Latest Phone

Welcome to BESPOKE AI, Cara Samsung Pamer Teknologi AI Home

Telko.id - Welcome to BESPOKE AI merupakan cara Samsung...

Tecno Perkenalkan Robot Anjing Lucu di MWC Barcelona

Telko.id – Tecno kembali ikut meramaikan MWC Barcelona 2024...

Oppo Pad Air2

Akhiri Layanan di Luar Jakarta dan Bandung, Esia Tinggal Tunggu Waktu?

Telko.id – Kabar buruk datang bagi pengguna Esia di luar Jakarta dan Bandung. Pasalnya, penyedia jasa seluler PT Bakrie Telecom Tbk dikabarkan telah meghentikan layanan seluler berbasis CDMA itu, terhitung sejak Januari ini.

Hal ini terungkap setelah pengamat teknologi, Herry SW mengunggah kabar tersebut di blog miliknya, mengatakan bahwa pengguna Esia di luar Jakarta dan Bandung tak bisa lagi menggunakan nomornya. Beberapa foto berisi pesan singkat yang dikirimkan pihak Esia kepada pelanggannya pun tak lupa diunggah Herry di blog-nya.

“Pelanggan Yth, penghentian layanan kami di area Anda akan dilakukan bertahap mulai 1 Januari 2016,” demikian bunyi pesan singkat tersebut.

Kabar mengenai bakal matinya CDMA ini sebenarnya bukan lagi berita baru. Bahkan, bisa dibilang sudah menjadi rahasia umum. Banyak hal diduga menjadi penyebabnya, mulai dari sudah tak ada laginya penambahan jumlah pelanggan, tak ada lagi penambahan jaringan dan kegiatan pemasaran, hingga tak ada lagi vendor telekomunikasi yang mau memproduksi perangkat CDMA. Tak heran, jika kemudian satu per satu penyedia layanan ini rontok di tengah jalan.

Pada 2014 lalu, sejalan dengan program Pemerintah tentang Penataan Pita Frekuensi dan Pengalihan Izin Penggunaan Frekuensi 800 Mhz, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) resmi menghentikan layanan Telkom Flexi, dan mengalihkan seluruh pelanggannya ke anak usahanya PT Telekomunikasi Seluler Tbk. (Telkomsel). Bersamaan dengan itu, Telkom menawarkan upgrade layanan Flexi ke produk Kartu As Flexi (Prabayar) dan Kartu Halo Flexi (Pasca Bayar).

Hal yang tak jauh berbeda dialami StarOne, yang resmi mengakhiri layanannya pada Juni 2015 lalu. Saat itu, PT Indosat Tbk (Indosat), atau kini Indosat Ooredoo, resmi menghenttikan layanan berbasis teknologi CDMA-nya ini, dan mengajak seluruh pelanggan StarOne untuk bermigrasi ke Indosat.

Saat itu, perusahaan memberi kompensasi kepada pelanggan dalam berbagai bentuk, mulai dari kartu SIM GSM, Fasilitas Call Forwarding, hingga saldo Indosat Dompetku yang besarnya tergantung rata-rata penggunaan layanan Starone dalam tiga bulan.

Nah, lalu bagaimana dengan nasib Esia sekarang dengan telah dihentikannya layanan di luar Jakarta dan Bandung ini? Akankah anak usaha Bakrie ini benar-benar akan menyusul dua rekannya dan mengakhiri hidupnya tahun ini? Dan bagaimana reaksi pelanggan terkait keputusan ini? Yang pasti, jargon berbunyi, ‘untung pakai esia’, tak akan berlaku lagi di sini.

 

Latest

Huawei Band 9 Bakal Hadirkan Pengalaman Layaknya Smartwatch

Telko.id - Huawei Band 9 janjikan bakal menghadirkan pengalaman...

Maksimalkan Galaxy S24 Series, Buat Konten Saat OOTD Hari Kartini

Telko.id - Generasi muda saat ini punya banyak cara...

Lenovo Luncurkan Deretan Laptop Terbaru, Seri ThinkPad L dan X13

Telko.id – Lenovo memperkenalkan laptop bisnis terbarunya dalam seri...

Pupuk Indonesia Manfaatkan Snowflake Data Cloud

Telko.id - Pupuk Indonesia gandeng Snowflake Data Cloud untuk...

Rekomendasi

Ini Manfaat, 4 Operator Indonesia Hadirkan Layanan API GSMA Open Gateway

Telko.id – Empat operator Indonesia yaitu Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), XL Axiata, dan Smartfren mengumumkan peluncuran tiga layanan Application Programming Interface...

Done, Teleglobal dan Kacific Selesaikan Mobile Backhaul Berbasis Satelit

Telko.id – Akhirnya, Teleglobal dan Kacific bisa menyelesaikan penyediaan mobile backhaul service berskala besar untuk operator telekomunikasi yang memiliki jangkauan luas di Indonesia. Kerjasama ini...

Ini Operator Seluler Indonesia Yang Jadi Global Rising Star versi OpenSignal!

Telko.id – OpenSignal baru saja mengeluarkan laporannya dalam Global Mobile Network Awards 2022. Dari deretan operator dunia, ada operator seluler di Indonesia yang masuk...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini