Kategori: Telkomsel

  • Telkomsel Sudah Siap Hadapi Pemudik

    Telkomsel Sudah Siap Hadapi Pemudik

    Telko.id – Liburan Natal dan akhir tahun sudah mendekat. Bagi Anda yang pulang ke kampung halaman tidak perlu khawatir akan kehilangan jaringan 4G. Sebab, Telkomsel sudah mempersiapkan jaringannya. Di sejumlah tempat sudah dilakukan peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan.

    Uji jaringan pun dilakukan, terutama di tempat wisata dan pusat perbelanjaan. Dimana fokus dari uji jaringan ini adalah layanan data yang saat ini penggunaanya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahunnya.

    “Periode akhir tahun merupakaan periode dimana kebutuhan komunikasi pelanggan meningkat, khususnya dalam layanan data. Seiring dengan terus meningkatnya penggunaan layanan data dari tahun ke tahun, fokus kami ialah memberikan layanan dengan kualitas yang prima, sehingga para pelanggan akan mendapatkan pengalaman terbaik ketika menggunakan layanan data Telkomsel,” Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel menjelaskan.

    Lebih lanjut, Ririek menjelaskan bahwa tahun ini Telkomsel telah mencanangkan program TrueBEx untuk penyediaan jaringan broadband terbaik di 30 Kota yang meliputi 1.000 POI (Point of Interest) untuk memastikan kecepatan akses layanan data dan stabilitas koneksi jaringan tetap terjaga. Selain itu kehadiran 4G LTE di berbagai kota juga diharapkan akan meningkatkan kenyamanan pelanggan di dalam menggunakan mobile broadband.

    Pada periode Natal dan Tahun Baru atau NARU kali ini, Telkomsel memprediksi layanan data mengalami kenaikan yang paling signifikan mencapai 2.000 Terabyte atau naik 22.6% dibandingkan trafik data rata-rata di hari normal sepanjang tahun 2015. Sementara itu, layanan suara diperkirakan menjadi 1,64 Milyar menit atau naik 6,4%, sedangkan trafik SMS diperkirakan menjadi 1,04 Milyar SMS atau naik 18,8% dibandingkan dengan trafik normal hari biasa.

    Mengantisipasi hal tersebut, Telkomsel melakukan sejumlah aktivitas, terutama untuk layanan data, seperti peningkatan kapasitas untuk Internet Service yang ditingkatkan menjadi 370,2 GBPS atau naik sekitar 60% dari tahun 2014. Dalam hal kemampuan penanganan pelanggan VLR (Visitor Location Register) ditingkatkan sebesar 239 juta pelanggan (naik 11,7% dari tahun 2014). Kapasitas HLR (Home Location Register) sebesar 303,6 juta pelangan.

    Sementara kapasitas OCS (Online Charging System) sebesar 162 juta diharapkan akan memberikan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi dan mengakses layanan data. Selain itu sebanyak 100.000 BTS Telkomsel yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara, dipastikan berfungsi dengan baik untuk melayani pelanggan dimana pun mereka berada.

    Natal dan tahun baru kali ini juga semakin spesial dengen telah tergelarnya jaringan Telkomsel 4G LTE di Jakarta, Bali, Bandung, Medan, Surabaya, Makassar, Lombok, Manado, Batam, Yogyakarta, Balikpapan, Malang, Pekanbaru dan Banjarmasin. Didukung oleh sekitar 3.000 BTS 4G yang mencakup lokasi-lokasi strategis di tiap kota, pelanggan dapat menikmati layanan mobile broadband terbaik dari Telkomsel.

    Telkomsel juga telah melakukan identifikasi terhadap 665 titik keramaian utama yang diprediksi akan dipadati oleh pelanggan di masa NARU yang dikenal dengan sebutan PREMIUM, atau singkatan dari: Public Services, Religious Events, Entertainment Event, Malls and Shopping Center, Indoor Events, Uniqueness dan Massive Crowd.

    Telkomsel juga mengerahkan 93 Compact Mobile BTS (COMBAT) untuk  menjamin kualitas jaringan selama NARU tetap prima. Dari sisi layanan Telkomsel menyiagakan 392 Armada Mobile GraPARI,  menjamin ketersediaan produk melalui 2.668 modern channel siaga dan 3.658 outlet siaga, serta didukung pula oleh 73 GraPARI Siaga dan Call Centre yang siap melayani tanpa kenal hari libur. (Icha)

  • 4G LTE Telkomsel Kini Sudah Masuk Kota Balikpapan

    4G LTE Telkomsel Kini Sudah Masuk Kota Balikpapan

    Telko.id – Untuk terus meningkatkan pengalaman pelanggan dalam menikmati mobile broadband dan layanan digital lifestyle di berbagai lokasi di Indonesia, kali ini Telkomsel hadir memperluas layanan 4G LTE nya ke pulau Kalimantan dengan mulai mengudara di kota Balikpapan.

    Dengan mulai beroperasi secara komersial di Balikpapan, saat ini layanan 4G LTE Telkomsel  sudah dapat dinikmati di sebelas kota di Indonesia, setelah sebelumnya diluncurkan di Jakarta, Bali, Bandung, Medan, Surabaya, Makassar, Lombok, Manado,  Batam, dan Yogyakarta. Secara nasional Telkomsel telah memiliki lebih dari 2200 BTS 4G dengan sekitar 1.82 juta  pelanggan 4G yang menjadikannya komunitas 4G LTE terbesar di Indonesia.

    “Sebagai Kota Minyak yang memiliki industri pengolahan minyak dan gas sebagai penggerak ekonominya, kehadiran layanan 4G LTE Telkomsel diharapkan dapat memberikan dukungan yang signifikan untuk aktivitas bisnis di kota terbesar di provinsi Kalimantan Timur ini. Selain itu, Bandara Sepinggan merupakan salah satu bandara tersibuk di Indonesia Timur, sehingga layanan mobile broadband yang cepat dan stabil akan meningkatkan kenyamanan bagi para pengunjung dalam mobilitasnya di kota ini,” ujar Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel menjelaskan.

    Rirek lebih lanjut juga menjelaskan bahwa Balikpapan merupakan salah satu kota di Indonesia dengan pertumbuhan jumlah handset (ponsel) 4G di jaringan Telkomsel dengan angka yang cukup tinggi.  Hal inipun dijawab Telkomsel dengan menghadirkan layanan 4G LTE yang dapat diandalkan, sehingga pelanggan dapat memanfaatkan  device yang dimilikinya dengan maksimal untuk mendapatkan mobile digital lifestyle terbaik.

    Di Balikpapan, saat ini sudah terdapat sekitar 27 ribu  pelanggan Telkomsel yang menggunakan handset (ponsel) 4G. Pertumbuhan penggunaan layanan data di kota ini pun cukup signifikan, yang dapat terlihat dari angka peningkatan konsumsi data hingga kuartal ketiga 2015, yakni sebesar 120% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Adapun jumlah pelanggan data di Balikpapan saat ini berjumlah sekitar 40% dari sekitar 1,2 juta total pelanggan di kota tersebut.

    Untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan dalam menikmati layanan mobile broadband, layanan 4G LTE Telkomsel sudah mencakup seluruh wilayah inner kota Balikpapan, termasuk lokasi-lokasi strategis seperti pusat keramaian, Bandara Sepinggan, area pusat perbelanjaan serta sekitar wilayah pemukiman dan lingkungan perkantoran di Balikpapan. Dengan hadirnya akses data cepat ini diharapkan akan meningkatkan kepuasan pelanggan dalam menggunakan layanan mobile broadband yang cepat dan stabil.

    Layaknya di kota yang telah dilayani oleh Telkomsel 4G LTE lainnya, untuk memperkenalkan layanan Telkomsel 4G LTE yang lengkap dengan kesiapan ekosistemnya seperti device 4G dan berbagai aplikasi, dalam rangkaian acara peluncuran di kota Balikpapan ini, Telkomsel juga akan mengadakan pameran 4G  pada tanggal 4 – 6 Desember 2015 di Atrium Mall eWalk Lantai 1.

    Pada pameran ini para pengunjung dapat secara langsung merasakan digital experience dari layanan-layanan digital Telkomsel seperti TCASH, LangitMusik, Moovigo dan M2M.  Tersedia juga penawaran menarik seputar layanan Telkomsel 4G LTE, seperti kartu perdana SimPATI 99 ribu dengan paket data 8GB, dan ganti simcard 4G LTE dengan bonus pulsa 50ribu, serta penawaran bundling berupa cashback hingga 1.5 juta rupiah, buy 1 get 1, dan cicilan 0% untuk  pembelian device 4G LTE.

    Pengunjung juga dapat mencoba aplikasi e-accounting, sebuah software akuntansi online berbasis cloud yang dirancang untuk membantu pertumbuhan dan pengelolaan bisnis perusahaan. Aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk memonitor aktivitas bisnis perusahaan, dengan menyediakan berbagai informasi seperti informasi jatuh tempo, informasi produk terlaris, transaksi penjualan, serta laporan keuangan suatu perusahaan, yang semuanya dapat diakses langsung dari smartphone.

    Selain itu terdapat aplikasi Destinasia yang berisi informasi mengenai pariwisata di Indonesia, yang dapat memberikan inspirasi dan panduan berlibur. Melalui aplikasi ini, pelanggan akan mendapat kemudahan menemukan objek wisata, akomodasi, informasi kuliner, dan kabar wisata terkini; didukung oleh fitur multimedia dan audio video streaming.

    Pelanggan di Balikpapan saat ini sudah dapat menukarkan simcard mereka dengan uSIM, ataupun mendapatkan kartu perdana 4G LTE simPATI dan kartuHALO di pusat layanan pelanggan Telkomsel (GraPARI)  yang terletak di Jalan Jendral Sudirman (dekat Hotel Nuansa Indah Balikpapan), dan juga beberapa TO (temporary outlet) yang ditempatkan di beberapa titik keramaian seperti di Bandara Sepinggan, Pasar Segar, dan mitra distributor Erafone.

    Untuk memberikan customer experience terbaik dalam menikmati mobile broadband, Telkomsel berkomitmen menjaga keunggulannya layanan 4G LTE nya yang tercepat, terluas, simple, dengan komunitas terbesar dan beragam konten dan aplikasi berkualitas. Selain itu, untuk memberikan real-time experience yang akan mendukung mobilitas pengguna layanan dari dan menuju Indonesia, Telkomsel telah bekerjasama dengan 34 mitra operator dari sekitar 31 negara  di 5 benua untuk International Roaming 4G LTE, yang menjadikannya sebagai layanan 4G LTE pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan International Roaming. (Icha)

  • Ini Dia Cara Telkomsel Antisipasi Peningkatan Layanan Data

    Ini Dia Cara Telkomsel Antisipasi Peningkatan Layanan Data

    Tidak dapat dipungkiri bahwa pelanggan 2G dan 3G masih cukup banyak di masing-masing operator. Demikian juga dengan Telkomsel. Hanya saja, gaya berkomunikasi yang dilakukan sudah bergeser. Di mana dari Voice dan SMS sudah mulai masuk ke layanan data. Untuk itu, operator perlu melakukan berbagai upaya agar kebutuhan layanan data pelanggan pun terpenuhi. Telkomsel sejak awal 2015 sudah melakukan peningkatanan kualitas layanan mobile broadband yang diberi nama True Broadband Experience (TruBEX).

    “Seiring dengan terus meningkatnya penggunaan layanan data dari tahun ke tahun, fokus kami ialah memberikan layanan dengan kualitas yang prima, sehingga para pelanggan akan mendapatkan pengalaman terbaik ketika menggunakan layanan data Telkomsel. Tahun ini kami telah mencanangkan program TrueBEx untuk penyediaan jaringan broadband terbaik di 30 Kota yang meliputi 1000 POI (Point of Interest) untuk memastikan kecepatan akses layanan data dan stabilitas koneksi jaringan tetap terjaga,” ungkap Sukardi Silalahi, Direktur Network Telkomsel, menjelaskan.

    Sukardi lebih lanjut menjelaskan bahwa 30 Kota ini meliputi kombinasi antara kota-kota besar dan kota-kota yang memiliki potensi penggunaan layanan broadband yang tinggi, seperti diantaranya Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Yogyakarta dan Semarang. Adapun di dalam pelaksanaan program TrueBEx, terdapat tiga parameter utama dari sisi network (jaringan) yang telah ditetapkan dalam menyajikan great customer experience yaitu Coverage, Capacity dan Quality.

    Coverage yang baik diharapkan akan mampu meminimalisir adanya blank spot pada sinyal. Sementara itu ketersediaan Capacity akan memastikan kesuksesan akses layanan data bagi pelanggan dimana hal ini dilakukan dengan menjaga tingkat utilisasi jaringan 3G. Sedangkan Quality akan menjamin kualitas jaringan berupa kecepatan dan kestabilan layanan data yang konsisten sesuai dengan kebutuhan layanan yang digunakan.

    Sejak awal tahun, Telkomsel telah melakukan berbagai aktivitas untuk mendukung program TrueBEx, diantaranya Drive Test & Walk Test, Optimalisasi Jaringan, Pemasangan COMBAT (Compact Mobile Base Station), Penambahan BTS Baru dan Kapasitas Jaringan, Customer Experience Test (CET), serta Performance Monitoring & Complaint Handling. Selain itu dilakukan pula implementasi DC-HSDPA dan HSPA+, sehingga throughput  kecepatan dapat mencapai 42 Mbps.

    “Kami melakukan serangkaian aktivitas untuk memastikan keberlangsungan program TrueBEx, diantaranya dengan melakukan pengukuran secara berkala dan sertifikasi internal untuk  kelayakan jaringan. Hal ini kami lakukan agar pelanggan betul-betul dapat merasakan layanan data yang handal ketika berada di jaringan Telkomsel”, papar Sukardi.

    Untuk mengukur dan memastikan kualitas layanan, Telkomsel melakukan sertifikasi TrueBEx di 30 Kota, yang dilakukan berdasarkan pengukuran uji kecepatan akses data broadband di berbagai cluster (wilayah), termasuk di dalamnya lokasi POI yang menjadi pusat keramaian publik, seperti Bandar Udara, Terminal Bis, Stasiun Kereta, Dermaga, Rumah Sakit, Area Padat Populasi, Pasar Tradisional, Lokasi Industri, Mal, Gedung Bertingkat dan Sekolah/Kampus.

    Kualitas jaringan di lokasi-lokasi POI diukur berdasarkan hasil customer experience test yang melibatkan langsung beberapa pelanggan untuk mendapatkan kesan dan masukan mereka terkait pengalaman menggunakan layanan broadband Telkomsel. Uji kecepatan dan kestabilan akses data tersebut diantaranya meliputi speed test, mengukur kecepatan dalam membuka web (Internet browsing), mengirim gambar melalui chatting apps, social media dan streaming.

    Hasil dari pengukuran yang telah dilakukan di kota-kota tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas jaringan berdampak pada peningkatan penggunaan layanan data oleh pelanggan. Dengan kualitas broadband yang terjamin melalui program TrueBEx, maka diharapkan para pelanggan dapat menikmati berbagai produk dan paket Internet yang ditawarkan oleh Telkomsel secara lebih maksimal, dimana pelanggan akan merasakan layanan yang lebih cepat, lebih stabil, dan tanpa putus.

    Untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dalam menggunakan layanan mobile broadband yang cepat dan stabil, saat ini Telkomsel juga telah menggelar teknologi generasi selular keempat, yakni layanan 4G LTE di Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, Bali, Lombok, Makassar, Manado, Batam dan Yogyakarta. Saat ini secara nasional Telkomsel memiliki lebih dari 1300 BTS 4G dan dipercaya oleh lebih dari 1,8 juta  pelanggan 4G. (Icha)

  • Pelanggan 4G LTE  Telkomsel Sudah 1.8 juta

    Pelanggan 4G LTE  Telkomsel Sudah 1.8 juta

    Proses refarming di frekuensi 1800MHz berakhir sudah. Satu per satu daerah mulai dapat merasakan layanan 4G LTE dari para operator. Berbagai cara dilakukan oleh Telkomsel untuk mendorong para pelanggannya untuk berpindah menggunakan layanan 4G LTE ini. Mulai dari penukaran uSIM secara gratis hingga tawaran paket menarik.

    Senior Vice President LTE Project Telkomsel, Hendri Mulya Sjam mengatakan, “Yang kami tawarkan pada pelanggan adalah layanan 4G LTE yang cepat, memiliki cakupan jaringan terluas, simple dan mudah dalam penggunaan, dipercaya oleh 1,8 juta pelanggan, dan memiliki beragam konten atau aplikasi berkualitas. Faktor-faktor ini akan memberikan pelanggan yang beralih ke layanan Telkomsel  4G LTE untuk dapat merasakan pengalaman terbaik mobile broadband dan digital lifestyle.”

    Hendri lebih lanjut menjelaskan bahwa Telkomsel sangat mengutamakan kemudahan bagi pelanggannya yang ingin menikmati layanan 4G LTE, dimana mereka dapat dengan mudah menukarkan simcard yang dimiliki dengan uSIM secara gratis dengan nomor existing, dan paket dengan tarif yang sama tanpa tambahan biaya. Berbagai channel layanan pelanggan pun telah disiapkan untuk memastikan kemudahan migrasi uSIM, yaitu melalui GraPARI, website Telkomsel, call center Caroline, selain juga di berbagai mall di Indonesia.

    Saat ini layanan Telkomsel 4G LTE didukung oleh lebih dari 1300 eNode B (BTS 4G) yang akan memberikan koneksi yang cepat, stabil, merata, dan tidak hanya hadir di hotspot tertentu. Ketika Telkomsel menyatakan sudah siap menggelar layanan 4G LTE di suatu kota, berarti layanan tersebut sudah tersedia di sebagian besar wilayah  kota tersebut (inner city & indoor coverage) dan siap untuk menunjang aktivitas keseharian masyarakat.

    Di sisi lain, layanan Telkomsel 4G LTE juga menghadirkan akses ke berbagai konten digital berkualitas juga diharapkan akan melengkapi digital lifestyle pelanggan, seperti aplikasi Moovigo, LangitMusik, Magisto, dan lain-lain. Selain itu Telkomsel juga telah bekerjasama dengan berbagai operator utama dari 30 negara  di 5 benua untuk International Roaming 4G LTE, yang telah menjadikannya sebagai layanan 4G LTE pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan International Roaming. (Icha)

  • 4G LTE Telkomsel Resmi Sambangi Yogyakarta

    4G LTE Telkomsel Resmi Sambangi Yogyakarta

    Jakarta – Setelah secara komersial meluncurkan layanan 4G LTE di Jakarta, Bali, Bandung, Medan, Surabaya, Makassar, Lombok, Manado, dan Batam, Telkomsel akhirnya resmi meluncurkan layanan serupa di Yogyakarta. Beroperasinya layanan Telkomsel 4G LTE di Yogyakarta ini sekaligus menjadikannya sebagai kota ke-sepuluh yang akan mendapatkan pengalaman mobile broadband terbaik dan layanan digital lifestyle yang lengkap dari operator tersebut.

    Melalui keterangan tertulisnya, Senin (16/11), Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah mengatakan bahwa Yogyakarta merupakan kota yang penuh dengan semangat kreativitas dan anak muda. Sebagai kota yang kaya dengan pelajar dan developer muda, potensi besar Yogyakarta dalam hal kreativitas perlu untuk didukung oleh infrastruktur yang handal, seperti halnya melalui jaringan 4G LTE.

    “Layanan ini kami harap juga dapat menjadi pendukung utama lahirnya berbagai kreativitas di bidang digital dari Yogyakarta untuk dapat dibawa ke tingkat nasional bahkan menembus pasar global,” ungkapnya.

    Ririek menambahkan bahwd kenaikan penggunaan layanan data sebesar 160% di Yogyakarta pada kuartal ketiga 2015 dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa mobile digital lifestyle telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Yogyakarta.

    Layanan Telkomsel 4G LTE dengan kualitas yang handal dan mampu memberikan akses data yang lebih cepat pun dipercaya dapat meningkatkan pengalaman dalam ber-Internetan dan menikmati berbagai aplikasi digital, sehingga akan membantu meningkatkan produktivitas pelanggan.

    Saat ini, Telkomsel memiliki sekitar 55 persen pelanggan data dari total pelanggan di Yogyakarta. Sedangkan terdapat sekitar 45.000 ribu pelanggan Telkomsel di Yogyakarta yang menggunakan handset 4G.

    Layanan Tekomsel 4G LTE di Yogyakarta sendiri beroperasi di frekuensi 1800 MHz menggunakan pita selebar 10 MHz, yang kecepatannya bisa mencapai 75Mbps. Hal disebut-sebut dapat meningkatkan kepuasan pelanggan menggunakan layanan mobile broadband yang cepat dan stabil.

    Untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan di Yogyakarta di dalam menikmati layanan mobile broadband, jaringan Telkomsel 4G LTE Telkomsel mencakup lokasi-lokasi strategis di kota Yogyakarta termasuk Kampus UGM, UNY, UIN, UPN, UKDW, Malioboro, Keraton, Bandara, Perumahan Padat,  Café, Jalan-jalan Protokol dan Pusat-pusat Perbelanjaan.

    “Hadirnya layanan ini di berbagai lokasi strategis seperti daerah wisata kami harap akan mendukung aktivitas komunikasi para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Layanan data yang cepat ini akan membantu para wisawatan untuk berbagi momen-momen indah mereka melalui media sosial, baik dalam bentuk foto maupun video dengan lebih lancar,” ujar Ririek.

    Dalam memberikan layanan 4G yang lengkap, pada peluncuran ini juga diperkenalkan berbagai aplikasi digital, seperti yang dibuat oleh dua tim finalis Telkomsel NextDev (kompetisi membuat aplikasi Smart City) asal Yogyakarta yaitu HiCo yang merupakan sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mengontrol peralatan listrik atau elektronik melalui smartphone dan Healink yang merupakan aplikasi mobile pelayanan kesehatan yang fokus pada peningkatan fungsi penyedia jasa kesehatan.

    Selain itu, ada pula aplikasi Jogja Smart Passenger yang merupakan aplikasi terintegrasi city guide berbasis mobile. Jogja Smart Passenger menggabungkan perkembangan teknologi smartphone dan keberadaan Transjogja.

    Aplikasi ini akan membantu masyarakat kota Yogyakarta dan wisatawan untuk menentukan rute perjalanan, menjelajah, dan menikmati indahnya kota budaya secara realtime dengan menggunakan perangkat smartphone android.

    Sedangkan aplikasi Destinasia adalah informasi mengenai pariwisata di Indonesia, yang dapat memberikan inspirasi dan panduan berlibur. Melalui aplikasi ini, pelanggan akan mendapat kemudahan menemukan objek wisata, akomodasi, informasi kuliner, dan kabar wisata terkini; didukung oleh fitur multimedia dan audio video streaming.

    Dalam memperkenalkan layanan Telkomsel 4G LTE yang lengkap dengan kesiapan ekosistemnya seperti ponsel 4G dan berbagai aplikasi, pada peluncuran ini Telkomsel juga mengadakan pameran 4G di Jogja Tronic lantai UG, Ambarukmo Plaza lantai LG dan GraPARI Sudirman.

    Pelanggan di Yogyakarta saat ini sudah dapat menukarkan simcard mereka dengan uSIM, ataupun mendapatkan kartu perdana 4G simPATI dan kartuHALO di pusat layanan pelanggan Telkomsel (GraPARI) yang terletak di di GraPARI Sudirman, GraPARI Godean, GraPARI JCM, GraPARI Lowano dan Loop Station Jogja.

  • Telkomsel Targetkan 2 Juta Pelanggan 4G Hingga Akhir Tahun

    Telkomsel Targetkan 2 Juta Pelanggan 4G Hingga Akhir Tahun

    Jakarta – Telkomsel, selaku operator jaringan yang juga menggelar layanan 4G LTE bekerjasama dengan Evercoss menghadirkan smartphone berteknologi 4G dengan harga terjangkau untuk pengguna smartphone tanah air. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari proses penetrasi jaringan 4G Telkomsel ke masyarakat.

    Seperti diketahui, Device atau perangkat, menjadi salah satu bagian terpenting dari ekosistem 4G LTE. Akan terasa percuma jika telah tersedia jaringan namun harga perangkat 4G masih tergolong mahal.

    Lindayanti Harjono, VP LTE Commercial Telkomsel meyebutkan, “Akan ada 12 kota di Indonesia yang menggunakan frekuensi 1800Mhz untuk 4G. Akhir tahun ini akan ada dua kota yang menggunakan frekuensi ini, yakni Jogjakarta dan Batam.”

    Telkomsel sendiri nantinya akan menggunakan frekuensi 900 Mhz dan 1800Mhz untuk jaringan 4G-nya. Sebagai informasi, saat ini Telkomsel memiliki jumlah pelanggan 4G sekitar 1.7 juta pelanggan yang nantinya akan terus bertambah seiring dengan rampungnya proses refarming 4G.

    Program bundling dengan Evercoss ini juga disinyalir menjadi salah satu strategi dari Telkomsel untuk menjaring para penguna 4G. Pada program bundling tersebut tertulis untuk 1000 pembeli pertama smartphone Evercoss Elevate Y3+ dan Winner T3 akan mendapatkan simcard 4G Telkomsel dengan bonus paket data senilai 3GB perbulan. Setidaknya dengn kerjasama ini Telkomsel akan mengamankan sekitar 1000 pengguna.

    Lindayanti juga menyebutkan, sampai dengan akhir tahun ini Telkomsel menargetkan akan menjaring sekitar 2 juta pelanggan 4G dan tetap berusaha untuk mengajak pengguna mereka migrasi dengan melakukan edukasi ke pengguna melalui jalur digital.

    Berbicara mengenai tarif internet, Telkomsel mengaku akan menyamaratakan tarif internet 4G dengan tarif 3G.

    “Mengenai tarif, Telkomsel tidak rumit, semisal saat ini pengguna mengggunakan salah satu paket 3G Telkomsel, mereka hanya tinggal mengganti kartu mereka dengan Usim dan paket mereka masih bisa digunakan untuk jaringan 4G. Yang membedakan hanyalah sim card-nya,” tutur Lindayanti lagi.

    Disinggung mengenai Project Loon, Lindayanti mengugkapkan Telkomsel akan menggunakan jaringan 4G untuk versi trial balon internet mereka. Namun ia masih belum bisa menjawab berapa titik dan di wilayah mana saja lokasi balon internet tersebut berada.

    “Nanti akan didiskusikan dengan para operator dan Kominfo juga di lokasi mana kami akan menerbangkan Balon internet,” pungkasnya. [AK/IF]

  • Telkomsel Siap Tertibkan Registrasi Pra Bayar

    Telkomsel Siap Tertibkan Registrasi Pra Bayar

    Jakarta – Proses penertiban registrasi pelanggan pra bayar ini dilakukan mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 23/PER/M.KOMINFO/0/2005 tentang Registrasi terhadap Pelanggan Jasa Telekomunikasi. Namun, dari berjalannya waktu ternyata ada yang kurang sesuai dengan perkembangan di lapangan serta laporan dari operator, sehingga BRTI kemudian mengeluarkan Surat Perintah BRTI no.161/BRTI/V/2014 mengenai “Perintah Tindak Lanjut Penertiban Registrasi Pelanggan”.

    Telkomsel pun mulai memanggil para mitra AD dari seluruh Indonesia untuk sosialisasi Registrasi Prabayar sebagai bentuk dukungan Telkomsel terhadap upaya pemerintah dalam menertibkan implementasi ketentuan pemerintah tersebut. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan BRTI selaku regulator Telekomunikasi.

    “Telkomsel sangat serius dalam pelaksanaan peningkatan kualitas proses registrasi pelanggan sebagai bentuk kepatuhan serta dukungan pada pemerintah untuk mendapatkan akurasi data pelanggan. Kami telah mengimplementasikan ketentuan tersebut bekerjasama dengan pihak-pihak yang terkait dan terus melakukan perbaikan untuk menyempurnakan implementasinya di lapangan,” ujar Mas’ud Khamid, Direktur Sales Telkomsel menjelaskan.

    Implementasi yang telah dilakukan Telkomsel yaitu pembaruan Standard Operation Procedure (SOP) mengenai Registrasi Pelanggan Prabayar mulai tanggal 22 April 2014, sosialisasi dan edukasi (pelatihan) kepada petugas pelayanan GraPARI mulai tanggal 1 Mei 2014, sosialisasi dan edukasi kepada Mitra Distributor Telkomsel mulai tanggal 9 Juni 2014, pemasangan banner Registrasi Pelanggan Baru di seluruh GraPARI mulai bulan Juli 2014 dan materi digital di GraPARI TV dan Mobile GraPARI, serta sosialisasi dan edukasi kepada mitra Outlet serta pemasangan poster registrasi pra bayar mulai bulan Agustus 2014.

    Keseriusan Telkomsel dalam registrasi pelanggan Jasa Telekomunikasi secara tidak langsung Telkomsel juga membantu pemerintah dalam mencegah dan meminimalisasi segala bentuk penyimpangan dan pelanggaran kriminal yang terjadi.

    “Selama ini penipuan banyak dilakukan oleh nomor-nomor prabayar. Dengan keseriusan Telkomsel dalam registrasi pelanggan pra bayar, pelaku tindak kejahatan akan berpikir dua kali dalam melakukan tindak kejahatan.”, ucap Mas’ud.

    Telkomsel mengundang mitra outlet seluruh Indonesia, karena merekalah yang nantinya berhubungan langsung dengan pelanggan. Setiap outlet wajib melakukan registrasi langsung setiap pelanggan yang membeli kartu Perdana sesuai dengan ID calon pelanggan (KTP/SIM/Paspor/Kartu Pelajar).

    Mas’ud pun menekankan bahwa terkait dengan penertiban registrasi pelanggan, Telkomsel bersikap proaktif dan senantiasa memberikan pelatihan kepada mitra authorized dealer dan outlet-outlet yang berada di bawahnya, sehingga pihak outlet dapat turut serta memberikan edukasi kepada para konsumen, dalam hal ini pelanggan Telkomsel.

    Outlet wajib memberi jaminan kepada Telkomsel bahwa pelaksanaan registrasi pelanggan jasa telekomunikasi prabayar dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila di kemudian hari ditemukan terdapat data pelanggan jasa telekomunikasi prabayar yang tercatat dalam database Telkomsel berbeda dengan data pelanggan yang sebenarnya, maka Telkomsel berhak meminta klarifikasi kepada mitra outlet. Apabila kartu perdana yang telah terjual ke pihak Mitra AD didistribusikan kepada pihak lain, Mitra AD Telkomsel berkewajiban untuk memberikan sosialisasi dan membuat perjanjian pengalihan tanggung jawab terkait pemenuhan kewajiban proses registrasi prabayar.

    “Telkomsel akan selalu patuh terhadap ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah dan regulator. Di sisi lain, Telkomsel juga mengharapkan agar pemerintah melakukan implementasi ketentuan secara adil, merata, konsisten dan transparan kepada semua operator,” tutup Mas’ud. (Icha)

  • Jumlah Pengguna Smartphone di Telkomsel 53 juta

    Jumlah Pengguna Smartphone di Telkomsel 53 juta

    Jakarta – Banyak pedagang mengeluh bahwa penjualan handphone sepi. Hal ini terjadi sudah dari pertengah tahun lalu. Tapi semakin parah memasuki tahun 2015. Bahkan ada distributor besar yang kini sedang kesulitan dalam financial. Kondisi tersebut ternyata sangat sedikit berdampak pada Telkomsel. Terbukti sampai bulan September 2015, jumlah pengguna smartphone yang berada dijaringannya meningkat cukup tajam, hingga 66% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

    “Yang perlu dicermati oleh Telkomsel adalah pertumbuhan pengguna smartphone di jaringan kami. Jumlah nya mencapai 53 juta pengguna. Itu artinya terjadi peningkatan sebesar 66% dibandingkan waktu yang sama, yakni September 2014 lalu,” ujar Dani Arthanta, General Manager Postpaid Device and broadband Division Telkomsel menjelaskan.

    Dari jumlah tersebut, masih dikuasai oleh operating system Android. Ada sekitar 37 juta adalah pengguna Android. Blackberry sendiri masih cukup besar, hanya saja dari pertumbuhannya sudah tidak signifikan, cenderung stabil bahkan menurun. Hanya saja, ketika ditanyakan lebih lanjut seberapa penurunannya, Dani tidak mau mengungkapkan.

    Peningkatan jumlah pengguna smartphone di jaringan Telkomsel ini menurut Dani dikarenakan operator nomor satu di Indonesia ini selalu memperluas coverage dan kualitas layanannya pada pelanggan. Jadi, dengan maraknya smaprtphone dual sim juga memberikan peluang bagi Telkomsel untuk lebih memastikan lagi bahwa kedua slot di smartphone pelanggannya juga menggunakan simcard Telkomsel.

    Tak heran, dari sisi ARPU pun dengan kenaikan jumlah smartphone di jaringan Telkomsel ini, tentu ikut meningkat. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Dani, ARPU Telkomsel meningkat 4x lipat dari ARPU yang biasa. Untuk voice melambat, tetapi tetap digunakan oleh pelanggan smartphone Telkomsel namun tidak besar.

    Untuk 4G LTE, Dani menyatakan bahwa di jaringan Telkomsel yang baru ada di 8 kota sudah terdaftar sekitar 6 juta device. Namun, yang mengaktifkan baru 1.5 juta pelanggan saja. Jika nanti November, refarming spectrum sudah selesai dan 4G LTE Telkomsel sudah masuk ke Jabodetabek yang menjadi ‘sasaran empuk’ tidak akan serta merta meningkatkan jumlah pengguna. Pasalnya, Telkomsel akan membutuhkan waktu untuk deploy jaringan. Baru 2016 akan tumbuh lebih signifikan. (Icha)

  • New TCash: Mobile Money Telkomsel Gunakan Teknologi NFC

    New TCash: Mobile Money Telkomsel Gunakan Teknologi NFC

    Jakarta – Perlahan tapi pasti, alternative pembayaran melalui Mobile Money mulai banyak dipergunakan. Telkomsel adalah salah satu perusahaan telekomunikasi yang sudah memperkenalkannya melalui TCASH. Kini generasi baru dari TCASH pun sudah ada.

    Dengan lisensi dari Bank Indonesia, TCASH kini hadir dengan teknologi Near Field Communication (NFC), yang dinamakan TCASH TAP. Hal ini akan memberikan kemudahan dan pengalaman unik kepada pelanggan dalam melakukan transaksi. Layanan ini dapat digunakan di semua jenis ponsel baik feature phone maupun smartphone.

    Cukup dengan menempelkan sticker NFC ke ponsel, mengaktifkan layanan, dan pelanggan dapat melakukan ‘TAP’ di mesin NFC merchants. Transaksi TCASH pun sangat aman karena menggunakan PIN 6 digit PIN.

    “New TCASH diluncurkan untuk menunjang gaya hidup digital pelanggan dan juga mendukung pemerintah Indonesia di dalam membangun Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) serta mempercepat inklusi keuangan. Pada waktunya kami juga berharap dapat mengembangkan TCASH, sebagai layanan keuangan yang lebih luas dari fasilitas pembayaran, melalaui kerjasama dengan bank, “ Ujar Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel menjelaskan.

    Untuk itu, Telkomsel bekerja sama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) untuk studi kelayakan penggunaan uang elektronik TCASH dalam distribusi bantuan dan subsidi pemerintah. Harapannya, alternative cara bayar baru ini dapat memberikan akses keuangan yang nyaman ke berbagai kalangan masyarakat. Bukan hanya diperkotaan, tetapi juga pedesaan. Termasuk masyakarat yang belum terlayani oleh lembaga keuangan resmi (unbanked).

    Saat ini, TCASH sudah dapat dipergunakan pada beberapa merchant ternama, diantaranya Coffee Bean, Baskin Robbins, Wendy’s, McDonald’s, Bakmi GM, 7Eleven, Indomaret dan Cinema XXI. Pada saat ini di Jabodetabek TCASH TAP telah diterima di lebih dari 1,000 outlets merchant dan kedepannya akan dikembangkan ke kota-kota lain hingga dapat menjangkau secara nasional.

    “Kami terus mengembangan produk yang memiliki fokus pada pengalaman pelanggan dan pengembangan fitur. Ke depannya TCASH akan dikembangkan untuk layanan lainnya seperti transportasi publik, taksi, parkir dan ke berbagai layanan finansial lainnya. Kami berharap, dengan variasi inovasi produk dan nilai yang ditawarkan, TCASH dapat menjadi standar nasional dalam pembayaran digital dan memberikan berbagai manfaat kepada pelanggan untuk bisa bertransaksi dengan mudah, cepat dan aman”, tutup Ririek.

  • Telkomsel 4G LTE Hadir di Manado

    Telkomsel 4G LTE Hadir di Manado

    Telkomsel semakin perluas area yang mendapat layanan 4G LTE. Kali ini Manado, Seluawesi Utara yang mulai dapat merasakan kenikmatan akses internet berkecepatan tinggi. Manado menjadi kota ke delapan yang telah melayani 4G LTE setelah Jakarta, Bali, Bandung Medan, Surabaya, Makassar dan Lombok.

    “Peresmian layanan 4G LTE di Manado merupakan bentuk komitmen kami di dalam membangun Indonesia Timur melalui teknologi terkni. Manado merupakan salah satu kota di Indonesia Timur yang mengalami peningkatan konsumsi penggunaan layanan data dan untuk itu kami menjawabnya dengan layanan 4G LTE yang dapat diandalkan,” Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel menjelaskan.

    Pertumbuhan penggunaan layanan data di Manado dapat terlihat dari angka peningkatan konsumsi data selama semester I 2015, yakni sebesar 30% persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Adapun jumlah pelanggan data di Manado saat ini berjumlah sekitar 45% dari total pelanggan di kota tersebut. Saat ini pun sudah terdapat sekitar 30 ribu pelanggan Telkomsel yang menggunakan handset (ponsel) 4G.

    Manado adalah kota ketiga digelarnya layanan Tekomsel 4G LTE di frekuensi 1800 MHz secara komersial menggunakan pita selebar 10 MHz, yang kecepatannya bisa mencapai 75 Mbps, sehingga akan meningkatkan kepuasan pelanggan dalam menggunakan layanan mobile broadband yang cepat dan stabil.

    Untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan di Manado di dalam menikmati jaringan 4G, Telkomsel membangun 35 eNode B (BTS 4G) yang mencakup lokasi-lokasi strategis di kota Manado termasuk kawasan Mega Mall, Manado Town Square dan kawasan bandara. Saat ini secara nasional Telkomsel memiliki lebih dari 1200 BTS 4G dengan sekitar 1,3 juta  pelanggan 4G.

    “Kami ingin agar pelanggan dapat menikmati layanan 4G LTE yang maksimal, dan untuk itu dalam menggelar layanan Telkomsel 4G LTE ke kota baru, kami selalu memastikan bahwa jaringan kami telah meliputi 80% atau mencakup sebagian besar wilayah kota tersebut dan bukan hanya di titik-titik tertentu saja. Selain itu, ketersediaan perangkat dan aplikasi yang sesuai juga berperan penting dalam membangun ekosistem 4G di suatu wilayah baru”, jelas Ririek.

    Layaknya di kota yang telah dilayani oleh Telkomsel 4G LTE lainnya, untuk memperkenalkan layanan Telkomsel 4G LTE yang lengkap dengan kesiapan ekosistemnya (seperti ponsel 4G dan berbagai aplikasi) kepada masyarakat Manado, Telkomsel menggelar roadshow Telkomsel 4G LTE Carnival, yang diadakan 9-11 Oktober 2015 di Manado Town Square.

    Telkomsel 4G LTE Carnival menghadirkan berbagai penawaran menarik seputar layanan Telkomsel 4G LTE kepada pelanggan, khususnya dari sisi perangkat 4G dan aplikasi. Tersedia berbagai pilihan ponsel 4G LTE dari LG, Samsung, Sony, HTC dan ASUS dengan penawaran cash back hingga hingga Rp 2,5 juta. Terdapat pula Cashback Pulsa Rp. 50,000 bagi pelanggan yang mengganti USIM (Kartu 4G). Selain itu terdapat penawaran kartu perdana 4G 8GB senilai Rp. 99.000 dan Free Trial LangitMusik Pelanggan yang hadir di lokasi juga dapat melihat dan mencoba langsung pengalaman digital lifestyle dari berbagai aplikasi, Moovigo, LangitMusik, Magisto, UMeetMe, Indihome & Mobile News Gathering.

    Telkomsel memberikan kemudahan bagi pelanggannya yang ingin menikmati layanan Telkomsel 4G LTE, dimana mereka dapat menukarkan simcard yang dimiliki dengan USIM secara gratis tanpa harus mengubah nomor saat ini. Kemudian pelanggan yang saat ini telah memiliki paket data Telkomsel, dapat melanjutkan penggunaan paket tersebut dengan tariff yang sama tanpa tambahan biaya untuk menikmati 4G LTE.

    Saat ini pelanggan di Manado sudah dapat menukarkan simcard mereka dengan uSIM, ataupun mendapatkan kartu perdana 4G simPATI dan kartuHALO di pusat layanan pelanggan Telkomsel (GraPARI) yang terletak di jalan Piere Tendean Ruko Mega Mall. (Icha)