Tag: Xchat

  • XChat Sudah Resmi Rilis Global, Sudah Bisa Dicoba di Indonesia!

    XChat Sudah Resmi Rilis Global, Sudah Bisa Dicoba di Indonesia!

    Telko.id – Aplikasi pesan instan buatan Elon Musk, XChat, kini resmi diluncurkan secara global dan sudah mulai bisa digunakan di Indonesia, meski masih dalam tahap awal dan terbatas pada perangkat tertentu.

    Melansir dari CNN, pada Selasa (28/4), XChat sudah bisa dicoba oleh pengguna di Indonesia, meskipun masih terbatas pada perangkat berbasis iOS.

    Kehadirannya di iPhone dan iPad merupakan tahap awal dari ekspansi global X, dengan versi Android yang dikabarkan tengah disiapkan untuk memperluas jangkauan adopsi penggunanya.

    XChat hadir sebagai aplikasi mandiri yang sebelumnya merupakan fitur pesan langsung di platform X (Twitter). Kini, layanan tersebut dipisahkan menjadi aplikasi khusus dengan fokus pada komunikasi privat dan keamanan data.

    Melansir juga dari Digital Trends, peluncuran XChat ini menandai pergeseran strategi Elon Musk. X tak lagi berambisi memusatkan segala fungsi dalam satu aplikasi.

    Sebaliknya, Musk mulai memisahkan fitur inti seperti layanan perpesanan menjadi aplikasi mandiri.

    Kehadiran XChat juga menjadi sinyal perang terbuka di pasar pesan instan. X tak lagi puas membayangi WhatsApp atau Telegram, melainkan langsung masuk untuk bersaing dengan dua aplikasi pesan instan tersebut.

    Baca Juga:

    Berbeda dengan WhatsApp yang mengandalkan nomor telepon, XChat terintegrasi langsung dengan akun X.

    Hal ini memungkinkan pengguna terhubung dengan jaringan sosial yang sudah ada tanpa perlu registrasi tambahan, sehingga pengalaman penggunaan menjadi lebih praktis dan cepat.

    Bersamaan dengan itu, X dikabarkan tengah merombak struktur platformnya, termasuk memangkas fitur yang kurang optimal seperti ‘Communities’.

    Langkah ini mempertegas pergeseran fokus perusahaan ke arah pesan instan dan integrasi kecerdasan buatan (AI).

    Aplikasi ini menawarkan alternatif baru dengan fokus pada privasi dan integrasi ekosistem. Namun, kredibilitas keamanan XChat tetap jadi sorotan, terutama jika dibandingkan dengan platform yang sudah mengadopsi enkripsi end-to-end secara menyeluruh.

    Peluncuran ini menjadi bagian dari ambisi besar Musk untuk mengembangkan X sebagai “super app”, mirip dengan konsep WeChat di China, yang menggabungkan media sosial, komunikasi, hingga layanan digital dalam satu ekosistem.

    Keberhasilan XChat bakal menentukan masa depan platform ini; menjadi pilar utama atau sekadar pelengkap di pasar yang sudah jenuh.

    Platform ini tak lagi sekadar ruang untuk mengunggah status, melainkan ambisi besar untuk menjadi pusat percakapan dunia.

  • Elon Musk Siapkan XChat, Tantang WhatsApp

    Elon Musk Siapkan XChat, Tantang WhatsApp

    Telko.id – Elon Musk kembali membuat gebrakan dengan memperkenalkan XChat, aplikasi pesan instan baru yang digadang-gadang menjadi pesaing langsung WhatsApp.

    Aplikasi ini dijadwalkan rilis pada 17 April 2026 dan menjadi bagian dari ekspansi ekosistem platform X (sebelumnya Twitter) ke ranah komunikasi pribadi.

    Melansir 9to5Mac, daftar aplikasi perpesanan tersebut di App Store menampilkan pratinjau desainnya, termasuk ikon yang detail, serta tanggal rilis 17 April.

    XChat akan memungkinkan pengguna untuk “bercakap-cakap dengan siapa pun di X dalam ruang pribadi yang dirancang khusus untuk percakapan,” menurut deskripsi aplikasi tersebut.

    XChat tidak akan menampilkan iklan atau fitur pelacakan, dan pesan-pesan yang dikirimkan dienkripsi secara end-to-end.

    Cuplikan aplikasi ini menampilkan berbagai fitur, seperti kemampuan untuk memblokir tangkapan layar, mengirim pesan yang menghilang, mengadakan obrolan grup, dan melakukan panggilan video.

    Baca Juga:


    Aplikasi ini telah menjalani tahap pengujian sejak tahun lalu. XChat dapat dipesan terlebih dahulu melalui App Store menjelang peluncurannya pada Jumat ini.

    Beberapa fitur tambahan yang disiapkan mencakup disappearing messages (pesan otomatis hilang), kemampuan mengedit dan menghapus pesan, serta fitur keamanan seperti blokir screenshot untuk menjaga privasi percakapan.

    Pendekatan ini menunjukkan bahwa XChat tidak hanya meniru fitur aplikasi chat yang sudah ada, tetapi juga mencoba menonjolkan aspek keamanan dan kontrol pengguna sebagai nilai utama.

    Musk sebelumnya juga sempat menyindir aplikasi perpesanan milik Meta itu. Dalam sebuah cuitan di X, Musk menanggapi berita mengenai gugatan terhadap WhatsApp yang dituduh dapat mengakses pesan pribadi tanpa persetujuan pengguna.

    “Tidak bisa percaya WhatsApp,” cuit Musk, melansir Mashable.

    Meski tuduhan tersebut telah dibantah oleh pihak WhatsApp, langkah Musk tetap menunjukkan ambisi untuk menghadirkan alternatif komunikasi yang lebih berfokus pada keamanan data pengguna.

    kehadiran XChat menandai persaingan baru di pasar aplikasi pesan instan yang selama ini didominasi oleh WhatsApp dan platform besar lainnya.

    Aplikasi ini berpotensi menawarkan pilihan baru dengan fokus pada privasi dan integrasi dengan ekosistem X. Namun, keberhasilannya masih akan sangat bergantung pada adopsi pengguna dan seberapa kuat ekosistem yang dibangun di sekitarnya.