spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 952

Oppo Optimis, Reno 3 Bakal Diterima Pasar Walau Ada COVID-19

Telko.id -Beragam rangkaian, sudah dijalankan oleh Oppo menjelang peluncuran seri Reno 3 di Indonesia. Itu sebabnya, brand ini pun sangat optimis, smartphone yang begitu langsing dan mengedepankan kamera nya akan diterima masyarakat dengan baik.

Optimisme ini pun, menurut Aryo Meidianto A, PR Manager Oppo Indonesia.Terbukti dengan pre order Oppo Reno3 ini lebih tinggi 35% dibandingkan dengan pre order seri lainnya. Padahal, virus Corona sedang merebak di Indonesia. Apa yang dilakukan oleh Oppo sehingga smartphone ini bisa diterima pasar dengan baik?

“Dalam menghadirkan Oppo Reno 3 ini, kami banyak mengandalkan penjualan secara digital. Semua channel digital kami buka. Mulai dari channel operator, yang dulu exclusive, sekarang semua operator punya bundling dengan Oppo. Lalu dengan market place atau e-Commerce, kami juga hampi kerja sama dengan semua yang ada. Itu, yang menurut kami, penjualan kami tidak akan terpengaruh dengan pandemic COVID-19 ini,” ungkap Aryo optimis.

“Ditambah lagi, ada 108 unit smartphor Reno 3 yang bisa diperebutkan oleh para pemirsa online,”ujar nya. Hal ini menambah ketertarikan konsumen untuk membeli.

Oppo memang tidak tanggung, sederet artis digandeng dalam peluncuran resmi Oppo Reno 3 ini. Seperti Dipha Barus, Monica Karina, Ananda Omesh, Yoshi Sudarso, Cinta Laura, Enzy Storia, Jerome Polin dan Gritte Agatha.

Selain itu, fotografer ternama juga diajak kolaborasi seperti Darwis Triadi, Nareend Kameshwara, Nicoline Patricia, Raja Siregar, Rio Motret, dan Ryan Tandya.

Persis sehari sebelum launching, Oppo pun menggelar unboxing seri Reno3 di Indonesia melalui event spesial yang dilakukan secara tertutup dan disebarkan secara online (16/3). Gelaran ini menandai penutupan rangkaian Oppo Reno3 Experience Tour yang telah diadakan sejak tanggal 9 Maret 2020 dan untuk menyambut acara peluncuran Oppo Reno3 secara resmi di tanah air.

Baca juga : Perempuan, Darwis Triadi dan Oppo Reno 3

Rangkaian Oppo Reno3 Experience Tour diawali dengan Blind Test Experience yang telah diadakan pada tanggal 9 Maret 2020 di Ruci Art Space Senopati, Jakarta Selatan. Acara Blind Test Experience dihadiri oleh media dan influencer serta Oppo fans yang sudah menunggu kehadiran perangkat terbaru dari Oppo Indonesia. Hadir pula Nareend Kameshwara, fotografer profesional dengan spesialisasi foto malamnya.

Oppo Reno 3 hadir dengan inovasi teknologi Oppo dalam mobile photography dengan kehadiran fitur unggulan 48MP Zoom Quadcam, 44MP Ultra Night Selfie, 5x Hybrid Zoom, dan 108MP Ultra Clear Image. Melalui Reno3, Oppo berupaya memberikan definisi baru mobile photography untuk memberikan pengalaman fotografi smartphone terbaik kepada penggunanya.

Hasil Foto Macro Oppo Reno 3

“Semenjak meluncur di pasar global pada 2009 yang lalu, OPPO hadir dengan prinsip sebagai sebuah brand global yang hadir dengan kearifan lokal. Peluncuran Reno3 merupakan bukti nyata prinsip ini. Pengguna selalu kami tempatkan sebagai yang terdepan dalam pengembangan produk. Seperti pada Reno3, dimana kami selalu mengumpulkan feedback konsumen di Indonesia untuk membangun sebuah produk yang memiliki kemampuan fotografi sesuai dengan apa yang mereka gunakan dalam kesehariannya,” ujar Aryo.

OPPO selalu berada di garis depan dalam pengembangan dan inovasi fotografi smartphone. Reno3 hadir untuk memberikan solusi foto dengan berbagai skenario pencahayaan untuk menghadirkan hasil dengan kualitas yang luar biasa. (Icha)

 

Ini Kata Pengamat Terkait Covid-19 dan Nasib Industri Telko

0

Telko.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan virus Corona (Covid-19) sebagai pandemi global karena luasnya penyebarannya saat ini. Bagaimana nasib industri telko?

Sejumlah negara pun terlihat fokus untuk mengelola dampak dari penyebaran Covid-19 dengan mengambil langkah Lockdown dan Social Distancing seperti penutupan penerbangan, pembatalan public events, peningkatan biosecurity, dan penjagaan lintas batas.

Tentu semua aksi itu berdampak pada kegiatan ekonomi. Khususnya bisnis dan perdagangan sebagai motor negara.

Bank Dunia memperkirakan pada 2014 bahwa endemi dengan skala dan dampak yang serupa dengan flu 1918 akan menurunkan 5% dari produk domestik bruto global. Penyakit tersebut tersebar luas dan mungkin lebih ganas dan membunuh lebih dari 50 juta orang dan itu adalah skenario terburuk.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan kembali memerintahkan jajarannya untuk menghitung ulang risiko pelemahan ekonomi global akibat merebaknya Covid-19 yang berpotensi merembet ke Indonesia. Bahkan, dalam sambutan rapat terbatas, Senin (9/3), Jokowi juga menyampaikan peluang dampak ekonomi lanjutan yang lebih panjang hingga 2021 nanti.

Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang didalamnya terdapat industri telko pun diyakini akan terkena dampak dari Covid-19.

Founder IndoTelko Forum Doni Ismanto Darwin melihat bagi pemain TIK, pencegahan penyebaran dampak Covid-19 bisa mendatangkan peluang usaha tetapi juga ancaman bagi pelaku usaha di sektor tersebut.

“Social Distancing yang dilakukan pemerintah tentu mengubah perilaku sosial dan kerja masyarakat. Istilah Working For Home (WFH) atau Distance Learning menjadi familiar dan dianggap peluang bagi operator telekomunikasi di sisi trafik data. Bagi pemain solusi ini menjadi  berkah mengembangkan inovasi Unified Communication (UC) yang cocok bagi perusahan untuk WFH atau startup yang mengembangkan platform belajar online bagi kalangan pendidikan,” kata Doni ketika membuka Diskusi Media “Nasib Industri Telko di Tengah Disrupsi Teknologi dan Covid-19”, di Jakarta, Senin (16/3).

Doni mengungkapkan, tantangan yang harus dihadapi oleh pemain TIK di tengah Covid-19 adalah soal suplay chain global khususnya untuk infrastruktur yang banyak tergantung dengan Tiongkok.

“Pemain besar infrastruktur jaringan itu kalau tidak dari Tiongkok, pabriknya ada di sana. Adanya pembatasan pergerakan manusia tentu berakibat bagi operator dalam upgrade kualitas untuk jaringannya, minimal untuk mendatangkan ahli asing,” ungkapnya.

Menurut Doni, kondisi sekarang tentunya operator membutuhkan sejumlah insentif atau suplemen seperti keringanan regulasi untuk mendukung pengembangan jaringan hingga kemudahan dalam melakukan transformasi digital.

“Sejatinya, regulasi  baru yang menjadi beban bagi operator ditunda dulu. Kita semua harus fokus memperkuat pemain TIK agar mampu mendukung Indonesia keluar dari penyebaran Covid-19 ini,” katanya.

Para pembicara dalam seminar IndoTelko berpendapat, Covid-19 membawa tantangan dan juga peluang bagi pelaku industri TIK.

Ketua Umum Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) Andi Budimansyah mengungkapkan lonjakan penggunaan internet pasca-anjuran bekerja dan sekolah dari rumah akibat Covid-19, merupakan bentuk tanggung jawab operator seluler untuk tetap bisa melayani masyarakat.

“Dalam kondisi seperti sekarang ini, semua butuh internet dan internet butuh infrastruktur telekomunikasi. Untuk menghadapi Covid-19, perlu regulasi sederhana yang cepat dengan biaya yang wajar dalam hal ini. Termasuk untuk operator telekomunikasi, jangan ada biaya-biaya yang membebani sampai ke tingkat Pemerintah Daerah. Karena tanpa operator telekomunikasi, kita tidak bisa melayani kebutuhan internet untuk bekerja dan sekolah dari rumah,” tegas Andi.

Ia mengilustrasikan, saat ini pendapatan operator seluler hanya dari menjual paket data. Sementara pendapatan dari penggunaan panggilan telepon dan pesan singkat (SMS) dipastikan menurun karena layanan OTT yang disediakan aplikator asing.

“Sayangnya biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi minimal sebesar Rp1,2 triliun tetap harus dibayarkan ke pemerintah setiap tahun, entah operator itu untung atau rugi tetap harus dibayar. Kan lucu seperti ini, sementara operator harus berinvestasi juga menggelar kabel optik, menambah jaringan dan bandwith,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi, menyebut penyebaran Covid-19 telah mengubah perspektif dunia, misalnya muncul anjuran bekerja dari rumah, tentu akan memberikan dampak bagi perekonomian negara dan industri TIK Indonesia.

Namun jika dilihat dari sisi positif, Covid-19 juga membuka peluang bagi industri telko yakni operator seluler karena peningkatan penggunaan internet, aplikasi, dan kecerdasan buatan untuk mempermudah kebutuhan manusia.

“Ada 3 hal yang bisa diterapkan dalam proses transformasi teknologi: Pertama, Visi dan Kepemimpinan yang bisa membawa potensi negatif dari teknologi menjadi positif. Kemudian kedua, adanya inovasi dan adopsi teknologi baru. Ketiga, perlu diterapkan dalam budaya dan transformasi organisasi,” kata Heru.

Diingatkannya, tahun 2020 akan sangat menantang bagi industri TIK karena faktor disrupsi teknologi dan Covid-19.

Baca Juga : Dukung Social Distancing, Operator Menambah Jumlah Bandwidth

“Disrupsi teknologi mengubah banyak hal dari sisi bisnis, kompetisi, adopsi dan inovasi teknologi, sampai kultur dan struktur organisasi perusahaan. Jumlah wisatawan akan menurun dan investasi asing juga. Bagaimana mau mikir investasi, kalau setiap negara mikir rakyatnya sendiri. Diperlukan visi dan kepemimpinan inovasi dan adopsi teknologi serta transformasi,” ujarnya.

Dampak Covid-19

Pengamat Telekomunikasi Kamilov Sagala mencatat setidaknya ada dua dampak langsung Covid-19 bagi pelaku TIK. Pertama adalah keterlambatan pasokan perangkat jaringan, dan juga dukungan teknis bagi solusi atau use case layanan baru terhambat akibat terbatasnya tenaga ahli dari vendor yang berasal dari negara terdampak Covid-19.

“Kemudian dampak terbesar bagi operator adalah potensi naiknya biaya belanja modal infrastruktur jaringan dan operasional maintenance untuk mempertahankan layanan 7×24. Karena itu perlu diberikan insentif bagi operator, misal penundaan implementasi validasi IMEI ponsel yang butuh investasi besar ,” kata Kamilov.

Analis Pasar Modal Reza Priyambada menambahkan, merebaknya Covid-19 otomatis akan berdampak pada emiten dari sektor TIK tahun ini.

“Industri TIK sempat membaik tahun 2019 lalu, setelah pada 2018 terjadi penurunan kinerja emiten telekomunikasi. Lalu perang harga juga masih mewarnai industri ini, terlihat dari data yield yang semakin turun secara angka year per gigabyte. Tahun ini juga masih ada potensi yang menjanjikan di pertumbuhan konsumsi layanan data serta peningkatan smartphone yang semakin besar, perbankan, dan infrastruktur B2B,” ujar Reza.

Sementara Pengamat Telekomunikasi Mastel Nonot Harsono menilai Covid-19 juga bisa memberikan hikmah bagi operator seluler di Indonesia. Diprediksinya, wabah virus Corona ini akan menunda rencana sejumlah investasi besar dari pemain asing seperti Facebook dan Google di Indonesia.

“Keduanya sempat melakukan pendekatan ke pemerintah dengan iming-iming akan membangun infrastruktur digital. Padahal kalau mereka berdua masuk, akan mematikan bisnis operator seluler nasional yang memperoleh pendapatan dari berjualan paket data semata,” kata Nonot.

Nonot mengharapkan pemerintah memiliki kesadaran untuk mengelola disrupsi yang tengah terjadi agar yang terjadi transformasi positif di industri TIK.

“Disrupsi bukan harus dipuja tetapi dikendalikan menjadi transformasi yang positif dengan pelaku industri nasional. Jangan sampai bunuh-bunuhan. Kalau mereka (asing) bisa masuk dengan keyword investasi, ya akhirnya mematikan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, anjuran untuk bekerja dan sekolah dari rumah juga membutuhkan layanan internet yang kencang.

“Operator telekomunikasi di Amerika Serikat bersedia memberikan paket data gratis selama 2 bulan bagi konsumennya. Tetapi disana ARPU-nya stabil di level US$ 10 dolar atau sekitar Rp 140 ribu. Kira-kira di Indonesia bisa nggak tuh diterapkan operator seluler nasional yang ARPU-nya masih sekitar Rp 40 ribu. Kalau ada selisih seperti itu, kira-kira pemerintah bisa masuk memberi insentif nggak?” pungkasnya.

Ini Jaminan Yang Diberikan Telkomsel Terkait COVID-19

0

Telko.id – COVID-19 sudah menjadi pandemi global. Telkomsel pun terus memantau perkembangan situasi terkini terkait pandemi COVID-19 tersebut. Operator ini pun tetap berkomitmen untuk senantiasa menyediakan layanan berkualitas guna menjamin kenyamanan berkomunikasi pelanggan. Apa saja jaminan Telkomsel?

Jaminan Layanan

Telkomsel berkomitmen untuk memastikan seluruh layanan Telkomsel tetap tersedia dan aktivitas operasional tetap berjalan normal.

Jaminan Kesiapan Jaringan

Telkomsel telah menyiagakan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik layanan seiring tingginya potensi penggunaan layanan data oleh masyarakat di sejumlah wilayah sebagai dampak diberlakukannya kebijakan bekerja dan belajar dari rumah oleh sejumlah perusahaan dan sekolah.

Baca juga : Respon Situasi COVID-19, Ruangguru Bekerjasama dengan Telkomsel

Pengamanan jaringan terutama difokuskan di wilayah residensial dan juga titik posko penanggulangan COVID-19 seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan terkait. Sebelumnya, Telkomsel juga sudah mendukung pengamanan jaringan di Natuna, Kepulauan Riau dan Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta saat proses observasi WNI yang baru kembali masing-masing dari Wuhan (Tiongkok) dan Jepang.

Jaminan Ketersediaan Produk

Telkomsel telah berkoordinasi dengan seluruh mitra strategis termasuk para mitra distributor dan reseller untuk menjamin ketersediaan produk dan layanan Telkomsel.

Jaminan Pusat Pelayanan Pelanggan

Pusat pelayanan kunjungan pelanggan (walk-in) seperti GraPARI tetap beroperasi normal sesuai ketentuan jam operasional tiap wilayahnya. Seluruh GraPARI telah menjalankan prosedur standar yang dibutuhkan guna memeriksa kondisi kesehatan pelanggan yang berkunjung.

Sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh petugas pelayanan dan pelanggan, petugas Telkomsel melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada setiap pelanggan sebelum memasuki GraPARI. Di samping itu, Telkomsel juga menyediakan hand sanitizer, sabun cair, dan masker bagi pelanggan yang membutuhkan.

Telkomsel juga mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan pusat layanan digital/virtual yang tetap tersedia dan beroperasi secara normal, baik melalui call center 188, layanan virtual assistant melalui aplikasi MyTelkomsel, website www.telkomsel.com, LINE @Telkomsel, Facebook Messenger ‘Telkomsel’, dan Telegram @Telkomsel_official_bot, maupun email cs@telkomsel.co.id.

Jaminan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Karyawan (K3) Telkomsel

Sejak awal Januari 2020, Telkomsel sudah melakukan sosialisasi secara intensif kepada seluruh karyawan terkait pencegahan penularan COVID-19 dan kemudian mengeluarkan sejumlah kebijakan internal, meliputi penyediaan sarana kesehatan, penyemprotan disinfektan di ruang kerja, dan perlengkapan verifikasi, prosedur kunjungan tamu, hingga kebijakan tugas dinas karyawan.

Selanjutnya, Telkomsel juga telah mengeluarkan kebijakan untuk proses kerja karyawan secara remote untuk membagi konsentrasi berkumpulnya karyawan dengan pembagian lokasi bekerja di beberapa kantor cabang, termasuk potensi untuk bekerja dari rumah. Kebijakan ini diberlakukan dengan tetap memastikan layanan untuk pelanggan tetap terjaga sesuai prosedur standar yang berlaku.

Tanggungjawab Sosial Perusahaan

Sebagai salah satu bentuk sinergi bersama para pemangku kepentingan dalam memperkuat pencegahan penyebaran COVID-19, Telkomsel telah berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dengan menghadirkan perangkat Contact Line CloudX yang akan dimanfaatkan untuk kemudahan serta mendukung kebutuhan komunikasi (call center) di pusat informasi posko Tanggap COVID-19 di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Solusi layanan berbasis teknologi cloud ini diharapkan mempermudah koordinasi para petugas dan mengefisienkan proses penyebaran informasi terkait antisipasi dan penanganan COVID-19. Sinergi dan kolaborasi akan terus ditingkatkan, seiring kebutuhan atas peran aktif Telkomsel sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan.

Telkomsel juga secara proaktif membantu pemerintah dalam menyosialisasikan dan mengomunikasikan waspada COVID-19 dalam bentuk edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui berbagai media informasi dan komunikasi yang Telkomsel miliki. (Icha)

 

 

 

Respon Situasi COVID-19, Ruangguru Bekerjasama dengan Telkomsel

0

Telko.id –  Ruangguru dan Telkomsel bekerjasama memberikan bebas kuota hingga 30Gb sebagai respon situasi COVID-19 di Indonesia. Hal ini merupakan bentuk dan upaya bersama Ruangguru dan Telkomsel dalam menjawab tantangan belajar yang dihadapi siswa-siswi di Indonesia, akibat maraknya penutupan aktivitas belajar di sekolah selama situasi darurat kesehatan penyakit COVID-19.

Untuk memanfaatkan kesempatan ini, pengguna nomor prabayar dan pasca bayar Telkomsel dapat mengaktifkan paket data Rp0 melalui aplikasi My Telkomsel. Setelah pengguna memasukkan nomor Telkomsel yang aktif, pengguna akan mendapatkan akses data sebesar 30GB untuk akses Ruangguru selama 30 hari sejak tanggal aktivasi.

“Sebagai telco digital company, Telkomsel mendukung upaya gotong royong pemerintah dalam penanganan penyebaran COVID-19, dengan berperan sebagai penghubung atau connectivity enabler. Oleh karena itu dalam masa yang penuh tantangan ini, Telkomsel mempererat sinergi dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan untuk terus bergerak maju bersama-sama membantu seluruh elemen masyarakat untuk tetap terhubung dan menjaga produktivitasnya di segala sektor kehidupan,” ungkap Setyanto Hantoro, Direktur Utama Telkomsel.

Setyanto melanjutkan, “Pada sektor pendidikan, menyusul langkah Kemendikbud untuk mendorong pembelajaran siswa secara daring, Telkomsel bersama dengan Ruangguru menghadirkan inisiatif solidaritas bersama untuk memberikan kebebasan bagi para siswa untuk mengakses platform pembelajaran online Ruangguru. Upaya ini merupakan bentuk kontribusi Telkomel untuk memastikan proses belajar para siswa tetap dapat dilakukan dengan efektif selama masa penerapan sistem belajar jarak jauh di berbagai daerah.”

Baca juga : Telkomsel Dukung Dinkes DKI Jakarta Untuk Penanganan COVID-19

Sebagai salah satu langkah antisipasi terjadinya lonjakan trafik data sebagai dampak pemanfaatan internet untuk mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh, Telkomsel sendiri telah menyiagakan tambahan kapasitas jaringan di sejumlah wilayah yang memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh.

Selain itu, Telkomsel juga telah melakukan pengamanan jaringan di wilayah residensial dan titik posko penanggulangan COVID-19, seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan terkait. Informasi lengkap mengenai langkah penanganan Telkomsel terkait COVID-19 dapat diakses di https://www.telkomsel.com/telkomsel-tanggap-covid19.

Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru Belva Devara mengatakan, “Kami menyadari bahwa kegiatan belajar siswa tidak dapat terganggu di tengah – tengah situasi sekolah diliburkan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Meskipun kami sudah menyediakan berbagai layanan belajar alternatif, namun kami menyadari bahwa terkadang koneksi internet bisa menjadi penghalang. Oleh karena itu, kami sangat menyambut positif niat baik dari Telkomsel untuk ikut serta membantu akses belajar bagi anak-anak Indonesia.”

Ruangguru Luncurkan Sekolah Online Ruangguru Gratis

Untuk membantu siswa agar bisa belajar efektif di Rumah, Ruangguru meluncurkan program Sekolah Online Ruangguru Gratis. Lewat program ini, para siswa dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh secara daring (live teaching) setiap hari Senin sampai Jumat, layaknya sekolah seperti biasa, di aplikasi Ruangguru.

Dimulai dari Senin, 16 Maret 2020, siswa bisa mengikuti pembelajaran Sekolah Online Ruangguru Gratis dari pukul 08.00 – 12.00 WIB, di mana akan tersedia 15 kanal live teaching yang mencakup semua mata pelajaran sesuai dengan kurikulum nasional, mulai dari kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA (IPA dan IPS), yang dipandu oleh para Master Teachers Ruangguru. Selain fasilitas live teaching, para siswa dapat terus melatih pemahamannya melalui fitur Bank Soal dan Online Tryout secara gratis.

Selain program bagi siswa, para guru juga bisa meningkatkan kapasitasnya dalam mengajar melalui program Pelatihan Guru Online yang tersedia di aplikasi Ruangguru, gratis selama 1 bulan kedepan. Terdapat 250 video dan modul pelatihan guru yang mencakup materi-materi kompetensi dasar di bidang pedagogik dan profesional, seperti kemampuan manajemen kelas, pengembangan rencana belajar, implementasi pembelajaran berbasis proyek, dan lainnya.

Selain program Sekolah Online Gratis, Ruangguru juga menurunkan harga berlangganan paket ruangbelajar, untuk memudahkan siswa mengakses ribuan video belajar beraminasi bagi siswa kelas 1 SD hingga 12 SMA. Ruangguru meluncurkan paket berlangganan 1 bulan dengan harga Rp 50.000 yang dapat diaktifkan dengan menggunakan kode diskon: TETAPSEHAT.

Inisiatif Ruangguru dan Telkomsel ini dilakukan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan COVID-19 sebagai pandemi, dan setelah Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) merekomendasikan kegiatan belajar jarak jauh sebab COVID-19 telah mengganggu kegiatan bersekolah 290 juta siswa di seluruh dunia. (Icha)

 

Dukung Aktivitas Online, 3 Indonesia Memastikan Jaringan Prima 24 jam

0

Telko.id – Dengan meningkatnya jumlah kasus pandemik COVID-19 di Indonesia, 3 Indonesia mendukung himbauan pemerintah Indonesia kepada masyarakat untuk saat ini beraktivitas secara online. Baik untuk bekerja maupun belajar dari rumah.

3 Indonesia memastikan semua produk dan layanannya senantiasa tersedia dan dapat diandalkan, sehingga masyarakat dapat dengan lancar melakukan aktivitas seperti pada hari-hari biasanya secara online dari rumah.

“3 Indonesia turut prihatin dengan semua pihak yang terdampak penyebaran pandemik ini. Kami berharap situasi segera pulih agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal,” ujar Deputy President Director Hutchison 3 Indonesia, M. Danny Buldansyah.

Baca juga : Jaringan 3 Indonesia Sekarang Sudah 8x Lebih Cepat

“Selama masyarakat melakukan aktivitasnya dari rumah, seperti belajar dan bekerja, 3 Indonesia memastikan akan tetap menyediakan produk dan jaringan yang kuat dan andal selama 24 jam. Semua ini dapat tercapai berkat inovasi dan perluasan jaringan yang secara agresif terus kami lakukan,” kata Danny.

Selama masyarakat beraktivitas dari rumah, 3 Indonesia senantiasa memantau potensi peningkatan data traffic yang dapat melonjak akibat kemungkinan meningkatnya frekuensi penggunaan berbagai layanan digital, seperti video conference call maupun akses aplikasi lainnya. Untuk itu, 3 Indonesia tetap siaga selama 24 jam untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat akan layanan internet yang kuat dan stabil.

Masyarakat pun dapat tetap dengan mudah memenuhi kebutuhan produk dan layanan 3 Indonesia tanpa harus keluar rumah, yakni melalui aplikasi bima+ yang dapat diunduh melalui PlayStore dan AppStore. Melalui aplikasi bima+, para pelanggan 3 Indonesia dapat pula memenuhi kebutuhan hiburan mereka akan streaming musicstreaming film, bermain game, bahkan berbelanja secara online.

Sementara itu, untuk membantu masyarakat mensiasati penggunaan mobile internetyang berpotensi meningkat di jam kerja, 3 Indonesia memiliki paket Unlimited AlwaysOn yang memberikan pengguna aksesunlimited di rentang waktu 01.00 – 17.00 WIB. Paket terjangkau ini bisa digunakan untuk mengakses layanan apa saja di internet mulai dari e-learning platform, video conferencing, hingga hiburan.

Layanan ini tentunya didukung oleh kualitas dan cakupan wilayah jaringan 3 yang luas, menjangkau 200 juta pengguna di 300 kabupaten, 3.000 kecamatan, dan 33.000 desa di seluruh Indonesia. Pengguna yang ingin meminta saran atau memiliki keluhan bisa menghubungi layanan pelanggan 3 Indonesia kapan saja lewat 3Care di nomor 132, ataupun social media Twitter @3CareIndonesia. (Icha)

 

XL Axiata Siap Layani Kebutuhan Kerja dan Belajar dari Rumah

0

Telko.id – XL Axiata siap mengantisipasi potensi kenaikan trafik semua layanan terkait meningkatnya aktivitas bekerja dan belajar dari rumah yang dilakukan masyarakat sebagai upaya menghindari penyebaran virus Corona.

Untuk itu, XL Axiata telah menyiapkan jaringan yang memadai di semua wilayah layanan, termasuk menyiagakan tim jaringan selama 24 jam sehari. Selain itu, jika memang terjadi peningkatan trafik yang signifikan, XL Axiata juga siap meningkatkan kapasitas jaringan.

“Peningkatan trafik memang mulai terlihat seiring dengan terus meningkatnya pembicaraan mengenai wabah virus Corona di Indonesia dalam beberapa hari terakhir, yang kemudian mulai berkembang wacara untuk bekerja dari rumah dan juga diliburkannya sekolah di berbagai provinsi. Akses ke sejumlah layanan data memang sudah meningkat, terutama browsing informasi melalui Google, selain juga trafik penggunaan Whatsapp, serta media sosial seperti Facebook dan Twitter yang menguat dibandingkan hari-hari biasa,” ungkap I Gede Darmayusa (Plt) Chief Teknologi Officer XL Axiata.

Menurut Gede Darmayusa, semakin banyaknya kantor yang meminta karyawan bekerja dari rumah, sekolah yang menyelenggarakan belajar dari rumah, juga perkuliahan secara daring akan meningkatkan akses ke jaringan internet. Untuk itu, pihaknya terus memantau informasi dari masyarakat dan sistem monitoring jaringan Customer Experience and Service Operation Center yang ada di kantor pusat XL Axiata, untuk mengetahui di area mana saja terjadi kenaikan trafik. Hingga saat ini, kapasitas jaringan XL Axiata yang ada masih bisa melayani kenaikan trafik yang terjadi.

Area-area perkotaan dan wilayah sekitarnya yang menjadi pusat bisnis dan lokasi tempat tinggal kaum pekerjanya mendapatkan perhatian XL Axiata terkait layanan untuk aktivitas bekerja dari rumah. Perhatian juga diberikan di area-area sekitar kampus di mana kuliah daring dilakukan.

Selebihnya, XL Axiata akan selalu memastikan kualitas jaringan terjaga di semua wilayah layanan mengingat saat ini kebutuhan pelanggan dan masyarakat atas layanan internet juga meningkat. Gede Darmayusa memperkirakan trafik berpotensi meningkat hingga 10% – 15% dibandingkan hari-hari biasa.

Baca juga : Cegah Virus Corona, XL Axiata terapkan Aturan Ketat di Lingkungan Kerja

“Kami akan terus memantau perkembangan yang ada terkait dinamika masyarakat yang menerapkan work from home dan penerapan belajar di rumah untuk pelajar dan mahasiswa. Tentu saja kami berharap persoalan virus Corona bisa segera berakhir, namun kami akan terus siaga jika kondisi berkembang sebaliknya yang kemudian akan berdampak pada peningkatan kebutuhan terhadap akses layanan data. Tim kami di lapangan juga akan selalu siap memastikan jaringan kami selalu aman, tanpa mengabaikan sisi kesehatan dan keselamatan kerja,” lanjut Gede Darmayusa.

Dari sisi produk, XL Axiata juga memiliki sejumlah produk layanan yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung kerja atau belajar dan kuliah dari rumah. Salah satunya adalah paket Xtra Unlimited Turbo, yang memungkinkan pelanggan bisa lebih leluasa mengakses aplikasi yang bisa mendukung bekerja atau belajar di rumah.

Sejak awal Maret perkembangan virus Corona masuk ke Indonesia, XL Axiata terus melakukan berbagai langkah, termasuk proaktif membantu pemerintah melalui edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan antisipasi untuk mencegah penyebaran virus berbahaya tersebut. XL Axiata juga melakukan pengetatan lingkungan kerja guna mencegah penyebaran Virus Corona.

Sejumlah prosedur pengamanan telah dijalankan sejak pertengahan Januari 2020, dan terus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya resiko penyebaran virus berdasarkan perkembangan data kasus baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Langkah pengamanan ini ditempuh sebagai bagian dari upaya menjaga kelangsungan bisnis perusahaan saat ini dan di masa mendatang. (Icha)

 

 

Nokia C2 Sasar Entry Level Dibekali Android Go Edition

0

Telko.id – Nokia C2 kali pertama diperkenalkan pada 2020, March 16. Perangkat bermesin Unisoc ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 Pie (Go edition) dan dibekali dengan RAM berkapasitas 1 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia C2. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Nokia C1).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Cyan, Black) dan memiliki body berdimensi 154.8 x 75.6 x 8.9 mm (6.09 x 2.98 x 0.35 in) dengan berat 161 g (5.68 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Nokia C2

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia C2 :

  • 5 MP, f/2.2, AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 5 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 720p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur LED flash dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 720p@30fps.

Spesifikasi Nokia C2

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Unisoc yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 1.4 GHz dan prosesor grafis / GPU. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 1 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 16GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 2800 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.7″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1440 pixels. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia C2 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, proximity, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Nokia C2 :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 (dual-SIM model only)
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100 – Africa, ME, APAC
4G bands 1, 3, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40, 41 – Africa, ME, APAC
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2020, March 16
Status Available. Released 2020, March 22
BODY
Dimensions 154.8 x 75.6 x 8.9 mm (6.09 x 2.98 x 0.35 in)
Weight 161 g (5.68 oz)
Build Glass front, plastic back, plastic frame
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Cyan, Black
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 5.7 inches, 83.8 cm2 (~71.6% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1440 pixels, 18:9 ratio (~282 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS Android 9.0 Pie (Go edition)
Chipset Unisoc (28nm)
CPU Quad-core 1.4 GHz
GPU
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 1 GB
Internal 16GB 1GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 5 MP, f/2.2, AF
Features LED flash, HDR
Video 720p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 5 MP
Features LED flash
Video 720p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot
Bluetooth 4.2, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0
FEATURES
Sensors Accelerometer, proximity
Other
BATTERY
Type Li-Ion
Size 2800 mAh
Removable Li-Ion 2800 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Langkah Strategis Indosat Ooredoo Terkait Covid-19

0

Telko.id – Penyebaran Covid-19 secara global memberikan pengaruh kepada kita semua. Saat ini, Pemerintah Indonesia secara aktif melakukan berbagai upaya dan kebijakan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia.

Indosat Ooredoo percaya bahwa pada situasi seperti saat ini, teknologi digital dapat mengubah cara orang-orang melakukan kegiatan sehari-harinya, dan teknologi digital dapat menjadi alat berharga di masa sulit ini. Sejalan dengan komitmen untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, Indosat Ooredoo selalu berupaya memberdayakan komunitas di saat yang dibutuhkan, melalui beberapa komitmen utama bagi pelanggan, karyawan, dan juga untuk negara.

Baca juga : Indosat Ooredoo Dapat Dukungan GSMA Uji Coba Teknologi OpenRAN

Mengusung kampanye #StayHomeStayConnected, Indosat Ooredoo berkomitmen mendukung cara hidup digital agar tetap produktif selama masa tersebut dan berperan dalam membantu pelanggan, komunitas, dan karyawan untuk lebih kuat menghadapinya.

Untuk Pelanggan dan Komunitas

Kami memahami bahwa sehubungan dengan arahan menjaga jarak atau kontak di antara masyarakat, menjadi sangat penting bagi masyarakat Indonesia untuk tetap terhubung dan kebutuhan berinteraksi secara online atau digital akan meningkat signifikan. Kami juga mengerti bahwa pelajar akan terdampak pada kegiatan belajar mengajar karena sekolah atau kampus yang ditutup.

Sebagai upaya untuk mengurangi beban masyarakat melewati masa sulit ini menghadapi pandemi COVID-19 ini dan untuk tetap membuat mereka terus terhubung saat melakukan pekerjaan dari rumah, belajar dari rumah, dan mengurangi kontak sosial sebagaimana kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, Indosat Ooredoo hari ini mengeluarkan program:

Perkuliahan Online

Bekerja sama dengan beberapa lembaga pendidikan yang menggunakan solusi Indosat Ooredoo Business dengan menyediakan kapasitas bandwidth ekstra gratis dari layanan internet yang digunakan untuk mendukung perkuliahan secara online.

Gratis Pengiriman SIM Online

Pelanggan dapat mengisi ulang atau membeli kartu SIM prabayar & pascabayar baru tanpa keluar dari rumah mereka. Pengiriman SIM online Gratis di beberapa daerah, terutama di Jakarta. Kami juga memiliki kemitraan dengan aplikasi seperti Gojek/Grab/Tokopedia/Shopee untuk pengisian online dan pembayaran tagihan.

Kinerja Jaringan Telekomunikasi

Mengantisipasi kebutuhan yang meningkat untuk koneksi data cepat, kami juga memastikan performansi jaringan dalam mendukung komunikasi lancar bagi pelanggan, termasuk kesiapan kapasitas jaringan untuk melayani peningkatan trafik atau kebutuhan koneksi telekomunikasi saat ini. Dalam satu bulan terakhir kami belum melihat adanya kenaikan yang signifikan untuk trafik Data dan Voice.

Layanan Digital Pelanggan

Service center juga selalu siap untuk membantu pelanggan di Gerai Indosat Ooredoo di seluruh Indonesia, namun kami tetap mengimbau agar pelanggan dapat memaksimalkan channel digital seperti: website indosatooredoo.com, layanan mandiri lewat aplikasi MyIM3, Live Chat (Indira) melalui MyIM3, Twitter @indosatcare, dan Facebook Messenger IM3 Ooredoo.

Gratis telepon ke nomor hotline Halo Kemenkes

Mendukung setiap pelanggan baik nomor prabayar maupun pascabayar yang membutuhkan informasi atau dukungan dari Kementerian Kesehatan, Indosat Ooredoo memberikan akses telepon gratis ke hotline Virus Corona 119 ext 9 atau 1500-567.

Bagi Karyawan Indosat Ooredoo

Indosat Ooredoo menempatkan kesehatan karyawan menjadi yang utama dan terpenting untuk saat ini dan seterusnya. Memastikan karyawan kami tetap aman, kami melaksanakan “Working from Home Drill” mulai Senin, 16 Maret 2020 sampai pemberitahuan selanjutnya.

Kami melakukan kerja jarak jauh dan tetap produktif sesuai semangat “Digital Ways of Working” yang telah diterapkan di perusahaan kami. Digital Ways of Working memungkinkan karyawan bekerja secara mobile dari rumah atau lokasi lain di luar kantor dan sudah diimplementasikan sejak 2016, yang telah dilengkapi dengan aplikasi Digi Office, dimana karyawan perlu menginformasikan pekerjaan dan lokasi selama waktu kerja jarak jauh.

“Kami ingin mendorong mereka untuk #StayHomeStayConnected dengan dukungan kami bagi kebutuhan digital mereka untuk menghindari penyebaran lebih lanjut. Perusahaan juga mengambil beberapa upaya untuk melindungi karyawannya dan memastikan keselamatan mereka, sementara itu perusahaan terus mempertahankan layanan terbaik bagi pelanggan dalam menghadapi situasi yang menantang saat ini,” ujar Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo. (Icha)

 

Dukung Social Distancing, Operator Menambah Jumlah Bandwidth

0

Telko.id – Social distancing atau Bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan ibadah di rumah Demikian kebijakan Presiden Joko Widodo yang disampaikan Minggu (15/03/2020) terkait pandemi COVID-19. Agar semua bisa lancar, operator pun menambah jumlah bandwidth nya sesuai dengan kebutuhan untuk mendukung kebijakan

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate beserta para penyelenggara telekomunikasi dan penyelenggara platform digital dalam Konferensi Pers Dukungan Sektor Kominfo untuk Penanganan Covid-19 di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Senin (16/03/2020).

“Menindaklanjuti arahan Presiden kami sepakat mendukung kebijakan Presiden Jokowi untuk mendukung masyarakat agar bisa bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah atau saat ini dikenal dengan social distancing,” ujar Johnny.

Menurutnya, penyelenggara telekomunikasi dan penyelenggara platform digital secara bersama-sama memberikan dukungan dan komitmen terhadap kebijakan Presiden dalam mengatasi Pandemi Covid-19.

Baca juga : Telkomsel Dukung Dinkes DKI Jakarta Untuk Penanganan COVID-19

“Diantaranya penyediaan bandwith dan kualitas layanan yang baik; penangkalan berita hoaks, maupun insentif lainnya,” jelasnya.

Menteri Kominfo mengapresiasi semangat pemangku kepentingan sektor Kominfo untuk mengakhir Pandemi Covid-19. “Saya berterimakasih kepada pimpinan perusahaan yang dengan semangat bersama untuk hadir di Kominfo dengan tujuan bersama memastikan mengakhiri penyebaran Covid -19,” ungkapnya.

Pada hari Minggu (15/03/2020), Presiden Joko Widodo menyampaikan  kebijakan Pemerintah mengenai peningkatan kewaspadaan agar penyebaran COVID-19 bisa dihambat. “Dengan kondisi ini saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah. Inilah saatnya bekerja bersama-sama, saling tolong menolong, bersatu padu, dan bergotong royong. Kita ingin ini menjadi sebuah gerakan masyarakat agar masalah Covid-19 ini bisa tertangani dengan maksimal,” ujar Presiden di Istana Bogor, Jawa Barat.

Hadir dalam konferensi pers mendamping Menteri Kominfo, Sekjen ATSI Marwan O. Bassir, Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Ardiansyah, Dirut Telkomsel Setyanto Hantoro, dan Dirut SmartFren Merza Fachys.

Kesiapan

Menteri Kominfo menyatakan keterlibatan penyelenggara telekomunikasi bukan hal yang baru. “Bagi perusahan telekomunikasi untuk menyediakan bandwith tambahan dan kualitas layanan. Biasanya dilakukan pada hari raya atau event nasional dan internasional, bahkan jika ada bencana ada deployment infrastruktur,” jelasnya.

Menurut Menteri Johnny, Penyelengara Telekomunikasi sudah mengetahu masing-masing. “Optimum use berapa dan traffick paling tinggi dimana, secara teknis akan dilakukan penyelenggara,” ujarnya.

Mengenai temuan hoaks mengenai Corona yang dipantau Tim Ais Kementerian Kominfo, Menteri Johnny menyebut sampai saat ini sudah ada 232 isu hoaks.

“Sampai dengan hari ini bisa saya sampaikan ada 232 isu hoaks, di antaranya yang ke 232, hoaks yang Presiden Jokowi Positif Virus Corona. Kelatahan seperti ini merugikan diri sendiri, masyarakat dan bangsa dan negara,” tandasnya seraya menegaskan bahwa Penyelenggara Telekomunikasi dan Penyelenggara Platform Digital juga siap untuk membantu pemerintah mencegah penyebaran hoaks mengenai Covid-19. (Icha)

 

 

Kelas Pintar Berikan Layanan Belajar Online Gratis

0

Telko.id – Corona Virus Disease(COVID-19) ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO karena telah menyebar secara global dan kini sudah terdeteksi masuk ke Indonesia. Untuk itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah melakukan beberapa langkah antisipatif guna meminimalisir penyebaran COVID-19 di Indonesia. Salah satu diantaranya adalah dengan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Dampak penyebaran COVID-19 akan berbeda dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Kami siap dukung kebijakan yang diambil Pemda. Keamanan dan keselamatan peserta didik serta guru dan tenaga kependidikan itu yang utama,” Jelas Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Senada dengan Mendikbud, Kelas Pintar sebagai penyedia solusi Pendidikan berbasis teknologi, mendukung langkah antisipatif pemerintah guna meminimalisir penyebaran COVID-19.

“Selama satu bulan ke depan, Guru maupun siswa-siswi di seluruh Indonesia bisa menggunakan solusi belajar online dari Kelas Pintar secara gratis. Kami juga menambahkan jam operasional fitur Tanya menjadi 2 sesi pada pukul 09:00 – 12:00 dan 18:00 – 21:00 untuk memaksimalkan proses pembelajaran tetap berlanjut, kapan dan dari manapun” ujar Fernando Uffie, Founder Kelas Pintar.

Menurut Uffie, penghentian sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah tak lantas membuat proses pembelajaran terhenti. Siswa bisa tetap belajar secara online, guru bisa tetap memberikan pendampingan dalam proses belajar siswa, dan orang tua bisa memonitor perkembangan belajar anaknya. Semua itu bisa dilakukan dengan solusi Pendidikan berbasis teknologi yang dikembangkan Kelas Pintar.

“Kelas Pintar bisa digunakan sebagai sarana belajar tanpa menghilangkan interaksi antara siswa dengan gurunya di sekolah. Dengan begitu, proses belajar siswa di sekolah tidak terputus, hanya lokasi belajarnya saja yang berbeda. Ya, proses belajarnya dilakukan secara online,” jelas Uffie.

Baca juga : SOAL dari Kelas Pintar Bantu Siswa Lebih Siap Hadapi Ujian

Hal tersebut dimungkinkan karena Kelas Pintar menyediakan materi pelajaran yang sama dengan apa yang diberikan di sekolah. Baik dari sisi content(sesuai kurikulum) maupun dari sisi jumlah mata pelajaran, yang terdiri dari 8 mata pelajaran untuk kelas 1-3, 10 mata pelajaran untuk kelas 4-6, 7 mata pelajaran untuk kelas 7-9, dan 11 mata pelajaran untuk kelas 10-12. Dan melalui fitur assessment,guru bisa membangun interaksi dengan siswa layaknya proses pembelajaran di sekolah.

Dengan begitu, guru bisa tetap mengajar peserta didiknya sesuai dengan kurikulum yang diajarkannya di sekolah dan siswa bisa melanjutkan proses belajar dengan pendampingan dari gurunya. Bedanya, proses belajar mengajarnya tidak dilakukan di ruang kelas, melainkan secara onlinemelalui solusi Kelas Pintar.

Cara untuk mendapatkan free access secara GRATIS, guru maupun siswa hanya perlu mengunjungi laman https://www.kelaspintar.idatau dengan men-downloadaplikasi Kelas Pintar yang ada di Google Play Store dan Apple Apps Store serta melakukan pembelian paket Kelas Pintar Regular 1 bulan dengan menggunakan kode kupon : KELASPINTAR. Free access dengan menggunakan kupon tersebut berlaku hingga 16 April 2020.

Kelas Pintar juga memberikanfree access kepada pihak sekolah untuk menggunakan solusi belajar Kelas Pintar. Akses layanan secara gratis tersebut bisa didapat dengan langsung menghubungi pihak Kelas Pintar di nomor +6221-4040  3999 atau email ke info@kelaspintar.id.

Sebagai informasi, solusi belajar Kelas Pintar yang dapat diakses secara cuma-cuma ini mencakup semua mata pelajaran dari kelas 1 SD sampai dengan SMA kelas 12, untuk semua penjurusan. Semua materi pelajaran yang ada di Kelas Pintar juga telah disesuaikan dengan kurikulum terbaru (2013 revisi) dan hadir dalam beragam metode penyampaian, baik melalui text, audio, mapun video. Kelas Pintar juga memiliki fasilitas Tanya yang dapat dimanfaatkan oleh murid atau siswa mulai dari jam 09.00 – 12.00 dan 18.00 – 21.00.

Metode pembelajaran di Kelas Pintar menggunakan pendekatan total learningyaitu Learn, Practicedan Test. Kelas Pintar juga memiliki penguatan konsep melalui soal Latihan yang bervariasi seperti HOTS (Higher Order Thinking Skills),Tanya Jawab, serta VBQ (Value Based Question). Jumlahnya ratusan ribu. Semuanya dikumpulkan dan dirumuskan oleh lebih dari 200 tim akademis internal yang punya latar belakang panjang di dunia pendidikan.