Telko.id – Apple memperketat aturan di App Store dengan akan menghapus aplikasi yang dinilai kurang menarik, jarang diperbarui, atau ditidak memberikan nilai tambah yang jelas bagi pengguna.
Dilansir dari Tech Crunch, Kamis (11/6), melalui pedoman peninjauan aplikasi yang diperbarui pekan ini, Apple menyatakan akan mengambil langkah tegas terhadap aplikasi yang dinilai sudah sangat umum dan dimiliki banyak produk serupa di toko aplikasinya.
“Kami dapat menghapus aplikasi-aplikasi tersebut dari App Store di masa mendatang jika tidak diperbarui, ditingkatkan, atau tidak berhasil menarik pelanggan,” kata Apple.
Sebelumnya, Apple lebih fokus menolak aplikasi tiruan atau aplikasi yang menyalin layanan populer. Kini perusahaan menyoroti aplikasi yang tidak berkembang, tidak ditingkatkan, atau gagal menarik minat pengguna dalam jangka panjang.
Kategori yang dimaksud seperti, aplikasi wallpaper, pengatur waktu sederhana (timer), efek suara, aplikasi kencan, aplikasi senter digital, hingga aplikasi ramalan.
Apple menilai banyak pengembang hanya membuat variasi dari aplikasi yang sudah ada tanpa menghadirkan inovasi yang berarti.
Apple juga memperingatkan bahwa pengembang yang berulang kali mengirimkan aplikasi semacam itu akan berpotensi kehilangan akses ke Apple Developer Program.
Baca Juga:
- ColorOS 16 OPPO Bawa AI dan Integrasi Apple
- Apple Kembangkan Fitur Anti-Snatch Otomatis untuk iPhone
Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kualitas katalog App Store sekaligus memudahkan pengguna menemukan aplikasi yang benar-benar relevan dan bermanfaat.
Raksasa teknologi itu menjelaskan bahwa mereka memiliki mekanisme App Store Improvements yang memberikan pemberitahuan kepada pengembang apabila aplikasi mereka sudah usang atau mengalami penurunan jumlah unduhan.
Dengan demikian, pengembang memiliki kesempatan untuk memperbarui dan meningkatkan aplikasi sebelum menghadapi risiko penghapusan.
Kebijakan ini mungkin akan membuat App Store menjadi lebih rapi dan tidak dipenuhi aplikasi duplikat yang menawarkan fungsi serupa.
Bagi pengembang, aturan baru tersebut menjadi sebuah sinyal bahwa sekedar merilis aplikasi tidak lagi cukup. Pengembang kini dituntut untuk terus memperbarui produk mereka, menambahkan fitur baru, dan menghadirkan pengalaman yang berbeda agar tetap bertahan di ekosistem App Store.
Langkah Apple ini juga mencerminkan tren yang semakin kuat di industri aplikasi modern. Di tengah jutaan aplikasi yang tersedia, kualitas, pembaruan rutin, dan inovasi menjadi faktor utama yang menentukan apakah sebuah aplikasi dapat terus bertahan dan ditemukan oleh pengguna.


