Latest Phone

Welcome to BESPOKE AI, Cara Samsung Pamer Teknologi AI Home

Telko.id - Welcome to BESPOKE AI merupakan cara Samsung...

Tecno Perkenalkan Robot Anjing Lucu di MWC Barcelona

Telko.id – Tecno kembali ikut meramaikan MWC Barcelona 2024...

Oppo Pad Air2

Australia Dihantam 39,000 Kasus Cybercrime Tahun Lalu

Telko.id – 2015 sepertinya bukan tahun yang bersahabat bagi pengguna internet di Australia. Khususnya mereka yang gemar berbelanja online. Betapa tidak, hampir 49 persen dari laporan yang datang adalah terkait penipuan online, demikian menurut The Australian Cybercrime Online Reporting Network (ACORN).

ACORN sendiri merupakan media yang khusus dibuat pemerintah Australia untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan kejahatan siber. ACORN diluncurkan dua tahun lalu, atau lebih tepatnya pada November 2014. Selain menjadi media untuk melaporkan kejahatan siber, ACORN juga digunakan sebagai database intelijen nasional bagi pihak berwenang untuk digunakan saat mengidentifikasi dan menuntut penjahat.

Penipuan online menyumbang 19.232 dari laporan yang diterima pada tahun 2015. Demikian dilaporkan Gizmodo, Selasa (19/1).

Masalah online trading yang mempengaruhi warga Australia yang membeli dan menjual barang secara online adalah tipe tertinggi kedua kejahatan siber yang dilaporkan; ACORN menerima 8.368 laporan yang menyumbang sekitar 22 persen dari total laporan pada tahun 2015.

Victoria menjadi tempat dengan jumlah laporan kejahatan siber tertinggi, diikuti oleh Queensland dan New South Wales.

Sementara di sisi korban, mayoritas korban kejahatan siber di Australia dilaporkan berusia antara 20 dan 40 tahun (40 persen), diikuti oleh kelompok usia 40-60 (38 persen).

Selama setahun terakhir, email, jejaring sosial, dan situs iklan menjadi tiga saluran online teratas yang dilaporkan digunakan oleh penjahat siber untuk menargetkan korban-korban mereka.

Banyak contoh kejatahan siber lain tidak dilaporkan karena korban juga tidak tahu kemana harus melapor, tidak berpikir bahwa itu layak dilaporkan, atau enggan untuk melaporkannya. ACORN mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa layanan ini “memungkinkan korban kejahatan siber dengan mudah dan langsung melaporkan kasus tindak pidana online, serta memberikan informasi tentang bagaimana untuk tidak menjadi korban penjahat siber.”

“Mengingat ketergantungan warga Australia pada teknologi kian tumbuh, dan belanja online tetap menjadi pilihan yang semakin menarik untuk orang Australia yang sibuk, kejahatan siber diperkirakan akan meningkat.” Demikian diungkapkan ACORN.

Latest

Maksimalkan Galaxy S24 Series, Buat Konten Saat OOTD Hari Kartini

Telko.id - Generasi muda saat ini punya banyak cara...

Lenovo Luncurkan Deretan Laptop Terbaru, Seri ThinkPad L dan X13

Telko.id – Lenovo memperkenalkan laptop bisnis terbarunya dalam seri...

Pupuk Indonesia Manfaatkan Snowflake Data Cloud

Telko.id - Pupuk Indonesia gandeng Snowflake Data Cloud untuk...

Dji Avata 2, Kini Tersedia Di Jaringan Ritel Erajaya

Telko.id -Erajaya Active Lifestyle (ticker code: ERAL) mengumumkan kehadiran...

Rekomendasi

Acer Indonesia Hadirkan Dua Laptop AI, Swift X 14 AI dan Swift Go 14 AI

Telko.id - Acer Indonesia hari ini (27/3) resmi merilis laptop seri Swift generasi terbaru Swift X 14 AI (SFX14-72G) dan Swift Go 14 AI...

Review : Acer Aspire 5 Spin 14 Varian Intel Core i5-1335U

Laptop Multifungsi dengan Segudang Inovasi Telko.id - Acer Aspire 5 Spin 14 (A5SP14-51MTN) mengusung konsep laptop convertible yang mendukung beragam aktivitas sehari-hari dengan fleksibilitas tinggi....

Acer Kenalkan Laptop Gaming Predator Helios Neo 16, Apa Keunggulannya?

Telko.id - Acer resmi meluncurkan laptop gaming Predator Helios Neo 16 terbaru, dilengkapi dengan  Intel Core HX series generasi ke-14 terbaru dan GPU Laptop...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini