spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Menkomdigi Tegaskan Tidak Ada Rencana Batasi WhatsApp Call dan VoIP

Telko.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Meutya Hafid menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk membatasi layanan panggilan suara dan video berbasis internet atau Voice over IP (VoIP), termasuk WhatsApp Call.

Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Saya tegaskan pemerintah tidak merancang ataupun mempertimbangkan pembatasan WhatsApp Call. Informasi yang beredar tidak benar dan menyesatkan,” ujar Meutya Hafid dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (18/7/2025).

Menurutnya, Kementerian Kominfo memang menerima usulan dari beberapa pihak, seperti Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) dan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), terkait penataan ekosistem digital. Namun, usulan pembatasan WhatsApp Call belum pernah dibahas dalam forum kebijakan resmi.

“Saya meminta maaf jika terjadi keresahan di masyarakat. Saya sudah meminta jajaran terkait untuk segera melakukan klarifikasi internal dan memastikan tidak ada kebijakan yang mengarah pada pembatasan layanan digital,” tegas Meutya.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Kementerian Kominfo berencana membatasi layanan dasar telekomunikasi di platform seperti WhatsApp dan FaceTime yang menggunakan teknologi VoIP.

Wacana ini muncul setelah Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kominfo, Denny Setiawan, menyebut adanya contoh pembatasan serupa di Uni Emirat Arab.

Meutya menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah perluasan akses internet di daerah tertinggal, peningkatan literasi digital, serta penguatan keamanan data.

Seperti dilaporkan sebelumnya, trafik data di Indonesia terus meningkat, termasuk selama momen liburan.

Klarifikasi ini penting mengingat WhatsApp dan layanan serupa telah menjadi bagian penting dalam komunikasi sehari-hari masyarakat Indonesia.

Dengan lonjakan penggunaan internet, kebijakan yang mengganggu layanan ini tentu akan berdampak luas. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU