dijual kembali ke Verizon.

CEO Media Verizon, Guru Gowrappan mengonfirmasi terkait penjualan tersebut. Ia hanya berharap agar Tumblr bisa berkembang dibawah kepemilikan Automattic yang selama ini mampu mengembangkan WordPress dengan baik.

{Baca juga: Tumblr, Peninggalan Yahoo Lainnya yang akan Dilego Verizon}

“Kami bangga dengan apa yang telah dicapai tim dan senang telah menemukan mitra yang sempurna di Automattic, yang keahlian dan rekam jejaknya akan membuka kemungkinan baru dan menarik bagi Tumblr dan penggunanya,” kata Guru.

“Tumblr adalah merek yang memungkinkan identitas sejati berkembang dan menjadi rumah bagi banyak komunitas dan fandom kreatif,” tambahnya.

Sebelumnya, situs penyedia konten pornografi yaitu PornHub mengaku tertarik ingin membeli Tumblr dari Verizon. Wakil Presiden PornHub, Corey Price mengatakan bahwa pihaknya tertarik untuk mengakuisisi Tumblr dan berencana akan mencabut larangan konten dewasa di situs tersebut.

{Baca juga: Waduh! Tumblr akan Dibeli Situs Porno PornHub}

“Tumblr adalah tempat yang aman bagi mereka yang ingin menjelajahi dan mengekspresikan seksualitas mereka, termasuk penggemar hiburan dewasa,” kata Corey.

Tetapi rencana tersebut menguap begitu saja. Sampai akhirnya Verizon menjualnya kepada Automattic Inc. Perlu diketahui jika keputusan Verizon untuk menjual aplikasi Tumblr merupakan lanjutan dari keputusan pada tahun lalu, dimana saat itu Verizon menjual aplikasi Flickr dengan harga dirahasiakan.

Flickr dibeli oleh Yahoo pada 2005 dengan harga USD 20 juta atau Rp 285 miliar. Situs tersebut otomatis menjadi milik Verizon, sepaket dengan akuisisi Yahoo yang dilakukan Verizon. (NM/FHP)

Sumber: The Verge

Karyanya Terinspirasi Sang Ibu, Remaja Ini Juara Kontes Google Doodle

0

Telko.id, Jakarta – Remaja asal Georgia berhasil memenangkan kontes Google Doodle di tahun ini. Karya buatan Arantza Peña Popo itu berisi pesan altruistik yang terinspirasi dari sang ibu.

Remaja ini membuat Doodle dengan judul “Once you get it, give it back” yang menggambarkan jasa ibunya. Dalam karyanya, ia menunjukkan dirinya dan sang ibu di depan sebuah potret.

Ia menyertakan keterangan “Gambar atas adalah ibu ketika menggendongku saat aku masih bayi”. Sementara gambar di bawahnya diberi keterangan, “Aku merawat ibu saat tua nanti”.

{Baca juga: 6 Spesies Langka Ini Nongol di Google Doodle Hari Bumi}

Doodle karya Popo pun ditetapkan sebagai pemenang kontes pada pengumuman Senin (12/08/2019) malam oleh presenter Jimmy Fallon pada acara The Tonight Show.

Dikutip Telko.id dari CNET, Selasa (13/08/2019), sebagai hadiahnya, Doodle buatannya pun akan ditampilkan di situs Google selama satu hari.

Kemudian, Popo akan mendapatkan beasiswa kuliah senilai USD 30.000 atau sekitar Rp 430 juta. Ia juga mendapat tambahan hadiah berupa jalan-jalan ke markas Google di Mountain View, California, Amerika Serikat.

{Baca juga: Rayakan Ultah Google dengan 33 Easter Eggs ini}

Sekadar informasi, Doodle adalah logo-logo Google yang dimodifikasi sedemikian rupa dan ditampilkan saat ada peringatan atau momen tertentu di setiap negara. Raksasa pencarian ini memiliki sebuah tim desainer yang berada di balik corat-coret yang biasa terlihat di Google.

Pemimpin utama tim desainer bernama Dennis Hwang. Ia dibantu oleh Michael Lopez, Ryan Germick, Susie Sahim, dan Jennifer Hom. (SN/FHP)

Sumber: CNET

Wacana Awasi Netflix Cuma Pernyataan Pribadi Ketua KPI

0

Telko.id, Jakarta – Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Hardly Stefano buka suara terkait wacana KPI mengawasi Netflix dan Youtube. Menurutnya, wacana tersebut merupakan pernyataan pribadi Ketua KPI, Agung Suprio.

Dalam keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Selasa (13/08/2019), Hardly mencoba meluruskan beberapa hal terkait wacana yang disampaikan Ketua KPI.

Agung menegaskan, bahwa penyataan tersebut merupakan pernyataan pribadi dan sama sekali tidak mewakili institusi.

{Baca juga: KPI Mau Pantau Netflix, YouTube dkk, Ini Tanggapan Menkominfo}

Statement Agung Suprio adalah statement personal yang terburu-buru, prematur dan pada akhirnya menimbulkan kegaduhan, karena belum pernah dibahas dan diputuskan dalam forum resmi KPI, yaitu rapat pleno anggota KPI,” kata Hardly.

Setelah seminggu wacana tersebut bergulir, Hardly mendapat penjelasan terkait bagaimana skema pengawasan dari Agung. “Sehingga tidak heran, jika kemudian muncul tudingan bahwa wacana ini merupakan strategi pansos atau panjat sosial dengan mengejar popularitas semata,” tambah Hardly.

Hardly juga menilai, Agung kurang beretika karena menyebut nama merek seperti Netflix dan Youtube, tanpa menjelaskan alasannya. Apalagi Netflix dan Youtube merupakan layanan Over The Top (OTT).

“Karena media sosial adalah hal yang berbeda dengan penyedia konten televisi atau video streaming. Mencampurkan penjelasan tanpa melakukan kategorisasi platform OTT hanya menunjukkan ketidakpahaman terhadap substansi yang akan diawasi,” tutur Hardly.

{Baca juga: Nonton Film Gratis dengan 4 Aplikasi ini, Dosa Tanggung Sendiri!}

Hardly mengaku jika pengawasan terhadap konten melalui berbagai platform di internet adalah sebuah keniscayaan. Akan tetapi, diperlukan pembahasan yang serius dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, dan meliputi berbagai hal tentang siapa atau lembaga apa yang akan mengawasi, dasar hukum pengawasan, serta desain pengawasan.

“Sembari pembahasan tersebut dilakukan, KPI tidak boleh mengabaikan tugas dan fungsi utamanya sebagai wujud peran serta masyarakat dalam pengawasan penyiaran televisi dan radio,” tutup Hardly. (NM/FHP)

Hai Pebisnis, Mau Cloud Computing Gratis? Ini Caranya!

Telko.id – Para pebisnis, kini sudah harus memikirkan bagaimana untuk melakukan transformasi digital dalam usahanya. Memang, untuk melakukannya tidak mudah dan tidak murah. Nah, dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, Indonesian Cloud memberikan cloud computing gratis. Lumayan juga untuk mengawali proses transfromasi digital bagi para pebisnis.

“Ini adalah bentuk dari komitmen Indonesia Cloud yang merupakan cloud provider lokal dan penyedia layanan teknologi berbasis Software as a Services (SaaS), untuk memberikan layanan yang terbaik dalam HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 ini. Kami memberikan layanan cloud computing gratis selama 3 bulan. Sekaligus juga sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kami kepada pelanggan,” ujar Noerman Taufik, CEO Indonesia Cloud.

Penawaran terbatas ini dapat dimanfaatkan oleh pebisnis yang membutuhkan layanan infrastruktur cloud computing dan bagi yang berminat dapat mendaftar sebelum 6 September 2019 dengan mengunjungi halaman pendaftaran di http://bit.ly/PromoFreeCloudServer2019.

Indonesian Cloud selalu berusaha meningkatkan layanan yang diberikan kepada para pelanggannya salah satunya dengan melengkapi diri dengan berbagai sertifikasi yang akan memastikan bahwa layanan yang diberikan oleh Indonesian Cloud sudah memenuhi standard global, seperti, sertifikasi PCI DSS untuk industri fintech dan perbankan.

Sebagai informasi, sertifikasi PCI DSS ini merupakan sebuah standar keamanan data pemegang kartu yang memenuhi persyaratan minimum untuk digunakan pada sektor keuangan, khususnya transaksi bisnis seperti credit card, debit card, dan lainnya.

Indonesian Cloud juga selalu memastikan keamanan server serta menjaga keamanan data-data pelangganyang berasal dari berbagai industri.

Saat ini, Indonesian Cloud memiliki 32 Solusi bisnis berbasis cloud computing antara lain solusi jasa keuangan, SaaS, PaaS, Keamanan Siber, dan Infrastruktur Komputasi Awan. (Icha)

Kurang dari Setahun Realme Masuk ke Daftar 5 Besar Vendor Ponsel di Indonesia Versi Canalys

0

Telko.id, Jakarta – Apa bukti pencapaian sebuah vendor ponsel itu sukses di suatu pasar? Masuk ke dalam daftar peringkat 5 besar menjadi salah satunya. Seperti yang diketahui, mayoritas pasar ponsel di suatu negara diisi oleh beragam vendor. Mereka saling bersaing untuk mendapatkan potongan kue terbesar. Layaknya di Indonesia, pasar di sini sedang diramaikan dengan gempuran vendor-vendor asal Tiongkok.

Berdasarkan laporan terbaru dari Canalys, untuk periode Q2 2019, realme berhasil mengisi posisi kelima sebagai “Top Smartphone Vendors” di Indonesia. Meski belum memiliki data pertumbuhan per tahun, karena memang belum genap setahun bermain di pasar Tanah Air, realme sudah berhasil meraup 7% unit share. Realme secara langsung kini bersanding dengan pemain lain seperti Vivo, Xiaomi, Samsung, dan OPPO yang sudah dahulu berkecimpung. Masing-masing mengisi posisi keempat, ketiga, kedua, dan pertama.

Memang jika dibandingkan dengan Vivo yang tepat berada di atasnya, persentase realme masih setengah porsinya. Namun, harus diingat kembali realme belum memiliki data tahun sebelumnya karena belum setahun berjualan ponsel di Indonesia. Jadi jika berbicara mengenai prediksi ke depan, realme memiliki potensi yang sangat besar untuk naik posisi di periode berikutnya. Apalagi mengingat Xiaomi, sebagai brand kompetitor langsung realme, mengalami penurunan jika dibanding periode yang sama tahun lalu. Belum lagi Samsung yang kini tergeser oleh OPPO, brand saudara dari realme.

{Baca juga : Saatnya Berganti ke realme X, Sang Juara di Harga Rp 3 jutaan}

Untuk memperkuat kebenaran hasil laporan itu, nada yang identik juga dilaporkan oleh Counterpoint. Dalam periode Q2 2019, perusahaan analisis indutri global tersebut juga mengatakan bahwa realme berhasil masuk ke posisi kelima dalam daftar “Top 5 Brand Smartphone di Indonesia”. Bahkan menurut lembaga ini, realme telah meraup pangsa yang lebih besar dengan angka 8%.

Dua lembaga riset pasar ini mengambil data shipment atau pengiriman barang ke pasar, baik daring maupun luring, bukan dari data penjualan di pasar. Serta memiliki metode masing-masing dalam melakukan perhitungan.

Pencapaian yang manis bukan tanpa usaha. Semenjak berdiri, pihak realme terus bekerja keras dalam memahami karakter pasar Indonesia. Dimulai dari penelitian yang intensif akan target pasar yaitu anak muda dan menyelaraskannya dengan keterjangkauan harga. Dua kunci tersebut menjadi magnet besar pasar yang kini dipenuhi oleh generasi milenial atau anak muda secara keseluruhan. Kelompok usia yang memiliki kuantitas besar di Indonesia.

{Baca juga : Sah! Realme 5 jadi Smartphone Pertama dengan Kamera 64MP}

Hasil laporan tidak mengada-ada. Sebab dapat dilihat dari hasil penjualan produk mereka selalu ludes dalam penjualan perdana. Memberikan gambaran bahwa teknologi yang canggih dan performa yang menjanjikan tidak harus disertai dengan harga jual yang tinggi. Memungkinkan pangsa pasar yang lebih luas, sehingga makin banyak orang yang bisa menikmati pengalaman berponsel lebih baik. [ADV]

Mau Lawan AS, Huawei Bakal Ciptakan “Pasukan Besi”

0

Telko.id, Jakarta – Pendiri sekaligus CEO Huawei, Ren Zhengfei dilapokan sedang sibuk melakukan restrukturisasi yang akan selesai dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Menurut laporan Bloomberg, restrukturisasi yang dilakukan Ren demi membuat Huawei sepenuhnya mandiri.

Huawei rupanya tak ingin lagi “kewalahan” akibat embargo yang diterapkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu.

Asal tahu saja, akibat embargo Huawei yang diberlakukan pemerintahan Donald Trump, Huawei tak lagi bisa memakai teknologi buatan Google, Qualcomm, dan Intel.

{Baca juga: Dijegal AS, Huawei Pesimistis Bisa “Kudeta” Samsung}

Bahkan, pemasok dari negara lain, seperti Holding ARM Inggris, memutuskan hubungan dengan Huawei. Walhasil, Huawei kehilangan akses ke Android, chip memori Micron, desain chip ARM Holding, dan banyak lagi.

Dilansir dari phoneArena, Selasa (13/08/2019), restrukturisasi ini diawali dengan diperkenalkannya sistem operasi bernama HarmonyOS sebagai pengganti Android. Unit Hi-Silicon juga mendesain chipset dan chip modem meski masih menggunakan perangkat lunak yang bersumber dari AS.

{Baca juga: Galaxy Note 10, “Senjata” Samsung Melawan Huawei}

Dalam sebuah surat yang ditulis pada awal bulan ini, Ren mengatakan bahwa Huawei perlu menciptakan “invincible iron army” atau pasukan besi yang tak terkalahkan untuk dapat membantu mencapai kemenangan.

“Kami harus menyelesaikan perombakan dalam kondisi yang keras dan sulit, menciptakan pasukan besi yang tak terkalahkan yang dapat membantu kami mencapai kemenangan. Kami benar-benar harus menyelesaikan pengorganisasian ulang ini dalam tiga hingga lima tahun,” tegasnya.

Ren juga mengatakan, AS tidak menggunakan teknologi 5G paling canggih di dunia. Dengan kata lain, Huawei mengklaim merupakan produsen jaringan 5G paling mutakhir sejagat. Terakhir, ia ingin Huawei segera keluar dari tekanan. (SN/FHP)

Sumber: phoneArena

Nike Hadirkan Program “Ramah Kantong” Khusus Sneaker Anak-anak

0

Telko.id, JakartaNike ingin membangun budaya memakai sepatu sneaker di kalangan anak-anak. Mereka mengumumkan program bernama Nike Adventure Club, layanan berlangganan khusus untuk speatu sneaker anak-anak, sekaligus bisa menghemat pengeluaran para orang tua.

Lewat program tersebut, harapannya Nike bisa menghasilkan lebih banyak penjualan sepatu. Seperti dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Selasa (13/08/2019), Nike Adventure Club menerapkan biaya berlangganan bulanan.

Lewat program tersebut, para orang tua akan lebih menghemat uang ketika membelikan sepasang sepatu sneaker untuk si buah hati.

{Baca juga: Nike Bikin Sepatu Lari dengan Ribuan Manik-manik, Gunanya?}

Paket berlangganan ini bervariasi, tergantung preferensi. Nike membuka biaya mulai USD 20 atau Rp 286 ribu per bulan dan naik hingga USD 50 atau Rp 715 ribu per bulan.

Ide tersebut tidaklah buruk dari sudut pandang bisnis. Sebab, anak-anak cepat tumbuh sehingga sering berganti-ganti sepatu. Karenanya, brand olahraga tersebut meyakini Nike Adventure Club dapat membuat orangtua lebih hemat.

Jika tertarik dengan program itu, silakan kunjungi situs resmi Nike Adventure Club. Di sana, orang tua bisa melihat secara lebih rinci mengenai tawaran yang tersedia.

{Baca juga: Ngeri! Black Hole Terbesar Sejagat Raya Ditemukan}

Sebelumnya diberitakan, Nike mengembangkan teknologi sepatu baru untuk pelari santai maupun penggunaan sehari-hari. Nike menghadirkan Joyride di seri sepatu Joyride Run Flyknit dengan sistem bantalan sepatu yang responsif dirancang untuk menyerap benturan.

Dengan menghadirkan Joyride Run Flyknit, Nike berharap bisa memberi sensasi serta pengalaman berbeda kepada para pelari profesional maupun pemula. Pasalnya, terdapat manik-manik di dalam sepatu agar pemakainya bisa lebih nyaman ketika menggunakannya untuk berlari atau berjalan. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Apple Duetkan Touch ID dan Face ID di iPhone Terbaru?

0

Telko.id, Jakarta – Ketika iPhone X melenggang, Apple memutuskan untuk menghapus Touch ID dan menggantinya dengan Face ID. Tapi sekarang, Apple akan menghadirkan kembali Touch ID pada iPhone terbaru pada 2021 mendatang, dan mengkombinasikannya dengan Face ID.

Laporan terbaru dari analis Ming-Chi Kuo, Apple dikabarkan akan memasangkan Touch ID pada iPhone 2021 mendatang.

Menurut Kuo, Apple bisa membawa kembali Touch ID ke iPhone 2021. Namun, dilansir Ubergizmo, sistem keamanan biometrik tersebut tidak akan dipersiapkan untuk menggantikan Face ID.

{Baca juga: Apple Babak Belur, Vendor Smartphone Asia Kuasai Pasar}

Seperti dikutip Telko.id, Selasa (13/08/2019), dua sistem keamanan itu kemungkinan akan dipasang secara bersamaan di iPhone guna memberikan pilihan fitur lebih banyak kepada pengguna.

Nantinya, pengguna bisa menggunakan wajah atau sidik jari untuk membuka kunci layar smartphone. Sistem Touch ID juga akan tampil berbeda. Apple, kata Kuo, akan membawa sensor sidik jari di bawah layar iPhone.

Kabar soal iPhone memang tak ada habisnya. Baru-baru ini, trio iPhone keluaran teranyar katanya akan meluncur pada 10 September 2019 mendatang dengan mengusung fitur-fitur gres.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

Dengan penjualan iPhone turun 12 persen pada kuartal ketiga fiskal, laba Apple diperkirakan turun menjadi USD 9,6 miliar atau Rp 137 triliun. Pengguna cenderung berganti ke ponsel Android.

Melihat fakta tersebut, Apple perlu memastikan bahwa iPhone 11, iPhone 11R, dan iPhone 11 Max tampil menarik guna memikat pelanggan baru atau membuat pelanggan eksisting memperbarui. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo