spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 965

Huawei P40 lite

0

Telko.id – Spesifikasi Huawei P40 lite bertumpu pada Kirin 810, 6 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, February 27 ini dibekali sistem operasi Android 10, EMUI 10, no Google Play Services dan layar berukuran 6.4″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei P40 lite. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Emerald Green, Light Pink/Blue) dan memiliki body berdimensi 159.2 x 76.3 x 8.7 mm (6.27 x 3.00 x 0.34 in) dengan berat 183 g (6.46 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Huawei P40 lite

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 810 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.27 GHz Cortex-A76 & 6×1.88 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G52 MP6. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, NM dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4200 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.4″ Inch dengan jenis LTPS IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors . Resolusi layarnya 1080×2310 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei P40 lite sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat13 400/75 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, proximity, compass, .

Kamera Huawei P40 lite

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei P40 lite :

  • 48 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.4, (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, 27mm (macro), 1/5.0″, 1.75µm
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0, (wide), 1/3.1″, 1.0µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Huawei MatePad Pro 5G

0

Telko.id – Spesifikasi Huawei MatePad Pro 5G bertumpu pada Kirin 990 5G, 6/8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, February 24 ini dibekali sistem operasi Android 10, EMUI 10, no Google Play Services dan layar berukuran 10.8″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei MatePad Pro 5G. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Gray, White, Green, Orange) dan memiliki body berdimensi 246 x 159 x 7.2 mm (9.69 x 6.26 x 0.28 in) dengan berat 460 g (1.01 lb). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, aluminum back, aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Nano-SIM.

Spesifikasi Huawei MatePad Pro 5G

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 990 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.86 GHz Cortex-A76 & 2×2.36 GHz Cortex-A76 & 4×1.95 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G76 MP16. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB/512GB storage, NM dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 7250 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 10.8″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 2560×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan ,540 nits typ. brightness (advertised). Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei MatePad Pro 5G sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB 3.1, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Huawei MatePad Pro 5G

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei MatePad Pro 5G :

  • 13 MP, f/1.8, PDAF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

LinkAja Kolaborasi Dengan JNE Sebagai Opsi Pembayaran

0

Telko.id – Berkomitmen untuk menjadi solusi bagi berbagai kebutuhan harian masyarakat, LinkAja resmi bekerja sama dengan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik. Melalui kolaborasi strategis ini, LinkAja akan memudahkan para pengguna JNE dengan memberikan opsi pilihan pembayaran secara nontunai.

Dengan hadirnya LinkAja sebagai solusi pembayaran elektronik semakin memudahkan pengguna jasa JNE dalam melakukan pengiriman barang. Kemudahan transaksi ini dapat dinikmati pada metode pembayaran di tempat (Cash on Delivery) untuk aktivitas belanja online, yang dapat digunakan di beberapa e-commerce seperti Shopee, Lazada, Zalora, Blibli, Salestock, dan Watsons, serta di lebih dari 7.000 outlet JNE yang tersebar di Indonesia.

“Kami menyambut positif kolaborasi ini, karena dapat menjadi solusi pembayaran digital nontunai bagi layanan pengiriman JNE sebagai salah satu perusahaan terbesar di bidang logistik di Indonesia,” ujar Edward Kilian Suwignyo, selakuDirektur MarketingLinkAja.

Kolaborasi ini adalah memberikan pilihan bagi konsumen agar memudahkan dan mempercepat pembayaran nontunai di transaksi COD dan pembayaran layanan logistik di seluruh outlet JNE.

Jadi LinkAja tidak hanya dapat memberikan kemudahan transaksi kapan saja dengan cepat tanpa repot dengan uang pas atau kembalian bagi konsumen, tetapi juga sekaligus membantu meningkatkan produktivitas agen, serta kurir JNE dengan waktu transaksi yang lebih cepat dan aman, dan pada akhirnya meningkatkan indeks inklusi keuangan nasional.

Baca juga : LinkAja Dukung Program Digitalisasi Pada Industri Pelayaran

“Kolaborasi JNE dengan LinkAja, akan turut mendorong perkembangan e-commerce karena mendukung bisnis para pelaku usaha, terutama UKM, sehingga diharapkan akan berdampak pula terhadap perekonomian nasional,” ungkap Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE menjelaskan.

Sebagai uang elektronik nasional, LinkAja menawarkan layanan pembayaran digital yang berbeda dari produk lain yang sudah ada di pasar saat ini, dengan berfokus pada pemenuhan kebutuhan esensial masyarakat.

Baca juga : LinkAja Kini Bisa Digunakan Bayar Langganan Gas

Beberapa di antaranya adalah melalui program digitalisasi SPBU bersama Pertamina, pengenalan pembayaran nirsentuh di jalan tol dengan Jasa Marga, dan pembayaran digital di berbagai moda transportasi publik seperti kereta api, bis, LRT, pesawat dll, pembelian pulsa di semua operator, pembelian token PLN, serta pembayaran tagihan listrik dan air.(Icha)

 

2020 DANA Targetkan pertumbuhan pelanggan Aktif 2 Kali Lipat

0

Telko.id – Industri financial technology saat ini di Indonesia memang sangat ketat. Mereka berlomba perbanyak merchant dan pengguna aktif dengan berbagai cara. Namun, DANA sebagai salah satu fintech di Indonesia ini cukup optimis 2020 ini hingga menargetkan pertumbuhan pelanggan aktif dan transaksi 2 kali lipat.

Hal ini disampaikan oleh CEO DANA, Vincet Iswara beberapa waktu lalu. Di mana, pada akhir Desember lalu, DANA mengklaim telah mencapai 35 juta, dan melayani sebanyak tiga juta transaksi per hari. Selain itu, Dana juga telah berhasil menggaet 87.500 mitra UMKM dan bisnis untuk masuk dalam ekosistemnya.

“Kami harap di tahun 2020 kami bisa mencapai (jumlah pengguna dan transaksi) lebih dari dobel semua,” kata Vincent.

Vincent menjelaskan bakal mengembangkan infrastruktur keuangan di platformnya serta menggaet sejumlah mitra baik dari institusi keuangan maupun pelaku usaha dari berbagai skala bisnis. Salah satunya, saat ini perusahaan tengah melakukan pilot project pada fitur Paylater dan Bayar Patungan.

Selain itu, perusahaan juga telah resmi menjadi metode pembayaran di layanan Apple di Indonesia sehingga pengguna bisa menggunakan DANA sebagai alternatif pembayaran digital di App Store, Apple Music, Apple TV app, iTunes Store, hingga iCloud Storage.

Baca juga : DANA Resmi Jadi Metode Pembayaran di Ekosistem Apple

Sebelumnya, DANA juga telah berkolaborasi dengan Samsung Pay untuk metode pembayaran layanan di Samsung.

“Kami yakin dengan berkolaborasi bersama beberapa partner seperti Apple ini, akan lebih banyak transaksi yang kami lakukan untuk memberikan benefit kepada pengguna,” ujar Vincent.

DANA mencatat pada akhir 2019 sekitar 87.500 mitra mikro kecil menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Vincent mengklaim bahwa hingga saat ini perusahaan pun telah mengimplementasikan standardisasi kode Quick Response (QR Code) atau QRIS hingga 100% ke seluruh mitra UMKM perusahaan.

“(Implementasi QRIS dimulai) sejak ada petunjuk dari Bank Indonesia di mana para pemain PJSP (Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran) harus mengadopsinya,” ujar dia.

Memang, BI mewajibkan seluruh penyedia layanan pembayaran nontunai menggunakan QRIS terhitung mulai 1 Januari 2020 lalu. Sosialisasi program ini telah dimulai sejak 17 Agustus 2019.

DANA sendiri sudah mencatat ada 5 sektor UMKM terbesar di perusahaan selama 2019 di antaranya yakni makanan dan minuman, sembako, layanan seluler seperti pulsa, pakaian dan aksesoris, dan barang elektronik.

Selain itu, ada pula 5 lokasi  mitra UMKM terbesar perusahaan yakni berada di wilayah DKI Jakarta, Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Akhir Oktober lalu, DANA menargetkan bisa menggaet lebih dari 30 juta hingga akhir tahun. Jumlah itu meningkat signifikan dibanding April lalu yang sebanyak 15 juta. Ketika itu, ia menyebut, pasar fintech pembayaran di Indonesia masih sangat besar. Vincent menyebut e-commerce merupakan salah satu penggerak ekonomi digital di Indonesia saat ini. “Perkiraan nilai transaksinya mencapai US$ 4,45 triliun pada 2021,” kata dia. (Icha)

9 Pusat R&D vivo Ini Fokus Kembangkan Teknologi Termasuk 5G dan AI

0

Telko.id – Perusahaan teknologi tentunya tak lengkap tanpa tim pengembangan dan riset, atau Research and Development (R&D) sebagai bagian dari lahirnya sebuah inovasi. Serangkaian uji konsisten dilakukan para tim ahli, untuk memastikan inovasi terus hadir bagi konsumen. Semangat inilah juga ditunjukkan vivo sebagai salah satu brand smartphone global, yang memiliki 9 pusat R&D independen di berbagai negara.

“Sejak dulu, vivo selalu memposisikan riset dan teknologi produk sebagai kekuatan pendorong utama untuk menghasilkan produk yang inovatif dan meningkatkan kemampuan teknis sehingga dapat mempersembahkan pengalaman teknologi yang baru kepada konsumen,” kata Edy Kusuma, Senior Brand Director vivo Indonesia.

Pusat Riset vivo ini didirikan di 9 lokasi yang tersebar di seluruh dunia; antara lain di Tiongkok (Shenzen, Dongguan, Nanjing, Beijing, Shanghai, Hangzhou), Taiwan (Taipei), Jepang (Tokyo), dan Amerika Serikat (San Diego).

Sumber : vivo

Pusat R&D ini fokus dalam berbagai teknologi, termasuk komunikasi 5G, Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk produk elektronik konsumen, desain industrial, dan teknologi pencitraan.

baca juga: https://telko.id/tag/vivo-indonesia/

Berbagai inovasi hasil dari pusat riset sebagai salah satu perusahaan smartphone global dengan konsumen di seluruh penjuru dunia tentu saja telah banyak dirasakan. Mulai dari vivo X1 sebagai smartphone pertama di dunia dengan Hi-Fi quality audio chip di tahun 2012, X5 sebagai smartphonepaling tipis di dunia tahun 2014, hingga vivo V15 sebagai smartphone pertama dengan 32MP Pop-Up Camera yang diluncurkan tahun 2019.

Di akhir tahun lalu, vivo juga memperkenalkan vivo V17 Pro sebagai smartphone pertama di dunia dengan 32MP Dual Pop-Up Selfie Camera yang mendapatkan sambutan hangat dari konsumen di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Berbagai produk inovatif yang dihasilkan dari pusat R&D vivo juga kerap diperkenalkan di ajang kelas dunia. Prototipe APEX yang menggebrak desain smartphone dunia pertama kali dipamerkan tahun 2018 yang menampilkan revolusi desain layar serta kamera Pop-Up serta In-Display Fingerprint Scanner Authentication.

Di tahun 2019, vivo memperkenalkan APEX 2019 yang tampil dengan desain unibody dan pembaharuan seperti teknologi Full Screen In-Display Fingerprint Authentication dan Body Soundcasting. Tahun ini vivo juga akan terus menghadirkan inovasi-inovasi terbaru yang patut ditunggu oleh konsumen.

Untuk dapat menghadirkan inovasi ke dalam produk konsumen yang siap digunakan, vivo kini memiliki 5 basis produksi di seluruh dunia, dengan distribusi di Dongguan, Chongqing, India (Greater Noida), Bangladesh (Dhaka), dan Indonesia. Mengimplementasikan proses produksi berstandar global dengan Multi-Level Testing, termasuk uji ketahanan smartphone, uji usia, dan banyak pengujian intensif lain melalui Quality Control Lab (QC-Lab).

Di Indonesia, vivo telah memiliki pusat produksi sendiri yang berlokasi di Cikupa, Banten dan terus melakukan ekspansi pabrik di Indonesia untuk dapat memenuhi permintaan dalam negeri. Konsumen Indonesia juga berkontribusi sebagai landasan terpenting bagi pengembangan teknologi dan riset pasar vivo. (Icha)

 

 

Inggris Memutuskan Tetap Gelar 5G Gunakan Teknologi Huawei

0

Telko.id – Walaupun berada ditengah-tengah tekanan dari Amerika untuk membatasi penggunaan teknologi Huawei, pemerintah Inggris akhirnya memutuskan akan membuka kesempatan kepada Huawei untuk melanjutkan roll-out 5G di negara nya.

Pemerintah Inggris mengatakan Huawei akan diberikan izin untuk membangun noncritical part dari jaringan 5G negara itu. Bahkan Dewan Keamanan Nasional Inggris menyimpulkan bahwa risiko keamanan yang disajikan perusahaan Cina dapat dikelola. Yang sebenarnya oleh para pejabat Huawei berulang kali dibantah bahwa peralatannya dapat digunakan oleh negara China untuk memata-matai negara atau melumpuhkan infrastruktur utama.

“Tidak ada dalam ulasan ini yang memengaruhi kemampuan negara ini untuk berbagi data intelijen yang sangat sensitif melalui jaringan yang sangat aman, baik di Inggris, dan dengan mitra kami,” kata Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab, seperti dikutip dari media Inggris.

Keputusan ini merupakan kemunduran besar bagi upaya pimpinan Amerika untuk menekan penggunaan produk Huawei, dan bisa memberanikan negara lain untuk mengikuti jejak Inggris. Jerman diperkirakan akan membuat keputusan apakah akan mengizinkan Huawei membangun bagian dari jaringan 5G sendiri tahun ini. Kanada juga masih memutuskan apakah akan memblokir pembuat peralatan.

Bagi Huawei, tentu putusan dari pemerintah Inggris tersebut disambut baik. Victor Zhang, Vice-President, Huaweiseperti yang disampaikan dalam pernyataan tertulisnya yang dikirimkan pada redaksi Telko.id.

“Huawei menerima konfirmasi dari pemerintah Inggris yang telah membuka kembali kesempatan kepada kami untuk melanjutkan kerja sama yang telah terbangun bersama dengan pelanggan- pelanggan dalam menuntaskan roll-out5G. Keputusan ini diharapkan akan memacu pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang kian canggih, aman, dan murah di masa depan. Keputusan ini juga diharapkan mendorong dihadirkannya teknologi kelas dunia bagi Inggris, sekaligus sebagai jaminan untuk menciptakan market teknologi yang kompetitif”, ungkap Victor.

Victor juga menambahkan bahwa Huawei, sudah lebih dari 15 tahun konsisten dalam menghadirkan teknologi-teknologi mutakhir bagi operator-operator telekomunikasi di Inggris. “Berpijak pada rekam jejak kami di dunia teknologi, kami berkomitmen untuk terus mendukung pelanggan-pelanggan yang telah mempercayakan investasi mereka dalam membangun jaringan 5G, sehingga dapat turut memacu tumbuhnya perekonomian negara dalam upaya mereka untuk memenangkan persaingan global,” ungkap nya menambahkan.

Huawei pun sepakat, makin beragamnya vendor dalam atmosfer kompetisi yang adil menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya inovasi dan terbangunnya jaringan yang andal. Hal ini sekaligus menjamin pelanggan mendapatkan akses yang luas untuk menikmati suguhan teknologi terbaik. (Icha)

Jokowi Kirim Surat Ke DPR Harapkan Percepat Pembahasan RUU PDP

0

Telko.id – Akhir minggu lalu, Presiden Joko Widodo melayang surat pada DPR terkait Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP). Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate pada media, Selasa (28/01) di Jakarta.

“Dalam surat itu, Presiden menugaskan Kementerian Kominfo, Kementerian Hukum dan HAM, serta Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan pembahasan RUU bersama dengan DPR,” ujar Johnny.

Harapannya, surat tersebut dapat akan mempercepat proses politik terkait pembahasan RUU PDP di Parlemen dan dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. Setelah dirembuk di Bamus, kata dia, RUU akan ditindaklanjuti oleh Komisi I DPR.

Johnny pun memastikan bahwa saat ini pemerintah telah mengirimkan naskah akademik berisi rancangan undang-undang kepada legislator untuk ditindaklanjuti oleh Badan Musyawarah atau Bamus.

Untuk sampai RUU tersebut selesai, Johnny tidak bisa memastikan memerlukan berapa lama, karena sebenarnya RUU ini sendiri sudah pernah digulirkan sejak 2012 lalu. Hingga sampai sekarang belum juga tuntas. Itu sebabnya, Presiden pun melayang kan surat pada DPR, menunjukan bahwa RUU Perlindungan Data Pribadi ini sudah mendesak kebutuhannya.

Pemerintah pun, menurut Johnny menyerahkan sepenuhnya proses perembukan RUU PDP ini pada DPR. “Termasuk, seandainya ada penambahan maupun pengurangan pasal dan bab”, ungkap Johnny.

Selain itu, Johnny juga memastikan bahwa pemerintah akan melibatkan semua stakeholder hingga masyarakat dapat memberikan saran dan masukannya.

Berdasarkan naskah akademik yang disusun pemerintah, RUU PDP berisi 15 bab dan 72 pasal. Meski enggan merincikan tiap-tiap pasalnya, Johnny menyatakan seluruh poin tersebut melingkupi tiga hal.

Pertama, poin RUU akan membahas kedaulatan data. Kedua, beleid itu rencananya memayungi pemilik data atau data owner. Ketiga, RUU itu akan melindungi pengguna data.

“Pengaturan lainnya akan membahas data antar-negara atau cross border. Selain itu, RUU ini nantinya membuka peluang agar ramah terhadap inovasi dan bisnis,” tuturnya.

RUU PDP ini menurut Johnny perlu sgera disahkan menjadi undang-undang. Soalnya, RUU ini sangat relevan dengan perkembangan kehidupan global saat ini. “Ekonomi kita juga sudah bergeser ke kehidupan era digital,” ujar nya.

Saat ini, 126 negara di dunia telah memiliki beleid serupa yang kerap disebut dengan general data protection regulation atau GDPR. Sedangkan di ASEAN, ada empat negara yang sudah memiliki undang-undang tersebut. Keempatnya adalah Malaysia, Filipina, Malaysia, dan Thailand.

Seandainya DPR dapat merampungkan RUU ini dalam waktu dekat, Indonesia akan menjadi negara kelima di ASEAN yang memiliki beleid perlindungan data pribadi sekaligus menjadi negara nomor 127 di kancah global. Adapun regulasi terkait perlindungan data digadang-gadang akan mengundang investasi.

“Investasi di bidang teknologi dan informasi kan oleh korporasi global sudah siap, tapi mereka menunggu selesainya UU PDP,” ucapnya.

Isi RUU PDP yang sudah dibuat tersebut menurut Semuel Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika pada acara yang sama menyatakantidak jauh berbeda dengan Undang-undang dari negara lain. Secara prinsip sama, namun untuk sangsi pidana maupun perdata ada perbedaan.

“Kita paling tinggi (denda) Rp 100 miliar,” kata Semuel menjelaskan.

Meski demikian, Kemkominfo belum menjelaskan secara terperinci pelanggaran seperti apa yang akan dikenai denda maksimum Rp 100 miliar.

Menurut Semuel, denda merupakan sanksi yang lumrah ada dalam undang-undang mengenai data pribadi di negara mana pun. Perbedaannya hanya pada implementasi maupun besaran denda di tiap negara.

“Kita juga harus menghitung dampak ekonominya,” kata Semuel. (Icha)

 

 

 

 

 

DANA Resmi Jadi Metode Pembayaran di Ekosistem Apple

0

Telko.id –  Dana, mulai hari ini resmi jadi metode pembayaran dalam ekosistem Apple di Indonesia. Para pengguna Apple pun dapat memanfaatkan Dana sebagai alternatif pembayaran digital di  App Store, Apple Music, Apple TV app, iTunes Store purchasesdan iCloud storage.

“Kami sangat antusias bahwa pengguna perangkat Apple kini dapat menggunakan dompet digital DANA sebagai metode pembayaran di App Store dan berbagai layanan Apple lainnya. DANA merupakan salah satu layanan dompet digital terbaik di Indonesia, dan pengguna dapat menikmati kemudahan pemakaian, aksesibilitas, dan keandalan dari layanan yang dikembangkan dari, oleh, dan untuk Indonesia,” ujar Vincent Iswara, CEO dan salah satu pendiri DANA menjelaskan.

Kini, dengan adanya DANA sebagai metode pembayaran digital dalam ekosistem Apple, pengguna layanan Apple yang tidak memiliki kartu kredit mendapatkan alternatif pembayaran baru untuk bertransaksi dengan mudah, hanya lewat sentuhan pada seluruh perangkat Apple.

DANA menjamin keamanan atas setiap transaksi digital yang dilakukan di App Store serta tidak membagikan informasi pribadi dan informasi perbankan milik pengguna kepada Apple, karena bagi DANA faktor keamanan dan user experiencemerupakan hal yang utama.

Untuk bisa memanfaatkan DANA sebagai metode pembayaran di perangkat Apple, pengguna bisa mengatur informasi pembayaran Apple ID mereka melalui menu Settings (Pengaturan) pada perangkat iPhone, iPad, dan iPod Touch, atau Mac miliknya.

DANA memastikan pengguna tetap bisa memiliki pengalaman menggunakan dompet digital tepercaya, mudah digunakan, dan dapat diakses kapanpun dan melalui beragam platform dalam setiap transaksi digital nontunai yang mereka lakukan.

Kerja sama Apple dengan DANA, dengan demikian menjadi tonggak sejarah baru bagi DANA dalam terus membangun infrastruktur pembayaran yang kokoh dan inklusif sebagai penunjang transaksi digital masyarakat di Indonesia. (Icha)

 

 

Wow, Jepang Sudah Siap-siap Gelar 6G Tahun 2030

Telko.id – Saat ini sebagian besar negara di dunia masih siap-siap untuk menggelar jaringan 5G. Tapi para beberapa ilmuwan sudah mempersiapkan kehadiran 6G. Salah satu yang sudah mempersiapkan kehadiran teknologi 6G ini adalah Jepang. Sebelumnya, Korea Selatan, China, Finlandia, dan Amerika Serikat juga menyatakan akan bersiap menggelar teknologi baru tersebut.

Di mana, NTT Docomo, salah satu operator yang agresif di negara Matahari Terbit itu, memprediksikan setidak nya pada 2030 atau satu decade dari sekarang teknologi baru itu akan mulai banyak digunakan. Bahkan, operator ini sudah mengeluarkan buku putih tentang 6G untuk mencapai target tersebut.

Buku putih merangkum konsep-konsep teknis terkait dan ragam kasus penggunaan yang diharapkan dapat digunakan dari implementasi teknologi komunikasi 5G dan 6G yang baru berkembang, serta komponen teknologi dan kinerja target.

Docomo sendiri sudah memulai penelitiannya pada peluncuran komersial 5G pada tahun 2010. Pada tahun 2018, perusahaan melakukan percobaan propagasi gelombang radio yang sukses pada frekuensi hingga 150 GHz, level yang diharapkan memungkinkan komunikasi yang jauh lebih cepat dan berkapasitas lebih besar yang dibutuhkan oleh 6G.

Sumber: NTT Docomo

 

Menurut Docomo, 6G ini merupakan perluasan dari kemampuan 5G yang bertujuan untuk mewujudkan kemajuan teknologi termasuk pencapaian kombinasi kemajuan dalam konektivitas, termasuk kecepatan ultra-tinggi, kapasitas besar dan latensi rendah. Lalu perintis pita frekuensi baru, termasuk frekuensi terahertz, kemudian juga akan perluasan jangkauan komunikasi di langit, di laut dan di luar angkasa.

Sumber: NTT Docomo

Temasuk juga penyediaan komunikasi yang sangat hemat energi dan sangat murah untuk memastikan komunikasi yang sangat andal dan kemampuan konektivitas perangkat yang besar dan penginderaan.

Semua itu dipaparkan oleh Docomo pada acara Docomo Open House 2020 di kompleks pameran Tokyo Big Sight di Tokyo dengan judul “5G Evolution dan 6G” (24/20) lalu.

Ke depannya, Docomo akan mempromosikan kerja sama antara pemerintah, industri dan akademisi serta beragam pemangku kepentingan, dan akan terus meneliti dan mengembangkan teknologinya untuk memfasilitasi evolusi lebih lanjut dari komunikasi seluler. (Icha)

Startup Indonesia Berkembang Pesat Tapi Banyak Yang Kebingungan, Kenapa?

0

Telko.id – Industri startup Indonesia sangat berkembang pesat. Namun, tidak sedikit juga dari mereka yang kebingungan dalam mengembangkan bisnisnya. Hal ini terungkap dalam acara Digitaraya Impact 2020. Lalu apa solusinya?

Menurut Nicole Yap, Managing Director Digitaraya dalam pembukaanya menyebutkan bahwa “Ekosistem startup di Indonesia telah berkembang sangat pesat pada satu dekade ini, dengan banyak sekali startup-startup lokal menghadirkan inovasi-inovasi yang solutif untuk men-disruptindustri dan memainkan peranan yang penting yang memudahkan kehidupan keseharian masyarakat”.

“Hal itu yang membuat Digitaraya hadir sebagai startup-hub kelas dunia di Indonesia untuk mendukung dan mengembangkan startup baru, untuk mencapai tingkatan berikutnya dalam pertumbuhan bisnis mereka,” ungkap Nicole.

Namun, dibalik pertumbuhan yang pesat itu, ada tiga persoalan yang dihadapi oleh para startup Indonesia.

“Ada tiga persoalan bagi perkembangan startup Indonesia yakni kebutuhan SDM yang mumpuni, peranan mentor yang bisa membimbing, dan funding yang bisa memberikan dorongan,” ujar Fadjar Hutomo, Deputi Akses Permodalan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang turut memberikan pidato pembuka pada acara Digitaraya Impact 2020 menjelaskan.

Selain itu, pada acara itu juga terungkap bahwa banyak startup Indonesia yang kebingungan. Kenapa?

Menurut Sebastian Trzcinski-Clément, Head of Developer Relations and Startup Ecosystem in Asia, Africa, and the Middle East, Google menyebutkan bahwa “Startup banyak yang terlihat kebingungan menjalankan bisnis mereka karena tidak ada pedoman yang pasti mengenai bagaimana mereka harus menjalankan sebuah bisnisnya”.

Itu sebabnya, Fadjar menyebutkan, pentingnya peran sebuah startup hub seperti Digitaraya. “Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih pada Digitaraya atas inisiatif yang diberikan yang membantu kami (pemerintah) menyelesaikan persoalan dan mempersiapkan masa depan ekonomi Indonesia,” ungkapnya.

“Disinilah startup-hub seperti Digitaraya memainkan peran yang sangat penting untuk mendukung dan membantu para startup ini untuk mengembangkan bisnis mereka menggunakan berbagai cara seperti contohnya, Google’s launchpad playbook yang dapat memberikan pedoman dan platform networking yang sangat dibutuhkan,” ungkap Sebastian.

Untuk memenuhi kebutuhan dari industri startup, Digitaraya telah berkomitmen untuk melanjutkan perjalanan ini dan terus mendorong industri ini ke depan. Nicole menjelaskan,

“Kami berencana untuk mengadakan lebih banyak bootcampuntuk startup-startup baru yang akan berfokus kepada hal-hal yang fundamental, membantu mencocokkan bisnis mereka dengan Venture Capitaldan korporasi, juga membangun jaringan yang luas agar mereka mampu mengembangkan bisnis lebih jauh dan cepat.”

Sepanjang tahun 2019 lalu, Digitaraya telah berhasil menjadi startup accelerator terdepan di Indonesia, membantu lebih dari 73 startup baru dari 12 negara untuk mencapai tingkat pertumbuhan berikutnya pada bisnis mereka, yang telah berhasil menggalang dana dengan total jumlah US$78 Juta. Lebih lanjut, Digitaraya juga telah membuka lebih dari 2.400 lapangan pekerjaan dan telah membimbing lebih dari 120 entrepreneur di jaringannya. (Icha)