Latest Phone

Welcome to BESPOKE AI, Cara Samsung Pamer Teknologi AI Home

Telko.id - Welcome to BESPOKE AI merupakan cara Samsung...

Tecno Perkenalkan Robot Anjing Lucu di MWC Barcelona

Telko.id – Tecno kembali ikut meramaikan MWC Barcelona 2024...

Oppo Pad Air2

Perancis Perintahkan Facebook Berhenti Kirim Data Pengguna ke AS

Telko.id – Otoritas perlindungan data Perancis telah memerintahkan Facebook untuk berhenti mentransfer data pengguna ke AS, menyusul putusan dari Uni Eropa yang membatalkan perjanjian transfer data lama trans-Atlantik.

Dalam sebuah perintah yang dikeluarkan Senin lalu, otoritas perlindungan data, yang dikenal dengan singkatan bahasa Perancisnya, CNIL, juga memberi Facebook waktu tiga bulan untuk menghentikan pelacakan aktivitas web non-pengguna tanpa persetujuan mereka. Menurut CNIL, Facebook bisa kena denda jika gagal memenuhi aturan ini.

Pada bulan Oktober, Pengadilan Tinggi Eropa memutuskan bahwa perjanjian transfer data trans-Atlantik antara Eropa dan AS, yang dikenal sebagai pakta Safe Harbor, adalah ilegal dengan alasan bahwa AS tidak memberikan perlindungan privasi yang memadai. Batas waktu tiga bulan untuk membangun kesepakatan alternatif berakhir pekan lalu, dan meskipun para pejabat AS dan Eropa sepakat untuk kerangka baru pekan lalu, namun belum dioperasikan.

Pembatalan Safe Harbor menjadi dasar lahirnya perintah CNIL, meskipun Facebook mengatakan bahwa transfer data mereka sesuai dengan hukum Uni Eropa. Demikian dilaporkan The Verge, Rabu (10/2).

“Melindungi privasi orang-orang yang menggunakan Facebook adalah jantung dari segala sesuatu yang kami lakukan,” kata juru bicara Facebook seperti dilansir Reuters. “Kami… berharap untuk terlibat dengan CNIL untuk menanggapi keprihatinan mereka.”

CNIL juga memerintahkan Facebook untuk menginformasikan pengguna non-Facebook bahwa kegiatan web browsing mereka dilacak dengan cookie ketika mereka mengunjungi halaman Facebook.

Regulator menambahkan bahwa pengguna Facebook harus dapat memilih apakah data mereka dibagi dengan pengiklan, dan bahwa perusahaan harus berhenti “mempertahankan data pribadi di luar lamanya waktu yang dibutuhkan untuk tujuan itu dimana itu dikumpulkan dan diproses.” CNIL mengatakan bahwa praktik ini melanggar hukum Perancis.

‘Sengketa’ antara Facebook dan Perancis ini sebenarnya bukan kali pertama dialami jejaring sosial milik Mark Zuckerberg. Sebelumnya, Facebook juga telah menghadapi sejumlah penyelidikan terkait privasi di Eropa. Pada bulan November, pengadilan Belgia memerintahkan perusahaan untuk berhenti menggunakan cookies untuk melacak aktivitas web dari para penggunanya, yang berarti bahwa pengguna kini harus login untuk melihat halaman Facebook, termasuk yang umum.

Latest

Indosat Dorong Indonesia Implementasi Teknologi AI

Telko.id – Indosat bersama Twimbit baru saja meluncurkan laporan...

ZTE Hadirkan Inovasi Solusi Cold-Plate Liquid Cooling

Telko.id - ZTE Corporation berpartisipasi dalam Indonesia Cloud and...

Telkomsat dan Starlink, Siap Garap Segmen Enterprise di Indonesia

Telko.id – Telkomsat dan Starlink siap garap segmen enterprise...

Tiga Peran Strategis IDTH Sebagi Rujukan Untuk Uji Perangkat Telekomunikasi

Telko.id – Indonesia Digital Test House (IDTH) yang telah...

Rekomendasi

Sharp Indonesia Ekspansi Ke Pasar Smartphone Bali!

Telko.id - Sukses memikat para pengguna smartphone di Jakarta, Sharp terus melakukan ekspansi penjualan dengan menyasar kota – kota besar lainnya di Indonesia.   Di...

Acer Predator Triton Neo 16, Spek nya Nggak Main-main Buat Ngegame!

Telko.id - Acer Predator Triton Neo 16 baru saja diluncurkan dengan spesifikasi yang nggak main-main, boleh diadu dengan laptop gaming lainnya. Bodinya pun tergolong tipis...

Acer Indonesia Hadirkan Dua Laptop AI, Swift X 14 AI dan Swift Go 14 AI

Telko.id - Acer Indonesia hari ini (27/3) resmi merilis laptop seri Swift generasi terbaru Swift X 14 AI (SFX14-72G) dan Swift Go 14 AI...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini