Kategori: Indosat

  • Indosat Ooredoo Raih Laba Rp.217,2 Miliar Di Kuartal 1 2016

    Indosat Ooredoo Raih Laba Rp.217,2 Miliar Di Kuartal 1 2016

    Telko.id – Indosat Ooredoo mengawali tahun 2016 dengan mencatat laba bersih Rp217,2 miliar di kuartal I 2016, setelah sebelumnya mengalami kerugian Rp455,55 miliar di periode yang sama 2015.

    Pertumbuhan tersebut dipicu oleh layanan data, dimana pertumbuhan trafik data sebesar 52,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan mencatat pertumbuhan untuk pendapatan sebesar 11,8% terhadap periode yang sama tahun sebelumnya, dengan membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp6,8 triliun untuk triwulan pertama 2016.

    Pertumbuhan pendapatan ini didukung oleh pendapatan Selular yang meningkat sebesar 15,8% pada triwulan pertama 2016, utamanya disebabkan peningkatan pendapatan Data, SMS, Telepon dan VAS yang diimbangi dengan penurunan dari pendapatan interkoneksi.

    Jumlah pelanggan selular pada akhir triwulan pertama 2016 mencapai 69,8 juta pelanggan, meningkat 3,3 juta pelanggan dibandingkan triwulan pertama 2015 karena kampanye akuisisi yang agresif setelah persepsi kualitas jaringan meningkat. Penambahan pelanggan utamanya didominasi oleh pengguna data.

    Selain itu, EBITDA juga tumbuh 13,7% menjadi Rp2,9 triliun (TW1 2015: Rp2,6 triliun), dengan marjin EBITDA sebesar 43,5%. Beban mengalami peningkatan sebesar 6,7% menjadi Rp5,9 triliun (TW1 2015: Rp5,6 triliun). Pendapatan selular, data tetap (MIDI) dan telepon tetap masing-masing memberikan kontribusi sebesar 82%, 14%, dan 4% terhadap pendapatan konsolidasian Perusahaan.

    Alexander Rusli, President Director and CEO Indosat mengatakan, “Setelah melalui tahun 2015 dengan hasil yang sangat baik, kita sangat optimis dengan pencapaian tahun 2016 yang mulai terlihat dalam triwulan pertama ini. Walaupun industri di triwulan pertama ini secara musimam memang sedikit melemah, namun hal ini tidak melemahkan semangat kita untuk tetap menjadi yang terbaik. Kita akan jalankan strategi dengan segenap kekuatan untuk memenangkan pertempuran.”

    Khusus Pendapatan Data Tetap (MIDI) meningkat sebesar 1,0% dibandingkan triwulan pertama 2015, utamanya disebabkan adanya peningkatan kapasitas fixed internet. Dan Pendapatan Telepon Tetap (Telekomunikasi Tetap) turun sebesar 21,4% dibandingkan triwulan pertama 2015 yang disebabkan turunnya trafik dan menguatnya nilai tukar Rupiah terhadap Dólar Amerika Serikat. (Icha)

     

  • Indosat Ooredoo Dukung Pengembangan Dunia Kerja Nasional

    Indosat Ooredoo Dukung Pengembangan Dunia Kerja Nasional

    Telko.id – Peningkatan kompetensi tenaga kerja nasional saat ini menjadi isu penting dalam rangka mengatasi kesenjangan antara kebutuhan dunia usaha dan tenaga kerja yang tersedia.Menurut data, pada tahun lalu, dari 122,38 juta angkatan kerja, hampir separuh atau sebanyak 50,8 juta adalah lulusan SD ke bawah, sementara lulusan SMP adalah 20,7 juta dan lulusan SMA sebanyak 19,8 juta. Data ini menunjukkan masih rendahnya daya saing tenaga kerja nasional, bahkan di dunia kerja dalam negeri, terlebih lagi saat ini kita memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang memungkinkan perdagangan barang, investasi, tenaga kerja terampil, maupun jasa dapat dilakukan secara bebas diantara sesama negara ASEAN.

    Turut memperingati Hari Buruh Internasional 2016 serta sebagai salah satu pelaku dunia usaha yang memiliki perhatian besar terhadap peningkatan kualitas SDM, Indosat Ooredoo mendukung program peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui berbagai program antara lain program magang tenaga kerja, program peningkatan keahlian para TKI, serta pemberian wawasan dunia kerja melalui Program Company Visit bagi berbagai komunitas, siswa SD, SMP, SMA, dan mahasiswa.

    Program magang tenaga kerja merupakan bagian dari dukungan Indosat Ooredoo terhadap pemerintah melalui Program Magang Tenaga Kerja di 2000 Perusahaan. Indosat Ooredoo menjadi salah satu perusahaan yang akan menampung 100 tenaga kerja magang setiap tahun, untuk memberikan mereka pengalaman kerja, keterampilan dan keahlian, sehingga mereka siap terjun ke dunia usaha sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. Indosat Ooredoo meyakini bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja tidak hanya dilakukan melalui jalur pendidikan formal, namun juga bisa melalui jalur informal seperti magang di perusahaan.

    Sementara program peningkatan keahlian para TKI bertujuan untuk meningkatkan keahlian calon tenaga kerja yang akan bekerja khususnya ke berbagai negara seperti Timur Tengah dan negara-negara lain, sehingga mereka akan mendapatkan lapangan kerja yang lebih meningkat dari sebelumnya, tidak hanya menjadi pembantu rumah tangga misalnya, namun dapat bekerja di bidang lain.

    Upaya lain yang dilakukan Indosat Ooredoo adalah Program Company Visit bagi para mahasiswa. Mereka diundang untuk berkunjungan ke Indosat Ooredoo, tidak hanya untuk mendapatkan sharing tentang pengetahuan dan perkembangan dunia telekomunikasi, khususnya digital, namun juga mendapat wawasan dunia kerja serta melihat suasana dan proses kerja dari dekat.

    “Pengembangan SDM merupakan salah satu fokus dan bagian penting dari Program Transformasi Perusahaan, yang kami laksanakan tidak hanya untuk karyawan internal, namun juga para calon tenaga kerja dan mahasiswa. Semua program ini kami lakukan dalam rangka membantu meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja nasional, sehingga mudah terserap di dunia kerja,” demikian disampaikan Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo, Ripy Mangkoesoebroto.

    Ripy menambahkan, “Dengan memiliki tenaga kerja yang memiliki keunggulan skill dan kompetensi serta daya saing yang tinggi, Indonesia akan mampu bersaing di pasar global. Hal ini juga sejalan dengan tujuan perusahan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.” (Icha)

  • Indosat Ooredoo ‘Penasaran’ dengan Google Loon

    Indosat Ooredoo ‘Penasaran’ dengan Google Loon

    Telko.id – Teknologi Google Loon memang diperuntukan koneksi di wilayah yang sulit dijangkau oleh teknologi telekomunikasi lain. Itu sebabnya, operator cukup menanti seperti apa kelanjutan dari project loon ini. Begitu juga dengan Indosat yang ikut menandatangani kerjasama dengan Google beberapa waktu lalu, bersama dengan operator lainnya.

    Namun, ternyata hingga saat ini masih belum ada kemajuannya. Apa penyebabnya? Google harus memiliki ijin untuk mengaplikasikan teknologinya di Indonesia. Bahkan untuk melakukan uji coba. Pasalnya, balon yang membawa peralatan telekomunikasi itu akan diterbangkan 20 km diatas permukaan tanah. Dengan demikian dibutuhkan juga ijin dari menteri perhubungan untuk melakukan uji coba.

    Sedangkan bagi operator, Google hanya seperti vendor teknologi lainnya. Seperti Huawei, ZTE, Ericsson. Jadi, Google tidak akan diberikan frekuensi. Frekuensi hanya akan diberikan oleh pemerintah pada operator saja. Jadi, Google harus menggunakan frekuensi dari Operator.

    Indosat, sangat penasaran dengan teknologi balon ini. Pasalnya, Balon akan terbang di angkasa dan bekerja menggunakan angin dan lainnya. Lalu, bagaimana untuk melakukan koneksinya? “Itu sangat sulit. Jadi wajar, kita sangat penasaran dengan teknologi ini dan berharap, project loon ini dapat diuji coba,” ujar Alexander Rusli, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo menjelaskan.

    Ditambah lagi, teknologi sebenarnya menguntungkan bagi operato jika memang bisa diterapkan. Namun, operator sendiri tidak bisa melakukan apa-apa, jika memang project loon ini belum memperoleh ijin dari pihak-pihak yang terkait. (Icha)

  • Bank Indonesia Tunjuk Indosat Ooredoo Sebagai Mitra VPN Wireless

    Bank Indonesia Tunjuk Indosat Ooredoo Sebagai Mitra VPN Wireless

    Telko.id – Komunikasi antar bank ke Bank Indonesia memang harus lancar. Selama ini komunikasi tersebut dilakukan dengan menggunakan metode Dial-Up. Baik untuk pelaporan Sistem Informasi Debitur Online(SID), Pelaporan Bulanan SAKETAP maupun untuk BI Checking Online.

    Untuk meningkatkan pelayanan, Bank Indonesia melakukan transfromasi solusi Information and Communication Technology. Salah satunya adalah menggunakan VPN Wireless atau Virtual Private Network. Untuk itu, Bank Indonesia menunjuk Indosat Ooredoo sebagai mitra dalam penyedia layanan VPN Wireless untuk Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPR/BPRS) seluruh Indonesia.

    “Adalah suatu kebanggaan bagi Indosat Ooredoo menjadi mitra Bank Indonesia untuk penyediaan solusi konektivitas bagi BPR/BPRS. Dengan solusi VPN wireless yang kita sediakan, kami berharap solusi ini dapat memberikan koneksi ekstranet BPR/BPRS ke Bank Indonesia yang aman, stabil dan terjangkau”, ujar Herfini Haryono, Director & Chief Wholesale and Enterprise Officer Indosat Ooredoo.

    VPN Wireless atau Virtual Private Network Wireless adalah layanan konektitivitas yang menghubungkan suatu jaringan dengan jaringan lain secara privat melalui jaringan ekstranet wireless. VPN Wireless hadir untuk mengatasi kendala koneksi ekstranet BPR atau BPR Syariah (BPRS) ke Bank Indonesia (BI).

    Dengan menggunakan VPN Wireless, BPR/BPRS akan mendapat keuntungan lain berupa biaya operasional yang lebih efisien dengan tersedianya varian paket yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan VPN wireless ini juga, proses pelaporan BPR/BPRS ke Bank Indonesia akan lebih terjamin karena didukung oleh jaringan aman dan handal yang tersertifikasi ISO 27001 untuk keamanan information dan ISO 9001 untuk managemen mutu, serta didukung oleh tim technical support tersertifikasi yang selalu siap 24×7 di seluruh Indonesia.

    Guna memperkenalkan layanan VPN Wireless, Indosat Ooredoo melakukan sosialisasi layanan kepada perwakilan BPR/BPRS pada event yang digelar Perbarindo DKI Jaya dan Sekitarnya dan dilaksanakan pada tanggal 14-15 April 2016 di Mercure Ancol, Jakarta.

    Perbarindo (Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia) adalah organisasi yang menaungi para pelaku industri BPR/BPRS yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam mendongkrak usaha mikro kecil dan menengah. Jika semula Perbarindo adalah wadah untuk bertukar informasi para bankir BPR/BPRS, kini Perbarindo telah bermetamorfosa menjadi sebuah organisasi yang professional yang menjembatani kepentingan masyarakat, pemerintah dan seluruh insan BPR/BPRS. Untuk itulah Indosat Ooredoo turut berpartisipasi dalam event yang digelar oleh Perbarindo ini agar dapat turut serta memberikan solusi komunikasi terbaik melalui VPN Wireless dan solusi ICT lainnya bagi kebutuhan seluruh insan BPR/BPRS.

    Pada event yang dihadiri oleh kurang lebih 200 orang perwakilan BPR/BPRS ini, Indosat Ooredoo juga menawarkan menawarkan solusi lain seperti paket komunikasi antar karyawan dengan fitur CUG (Close User Group), layanan Mass Marketing Campaign, layanan digital dan IT Services.

    “Komitmen kami adalah untuk terus menyediakan solusi ICT terbaik yang tepat bagi pelanggan korporasi dan pebisnis. Terutama untuk industri perbankan, Indosat Ooredoo menyediakan layanan yang terjamin dengan sertifikasi dan standar global agar memenuhi (comply) dengan regulasi industri perbankan”, tutup Herfini. (Icha)

  • Indosat Dompetku Kini Bisa Terima Kiriman Uang dari Luar Negeri

    Indosat Dompetku Kini Bisa Terima Kiriman Uang dari Luar Negeri

    Telko.id – Dompet ku, layanan e-money dari Indosat ini sekarang membuka fasilitas baru yakni menerima kiriman uang dari berbagai negara. Fasilitas ini dapat terjadi karena Indosat melakukan kerjasama dengan global Skrill. Pengiriman uang dari berbagai negara dapat diterima di Indosat Dompetku dengan mudah dan real time.

    Skrill, sebagai bagian dari Paysafe Group, merupakan penerbit e-money resmi pertama di Eropa, dengan sekitar 40 juta nasabah, 180,000 merchants, dan memproses transaksi senilai hampir 16 Milyar Euro per tahun, serta telah beroperasi di lebih dari 200 negara yang melayani lebih dari 40 mata uang.

    Dengan terkoneksinya Indosat Dompetku dengan Skrill, pelanggan dapat menggunakan layanan ini untuk pengiriman uang dari seluruh dunia secara online ke Indonesia, dapat diakses selama 24 jam, dimana pengirim cukup buka rekening Skrill dan mengisi saldo Skrill menggunakan kartu kredit atau bank transfer, lalu kemudian dikirim ke nomor HP Indosat, maka penerima akan menerima dananya dalam rekening Dompetku Indosat dan segera bisa digunakan real time.

    Manfaat lain yang bisa dinikmati adalah nasabah yang memiliki dana dalam rekening Skrill dapat mencairkan dana mereka langsung ke dalam rekening Dompetku sehingga langsung bisa digunakan saat itu juga, seperti ditarik tunai dilokasi partner Indosat antara lain di Gerai Indosat Ooredoo, Alfamart, Alfamidi, atau dana dapat juga ditransfer ke rekening bank lain di Indonesia yang terdapat dalam jaringan ATM Bersama hanya dengan tarif transfer ATM normal. Selain itu juga bisa melakukan pembelian pulsa semua operator, pembelian voucher games, beli polis asuransi, voucher TV, donasi, atau belanja langsung di banyak merchant yang berkerjasama dengan Indosat Ooredoo, selain itu juga bisa langsung digunakan untuk melakukan pembayaran tagihan telpon, TV berbayar, Air, Internet dan banyak lagi yang akan terus bertambah.

    Prashant Gokarn, Chief New Business and Innovation Officer Indosat Ooredoo mengatakan, “Dengan bekerjasama dengan salah satu akses pembayaran Internasional seperti Skrill, kami dari MFS merasa senang karena kerjasama ini menguntungkan bagi pelanggan Dompetku Indosat Ooredoo dan juga bagi pelanggan Skrill sendiri, karena dengan adanya kerjasama ini memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk melakukan transfer uang Internasional dari luar negeri ke Indonesia. Semoga kerjasama ini terus akan berkembang dan membawa produk Remittance yg ditawarkan oleh Indosat Ooredoo akan maju dan meningkat ke tahun-tahun berikutnya.”

    Sementara itu, Lorenzo Pellegrino, Chief Executive dari Paysafe Digital Dompet, mengatakan , “Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan jaringan ponsel terkemuka seperti Indosat Ooredoo untuk membuka akses transfer uang internasional, yang merupakan pendorong utama dalam pertumbuhan finansial dan perekonomian di Indonesia.”

    Untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan di awal kehadirannya, layanan Dompetku-Skrill kini menawarkan promosi menarik yaitu, gratis biaya kirim ke rekening Dompetku, dan tanpa ada batas minimum transaksi, biasanya kirim adalah 1%. Periode ini berlangsung dari tanggal 21 Maret sampai dengan 30 April 2016.

    Selain layanan uang international, Dompetku Pengiriman Uang juga tersedia di jaringan Alfamart, Alfamidi, Gerai Indosat Ooredoo, layanan *789# atau dari layanan aplikasi Dompetku anda.Layanan ini memungkinkan nasabah kirim uang dan diterima cash oleh penerima di seluruh Indonesia, dana langsung tiba dalam hitungan menit dan bisa diakses dibanyak lokasi yang bahkan buka pada hari libur sampai pukul 22:00, seperti Alfamart dan Alfamidi, bahkan selama bulan April ini setiap pengiriman uang di Alfamart akan berhadiah langsung minuman Big Cola, Gratis dan jika pengirim menggunakan nomor Indosat, baik pra bayar dan pasca bayar, akan di top up pulsa sejumlah Rp.5000. (Icha)

  • eMagic Jadi Landasan Dasar IoT Dari Indosat Ooredoo

    eMagic Jadi Landasan Dasar IoT Dari Indosat Ooredoo

    Telko.id – Fenomena digital mengharuskan setiap perusahaan agar menyikapi dengan cermat. Terlebih, bagi perusahaan, pertumbuhan bisnis untuk kelangsungan usaha sangat penting. Itu sebabnya, perlu dicari sumber pendapatan yang lebih besar secara efektif, meningkatkan efisiensi biaya, dan melayani pelanggan dengan lebih baik.

    Internet of Thing (IoT) adalah sebuah solusi yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha untuk menciptakan inovasi bagi perusahaannya, sebagai sumber energi baru untuk pertumbuhan di tengah dunia digital saat ini. Dengan pemanfaatan teknologi digital dan konektivitas yang handal maka IoT dapat menciptakan peluang serta dampak yang positif bagi pebisnis maupun perusahaan.

    Seiring dengan komitmen untuk membangun ekosistem digital Indonesia, termasuk bagi kalangan korporasi dan bisnis, Indosat Ooredoo Business menghadirkan eMagic, enhance Managed IoT Connectivity, sebuah solusi M2M terbaru yang dirancang untuk memudahkan pelanggan dalam menghubungkan dan mengelola perangkat atau mesin dengan layanan full managed. Solusi ini aman dengan proses enkripsi yang handal melalui jaringan komunikasi multi akses yang menjamin tingkat layanan yang diharapkan serta menghasilkan total cost of ownership yang efisien.

    Director and Chief Wholesale & Enterprise Officer Indosat Ooredoo, Herfini Haryono mengatakan, “Layanan eMagic ini hadir untuk memberikan kesempatan pelaku usaha untuk lebih berkonsentrasi terhadap core bisnisnya dan tidak direpotkan oleh masalah konektivitas. Bisnis pun dapat menjadi lebih mudah, efisien, dan tingkat keamanan yang baik. Dengan konsep full managed services, pelanggan tidak akan direpotkan dalam hal instalasi, operasi dan pemeliharaan konektifitas.”

    eMagic 2

    Sebagai sebuah solusi, eMagic tepat diterapkan pada berbagai industri seperti ATM, EDC pada perbankan, gateway untuk sensor pada perusahaan oil and gas, broadcasting, retail dengan live streaming, advertising dan small branches office, dan industri lain yang membutuhkan komunikasi data yang handal dan aman.

    Manfaat lain yang pelanggan dapatkan adalah Managed service, yaitu pelanggan tidak direpotkan dengan aktivitas, instalasi, operasi dan pemeliharaan. Selain itu pelanggan hanya dikenakan biaya tetap bulanan yang sudah mencakup semua layanan dari mulai instalasi, operasi dan pemeliharaan. Biaya lebih efisien dan  perangkat beroperasi optimal, sehingga pelanggan dapat lebih fokus pada bisnis.

    “Kami ingin menjadi mitra  yang tepat bagi para pelanggan bisnis atau pelaku usaha yang ingin mengimplementasikan teknologi dalam upaya mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, mengeksplorasi berbagai peluang usaha, membantu transformasi digital perusahaan sambil tentunya menghadirkan pengalaman terbaik bagi para pelanggan mereka,” tutup Herfini Haryono. (Icha)

  • Indosat Ooredoo Ajak Perempuan Indonesia Lebih Melek Internet

    Indosat Ooredoo Ajak Perempuan Indonesia Lebih Melek Internet

    Telko.id –  Indosat Ooredoo mengajak perempuan Indonesia untuk lebih memanfaatkan internet dan teknologi digital, melalui acara Talkshow dan Masterclass bertajuk “Women Connected to Mobile Internet: Women in Digital Era”, Kamis (17/3).

    Acara ini merupakan tindak lanjut komitmen Indosat Ooredoo setelah mendukung inisiatif global GSMA Connected Women untuk meningkatkan akses wanita ke mobile internet menjadi 43% pada tahun 2020.

    Mengambil latar belakang Hari Wanita Sedunia yang jatuh pada tanggal 8 Maret, Indosat Ooredoo membuat rangkaian acara untuk mendorong kampanye  guna meningkatkan akses perempuan  ke mobile internet dan dunia digital. Untuk langkah awal, Indosat Ooredoo mengajak para perempuan Indonesia ikut dalam Talkshow dan Masterclass kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan lainnya pada bulan-bulan berikutnya.

    Era digital telah membawa begitu banyak perubahan dengan segala peluang. Di Jakarta, para perempuan merupakan pengguna internet yang paling dominan, yakni 73%. Tapi secara nasional, masih banyak perempuan di Indonesia yang belum tersentuh teknologi mobile digital atau belum memiliki pengetahuan dan pemahaman bagaimana menggunakan internet dan teknologi digital yang dapat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Padahal, perempuan  memiliki peranan penting dalam membangun ekonomi digital Indonesia sejalan dengan semangat untuk mendukung terwujudnya Indonesia Digital Nation.

    “Ini lebih dari sekadar konektivitas. Kita ingin memastikan teknologi digital dapat dipahami dan dimanfaatkan untuk memaksimalkan potensi perempauan sehingga mereka dapat meraih mimpi, cita-cita, dan kualitas hidup yang lebih baik,” ujar President Director and CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli berdasarkan keterangan pers yang diterima tim Telko.id

    Peningkatan konektivitas juga bukan sekadar angka, Indosat Ooredoo ingin memastikan bahwa akses internet dan teknologi digital dapat membantu perempuan  memaksimalkan potensinya sehingga mereka dapat mencapai mimpi dan cita-cita, meningkatkan kualitas hidup, menjadi seorang ‘Digital Super Woman’.

     “Komitmen ini kami wujudkan melalui program CSR Indosat Ooredoo pilar Women Empowerment yang telah menjadi bagian dari pilar utama program CSR kami sejak 2012.”tambah Alex.

    Sekedar informasi, Operator yang bermarkas di Jalan Medan Merdeka ini memiliki program CSR yang dikhususkan kepada kaum perempuan, yakni Inspirasi Perempuan Indonesia (INSPERA). INSPERA sendiri lebih terfokus pada dua program utama, yakni meningkatkan kemampuan dan keterampilan perempuan untuk dapat memperoleh penghasilan, memberikan akses pendanaan dan layanan keuangan. Fokus berikutnya adalah untuk meningkatkan jumlah perempuan yang mendapatkan akses informasi dan fasilitas telekomunikasi melalui berbagai layanan dan aplikasi, kegiatan komunitas perempuan, seminar, sharing, pameran digital, dan kewirausahaan.

    Melalui acara Talkshow & Masterclass ini, Indosat Ooredoo berharap dapat memenuhi fokus yang kedua. Pada acara ini Indosat Ooredoo mengundang berbagai narasumber perempuan dari berbagai elemen seperti pemerintah, pengusaha wanita, hingga psikolog anak, seperti Meutya Hafid, (Wakil Ketua Komisi I Bidang Telekomunikasi dan IT DPR-RI), Niluh Djelantik (Founder & CEO Niluh Djelantik), Destriana Cantikadewi (Founder HOPE – House of Perempuan), Kurie Suditomo (Founder Coding Indonesia), dan Nuriyah (Kelompok Soka Ayu).

    Acara talkshow kemudian dilanjutkan dengan kelas masterclass yang terbagi dalam empat tema. Parenting in Digital Era yang dipandu Vera Itabiliana (Psikolog Anak), Women in Digital Economy yang dipandu Citra Damayani Agus (CEO IMX), Digital Security and Safety for Women and Family, yang dipandu Septriana Tangkary (Direktur Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informasi RI), serta Commercial Product Photography yang dipandu Arino Mangan (Arino Mangan Photography) untuk memberikan pelatihan dasar fotografi bagi para pengusaha wanita yang mulai terjun ke dunia usaha online.

    “Acara ini menghadirkan para Digital Super Women dari berbagai bidangnya. Dari sisi pemerintah, sisi bisnis, hingga sisi filantropi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman dan menebarkan inspirasi kepada peserta yang hadir hari ini dan para perempuan  Indonesia,” ujar Chief Human Resource Officer Indosat Ooredoo, Ripy Mangkoesubroto.

  • Indosat Ooredoo Mungkinkan Turis Peroleh Kartu SIM Secara Virtual

    Indosat Ooredoo Mungkinkan Turis Peroleh Kartu SIM Secara Virtual

    Telko.id – Dalam ajang Mobile World Congress yang berlangsung di Barcelona, Spanyol, Indosat Ooredoo dan Taisys mengumumkan kerjasama kedua perusahaan, dimana Indosat Ooredoo bergabung dengan platform slimduet GreenRoam Alliance’s. Kerjasama ini akan menyertakan paket selular prabayar  Indonesia dalam platform slimduet GreenRoam Alliance.

    Slimduet adalah ekosistem eSIM komersial pertama di dunia yang memungkinkan penyediaan SIM prabayar secara virtual. Menggunakan platform Taisys’ slimduet, distribusi SIM Indosat Ooredoo akan bertransformasi menjadi lebih digital, dimana turis yang datang ke Indonesia kini dapat membeli dan mengunduh kartu prabayar lokal Indosat Ooredoo lewat aplikasi slimduet.

    Diungkapkan President Director & CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli dalam siaran pers-nya, JUmat (26/2), kerjasama ini merupakan wujud dari komitmen Indosat Ooredoo untuk terus memberikan pengalaman digital kepada perlanggan melalui penyediaan solusi distribusi SIM card secara virtual untuk pelanggan, khususnya untuk para turis atau tamu mancanegara yang berkunjung ke Indonesia.

    “Kami terus bertransformasi untuk menciptakan berbagai solusi dan inovasi digital, dan kami sangat bersemangat dalam menyediakan solusi  ini karena dapat memperluas peluang pasar dan bisnis kami,” katanya.

    Sementara itu, Chairman Taisys, Jason Ho mengaku sangat menyambut kehadiran Indosat Ooredoo sebagai anggota terbaru dari GreenRoam Alliance.

    “Seluruh anggota Alliance memiliki akses ke produk dan solusi telco-centric yang komprehensif yang dirancang untuk membantu melewati tantangan pasar dan menciptakan sumber pendapatan baru melalui inovasi dan teknologi yang teruji. Kami yakin dua perusahaan akan bekerja sama untuk pengembangan bisnis ke depan,” ujarnya.

    Keputusan Indosat untuk memilih slimduet sebagai solusi distribusi virtual sendiri diambil sebagai upaya untuk melayani 10 juta turis internasional yang berkunjung ke Indonesia setiap tahunnya. Dengan solusi ini, para turis telah dapat mengunduh nomor prabayar Indosat Ooredoo dan siap digunakan ketika mereka mendarat di Indonesia.

  • Indosat Ooredoo Ingin Tingkatkan Akses Internet Bagi Perempuan

    Indosat Ooredoo Ingin Tingkatkan Akses Internet Bagi Perempuan

    Telko.id – Dalam ajang Mobile World Congress (MWC) GSMA 2016 yang tengah berlangsung di Barcelona, Spanyol, asosiasi operator seluler GSM seluruh dunia meluncurkan The Connected Women Commitment Initiative. Inisiatif ini dihadirkan sebagai sebuah komitmen yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan secara gender bagi perempuan di negara berkembang untuk memperoleh akses internet dan peluang memanfaatkan layanan mobile money (mobile money services).

    Indosat Ooredoo, sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, memiliki perhatian dan komitmen yang kuat terhadap isu ini, dimana bersama dengan operator seluler anggota GSMA lainnya, menargetkan lebih dari 7 (tujuh) juta perempuan dari kalangan menengah ke bawah di berbagai negara berkembang dapat segera menikmati akses internet dan mendapatkan manfaat dari layanan mobile money, termasuk bagi perempuan di Indonesia.

    Dalam keterangan resminya, Rabu (24/2), President Director and CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli menegaskan komitmen Indosat Ooredoo untuk terus mendukung perempuan Indonesia untuk dapat terkoneksi dengan internet dan menikmati manfaat dari layanan mobile money dalam rangka meningkatkan peran dan kualitas hidup perempuan Indonesia.

    “Industri telekomunikasi di Indonesia telah memainkan berbagai peran penting dalam perkembangan ekonomi beberapa tahun terakhir. Saat ini Indonesia memiliki 278 juta pengguna seluler, melebihi jumlah populasi sebesar 250 juta, dimana jumlah perempuan yang telah memiliki akses internet hanya sebesar 13 juta orang. Kami percaya bahwa pemberdayaan perempuan melalui pemanfaatan koneksi internet dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” katanya.

    Ia menambahkan, berbagai hasil studi menyatakan bahwa perempuan menjadi kunci utama dari pengembangan masyarakat. Indosat Ooredoo mendukung inisiatif GSMA Connected Women, melalui komitmen meningkatkan akses perempuan ke mobile internet dari 40% menjadi 43% di tahun 2020. Dengan visi yang kuat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, Indosat Ooredoo percaya dapat mewujudkan komitmen ini.

     

    woman and internetSaat ini, perempuan kurang mampu di seluruh dunia termasuk di negara berkembang seperti Indonesia menghadapi 3 masalah kesenjangan, yaitu kesenjangan pengetahuan dalam menggunakan internet dan solusi digital untuk memperluas wawasan, kesenjangan kemampuan menambah penghasilan dan kesenjangan pendanaan atau akses layanan keuangan dan perbankan.

    Menyadari berbagai kesenjangan tersebut yang juga dialami perempuan Indonesia, Indosat Ooredoo berkomitmen untuk turut mengatasi masalah tersebut melalui salah satu program CSR-nya yang fokus pada optimalisasi pemanfaatan ICT untuk perempuan yaitu INSPERA (Inspirasi Perempuan Indonesia).

    INSPERA fokus pada 2 hal, yakni meningkatkan kemampuan dan keterampilan perempuan untuk dapat memperoleh penghasilan, serta memberikan akses pendanaan dan layanan keuangan, serta meningkatkan jumlah perempuan untuk mendapatkan akses informasi dan fasilitas telekomunikasi melalui berbagai layanan dan aplikasi, kegiatan komunitas perempuan, seminar, sharing, pameran digital dan enterprenership.

    Pemberdayaan perempuan dengan memberikan koneksi internet dan layanan laku pandai serta meningkatkan pengetahuan digital dan akses informasi ini diharapkan akan memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kualitas kehidupan perempuan Indonesia melalui berbagai program pemberdayaan perempuan dan financial inclusions.

    Berbagai studi mengatakan pemberdayaan ekonomi perempuan akan memiliki manfaat berlipat, khususnya bagi anak-anak mereka dengan indikasi pendidikan dan kesehatan yang semakin baik.

  • Minim Investasi, Indosat Ooredoo Tetap Berikan Layanan 1 Gbps

    Minim Investasi, Indosat Ooredoo Tetap Berikan Layanan 1 Gbps

    Telko.id – Anda ingin semakin akrab dengan keluarga? Mungkin dengan berlangganan akses internet hingga 1 GBps, bisa lebih akrab lagi karena memungkinkan untuk nonton film box office terbaru bersama di ruang keluarga. Untuk itu, Anda bisa menggunakan GIG dari Indosat Ooredoo yang baru saja diluncurkan. GIG ini adalah layanan Giga Speed Home Internet. Memang, ada beberapa provider lain yang juga sudah memberikan layanan yang mirip, hanya saja, yang memberikan belum sampai 1 GBps.

    Dengan berlangganan GIG, pelanggan akan mendapatkan manfaat dari koneksi full fiber optic tanpa batas, dapat diandalkan, dan koneksi internet yang stabil mulai dari 15MBps hingga 1GBps untuk meningkatkan pengalaman digital yang lebih baik.

    “Ini merupakan kelanjutan dari semangat baru kami dalam membangun Indonesia Digital Nation. Dengan hadirnya GIG, kami ingin memberikan akses yang lebih baik dan lebih banyak di tempat tinggal sehingga para anggota keluarga tetap terhubung dengan dunia digital dan menikmati semua hiburan digital bersama-sama. Kami memahami bahwa semua perjalanan berawal dari rumah,” ujar President Director & CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli. “Itulah mengapa, GIG dapat menjadi solusi terpadu dan mengubah gaya hidup pelanggan menjadi lebih digital di tempat tinggalnya.”

    GIG sendiri adalah merek yang dimiliki oleh Indosat Ooredoo, demikian juga dengan jaringannya yang dipakai. Yang merupakan ‘perkawinan’ dari network mobile yang sudah dimiliki oleh provider ini ditambah dengan jaringan Fiber Optic nya. Sedangkan layanan nya ini sendiri sudah sejak kuartal 2 tahun lalu sudah dipasarkan oleh IndosatM2. “Saat ini jumlah pelanggan yang menggunakan layanan ini sudah mencapai 100 ribu,” ujar Prashant Gokarn, Chief New Business and Innovation Officer Indosat Ooredoo menjelaskan.

    ‘Dengan ‘perkawinan’ jaringan ini, maka agak sulit jika kami ditanya tentang investasinya,” ujar Alexander menjelaskan. Selanjutnya, Alex juga menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memaksimalkan jaringan sudah ada dan tinggal disambungkan ke apartemen, atau area residensial. Artinya, investasi yang dikeluarkan bukan dalam bagian CAPEX saja, tetapi ada OPEX juga. Sayang, Alex tidak mau terbuka untuk masalah ini.

    Tapi berdasarkan informasi yang diperoleh Telko.id, Indosat Ooredo untuk meluncurkan layanan ini minim sekali investasinya. Pertama karena menggunakan jaringan yang sudah ada, ke dua, untuk masuk ke apartemen, tinggal ‘colok’ saja, karena biasanya, apartemen sudah memiliki akses di dalam gedung. Sedangkan untuk perluasan dari layanan ini, IndosatM2 baru akan mengajukan investasi di tahun 2016 ini. Besarannya seperti apa, masih belum diungkapan.

    Bahkan untuk promosi pun, Indosat Ooredoo menggandeng Google. Memang, dengan kerjasama dengan Google maka benefit yang diberikan oleh GIG ini juga bertambah karena setiap berlangganan layanan ini, pelanggan akan diberikan Google Chromecast, Chromebooks, dan Drive.

    “Ini pertama kalinya Google merilis Chromecast di Indonesia, hasil kerja sama dengan Indosat. Produk ini sangat populer di negara lain, sudah terjual lebih dari 20 juta unit, dan kami percaya produk ini juga akan sukses di Indonesia,” ujar Veronica Utami, Head of Marketing, Google Indonesia menjelaskan.

    Dengan berlangganan GIG, para pelanggan akan mendapatkan paket internet dengan Google Chromecast dan 50GB dari penyimpanan Google Drive tanpa biaya tambahan. Sebagai tambahan untuk Chromecast dan Google Drive, Google Chromebooks juga tersedia dengan beberapa paket bundling. Sekarang ini, produk bundling tersebut hanya tersedia dengan berlangganan GIG di Indonesia. Tarif yang dipatok untuk layanan internet broadband ini berkisar dari Rp 250 ribu sampai Rp 5,5 juta.

    Selama sembilan bulan terakhir, peminat GIG sudah cukup banyak terutama untuk area high residential seperti apartemen di Jabodetabek dan Bandung. Tahun ini, GIG juga akan memperluas pasarnya ke kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Makasar, Balikpapan, dan Bali baik di high residential seperti apartemen dan kawasan komplek perumahan (landed house). “Kami akan menambah cakupan di 10 sampai 12 kota tahun 2016 ini,” ujar Arpad Istvan Kiraly Commercial and Business Director IM2 menjelaskan. (Icha)