spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Telin Perluas Ekosistem Digital Global di BATIC 2026

Telko.id – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), mengumumkan empat kerja sama strategis dalam rangkaian penyelenggaraan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026. Keempat kemitraan tersebut mencakup ekspansi kapasitas konektivitas internasional, adopsi arsitektur digital terbuka, hingga integrasi layanan data center.

Kerja sama tersebut dituangkan melalui penandatanganan Letter of Intent (LOI) dengan PEACE Cable International Network Co., Limited (PEACE), Open API & Open Digital Architecture (ODA) Manifesto dengan TM Forum, serta Memorandum of Understanding (MoU) dengan SM+ dan PT Graha Telekomunikasi Indonesia (GTI), bagian dari Remala Group dalam Djarum Group.

CEO Telin Abdul Rahman Ansyori menyampaikan, industri digital terus bergerak menuju ekosistem yang semakin terkoneksi. Menurutnya, membangun kapabilitas global tidak lagi sekadar memperluas jaringan, tetapi juga menghubungkan berbagai teknologi, platform, dan pemain di dalam ekosistem.

“Empat kerja sama yang terjalin di BATIC 2026 merefleksikan pendekatan tersebut. Kami ingin terus berada di titik temu berbagai kapabilitas untuk membuka ruang pertumbuhan baru bagi Telin, TelkomGroup, dan para partner,” ujarnya.

Telin Gandeng PEACE Ekspansi Hingga Mesir dan Prancis

Telin in Singapore dan PEACE menandatangani LOI untuk menambah sumber daya konektivitas sekitar 1,4 Terabit per second (Tbps) pada sejumlah rute strategis yang menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa. Penandatanganan dilakukan oleh CEO Telin in Singapore Indarto dan CEO PEACE Cable International Network Co. Sun Xiaohua.

Content image for article: Telin Perluas Ekosistem Digital Global lewat Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Melalui LOI tersebut, rencana ekspansi mencakup dark spectrum resources yang menghubungkan Mesir dan Prancis, serta kapasitas end-to-end dengan nilai setara yang mendukung konektivitas lintas Mesir. Penambahan sumber daya ini bertujuan memperkuat kapabilitas konektivitas internasional Telin sekaligus menyediakan kapasitas lebih besar untuk mendukung kebutuhan bisnis dan layanan digital di berbagai pasar.

Ekspansi ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan international bandwidth yang didorong oleh pertumbuhan penggunaan layanan cloud, data center, kecerdasan artifisial (AI), serta berbagai aplikasi digital lainnya. Kerja sama ini juga merupakan kelanjutan kolaborasi antara Telin dan PEACE dalam mengeksplorasi peluang pengembangan kapasitas konektivitas pada rute-rute internasional.

Dorong Arsitektur Digital Terbuka bersama TM Forum

Dalam rangka memperkuat transformasi digital, Telin juga menandatangani Open API & Open Digital Architecture (ODA) Manifesto bersama TM Forum. Penandatanganan dilakukan oleh Chief Technology Officer Telin Wahyudi Chandra Purnama dan Chief Technology Officer TM Forum George Glass.

Melalui manifesto tersebut, Telin berkomitmen mengadopsi Open Digital Architecture dan Open APIs sebagai elemen fundamental arsitektur perangkat lunaknya. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan interoperabilitas dan kolaborasi dalam ekosistem digital, sekaligus mendukung arsitektur yang lebih terbuka dan agile.

Penandatanganan ini menjadi bagian dari perjalanan Road to ODA Telin dalam menyelaraskan kapabilitas teknologinya dengan standar industri global. Chief of Product Telin Azmal Yahya mengatakan, adopsi standar terbuka menjadi langkah penting dalam perjalanan transformasi digital perusahaan.

“Adopsi Open Digital Architecture dan Open APIs menjadi langkah penting dalam perjalanan transformasi digital Telin. Hal ini juga menegaskan bahwa Teliners merupakan bagian dari komunitas inovasi terbaik dunia yang didukung oleh TM Forum,” ujar Azmal.

Sementara itu, George Glass menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Telin. Menurutnya, standar yang terbuka dan interoperabel sangat penting untuk mempercepat inovasi dan menyederhanakan integrasi dalam ekosistem global.

Integrasikan Konektivitas dan Data Center bersama SM+

Telin juga membuka peluang pengembangan infrastruktur digital global melalui penandatanganan MoU dengan SM+ dalam rangkaian BATIC 2026. Kerja sama ini menggabungkan kapabilitas data center SM+ dengan keahlian dan jaringan konektivitas global Telin.

Melalui kolaborasi tersebut, Telin akan mendukung SM+ dalam memperluas jangkauan solusi data center colocation dan menjangkau pelanggan baru di pasar internasional. Di sisi lain, Telin akan mendukung SM+ dan para pelanggannya melalui solusi konektivitas global dalam portofolio layanan internasional Telin, termasuk TNEX.

Kemitraan ini mendukung kedua perusahaan dalam memperluas kapabilitas dan jangkauan pasar masing-masing, sekaligus merespons kebutuhan yang terus berkembang terhadap solusi data center dan konektivitas global yang terintegrasi. Langkah ini sejalan dengan upaya TelkomGroup dalam mengembangkan infrastruktur digital, termasuk percepatan ekspansi fasilitas data center di dalam negeri.

Eksplorasi Kapasitas Fiber Pair BSCS dengan GTI

Telin dan GTI juga menandatangani MoU untuk BSCS Fiber Pair Project sebagai kerangka kolaborasi dalam mengeksplorasi kapasitas fiber pair dan peluang konektivitas internasional. Sinergi ini mempertemukan kapabilitas kedua perusahaan untuk mengeksplorasi pemanfaatan kapasitas fiber pair pada BSCS.

Kerja sama ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan terhadap konektivitas berkapasitas tinggi dan resilien serta penguatan akses terhadap infrastruktur telekomunikasi internasional. Kolaborasi ini sekaligus menjadi fondasi bagi kedua pihak untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi lanjutan guna memperluas kapabilitas masing-masing.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas seamless antarpasar sebagai dampak perkembangan digitalisasi, kerja sama ini membuka peluang bagi kedua pihak untuk mengoptimalkan nilai dari infrastruktur BSCS serta mengeksplorasi solusi yang dapat mendukung kebutuhan konektivitas di masa mendatang.

Melalui keempat kerja sama strategis tersebut, Telin terus memperluas kemitraan dengan berbagai pemain dalam industri digital dan mengembangkan kapabilitas untuk mendukung pertumbuhan bisnis internasional. Langkah ini sejalan dengan peran TelkomGroup melalui Telin dalam menghadirkan konektivitas dan infrastruktur digital yang menjawab kebutuhan pelanggan sekaligus menciptakan peluang pertumbuhan di berbagai pasar internasional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU