spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Lewat D-MIMO, ZTE Ingin Tingkatkan Kecepatan Data

Jakarta – Pembuat peralatan telekomunikasi asal Tiongkok, ZTE, baru-baru ini telah melakukan terobosan signifikan dalam penelitian pada jaringan akses radio generasi berikutnya. Perusahaan ini mengumumkan telah berhasil menguji dan mendistribusikan terobosan pra komersil pertama di dunia dari teknologi Multiple Input Multiple Output (D-MIMO).

Dalam uji lapangan diketahui bahwa ada peningkatan kecepatan data hingga sembilan kali lipat di tepi sel. Hal ini dicapai dengan menggunakan teknologi D-MIMO berdasarkan proprietary sistem Cloud Radio milik ZTE.

Pengujian ini tak hanya mengeksplor dua skenario yang digunakan, baik single user maupun multi user, ini juga memberitahu kita mengenai efek dari BTS yang tumpang tindih. Pengujian sendiri dilakukan dengan menggunakan terminal perangkat mobile yang tersedia secara komersial.

Dilansir dari Telecoms, Senin (16/11), tes menegaskan bahwa teknologi koherensi dari Join Transmission (JT) yang digunakan dalam sistem D-MIMO baru ZTE dipercaya dapat membuat sinkronisasi fase penuh antara BTS.

Sebagai hasil dari sinkronisasi ini, sinyal ditransmisikan secara bersamaan dan diperkuat ke tingkat maksimum saat mereka tiba di antena dari terminal pengguna, yang meminimalkan gangguan dengan terminal lain. Jumlah ini tambahan 3 dB pada antena di terminal si pengguna bila dibandingkan dengan teknologi JT non-koheren. Hal ini juga menghindari kontrol antena terminal pengguna lain yang juga membantu untuk meminimalkan gangguan sinyal dan menciptakan dasar yang jauh lebih baik untuk multi-user Joint Tranamission (MU-JT).

Teknologi ini akan menurunkan gangguan dan sinyal terdegradasi di tepi sel, sebuah efek samping yang sampai sekarang tak terelakkan setiap kali ada beberapa BTS. Hasilnya adalah bahwa terobosan baru ini akan menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik untuk ponsel pintar dan pelanggan mobile broadband, menurut ZTE.

Hal ini tentunya menjadi kabar baik bagi operator seluler karena teknologi D-MIMO dapat meningkatkan kecepatan data di tepi sel dengan sangat besar. [ak/if]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU