BULP Suarakan Aspirasi Pengguna Sebagai Konsumen

Jakarta – Perubahan pola pikir dan kecenderungan menggunakan internet memicu munculnya banyak Start up yang bergerak dan memanfaatkan industri IT sebagai dasar dari bisnis mereka, tak terkecuali di Indonesia.

BULP, dalam hal ini hanyalah satu dari banyak contoh yang bisa kita temukan. Perusahaan ini adalah perusahaan yang menjadikan dirinya sebagai wadah bagi para konsumen untuk menyuarakan pesan mereka. Dalam hal ini terkait pelayanan dari perusahaan-perusahaan penyedia layanan seperti provider internet ataupun makanan siap saji.

Arie Nasution, CEO BULP mengungkapkan, butuh waktu kurang lebih satu tahun baginya hingga akhirnya dapat secara resmi memperkenalkan aplikasi ini.

“Aplikasi ini bertujuan untuk menjembatani antara pihak perusahaan dan konsumen untuk memberikan aspirasi yang positif dan komperhensif,” ungkapnya dalam acara peluncuran yang berlangsung di Conclave, Jakarta, Selasa (29/9).

Melalui BULP, masyarakat tidak hanya bisa menyampaikan kritikan saja, tetapi juga saran, pujian dan juga hal positif lainnya kepada perusahaan yang dituju.

Beberapa fitur pun dihadirkan di aplikasi ini, misalnya saja share, mee too dan fedback.

Pengguna juga akan medapatkan reward atau penghargaan dari saran dan kritikan yang dilontarkannya. Selain juga akan mendapatkan poin yang bisa ditukarkan dengan berbagai marchendise, seperti T-Shirt, Tiket Nonton, Voucher Pulsa dan lain-lain.

Untuk interface perusahaan, BULP memiliki real time analitic pada dashboard-nya, yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai data insight dari konsmen. Hal ini tentunya akan membuat perusahaan tersebut dapat berimprovisasi untuk meningkatkan pelayanan mereka serta memberikan penyelesaian atas masalah yang dihadapi, sebelum pada akhirnya akan membantu para konsumen untuk mendapatkan pelayanan yang baik.

Gratis dan Tak Perlu Instal                                                                          

Aplikasi yang ditawarkan BULP ini sendiri secara tidak langsung menjadi jawaban atas segala macam permasalahan pelayanan yang ada di masyarakat saat ini. Pihak perusahaan yang bergabung juga akan sangat diuntungkan mengingat data insight pengguna yang dihadirkan dapat membantu mereka dalam menyebarkan promo dan juga dapat mengkategorikan para pengguna.

Menurut riset dari BULP, 96 % pengguna yang tidak puas dengan pelayanan masyarakat lebih memilih diam dan 91% diantara nya lebih memilih tidak menggunakan jasa perusahaan tersebut.

Berkaca dari riset ini, hadirnya aplikasi BULP menjadi sebuah jawaban atas permasalahan tersebut. Pasalnya para pengguna yang menggunakan aplikasi ini diminta memberikan keluhan atau saran dan pujian mereka kepada salah satu perusahaan penyedia layanan jasa dan pengguna tersebut akan mendapatkan sebuah reward dari komentar yang mereka berikan.

Setiap perusahaan yang menggunakan jasa mereka juga tidak perlu menginstal aplikasi apapun, karena dashboard mereka akan berbentuk web dan bukan aplikasi. Bagi perusahaan yang ingin bergabung, pihak BULP akan menggratiskan pembayaran sampai dengan akhir tahun ini.

Perlu dicatat, yang diberikan kepada perusahaan adalah data analitik dan data demografi dan bukan data diri si penggunanya.

Public Cloud Sebagai Server

Dikarenakan ini adalah sebuah start up yang juga baru melakukan soft launch pada Januari tahun ini, Bulp masih menggunakan public cloud sebagai server mereka. Salah satu alasannya adalah karena investasi publlic cloud cukup terjangkau, apalagi untuk pendatang baru seperti mereka.

Namun, tentunya mereka menjamin keamanan dari data para pengguna, dimana mereka menyewa VPS dari perusahaan data center di Singapura dan menjamin keamanan dari data mereka. [AK/IF]

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Latest Phone's

Latest Articles

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0