spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

ARTIKEL TERKAIT

Elon Musk Siapkan XChat, Tantang WhatsApp

Telko.id – Elon Musk kembali membuat gebrakan dengan memperkenalkan XChat, aplikasi pesan instan baru yang digadang-gadang menjadi pesaing langsung WhatsApp.

Aplikasi ini dijadwalkan rilis pada 17 April 2026 dan menjadi bagian dari ekspansi ekosistem platform X (sebelumnya Twitter) ke ranah komunikasi pribadi.

Melansir 9to5Mac, daftar aplikasi perpesanan tersebut di App Store menampilkan pratinjau desainnya, termasuk ikon yang detail, serta tanggal rilis 17 April.

XChat akan memungkinkan pengguna untuk “bercakap-cakap dengan siapa pun di X dalam ruang pribadi yang dirancang khusus untuk percakapan,” menurut deskripsi aplikasi tersebut.

XChat tidak akan menampilkan iklan atau fitur pelacakan, dan pesan-pesan yang dikirimkan dienkripsi secara end-to-end.

Cuplikan aplikasi ini menampilkan berbagai fitur, seperti kemampuan untuk memblokir tangkapan layar, mengirim pesan yang menghilang, mengadakan obrolan grup, dan melakukan panggilan video.

Baca Juga:


Aplikasi ini telah menjalani tahap pengujian sejak tahun lalu. XChat dapat dipesan terlebih dahulu melalui App Store menjelang peluncurannya pada Jumat ini.

Beberapa fitur tambahan yang disiapkan mencakup disappearing messages (pesan otomatis hilang), kemampuan mengedit dan menghapus pesan, serta fitur keamanan seperti blokir screenshot untuk menjaga privasi percakapan.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa XChat tidak hanya meniru fitur aplikasi chat yang sudah ada, tetapi juga mencoba menonjolkan aspek keamanan dan kontrol pengguna sebagai nilai utama.

Musk sebelumnya juga sempat menyindir aplikasi perpesanan milik Meta itu. Dalam sebuah cuitan di X, Musk menanggapi berita mengenai gugatan terhadap WhatsApp yang dituduh dapat mengakses pesan pribadi tanpa persetujuan pengguna.

“Tidak bisa percaya WhatsApp,” cuit Musk, melansir Mashable.

Meski tuduhan tersebut telah dibantah oleh pihak WhatsApp, langkah Musk tetap menunjukkan ambisi untuk menghadirkan alternatif komunikasi yang lebih berfokus pada keamanan data pengguna.

kehadiran XChat menandai persaingan baru di pasar aplikasi pesan instan yang selama ini didominasi oleh WhatsApp dan platform besar lainnya.

Aplikasi ini berpotensi menawarkan pilihan baru dengan fokus pada privasi dan integrasi dengan ekosistem X. Namun, keberhasilannya masih akan sangat bergantung pada adopsi pengguna dan seberapa kuat ekosistem yang dibangun di sekitarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU