Latest Phone

Welcome to BESPOKE AI, Cara Samsung Pamer Teknologi AI Home

Telko.id - Welcome to BESPOKE AI merupakan cara Samsung...

Tecno Perkenalkan Robot Anjing Lucu di MWC Barcelona

Telko.id – Tecno kembali ikut meramaikan MWC Barcelona 2024...

Oppo Pad Air2

Regulasi Uni Eropa Ancam Pemulihan Pasar Telekomunikasi

Jakarta – Prospek industri jasa telekomunikasi Eropa kini telah beralih dari yang awalnya negatif menjadi stabil, ungkap Moody Investors Service dalam laporan yang diterbitkan hari ini. Laporan ini memprediksi bahwa pendapatan kolektif akan tumbuh sebanyak 1-2 persen dalam 12-18 bulan ke depan, dalam hal peningkatan permintaan pelanggan untuk broadband dan mungkin lebih banyak lagi. Namun, peraturan Uni Eropa bisa mengancam pemulihan tersebut.

Laporan bertajuk Telecommunications Service Providers – EMEA: Revenue Growth Rings in Change of Outlook to Stable EMEA, mengatakan bahwa peningkatan permintaan untuk broadband, melebihi kapasitas belanja konsumen dan pergeseran dari persaingan harga untuk kualitas layanan akan meningkatkan pendapatan perusahaan telekomunikasi dan dapat menaikkan harga mereka tanpa mengurangi permintaan pelanggan. Demikian dikutip dari laman Telecoms (15/10).

“Kenaikan harga ini akan mendukung penyedia layanan telekomunikasi Eropa untuk kembali ke pertumbuhan pendapatan pada tahun 2016,” kata Carlos Winzer, Analis Moody, sekaligus penulis laporan ini.

Banyak perusahaan telah menawarkan paket premium dan mengenai biaya langsung dari layanan ini, ungkap Winzer, Telefónica misalnya, melaporkan pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) sebesar € 71,80 per bulan pada kuartal kedua 2015, yang naik dari € 68,80 / bulan pada kuartal pertama. Tren ini tercermin di Jerman, di mana Moody mengharapkan ARPU positif bagi Deutsche Telekom, yang baru-baru ini meningkatkan harga serta kecepatan untuk klien premium.

Prospek untuk Afrika, Timur Tengah dan pasar telekomunikasi Turki juga stabil. Namun, di beberapa pasar yang didorong komoditas, di mana pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) melambat, industri telekomunikasi akan mengalami tekanan negatif pada pertumbuhan pendapatan. Pasar nasional yang terpengaruh termasuk Kuwait, Oman, Qatar, Uni Emirat Arab dan Nigeria.

Tiga besar operator seluler Rusia, Mobile TeleSystems, MegaFon dan Vimpel-Communications, akan tetap mengalami hasil negatif mengingat krisis ekonomi di Rusia terus menurunkan profitabilitas.

Moody mengharapkan merger dan akuisisi perusahaan telekomunikasi di Eropa terus berlanjut. “Konsolidasi ini sebagian besar mungkin di Perancis, Italia, Denmark, Polandia, Swedia dan Spanyol, tapi kami tidak mengharapkan perusahaan melakukan akuisisi dengan dana yang diperoleh dari utang, yang akan menekan modal dan secara negatif menekan performa mereka saat ini,” kata Winzer.

Namun, Komisi Eropa baru-baru ini menghentikan panggilan dari perusahaan telekomunikasi untuk pendekatan yang lebih lunak mengenai merger di sektor ini. Banyak pihak yang takut bahwa konsolidasi di sektor ini bisa dihentikan setelah kepala digital Uni Eropa, Andrus Ansip, mengatakan dalam konferensi yang diselenggarakan oleh ETNO bahwa “melonggarkan aturan kompetisi bukanlah jawaban dari permasalahan ini dan konsolidasi industri juga belum menjadi jawaban terbaik.” [AK/IF]

 

Latest

Indosat Dorong Indonesia Implementasi Teknologi AI

Telko.id – Indosat bersama Twimbit baru saja meluncurkan laporan...

ZTE Hadirkan Inovasi Solusi Cold-Plate Liquid Cooling

Telko.id - ZTE Corporation berpartisipasi dalam Indonesia Cloud and...

Telkomsat dan Starlink, Siap Garap Segmen Enterprise di Indonesia

Telko.id – Telkomsat dan Starlink siap garap segmen enterprise...

Tiga Peran Strategis IDTH Sebagi Rujukan Untuk Uji Perangkat Telekomunikasi

Telko.id – Indonesia Digital Test House (IDTH) yang telah...

Rekomendasi

Sharp Indonesia Ekspansi Ke Pasar Smartphone Bali!

Telko.id - Sukses memikat para pengguna smartphone di Jakarta, Sharp terus melakukan ekspansi penjualan dengan menyasar kota – kota besar lainnya di Indonesia.   Di...

Acer Predator Triton Neo 16, Spek nya Nggak Main-main Buat Ngegame!

Telko.id - Acer Predator Triton Neo 16 baru saja diluncurkan dengan spesifikasi yang nggak main-main, boleh diadu dengan laptop gaming lainnya. Bodinya pun tergolong tipis...

Acer Indonesia Hadirkan Dua Laptop AI, Swift X 14 AI dan Swift Go 14 AI

Telko.id - Acer Indonesia hari ini (27/3) resmi merilis laptop seri Swift generasi terbaru Swift X 14 AI (SFX14-72G) dan Swift Go 14 AI...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini