Tahun 2020, Telkom Group “Akan” Jadi Raja Digital di Indonesia

Jakarta – PT. Telkom Tbk, selaku salah satu perusahaan penyedia layanan broadband terbesar di Indonesia, mencanangkan target baru mereka yang dimulai dari tahun 2016-2020. Target ini adalah target yang cukup besar mengingat kualitas dan infrastruktur internet di Indonesia masih kurang terlalu mendukung.

Telkom menargetkan setidaknya pada tahun 2020, mereka ingin menjadi King Of Digital In The Region, hal tersebut didasari dari total pertumbuhan pengguna internet di Indonesia serta penggunaan mobile broadband yang meningkat drastis pada tahun ini.

“Kami akan memperkuat layanan serta perkembangan dari digital ekosistem atau virtual network serta people network dan Aplication,” ungkap Pramasaleh Hario Utomo, vice president Of Infrastructure Strategi & Governance PT. Telkom Tbk.

Sebagai Informasi, penetrasi ekosistem digital dari Telkom meliputi, smart business, smart digital life, smart machine dan beberapa penetrasi lainnya. Sementara untuk sektor network, implementasi mereka, Telkom sedang berusaha mengembangkan program Internet Of Things yang saat ini memang sedang menjadi topik hangat di beberapa pemangku kepentingan terkait.

Sementara People Network mereka dibalut dengan program Smart Digital Planet. Program tersebut terlihat dari keseriusan PT. Telkom membangun dan mengembangkan para startup yang berpotensi di Indonesia. Hal tersebut dapat dilihat dari program Indigo Incubator yang sudah di gelar selama beberapa tahun.

Untuk tahun ini saja, para starup sudah memasuki masa inkubasi yang tersebar di tiga wilayah di Indonesia. Tiga wilayah tersebut diantaranya adalah Bandung Digital Valley, Jogja Digital Valley serta Jakarta Digital Valley. Dan Bandung Digital Valley adalah lokasi inkubasi yang paling besar diantara ketiga lokasi tersebut.

Mereka juga membuka channel networking dengan para anak perusahaan mereka dalam bentuk Loop Station, Telkomsel Digital Lounge dan lain-lain. Pada beberapa tempat tersebut, sejatinya disediakan co-working space bagi para mahasiswa, pekerja ataupun startup untuk lebih mengembangkan ide mereka dan merealisasi ide tersebut.

Program lain yang dibangun oleh Telkom guna memuluskan target mereka tersebut adalah membangun Indonesia Digital Society. Dalam pengimplementasiannya, Telkom juga berencana membangun Smart City. Dalam pembangunan Smart city ini, Telkom bekerja sama dengan Smart Cell untuk dapat membantu menyebarkan jaringan internet dan juga memberikan coverage yang lebih banyak serta memberikan kecepatan 4G bahkan 5G nantinya.

Hal tersebut disambut baik oleh perkumpulan Smart Cell Indonesia yang notabene baru terbentuk pada pertengahan September ini.

“Kami ingin membuat dan membangun standar smallcell Indonesia kedepan dan kami ingin mengajak para pemangku kepentingan untuk memperkuat jaringan internet di Indonesia,” kata Ir. Gunawan wibisono, Chairman SmallCell Alliance Indonesia.

SmallCell sendiri adalah penyelenggaraan LTE Ultra Broadband yang memungkinkan operator meningkatkan kapasitas dan penyebaran diberbagai area sibuk seperti mall, stadion olahraga, serta area dengan lalulintas tinggi lainnya, dengan lebih meningkatkan koneksi kepada pengguna.

SmallCell memberikan sinyal selular di are-area yang mengalami kekurangan jangkauan selular atau hambatan akibat interferensi dari gedung-gedung, hambatan geografis, atau jauhnya jarak menara selular. SmallCell juga menambah kapasitas di area-area yang memiliki pengguna yang terkonsentrasi di area tertentu. Sebagai contoh ketika kita sedang menyaksikan konser “Bon Jovi” beberapa waktu lalu, walaupun sinyal pada ponsel terlihat penuh, namun tetap saja para pengguna sulit untuk mengakses internet, mengupload foto ke social media atau berinteraksi melalui aplikasi chatting. Hal tersebut di karenakan jaringan data pada sim card ponsel mereka penuh sesak, dan disinilah SmallCell sejatinya berperan.

Teknologi ini juga dapat membantu para penyelenggara layanan telekomunikasi untuk memperluas layanan data mereka secara lebih cepat dan lebih ekonomis bila dibandingkan dengan jaringan selular konvensional yang tentunya lebih mahal dan membutuhkan waktu pengerjaan yang cukup lama.

Kerjasama Telkom dengan SmallCell dapat dilihat dari Wifi Id. Wifi id Carried dan integrated smartcell akan menghadirkan coverage sebesar 183.000 hotspot sampai dengan tahun ini. Dan pada tahun depan diharapkan jumlah coverage tersebut akan naik 2 hingga 3 kali lipatnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Latest Phone's

Latest Articles

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0