Kategori: 5G

  • XLSMART Borong Penghargaan di MWC 2026: Jaringan 5G Tercepat dan Inovasi Terbaik

    XLSMART Borong Penghargaan di MWC 2026: Jaringan 5G Tercepat dan Inovasi Terbaik

    Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mencatatkan pencapaian gemilang di kancah internasional dengan membawa pulang dua penghargaan bergengsi dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol.

    Operator telekomunikasi hasil merger ini sukses mendapatkan pengakuan global atas terobosan teknologi serta kualitas jaringannya, memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain kunci dalam industri telekomunikasi pasca-penggabungan usaha.

    Dalam pameran teknologi terbesar dunia tersebut, XLSMART dinobatkan sebagai pemenang kategori “Innovative Technology Breakthrough Award” dari Global TD-LTE Initiative (GTI). Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilan perusahaan dalam mengimplementasikan inovasi 5G dan Ultra 5G yang berdampak signifikan.

    Tak hanya itu, predikat “Fastest 5G Network” atau jaringan 5G tercepat di Indonesia juga berhasil diraih berdasarkan penilaian independen dari Ookla Speedtest Award, melengkapi deretan prestasi perusahaan di tahun ini.

    Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menegaskan bahwa raihan ini merupakan bukti nyata dari kesuksesan integrasi jaringan pasca-merger yang mengutamakan efisiensi dan stabilitas.

    Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan semata, melainkan motivasi untuk terus menghadirkan konektivitas yang andal, adaptif, dan relevan bagi pelanggan di Indonesia. Merza menekankan komitmen perusahaan untuk terus berinvestasi pada teknologi guna mewujudkan visi menjadi operator yang paling dicintai pelanggan.

    Terobosan Teknologi di GTI Award 2026

    Penyerahan penghargaan “Innovative Technology Breakthrough Award” dilangsungkan pada 3 Maret 2026 di Barcelona. GTI memberikan apresiasi ini kepada XLSMART atas implementasi teknologi 5G-Advanced (5G-A) Intelligent Core Network yang dinilai revolusioner.

    Teknologi ini mengusung arsitektur core network berbasis cloud-native yang terintegrasi penuh dengan kecerdasan buatan (AI). Langkah ini diambil untuk mendongkrak efisiensi operasional jaringan ke tingkat yang lebih tinggi, sejalan dengan tren global di mana perangkat canggih seperti Razr Fold mulai membutuhkan dukungan jaringan yang lebih mumpuni.

    Proses seleksi GTI Award sendiri dikenal sangat ketat dan melibatkan evaluasi tahunan tingkat global. Penilaian mencakup peserta dari berbagai kawasan, mulai dari Asia, Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika.

    Panel ahli yang terdiri dari perwakilan operator, vendor, organisasi industri, dan analis teknis independen melakukan tinjauan mendalam sejak Januari 2026 sebelum akhirnya menetapkan XLSMART sebagai salah satu pemenang utama.

    Content image for article: XLSMART Borong Penghargaan di MWC 2026: Jaringan 5G Tercepat dan Inovasi Terbaik

    Ada tiga keunggulan utama inovasi XLSMART yang menjadi sorotan juri GTI. Pertama adalah penerapan Green 5G Core yang mampu meningkatkan efisiensi energi di seluruh siklus jaringan hingga 20 persen.

    Kedua, fitur Intelligent Paging yang berhasil mengoptimalisasi beban jaringan Radio Access Network (RAN) lebih dari 10 persen. Ketiga, penggunaan AIOps yang memungkinkan otomatisasi operasi dan pemeliharaan (O&M), sehingga mengurangi konsumsi sumber daya secara signifikan. Inovasi semacam ini sangat krusial, mirip dengan bagaimana Internet Stratosfer dikembangkan untuk efisiensi jangkauan di masa depan.

    Dominasi Kecepatan Jaringan Versi Ookla

    Selain penghargaan inovasi, XLSMART juga mengukuhkan dominasinya dalam hal performa jaringan. Ookla, perusahaan global di balik aplikasi Speedtest, menganugerahkan predikat “Fastest 5G Network” kepada XLSMART untuk pasar Indonesia.

    Penghargaan ini didasarkan pada data pengujian nyata yang dilakukan oleh pengguna selama periode kuartal ketiga hingga kuartal keempat tahun 2025.

    Berdasarkan data Ookla, XLSMART mencatatkan speed score tertinggi sebesar 45,85. Angka ini menempatkan perusahaan di posisi teratas, mengungguli operator seluler lainnya di Tanah Air.

    Metodologi yang digunakan Ookla adalah modified trimean, yang menyeimbangkan median dan distribusi data untuk menjamin akurasi pengukuran kecepatan unduh dan unggah secara transparan.

    Kecepatan ini sangat penting untuk mendukung ekosistem perangkat masa depan, termasuk inovasi seperti Robot Phone yang membutuhkan latensi rendah dan throughput tinggi.

    Pencapaian skor kecepatan ini merupakan hasil langsung dari strategi peningkatan kapasitas dan efisiensi jaringan yang dijalankan pasca-merger.

    Pelanggan kini dapat menikmati pengalaman digital yang lebih stabil dan cepat, mendukung berbagai aktivitas mulai dari produktivitas kerja hingga hiburan digital sehari-hari tanpa hambatan berarti.

    Apresiasi untuk Kepemimpinan Digital

    Rangkaian prestasi XLSMART di MWC 2026 semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan individu oleh jajaran manajemen.

    Shurish Subbramaniam, selaku Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, menerima penghargaan “Digital Visionary Awards” dari OTF Officials. Penghargaan ini menyoroti peran krusial kepemimpinan dalam menavigasi transformasi digital perusahaan yang kompleks.

    Shurish dinilai sukses memimpin inisiatif inovasi konektivitas dan operasi berbasis kecerdasan buatan. Kontribusinya dianggap vital dalam merancang integrasi jaringan dari salah satu merger telekomunikasi paling rumit di kawasan Asia Tenggara.

    Kemampuan untuk menyatukan infrastruktur dua raksasa telekomunikasi menjadi satu entitas yang efisien menjadi poin utama dalam penilaian penghargaan ini.

    Sebagai entitas baru yang menggabungkan kekuatan XL Axiata, Smartfren Telecom, dan Smart Telecom, XLSMART kini melayani lebih dari 73 juta pelanggan. Dengan dukungan Axiata Group dan Grup Sinar Mas, perusahaan berkomitmen untuk terus memimpin era digital Indonesia melalui semangat “innovation with heart” dan tagline “Bersama, Melaju Tanpa Batas”.

    Fokus ke depan tetap pada inklusi digital dan penciptaan nilai jangka panjang bagi kemajuan nasional. (Icha)

  • Komisi Eropa Desak Negara Anggota Blokir Vendor 5G Berisiko Tinggi

    Komisi Eropa Desak Negara Anggota Blokir Vendor 5G Berisiko Tinggi

    Telko.id – Komisi Eropa mendesak negara-negara anggota untuk segera mengimplementasikan “5G Toolbox” guna mengecualikan vendor berisiko tinggi dari infrastruktur jaringan inti dan radio 5G.

    Desakan ini disampaikan juru bicara Komisi Eropa Thierry Regnier yang menegaskan bahwa kurangnya tindakan cepat akan membahayakan keamanan Uni Eropa secara keseluruhan.

    Regnier menyatakan, “Komisi mendesak negara-negara anggota yang belum menerapkan 5G Toolbox untuk juga mengadopsi langkah-langkah relevan guna mengatasi risiko secara efektif dan cepat.”

    Meskipun toolbox telah ditetapkan, implementasinya tetap menjadi kewenangan masing-masing negara mengingat infrastruktur kritis dan keamanan nasional berada di bawah diskresi negara.

    Swedia menjadi salah satu negara yang telah menerapkan larangan penuh terhadap Huawei. Namun, langkah tersebut memicu respons keras dari China yang mengancam perusahaan-perusahaan Swedia akan mengalami dampak negatif. Situasi ini disebut menghambat negara-negara Eropa lain untuk mengambil langkah serupa.

    Mantan Komisioner Eropa Thierry Breton sebelumnya berupaya meningkatkan tekanan dengan secara eksplisit menyebut nama Huawei dan ZTE sebagai vendor berisiko tinggi.

    Breton juga berkomitmen menghapus teknologi kedua perusahaan tersebut dari jaringan Komisi Eropa sendiri. Namun, langkah ini belum berhasil memicu aksi serupa di tingkat nasional.

    Industri telekomunikasi Eropa telah mengantisipasi peningkatan pengawasan terhadap peran perusahaan teknologi China sejak Donald Trump memulai masa jabatan keduanya tahun ini.

    Kekhawatiran ini semakin mengemuka seiring dengan upaya China mengurangi ketergantungan pada pemasok Barat seperti Nokia di pasar domestiknya.

    Nokia, pesaing asal Finlandia untuk Huawei, telah berulang kali memperingatkan tentang penggunaan teknologi Huawei yang masih luas di jaringan Eropa.

    Peringatan ini disampaikan dalam konteks perkembangan infrastruktur digital yang semakin kompleks dan membutuhkan standar keamanan tinggi.

    Implementasi 5G Toolbox menjadi semakin krusial mengingat teknologi 5G menjadi tulang punggung transformasi digital, termasuk dalam pengembangan solusi drone otonom dan aplikasi industri lainnya.

    Keamanan jaringan 5G juga berkaitan erat dengan perlindungan data dan sistem, yang memerlukan praktik keamanan siber yang komprehensif.

    Desakan Komisi Eropa ini mencerminkan kekhawatiran yang berkembang mengenai ketergantungan Eropa pada teknologi vendor asing untuk infrastruktur kritis.

    Meskipun toolbox memberikan panduan jelas, penerapannya di tingkat nasional masih menghadapi tantangan geopolitik dan ekonomi yang kompleks. (Icha)

  • Koneksi 5G-Advanced NR-NTN Pertama di Dunia via Satelit LEO OneWeb

    Koneksi 5G-Advanced NR-NTN Pertama di Dunia via Satelit LEO OneWeb

    Telko.id – Konsorsium tujuh perusahaan dan lembaga antariksa terkemuka berhasil melakukan uji coba koneksi “NR-NTN 5G-Advanced Rel-19” pertama di dunia melalui satelit low Earth orbit (LEO) OneWeb milik Eutelsat.

    Pencapaian bersejarah ini melibatkan European Space Agency (ESA), MediaTek, Eutelsat, Airbus Defence and Space, SHARP, Industrial Technology Research Institute (ITRI), dan Rohde & Schwarz (R&S).

    David Phillips, Kepala Departemen Sistem, Lini Program Strategis, dan Teknologi di Directorate of Connectivity and Secure Communications ESA, menegaskan pentingnya kolaborasi ini.

    “Dengan bermitra bersama Airbus Defence and Space, Eutelsat dan mitra lainnya, langkah inovatif dalam integrasi jaringan terestrial dan non-terestrial ini membuktikan mengapa kolaborasi adalah penting dalam meningkatkan daya saing dan pertumbuhan sektor komunikasi satelit Eropa,” ujarnya.

    Uji coba yang dilakukan di Pusat Riset dan Teknologi Antariksa Eropa (ESTEC) Belanda ini menggunakan konfigurasi NR NTN 3GPP Rel-19 dengan bandwidth 50 MHz melalui Ku-band. Yang lebih penting, tes ini berhasil mendemonstrasikan conditional handover (CHO) atau kemampuan pindah jalur antarsatelit secara mulus.

    Mingxi Fan, Kepala Wireless System and ASIC Engineering di MediaTek, menyoroti dampak luas dari pencapaian ini.

    “Sebagai pemimpin global dalam konektivitas terestrial dan non-terestrial, kami terus menjalankan misi kami untuk meningkatkan kehidupan masyarakat dengan menghadirkan teknologi yang menghubungkan dunia di sekitar kita, termasuk area dengan terbatas atau tanpa jangkauan seluler sama sekali,” jelasnya.

    Infrastruktur uji coba melibatkan chipset NR NTN dari MediaTek yang berkomunikasi dengan gNB NR-NTN milik ITRI. Satelit OneWeb buatan Airbus dilengkapi transponder transparan dengan koneksi Ku-band untuk layanan ke pengguna dan feeder link ke stasiun darat. Sistem ini mengadopsi konsep “Earth-moving beams” yang memungkinkan koneksi tetap stabil meski satelit bergerak.

    Daniele Finocchiaro, Kepala Telecom R&D and Projects di Eutelsat, mengungkapkan kebanggaannya sebagai operator satelit pertama yang menguji broadband NTN melalui satelit LEO Ku-band.

    “Kolaborasi ini adalah elemen kunci mengerjakan teknologi baru, dan kami sangat menghargai dukungan dari European Space Agency. Bersama-sama, kami akan membentuk dunia masa depan konektivitas broadband,” tegasnya.

    Pada sisi terminal pengguna, SHARP berhasil mengembangkan antena panel datar yang mampu terhubung ke jaringan 5G di darat melalui antena gateway di ESTEC. Keberhasilan ini membuka jalan bagi pengembangan perangkat NTN yang lebih praktis dan terjangkau.

    Dampak Revolusioner untuk Konektivitas Global

    Pencapaian koneksi 5G-Advanced NR-NTN ini memiliki implikasi mendalam bagi masa depan komunikasi global. Dengan standar 3GPP yang telah diterima oleh seluruh industri seluler, satelit-satelit yang kompatibel dapat langsung melengkapi jaringan terestrial biasa dengan mudah.

    Elodie Viau, Kepala Telecom and Navigation Systems di Airbus, menekankan bahwa keberhasilan menampilkan kemampuan handover Advanced New Radio NTN menandai langkah besar menuju konektivitas broadband global yang mulus untuk perangkat 5G. “Hasil ini mencerminkan kolaborasi kuat antara semua mitra yang terlibat,” tambahnya.

    Teknologi ini memungkinkan koneksi internet di mana pun dan secara menyeluruh (ubiquitous) dengan biaya lebih murah. Pasar baru untuk smartphone, otomotif, dan industri Internet-of-Things (IoT) diprediksi akan terbuka lebar. Seperti yang dikembangkan Apple untuk fitur emergency message via satelit, teknologi NTN membuka peluang layanan komunikasi yang lebih andal.

    Masahiro Okitsu, President & CEO SHARP Corporation, menyatakan bahwa pencapaian conditional handover melalui koneksi NR NTN 5G-Advanced menandai langkah signifikan menuju implementasi praktis dari jaringan non-terestrial.

    “Dengan keahlian yang telah kami kembangkan selama bertahun-tahun dalam komunikasi terestrial, kami merasa terhormat untuk membawa inovasi ke bidang komunikasi satelit juga,” ujarnya.

    Dukungan Teknologi dan Pengujian Mutakhir

    Dr. Pang-An Ting, Vice President dan General Director of Information and Communications Research Laboratories di ITRI, menjelaskan peran kritis gNB NR-NTN dalam sistem komunikasi.

    “Dalam uji coba ini, ITRI memperlihatkan teknologi canggih gNB NR-NTN sebagai bagian integral dari sistem komunikasi NR-NTN, karena ini yang memungkinkan terjadinya conditional handover pada sistem Rel-19,” paparnya.

    Rohde & Schwarz berkontribusi melalui keahlian pengujian dan pengukuran mutakhir. Goce Talaganov, Vice President of Mobile Radio Testers di Rohde & Schwarz, mengungkapkan bahwa test suite NTN berbasis CMX500 berhasil mereplikasi skenario conditional handover Ku-band selama di laboratorium. “Pengujian ketat ini menjawab tantangan komunikasi berbasis satelit,” tegasnya.

    Program “Space for 5G/6G & Sustainable Connectivity” milik ESA menjadi tulang punggung dukungan untuk pengujian ini.

    Program yang merupakan bagian dari Advanced Research in Telecommunications Systems (ARTES) ini diawasi oleh Directorate of Connectivity and Secure Communications (CSC) ESA.

    Kemajuan dalam teknologi komunikasi satelit seperti yang dikembangkan Apple menunjukkan tren yang sama menuju integrasi jaringan terestrial dan non-terestrial.

    Fusi jaringan TN dan NTN ini diprediksi akan merevolusi cara manusia hidup, bekerja, dan berkomunikasi dalam hal mobilitas cerdas, cakupan global, serta keamanan dan ketanganan jaringan.

    Dengan terwujudnya konektivitas NR-NTN 5G-Advanced, masa depan di mana setiap orang terhubung secara mulus tanpa batas geografis semakin dekat menjadi kenyataan.

    Inovasi ini tidak hanya akan mentransformasi komunikasi personal tetapi juga membuka peluang baru dalam telemedicine, tele-education, dan kendaraan otonom. (icha)

  • Honor 400 vs Honor 400 Pro: Mana yang Lebih Layak Dibeli?

    Honor 400 vs Honor 400 Pro: Mana yang Lebih Layak Dibeli?

    Telko.id – Honor resmi meluncurkan dua smartphone terbarunya, Honor 400 dan Honor 400 Pro, dengan harga masing-masing sekitar €500 dan €650 untuk varian 512GB. Keduanya menawarkan spesifikasi menarik, tetapi mana yang lebih layak dibeli?

    Secara desain, kedua ponsel ini memiliki DNA yang mirip, tetapi dengan perbedaan signifikan. Honor 400 lebih ringan (184g) dan ramping, sementara Honor 400 Pro (205g) menawarkan bodi kaca melengkung yang lebih premium.

    Pro juga memiliki sertifikasi IP68/IP69, lebih tinggi dibandingkan IP65/IP66 pada varian reguler.

    Honor 400 5G vs. Honor 400 Pro 5G

    Keduanya menggunakan layar AMOLED 120Hz dengan dukungan HDR10+, tetapi Honor 400 Pro memiliki panel lebih besar (6,7 inci) dibandingkan Honor 400 (6,55 inci).

    Meski begitu, Honor 400 justru lebih terang dengan 1.550 nits, sedikit mengungguli 1.481 nits pada Pro.

    Dari sisi performa, Honor 400 Pro unggul dengan chipset Snapdragon 8 Gen 3, sementara Honor 400 menggunakan Snapdragon 7 Gen 3.

    Benchmark AnTuTu 10 menunjukkan skor hampir dua kali lipat lebih tinggi pada Pro (1,9 juta vs 864K).

    Kamera utama keduanya sama-sama menggunakan sensor Samsung ISOCELL HP3 200MP, tetapi Honor 400 Pro menambahkan lensa tele Sony IMX856 50MP dengan zoom optik 3x. Ini memberikan keunggulan signifikan dalam fotografi jarak jauh.

    Baterai keduanya berkapasitas 5.300mAh, tetapi Honor 400 Pro bertahan lebih lama (13:54 jam) dibandingkan Honor 400 (12:29 jam). Pro juga mendukung pengisian cepat 100W, lebih cepat dari 80W pada varian reguler.

    Kedua ponsel menjalankan Android 15 dengan MagicOS 9 dan dijanjikan mendapatkan pembaruan sistem operasi selama enam tahun ke depan.

    Untuk pengguna yang mengutamakan performa tinggi dan fotografi profesional, Honor 400 Pro layak dipertimbangkan. Namun, Honor 400 tetap menjadi pilihan menarik dengan harga lebih terjangkau. (Icha)

  • Kemenaker, KOMDIGI, dan Huawei Latih 3.000 Talenta Digital Kuasai 5G

    Kemenaker, KOMDIGI, dan Huawei Latih 3.000 Talenta Digital Kuasai 5G

    Telko.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), bersama Huawei dan mitra ekosistem meluncurkan program pelatihan 5G untuk 3.000 talenta digital Indonesia. Gelombang pertama diikuti 40 teknisi di Huawei ASEAN Academy, Jakarta Selatan.

    Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan para talenta digital agar mampu melakukan instalasi dan operasi perangkat telekomunikasi 5G, serta memastikan kepatuhan standar kesehatan dan keselamatan kerja (EHS). Pelatihan mencakup metodologi implementasi lapangan berbasis digital untuk subkontraktor lokal.

    Dukungan Pemerintah dan Industri

    Agung Nur Rohmad, Dirjen Pelatihan Vokasi Kemenaker, menyatakan inisiatif ini selaras dengan program Asta Cita pemerintah.

    “Pelatihan digital bersama Huawei merupakan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan SDM kompeten menuju Indonesia Maju 2045,” ujarnya.

    Dr. I Nyoman Adhiarna dari BPSDM KOMDIGI menambahkan, kolaborasi dengan Huawei memperkuat kapasitas talenta digital Indonesia. “Program end-to-end ini mendukung terciptanya ekosistem digital inklusif,” tegasnya.

    Kontribusi Huawei untuk Talenta Lokal

    Jeffrey Wang, Vice President Huawei Indonesia, menekankan pentingnya infrastruktur dan SDM untuk ekonomi digital.

    “Kami berkomitmen membina talenta digital lokal melalui transfer pengetahuan 5G, sesuai moto di Indonesia, untuk Indonesia, oleh orang Indonesia,” jelasnya.

    Lebih lanjut Jeffrey menambahkan bahwa tujuan kolektif Huawei adalah membina talenta yang siap menghadapi masa depan, berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja lokal yang berkualitas, dan secara langsung mendukung visi Indonesia Emas 2045.

    “Hal ini menegaskan kembali komitmen kuat Huawei untuk membina talenta lokal sejalan dengan motto Huawei: di Indonesia, untuk Indonesia, oleh orang Indonesia,” kata Jeffrey.

    Rony Dosonugroho, CEO PT. Adyawinsa Telecommunication & Electrical, mengapresiasi upaya memangkas kesenjangan keterampilan antara lulusan pendidikan dan kebutuhan industri.

    Huawei telah melatih lebih dari 127.000 talenta digital dalam lima tahun terakhir melalui kerja sama dengan pemerintah, industri, dan 118 universitas. Program ini memperkuat inisiatif serupa seperti Telkom Digistar Connect dan Telkom DigiUp 2024. (Icha)

  • Telkomsel Perluas Jaringan 5G di Makassar, Dongkrak Ekonomi Digital Indonesia Timur

    Telkomsel Perluas Jaringan 5G di Makassar, Dongkrak Ekonomi Digital Indonesia Timur

    Telko.id – Warga Makasar kini dapat merasakan kecepatan tinggi berkat ekspansi masif jaringan 5G Telkomsel.

    Dapat mengunduh film HD dalam hitungan detik atau bermain game online tanpa lag di tengah keramaian kota.

    Ya, dengan tambahan 73 BTS 5G terbaru, kota ini menjelma menjadi laboratorium hidup transformasi digital Indonesia Timur.

    Sejak peluncuran perdana tahun 2021, Hyper 5G Telkomsel telah mencatatkan diri sebagai jaringan paling luas dan stabil di tanah air.

    Baca juga : Jaringan 5G Telkomsel di Jabodetabek Kembali Diperluas, Ini Targetnya!

    Kini, dengan penetrasi 21% perangkat 5G di Makassar dan konsumsi data rata-rata 15 GB per bulan, kota ini menjadi bukti nyata bagaimana infrastruktur digital bisa menjadi katalis pertumbuhan ekonomi.

    Lantas, bagaimana strategi Telkomsel membangun ekosistem 5G dari pusat perbelanjaan hingga kawasan industri? Apa implikasinya bagi percepatan transformasi digital di kawasan timur Indonesia?

    Content image for article: Telkomsel Perluas Jaringan 5G di Makassar, Dongkrak Ekonomi Digital Indonesia Timur

    Jaringan 5G Terpadu dari Mall Hingga Bandara

    Telkomsel tidak main-main dalam membangun infrastruktur 5G di Makassar. Jaringan Hyper 5G kini mencakup area strategis seperti:

    • Pusat perbelanjaan utama
    • Kawasan permukiman elite
    • Zona industri
    • Destinasi wisata populer
    • GraPARI Telkomsel
    • Bandara Sultan Hasanuddin

    Indra Mardiatna, Direktur Network Telkomsel, menegaskan, “Kami membangun jaringan contiguous tanpa dead zone. Hasil network drive test menunjukkan kecepatan unduh hingga 514 Mbps – lima kali lipat kecepatan 4G biasa.”

    AI: Otak di Balik Layanan 5G Unggulan

    Yang membedakan Hyper 5G Telkomsel bukan sekadar kecepatan. Integrasi kecerdasan buatan (AI) secara end-to-end menciptakan pengalaman pengguna yang revolusioner:

    Content image for article: Telkomsel Perluas Jaringan 5G di Makassar, Dongkrak Ekonomi Digital Indonesia Timur
    • Autonomous Networks: Sistem otomatis mendeteksi dan memperbaiki gangguan jaringan
    • Virtual Assistance: Veronika (B2C) dan Ted (B2B) memberikan layanan pelanggan 24/7
    • AI Service Operations: Monitoring real-time kualitas jaringan

    “Dengan AI, kami bisa memberikan pengalaman terbaik bahkan di lokasi padat pengunjung,” tambah Indra.

    Paket 5G yang Mengubah Cara Berinternet

    Muharlis, VP Consumer Business Area Timur Indonesia, membeberkan strategi komersialisasi 5G:

    • Telkomsel Prabayar 5G: Paket 100GB+100GB khusus 5G seharga Rp145 ribu
    • Telkomsel Halo 5G: Bonus kuota hingga 20GB melalui GraPARI
    • Device Bundling: Promo bundling smartphone Oppo dan Samsung dengan kuota tahunan

    Strategi ini terbukti efektif dengan diraihnya tujuh penghargaan internasional dari Ookla® Speedtest Awards™, termasuk Fastest 5G Network dan Best 5G Gaming Experience.

    Ekspansi 5G ke Makassar bukan akhir perjalanan. Rencana perluasan ke Papua, Sulawesi, dan Kalimantan menunjukkan tekad Telkomsel menjadikan Indonesia Timur sebagai pusat pertumbuhan digital baru.

    Dengan kombinasi infrastruktur canggih, teknologi AI, dan paket terjangkau, revolusi digital Indonesia memang dimulai dari timur. (Icha)

  • Huawei dan XL Axiata Luncurkan Jaringan Inti 5G Terkonvergensi

    Huawei dan XL Axiata Luncurkan Jaringan Inti 5G Terkonvergensi

    Telko.id – Huawei dan XL Axiata resmi meluncurkan jaringan inti 5G terkonvergensi penuh pada 17 Oktober 2024. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital Indonesia, terutama di sektor industri yang berfokus pada teknologi 5G.

    Jaringan canggih ini mendukung layanan 2G, 4G, serta 5G NSA & SA, dengan cakupan awal di sekitar Jakarta. Pengguna akan merasakan pengalaman yang lebih baik dengan bandwidth tinggi dan latensi yang sangat rendah.

    Jaringan baru ini juga dirancang untuk mendorong transformasi digital di berbagai sektor, seperti manufaktur, pemerintahan, pertambangan, dan kepelabuhanan.

    Inovasi ini memastikan efisiensi tinggi serta kesiapan masa depan dalam mendukung perkembangan teknologi di Indonesia.

    Baca juga : XL Axiata Kembali Gelar “Technology Days 2024”, Apa Yang Dipamerkan?

    Huawei dan XL Axiata memastikan bahwa jaringan inti terkonvergensi ini tidak hanya memperkuat teknologi 5G, tetapi juga mendukung jaringan 2G dan 4G.

    Ini memungkinkan evolusi yang mulus bagi pelanggan dan melindungi investasi jaringan yang telah ada sebelumnya. Jaringan ini juga diproyeksikan dapat menangani lonjakan trafik di Jakarta yang diperkirakan akan meningkat pesat.

    Salah satu keunggulan utama dari jaringan ini adalah kemampuan toleransi bencana multi-level. Dengan mekanisme canggih seperti kontrol aliran tingkat sistem dan pencegahan badai pensinyalan, jaringan ini menawarkan keandalan yang luar biasa dengan nol gangguan layanan.

    Jaringan ini dibangun di atas arsitektur cloud-native 2.0 dan platform layanan mikro berbasis kontainer, yang memungkinkan inovasi layanan lebih cepat dan peluncuran layanan baru yang lebih efisien.

    Jaringan inti baru ini mendukung segmen konsumen (toC) dan bisnis (toB) dari XL Axiata. Bandwidth tinggi yang ditawarkan sangat ideal untuk layanan berbasis VR, AR, dan cloud gaming.

    Selain itu, solusi seperti Public Network Integrated Non-Public Network (PNI-NPN) dan VPN seluler membuat jaringan ini cocok untuk sektor industri, khususnya manufaktur, dalam mendukung layanan perusahaan yang baru berkembang.

    “Melalui kemitraan dengan Huawei, kami berhasil meluncurkan jaringan yang tidak hanya mendukung 5G, tetapi juga meningkatkan pengalaman pengguna 4G kami. Ini adalah langkah signifikan dalam mendorong inovasi dan transformasi digital di Indonesia,” kata I Gede Darmayusa, Chief Technology Officer (CTO) XL Axiata.

    Kevin Zhou, Direktur Carrier Network Business Group (CNBG) Huawei Indonesia, menyambut baik kerja sama ini.

    “Huawei merasa terhormat untuk melanjutkan kolaborasi sukses dengan XL Axiata. Jaringan inti terkonvergensi kami akan memberikan pengalaman kelas dunia bagi pelanggan,” ungkap Kevin Zhou.

    Ke depan, Huawei dan XL Axiata akan terus memperkuat kerja sama. Keduanya berkomitmen untuk memperluas implementasi layanan 5G dan mendukung pertumbuhan industri di Indonesia.

    Kerjasama ini diharapkan dapat mempercepat perkembangan layanan digital dan memperkuat ekosistem teknologi Indonesia. (Icha)

  • Opensignal: Biznet Pimpin Kecepatan Internet di Indonesia

    Opensignal: Biznet Pimpin Kecepatan Internet di Indonesia

    Telko.id – Opensignal, lembaga analisis independen, baru saja merilis laporan tentang pengalaman broadband tetap di Indonesia.

    Laporan ini mencakup periode pengumpulan data dari 6 Maret hingga 3 Juni 2024. Biznet tampil unggul dalam beberapa kategori, menunjukkan kekuatannya di pasar internet broadband Indonesia.

    Dalam laporannya Opensignal, Biznet unggul dalam Kecepatan Unduh di dua kota besar, yaitu Jakarta dan Kota Bekasi. Selain itu, Biznet juga berbagi kemenangan dengan First Media di delapan kota lainnya. Ini menandakan posisi Biznet sebagai pemimpin di segmen kecepatan unduh di seluruh negeri.

    Laporan Opensignal itu juga menyebutkan, Biznet juga menjadi pemenang tunggal dalam Kecepatan Unggah di lima kota, yaitu Depok, Jakarta, Kota Bandung, Kota Bekasi, dan Kota Tangerang. Prestasi ini semakin mengukuhkan Biznet sebagai pemain terdepan dalam penyediaan layanan internet cepat dan andal.

    Baca juga : OpenSignal: 3 Unggul Di Pengalaman Video dan Game

    Sementara itu, First Media berbagi podium dalam Pengalaman Video di semua kota yang dianalisis. Persaingan ketat antara penyedia layanan internet, seperti First Media, Biznet, CBN, dan IndiHome, menunjukkan bahwa pengalaman video berkualitas tinggi menjadi fokus utama bagi pengguna broadband di Indonesia.

    Laporan Opensignal juga mengungkap bahwa Telkomsel tetap menjadi pemimpin pasar dengan menguasai tiga perempat dari pasar broadband di Indonesia.

    IndiHome, sebagai layanan fiber dari Telkomsel, telah menjangkau 38 juta rumah di seluruh negeri. Di sisi lain, Icon Plus dan Biznet berada di posisi kedua dan ketiga dalam pangsa pasar.

    Beberapa penyedia layanan broadband di Indonesia, seperti Indosat HiFi dan Orbit, juga menawarkan layanan FWA (Fixed Wireless Access). Sementara itu, Starlink baru-baru ini mendapat izin untuk beroperasi di Indonesia, menawarkan layanan internet satelit untuk wilayah terpencil.

    Laporan ini menggambarkan persaingan yang ketat dan dinamis di antara para penyedia layanan broadband di Indonesia.

    Dengan banyaknya akuisisi dan konsolidasi di pasar, seperti XL yang mengakuisisi Link Net, serta Indosat Ooredoo Hutchison yang mengakuisisi aset pelanggan MNC Play, perubahan signifikan terus terjadi dalam lanskap broadband tetap di Indonesia. (Icha)

  • Seru! Telkomsel Pamer 5G di PON XXI Aceh-Sumut 2024

    Seru! Telkomsel Pamer 5G di PON XXI Aceh-Sumut 2024

    Telko.id – Telkomsel menghadirkan showcase 5G di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 untuk memberikan pengalaman teknologi terkini bagi para peserta, pengunjung dan masyarakat sekitar.

    Melalui ragam use case 5G yang dihadirkan, Telkomsel tidak hanya memberikan akses pada jaringan internet super cepat, tetapi juga menghadirkan pengalaman interaktif yang membawa pengunjung lebih dekat dengan inovasi teknologi masa depan.

    Inisiatif ini sejalan dengan visi dan misi Telkomsel dalam memberdayakan masyarakat dan mendorong kemajuan bangsa melalui pemanfaatan teknologi digital terkini.

    Showcase 5G Telkomsel akan tersebar di tiga lokasi penyelenggaraan PON XXI, yakni Stadion Harapan Bangsa di Banda Aceh, Dinas Pemuda dan Olahraga di Medan, serta Sport Center Deli Serdang yang berkolaborasi bersama para mitra vendor global terkemuka di bidang teknologi seperti Ericsson, Huawei dan Qualcomm.

    Baca juga : 5G Telkomsel Siap Sukseskan PON XXI Aceh-Sumut 2024

    Pengunjung di ketiga lokasi ini akan mendapatkan kesempatan untuk menjelajahi 11 use case 5G yang memanfaatkan spektrum frekuensi 700 MHz dan didukung sepenuhnya oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo RI).

    Seluruh use case ini memberikan pengalaman imersif bagi pengunjung dengan inovasi teknologi terkini yang mencakup 5G Cyber Dog, AI UU Robot, Smart Glasses, FMC Smart Home, Virtual Reality (VR), Sports Fan Engagement, 5G Device Ecosystem, 5G Smart Live Broadcast, Smart Pole CCTV, 5G New Calling, hingga Telkomsel.1.

    “Telkomsel berkomitmen untuk terus memperluas akses pemanfaatan teknologi terkini 5G bagi masyarakat, salah satunya melalui showcase 5G di PON XXI Aceh-Sumut 2024,” kata Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam.

    Ia pun berharap pengunjung dapat merasakan langsung manfaat dan potensi teknologi ini dalam mendukung kehidupan sehari-hari.

    Beberapa use case unggulan yang dihadirkan, seperti 5G Cyber Dog dan AI UU Robot, dua robot canggih berbasis 5G yang memiliki kemampuan multifungsi, akan memberikan pengalaman menarik bagi pengunjung.

    Robot-robot ini dapat memberikan interaksi yang menyenangkan dan interaktif, melakukan pengenalan wajah, menyapa pengunjung, hingga memberikan informasi selama acara berlangsung.

    Hadir juga use case Smart Glasses yang memungkinkan pengunjung yang datang ke booth mendapatkan pengalaman live broadcasting ke media sosial, seperti Instagram, menggunakan akun pribadi mereka. Pengunjung hanya dapat melakukan siaran live streaming saat berada di area booth.

    Kemudian use case FMC Smart Home, solusi rumah pintar berbasis Fixed Mobile Convergence (FMC) dan 5G memungkinkan pengunjung merasakan pengalaman mengelola perangkat rumah dengan cerdas dan efisien.

    Fitur-fitur seperti Smart Video Doorbell, Smart Visual Peephole, dan Smart Video Doorlock memberikan fleksibilitas untuk menerima notifikasi, melihat, serta berinteraksi dengan tamu, dan mengunci atau membuka pintu dari jarak jauh.

    Dengan integrasi CCTV Camera berbasis 5G, pengguna dapat memantau rumah secara real-time dengan kualitas video tinggi dan respons cepat, serta menerima notifikasi saat terdeteksi gerakan mencurigakan. Seluruh perangkat ini mendukung keamanan dan kenyamanan rumah pintar yang lebih terjamin.

    Melalui use case Teknologi Virtual Reality (VR) yang dihadirkan juga memungkinkan pengunjung merasakan suasana pertandingan layaknya mereka berada di dalam area stadion, meskipun secara fisik berada di luar arena.

    Telkomsel memperkenalkan use case Immersive Sports Fan Engagement yang memanfaatkan kapabilitas network slicing 5G Telkomsel untuk memberikan pengalaman menonton olahraga yang lebih personal dan interaktif.

    Pengunjung dapat menyesuaikan sudut pandang kamera secara real-time, sehingga setiap momen pertandingan terasa lebih mendalam dan imersif.

    Selain itu, melalui use case ini dan pemanfaatan network slicing, pengunjung juga dapat melakukan berbagai aktivitas lainnya secara bersamaan, seperti bermain cloud gaming tanpa hambatan, memesan makanan ataupun merchandise langsung dari perangkatnya, tanpa harus meninggalkan keseruan pertandingan.

    Sementara itu, use case 5G Device Ecosystem menampilkan berbagai perangkat yang mendukung jaringan 5G, termasuk smartphone, perangkat wearable, dan perangkat Internet of Things (IoT), yang semuanya dirancang untuk memaksimalkan potensi jaringan 5G dalam mendukung kehidupan modern.

    Pengalaman 5G semakin diperkaya dengan use case 5G Smart Live Broadcast yang menghadirkan inovasi revolusioner bagi industri penyiaran.

    Teknologi ini memungkinkan produksi konten siaran langsung menjadi lebih efisien dengan biaya lebih rendah, di dukung kapabilitas 5G Telkomsel yang menawarkan latensi rendah, bandwidth besar, dan stabilitas tinggi.

    Hal ini memungkinkan siaran real-time berkualitas tinggi, memperkaya pengalaman penonton dengan resolusi tajam dan interaksi imersif yang membuka peluang baru di sektor media, olahraga, dan e-commerce dengan peralatan siaran yang lebih portabel dan fleksibel.

    Selain itu, terdapat juga Use case Smart Pole CCTV yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan, seperti di jalan raya untuk mendeteksi dan menghitung jumlah pelanggaran lalu lintas oleh pengendara.

    Selain itu, solusi ini juga dapat diterapkan di pusat perbelanjaan untuk memantau jumlah pengunjung yang keluar masuk, sehingga memberikan manfaat lebih dalam meningkatkan efisiensi operasional dan keamanan di berbagai sektor. Dalam gelaran PON XXI Aceh Sumut 2024, use case ini digunakan untuk menghitung jumlah pengunjung yang keluar dan masukdi booth.

    Telkomsel turut menghadirkan inovasi use case 5G New Calling, layanan komunikasi berbasis 5G yang memungkinkan interaksi lintas bahasa secara lebih mudah dan tanpa hambatan, berkat fitur penerjemah otomatis yang terintegrasi.

    Inovasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berkomunikasi yang lebih inklusif bagi pengguna. Terakhir, Telkomsel memperkenalkan use case Telkomsel.1, yang menghadirkan layanan konektivitas WiFi on-demand bagi pelanggan dengan proses instalasi dan pengalaman pengguna yang sangat sederhana, memberikan kenyamanan maksimal dalam setiap perjalanan digital pelanggan.

    Dalam mendukung kesuksesan gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, Telkomsel telah melakukan berbagai upaya penguatan dan optimalisasi kapasitas serta kualitas jaringan di seluruh venue utama dan pendukung acara.

    Langkah ini meliputi penyediaan tambahan jaringan 5G di 12 lokasi strategis penyelenggaraan acara, pengoptimalan jaringan 4G di 257 site eksisting, hingga pemasangan 14-unit Compact Mobile BTS (COMBAT).

    Selain itu, Telkomsel juga telah menyiapkan berbagai produk dan layanan pelanggan, serta berbagai penawaran khusus selama perhelatan PON XXI Aceh-Sumut 2024 untuk mengakomodasi kebutuhan komunikasi para atlet, officialvolunteer, serta pengunjung yang dapat ditemukan di berbagai lokasi penyelenggaraan PON XXI. (Icha)

  • GSMA dan KOMINFO, Dorong Kemajuan 5G Yang Jalan Lambat Di Indonesia

    GSMA dan KOMINFO, Dorong Kemajuan 5G Yang Jalan Lambat Di Indonesia

    Telko.id – GSMA mengungkap wawasan baru tentang bagaimana teknologi 5G dan seluler mendorong kemajuan di berbagai industri utama Indonesia, pada Digital Nations Summit tahun ini di Jakarta, yang diselenggarakan bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO).

    Seiring dengan keinginan Indonesia untuk menjadi salah satu dari lima ekonomi teratas dunia di masa depan, didorong oleh ekonomi digital yang berkembang pesat, dilandasi oleh visi Industri 4.0.

    Temuan terbaru menunjukkan bagaimana teknologi tersebut mendorong pertumbuhan dan inovasi yang signifikan di seluruh sektor manufaktur, pertambangan, dan fintech.

    Teknologi 5G and Seluler Mempercepat Transformasi Industri

    Laporan Mobile Economy Asia Pacific 2024 yang dirilis GSMA baru-baru ini menyoroti kemajuan pesat Indonesia dalam teknologi seluler dan potensi substansialnya untuk pertumbuhan di masa depan.

    Baca juga : Telkomsel Akselerasikan Jaringan Hyper 5G Lebih Masif di Indonesia

    Pada tahun 2030, Indonesia diharapkan menjadi pasar telepon pintar terbesar kedua di Asia Pasifik, dengan 387 juta koneksi telepon pintar, membuka berbagai layanan digital baru dan meningkatkan produktivitas ekonomi.

    Sementara 5G masih dalam tahap awal perjalanannya di Indonesia, rencana ambisius pemerintah dan operator menunjukkan bahwa lebih dari 32% koneksi diperkirakan akan menggunakan 5G pada tahun 2030, menurut laporan GSMA Intelligence.

    Sekitar 67% koneksi akan menggunakan 4G pada tahun 2030, menurut perkiraan, dengan 94% orang menggunakan telepon pintar.

    “Selain Peta Jalan Spektrum IMT Indonesia yang sangat penting, yang menjadi inti dari strategi transformasi digital kami, dengan fokus pada pengembangan dan pelepasan pita frekuensi kunci untuk memungkinkan layanan-layanan canggih seperti 5G,” kata Ismail, Director Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika.

    Ismail menambahkan bahwa kolaborasi dengan para pemangku kepentingan menjadi salah satu strategi yang harus dilakukan untuk membangun kerangka kerja yang komprehensif bagi visi digital Indonesia dalam pengembangan dan penggunaan teknologi digital di seluruh Indonesia.

    “Dengan ini, kami meletakkan fondasi untuk peluncuran 5G yang mulus dan seterusnya, menempatkan Indonesia sebagai pemimpin dalam ekonomi digital global.”

    Kementerian Komunikasi dan Informatika, melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika dalam acara ini juga menandatangani nota kesepahaman dengan Dewan Transformasi Digital Industri Indonesia (WANTRII) untuk mempercepat transformasi digital industri di Indonesia.

    Hal ini akan dicapai melalui contoh penerapan (use cases) 5G, dengan menghubungkan penyedia solusi dengan pengguna, mendorong kolaborasi untuk menumbuhkan ekosistem perangkat teknologi digital, serta mendukung pengembangan industri dalam negeri.

    “Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan industrinya harus bersaing secara global untuk meningkatkan ekspor dan investasi. Di seluruh dunia, 5G merevolusi cara sektor industri beroperasi dan dapat meningkatkan keuntungan dalam produktivitas ekonomi, menjadi inti pertumbuhan Indonesia,” ujar Julian Gorman, Head of Asia Pasific GSMA.

    Menurut Julian, dampak transformatif teknologi seluler termasuk 5G terhadap industri menggarisbawahi keharusan bagi Indonesia untuk memelihara dan mendorong ekosistem yang dinamis guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan mendorong inovasi.

    Teguh Prasetya, Ketua Umum Asosiasi Internet of Things Indonesia menekankan perlunya pendekatan kolaboratif untuk mencapai tujuan transformasi digital.

    “Komitmen dari sektor publik dan swasta tidak hanya perlu, tetapi juga penting untuk mewujudkan Indonesia yang produktif dan maju secara digital. Melalui upaya kolektif, kita dapat memanfaatkan potensi penuh 5G dan teknologi seluler lainnya untuk mendorong inovasi, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi semua,” ungkap Teguh.

    Ia juga menyoroti bahwa, transformasi digital ini akan memberikan solusi yang lebih baik dalam industri seperti pertanian dan kesehatan, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakat Indonesia.

    Melihat ke masa depan, Teguh menegaskan kembali visi jangka panjang Indonesia, dengan menekankan pentingnya inklusivitas dalam revolusi digital. Perlu kolaborasi melakukan kegiatan proaktif guna menunjang terwujudnya Indonesia digital yang lebih baik dan produktif di semua sektor kehidupan masyarakat Indonesia, sehingga bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia menuju Indonesia emas 2045 nantinya.

    Investasi dan Dampak Ekonomi

    GSMA mengungkapkan bahwa Indonesia akan memperoleh sekitar $18 miliar dalam investasi industri seluler antara tahun 2024 dan 2030, dengan porsi yang signifikan dialokasikan untuk jaringan 5G. Investasi ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi sebesar $41 miliar terhadap PDB Indonesia selama enam tahun ke depan, yang menyoroti pentingnya teknologi seluler bagi perekonomian.

    Selama acara ini, operator seluler dan perusahaan teknologi akan menyoroti inovasi yang dapat dipadukan oleh 5G, IoT, dan AI untuk mengubah industri secara digital, termasuk memamerkan gudang pintar 5G pertama di Indonesia, yang menghadirkan efisiensi operasional dan peningkatan manajemen logistik yang signifikan.

    Sektor pertambangan juga akan memperoleh manfaat dari kemajuan seluler. Secara global, teknologi 5G menyederhanakan operasi dan meningkatkan protokol keselamatan yang ditawarkan untuk meningkatkan sumber daya pertambangan kelas dunia di Indonesia.

    Laporan Mobile Economy juga menyoroti bagaimana empat operator seluler di Indonesia – Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, XL Axiata, dan Smartfren – telah memperkenalkan layanan API baru seperti Verifikasi Nomor (Number Verify), Pertukaran SIM (SIM Swap), dan Lokasi Perangkat (Device Location) sebagai langkah pertama di bawah inisiatif GSMA Open Gateway yang akan memungkinkan era inovasi baru untuk meningkatkan keamanan dan mengoptimalkan pengalaman pelanggan untuk transaksi keuangan daring dan layanan digital.

    Bersamaan dengan penyebaran jaringan 5G, kemajuan dalam komunikasi satelit akan memainkan peran penting dalam menciptakan masyarakat yang inklusif.

    Upaya ini merupakan bagian integral untuk memastikan bahwa manfaat transformasi digital menjangkau seluruh pelosok nusantara. Layanan internet Starlink secara resmi diluncurkan pada Juni 2024, dengan harapan akan memberikan konektivitas yang sangat dibutuhkan ke pulau-pulau paling terpencil di Indonesia. Pemerintah negara ini dan SpaceX juga telah menandatangani perjanjian untuk meningkatkan konektivitas di sektor kesehatan dan pendidikan.

    The Digital Nation Summit Jakarta

    Digital Nations Summit, yang diselenggarakan oleh Kominfo dan GSMA merupakan wadah untuk membahas target digital Indonesia dan peran teknologi seluler dalam mencapai tujuan tersebut. Acara tersebut menampilkan keynote, diskusi panel, dan sesi yang berfokus pada masa depan lanskap digital Indonesia.

    Seiring dengan perjalanan digital Indonesia, GSMA tetap berkomitmen untuk mendukung upaya negara dalam mencapai visinya untuk masa depan yang berdaya secara digital.

    Pada bulan Desember 2023, GSMA menyelenggarakan Indonesia Digital Nations Summit dan menerbitkan laporan Indonesia Digital Nations, berjudul “Forging a resilient digital nation: Proposals for Indonesia’s future”, yang mengevaluasi kemajuan Indonesia untuk menjadi negara digital dan merekomendasikan poin-poin tindakan untuk mempercepat kemajuan.

    Untuk mempertahankan dan mempercepat kemajuan ini, GSMA merekomendasikan pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan industri untuk mengatasi tantangan regulasi dan investasi. Rekomendasi utama meliputi peningkatan infrastruktur bersama, penyederhanaan proses regulasi, dan pemberian insentif kebijakan untuk mendukung perluasan jaringan 5G.

    M360 Asia Pacific 2024, 1-2 Oktober

    Delegasi yang menghadiri M360 Asia Pacific edisi tahun ini di Seoul akan berkesempatan lebih lanjut untuk mendengar lebih banyak tentang laporan GSMA tentang Digital Nations. Mereka juga akan mendengar dari para pemimpin pemikiran dan menghadiri keynote dan diskusi panel yang membahas topik-topik utama seperti bagaimana AI membentuk kembali layanan bisnis, akselerasi 5G, dan IoT (Internet of Things).

    M360 Asia Pacific diselenggarakan melalui kemitraan dengan Sponsor Tuan Rumah, KT, dan akan mempertemukan tokoh-tokoh industri dan pembuat kebijakan terkemuka dari seluruh wilayah. Kami mengundang anggota media untuk melakukan prapendaftaran untuk M360 Asia Pacific, yang akan diselenggarakan di Westin Josun, Seoul. (Icha)