spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

ARTIKEL TERKAIT

HONOR Ganti Logo, Bidik Era AI dengan Dare to Be

Telko.id, Jakarta – HONOR resmi memperbarui identitas mereknya dengan memperkenalkan logo baru dan slogan global “Dare to Be”. Perubahan ini bukan sekadar penyegaran visual, tetapi menandai ambisi HONOR untuk bertransformasi dari produsen smartphone menjadi pemain utama dalam ekosistem perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI).

Rebranding tersebut diumumkan pada 23 Juli 2026. Slogan baru “Dare to Be” menggantikan tagline sebelumnya, “Go Beyond”, sementara logo HONOR kini dilengkapi elemen grafis berbentuk cincin terbuka yang menjadi identitas visual baru perusahaan. HONOR juga menggunakan warna biru yang lebih tegas untuk memperkuat karakter mereknya.

Menurut HONOR, perubahan identitas ini merupakan bagian dari strategi HONOR Alpha Plan dan filosofi Augmented Human Intelligence (AHI). Konsep tersebut menempatkan AI sebagai teknologi yang dirancang untuk memperkuat kemampuan manusia, bukan sekadar menjadi fitur tambahan pada perangkat.

Pertumbuhan 25 Persen di Awal 2026

Menariknya, rebranding HONOR datang ketika perusahaan mencatat pertumbuhan positif di tengah kondisi pasar smartphone yang cukup menantang.

HONOR mengklaim penjualan perangkatnya tumbuh 25 persen pada kuartal pertama 2026. Perusahaan juga menyebut dirinya sebagai satu-satunya merek smartphone asal China yang mencatat pertumbuhan positif pada periode tersebut.

Tidak hanya itu, lebih dari separuh pendapatan HONOR kini berasal dari pasar di luar China. Angka tersebut menunjukkan bahwa ekspansi internasional menjadi semakin penting bagi pertumbuhan bisnis perusahaan.

Di segmen smartphone lipat, HONOR juga mengklaim mampu mempertahankan posisi dua besar secara global berdasarkan penjualan. Perusahaan tidak mengungkapkan secara rinci jumlah unit maupun nilai pendapatan yang menjadi dasar angka pertumbuhan tersebut.

Data dari Omdia juga menunjukkan performa kuat HONOR di Eropa. Pada kuartal pertama 2026, pengiriman smartphone HONOR di kawasan tersebut disebut meningkat lebih dari 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menjadikannya vendor dengan pertumbuhan tercepat di antara pemain besar yang dipantau Omdia.

Bukan Lagi Sekadar Merek Smartphone

Perubahan identitas HONOR memperlihatkan arah bisnis perusahaan yang semakin jauh dari ketergantungan terhadap smartphone.

HONOR kini ingin membangun ekosistem perangkat yang mengandalkan AI, termasuk pengembangan Agentic OS, teknologi fotografi komputasional AiMAGE, serta kolaborasi dengan perusahaan kamera sinema ARRI.

Salah satu proyek yang paling mencerminkan arah baru tersebut adalah HONOR Robot Phone. Perangkat ini diposisikan sebagai kategori baru yang menggabungkan kemampuan smartphone, AI, dan robotika. HONOR telah mengonfirmasi bahwa Robot Phone akan diperkenalkan secara global pada Agustus 2026, meski tanggal peluncurannya belum diumumkan secara spesifik.

Dengan demikian, logo baru HONOR sebenarnya hanya menjadi bagian paling terlihat dari transformasi yang lebih besar.

“Dare to Be” Jadi Identitas Baru

Slogan “Dare to Be” membawa pesan bahwa HONOR ingin tampil sebagai merek yang berani keluar dari pakem industri teknologi.

Konsep logo baru yang berbentuk cincin terbuka juga menggambarkan upaya perusahaan untuk menembus batas konvensional dan mengeksplorasi kemungkinan baru. HONOR mengaitkan identitas tersebut dengan ambisinya mengembangkan teknologi yang lebih berorientasi pada manusia.

Perubahan ini sekaligus menjadi strategi untuk mendekatkan HONOR dengan konsumen generasi muda. Perusahaan menyatakan akan memperluas kolaborasi dengan berbagai komunitas kreatif, budaya, dan kreator untuk membangun karakter merek yang lebih kuat di kalangan anak muda.

Tantangan HONOR Setelah Rebranding

Rebranding memberikan HONOR kesempatan untuk membangun kembali persepsi merek di pasar global. Namun, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa “Dare to Be” bukan sekadar slogan pemasaran.

HONOR harus mampu menerjemahkan strategi AI tersebut menjadi produk dan pengalaman yang benar-benar memberikan manfaat bagi pengguna. Persaingan juga semakin berat karena perusahaan harus berhadapan dengan pemain besar seperti Samsung dan Apple yang telah memiliki ekosistem perangkat serta layanan AI yang kuat.

Jika HONOR berhasil mengintegrasikan AI, smartphone, perangkat wearable, komputer, hingga teknologi robotika dalam satu ekosistem yang konsisten, perubahan logo tersebut bisa menjadi simbol dari transformasi bisnis yang jauh lebih besar.

Dengan pertumbuhan 25 persen pada kuartal pertama 2026, ekspansi internasional, kekuatan di segmen foldable, serta ambisi membangun ekosistem AI, HONOR tampaknya tidak lagi sekadar ingin menjadi alternatif bagi pemain smartphone besar. Perusahaan kini ingin membangun identitas baru sebagai perusahaan teknologi AI global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU