spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Layar Smartphone Lipat Diprediksi Melonjak 44% pada 2026

Telko.id – Pengiriman layar smartphone lipat diprediksi meningkat 44% secara tahunan pada 2026. Laporan terbaru Omdia menyebut pertumbuhan ini didorong oleh peralihan industri ke layar yang lebih lebar, seiring makin banyaknya pabrikan yang merancang perangkat lipat dengan rasio layar lebih besar.

Dalam rilis resmi yang dikutip Telko.id, Omdia mencatat bahwa lonjakan pengiriman panel lipat pada 2026 menjadi salah satu sinyal kuat bahwa kategori perangkat ini memasuki fase baru. Bukan lagi sekadar eksperimen desain, layar lipat kini bergerak menuju ukuran yang lebih besar dan fungsional.

Perubahan arah ini terlihat dari tren desain yang mulai ditinggalkan oleh sejumlah vendor. Layar berbentuk lebih lebar dianggap memberi ruang tampilan yang lebih luas, baik untuk produktivitas maupun konsumsi konten. Omdia menempatkan faktor ukuran layar sebagai pendorong utama di balik proyeksi pertumbuhan tersebut.

Layar Lebar Jadi Arah Baru Industri

Proyeksi Omdia menegaskan bahwa permintaan panel lipat tidak lagi hanya soal jumlah perangkat yang terjual, tetapi juga soal ukuran dan format layar yang dipilih vendor. Layar yang lebih lebar membuka peluang penggunaan yang lebih luas, mulai dari multitasking hingga pengalaman menonton yang lebih imersif.

Pergeseran ini sejalan dengan langkah sejumlah produsen yang mulai mengubah pendekatan desain. Samsung, misalnya, dikabarkan mengorbankan sebagian aspek fleksibilitas demi menghadirkan layar yang lebih mulus pada generasi berikutnya. Pendekatan serupa juga terlihat pada perangkat seperti OPPO Find N5 yang menonjolkan layar luas untuk kerja dan hiburan.

Menurut Omdia, kombinasi antara ukuran layar yang lebih besar dan format yang lebih lebar menjadi kunci pertumbuhan pengiriman panel pada 2026. Angka 44% menunjukkan bahwa pasar layar lipat bergerak lebih cepat dibanding perangkatnya sendiri, sebuah indikasi bahwa pasokan panel disiapkan untuk kebutuhan beberapa tahun ke depan.

Dampak bagi Pasar dan Vendor

Peningkatan pengiriman layar lipat berimplikasi pada persaingan antarprodusen. Vendor yang lebih dulu mengadopsi panel lebar berpotensi mendapatkan keunggulan dalam hal daya tarik produk. Sebaliknya, pemain yang bertahan pada format lama berisiko tertinggal dalam hal pengalaman pengguna.

Di sisi lain, tren ini turut memengaruhi dinamika pasar perangkat lipat secara keseluruhan. Sejumlah model seperti Galaxy Z Flip menunjukkan bahwa minat konsumen terhadap perangkat lipat tetap kuat, terutama ketika desainnya mendukung penggunaan harian. Sementara itu, keputusan Huawei menunda peluncuran Mate X menjadi pengingat bahwa rantai pasok dan kesiapan teknologi masih menjadi faktor penentu.

Omdia tidak merinci proyeksi angka absolut pengiriman, namun menegaskan bahwa arah pertumbuhan sudah jelas: layar lebih lebar akan mendominasi desain smartphone lipat pada 2026. Bagi industri, ini menjadi sinyal untuk mempercepat investasi pada panel berukuran besar dan format yang lebih fleksibel.

Bagi konsumen, pertumbuhan pengiriman layar lipat berarti lebih banyak pilihan perangkat dengan tampilan luas di tahun depan. Persaingan yang memanas juga berpotensi mendorong vendor menghadirkan inovasi desain yang lebih beragam, seiring kategori ini makin matang di pasar global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU