Latest Phone

Welcome to BESPOKE AI, Cara Samsung Pamer Teknologi AI Home

Telko.id - Welcome to BESPOKE AI merupakan cara Samsung...

Tecno Perkenalkan Robot Anjing Lucu di MWC Barcelona

Telko.id – Tecno kembali ikut meramaikan MWC Barcelona 2024...

Oppo Pad Air2

Industri Game Indonesia Jadi Sasaran Hacker

Jakarta – Para hacker seakan tak henti-hentinya melakukan serangan cyber kepada perusahaan ataupun perorangan. Khusus untuk perusahaan, para hacker bukan hanya menyerang industri teknologi ataupun perbankan, sektor lainnyaa juga tak luput dari ancaman.

Terakhir, Industri game juga menjadi salah satu target dari para penjahat cyber ini. Karpersky Lab selaku penyedia solusi antivirus mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan pengamatan terhadap kelompok winnti dan menemukan ancaman aktif yang dinamakan HDRoot.

Sebagai Informasi, kelompok winnti merupakan kelompok hacker yang terkenal dengan aksi spionase cyber dengan target utama mereka adalah perusahaan software yang bergerak dibidang game.

HDRoot sendiri merupakan sebuah platform universal untuk memberi tampilan berkelanjutan dan terus-menerus dalam suatu sistem. Dimana aplikasi ini dapat digunakan untuk meluncurkan aplikasi lainnya.

Para peneliti GReAT mampu mengidentifikasi dua jenis backdoors yang diluncurkan dengan bantuan platform ini, atau bahkan mungkin lebih. Salah satu backdoor ini bahkan mampu melewati produk anti-virus terkenal di Korea Selatan seperti, V3 Lite milik AhnLab, V3 365 Clinic milik AhnLab dan ALYac milik ESTsoft. Oleh karena itu Winnti mempergunakan backdoor tersebut untuk meluncurkan produk malware pada perangkat yang menjadi sasaran mereka di Korea Selatan.

Menurut data Kaspersky Security Network, Korea Selatan merupakan target utama dari kelompok Winnti di Asia Timur dan Tenggara, dengan target lainnya di wilayah ini mencakup perusahaan di Jepang, Cina, Bangladesh dan tidak ketinggalan pasar industri game yang sedang bertumbuh yakni Indonesia.

Kaspersky Lab juga mendeteksi adanya infeksi HDRoot di sebuah perusahaan di Inggris dan Rusia, dimana kedua perusahaan tersebut memang sebelumnya telah ditargetkan oleh kelompok Winnti.

“Tujuan utama dari setiap kelompok APT adalah untuk tetap berada di bawah radar dan tidak dikenali. Itulah sebabnya kita jarang melihat kode enkripsi yang rumit, karena hal itu akan menarik perhatian para staf IT, sementara itu sistem administrator harus selalu mengetahui segala sesuatunya, dan jika tim yang ada kecil, maka kemungkinan aktivitas kriminal cyber untuk tetap tidak terdeteksi bahkan akan lebih tinggi,” ungkap Dmitry Tarakanov, Senior Security Researcher di tim GReAT Kaspersky Lab dalam keterangan tertulisnya, (16/10).

Bukan hanya itu, berdasarkan data yang sama dari Kaspersky Lab, kelompok winnti baru-baru ini juga mengintai beberapa perusahaan farmasi di dunia. [AK/IF]

Latest

Indosat Dorong Indonesia Implementasi Teknologi AI

Telko.id – Indosat bersama Twimbit baru saja meluncurkan laporan...

ZTE Hadirkan Inovasi Solusi Cold-Plate Liquid Cooling

Telko.id - ZTE Corporation berpartisipasi dalam Indonesia Cloud and...

Telkomsat dan Starlink, Siap Garap Segmen Enterprise di Indonesia

Telko.id – Telkomsat dan Starlink siap garap segmen enterprise...

Tiga Peran Strategis IDTH Sebagi Rujukan Untuk Uji Perangkat Telekomunikasi

Telko.id – Indonesia Digital Test House (IDTH) yang telah...

Rekomendasi

Sharp Indonesia Ekspansi Ke Pasar Smartphone Bali!

Telko.id - Sukses memikat para pengguna smartphone di Jakarta, Sharp terus melakukan ekspansi penjualan dengan menyasar kota – kota besar lainnya di Indonesia.   Di...

Acer Predator Triton Neo 16, Spek nya Nggak Main-main Buat Ngegame!

Telko.id - Acer Predator Triton Neo 16 baru saja diluncurkan dengan spesifikasi yang nggak main-main, boleh diadu dengan laptop gaming lainnya. Bodinya pun tergolong tipis...

Acer Indonesia Hadirkan Dua Laptop AI, Swift X 14 AI dan Swift Go 14 AI

Telko.id - Acer Indonesia hari ini (27/3) resmi merilis laptop seri Swift generasi terbaru Swift X 14 AI (SFX14-72G) dan Swift Go 14 AI...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini