Lampaui Target, Pengguna Global Mobile Connect GSMA Kini Capai 2 Miliar

Telko.id – Dalam ajang Mobile World Congress yang tengah berlangsung di Barcelona, Spanyol, Direktur Umum GSMA (asosiasi operator seluler GSM seluruh dunia) Mats Granryd mengatakan bahwa inisiatif Mobile Connect GSMA telah memiliki lebih dari 2 miliar pengguna global saat ini.

Menurut Mats, konektivitas 24/7 adalah “hal yang bagus,” merujuk pada apa yang menjadi tema dalam MWC 2016, namun konsumen dan operator harus memperhatikan masalah privasi dan keamanan dengan kian banyaknya identitas online dan password.

Berkaca dari kenyataan itu, GSMA pun meluncurkan Mobile Connect dua tahun yang lalu, atau lebih tepatnya dalam ajang Mobile World Congress 2014. Ini merupakan sebuah inisiatif yang memberikan konsumen identitas tunggal berbasis ponsel yang memungkinkan mereka untuk mengakses beberapa layanan mobile dan digital dengan aman.

Beberapa operator yang menawarkan layanan berdasarkan Mobile Connect diantaranyaa América Móvil, Axiata Group (Bangladesh, Indonesia, Sri Lanka), China Mobile, China Mobile Pakistan (Zong), China Telecom, China Unicom, DNA, Elisa, Globe Telecom, Indosat Ooredoo, Mobilink, Mobitel, Orange (Mesir, Perancis, Maroko, Spanyol), Sunrise, Swisscom (Swiss), Telefónica Group (Argentina, Meksiko, Peru, Spanyol), Telenor Group (Bangladesh, Malaysia, Myanmar, Pakistan, Thailand), TeliaSonera (Finlandia) , Telkomsel, Telstra, TIM dan Turkcell (Turki).

“Dengan diluncurkan Mobile Connect secara global, operator seluler memenuhi peran penting dalam lingkunp identitas digital, memberikan pengguna kontrol atas data mereka sendiri dan memungkinkan konsumen, bisnis dan pemerintah untuk berinteraksi dan mengakses layanan online dalam lingkungan yang nyaman, privat dan terpercaya,” ungkap Granryd seperti dilansir dari TradeArabia, Rabu (24/2).

Tahun lalu organisasi ini menetapkan target 1 miliar pengguna, ungkap Granryd, meskipun ia mengaku tidak memiliki bukti tertulis untuk target itu.

“Kami telah melampaui itu. Kami sekarang memiliki lebih dari 2 miliar pengguna,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Chairman GSMA, yang tak lain mantan CEO Telenor, Jon Fredrik Baksaas menuturkan bahwa GSMA selama ini sering berjuang untuk menyelaraskan tujuan dengan pihak lain yang ada di industri untuk menghasilkan skala yang diperlukan untuk berbagai inisiatif.

“Tapi pada kesempatan ini kami telah berhasil,” katanya.

Dia menambahkan bahwa dengan perpindahan dari 4G ke 5G, dengan meningkatnya angka koneksi dan layanan, konsep identitas akan menjadi semakin penting.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Latest Phone's

Latest Articles

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0