spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Uji Coba Terakhir, Roket New Shepard Terbangkan Manusia ke Bulan

Telko.id, Jakarta – Blue Origin, perusahaan luar angkasa milik Jeff Bezos, telah menyelesaikan uji coba peluncuran roket New Shepard pada Kamis (02/05) pagi waktu setempat, dari Texas, Amerika Serikat.

Roket tersebut membawa 38 muatan berupa dokumen penelitian dan pengembangan ke tepi ruang angkasa dalam misi yang berlangsung hanya lebih dari 10 menit.

Roket New Shepard mendorong kapsul ke ketinggian hingga 346.406 kaki atau lebih dari 100 kilometer dari daratan bumi.

{Baca juga: Blue Origin Siap Lepas Landas Bawa 38 Muatan}

Menurut laporan CNBC, seperti dikutip Telko.id, Jumat (03/05/2019), data awal menunjukkan bahwa roket meluncur dengan performa hampir tiga kali kecepatan suara.

Uji coba ini sendiri merupakan bagian terakhir sebelum Amazon mulai menjual tiket dan mengirim manusia ke luar angkasa. Asal tahu saja, Bezos memang punya mimpi untuk menjalankan misi eksplorasi luar angkasa dengan membawa manusia ke bulan.

Untuk mencapai tujuannya, Bezos bahkan menambah nilai investasi untuk proyek misi luar angkasa Blue Origin pada 2019. Ia merogoh kocek sebesar USD 1 miliar atau lebih kurang Rp 15,2 triliun untuk pengembangan perusahaan antariksa miliknya itu.

{Baca juga: Blue Origin Ungkap Harga Tiket Wisata ke Bulan, Berminat?}

Kini, Blue Origin punya tantangan yang sama dengan yang dihadapi oleh SpaceX besutan Elon Musk. Bahkan, kesamaan pengelolaan mereka telah terjadi selama 25 tahun terakhir.

Roket New Shepard bakal membantu perusahaan bersaing secara langsung dengan Virgin Galactic milik pebisnis Richard Branson di pasar pariwisata luar angkasa suborbital. Mereka pun bersaing dengan roket milik SpaceX. (SN/FHP)

Sumber: CNBC

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU