spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

Komdigi Umumkan 7 Operator yang Lolos Seleksi Frekuensi 1,4 GHz

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengumumkan tujuh operator telekomunikasi yang berhasil mendapatkan akun e-Auction dalam seleksi pita frekuensi radio 1,4 GHz untuk layanan Broadband Wireless Access (BWA) tahun 2025. Pengambilan akun dilakukan pada 11-13 Agustus 2025.

Ketujuh operator tersebut adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT XLSMART Telecom Sejahtera, PT Indosat Tbk, PT Telemedia Komunikasi Pratama, PT Netciti Persada, PT Telekomunikasi Selular, dan PT Eka Mas Republik. Mereka berhak mengunduh dokumen seleksi untuk tahap berikutnya.

Proses Seleksi dan Jadwal Penting

Calon peserta seleksi dapat mempelajari dokumen dan mengajukan pertanyaan tertulis hingga 20 Agustus 2025 pukul 15.00 WIB.

Pertanyaan resmi harus disampaikan dalam format PDF dengan tanda tangan direktur utama atau yang diberi kuasa, paling lambat 21 Agustus 2025.

Seleksi frekuensi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan broadband di Indonesia. Pita frekuensi 1,4 GHz dinilai strategis untuk memperluas jangkauan internet nirkabel berkecepatan tinggi.

Profil Peserta Lelang

Tiga operator seluler, yakni Indosat Ooredoo Hutchison, Telkomsel, dan XLSmart turut meramaikan memperebutkan frekuensi 1,4 GHz. Begitu pula nama Telkom yang notabene induk perusahaan Telkomsel, ikut serta.

Lalu, ada Telemedia Komunikasi Pratama merupakan anak usaha dari PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge/WIFI).

PT Netciti Persada yang menyediakan jaringan fiber to the home (FTTH) juga menyatakan minat terhadap ekosistem anyar ini.

Sedangkan, PT Eka Mas Republik adalah perusahaan yang dikenal dengan merek MyRepublic, penyedia layanan internet fiber dan TV berlangganan yang bagian dari Sinar Mas Group. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU