spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Kampanye Stay on Safari Apple Bidik Pengguna Chrome di Mac

Telko.id – Apple meluncurkan kampanye “Stay on Safari” yang secara terang-terangan menyasar pengguna Google Chrome di perangkat Mac, seperti yang dilaporkan oleh detikINET pada Senin, 19 Oktober 2026. Lewat kampanye Stay on Safari ini, Apple menjanjikan baterai hingga 5 jam lebih awet untuk streaming video, loading halaman lebih gesit, dan perlindungan privasi yang lebih ketat secara bawaan.

Sebagaimana dikutip dari Techspot, langkah agresif ini bertujuan mengikis dominasi Chrome. Berdasarkan data StatCounter, Chrome masih menguasai 66,36 persen pangsa pasar browser global, sementara Safari berada di posisi kedua dengan 18,27 persen.

Klaim 35 Persen Lebih Cepat dan Baterai 5 Jam Lebih Lama

Apple memamerkan keunggulan Safari lewat pengujian pada MacBook Air 15 inci M5 dengan memori 16 GB. Dalam simulasi pada 12 situs web populer, Safari diklaim memuat situs yang sering dikunjungi hingga 35 persen lebih cepat dibanding Chrome di macOS. Untuk efisiensi daya, pengguna diklaim bisa streaming video hingga 5 jam lebih lama dalam sekali pengisian penuh jika memakai Safari dibanding Chrome.

Rahasia di Balik Efisiensi Safari

Efisiensi itu disebut tak lepas dari kontrol penuh Apple atas perangkat keras dan perangkat lunaknya. Apple mengembangkan mesin WebKit yang dioptimalkan khusus untuk chipset Apple Silicon seri M. Sebaliknya, Chrome yang dibangun di atas arsitektur Chromium kerap dikritik karena konsumsi RAM yang tinggi.

Baca Juga:

Belakangan, Chrome juga disorot karena fitur AI terbarunya yang otomatis mengunduh model Gemini Nano berukuran 4 GB di latar belakang. Dari sisi keamanan, Safari mengandalkan Intelligent Tracking Prevention dan pemblokiran cookie pihak ketiga secara otomatis, tanpa perlu pengaturan privasi manual.

Ekstensi dan Sinkronisasi Masih Jadi Kekuatan Chrome

Meski begitu, merebut pengguna setia Chrome bukan tugas mudah. Chrome masih unggul pada ekosistem ekstensi yang jauh lebih melimpah untuk kebutuhan produktivitas, serta sinkronisasi lintas platform bagi pengguna yang berpindah antara Mac, PC Windows, dan smartphone Android. Karena itu, bagi pengguna Mac, kampanye Stay on Safari menyisakan satu pertanyaan: apakah efisiensi baterai dan kecepatan ekstra Safari cukup kuat untuk menggantikan kenyamanan ekosistem Chrome yang sudah biasa dipakai sehari-hari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU