spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Remaja Ini Bobol Sistem Apple Demi Lowongan Pekerjaan

Telko.id, Jakarta – Sekira empat tahun lalu, seorang remaja berusia 13 tahun asal Australia bersama seorang rekannya berhasil dua kali bobol sistem Apple. Remaja itu melakukannya lantaran ingin mendapat pekerjaan di Apple.

Identitas remaja ini tak diungkapkan, demikian pula rekannya. Yang jelas, kasus telah berproses di pengadilan Adelaide, dan remaja itu sudah berumur 17 tahun. Menurut Mark Twiggs, sang pengacara, pelaku telah dibebaskan.

“Syaratnya, ia berperilaku baik selama sembilan bulan. Pun dengan rekannya, yang berusia lebih tua. Apple sama sekali tidak mengalami kerugian akibat perbuatan mereka,” terangnya, dikutip Telko.id dari TechSpot, Rabu (29/05/2019).

Mark melanjutkan, remaja ini nekat menerobos sistem Apple karena yakin bakal mendapat tawaran pekerjaan jika akhirnya ketahuan. Nahas, Apple justru mengontak FBI dan meneruskannya ke polisi Australia

“Ia terinspirasi dari seorang peretas yang berhasil mendapat pekerjaan setelah membobol sistem perusahaan. Faktanya, ia malah menjalani sidang. Beruntung, pengadilan mempertimbangkan masa depannya,” tambah Mark.

Terkait masa depan yang dipertimbangkan oleh pengadilan, pelaku memang bercita-cita menjadi seorang ahli sistem keamanan serta kriminolog. Kalau sampai punya catatan kriminal, pelaku bakal tak bisa mencapai cita-cita itu.

“Pengadilan akhirnya memutuskan untuk tidak memberi catatan kriminal. Hakim menyebut bahwa pelaku punya bakat di bidang teknologi informatika. Namun, hakim minta agar bakat tersebut tak disalahgunakan,” pungkas Mark. (SN/FHP)

Sumber: Techspot

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU