Kategori: 4G LTE

  • Migrasi 1219 BTS USO BAKTI Komdigi, Kini Ditangani Telkomsat

    Migrasi 1219 BTS USO BAKTI Komdigi, Kini Ditangani Telkomsat

    Telko.id – Proses migrasi Base Transceiver Station (BTS) Universal Service Obligation (USO) BAKTI Komdigi yang ditangani oleh Telkomsat sudah selesai. Sebanyak 1.219 lokasi BTS di seluruh Indonesia telah dipindahkan dari satelit lama ke satelit baru sejak pertengahan Januari hingga akhir Januari 2024.

    Plt. Direktur Infrastruktur BAKTI Komdigi, Darien Aldiano, menjelaskan migrasi dilakukan karena adanya perubahan kontrak dan lelang ulang. “Telkomsat berdasarkan hasil lelang, menjadi pelaksana migrasi. Proses ini mencakup perpindahan arah antena dari satelit lama ke satelit baru,” ujarnya.

    Migrasi BTS USO ini tidak semua nya mulus, ada yang menghadapi beberapa kendala di lapangan, termasuk masalah material yang rusak dan pengiriman yang lambat.

    Selain itu, persoalan lahan juga menjadi tantangan, terutama di beberapa lokasi seperti Konawi (Sulawesi Tenggara), Landak (Kalimantan Barat), Maluku, dan Nusa Tenggara.

    Kendala Lahan dan Material

    Darien menyebutkan, empat lokasi masih tertunda migrasinya. “Satu lokasi terkait masalah lahan hibah, di mana penghibah meminta ganti rugi. Sedangkan lokasi lain mengalami masalah daya listrik drop sehingga perlu penggantian baterai,” jelasnya. Target penyelesaian seluruh migrasi diharapkan selesai pada Juni 2024, kecuali untuk lokasi yang masih terkendala lahan.

    Content image for article: Migrasi BTS USO Kini Ditangani Telkomsat, 1219 Lokasi di Seluruh Indonesia

    Setelah migrasi selesai, BAKTI akan melakukan uji layanan untuk memastikan kualitas jaringan. “Kami juga berkoordinasi dengan Kementerian Komdigi untuk memastikan proses ini berjalan optimal,” tambah Darien.

    Perubahan Satelit dan Kapasitas Jaringan

    Migrasi ini melibatkan perpindahan dari satelit lama ke satelit baru seperti MP2, MP3, dan Upstar 5. Untuk BTS USO, kapasitas jaringan ditingkatkan menjadi 8 Mbps guna mendukung kebutuhan akses internet masyarakat di daerah terpencil.

    “Kalau yang sekolah dan perkantoran, akses internetnya gratis melalui kuota. Tapi untuk masyarakat umum, layanan ini berbayar,” jelas Darien. Ia menambahkan, meski kapasitas ditingkatkan, permintaan pengguna terus bertambah seiring dengan peningkatan penggunaan data.

    Proyek migrasi BTS USO ini sejalan dengan upaya pemerintah memperluas jaringan 4G LTE di daerah tertinggal, seperti yang juga dilakukan melalui proyek Palapa Ring dan inisiatif lainnya.

    Dengan rampungnya migrasi ini, diharapkan konektivitas digital di daerah-daerah terpencil semakin merata, mendukung program pemerataan infrastruktur digital nasional. (Icha)

  • Menkomdigi: Pembanguan Infrastruktur dan Edukasi Digital di NTT dan Malut Harus Sejalan

    Menkomdigi: Pembanguan Infrastruktur dan Edukasi Digital di NTT dan Malut Harus Sejalan

    Telko.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Meutya Hafid menekankan pentingnya edukasi digital yang berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur konektivitas. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Monitoring Konektivitas Digital secara daring yang digelar BAKTI Komdigi, Rabu (11/6/2025).

    Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Menkomdigi melalui platform Zoom Meeting ini melibatkan warga, perangkat desa, tenaga pendidik, serta petugas kesehatan dari 14 titik layanan publik di tiga provinsi prioritas pembangunan: Maluku Utara, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Dalam sambutannya, Meutya menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya evaluasi dan pemantauan pemanfaatan infrastruktur konektivitas digital yang telah dibangun pemerintah melalui Badan Layanan Umum BAKTI Kominfo.

    Menurut Fadhilah Mathar, Direktur Utama BAKTI Komidigi, sebanyak 27.858 lokasi publik kini telah terhubung dengan akses internet melalui kapasitas satelit SATRIA-1 dan 6.747 lokasi telah menerima sinyal seluler 4G.

    Peningkatan Kualitas Layanan Digital

    Sejak 2025, peningkatan kualitas layanan dilakukan melalui modernisasi jaringan transmisi dari VSAT ke microwave dan penyediaan komitmen Committed Information Rate (CIR) sebesar 8 Mbps per lokasi melalui kerja sama dengan Telkomsat.

    Hal ini juga berpengaruh pada peningkatan performansi yang bisa lihat dari parameter radio seperti latency dan penurunan packet loss

    Inisiatif ini diharapkan mampu menunjang produktivitas masyarakat setempat di bidang pendidikan, kesehatan, serta kewirausahaan digital.

    Content image for article: Menkominfo Tekankan Pentingnya Edukasi Digital Bersamaan Pembangunan Infrastruktur di NTT dan Malut

    “Kegiatan monitoring ini dilakukan secara reguler oleh BAKTI., sebelumnya telah dilakukan di Papua dan Aceh. Yang berbeda saat ini adalah lokasi-lokasi yang terhubung pada pertemuan kita ini adalah lokasi penyediaan sinyal seluler 4G yang sejak Februari 2025 kapasitasnya telah kita migrasikan menjadi 8 Mbps,” papar Fadhilah.

    Salah satu capaian penting lain yang juga dibahas dalam kegiatan ini adalah pemanfaatan satelit SATRIA-1 dengan kapasitas 150 Gbps, yang kini telah melayani ribuan titik layanan publik. Pemerataan akses ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun fondasi digital yang merata di seluruh Indonesia.

    Dampak Positif bagi Masyarakat

    Gubernur Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyatakan digitalisasi sangat penting dalam mendukung program One Village One Product (OVOP).

    “Dengan digitalisasi, akses ke pasar dan e-commerce menjadi lebih mudah, sehingga produk-produk unggulan dari NTT bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” tuturnya.

    Sementara itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan konektivitas telah meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan.

    “Kami menghadapi kesulitan mencari tenaga pendidik di wilayah kami, namun kini anak-anak bisa belajar secara daring. Dalam bidang kesehatan, konektivitas memungkinkan kami melakukan telekonsultasi jarak jauh,” jelasnya.

    Perwakilan masyarakat dari berbagai daerah juga memberikan testimoni positif. Kepala Sekolah SD Inpres 9 Halmahera Barat, Nurul, mengungkapkan kehadiran BAKTI Aksi sangat membantu kegiatan belajar mengajar. “Para guru kini dapat mengikuti webinar secara online dengan lancar,” ujarnya.

    Kapten Arhanud Kasman Effendi dari pos perbatasan RI-Timor Leste menambahkan, “Masyarakat juga mendatangi pos untuk menikmati fasilitas layanan akses internet ini.”

    Menkomdigi Meutya Hafid menutup pertemuan dengan pesan penting. “Pembangunan infrastruktur harus turut berbarengan dengan edukasi. Transformasi digital tidak mungkin terjadi tanpa konektivitas yang baik.”

    “Ini memang menantang karena Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas, dengan lebih dari 13.000 kepulauan juga penduduk salah satu terbesar di dunia. Jadi kita tetap membutuhkan waktu untuk membangun serta melakukan edukasi. Pembangunan infrastruktur harus turun berbarengan dengan edukasi,” tutup Menkomdigi.

    Untuk Provinsi NTT, BAKTI Komdigi telah menggelar 584 titik BTS 4G dan USO serta 2.691 titik layanan akses internet gratis. Sementara di Maluku Utara, terdapat 497 titik BTS 4G dan USO serta 687 titik layanan akses internet gratis. (Icha)

  • Pemerintah Optimis Target Internet 100 Mbps di 2029 Bisa Tercapai, Ini Strateginya!

    Pemerintah Optimis Target Internet 100 Mbps di 2029 Bisa Tercapai, Ini Strateginya!

    Telko.id – Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) optimis bahwa program kecepatan internet mobile broadband 100 Mbps pada 2029 bakal tercapai. Target ambisius ini bukan sekadar angka—ini adalah fondasi untuk lompatan ekonomi digital negeri ini.

    Dalam RPJMN 2025-2029, pemerintah memasukkan peningkatan kecepatan internet sebagai prioritas nasional. Arief Tri Hardiyanto, Inspektur Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, menjelaskan bahwa pencapaian target ini memerlukan transformasi infrastruktur dan regulasi secara menyeluruh. “Kami tak hanya membangun menara BTS, tapi ekosistem digital yang sehat,” tegasnya.

    Lantas, bagaimana strategi konkret untuk mewujudkan mimpi besar ini? Dan apa saja rintangan yang harus dihadapi?

    Trifecta Teknologi: Fiber Optic, Microwave, dan Satelit

    Pemerintah akan mengadopsi pendekatan multi-teknologi untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Fiber Optic (FO) menjadi tulang punggung utama karena kecepatan transmisi datanya yang superior. “Fiberisasi melalui FO adalah prioritas, terutama untuk backhaul jaringan,” jelas Arief. Teknologi microwave dan satelit akan melengkapi untuk daerah terpencil yang sulit dijangkau kabel.

    internet 100 Mbps

    Optimalisasi ini sejalan dengan upaya global. Seperti dikutip dalam pengalaman ISP Australia, kombinasi teknologi terbukti efektif mencapai kecepatan tinggi. Namun, tantangan geografis Indonesia jauh lebih kompleks.

    Lelang Frekuensi: Membuka Jalur Data Lebih Lebar

    Pemerintah pun menyiapkan serangkaian lelang frekuensi untuk memperluas kapasitas jaringan. Spektrum 1,4 GHz akan menjadi pembuka, diikuti 700 MHz, 2,6 GHz, dan puncaknya di 26 GHz. “Setiap pita frekuensi punya karakteristik unik,” ujar Arief. “2,6 GHz ideal untuk urban, sementara 700 MHz menjangkau pedesaan.”

    Proses ini tidak tanpa kontroversi. Seperti dibahas dalam analisis lelang frekuensi 1,4 GHz, penetapan harga dan mekanisme lelang sering menjadi perdebatan. Apalagi dengan rencana simultan lelang 700 MHz dan 26 GHz yang sedang disiapkan.

    Kolaborasi Kunci: Regulator, Operator, dan Masyarakat

    “Tak ada satu pihak pun yang bisa bekerja sendiri,” tegas Arief. Pemerintah berperan sebagai regulator yang menciptakan iklim kondusif. Operator seluler bertugas membangun infrastruktur, sementara masyarakat perlu mendukung melalui adopsi teknologi.

    Konsep berbagi infrastruktur menjadi solusi efisiensi. Menara BTS yang sudah dibangun suatu operator bisa digunakan bersama jika ada kapasitas menganggur. Praktik ini sudah berjalan di beberapa wilayah dan terbukti menekan biaya operasional.

    Regulatory Cost: Durian Berduri Pembangunan Digital

    Biaya regulasi memang masih menjadi ganjalan utama. “Ini menyangkut penerimaan negara,” ujar Arief. Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang berdialog intens dengan Kementerian Keuangan dan DPR untuk mencari formula win-win solution.

    Masalah ini kompleks karena menyangkut keseimbangan antara investasi operator dan kewajiban fiskal negara. Solusinya mungkin terletak pada insentif jangka pendek untuk percepatan pembangunan infrastruktur.

    Di tengah semua tantangan, pemerintah tetap optimis dengan kombinasi strategi teknologi, alokasi frekuensi, dan kolaborasi multipihak, target 100 Mbps bukanlah mimpi di siang bolong—tapi pijakan menuju Indonesia Digital 2045. (Icha)

  • Tengok, Layanan Akses Internet BAKTI Komdigi di SD Inpres 9, Jailolo, Halmahera Barat

    Tengok, Layanan Akses Internet BAKTI Komdigi di SD Inpres 9, Jailolo, Halmahera Barat

    Maluku Utara, Telko.id – Layanan akses internet BAKTI Komdigi kini hadir di SD Inpres 9, Jailolo Halmahera Barat, Maluku Utara yang diberikan secara gratis. Fasilitas ini telah beroperasi sejak Januari 2025 setelah sekolah mengajukan permohonan pada Juli 2024.

    Inspektur Jendral Kementerian Komunikasi dan Digital, Arief Tri Hardiyanto, mengunjungi lokasi SD Inpres 9 ini untuk melakukan Uji Pemanfaatan Layanan Infrastruktur BTS USO. Di sekolah ini, akses internet nya menggunakan Satelit Satria-1 milik BAKTI Komdigi.

    “Adanya layanan akses internet BAKTI di SD Inpres ini tidak hanya bermanfaat bagi sekolah maupun para guru-guru, tapi juga untuk masyarakat sekitar,” ujar Arief menjelaskan.

    Layanan Internet BAKTI Komdigi

    “Karena ada dua akses poin, yang satu berada di dalam sekolag dan satu lagi berada di luar. Jadi setelah jam sekolah, layanan akses internet itu bisa dipakai oleh masyarakat,” ujar Arief menambahkan.

    Content image for article: Layanan Internet BAKTI Komdigi di Jailolo Bantu SD Inpres 9 Halmahera Barat

    Nurul A. Umasangaji, Kepala Sekolah SD Inpres 9 Halmahera Barat

    Manfaat Layanan BAKTI untuk Pendidikan

    Layanan BAKTI memberikan beberapa manfaat konkret bagi sekolah:

    Content image for article: Layanan Internet BAKTI Komdigi di Jailolo Bantu SD Inpres 9 Halmahera Barat
    • Administrasi Online: Sekolah kini bisa menyelesaikan Pengelolaan Kinerja Guru (PMM) tanpa harus mengerjakan di rumah.
    • Pelatihan Guru: Akses internet memungkinkan guru mengikuti workshop dan webinar untuk meningkatkan kompetensi.
    • Dukungan Masyarakat: Titik akses internet juga dibuka untuk masyarakat setelah jam sekolah.

    Nurul A. Umasangaji, Kepala Sekolah SD Inpres 9 Halmahera Barat, mengungkapkan bahwa layanan ini sangat membantu proses administrasi sekolah. “Kami bisa melaporkan dokumen ke pusat dengan lebih mudah,” ujarnya.

    “Selain itu, guru-guru juga memanfaatkan internet untuk mengikuti pelatihan online,” sahut Nurul menambahkan.

    Harapan dan Tantangan ke Depan

    Meski sudah memberikan manfaat, masih ada tantangan yang dihadapi. Di Halmahera Barat, jumlah titik akses internet masih kurang dan dengan berjalannya waktu akan terus ditambah.

    Saat ini di Halmahera Barat sudah ada 84 titik sekolah terpasang akses layanan internet BAKTI Komdigi ini. sebanyak 27 titik sudah ada sejak 2024 lalu, dan pada 2025 ini bertambah 58 titik.

    Bagi daerah-daerah lain yang ingin mendapatkan akses internet itu, pemerintah daerah dapat telah mengajukan permohonan tambahan melalui aplikasi PASTI (Permohonan Akses Telekomunikasi dan Informasi) milik BAKTI Komdigi.

    Content image for article: Layanan Internet BAKTI Komdigi di Jailolo Bantu SD Inpres 9 Halmahera Barat

    Bagi BAKTI Sendiri, layanan akses internet di Halmahera Barat ini terlayani dengan menggunakan BTS USO dan ada juga yang menggunakan satelit yang bekerjasama dengan Telkomsat.

    BTS BAKTI yang melayani di wilayah Halmahera Barat ini sebanyak 61 BTS dengan rincian 41 BTS 4G yang notabene adalah BMN dan BTS USO sebanyak 20.

    Progam MBG di SD Inpres 9 Jailolo

    Bersamaan dengan kunjungan ini, Inspektur Jendral Kementerian Komunikasi dan Digital, Arief Tri Hardiyanto, meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang sekolah Inpres 9 ini juga sebagai penerima dari program pemerintah.

    Ini merupakan salah bentuk dari BAKTI Komdigi mendukung program Makan Bergizi Gratis, dimana lewat program ini, pemerintah berharap angka stunting dan gizi buruk di Indonesia dapat ditekan secara signifikan.

    Lebih jauh, program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menyiapkan generasi unggul menyambut Indonesia Emas 2045. (Icha)

  • Samsung Galaxy Z Fold7 Ultra Bocoran Resmi: Lebih Tipis, Kamera Lebih Gahar!

    Samsung Galaxy Z Fold7 Ultra Bocoran Resmi: Lebih Tipis, Kamera Lebih Gahar!

    Telko.id – Pernahkah Anda membayangkan sebuah smartphone lipat yang tidak hanya futuristik, tetapi juga setipis kertas dan berkamera setara DSLR? Mimpi itu mungkin segera menjadi kenyataan. Samsung baru saja merilis teaser resmi pertama untuk Galaxy Z Fold7 Ultra, mengkonfirmasi rumor yang telah beredar selama berbulan-bulan.

    Ini bukan sekadar iterasi biasa. Z Fold7 Ultra diproyeksikan sebagai jawaban Samsung terhadap kompetisi ketat di pasar smartphone lipat premium, terutama dari vivo dengan X Fold3 Pro yang telah lebih dulu memukau.

    Menariknya, Ultra sebenarnya sudah direncanakan untuk generasi Z Fold6 tahun lalu, tetapi akhirnya diwujudkan dalam bentuk Special Edition terbatas untuk pasar Korea Selatan dan China.

    Dari teaser yang dirilis, satu hal langsung mencolok: desainnya yang ramping. Pertanyaannya sekarang, seberapa tipis sebenarnya? Dan apakah Samsung bisa mempertahankan daya tahan baterai dengan form factor yang semakin slim ini?

    Revolusi Ketipisan yang Tak Terduga

    Z Fold7 Ultra dipastikan akan lebih tipis dari pendahulunya. Bandingkan saja: Z Fold6 memiliki ketebalan 5.6mm saat terbuka, sementara Special Edition/W25 yang dirilis Oktober lalu sudah mencapai 4.9mm. Jika mengikuti tren ini, bukan tidak mungkin Ultra akan menembus angka 4.5mm atau bahkan lebih tipis.

    Namun, ketipisan ekstrem selalu datang dengan trade-off. Pertanyaannya adalah, komponen apa yang dikorbankan Samsung? Mengingat seri Fold sebelumnya sudah mengadopsi baterai dual-cell, mungkin inovasi akan datang dari material hinge baru atau pengurangan lapisan layar.

    Kamera Flagship dalam Bodi Lipat

    Samsung dengan berani mengklaim Z Fold7 Ultra akan memiliki “best-in-class camera”. Klaim besar untuk segmen yang biasanya mengorbankan kualitas kamera demi form factor lipat. Apalagi vivo sudah lebih dulu menaikkan standar dengan X Fold3 Pro yang memiliki sistem kamera sangat kompeten.

    Spesifikasi kamera rumor Galaxy Z Fold7 Ultra ini belum terungkap, tetapi mengacu pada Special Edition yang memiliki sensor 200MP, kemungkinan besar Ultra akan mempertahankan atau bahkan meningkatkan resolusi ini.

    Yang lebih penting adalah bagaimana Samsung mengoptimalkan software processing untuk hasil akhir yang lebih baik.

    Strategi Peluncuran yang Matang

    Z Fold7 Ultra akan meluncur bersama varian reguler Z Fold7 dan Z Flip7 (termasuk edisi FE) dalam event khusus di New York awal Juli. Ini menunjukkan keseriusan Samsung dalam merangkul pasar global, berbeda dengan Special Edition yang hanya tersedia terbatas.

    Menarik untuk dilihat apakah Samsung akan mempertahankan strategi harga premium seperti generasi pertama Fold, atau justru menawarkan harga lebih kompetitif mengingat persaingan yang semakin ketat.

    Dengan semua spekulasi ini, satu hal yang pasti: pertarungan di pasar smartphone lipat premium tahun ini akan semakin sengit. Dan Samsung tampaknya tidak mau hanya menjadi penonton. (Icha)

  • Vivo X Fold 5 Bocoran: Ponsel Lipat Teringan di Dunia?

    Vivo X Fold 5 Bocoran: Ponsel Lipat Teringan di Dunia?

    Telko.id – Vivo X Fold 5, mengklaim akan memecahkan rekor sebagai ponsel lipat teringan di dunia. Bocoran terbaru dari Tiongkok menunjukkan, perangkat ini akan menjadi lompatan signifikan dari pendahulunya, Vivo X Fold.

    Han Boxiao, Product Manager Vivo China, baru-baru ini merilis video teaser yang mengungkap desain X Fold 5. Video tersebut diakhiri dengan klaim mengejutkan: “Rekor baru ketipisan dan keringanan di dunia ponsel lipat.”

    Ini bukan sekadar jargon marketing—data dari XpertPick mengonfirmasi bahwa X Fold 5 hanya berbobot 209 gram, 10 gram lebih ringan dari X Fold 3 (219 gram).

    Lalu, bagaimana Vivo berhasil menciptakan ponsel lipat yang semakin ringan tanpa mengorbankan performa? Mari kita selidiki lebih dalam.

    Desain Ultra-Ringan dengan Performa Tangguh

    Vivo X Fold 5 dikabarkan memiliki ketebalan 4.3mm saat dibuka dan 9.33mm saat dilipat. Meski tidak lebih tipis dari pesaing seperti Oppo Find N5 (4.2mm saat dibuka), bobot 209 gram ini menjadikannya kandidat kuat untuk gelar “ponsel lipat teringan”.

    Sebagai perbandingan, Samsung Trifold yang masih dalam tahap rumor diperkirakan memiliki bobot di atas 230 gram.

    Uniknya, pengurangan berat ini tidak disertai kompromi pada chipset. X Fold 5 diprediksi menggunakan Snapdragon 8 Gen 3, lebih mutakhir daripada Find N5 yang menggunakan versi 7-core Snapdragon 8 Elite. Ini berarti Vivo berhasil menyeimbangkan faktor bentuk ringan dengan kekuatan pemrosesan tinggi.

    Persaingan Ketat di Pasar Ponsel Lipat

    Honor Magic V5 yang akan dirilis bulan ini dikabarkan bisa merebut gelar “ponsel lipat tertipis” dengan ketebalan 8mm saat dilipat.

    Namun, dengan bobot yang lebih ringan dan chipset unggulan, X Fold 5 berpotensi menawarkan nilai lebih—terutama jika harganya lebih terjangkau seperti spekulasi yang beredar.

    Menurut Digital Chat Station, Vivo akan meluncurkan X Fold 5 di China pada Juni ini, bersama Vivo Pad 5e tablet dan TWS Air 3 Pro.

    Untuk pasar global, perangkat ini diperkirakan tersedia awal Juli—tepat waktu untuk bersaing dengan seri Vivo X lainnya yang mengunggulkan fotografi.

    Dengan strategi ini, Vivo sepertinya ingin menguasai berbagai segmen pasar—dari ponsel lipat premium hingga perangkat pendukung ekosistem. Pertanyaannya: akankah X Fold 5 menjadi game-changer yang ditunggu penggemar teknologi? (Icha)

  • Infinix Smart 10 Bocor: HP Murah dengan Layar 120Hz dan Baterai Gahar

    Infinix Smart 10 Bocor: HP Murah dengan Layar 120Hz dan Baterai Gahar

    Telko.id – Infinix sedang mempersiapkan Smart 10 dengan spesifikasi yang mengejutkan untuk segmennya, perangkat ini siap menggebrak pasar dengan layar 120Hz dan baterai besar.

    Infinix memang dikenal sebagai brand yang piawai menghadirkan fitur premium di kelas terjangkau. Setelah sukses dengan seri Smart 5 yang mengusung Android Go Edition, kini mereka kembali dengan generasi penerus yang lebih matang.

    Di tengah maraknya smartphone 5G, pilihan untuk tetap mengandalkan jaringan 4G justru bisa menjadi strategi cerdas untuk menekan harga.

    Berdasarkan leak terbaru, Smart 10 akan menjadi paket komplit untuk pengguna yang mengutamakan value for money. Mari kita kupas lebih dalam apa yang ditawarkan perangkat ini.

    Spesifikasi yang Mengejutkan untuk Kelas Entry-Level

    Bocoran dari sumber terpercaya mengungkap, Infinix Smart 10 akan dibekali layar LCD 6,67 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120Hz.

    Angka ini cukup mengejutkan mengingat kebanyakan smartphone di kelasnya masih bertahan di 60Hz. Dengan refresh rate tinggi, pengalaman scrolling dan gaming akan terasa lebih smooth.

    Dapur pacunya mengandalkan chipset Unisoc T615 yang dipadukan dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 256GB.

    Kombinasi ini cukup untuk menjalankan aplikasi sehari-hari dengan lancar, terutama karena perangkat ini akan menjalankan Android 15 Go Edition yang lebih ringan.

    Baterai Besar dengan Charging Standar

    Salah satu highlight utama Smart 10 adalah baterai berkapasitas 5.000 mAh. Dengan kapasitas sebesar ini, perangkat bisa bertahan seharian penuh bahkan dengan penggunaan intensif.

    Sayangnya, dukungan charging masih terbatas pada 10W, yang berarti waktu pengisian daya akan relatif lebih lama dibandingkan smartphone dengan fast charging.

    Di sektor kamera, Infinix memasang setup dual kamera belakang (8MP + 2MP) dan kamera selfie 8MP. Meski tidak spektakuler, konfigurasi ini sudah memadai untuk kebutuhan fotografi kasual.

    Fitur tambahan seperti dual speaker dan jack audio 3.5mm menjadi nilai plus yang semakin melengkapi paket komplit ini.

    Strategi Pasar yang Cerdas

    Dengan mempertahankan jaringan 4G dan mengoptimalkan Android Go Edition, Infinix tampaknya ingin menawarkan smartphone yang benar-benar terjangkau tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.

    Pendekatan ini mirip dengan yang mereka lakukan pada Smart 5, tapi dengan peningkatan signifikan di berbagai aspek.

    Belum ada informasi resmi mengenai harga, tapi melihat spesifikasinya, Smart 10 diprediksi akan diposisikan sebagai salah satu smartphone paling menarik di kelas entry-level.

    Saat kompetitor fokus pada 5G, Infinix justru memilih untuk memperkuat dasar-dasar pengalaman pengguna dengan layar smooth, baterai tahan lama, dan performa yang memadai.

    Jika bocoran ini akurat, Infinix Smart 10 bisa menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari smartphone murah tapi tidak mau berkompromi pada pengalaman dasar.

    Dengan peluncuran yang dikabungkan akan segera terjadi, kita tinggal menunggu konfirmasi resmi dari Infinix. (Icha)

  • Realme C71 Resmi Dirilis: Baterai 6.300 mAh dan Layar 120Hz dengan Harga Terjangkau

    Realme C71 Resmi Dirilis: Baterai 6.300 mAh dan Layar 120Hz dengan Harga Terjangkau

    Telko.id – Realme bakal meluncur kan Realme C71 dengan baterai raksasa dan layar smooth 120Hz di bawah Rp2,5 juta. Tak hanya itu, spesifikasi nya pun yang biasanya hanya ditemukan di ponsel kelas menengah.

    Realme terus menunjukkan dominasinya di segmen entry-level dengan seri C yang konsisten menghadirkan fitur premium dengan harga bersahabat.

    Setelah sukses dengan Realme C73, kini giliran Realme C71 yang menggebrak pasar dengan kombinasi baterai besar dan performa tangguh.

    Realme C71 bukan sekadar upgrade minor. Ponsel ini membawa lompatan signifikan dibanding pendahulunya, terutama dalam hal kapasitas baterai dan pengalaman layar. Mari kita kupas lebih dalam apa yang ditawarkan smartphone terbaru ini.

    Spesifikasi Realme C71: Daya Tahan Ekstra dengan Performa Mumpuni

    Realme C71 datang dengan layar LCD 6,67 inci beresolusi 720×1604 piksel yang mendukung refresh rate 120Hz. Dengan kecerahan puncak 725-nit, layar ini tetap nyaman dilihat di bawah terik matahari. Chipset Unisoc T7250 menjadi otaknya, didukung RAM 4GB/6GB dan penyimpanan internal 128GB.

    Realme C71 launches with 6,300 mAh battery

    Yang paling mencolok adalah baterai 6.300 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W SuperVOOC. Untuk kamera, Realme C71 mengandalkan setup 50MP di belakang dan kamera selfie 5MP. Meski hanya mendukung jaringan 4G, ponsel ini sudah dilengkapi NFC, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.2, dan speaker berdaya tinggi.

    Desain dan Ketangguhan: Tipis tapi Kuat

    Dengan ketebalan hanya 7,79 mm dan berat 196 gram, Realme C71 menawarkan desain yang ramping untuk ukuran ponsel berkapasitas baterai besar.

    Yang lebih mengesankan, perangkat ini telah mendapatkan sertifikasi MIL-STD-810H, artinya mampu bertahan dari jatuh dari ketinggian 1,5 meter.

    Fitur keamanan fisik dilengkapi dengan pemindai sidik jari samping yang terintegrasi dengan tombol power. Dari segi sistem operasi, perangkat ini langsung mengusung Android 15 dengan lapisan Realme UI di atasnya.

    Harga dan Ketersediaan: Nilai Terbaik di Kelasnya

    Perangkat ini dibanderol dengan harga resmi VND 3.990.000 (sekitar Rp2,5 juta), tetapi beberapa retailer menawarkan harga promosi VND 3.790.000 (sekitar Rp2,4 juta). Jika mengikuti pola rilis sebelumnya, sangat mungkin Realme akan membawa nya ke pasar Indonesia dalam waktu dekat.

    Dengan kombinasi baterai besar, layar high refresh rate, dan performa yang memadai untuk penggunaan sehari-hari, Realme C71 berpotensi menjadi salah satu ponsel entry-level terbaik tahun ini. Tertarik untuk mencoba? (Icha)

  • Honor Magic6 Dapat Pembaruan MagicOS 9 dengan Fitur AI dan Gaming Canggih

    Honor Magic6 Dapat Pembaruan MagicOS 9 dengan Fitur AI dan Gaming Canggih

    Telko.id – Honor baru saja merilis pembaruan firmware terbaru untuk seri Honor Magic6, yaitu MagicOS versi 9.0.0.175.

    Pembaruan ini bukan sekadar perbaikan bug biasa, melainkan membawa sejumlah fitur baru yang mengandalkan kecerdasan buatan (AI) dan peningkatan performa gaming.

    MagicOS 9 sebenarnya sudah dirilis beberapa bulan lalu, namun pembaruan kali ini lebih fokus pada penambahan fitur.

    Salah satu yang paling mencolok adalah kehadiran Phantom Engine, teknologi yang sebelumnya diperkenalkan di seri Honor GT.

    Fitur ini dirancang untuk memprediksi frame berat dalam game—frame yang membutuhkan waktu render lebih lama—dan mengalokasikan sumber daya lebih banyak untuk merendernya. Hasilnya? Pengalaman gaming yang lebih mulus dengan stutter yang berkurang.

    Phantom Engine: Solusi Gaming Tanpa Lag

    Phantom Engine tidak hanya sekadar jargon marketing. Teknologi ini sudah dioptimalkan untuk game-game populer seperti Genshin Impact, Honor of Kings, Honkai: Star Rail, dan Zenless Zone Zero.

    Dengan memprediksi frame berat, sistem akan mengalokasikan lebih banyak daya CPU dan GPU untuk memastikan rendering berjalan lancar. Namun, ada trade-off yang perlu diperhatikan: penggunaan daya yang lebih tinggi dan potensi peningkatan suhu perangkat.

    Bagi Anda yang gemar gaming, fitur ini bisa menjadi alasan kuat untuk segera mengunduh pembaruan ini. Namun, pastikan Anda memantau suhu perangkat, terutama saat bermain dalam durasi panjang.

    AI-Powered Photo Editing: Hilangkan Refleksi dan Kerutan dengan Mudah

    Selain peningkatan performa gaming, pembaruan ini juga membawa alat edit foto berbasis AI yang lebih canggih.

    Salah satu fitur unggulannya adalah kemampuan menghilangkan refleksi dan kerutan dalam foto. Bayangkan Anda mengambil foto melalui jendela dan hasilnya penuh pantulan cahaya—kini Anda bisa memperbaikinya dengan beberapa ketukan.

    Fitur Lain yang Tak Kalah Menarik

    Pembaruan MagicOS 9.0.0.175 juga mencakup beberapa peningkatan kecil namun signifikan:

    • Alarm Floating Window: Kini Anda bisa mengatur alarm untuk waktu dan tanggal tertentu dalam jendela mengambang.
    • Optimasi Screen Recording & Screenshot: Proses merekam layar dan mengambil tangkapan layar menjadi lebih cepat dan efisien.
    • Kustomisasi Lockscreen Tambahan: Lebih banyak opsi untuk mempersonalisasi tampilan lockscreen.
    • Blokir Panggilan Regional: Fitur ini membantu mengurangi spam call dari nomor-nomor tertentu.

    Sebelumnya, pada April lalu, Honor juga merilis pembaruan MagicOS 9.0.0.169 yang membawa peningkatan kamera, dukungan Android Auto, dan fitur Wi-Fi baru.

    Rupanya, Honor terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna seri Magic6.

    Lantas, kapan fitur-fitur ini akan menyasar perangkat lain seperti Honor 90? Sayangnya, belum ada konfirmasi resmi. Namun, melihat track record Honor yang kerap membawa pembaruan ke seri sebelumnya, harapan tetap ada. (Icha)

  • Infinix GT 30 Pro: Smartphone Gaming dengan Performa Ultimate dan Desain Futuristik

    Infinix GT 30 Pro: Smartphone Gaming dengan Performa Ultimate dan Desain Futuristik

    Telko.id – Infinix meluncurkan GT 30 Pro, perangkat yang menggabungkan performa tinggi, desain mecha yang agresif, dan fitur khusus gamers.

    Dengan chipset MediaTek Dimensity 8350 Ultimate dan layar 144Hz, ponsel ini siap menjadi senjata baru bagi para pecinta game mobile.

    Infinix, yang dikenal dengan produk-produknya yang terjangkau namun berkualitas, kali ini menargetkan segmen gaming dengan serius.

    GT 30 Pro bukan sekadar upgrade dari seri sebelumnya, melainkan lompatan besar dalam hal teknologi dan pengalaman pengguna.

    Bagaimana ponsel ini bisa menjadi pesaing tangguh di pasar smartphone gaming? Mari kita telusuri lebih dalam.

    Dari segi harga, Infinix GT 30 Pro ditawarkan dengan banderol MYR 1,299 (sekitar Rp4,6 juta) untuk varian 12/256GB dan MYR 1,499 (sekitar Rp5,3 juta) untuk versi 12/512GB.

    Bandingkan dengan kompetitor seperti realme GT 6 atau nubia Neo 3 Series, dan Anda akan melihat bahwa Infinix menawarkan spesifikasi yang kompetitif dengan harga lebih terjangkau.

    Desain Cyber Mecha yang Memukau

    Infinix GT 30 Pro mengusung Cyber Mecha Design 2.0 dengan garis-garis agresif di bagian belakang dan lampu RGB yang menambah kesan futuristik.

    Tersedia dalam tiga pilihan warna – Blade White, Shadow Ash, dan Dark Flare – ponsel ini jelas dirancang untuk menarik perhatian.

    Desain ini tidak hanya tentang estetika, tetapi juga fungsionalitas, dengan material yang tahan guncangan dan genggaman yang nyaman untuk sesi gaming panjang.

    Infinix GT 30 Pro unveiled with Dimensity 8350 Ultimate, 144Hz screen and GT triggers

    Layar 144Hz dan Performa Tanpa Kompromi

    Layar 6,78 inci LTPS AMOLED dengan refresh rate 144Hz menjadi salah satu fitur unggulan GT 30 Pro.

    Dengan resolusi FHD+, kecerahan puncak 1.600 nits, dan proteksi Gorilla Glass 7i, layar ini menjamin pengalaman visual yang mulus dan tajam.

    Ditambah dengan chipset Dimensity 8350 Ultimate dan RAM LPDDR5X, ponsel ini mampu menangani game berat seperti Genshin Impact atau Call of Duty Mobile tanpa lag.

    Fitur Khusus Gamers

    Infinix GT 30 Pro memperkenalkan dual capacitive shoulder GT triggers, sebuah terobosan baru bagi Infinix.

    Tombol ini memberikan input dengan latensi rendah dan dapat di-remap untuk berbagai fungsi dalam game. Fitur bypass charging memungkinkan Anda bermain sambil mengisi daya tanpa khawatir baterai cepat panas.

    Dengan baterai 5.500 mAh (5.200 mAh di beberapa wilayah) dan dukungan pengisian cepat 45W wired serta 30W wireless, ponsel ini siap menemani marathon gaming Anda.

    Kamera dan AI Tools

    Meski fokus pada gaming, GT 30 Pro tidak mengabaikan aspek fotografi. Kamera utama 108MP didukung oleh lensa ultrawide 8MP, mampu merekam video 4K60 dengan stabilisasi.

    Sayangnya, kamera depan terbatas pada 4K30 dan 2K30 untuk video ultrawide. Infinix juga membekali ponsel ini dengan XOS 15 berbasis Android 15 dan seperangkat alat AI berbasis DeepSeek R1 untuk pengalaman yang lebih cerdas.

    Dengan semua keunggulan ini, Infinix GT 30 Pro layak dipertimbangkan sebagai smartphone gaming kelas menengah yang menawarkan nilai lebih dibanding kompetitornya.

    Apakah ponsel ini akan menjadi pilihan utama gamers? Waktu yang akan menjawab. (Icha)