spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Ini Gaya Indosat Persiapkan SDM Hadapi era revolusi industri 4.0

Telko.id – Saat ini, antara ketersediaan sumber daya manusia di Indonesia masih banyak yang tidak match dengan kebutuhan industry. Apalagi untuk era digital. Itu sebabnya, Indosat Ooredoo Business hadir di ITB dan akan bangun di 9 kampus lainnya dengan membuat Future Digital Economy Lab. Salah satu targetnya adalah mempersiapkan generasi muda Indonesia siap menghadapi era revolusi industri 4.0.

Future Digital Economy Lab ini akan menjadi wadah untuk mengembangkan inovasi, penguatan sumber daya serta menghasilkan beragam use case berbasis IoT yang dapat diproduksi di dalam negeri guna meningkatkan perekonomian bangsa dan menciptakan peluang usaha di berbagai industri.

“Kami ingin membangun ekosistem future digital economy dan menjadi penghubung bagi para stakeholder dari beragam bidang melalui Future Digital Economy Lab. Kami berharap laboratorium ini dapat menjadi wadah untuk berkolaborasi mengembangkan ide inovasi, inkubasi beragam use case tepat guna berbasis IoT yang dapat meningkatkan perekonomian bangsa yang mandiri menuju kekuatan ekonomi ke 5 dunia,” ujar President Director & CEO Indosat Ooredoo, Chris Kanter dalam acara peluncuran Future Digital Economy Lab di Bandung dan disaksikan melalui video streaming di Jakarta (18/03).

Yang pertama kali, Future Digital Economy Lab ini dibangun di Institut Teknologi Bandung yang bernama IoT Innovation & Future Digital Economy Lab yang diresmikan oleh Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto (18/03).

Bersamaan dengan itu, program ini juga akan dilanjutkan lewat kerja sama dengan Universitas Bina Nusantara, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Universitas Trilogi, STIE PERBANAS, President University, Universitas Prasetiya Mulya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Udayana yang dapat menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan talent digital berbasis Awareness dengan cara Learning by doing.

Indosat Ooredoo Business sendiri secara konsisten mengambil peran aktif untuk menyediakan infrastruktur digital yang lengkap mulai konektivitas tepat guna, layanan ICT, platform-platform dan aplikasi-aplikasi dengan teknologi terkini dalam implementasi tren teknologi digital yang berkembang. Transformasi digital di Indonesia juga didorong melalui berbagai inisiatif pemerintah diantaranya Smartcity & Making Indonesia 4.0.

Pentingnya peranan ICT khususnya Internet of Things (IoT) memerlukan kerja sama kolektif, efektif dan berkelanjutan diantara stakeholder seperti industri telekomunikasi, akademisi, dunia bisnis serta UKM, ekonomi kreatif,  vendor teknologi, elemen pemerintah dan komunitas untuk menghadapi tantangan yang semakin tinggi dan menciptakan kesempatan bertumbuh dari hadirnya evolusi teknologi.

Future Digital Economy Lab diharapkan mampu menghasilkan ide inovasi, referensi desain produk dan solusi guna menjawab kasus-kasus IoT yang dapat dikembangkan dalam skala industri untuk beragam kebutuhan baik itu pengembangan produk, layanan, manufaktur, marketing, dan lain-lain. Selain itu, program-program pengembangan talent dan inkubasi future economy berbasis digital juga bisa dihasilkan di laboratorium ini.

Wadah ini juga dapat menjadi tempat pengujian beragam perangkat IoT dan sandbox untuk mendapatkan sertifikasi perangkat, menghasilkan intellectual property anak negeri, sertifikasi sumber daya serta tempat bertemunya produsen dan pengguna.

Program-program yang dijalankan di dalam Lab diharapkan menghasilkan karya nyata, berkualitas dan aplikatif untuk menjawab masalah di lapangan atau pengembangan bisnis,” tutup Chris Kanter. (Icha)

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU