Kategori: 4G LTE

  • Xiaomi 16 Series Bakal Pakai Snapdragon 8 Elite 2, Apa Keunggulannya?

    Xiaomi 16 Series Bakal Pakai Snapdragon 8 Elite 2, Apa Keunggulannya?

    Pernahkah Anda membayangkan memiliki smartphone dengan performa setara laptop gaming? Bocoran terbaru mengindikasikan Xiaomi 16 series akan mewujudkan mimpi tersebut. Qualcomm baru saja mengonfirmasi Snapdragon Summit 2025 di September mendatang – sinyal kuat bahwa ponsel flagship Xiaomi akan menjadi yang pertama mengadopsi chipset Snapdragon 8 Elite 2.

    Kolaborasi Xiaomi dan Qualcomm bukanlah hal baru. Namun, pengumuman kemitraan multi-tahun kali ini istimewa karena sekaligus mematahkan rumor perpecahan antara kedua raksasa teknologi tersebut. CEO Lei Jun secara eksplisit menyebut Qualcomm sebagai “mitra kunci” dalam ekspansi global Xiaomi, terutama untuk segmen premium.

    Lantas, apa yang membuat Xiaomi 16 series layak dinantikan? Simak analisis mendalam berikut ini.

    Snapdragon 8 Elite 2: Senjata Rahasia Xiaomi 16

    Berdasarkan pernyataan resmi Qualcomm, Xiaomi 16 dan 16 Pro akan menjadi pioneer pengguna chipset generasi terbaru ini. Meski masih menggunakan nama kode “Elite 2”, beberapa spek kunci sudah terendus:

    • Fabrikasi 3nm TSMC – 25% lebih efisien dari generasi sebelumnya
    • GPU Adreno 760 dengan dukungan ray tracing hardware
    • Modem X75 5G dengan kecepatan unduh hingga 10Gbps

    Xiaomi 16 Series dengan Snapdragon 8 Elite 2

    Yang menarik, strategi Xiaomi kali ini berbeda dengan seri sebelumnya. Jika Xiaomi 15 series mengandalkan kolaborasi lensa Leica sebagai nilai jual utama, generasi ke-16 justru fokus pada revolusi performa komputasi.

    Xring Chip: Kartu As untuk Model Ultra

    Sementara varian standar mengusung Snapdragon, Xiaomi rupanya menyimpan kejutan untuk model high-end. Xiaomi 16S Pro dan 16 Ultra diprediksi akan menggunakan chipset Xring generasi kedua – penyempurnaan dari Xring O1 yang baru saja debut di 15S Pro.

    Menurut insider industri, pembagian ini bukan tanpa alasan:

    1. Keterbatasan produksi chip Xring yang masih dalam tahap pengembangan
    2. Strategi diferensiasi produk untuk menarik berbagai segmen pasar
    3. Optimasi khusus untuk fitur AI dan fotografi komputasional

    Pertanyaan besarnya: akankah dual-chipset strategy ini berhasil menggeser dominasi Samsung dan Apple di pasar premium? Jawabannya mungkin terletak pada bagaimana Xiaomi menyinergikan kekuatan Snapdragon dengan inovasi HyperOS mereka.

    Kapan Xiaomi 16 Series Meluncur?

    Berdasarkan pola rilis sebelumnya dan konfirmasi Qualcomm Summit, timeline yang paling mungkin adalah:

    • Pengumuman resmi: Minggu ketiga September 2025
    • Pre-order global: Akhir September
    • Ketersediaan retail: Pertengahan Oktober

    Untuk pasar China, Xiaomi biasanya lebih agresif. Tidak menutup kemungkinan versi 16S Pro akan tiba lebih cepat, mengikuti jejak Redmi Note 14 series yang sukses dengan strategi peluncuran bertahap.

    Dengan kombinasi chipset mutakhir, desain yang diprediksi lebih ergonomis, dan pengalaman software yang semakin matang, Xiaomi 16 series berpotensi menjadi game-changer di industri smartphone 2025. Tinggal menunggu berapa harga yang akan ditempel di tag-nya – faktor yang sering kali menjadi batu sandungan Xiaomi di kasta premium.

  • Xiaomi Smart Camera C100 Resmi Dirilis: Fitur AI dan Privasi Unggulan

    Xiaomi Smart Camera C100 Resmi Dirilis: Fitur AI dan Privasi Unggulan

    Telko.id – Xiaomi baru saja meluncurkan Smart Camera C100 secara global. Kamera pengawas indoor terbaru ini bukan sekadar alat rekam biasa—ia hadir dengan kecerdasan buatan (AI) canggih dan fitur privasi yang membuatnya layak jadi penjaga rumah masa kini.

    Xiaomi, raksasa teknologi asal Tiongkok, terus memperluas portofolio perangkat smart home-nya. Setelah sukses dengan seri sebelumnya, perusahaan kini memamerkan Smart Camera C100 yang sudah terdaftar di situs global mereka.

    Ini sinyal kuat bahwa produk tersebut akan segera tersedia di berbagai negara, termasuk Indonesia.

    Lantas, apa yang membuat kamera ini berbeda dari pesaingnya? Mari kita telusuri lebih dalam.

    Spesifikasi Unggulan Xiaomi Smart Camera C100

    Dibekali sensor 3MP, Smart Camera C100 mampu merekam video dengan resolusi 2304×1296. Xiaomi menggunakan kompresi H.265 untuk menghemat ruang penyimpanan tanpa mengorbankan kualitas gambar.

    Kombinasi lensa wide-angle 128° dan aperture besar f/1.6 memastikan kamera ini tetap menangkap gambar berwarna penuh bahkan dalam kondisi cahaya minim.

    Untuk pengawasan malam hari, Xiaomi memasang LED infrared 940nm yang tidak memancarkan cahaya merah—solusi cerdas agar kamera tidak menarik perhatian saat beroperasi di kegelapan.

    Kecerdasan Buatan yang Lebih dari Sekadar Deteksi Gerak

    Xiaomi membekali C100 dengan beberapa fitur AI mutakhir:

    • Deteksi manusia (human detection) untuk mengurangi alarm palsu
    • Pengenalan tangisan bayi (crying baby detection)
    • Peringatan suara keras (loud noise alerts)
    • Virtual fence monitoring untuk memantau area tertentu

    Yang menarik, semua pemrosesan AI dilakukan secara lokal (on-device) untuk meningkatkan kecepatan respons dan mengurangi ketergantungan pada cloud. Ini sekaligus memperkuat aspek privasi pengguna.

    Privasi Jadi Prioritas Utama

    Di era dimana kekhawatiran tentang penyalahgunaan data semakin meningkat, Xiaomi menyertakan beberapa fitur perlindungan privasi:

    • Penutup lensa fisik yang bisa digeser manual
    • Zona masking untuk menyensor area tertentu
    • Enkripsi data end-to-end

    Dengan menutup lensa secara fisik, Anda bisa memastikan kamera benar-benar berhenti merekam—bukan sekadar mode “off” virtual yang masih rentan dibobol.

    Konektivitas dan Kompatibilitas

    Smart Camera C100 mendukung Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.2 untuk koneksi yang lebih stabil. Perangkat ini kompatibel dengan Android 8.0/iOS 12.0 ke atas dan bisa diintegrasikan dengan Google Assistant serta Amazon Alexa. Untuk penyimpanan, Anda memiliki beberapa pilihan:

    • microSD card (hingga 256GB)
    • NAS devices
    • Cloud storage berbayar

    Dengan bobot hanya 170 gram dan dimensi 69 x 68 x 115 mm, kamera ini cukup ringkas untuk dipasang di berbagai sudut ruangan. Dayanya disuplai melalui adaptor 5V⎓1A standar.

    Meski Xiaomi belum mengumumkan harga resmi, kehadiran produk di situs global menandakan peluncuran internasional sudah di depan mata.

    Xiaomi sepertinya sedang gencar memperluas lini produk IoT-nya. Beberapa waktu lalu, mereka juga meluncurkan mesin cuci dengan HyperOS dan microwave pintar berkapasitas 20L.

    Tren ini menunjukkan betapa serius perusahaan dalam membangun ekosistem smart home yang terintegrasi.

    Smart Camera C100 bukan sekadar alat pengawas—ia adalah bukti bagaimana teknologi AI dan desain yang dipikirkan matang bisa menciptakan solusi keamanan rumah yang cerdas sekaligus menghormati privasi.

    Tinggal menunggu berapa harga yang akan Xiaomi pasang untuk paket lengkap ini. (Icha)

  • Bocoran Samsung Galaxy S26: Kamera Baru yang Bikin DSLR Minder

    Bocoran Samsung Galaxy S26: Kamera Baru yang Bikin DSLR Minder

    Telko.id – Rumor beredar, Samsung Galaxy S26 yang diindikasikan akan menjadi produk flagship di 2026  akan membawa sensor kamera utama baru, mengakhiri era ISOCELL GN3 yang bertahan sejak Galaxy S23.

    Sensor 50 MP yang sama-sama berasal dari keluarga ISOCELL GN ini diprediksi memiliki kemampuan lebih canggih, meski detail teknisnya masih menjadi misteri.

    Kabar ini muncul di tengah spekulasi bahwa Samsung mungkin mengubah formasi seri S26, termasuk kemungkinan tidak adanya model “Plus” seperti varian Edge yang disebut akan menggantikannya.

    Lantas, seberapa signifikan peningkatan ini bagi pengguna sehari-hari? Mari kita telusuri lebih dalam.

    Revolusi Sensor Kamera Setelah 3 Generasi

    ISOCELL GN3 pertama kali diperkenalkan di Galaxy S23 dan bertahan hingga S25. Sensor ini dikenal memiliki pixel size 1.0μm, aperture f/1.8, dan mendukung Dual Pixel Pro AF.

    Meski performanya solid, teknologi sensor kamera telah berkembang pesat dalam tiga tahun terakhir.

    Perbandingan Kamera Samsung Galaxy S25 dan S26

    Menurut sumber industri, sensor baru ini kemungkinan besar akan menawarkan:

    • Peningkatan light gathering capability untuk fotografi low-light
    • Autofocus yang lebih cepat dan akurat
    • Dynamic range yang lebih lebar
    • Dukungan untuk video 8K yang lebih stabil

    Implikasi untuk Fotografi Mobile

    Upgrade sensor ini bukan sekadar gimmick marketing. Dalam dunia fotografi mobile, sensor adalah jantung dari kualitas gambar.

    Sebagai perbandingan, chipset terbaru seperti MediaTek Helio G95 telah menunjukkan bagaimana kolaborasi hardware-software bisa menghasilkan performa kamera yang mengesankan.

    Dengan sensor baru, Galaxy S26 berpotensi menawarkan:

    • Detail gambar yang lebih kaya meski dalam kondisi cahaya minim
    • Warna yang lebih natural dan akurat
    • Noise reduction yang lebih baik tanpa mengorbankan detail
    • Kemampuan HDR yang lebih canggih

    Menanti Januari 2026

    Samsung diketahui konsisten meluncurkan seri Galaxy S di bulan Januari. Jika pola ini berlanjut, kita mungkin hanya perlu menunggu sekitar 7 bulan lagi untuk konfirmasi resmi tentang sensor kamera baru ini.

    Sementara itu, pertanyaan besar tetap menggantung: Akankah upgrade kamera ini dibarengi dengan peningkatan signifikan di aspek lain seperti chipset, baterai, atau layar? Atau justru Samsung fokus menyempurnakan pengalaman fotografi sebagai nilai jual utama?

    Satu hal yang pasti: persaingan di segmen flagship smartphone tahun depan akan semakin sengit. Dan dengan bocoran ini, Samsung sepertinya tidak berniat menyerahkan tahtanya sebagai raja fotografi mobile. (Icha)

  • One UI 8 Bakal Lebih Cepat dan Stabil, Ini Bocoran Terbarunya!

    One UI 8 Bakal Lebih Cepat dan Stabil, Ini Bocoran Terbarunya!

    Pernahkah Anda merasa frustasi menunggu pembaruan antarmuka ponsel yang tak kunjung datang? Jika ya, kabar baik datang dari Samsung. Bocoran terbaru mengindikasikan bahwa One UI 8, antarmuka terbaru besutan raksasa teknologi Korea Selatan ini, akan hadir lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

    Berdasarkan tradisi, Samsung biasanya merilis pembaruan One UI beberapa bulan setelah Google meluncurkan versi terbaru sistem operasi Android. Namun kali ini, rupanya Samsung ingin mengubah pola tersebut. One UI 8 yang dibangun di atas Android 16 disebut akan meluncur hampir bersamaan dengan rilis sistem operasi induknya.

    Dalam video resmi berjudul “The Android Show: I/O Edition | Device Showcase | Samsung” yang diunggah di kanal YouTube Android, Minseok Kang selaku VP dan Head of Smartphone Planning di Samsung memberikan petunjuk menarik. Pada menit ke-2.30, Kang menyebut bahwa One UI 8 akan dirilis pada “musim panas ini”. Jika merujuk pada kalender global, periode tersebut jatuh antara Juni hingga September 2025.

    29 Tahun Kompas.com, Jernih Melihat Dunia

    Percepatan Rilis untuk Perbaikan Citra

    Keputusan Samsung untuk mempercepat peluncuran One UI 8 bukan tanpa alasan. Rilis sebelumnya, One UI 7, sempat menuai banyak kritik karena berbagai masalah teknis. Mulai dari bug yang mengganggu performa hingga proses update yang berlarut-larut ke berbagai perangkat.

    Menurut laporan internal, kali ini Samsung ingin menghindari kesalahan yang sama. One UI 8 dikabarkan tidak akan membawa perubahan besar dalam hal desain atau fitur. Sebaliknya, fokus utama pembaruan ini adalah pada optimalisasi sistem dan peningkatan stabilitas.

    Strategi Baru: Beta Lebih Awal

    Untuk memastikan kualitas pembaruan, Samsung disebut akan meluncurkan versi beta One UI 8 pada akhir Mei 2025. Langkah ini lebih awal dibandingkan jadwal beta versi sebelumnya. Dengan periode pengujian yang lebih panjang, diharapkan masalah-masalah teknis bisa terdeteksi dan diperbaiki sebelum rilis stabil.

    Jika prediksi ini akurat, versi stabil One UI 8 kemungkinan besar akan mulai digulirkan antara Juli atau Agustus 2025. Sebuah timeline yang cukup ambisius mengingat Android 16 sendiri baru dijadwalkan rilis pada Juni 2025.

    Icon Kompascom+

    Prioritas Perangkat Flagship

    Sampai saat ini, Samsung belum merilis daftar resmi perangkat yang akan menerima pembaruan One UI 8. Namun berdasarkan pola sebelumnya, seri flagship seperti Galaxy S dan Galaxy Z diprediksi akan menjadi yang pertama mendapatkan update.

    Setelah perangkat flagship, giliran seri menengah seperti Galaxy A yang akan menerima pembaruan. Proses distribusi ini biasanya dilakukan bertahap, tergantung pada wilayah dan model perangkat. Bagi Anda pengguna seri flagship terbaru Samsung, bersiaplah untuk merasakan One UI 8 dalam waktu dekat.

    Dengan strategi baru ini, Samsung jelas ingin membuktikan bahwa mereka serius meningkatkan pengalaman pengguna. Setelah kegagalan One UI 7, semua mata kini tertuju pada bagaimana performa One UI 8 nantinya. Akankah Samsung berhasil memulihkan kepercayaan pengguna? Jawabannya akan segera kita ketahui.

  • Realme GT 7 Aston Martin Edition: Desain Eksklusif dan Performa Gahar

    Realme GT 7 Aston Martin Edition: Desain Eksklusif dan Performa Gahar

    Telko.id – Ada bocoran terbaru yang beredar bahwa Realme GT 7 akan berkolaborasi dengan tim Formula 1 Aston Martin, hadirkan Realme GT 7 Aston Martin Edition.

    Peluncuran globalnya dijadwalkan pada 27 Mei 2025, dan varian Dream Edition ini diprediksi akan menjadi pusat perhatian di pasar India.

    Realme, yang dikenal sebagai “flagship killer” dalam industri smartphone, tampaknya tidak main-main dengan seri GT 7.

    Setelah sukses dengan rilis di China, perusahaan kini siap memperluas jangkauan produk ini ke pasar global.

    Yang menarik, Realme GT 7 Dream Edition bukan sekadar smartphone biasa—ini adalah pernyataan gaya dan performa yang terinspirasi langsung dari dunia balap elit.

    Lantas, apa yang membuat edisi spesial ini begitu istimewa? Mari kita selami lebih dalam fitur-fitur yang ditawarkan oleh Realme GT 7, baik varian reguler maupun edisi kolaborasi yang mewah ini.

    Desain Eksklusif dengan Sentuhan Aston Martin

    Bocoran gambar kemasan Realme GT 7 Dream Edition yang beredar di Weibo memperlihatkan desain yang sangat berbeda dari varian biasa.

    Warna hijau khas Aston Martin mendominasi seluruh kemasan, dengan logo tim Formula 1 yang terpampang jelas.

    Sentuhan aksen perak pada branding memberikan kesan premium dan mewah yang konsisten dengan DNA Aston Martin.

    Meskipun Realme belum merilis detail spesifik tentang desain fisik perangkatnya, dapat diprediksi bahwa edisi spesial ini akan mengadopsi elemen-elemen desain ikonik Aston Martin.

    Mulai dari pola jala grill khas mobil sport hingga finishing material premium yang mungkin terinspirasi dari interior mewah kendaraan Aston Martin.

    Spesifikasi Gahar untuk Pengalaman Tanpa Kompromi

    Realme GT 7 versi global akan dibekali dengan chipset MediaTek Dimensity 9400e, sedikit berbeda dengan varian China yang menggunakan Dimensity 9400+.

    Perbedaan ini mungkin disesuaikan dengan kebutuhan pasar global, tetapi tetap menjanjikan performa tinggi yang menjadi ciri khas seri GT.

    Yang lebih mengesankan adalah kapasitas baterai raksasa 7.000 mAh yang mendukung pengisian daya super cepat 120 watt.

    Fitur reverse wired charging 7,5 watt juga tersedia, memungkinkan Anda menggunakan GT 7 sebagai power bank untuk perangkat lain. Kombinasi ini menjadikannya salah satu smartphone dengan daya tahan baterai terbaik di kelasnya.

    Sistem Kamera Profesional untuk Konten Kreatif

    Realme GT 7 tidak main-main dalam hal fotografi. Perangkat ini dilengkapi dengan sensor utama Sony IMX906 yang dijamin mampu menghasilkan gambar berkualitas tinggi dalam berbagai kondisi pencahayaan.

    Dukungan kamera ultra-wide 112 derajat memungkinkan Anda menangkap lebih banyak elemen dalam satu frame, sementara kamera depan 32 MP siap mendukung pembuatan konten video 4K hingga 120 fps.

    Bagi penggemar fotografi mobile, kombinasi hardware kamera ini ditambah dengan algoritma pemrosesan gambar terbaru dari Realme menjanjikan hasil yang memuaskan.

    Baik untuk kebutuhan profesional maupun sekadar berbagi di media sosial, GT 7 tampaknya siap menjadi andalan.

    Teknologi GT Boost untuk Pengalaman Gaming Tanpa Hambatan

    Salah satu fitur unggulan Realme GT 7 adalah teknologi GT Boost yang diklaim mampu menjaga stabilitas frame rate hingga 120fps di berbagai game populer seperti Mobile Legends: Bang Bang dan Honor of Kings.

    Teknologi berbasis prediksi frame-by-frame ini tidak hanya menjamin kelancaran gameplay, tetapi juga mengoptimalkan konsumsi daya sehingga baterai tidak cepat habis.

    Dengan semua keunggulan ini, apakah Realme GT 7 dan varian Dream Edition-nya akan menjadi “flagship killer” sejati di tahun 2025?

    Jawabannya mungkin terletak pada bagaimana Realme memposisikan harga produk ini di pasar global. Namun satu hal yang pasti: kolaborasi dengan Aston Martin telah memberikan nilai tambah eksklusivitas yang sulit ditandingi pesaing.

    Menjelang peluncuran resmi pada 27 Mei 2025, antisipasi terhadap Realme GT 7 terus meningkat.

    Baik untuk penggemar teknologi yang mengutamakan performa, maupun bagi mereka yang menyukai produk dengan sentuhan eksklusivitas merek mewah, GT 7 Dream Edition tampaknya siap memenuhi kedua kebutuhan tersebut dengan sempurna. (Icha)

  • vivo T4 Siap Dirilis: Baterai 7.300mAh dan Snapdragon 7s Gen 3

    vivo T4 Siap Dirilis: Baterai 7.300mAh dan Snapdragon 7s Gen 3

    Telko.id –  vivo meluncurkan seri T4, ponsel dengan baterai raksasa 7.300mAh yang siap menemani Anda seharian penuh.

    Diluncurkan di India pada 22 April 2025, perangkat ini bukan sekadar soal ketahanan baterai, tetapi juga membawa sejumlah fitur premium yang jarang ditemukan di segmen harganya.

    Seri T dari vivo memang dikenal menghadirkan spesifikasi tangguh dengan harga terjangkau.

    Sebelumnya, lini seperti vivo Y65 dan vivo Y53 telah membuktikan diri sebagai pilihan ekonomis tanpa mengorbankan performa.

    Kini, T4 hadir dengan klaim lebih ambisius: menjadi raja baterai di kelas mid-range.

    Lantas, apa saja keunggulan vivo T4 yang membuatnya layak diperhitungkan? Mari kita kupas tuntas.

    Baterai Monster dengan Teknologi Mutakhir

    vivo T4 announced with Snapdragon 7s Gen 3 and 7,300 mAh battery

    Dengan kapasitas 7.300mAh, vivo T4 memiliki salah satu baterai terbesar di pasaran saat ini.

    Yang mengejutkan, vivo berhasil memadatkannya dalam bodi setipis 7.89mm dengan bobot 199 gram—lebih ringan dari beberapa pesaing berkapasitas lebih kecil.

    Rahasianya terletak pada teknologi silicon-carbon anode generasi ketiga yang meningkatkan efisiensi penyimpanan energi.

    Fitur pengisian daya juga tak kalah mengesankan:

    • 90W FlashCharge: Isi ulang 50% dalam 19 menit
    • Bypass Charging: Mengalirkan daya langsung ke sistem saat gaming untuk mengurangi panas
    • Reverse charging 7.5W: Bisa jadi power bank darurat untuk perangkat lain

    Snapdragon 7s Gen 3: Performa Tanpa Kompromi

    vivo T4 announced with Snapdragon 7s Gen 3 and 7,300 mAh battery

    Di jantung vivo T4 berdetak Snapdragon 7s Gen 3, chipset 4nm yang menjanjikan efisiensi energi tinggi—pasangan ideal untuk baterai besar.

    Dikombinasikan dengan RAM hingga 12GB (dengan virtual RAM extension), perangkat ini mampu menangani multitasking berat dan gaming casual dengan lancar.

    Uji ketahanan fisik juga menjadi perhatian vivo. T4 telah lolos sertifikasi MIL-STD-810H untuk ketahanan terhadap guncangan dan suhu ekstrem, serta memiliki rating IP65 yang melindungi dari debu dan semprotan air.

    Layar AMOLED 120Hz: Jernih di Bawah Sinar Matahari

    vivo T4 announced with Snapdragon 7s Gen 3 and 7,300 mAh battery

    vivo melengkapi T4 dengan panel AMOLED 6.77 inci bertekstur melengkung yang menawarkan:

    • Resolusi FHD+ (2400×1080 piksel)
    • Refresh rate 120Hz untuk animasi lebih halus
    • Kecerahan lokal puncak 5.000 nits—terang cukup untuk penggunaan di bawah terik matahari
    • Pemindai sidik jari optik di bawah layar

    Untuk fotografi, kombinasi kamera 50MP (IMX882) + 2MP depth sensor di belakang dan kamera depan 32MP siap mengabadikan momen penting dengan detail memadai.

    Harga dan Ketersediaan

    vivo T4 tersedia dalam dua varian warna: Emerald Blaze (hijau metalik) dan Phantom Grey (abu-abu gelap). Berikut rincian harganya di India:

    • 8GB RAM + 256GB storage: INR 21,999 (~Rp4,3 juta)
    • 12GB RAM + 256GB storage: INR 25,999 (~Rp5,1 juta)

    Pre-order sudah dibuka sejak peluncuran, dengan penjualan resmi dimulai pada 29 April 2025. Untuk pasar Indonesia, vivo belum mengumumkan rencana distribusi, tetapi melihat kesuksesan vivo Y53i sebelumnya, kemungkinan besar T4 akan menyusul.

    Dengan kombinasi baterai raksasa, performa solid, dan fitur premium seperti layar AMOLED 120Hz, vivo T4 berpotensi menjadi penantang serius di segmen mid-range.

    Pertanyaan besarnya: apakah daya tawar ini cukup untuk menggeser dominasi merek-merek mapan? Waktu yang akan menjawab. (Icha)

  • Tahun 2024, Target Bangun BTS 4G BAKTI di Papua Semua Selesai

    Tahun 2024, Target Bangun BTS 4G BAKTI di Papua Semua Selesai

    Telko.id – Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Fadhilah Mathar menyatakan akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memenuhi target pembangunan 630 Base Transceiver Station (BTS) 4G di Papua.

    Menurutnya, BAKTI Kementerian Kominfo mengutamakan keamanan karyawan mitra penyedia pembangunan BTS 4G.

    “Kami berupaya memastikan para karyawan dan mitra penyedia BAKTI yang sedang berkegiatan di wilayah tersebut selamat dan terhindar dari risiko. Sumberdaya manusia merupakan aset yang paling berharga bagi kami sehingga setiap kali ada ancaman dan gangguan, karyawan dan mitra selalu menjadi perhatian kami detik demi detik,” jelasnya di Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

    BAKTI Kementerian Kominfo membangun hampir 5.000 BTS 4G di daerah 3T. Perangkat penyedia sinyal telekomunikasi itu terletak di 4.991 desa dalam 134 kabupaten dan 26 provinsi.

    Baca juga : Kominfo Bentuk Satgas untuk Tuntaskan Program BTS 4G BAKTI

    “Paling banyak dii Provinsi Papua yakni sebanyak 630 BTS 4G,  selanjutnya Papua Barat Daya sebanyak 596 BTS 4G dan Kalimantan Barat sebanyak 553 BTS 4G,” tutur Fadhilah.

    Menurutnya, Papua menjadi salah wilayah fokus sasaran Program Pembangunan BTS 4G BAKTI Kementerian Kominfo. Oleh karena itu, Dirut  Fadhilah Mathar berrap situasi Papua segera kembali aman dan damai dengan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

    “Dari pengalaman kami bekerja sama dengan masyarakat Papua kami yakin bahwa situasi yang memanas segera reda dan semua orang mendapat perlindungan penuh rasa kemanusiaan dari mereka,” jelasnya.

    Ketua Satuan Tugas BAKTI Kementerian Kominfo Sarwoto Atmosutarno menjelaskan pembangunan BTS 4G di daerah 3T, termasuk Papua dilakukan bekerja sama dengan pemerintah daerah.

    “Lahan itu 20 x 20 meter disediakan pemda makanya ada kerjasama Kominfo dengan Kemendagri. Jadi begitu kita bicara yang lahan itu, maka kita berbicara relokasinya dengan Kemendagri,” jelasnya.

    Menurut Sarwoto, Satgas BAKTI Kominfo juga telah menyarankan agar usulan pembangunan BTS 4G di daerah 3T bisa dilakukan secara bottom up.


    “Dengan begitu, para bupati di daerah 3T dapat mengajukan usulan pembangunan BTS 4G di wilayah kerjanya masing-masing,” ungkapnya.

    Ketua Satgas BAKTI Kominfo mengakui Pembangunan BTS 4G di wilayah Papua menghadapi kendala geografis. Menurutnya, pengiriman bahan untuk membangun BTS 4G menemui kendala transportasi untuk pengangkutan.

    “Memang ada kesulitan transportasi, nah ini mau diatasi bagaimana tim yang bekerja ini mau mengakses dan mengirimkan logistik ke sana,” ujarnya.

    Penyebaran penduduk yang tidak merata juga menjadi tantangan tersendiri pembangunan BTS 4G di wilayah Papua.

    “Dalam membangun BTS 4G dipertimbangkan jumlah populasi. Pembangunan bisa dilakukan kalau jumlah penduduk di suatu wilayah di atas 500 orang. Kemudian, kemampuan populasi. Apakah punya handphone? Kalau nggak ya untuk apa,” jelas Sarwoto.

    Ketua Satgas BAKTI Kominfo pun menegaskan, 630 BTS 4G yang belum selesai akan dirampungkan tahun 2024. Lantas, pada tahun 2025 seluruh BTS 4G sudah beroperasi penuh.

    “Termasuk juga proyek 30 ribu titik akses internet untuk sekolah, puskesmas, keamanan di daerah perbatasan. Kita punya polisi dan TNI yang bertugas di perbatasan yang memerlukan pendataan informasi,” tuturnya. (Icha)

  • Kominfo Janji Tuntaskan Pembangunan BTS 4G Tahun 2024 

    Kominfo Janji Tuntaskan Pembangunan BTS 4G Tahun 2024 

    Telko.id – Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menargetkan pembangunan 7.200 Base Tranceiver Station (BTS) 4G oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Kominfo di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) tuntas pada semester pertama Tahun 2024.

    “Tiga bulan mudah-mudahan kita bisa selesaikan yang di daerah kahar, khususnya di Papua,” ujarnya saat memberikan laporan kepada Presiden Joko Widodo dalam Peresmian Pengoperasian Sinyal BTS 4G BAKTI Kementerian Kominfo dan Pengoperasian Integrasi SATRIA-1 di Desa Bowom Baru Utara, Kecamatan Melonguane Timur, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Kamis (28/12/2023).

    Budi juga menegaskan ketersediaan konektivitas internet merupakan hak rakyat agar lebih mudah dalam memperoleh informasi. Oleh karena itu, Ia juga mengapresasi dukungan semua pihak yang ikut berperan dalam membantu percepatan pembangunan BTS 4G BAKTI Kominfo.

    “Kita harus berterima kasih kepada Kejaksaan Agung, BPKP, Kementerian Keuangan, yang sudah membantu proses percepatan pembangunan BTS BAKTI Kominfo,” ungkapnya.

    Baca juga : Presiden Apresiasi Penyelesaian Pembangunan 4.990 BTS 4G 

    Akhir tahun ini, BAKTI Kementerian Kominfo telah menyelesaikan pembangunan 4.990 BTS 4G. Sementara, pembangunan 630 BTS 4G yang tersisa akan dilakukan dengan kerja sama TNI dan Polri. 

    “Kita sama-sama membereskan pembangunan BTS yang di daerah Papua karena memang tantangan geografisnya dan juga hal-hal yang menyangkut lingkungan dan sebagainya memang menjadi tantangan tersendiri di Papua,” jelas Menkominfo.

    Presiden Joko Widodo melakukan peresmian pengoperasian BTS 4G BAKTI Kementerian Kominfo dan Integrasi SATRIA-1 dengan stasiun bumi.

    Saat meresmikan secara simbolis, Presiden Joko Widodo didampingi Menkominfo Budi Arie Setiadi, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut, dan Direktur Utama BAKTI Kementerian Kominfo Fadhilah Mathar.

    Acara juga dihadiri 960 orang penerima manfaat BTS 4G BAKTI Kementerian Kominfo secara daring. Presiden Joko Widodo juga menyapa dan berbincang melalui konferensi video bersama dua penerima manfaat yaitu Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia dan SMK Negeri 3 Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. (Icha)

  • 4.343 Site Sudah On-Air, Kominfo Segera Tuntaskan Target Bangun BTS 4G 

    4.343 Site Sudah On-Air, Kominfo Segera Tuntaskan Target Bangun BTS 4G 

    Telko.id – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan semua desa dapat terhubung dengan konektivitas digital pada tahun 2025 mendatang melalui BTS 4G.

    Direktur Utama BAKTI Kementerian Kominfo Fadhilah Mathar menyatakan target itu khusus untuk desa-desa yang sebelumnya tidak memiliki akses telekomunikasi dan layanan internet.

     “Kami harapkan sampai tahun 2025, seluruh desa berpemukiman di Indonesia itu sudah tercover teknologi seluler atau tersedia jaringan internet, bagaimana membawa negara ini menjadi lebih baik menuju Indonesia emas dengan pendekatan digitalisasi,” jelasnya  dalam Pertemuan dengan Media di Kantor BAKTI Kementerian Kominfo, di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. 

    BAKTI Kementerian Kominfo menyediakan akses Internet hingga pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G agar misi pemerataan konektivitas digital yang menjadi salah satu proyek prioritas nasional bisa dicapai.

    Baca juga : Gebrakan New BAKTI, Proyek Satelit HBS Senilai Rp.5,2 Triliun Diakhiri!

    Menurut Dirut BAKTI Kementerian Kominfo, hasil evaluasi bersama Satuan Tugas BAKTI Kominfo merumuskan ulang penyesuaian pembangunan BTS dari 7.904 menjadi 5.618 titik. 

    “Selain agar persoalan hukum semuanya clear dulu, berkurangnya titik pembangunan karena masuknya pihak swasta di beberapa wilayah 3T sesuai hasil survei Kementerian Kominfom” ungkapnya.

    Menurut Fadhilah, salah satu prinsip pembangunan infrastruktur digital oleh BAKTI Kementerian Kominfo adalah fokus pada  wilayah 3T atau daerah Universal Service Obligation (USO).

    “Yang dibangun oleh BAKTI adalah ketika swasta ada di sana, kami tidak masuk. Seiring waktu berjalan, beberapa daerah  ternyata bisa bertumbuh secara mandiri tanpa perlu ada intervensi dari pemerintah,” ungkapnya.

    4.343 Site BTS Sudah On-Air

    Direktur Infrastruktur BAKTI Kementerian Kominfo Danny Januar Ismawan menyatakan berdasarkan perencanaan awal jumlah desa yang belum terlayani layanan 4G sebanyak 12.548.

    “Jumlah terbagi menjadi dua. Penugasannya, 9.113 dibagun Pemerintah melalui BAKTI Kominfo di wilayah 3T, kemudian di wilayah non-3T ada 3.435 dilaksanakan oleh operator seluler melalui penugasan dari Kementerian Kominfo,” jelasnya.

    Menurut Danny, dari 9.113 titik, data final yang menjadi target pembangunan sebanyak 7.904 lokasi.

    “Jumlah itu, dalam perjalanannya, yang dikontrak oleh BAKTI di tahun 2021 total ada 5.618. Saat ini 4.343 sudah on-air, artinya perangkat elektroniknya sudah terinstal, tower-nya sudah berdiri, dan sudah melayani masyarakat,” ujarnya.

    Selain itu, ada juga tambahan 630 site yang siap dinyalakan, sehingga sudah ada potensi lebih dari 4.900 BTS yang bakal dimanfaatkan secara penuh, apabila proses hukum diselesaikan.

    “Sisanya saat ini ada total lebih dari 600 lokasi yang menurut kami perlu treatment khusus, yang sebagian besar ada di Indonesia timur, Papua, yang sebagian besar berada di wilayah yang bermasalah dari aspek keamanan,” tandas Danny.

    Oleh karena itu, BAKTI ke depannya akan menyelesaikan dengan penanganan yang lebih khusus dengan melibatkan dari TNI dan Polri. (Icha)

  • XL Axiata dan PAMA, Sediakan Jaringan Hybrid LTE di Area Tambang

    XL Axiata dan PAMA, Sediakan Jaringan Hybrid LTE di Area Tambang

    Telko.id – XL Axiata melalui XL Axiata Business Solutions menjalin kerja sama dengan PT Pamapersada Nusantara (PAMA).

    Kerjasama ini berupa penyediaan jaringan Hybrid LTE dan penggunaan perangkat CPE (Customer Premises Equipment) untuk armada tambang batu bara di Sanggatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

    Seremoni peluncuran “The First Hybrid LTE Network on Open Pit Mining & Go Live EWACSPRO” dihadiri oleh Vice President Director PT Pamapersada Nusantara, Hendra Hutean, Chief Operating Officer PT Kaltim Prima Coal, Muhammad Rudy, Chief Enterprise & SME XL Axiata, Feby Sallyanto, dan Director Huawei Indonesia, Jimmy Christanthio di Sangatta, Kalimantan Timur.

    ”Kami sangat senang bisa menjalin kerja sama strategis dengan PAMA. Berangkat dari visi dan misi yang sama, kami sebagai Preferred Integrated ICT Provider dengan layanan terintegrasi yang memiliki berbagai solusi untuk dapat membantu mewujudkan PAMA melakukan digitalisasi di industri tambang dengan membangun BTS dan menyediakan perangkat CPE untuk armada di area pertambangan,” kata Feby Sallyanto dalam pernyataan tertulisnya.

    Feby menambahkan, kerja sama ini berawal dari kebutuhan PAMA untuk implementasi teknologi digital yakni auto dispatch system (ADS) pada semua armada, dalam upaya utuk automasi, efisiensi dan kecepatan delivery (real time data) untuk proses evaluasi serta pengambilan keputusan terkait operasional tambang.

    Implementasi teknologi ini membutuhkan konektivitas private LTE yg disediakan oleh XL Axiata yang andal dan mudah di-maintenance dengan coverage full sehingga semua data bisa ditransmisikan secara real time ke server dan sebaliknya.

    “Tujuan sistem itu digunakan untuk membantu meningkatkan produktivitas dan utilisasi alat. Termasuk meningkatkan control safety di lapangan,” ujar Hendra Hutahean.

    Jadi, dapat meningkatkan efisiensi di tambang PT Pamapersada. PT Pamapersada Site KPC Coal Mining Project merupakan salah satu tambang besar.

    Pengaplikasian teknologi digital ini juga yang mendorong operasional dan memnjadi salah satu bukti komitmen manajemen PT Pamapersada dalam memenuhi target produksi dari customer.

    XL Axiata mendukung proses digitalisasi mining yang memang sudah menjadi rencana PAMA, di mana perusahaan ini ingin menjadi pionir dalam digitalisasi tambang. XL Axiata berkomitmen mendukung upaya pengembangan dan penerapan teknologi dan digitalisasi yang digagas PAMA.

    Selain itu, XL Axiata juga secara hybrid menyediakan jaringan internet publik untuk mendukung produktivitas para karyawan yang bekerja di area tambang.

    Untuk kebutuhan pemantauan (monitoring), PAMA mendapatkan dashboard yang bisa digunakan untuk memantau status perangkat, kesehatan jaringan, dan aktif atau tidak-nya CPE yang tersinkronisasi dengan Early Warning And Control System PRO (EWACSPRO), fleet management system milik PAMA.

    Semua perangkat jaringan yang XL Axiata sediakan ini juga sudah 5G ready. Dengan demikian, perangkat jaringan ini dapat diaktifkan untuk membantu semakin banyak lagi kebutuhan digital dari operasional tambang ke depannya.

    Dengan memanfaatkan perangkat jaringan dari XL Axiata ini, PAMA memungkinkan melakukan efisiensi dari sisi sumberdaya manusia. Selain itu ketersediaan jaringan Hybrid LTE Network ini juga memudahkan proses data logger juga fraud detection di mana semua data masuk yang masuk dalam sistem akan bisa dianalisia.

    PAMA merupakan kontraktor yang menyediakan jasa pertambangan yang komprehensif kepada pemilik tambang, sehingga dapat membantu mereka untuk memproduksi komoditas tambang guna memenuhi permintaan dalam dan luar negeri dengan menyediakan peralatan dan tenaga kerja untuk operasional penambangan.

    Dalam hal ini, PAMA bekerja sebagai kontraktor tambang di PT Kaltim Prima Coal (KPC) sejak tahun 2000, untuk melaksanakan pekerjaan pemindahan tanah penutup (overbuden), penambangan dan pengangkutan batu bara dengan kapasitas produksi mencapai 23 juta ton batu bara per tahun.

    KPC yang merupakan bagian dari PT Bumi Resources, Tbk adalah perusahaan yang bergerak dibidang penambangan dan pemasaran batu bara, berlokasi di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

    KPC mengoperasikan tambang batu bara terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 60 juta ton batu bara per tahun, dimana terdapat 2 blok area kerja penambangan yaitu Sanggata dan Bengalon. (Icha)