spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Riset: 50% Konsumen China Beli Ponsel Secara Online

Telko.id – Menurut survei terbaru yang dilakukan ABI Research untuk pasar Cina, lebih dari 50% orang yang dimintai pendapat, alias menjadi responden, melaporkan bahwa mereka membeli ponsel secara online. Angka ini terbilang tinggi jika dibandingkan dengan survei serupa yang dilakukan di AS, dimana hanya sekitar 36% dari konsumen saja yang melakukan hal serupa.

Hal ini, menurut Analis Senior ABI Research, Marina Lu, tidak lain dikarenakan pasar telekomunikasi seluler China didominasi oleh prabayar, yang berarti bahwa konsumen China (mungkin) tidak merasa seperti diikat oleh penyedia layanan mobile seperti yang dirasakan konsumen AS. “Prinsip yang sama berlaku untuk pelanggan kontrak, karena hanya melibatkan penawaaran kontrak SIM di China tanpa mengikutsertakan ponsel,” katanya.

Selain itu, banyak operator seluler di wilayah ini juga mengurangi subsidi untuk smartphone dan membebankan pajak handset kepada pelanggan. Hal ini semakin melemahkan ikatan antara pelanggan dengan operator mobile dan mendorong konsumen untuk membeli ponsel secara online.

Ditambah lagi, tidak banyak toko fisik untuk merek ponsel besar, seperti Apple, Samsung, dan Huawei bisa ditemukan di China seperti halnya di AS. Apple, misalnya, hingga saat ini baru memiliki total 32 toko di China, bandingkan dengan di AS, dimana setidaknya 268 toko telah beroperasi.

Bahkan, beberapa merek lokal China, termasuk Huawei dan Xiaomi, memanfaatkan tren ini (membeli ponsel secara online -red) dengan menjual beberapa perangkat andalan mereka melalui toko online. Huawei Honor dan Xiaomi seri Mi adalah contoh yang paling masuk akal untuk tren ini.

“Toko fisik bisa sangat berguna, karena memungkinkan konsumen untuk mencoba produk terbaru mereka saat berbelanja dan, karena itu, membantu meningkatkan penjualan,” tambah Lu. “Namun mengingat toko fisik di China terbatas, konsumen mungkin berkecil hati dengan proses ini, karena banyaknya orang dan antrian yang panjang selama pemeriksaan.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU