spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1012

Ilmuwan Penemu Black Hole Diganjar Hadiah Rp 42,3 Miliar

0

Telko.id, Jakarta – Tim ilmuwan yang berhasil menangkap foto black hole atau lubang hitam mendapatkan hadiah sebesar USD 3 juta atau Rp 42,3 miliar. Hadiah tersebut mereka peroleh berkat keberhasilan mengabadikan foto lubang hitam untuk pertama kalinya kepada publik.

Dilansir Telko.id dari CNET pada Jumat (06/09/2019), sebuah tim yang terdiri dari 347 ilmuwan berhasil memenangkan Oscar Sains 2019 di kategori Fisika Fundamental. Ajang ini sendiri merupakan apresiasi terhadap kontribusi ilmuwan di seluruh dunia.

Nantinya, mereka akan diundang pada upacara penganugerahan yang digelar pada 3 November 2019 di Pusat Penelitian NASA Ames di Mountain View, California dan disiarkan langsung di National Geographic.

{Baca juga: Ilmuwan akan Pamer Foto Lubang Hitam di 5 Kota Besar}

Foto black hole tersebut ditangkap pada bulan April lalu. Dalam pengambilan gambar, para ilmuwan dari Event Horizon Telescope melibatkan delapan teleskop radio di beberapa lokasi yang berada di bumi dan ketika digabung seolah-olah menjadi teleskop seukuran planet bumi.

“Bertahun-tahun yang lalu, kami pikir kami harus membuat teleskop ruang angkasa yang sangat besar untuk menangkap lubang hitam dengan membuat teleskop radio di seluruh dunia bekerja dalam konser seperti satu instrumen,” jelas Paul Hertz, Direktur Divisi Astrofisika NASA, Amerika Serikat.

{Baca juga: Ilmuwan Ungkap Foto ‘Black Hole’ untuk Pertama Kalinya}

Gambar ini didapatkan di pusat galaksi Messier 87 yang berjarak sekitar 55 juta tahun cahaya dari Bumi. Tampak pada foto, lubang hitam dikelilingi bayangan kuning yang melingkar, dan memiliki massa 6,5 miliar kali lebih besar dari Matahari. (NM/FHP)

FBI dkk Sowan ke Kantor Facebook, Bahas Apa?

0

Telko.id, Jakarta – Perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS), termasuk Facebook, Google, Microsoft dan Twitter, bertemu agen intelijen AS pada Rabu (04/09) waktu setempat. Mereka membahas strategi keamanan jelang pemilu AS di November 2020.

Tim keamanan perusahaan-perusahaan teknologi AS bertemu secara tertutup dengan perwakilan dari FBI, Kantor Direktur Intelijen Nasional, dan Departemen Keamanan Dalam Negeri di markas Facebook di Menlo Park, California.

“Tujuannya adalah untuk membangun diskusi dan memperkuat kolaborasi strategis mengenai keamanan pemilihan negara bagian, federal, dan presiden AS 2020,” jelas Nathaniel Gleicher, kepala kebijakan keamanan keamana siber Facebook.

{Baca juga: Komunikasi via Hologram Jadi “Killer App” untuk Pemilu 2024}

“Secara khusus, para peserta berbicara tentang bagaimana industri dan pemerintah dapat meningkatkan cara berbagi informasi dan mengoordinasikan respons untuk mendeteksi serta mencegah ancaman secara lebih baik,” tambahnya.

Seperti dikutip Teslet.id dari New York Post, Jumat (06/09/2019), semua perusahaan media sosial berada di bawah tekanan untuk meningkatkan sistem keamanan setelah badan intelijen AS mengendus praktik operasi pengaruh siber Rusia.

Operasi siber Rusia pernah berulah, membantu Donald Trump terpilih sebagai Presiden AS pada pemilihan 2016 silam. Rusia telah berulang kali membantah tuduhan itu. Namun, sederet bukti meyakinkan keterlibatan Rusia dalam praktik tersebut.

{Baca juga: Duh! 419 Juta Data Pengguna Facebook Beredar Bebas di Internet}

“Apa yang kami lakukan merupakan bentuk upaya bersama dalam menanggapi ancaman. Kami berkomitmen untuk melakukan tugas demi menghindar dari campur tangan asing,” kata juru bicara Twitter kepada Reuters dalam sebuah pernyataan.

“Google telah berinvestasi dalam sistem yang kuat untuk mendeteksi upaya phishing dan peretasan, mengidentifikasi gangguan asing di platform, dan melindungi kampanye dari serangan digital. Tetapi, teknologi hanyalah bagian dari solusi,” kata Google. (SN/FHP)

Sumner: New York Post

Smartfren Tawarkan Pengguna iPhone Upgrade ke eSIM Gratis

0

Telko.id, Jakarta – Smartfren Telecom menawarkan pengguna iPhone untuk melakukan upgrade dari kartu fisik ke embedded SIM (eSIM) secara gratis. Upgrade ini dapat membantu pengguna yang ingin beralih ke teknologi baru ini.

Menurut Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys alasan menghadirkan eSIM ke Indonesia tidak terlepas dari kehadiran seri iPhone X di Indonesia yakni iPhone XR, iPhone XS, dan iPhone XS Max. Smartphone tersebut memiliki slot khusus untuk eSIM yang belum digunakan oleh pengguna.

{Baca juga: Pakai eSIM, Pelanggan Smartfren Tak Perlu SIM Card Fisik}

“Sampai sekarang, yang beredar di Indonesia adalah iPhone X terbaru. Itu yang mempunyai eSIM, tapi juga memiliki slot fisik, jadi gak dipakai. Nah inilah yang kita lihat sebagai peluang, dari pada eSIM-nya kosong mendingan dimanfaatkan dengan layanan yang akan kita tawarkan,” kata Merza di Jakarta, Jumat (06/09/2019)

Merza menjelaskan jika teknologi ini sebenarnya mirip dengan Code Division Multiple Access (CDMA) yakni berupa kartu chip yang ditanamkan di smartphone.

“Dulu istilahnya di inject nomor untuk bisa dipakai untuk menikmati layanan di perangkat smartphone. Teknologi itu kini diperkenalkan lagi dengan nama eSim,” tutur Merza.

Pengguna iPhone dapat langsung datang menukarkan kartu Smartfren mereka ke Gerai Smartfren di Kota Kasablanka Jakarta mulai tanggal 6 hingga 8 September 2019.

Selain itu, operator seluler milik Sinar Mas Group ini juga bekerja sama dengan Apple Store sehingga calon pembeli iPhone langsung ditawarkan untuk memakai eSIM Smartfren.

{Baca juga: Smartfren: Jaringan 5G Bukan untuk Gantikan 4G}

“Kita kerja sama juga dengan iPhone, yang membeli iPhone baru langsung kita tawarkan SIM E-Sim. Kita siapkan program menggunakan dengan QR-Code,” tambah Merza.

Pengguna eSIM akan mendapatkan kuota internet hingga 90GB, gratis telepon 30 menit ke nomor lain, dan menelepon sepuasnya ke sesama Smartfren selama 1 tahun. [NM/HBS]

Pelanggan Kini Bisa Akses Apple Music Lewat Website

0

Telko.id, Jakarta – Sejak diluncurkan, Apple Music hanya tersedia melalui aplikasi mobile. Hal tersebut membuat pengguna “tak selincah” pengguna aplikasi pesaing Spotify itu. Tapi kini aplikasi streaming musik milik Apple sudah bisa diakses via website.

Spotify memiliki pemutar lagu via web, selain di desktop dan seluler. Tak ingin kalah dari Spotify, kini Apple Music sudah bisa diakses via website.

{Baca juga: Mantap! Apple Music Terpasang di 40 Juta Perangkat Android}

Menurut Ubergizmo, seperti dikutip Telko.id, Jumat (6/9/2019), Apple Music untuk web sudah hadir dengan versi beta. Bisa jadi, tampilan maupun fiturnya bakal berubah ketika resmi diluncurkan ke pasaran.

Pelanggan bisa masuk ke pemutar web seperti halnya di desktop atau komputer. Bagi yang tidak berlangganan, bisa menelusuri web dan melihat semua lagu meski aksesnya terbatas.

Tahun lalu, Apple sudah menyiapkan layanan pemutar musiknya ini secara tidak resmi untuk web. Melihat permintaan dari pelanggan, Apple pun memutuskan untuk meluncurkannya sendiri. Sayang, belum ada kabar, kapan versi resmi akan rilis.

Apple memang mulai membenahi layanan streaming musiknya supaya terus bisa bersaing dengan Spotify. Juli 2019 lalu, Apple Music mengincar pasar remaja dengan menawarkan uji coba gratis selama enama bulan bagi pelajar.

{Baca juga: Apple Music Kini (Baru) Bisa Diakses via Tablet}

Masa uji coba tersebut terbilang cukup panjang. Pasalnya, selama ini hanya menawarkan uji coba gratis kepada pelanggan selama tiga bulan saja. Akankah Apple Music menyalip Spotify?

Sejak kehadirannya pada tahun 2016 di Play Store, layanan Apple Music menjadi aplikasi favorit para pengguna Android. Terbukti dengan telah terinstalnya aplikasi ini di lebih dari 40 juta perangkat Android.

Di Google Play Store, aplikasi musik streaming Apple ini juga memperoleh nilai rata-rata 3,5 bintang, berdasarkan lebih dari 280.000 rating.

Laporan Sensor Tower juga mengungkapkan bahwa  pencapaian ini cukup menarik karena selama 2 tahun terakhir mereka mengalami penurunan jumlah pengguna dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Amerika Serikat menyumbang 28% dari pemasangan Apple Music di Android hingga saat ini, diikuti oleh India sebesar 7%, kemudian Inggris sebesar 6%, Brasil sebesar 5%, dan Rusia dengan 4 % pengguna. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Ada Masalah Kelistrikan, 3 Mobil BMW Ini Ditarik dari Pasaran

0

Telko.id, Jakarta – Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional mengumumkan penarikan mobil BMW i3, BMW i3 dengan range extender, dan BMW i8. Perusahaan mobil asal Jerman itu menyatakan, ketiga mobil sangarnya tersebut memiliki permasalahan. Apa itu?

BMW memutuskan untuk menarik tiga mobil keluaran 2019 tersebut karena ada kekhawatiran bahwa modul kontrol tegangan tinggi yang salah dapat mengakibatkan kendaraan kehilangan daya.

Penarikan itu, yang awalnya diajukan oleh BMW pada Agustus 2019, secara otomatis memengaruhi penjualan kendaraan yang diproduksi antara Desember 2018 dan akhir Maret 2019 tersebut.

{Baca juga: Berwarna “Vantablack”, Mobil BMW Ini Paling Hitam Sedunia}

Dikutip Telko.id dari CNET, Jumat (06/09/2019), BMW menyebut bahwa persoalan di BMW i3, BMW i3 dengan range extender, dan BMW i8 terkait sesuatu bernama modul Electric Motor Electronics (EME).

Ada pula cacat sistem yang bisa mengakibatkan peningkatan resistensi di dalam modul. Hal itu akan membuat modul mematikan daya tegangan tinggi ke sistem drive sehingga tak ada daya dorong.

Berita baiknya, cacat sistem hanya memengaruhi tegangan tinggi. Semua sistem tenaga 12 volt kendaraan tetap berfungsi penuh, termasuk kinerja power steering dan penguat daya rem.

{Baca juga: Bergaya ala Supercar BMW, Ini Tampang Asus ROG Face Off}

BMW sekarang sedang sibuk menyiapkan perbaikan untuk masalah tersebut. Kemungkinan besar, BMW hanya akan menghapus modul EME lama dan menggantinya dengan yang baru.

Untungnya lagi, semua proses perbaikan tidak dipungut biaya. Dilaporkan, pemberitahuan kepada pemilik kendaraan yang terkena dampak harus selambat-lambatnya datang sekitar 7 Oktober 2019 mendatang.

Sumber: CNET

iOS 13 akan Dirilis, Ini Daftar Fitur dan Perangkat yang Mendapatkannya

0

Telko.id, Jakarta – Android 10 sudah resmi diluncurkan lebih dulu ketimbang iOS 13. Menurut rencana, Apple akan merilis iPhone terbaru bersamaan dengan iOS 13 yang bakal disebar ke semua perangkat yang memenuhi syarat.

Kabarnya, iOS 13 punya fitur Dark Mode atau mode gelap di iPhone dan iPad. Ada rumor, sistem operasi ini akan diluncurkan oleh Apple pada 16 September 2019 atau 17 September 2019.

Lantas, perangkat apa saja yang memenuhi syarat untuk mendapatkan pembaruan sistem operasi tersebut. Telko.id coba membuat daftarnya berdasarkan laporan phoneArena, Jumat (06/09/2019).

Perangkat Apple yang akan mendapatkan pembaruan sistem operasi ini adalah semua model iPhone 2019, iPhone XS, iPhone XS Max, iPhone XR, iPhone X, iPhone 8, iPhone 8 Plus, iPhone 7, dan iPhone 7 Plus.

Demikian pula iPhone 6s, iPhone 6s Plus, iPhone SE, iPod Touch Generasi ke-7, iPad Pro 12,9 inci, iPad Pro 11 inci, iPad Pro 10,5 inci, iPad Pro 9,7 inci, iPad Generasi ke-6, iPad Generasi ke-5, iPad mini Generasi ke-5, iPad mini 4, iPad Air Generasi ke-3, dan iPad Air 2.

Lantas, fitur apa saja yang akan dihadirkan di iOS 13? Selain mode gelap, ada, keyboard swipable dan perbaikan aplikasi foto. Pun dengan kontrol kursor yang disempurnakan dan lebih banyak Memoji.

OS ini juga akan menghadirkan penyegaran aplikasi Reminders dan Notes. Belum lagi, sistem itu akan membuat Siri terdengar lebih alami. Siap menyambut iOS 13 pada Apple Fanboy? (SN/FHP)

Sumber: phoneArena

Assassin’s Creed: The Rebel Collection Hadir untuk Nintendo Switch  

0

Telko.id, Jakarta – Awal tahun ini, Ubisoft merilis Assassin’s Creed III Remastered untuk Nintendo Switch. Kini Assassin’s Creed: The Rebel Collection telah diumumkan hadir untuk Switch selama acara Nintendo Direct.

Apakah Anda ingin melihat lebih banyak game Assassin Creed diluncurkan untuk Switch? Jika iya, menurut lapora Ubergizmo, harapan Anda kini menjadi kenyataan, karena Assassin’s Creed: The Rebel Collection telah resmi diluncurkan untuk Switch selama acara Nintendo Direct.

{Baca juga: Absen di 2019, Assassin’s Creed Ragnarok Rilis di 2020?}

Koleksi ini akan mencakup Assassin’s Creed IV Black Flag dan juga Assassin’s Creed Rogue. Kedua game tersebut akan akrab bagi gamer jika telah memainkannya pada masa lalu.

Meski demikian, Assassin’s Creed IV Black Flag dan Assassin’s Creed Rogueakan sedikit diperbarui untuk membuatnya lebih dioptimalkan untuk sistems kontrol Nintendo Switch.

Menurut Ubisoft, kompilasi eksklusif ini mencakup fitur-fitur yang disempurnakan untuk sistem Nintendo Switch, seperti Mode Genggam, HD Rumble, Antarmuka Layar Sentuh, dan HUD.

Tak cukup, ada pula Penargetan Kontrol Gerakan dengan semua DLC pemain tunggal. Sayangnya, tidak disebutkan kapan Assassin’s Creed: The Rebel Collection akan tersedia di pasaran.

{Baca juga: ‘Assassin Creed Identity’ Sambangi iOS, Android Menyusul}

Kendati begitu, Ubisoft meyakinkan para gamer untuk tetap mengikuti perkembangan. Bagi yang penasaran, silakan untuk melihat beberapa cuplikan game tersebut di trailer. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Facebook Dating Resmi Hadir di Amerika Serikat, Indonesia Kapan?

0

Telko.id, Jakarta – Setelah dilakukan pengerjaan dan uji coba, akhirnya fitur Facebook Dating resmi diluncurkan. Layanan terbaru buatan Mark Zuckerberg dkk tersebut secara resmi diluncurkan di Amerika Serikat.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Jumat (06/09/2019) Facebook mengumumkan jika Facebook Dating telah hadir di Amerika Serikat, dan fitur tersebut dapat terintegrasi dengan Instagram.

“Kami juga memberi orang kemampuan untuk mengintegrasikan posting Instagram mereka langsung ke profil Kencan Facebook mereka dan memberi orang kemampuan untuk menambahkan pengikut Instagram ke daftar Secret Crush mereka, di samping teman-teman Facebook,” tutur Facebook.

{Baca juga: Facebook Mulai Uji Coba “Fitur Kencan” Pesaing Tinder}

Fitur Facebook Dating yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan teman atau kekasih baru. Untuk menggunakannya, pengguna harus membuat profil baru yang terpisah dengan profil utama.

Dalam profil tersebut Anda harus mengisi informasi terkait kriteria pasangan Anda dan Facebook akan membuat rekomendasi orang-orang yang sesuai dengan kriteria tersebut.

Tidak seperti Tinder, yang mengharuskan kedua pengguna untuk saling memberi tanda like satu sama lain sebelum mengobrol, Facebook Dating membiarkan pengguna mengobrol satu sama lain.

Juga akan ada fitur “Secret Crush” yang akan membuat Anda tahu jika teman  di Facebook  menyukai Anda. Sayangnya fitur ini baru hadir di Amerika Serikat saja. Belum ada informasi kapan aplikasi tersebut akan hadir di negara-negara lain seperti Indonesia. Jadi harap bersabar.

Informasi mengenai fitur Facebook Dating sudah ada sejak Mei 2018. Pada ajang tahunan Facebook F8 di Amerika Serikat, CEO Mark Zuckerberg mengumumkan kehadiran aplikasi baru bernama Dating.

Dalam presentasinya, Zuckerberg menyatakan aplikasi kencan buatannya ini bisa dimanfaatkan oleh pengguna untuk mencari jodoh.

{Baca juga: Saingi Tinder, Facebook Bikin Aplikasi Kencan}

Fitur Dating di Facebook mirip aplikasi Tinder dan Bumble. Dalam presentasinya, Zuckerberg menjelaskan secara detail tentang keamanan dan keunggulan fitur Dating ketimbang Tinder dan Bumble. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Hati-hati Ada Upaya Phishing Lewat SMS Palsu

0

Telko.id, Jakarta – Peneliti cybersecurity menemukan adanya upaya pencurian data atau phishing lewat SMS Palsu. Para peretas berpura-pura berasal dari operator telekomunikasi dan menyerang ponsel pintar dari OS Android.

Dilansir Telko.id dari AsiaOne pada Jumat (06/09/2019), laporan dari Check Point menggambarkan pola baru serangan phising dengan menggunakan SMS Palsu. Kabarnya SMS Palsu tersebut dapat membuat peretas mencuri email pengguna Android khususnya Huawei, LG, Samsung dan Sony.

{Baca juga: Unik! Google Bikin Kuis Tentang Email Phishing}

Modusnya, SMS dibuat seolah-olah datang dari operator telekomunikasi yang meminta pengguna untuk memperbarui pengaturan jaringan. Lalu jika anda mengizinkan operator melakukan pembaruan jaringan, maka peretasan pun terjadi.

“Ketika Anda pertama kali bergabung dengan jaringan operator baru, Anda akan mendapatkan pesan sambutan hangat dari operator Anda jangan percaya,” kata peneliti keamanan Check Point Slava Makkaveev.

“Sederhananya, kita tidak bisa mempercayai teks-teks itu lagi,” tambahnya.

Serangan itu dapat dilawan hanya dongle USB yang dapat dibeli seharga USD $ 10 atau Rp 141 ribu atau lebih. Peneliti telah memberi tahu masing-masing pembuat perangkat tentang temuan mereka awal tahun ini.

Samsung dan LG memperbaiki kerentanan dalam pembaruan perangkat lunak keamanan, dan Huawei berencana untuk melakukan hal yang sama pada generasi berikutnya dari smartphone seri Mate dan P.

“Meskipun tambalan-tambalan sedang bergerak dengan vendor Android bernama, pesan dari operator seluler tepercaya, pada kenyataannya, tidak dapat dipercaya,” ujar perusahaan Check Point.

{Baca juga: Awas! Fitur Autofill Data di Browser Bisa Jadi Celah Phishing}

Para peneliti juga menyatakan keprihatinan tentang penipuan yang memungkinkan penyerang mengambil alih nomor telepon sehingga bisa membajak media sosial pengguna. Hal yang sama saat akun CEO Twitter Jack Dorsey dibajak pada beberapa waktu lalu.

Sumber: AsiaOne

Motorola Hadirkan Smartphone “Murah Meriah”, One Zoom

0

Telko.id, Jakarta – Motorola One Zoom adalah smartphone menengah terbaru yang mengusung fitur-fitur khas smartphone flagship, meskipun harganya terbilang murah. Harga Motorola One Zoom hanya mencapai USD 450 atau setara Rp 6,3 jutaan saja.

Harga tersebut berlaku di situs resmi Motorola untuk pengguna di Amerika Serikat. Sementara di Eropa, harganya mencapai USD 399 atau Rp 5,6 jutaan.

Selain di dua kawasan tadi, Motorola One Zoom juga akan dijual di Meksiko, Brasil, dan Argentina. Smartphone ini menawarkan paket spesifikasi ciamik berharga sekitar setengah dari smartphone sekelas yang kini beredar.

Body-nya berbahan dasar kaca, dan punya empat kamera belakang serta satu kamera depan dengan konfigurasi yang cukup menarik.

Dikutip Telko.id dari CNET, Jumat (06/09/2019), One Zoom punya kamera utama 48MP yang dilengkapi dengan OIS dan mode night vision. Juga lensa telefoto 8MP 3x optical zoom dan 10x hybrid zoom yang juga didukung OIS.

One Zoom dilengkapi pula kamera wide-angle 16MP dengan jangkauan 117 derajat, serta kamera detph 5MP yang menerapkan efek bokeh secara lebih akurat. Untuk kamera depan, One Zoom mengadopsi resolusi 25MP.

Untuk spesifikasinya, smartphone ini punya layar berjenis OLED 6,4 inci, kemudian ditopang oleh prosesor octa-core Snapdragon 675, memori internal 128GB, baterai berkapasitas 4,000 mAh, dan baterai berkapasitas 4,000 mAh yang didukung TurboPower 18W.

Untuk sistem operasi, One Zoom disematkan sistem operasi Android Pie. Sayang, smartphone yang tersedia dalam tiga warna, yaitu Electric Gray, Cosmic Purple, Brushed Bronze ini tidak mendapatkan pembaruan ke Android Q. (SN/FHP)

Sumber: CNET