Latest Phone

Welcome to BESPOKE AI, Cara Samsung Pamer Teknologi AI Home

Telko.id - Welcome to BESPOKE AI merupakan cara Samsung...

Tecno Perkenalkan Robot Anjing Lucu di MWC Barcelona

Telko.id – Tecno kembali ikut meramaikan MWC Barcelona 2024...

Oppo Pad Air2

Apple Tolak Permintaan FBI untuk akses ‘backdoor’

Telko.id – Apple masih terus berjuang untuk melindungi data penggunanya. Hal itu dibuktikan perusahaan dengan kembali menolak permintaan pemerintah AS untuk memberikan akses backdoor terkait penyelidikan terorisme. Kasus ini menyangkut serangan di San Bernardino, California yang terjadi Desember 2015 silam.

CEO Apple Tim Cook mengatakan dalam sebuah posting di website perusahaan bahwa Apple telah bekerja sama dengan FBI untuk kasus ini, dengan memberikan data yang diminta, sesuai dengan surat perintah dan panggilan dari pengadilan dan mengerahkan insinyurnya untuk membantu menyelidiki perangkat mobile yang mungkin digunakan oleh tersangka. Namun, perusahaan menolak permintaan FBI untuk membuat versi baru dari sistem operasi iPhone yang akan menghindari beberapa fitur keamanan penting. Ini akan dipasang pada iPhone yang ditemukan selama penyelidikan dalam upaya memulihkan informasi lebih lanjut.

Cook mengatakan, seperti dilansir Telecompaper, Kamis (18/2), akses ‘backdoor’ seperti itu kini sudah tidak ada, dan perusahaan khawatir bahwa kalaupun itu dibuat, perangkat lunak tersebut bisa jatuh ke tangan yang salah. Keberadaan kode sandi tersebut pada sistem enkripsi iOS akan mengekspos semua pelanggan Apple dan berpotensi pada risiko keamanan serta invasi privasi.

Implikasi dari permintaan FBI sendiri, yang didasarkan pada surat perintah Undang-Undang tahun 1789, bisa berdampak buruk bagi Apple secara bisnis.

“Jika pemerintah dapat menggunakan Undang-Undang untuk memudahkan dalam membuka iPhone Anda, itu akan memiliki kekuatan untuk mencapai ke perangkat siapa pun untuk mengambil data mereka,” katanya. “Pemerintah bisa memperpanjang pelanggaran privasi ini dan meminta Apple membuat perangkat lunak mata-mata untuk mencegat pesan Anda, mengakses catatan kesehatan Anda atau data keuangan, melacak lokasi Anda, atau bahkan mengakses mikrofon ponsel atau kamera tanpa sepengetahuan Anda.”

Cook menambahkan bahwa Apple tidak menentang perintah FBI, tetapi merasa harus angkat bicara dalam menghadapi apa yang dinilainya melampaui batas. Pernyataan CEO Apple ini hadir menyusul perintah dari pengadilan federal di California 16 Februari dimana perusahaan diharuskan untuk memberikan bantuan teknis kepada FBI dalam kasus tersebut. Bantuan tersebut mencakup pembukaan kode PIN pada iPhone, yang mengunci perangkat secara otomatis setelah beberapa upaya penggunaan PIN yang salah.

Latest

Explore Galaxy S24 Series Lebih Worry-free? Ini 4 Tips Jitunya!

Telko.id – Pakai smartphone canggih, pasti juga ada ke...

WWF ke 10, Telkomsel Pastikan Kesiapan dan Kemudahan Akses Jaringan Broadband

Telko.id - Telkomsel turut menyukseskan pelaksanaan World Water Forum...

WWF Ke-10,  XL Axiata Siapkan Jaringan Berkualitas dan Body Worn Camera 

Telko.id - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memastikan...

Oppo A60 Hadirkan Ketahanan Tingkat Militer, Ini Spesifikasi Lengkapnya!

Telko.id - Hari ini, Oppo meluncurkan anggota terbaru dari...

Rekomendasi

Sharp Indonesia Ekspansi Ke Pasar Smartphone Bali!

Telko.id - Sukses memikat para pengguna smartphone di Jakarta, Sharp terus melakukan ekspansi penjualan dengan menyasar kota – kota besar lainnya di Indonesia.   Di...

Acer Predator Triton Neo 16, Spek nya Nggak Main-main Buat Ngegame!

Telko.id - Acer Predator Triton Neo 16 baru saja diluncurkan dengan spesifikasi yang nggak main-main, boleh diadu dengan laptop gaming lainnya. Bodinya pun tergolong tipis...

Acer Indonesia Hadirkan Dua Laptop AI, Swift X 14 AI dan Swift Go 14 AI

Telko.id - Acer Indonesia hari ini (27/3) resmi merilis laptop seri Swift generasi terbaru Swift X 14 AI (SFX14-72G) dan Swift Go 14 AI...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini