spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 952

Layanan Berbasis Data dan Digital Telkomsel Naik Hingga 5%

0

Telko.id – Telkomsel secara konsistren terus memantau perkembangan situasi terkini terkait pandemi virus COVID-19. Telkomsel tetap berkomitmen untuk senantiasa menyediakan layanan berkualitas dan memastikan seluruh infrastruktur jaringan beroperasi optimal guna menjamin kenyamanan berkomunikasi pelanggan.

Telkomsel telah menyiagakan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik layanan seiring tingginya potensi penggunaan layanan data oleh masyarakat di sejumlah wilayah sebagai dampak diberlakukannya kebijakan bekerja dan belajar dari rumah oleh sejumlah perusahaan dan sekolah. Pengamanan jaringan terutama difokuskan di wilayah residensial dan juga titik posko penanggulangan COVID-19 seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan terkait.

“Sejak diberlakukannya himbauan belajar dan bekerja dari rumah oleh Pemerintah RI, Telkomsel mencatat terjadi lonjakan trafik komunikasi payload layanan berbasis data dan digital hingga 5% dibandingkan periode sebelum diberlakukannya himbauan tersebut. Sedangkan, untuk layanan voice dan SMS cenderung stabil dibandingkan periode yang sama,” ungkap Denny Abidin, Vice President Corporate Communications Telkomsel dalam pernyataan tertulisnya.

Telkomsel juga mencatat kenaikan trafik komunikasi layanan berbasis data dan digital dikontribusi oleh tumbuhnya payload layanan sistem belajar berbasis daring (e-learning) yang mencapai 236%, komunikasi pesan instan sebesar 19%, games online sebesar 13% dan layanan digital berbasis cloud storage yang umumnya juga digunakan sebagai penunjang sistem layanan aplikasi bekerja secara daring, yang meningkat hingga 10,4%.

Sedangkan trafik payload lainnya yang meningkat antara lain pemanfaatan layanan content provider (8,2%), digital advertising (7,5%), video streaming (7.3%), dan browsing (5,2%).

Sedangkan, untuk wilayah operasional Telkomsel yang mengkontribusi kenaikan payload secara keseluruhan terbesar yaitu Regional Jawa Barat (7,9%), Jawa Tengah (6,9%), Jawa Timur (5%), Sumatera Bagian Tengah (4,7%) dan Sumatera Bagian Selatan (4.2%).

Telkomsel akan terus melakukan pemantauan pergerakan trafik layanan telekomunikasi dan saat ini upaya penanganan pengamanan trafik jaringan yang telah dilakukan Telkomsel mencakup kesiapan kapasitas tambahan guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi, terutama trafik layanan data dan digital, dengan memaksimalkan fungsi seluruh spektrum besar yang dimiliki Telkomsel, yakni frekuensi 900, 1800, 2100, dan 2300 Mhz.

Kesiapan jaringan berbasis broadband ini juga dilakukan untuk memastikan kenyamanan pelanggan menikmati ragam layanan digital lifestyleTelkomsel seperti aplikasi video on demand MAXStream, streaming lagu LangitMusik serta layanan Dunia Games.

Sebagai leading telco digital company, Telkomsel proaktif untuk ikut serta dalam upaya penanganan COVID-19 dengan mengambil peran sebagai connectivity enabler dengan mengoptimalkan asetnya untuk menjaga agar semua elemen masyarakat dapat tetap terhubung dan menjaga produktivitasnya di segala sektor kehidupan.

“Namun Telkomsel tidak berjalan sendiri, kami juga memaknai semangat gotong royong yang didorong pemerintah dengan bergandengan tangan dan mempererat kolaborasi bersama para pemangku kepentingan agar kita semua dapat terus bergerak maju di masa yang penuh tantangan ini”, ujar Denny,

Untuk membantu siswa bisa #TerusBelajar dengan efektif dari rumah, Telkomsel menyediakan dua pilihan paket data yang bisa dimanfaatkan untuk bebas akses ke berbagai aplikasi pembelajaran daring (e-learning), yakni “Bebas Akses Ruangguru 30GB” dan “Bebas Akses Ilmupedia 30GB”.

Baca Juga : Respon Situasi COVID-19, Ruangguru Bekerjasama dengan Telkomsel

Kedua pilihan paket ini berlaku untuk pemakaian selama 30 hari dengan kuota 30GB, masing-masing untuk akses aplikasi Ruangguru dan aplikasi-aplikasi yang tergabung dalam paket Ilmupedia, yakni Quipper, Zenius, Cakap, Bahaso, dan Sekolahmu. Dalam waktu dekat ini Telkomsel juga sedang proses berkolaborasi dengan sekitar 122 Perguruan Tinggi di Indonesia yang memiliki akses situs e-learning.

Dengan semangat yang sama, untuk melayani kebutuhan karyawan profesional agar bisa #TerusProduktif bekerja secara agiledari rumah, Telkomsel menyediakan solusi komunikasi terintegrasi berbasis cloudbernama CloudX yang memberikan bebas biaya berlangganan CloudX Meeting selama satu bulan serta bebas kuota data untuk mengakses layanan CloudX Meeting sebesar 60GB khusus untuk host meetingdan 30GB untuk peserta meeting.

Informasi lengkap mengenai langkah penanganan Telkomsel terkait Covid-19 dapat diakses di https://www.telkomsel.com/telkomsel-tanggap-covid19. (Icha)

 

Tanggap COVID – 19, Smartfren Antisipasi Kenaikan Trafik Data

0

Telko.id– Smartfren sangat mendukung kebijakan pemerintah untuk ‘Bekerja dari Rumah,  Belajar dari Rumah dan Beribadah di Rumah’ sebagai salah satu langkah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (COVID-19). Semua itu berakibat meningkatnya jumlah akses ke jaringan internet serta ada nya kenaikan  trafik data. Untuk itu, Smartfren secara intensif dan real time mengendalikan jaringan internet nya melalui Network Operation Center (NOC)selama 7×24 jam.

Dengan demikian akan semakin cepat mengetahui di area mana saja terjadi kenaikan trafik dan memerintahkan task force yang telah disiapkandi lapangan untuk percepatan penanganannya. Hal ini disiapkan demi memastikan kenyamanan pelanggan saat menggunakan layanan internet dari Smartfren.

“Akses layanan data memang sudah terjadi kenaikan sekitar 10 % – 15% dari bulan Februari ke Maret, dan kondisi jaringan Smartfren masih normal. Kapasitas jaringan Smartfren sudah dirancang memadai jika terjadi lonjakan trafik data, juga apabila peningkatan pengguna layanan data terjadi di sejumlah wilayah tertentu. Smartfren selalu siap mengoptimalkan sumber daya dan kapasitas di setiap jaringannya,” jelas Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren.

Sebagai salah satu bentuk dukungan kegiatan belajar para pelajar dan mahasiswa dari rumah, Smartfren telah meluncurkan Kartu Perdana 1ON+ (baca : ion plus)yang sangat terjangkau beserta varian Voucher Data yang berlaku mingguan. Kartu perdana yang dibanderol dengan harga Rp 20 Ribu ini memberikan berbagai macam keuntungan, antara lain benefit aktivasi sebesar 0,5GB setiap bulannya selama 6 bulan dengan total kuota 3GB.

Baca juga : Cocok Bagi Pelajar Smartfren Keluarkan Kartu Perdana 10N+

Untuk setiap pembelian voucher data, pelanggan juga akan mendapatkan bonus kuota mingguan dengan total bonus kuota hingga 13 GB selama setahun. Masa aktif kartu perdana sangat panjang hingga 365 hari, sehingga pelanggan tidak perlu takut kartu akan hangus.

Untuk melengkapi Kartu Perdana 1ON+, Smartfren juga meluncurkan Voucher Data Rp 7.500 dengan kuota 1GB dan Voucher Data Rp10.000 dengan kuota 1,5GB. Dengan membeli kedua voucher tersebut, pelanggan akan mendapatkan full kuota 24 jam. Kuota yang didapat pelanggan semuanya adalah kuota utama dan dapat digunakan di semua aplikasi untuk chatting, video streaming dan sosial media (FB, IG, twitter, dan lainnya). Voucher ini dapat dibeli di Galeri Smartfren, outlet-outlet dan melalui aplikasi MySmartfren.

Untuk mendapatkan bonus kuota mingguan, pelanggan cukup melakukan pembelian voucher data atau paket volume minimal Rp10.000 tiap minggu. Bonus ini hanya didapatkan untuk satu kali dalam periode 7 hari dan tidak berlaku kelipatan. Diluar dari dua voucher tersebut, Smartfren juga memiliki beragam pilihan untuk paket kuota sesuai kebutuhan pengguna.

Untuk mendapatkan bonus mingguan di Kartu Perdana 1ON+, pelanggan cukup melakukan isi ulang dengan voucher Smartfren dimulai dari nominal Rp 7500 sebesar 1GB, Rp 10.000 ada dua varian voucher yaitu sebesar 1,5GB dan 4GB, Rp 30.000 sebesar 10GB, Rp 40.000 sebesar 16GB, Rp 60.000 sebesar 30GB, hingga voucher senilai Rp 100.000 pelanggan akan mendapatkan kuota 60GB.

“Kami berharap pandemi virus Corona ini dapat segera berakhir, namun kami akan terus memantau perkembangan situasi terkini dan berkomitmen menyediakan layanan berkualitas untuk menjamin kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi. Tim kami yang siaga di lapangan akan selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja, supaya selalu siap memastikan jaringan Smartfren cepat dan stabil digunakan pelanggan”, Ujar Merza. (Icha)

Belajar dari Rumah, Indosat Ooredoo Berikan Kuota Gratis Selama 30 Hari

0

Telko.id – Saat ini pemerintah Indonesia membuat kebijakan Belajar dari Rumah, di mana, kegiatan belajar-mengajar di gedung sekolah atau kampus perguruan tinggi ditiadakan sementara, sehingga proses pembelajaran diarahkan secara online melalui platform digital. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus Corona (COVID-19) di Indonesia.

Sejalan dengan komitmen Indosat Ooredoo untuk selalu memberikan kontribusi bagi negeri terutama dalam hal pemerataan pendidikan, Indosat Ooredoo melalui brand IM3 Ooredoo mendukung penuh proses pembelajaran jarak jauh dengan memberikan akses internet gratis ke beberapa platform pembelajaran digital terkemuka di Asia Tenggara diantaranya Ruangguru, Quipper, Sekolahmu.com, dan Rumah Belajar.

Baca juga : Langkah Strategis Indosat Ooredoo Terkait Covid-19

Melalui program ini, IM3 Ooredoo mendukung kegiatan belajar di rumah dengan memberikan kuota gratis 30GB untuk mengakses aplikasi belajar online bagi semua pengguna IM3 Ooredoo. Kuota gratis 30GB bisa diperoleh melalui aplikasi myIM3 atau *123*369# dan berlaku selama 30 hari sejak diaktifkan.

Kuota internet gratis ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengakses ke lebih dari 60 platform e-Learning dan situs resmi dari universitas-universitas di Indonesia agar mahasiswa dan dosen tetap dapat melanjutkan proses perkuliahan selama krisis COVID-19 berlangsung, tanpa menghabiskan kuota internet mereka.

Sementara itu untuk memenuhi kebutuhan komunikasi pelanggan selama bekerja di rumah, IM3 Ooredoo memberikan diskon hingga 30% untuk beberapa paket internet yang tersedia di myIM3 atau di *123*52# . Pelanggan bisa menikmati kuota hingga 50GB yang dapat digunakan selama 30 hari dan dilengkapi dengan benefit Pulsa Safe yang menjaga agar pulsa pengguna tidak terpotong saat kuota habis.

“Saat ini proses belajar-mengajar, kegiatan sekolah, dan bekerja dirasakan sangat berbeda dari biasanya karena adanya penerapan social distancing, dan sebagai dampaknya kami memahami kebutuhan berinteraksi secara online atau digital akan meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk memfasilitasi pelajar yang mengikuti ajakan #BelajarDiRumah, kami memberikan kuota gratis 30GB yang dapat digunakan untuk mengakses platform belajar online sehingga mereka tetap semangat belajar meskipun dari rumah,” ujar Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo.

Pemberian kuota gratis 30GB selama 30 hari semakin melengkapi program CSR Indosat Ooredoo untuk menunjang kebutuhan digital masyarakat yang pada sementara waktu ini diharuskan bekerja dari rumah, begitu juga dengan siswa yang melakukan belajar dari rumah.

Lebih dari itu, Indosat Ooredoo juga bekerjasama dengan lembaga pendidikan yang menggunakan solusi bisnis Indosat Ooredoo Business dengan menyediakan kapasitas bandwidth ekstra gratis layanan internet dedicated yang ada saat ini untuk mendukung perkuliahan secara online.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program CSR Indosat Ooredoo dalam menanggapi Covid-19, pelanggan dapat mengakses website http://im3ooredoo.com/belajardirumah. (Icha)

 

Samsung Galaxy S20, Fitur Ini Yang Membuatnya Mahal

0

Telko.id – Samsung Galaxy S20 kali pertama diperkenalkan pada 2020, February 11. Perangkat bermesin Exynos 990 ini hadir dengan sistem operasi Android 10.0; One UI 2 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 8 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Samsung memang belum secara resmi merilis harga Samsung Galaxy S20. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Samsung Galaxy S20+).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Cosmic Grey, Cloud Blue, Cloud Pink, Cloud White, Aura Red) dan memiliki body berdimensi 151.7 x 69.1 x 7.9 mm (5.97 x 2.72 x 0.31 in) dengan berat 163 g (5.75 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 6), glass back (Gorilla Glass 6), aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM and/or eSIM) or Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Samsung Galaxy S20

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Samsung Galaxy S20 :

  • 12 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.76″, 1.8µm, Dual Pixel PDAF, OIS
    64 MP, f/2.0, (telephoto), 1/1.72″, 0.8µm, PDAF, OIS, 3x hybrid optical zoom
    12 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1.4µm, Super Steady video.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 4320p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 10 MP, f/2.2, 26mm (wide), 1/3.2″, 1.22µm, Dual Pixel PDAF yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur Dual video call, Auto-HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p@30/60fps, 1080p@30fps.

Spesifikasi Samsung Galaxy S20

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Exynos 990 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.73 GHz Mongoose M5 & 2×2.50 GHz Cortex-A76 & 4×2.0 GHz Cortex-A55) – GlobalOcta-core (1×2.84 GHz Kryo 585 & 3×2.42 GHz Kryo 585 & 4×1.8 GHz Kryo 585) – USA dan prosesor grafis / GPU Mali-G77 MP11 – GlobalAdreno 650 – USA. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.2″ Inch dengan jenis Dynamic AMOLED 2X capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1440×3200 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 6,HDR10+, Always-on display, 120Hz@FHD/60Hz@QHD refresh rate. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Samsung Galaxy S20 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (7CA) Cat20 2000/200 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB 3.2, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, ultrasonic), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, ANT+, Bixby natural language commands and dictation, Samsung DeX (desktop experience support).

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy S20 :

NETWORK
Technology GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 (Dual SIM model only)
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 12(700), 13(700), 17(700), 18(800), 19(800), 20(800), 25(1900), 26(850), 28(700), 32(1500), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500), 66(1700/2100)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (7CA) Cat20 2000/200 Mbps
LAUNCH
Announced 2020, February 11
Status Available. Released 2020, March 6
BODY
Dimensions 151.7 x 69.1 x 7.9 mm (5.97 x 2.72 x 0.31 in)
Weight 163 g (5.75 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 6), glass back (Gorilla Glass 6), aluminum frame
SIM Single SIM (Nano-SIM and/or eSIM) or Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Cosmic Grey, Cloud Blue, Cloud Pink, Cloud White, Aura Red
Samsung Pay (Visa, MasterCard certified)
IP68 dust/water resistant (up to 1.5m for 30 mins)
DISPLAY
Type Dynamic AMOLED 2X capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.2 inches, 93.8 cm2 (~89.5% screen-to-body ratio)
Resolution 1440 x 3200 pixels, 20:9 ratio (~563 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 6
HDR10+
Always-on display
120Hz@FHD/60Hz@QHD refresh rate
PLATFORM
OS Android 10.0; One UI 2
Chipset Exynos 990 (7 nm+) – GlobalQualcomm SM8250 Snapdragon 865 (7 nm+) – USA
CPU Octa-core (2×2.73 GHz Mongoose M5 & 2×2.50 GHz Cortex-A76 & 4×2.0 GHz Cortex-A55) – GlobalOcta-core (1×2.84 GHz Kryo 585 & 3×2.42 GHz Kryo 585 & 4×1.8 GHz Kryo 585) – USA
GPU Mali-G77 MP11 – GlobalAdreno 650 – USA
MEMORY
Card slot microSDXC (uses shared SIM slot)
RAM 8 GB
Internal 128GB 8GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 12 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.76″, 1.8µm, Dual Pixel PDAF, OIS
64 MP, f/2.0, (telephoto), 1/1.72″, 0.8µm, PDAF, OIS, 3x hybrid optical zoom
12 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1.4µm, Super Steady video
Features LED flash, auto-HDR, panorama
Video 4320p@24fps, 2160p@30/60fps, 1080p@30/60/240fps, 720p@960fps, HDR10+, dual-video rec., stereo sound rec., gyro-EIS & OIS
SELFIE CAMERA
Sensors 10 MP, f/2.2, 26mm (wide), 1/3.2″, 1.22µm, Dual Pixel PDAF
Features Dual video call, Auto-HDR
Video 2160p@30/60fps, 1080p@30fps
SOUND
SOUND 32-bit/384kHz audio
Tuned by AKG
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO
NFC Yes
Radio FM radio (Snapdragon model only; market/operator dependent)
USB 3.2, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (under display, ultrasonic), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer
Other ANT+
Bixby natural language commands and dictation
Samsung DeX (desktop experience support)
BATTERY
Type Li-Po
Size 4000 mAh
Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
TESTS
Performance AnTuTu: 525029 (v8)
GeekBench: 12557 (v4.4), 2750 (v5.1)
GFXBench: 44fps (ES 3.1 onscreen)
Battery life

Cocok Bagi Pelajar Smartfren Keluarkan Kartu Perdana 10N+

0

Telko.id – Menanggapi himbauan pemerintah untuk bekerja dan belajar di rumah sebagai langkah untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) saat ini, Smartfren merilis Kartu Perdana 1ON+ (baca : ion plus). Produk layanan ini sagat cocok bagi pelajar.

Kartu perdana yang dibanderol dengan harga Rp 20 Ribu ini memberikan  berbagai macam keuntungan, antara lain pelanggan yang membeli dan mengaktifkan Kartu Perdana 1ON+ akan mendapatkan benefit aktivasi Kartu Perdana sebesar 0,5GB setiap bulannya selama 6 bulan dengan total kuota 3GB.

Untuk setiap pembelian voucher data, pelanggan juga akan mendapatkan bonus kuota mingguan dengan total bonus kuota hingga 13 GB selama setahun. Masa aktif kartu perdana sangat panjang hingga 365 hari, sehingga pelanggan tidak perlu takut kartu akan hangus. Keuntungan lainnya adalah kuota yang didapat pelanggan semuanya adalah kuota utama dan dapat digunakan di semua aplikasi untuk chatting, video streaming dan sosial media (FB, IG, twitter, dan lainnya).

Untuk melengkapi Kartu Perdana 1ON+, Smartfren juga meluncurkan Voucher Data Rp 7.500 dengan kuota 1GB dan Voucher Data Rp10.000 dengan kuota 1,5GB. Dengan membeli kedua voucher tersebut, pelanggan akan mendapatkan full kuota 24 jam.

Voucher ini dapat dibeli di Galeri Smartfren, outlet-outlet dan melalui aplikasi MySmartfren. Untuk mendapatkan bonus kuota mingguan, pelanggan cukup melakukan pembelian voucher data atau paket volume minimal Rp10.000 tiap minggu. Bonus ini hanya didapatkan untuk satu kali dalam periode 7 hari dan tidak berlaku kelipatan.

Baca juga : Sukses Tahun Lalu, Smartfren Bakal Gelar Lagi WOW Concert 2020

Diluar dari dua voucher tersebut, Smartfren juga memiliki beragam pilihan untuk paket kuota sesuai kebutuhan pengguna. Untuk mendapatkan bonus mingguan di Kartu Perdana 1ON+, pelanggan dapat melakukan isi ulang dengan voucher Smartfren dimulai dari nominal Rp 7500 sebesar 1GB, Rp 10.000 ada dua varian voucher yaitu sebesar 1,5GB dan 4GB, Rp 30.000 sebesar 10GB, Rp 40.000 sebesar 16GB, Rp 60.000 sebesar 30GB, hingga voucher senilai Rp 100.000 pelanggan akan mendapatkan kuota 60GB.

Kartu Perdana 1ON+ diluncurkan untuk menjawab permintaan tinggi di kategori sachet market yang sangat menarik, mengingat segmen ini merupakan pangsa pasar yang cukup besar. Dari data internal merujuk pada pangsa pasar nasional untuk pengguna Kartu Perdana dan Voucher Rp 10.000 – Rp25.000 menguasai pangsa pasar sekitar 20% – 25% pengguna layanan data di Indonesia.

Menariknya lagi, pengguna di segmen ini ternyata lebih banyak melakukan isi ulang setiap minggu, bisa sampai 2-3 kali.

“Smartfren melihat kebutuhan masing-masing pengguna telekomunikasi sangat berbeda. Kartu Perdana 1ON+ ini sangat cocok di kantong pelajar yang biasanya mengisi ulang pulsanya secara mingguan sesuai dengan uang jajan mereka. Mereka selalu butuh kuota lebih, makanya kita beri  bonus kuota yang cukup untuk pemakaian setiap minggunya dan tidak perlu repot memikirkan masa aktif kartu perdananya,” ungkap Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren.

Dengan pembelian dan aktivasi kartu perdana 1ON+, pelanggan memiliki kesempatan mengikuti program undian Smartfren WOW. Program Smartfren WOW merupakan program loyalty kepada pelanggan yang berbasis aplikasi MySmartfren (mysf).

Program undian ini diundi setiap bulannya dengan hadiah miliaran rupiah. Setiap periode, Smartfren membagikan hadiah utama berupa 1 unit rumah senilai Rp 1 miliar, 1 unit mobil dan 3 unit motor serta ratusan hadiah lainnya. Saat ini, program Undian Smartfren WOW sudah menyelesaikan periode ke-6 yang diundi awal Maret lalu. (Icha)

XL Axiata Beri Gratiskan Akses Ke Banyak Aplikasi

0

Telko.id – XL Axiata meluncurkan program layanan khusus yang mempermudah pelanggan dan masyarakat untuk aktivitas bekerja dan belajar dari rumah. Program ini merupakan bagian dari dukungan dan kepedulian perusahaan kepada masyarakat dalam upaya menghindari bahaya penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Indonesia.

Semua pelanggan XL Axiata, yang menggunakan kartu XL, AXIS, XL PRIORITAS, termasuk juga pelanggan korporasi XL Business Solutions bisa memanfaatkan program yang akan mulai bisa diakses pada hari Rabu siang esok (18/3). Selain itu, XL Axiata juga membuka saluran hotline ke posko penanggulangan virus Corona di Kementerian Kesehatan.

Baca juga : XL Axiata Siap Layani Kebutuhan Kerja dan Belajar dari Rumah

“Kami berinisiatif turut bergabung dengan elemen-elemen masyarakat Indonesia lainnya untuk bergotong royong membantu mencegah penyebaran Virus Corona ini, sesuai dengan bidang kompetensi kami.  Kami memahami masyarakat membutuhkan akses data dan internet untuk tetap bisa beraktivitas belajar dan bekerja secara produktif dari rumah. Program ini kami buat secepatnya dan mencakup apa saja yang paling dibutuhkan masyarakat. Kami juga akan terus memantau perkembangan yang ada untuk bisa mengetahui apa lagi yang kira-kira bisa kami support selanjutnya,” ujar Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata.

Untuk program khusus ini, XL Axiata memberikan gratis 2GB/hari untuk mengakses ke sejumlah aplikasi atau layanan data yang bisa membantu belajar atau bekerja dari rumah, mulai tanggal 18 s/d 31 Maret 2020. Secara detail, informasi program ini dapat dilihat di www.xl.co.id.

Aplikasi-aplikasi yang dimaksud mencakup Udemy, Ruang Guru, dan Zenius untuk para pelajar atau mahasiswa. Kemudian untuk mendukung aktivitas bekerja dari rumah dengan lebih nyaman, pelanggan yang mendapatkan kuota tersebut juga bisa digunakan mengakses sejumlah aplikasi dari Microsoft Office 365.

Para pelanggan XL Axiata yang merupakan mahasiswa juga bisa memanfaatkan kuota tersebut untuk mengakses materi kuliah daring yang disediakan kampus mereka masing-masing. Dalam program ini sudah ada beberapa kampus bergabung, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, Universitas Atmajaya, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Semarang, Institut Teknologi Sumatera, Universitas Udayana, dan Universitas Gajah Mada.

XL Axiata juga memberikan bebas kuota untuk pelanggan yang mengakses informasi mengenai penanganan Virus Corona dari sumber-sumber resmi di Kementerian Kesehatan (https://infeksiemerging.kemkes.go.id/) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (https://corona.jakarta.go.id/). Pelanggan juga bisa gratis menghubungi saluran hotline COVID-19 melalui saluran 119.

Selanjutnya, melalui produk layanan tertentu, XL Axiata juga meningkatkan manfaat bagi para pengguna, yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas belajar atau bekerja dari rumah. Bagi pelanggan pascabayar XL Prioritas, selain manfaat yang sama seperti disebutkan di atas, XL Prioritas juga menawarkan manfaat khusus berupa diskon 15% bagi pelanggan yang membutuhkan kuota lebih besar dengan cara upgrade ke paket yang lebih besar ataupun membeli booster data dan booster voice.

XL Prioritas juga menyediakan paket dengan kuota data yang besar yaitu hingga 100GB/bulan dilengkapi dengan Mifi. Dengan paket tersebut pelanggan akan bisa lebih nyaman bekerja atau belajar dari rumah menggunakan modem yang bisa diakses secara simultan ke beberapa perangkat sekaligus. Selain itu dengan paket  Mifi XL Go Izi, pelanggan juga bisa mendapatkan bonus tambahan kuota data sebesar 10GB untuk semua paket isi ulang, yang bisa digunakan untuk mengisi waktu dengan konten yang bermanfaat selama melakukan jaga jarak (social distancing).

Semua pelanggan XL Axiata juga diberikan kemudahan untuk mengakses layanan edukasi E-LEARN di alamat elearn.id. E-Learn yang eksis sejak 2014 merupakan salah satu karya XL Axiata, bagian dari program XL Future Leaders. Saat ini E-Learn telah menjadi satu-satunya platform kursus online dimana setiap anak muda Indonesia dapat belajar soft-skills secara gratis, menyenangkan, dan juga langsung dari ahlinya. Metode pembelajaran yang digunakan di E-Learn adalah blended learning system antara video interaktif dan juga teks bacaan. (Icha)

 

 

 

Oppo Optimis, Reno 3 Bakal Diterima Pasar Walau Ada COVID-19

Telko.id -Beragam rangkaian, sudah dijalankan oleh Oppo menjelang peluncuran seri Reno 3 di Indonesia. Itu sebabnya, brand ini pun sangat optimis, smartphone yang begitu langsing dan mengedepankan kamera nya akan diterima masyarakat dengan baik.

Optimisme ini pun, menurut Aryo Meidianto A, PR Manager Oppo Indonesia.Terbukti dengan pre order Oppo Reno3 ini lebih tinggi 35% dibandingkan dengan pre order seri lainnya. Padahal, virus Corona sedang merebak di Indonesia. Apa yang dilakukan oleh Oppo sehingga smartphone ini bisa diterima pasar dengan baik?

“Dalam menghadirkan Oppo Reno 3 ini, kami banyak mengandalkan penjualan secara digital. Semua channel digital kami buka. Mulai dari channel operator, yang dulu exclusive, sekarang semua operator punya bundling dengan Oppo. Lalu dengan market place atau e-Commerce, kami juga hampi kerja sama dengan semua yang ada. Itu, yang menurut kami, penjualan kami tidak akan terpengaruh dengan pandemic COVID-19 ini,” ungkap Aryo optimis.

“Ditambah lagi, ada 108 unit smartphor Reno 3 yang bisa diperebutkan oleh para pemirsa online,”ujar nya. Hal ini menambah ketertarikan konsumen untuk membeli.

Oppo memang tidak tanggung, sederet artis digandeng dalam peluncuran resmi Oppo Reno 3 ini. Seperti Dipha Barus, Monica Karina, Ananda Omesh, Yoshi Sudarso, Cinta Laura, Enzy Storia, Jerome Polin dan Gritte Agatha.

Selain itu, fotografer ternama juga diajak kolaborasi seperti Darwis Triadi, Nareend Kameshwara, Nicoline Patricia, Raja Siregar, Rio Motret, dan Ryan Tandya.

Persis sehari sebelum launching, Oppo pun menggelar unboxing seri Reno3 di Indonesia melalui event spesial yang dilakukan secara tertutup dan disebarkan secara online (16/3). Gelaran ini menandai penutupan rangkaian Oppo Reno3 Experience Tour yang telah diadakan sejak tanggal 9 Maret 2020 dan untuk menyambut acara peluncuran Oppo Reno3 secara resmi di tanah air.

Baca juga : Perempuan, Darwis Triadi dan Oppo Reno 3

Rangkaian Oppo Reno3 Experience Tour diawali dengan Blind Test Experience yang telah diadakan pada tanggal 9 Maret 2020 di Ruci Art Space Senopati, Jakarta Selatan. Acara Blind Test Experience dihadiri oleh media dan influencer serta Oppo fans yang sudah menunggu kehadiran perangkat terbaru dari Oppo Indonesia. Hadir pula Nareend Kameshwara, fotografer profesional dengan spesialisasi foto malamnya.

Oppo Reno 3 hadir dengan inovasi teknologi Oppo dalam mobile photography dengan kehadiran fitur unggulan 48MP Zoom Quadcam, 44MP Ultra Night Selfie, 5x Hybrid Zoom, dan 108MP Ultra Clear Image. Melalui Reno3, Oppo berupaya memberikan definisi baru mobile photography untuk memberikan pengalaman fotografi smartphone terbaik kepada penggunanya.

Hasil Foto Macro Oppo Reno 3

“Semenjak meluncur di pasar global pada 2009 yang lalu, OPPO hadir dengan prinsip sebagai sebuah brand global yang hadir dengan kearifan lokal. Peluncuran Reno3 merupakan bukti nyata prinsip ini. Pengguna selalu kami tempatkan sebagai yang terdepan dalam pengembangan produk. Seperti pada Reno3, dimana kami selalu mengumpulkan feedback konsumen di Indonesia untuk membangun sebuah produk yang memiliki kemampuan fotografi sesuai dengan apa yang mereka gunakan dalam kesehariannya,” ujar Aryo.

OPPO selalu berada di garis depan dalam pengembangan dan inovasi fotografi smartphone. Reno3 hadir untuk memberikan solusi foto dengan berbagai skenario pencahayaan untuk menghadirkan hasil dengan kualitas yang luar biasa. (Icha)

 

Ini Kata Pengamat Terkait Covid-19 dan Nasib Industri Telko

0

Telko.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan virus Corona (Covid-19) sebagai pandemi global karena luasnya penyebarannya saat ini. Bagaimana nasib industri telko?

Sejumlah negara pun terlihat fokus untuk mengelola dampak dari penyebaran Covid-19 dengan mengambil langkah Lockdown dan Social Distancing seperti penutupan penerbangan, pembatalan public events, peningkatan biosecurity, dan penjagaan lintas batas.

Tentu semua aksi itu berdampak pada kegiatan ekonomi. Khususnya bisnis dan perdagangan sebagai motor negara.

Bank Dunia memperkirakan pada 2014 bahwa endemi dengan skala dan dampak yang serupa dengan flu 1918 akan menurunkan 5% dari produk domestik bruto global. Penyakit tersebut tersebar luas dan mungkin lebih ganas dan membunuh lebih dari 50 juta orang dan itu adalah skenario terburuk.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan kembali memerintahkan jajarannya untuk menghitung ulang risiko pelemahan ekonomi global akibat merebaknya Covid-19 yang berpotensi merembet ke Indonesia. Bahkan, dalam sambutan rapat terbatas, Senin (9/3), Jokowi juga menyampaikan peluang dampak ekonomi lanjutan yang lebih panjang hingga 2021 nanti.

Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang didalamnya terdapat industri telko pun diyakini akan terkena dampak dari Covid-19.

Founder IndoTelko Forum Doni Ismanto Darwin melihat bagi pemain TIK, pencegahan penyebaran dampak Covid-19 bisa mendatangkan peluang usaha tetapi juga ancaman bagi pelaku usaha di sektor tersebut.

“Social Distancing yang dilakukan pemerintah tentu mengubah perilaku sosial dan kerja masyarakat. Istilah Working For Home (WFH) atau Distance Learning menjadi familiar dan dianggap peluang bagi operator telekomunikasi di sisi trafik data. Bagi pemain solusi ini menjadi  berkah mengembangkan inovasi Unified Communication (UC) yang cocok bagi perusahan untuk WFH atau startup yang mengembangkan platform belajar online bagi kalangan pendidikan,” kata Doni ketika membuka Diskusi Media “Nasib Industri Telko di Tengah Disrupsi Teknologi dan Covid-19”, di Jakarta, Senin (16/3).

Doni mengungkapkan, tantangan yang harus dihadapi oleh pemain TIK di tengah Covid-19 adalah soal suplay chain global khususnya untuk infrastruktur yang banyak tergantung dengan Tiongkok.

“Pemain besar infrastruktur jaringan itu kalau tidak dari Tiongkok, pabriknya ada di sana. Adanya pembatasan pergerakan manusia tentu berakibat bagi operator dalam upgrade kualitas untuk jaringannya, minimal untuk mendatangkan ahli asing,” ungkapnya.

Menurut Doni, kondisi sekarang tentunya operator membutuhkan sejumlah insentif atau suplemen seperti keringanan regulasi untuk mendukung pengembangan jaringan hingga kemudahan dalam melakukan transformasi digital.

“Sejatinya, regulasi  baru yang menjadi beban bagi operator ditunda dulu. Kita semua harus fokus memperkuat pemain TIK agar mampu mendukung Indonesia keluar dari penyebaran Covid-19 ini,” katanya.

Para pembicara dalam seminar IndoTelko berpendapat, Covid-19 membawa tantangan dan juga peluang bagi pelaku industri TIK.

Ketua Umum Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) Andi Budimansyah mengungkapkan lonjakan penggunaan internet pasca-anjuran bekerja dan sekolah dari rumah akibat Covid-19, merupakan bentuk tanggung jawab operator seluler untuk tetap bisa melayani masyarakat.

“Dalam kondisi seperti sekarang ini, semua butuh internet dan internet butuh infrastruktur telekomunikasi. Untuk menghadapi Covid-19, perlu regulasi sederhana yang cepat dengan biaya yang wajar dalam hal ini. Termasuk untuk operator telekomunikasi, jangan ada biaya-biaya yang membebani sampai ke tingkat Pemerintah Daerah. Karena tanpa operator telekomunikasi, kita tidak bisa melayani kebutuhan internet untuk bekerja dan sekolah dari rumah,” tegas Andi.

Ia mengilustrasikan, saat ini pendapatan operator seluler hanya dari menjual paket data. Sementara pendapatan dari penggunaan panggilan telepon dan pesan singkat (SMS) dipastikan menurun karena layanan OTT yang disediakan aplikator asing.

“Sayangnya biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi minimal sebesar Rp1,2 triliun tetap harus dibayarkan ke pemerintah setiap tahun, entah operator itu untung atau rugi tetap harus dibayar. Kan lucu seperti ini, sementara operator harus berinvestasi juga menggelar kabel optik, menambah jaringan dan bandwith,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi, menyebut penyebaran Covid-19 telah mengubah perspektif dunia, misalnya muncul anjuran bekerja dari rumah, tentu akan memberikan dampak bagi perekonomian negara dan industri TIK Indonesia.

Namun jika dilihat dari sisi positif, Covid-19 juga membuka peluang bagi industri telko yakni operator seluler karena peningkatan penggunaan internet, aplikasi, dan kecerdasan buatan untuk mempermudah kebutuhan manusia.

“Ada 3 hal yang bisa diterapkan dalam proses transformasi teknologi: Pertama, Visi dan Kepemimpinan yang bisa membawa potensi negatif dari teknologi menjadi positif. Kemudian kedua, adanya inovasi dan adopsi teknologi baru. Ketiga, perlu diterapkan dalam budaya dan transformasi organisasi,” kata Heru.

Diingatkannya, tahun 2020 akan sangat menantang bagi industri TIK karena faktor disrupsi teknologi dan Covid-19.

Baca Juga : Dukung Social Distancing, Operator Menambah Jumlah Bandwidth

“Disrupsi teknologi mengubah banyak hal dari sisi bisnis, kompetisi, adopsi dan inovasi teknologi, sampai kultur dan struktur organisasi perusahaan. Jumlah wisatawan akan menurun dan investasi asing juga. Bagaimana mau mikir investasi, kalau setiap negara mikir rakyatnya sendiri. Diperlukan visi dan kepemimpinan inovasi dan adopsi teknologi serta transformasi,” ujarnya.

Dampak Covid-19

Pengamat Telekomunikasi Kamilov Sagala mencatat setidaknya ada dua dampak langsung Covid-19 bagi pelaku TIK. Pertama adalah keterlambatan pasokan perangkat jaringan, dan juga dukungan teknis bagi solusi atau use case layanan baru terhambat akibat terbatasnya tenaga ahli dari vendor yang berasal dari negara terdampak Covid-19.

“Kemudian dampak terbesar bagi operator adalah potensi naiknya biaya belanja modal infrastruktur jaringan dan operasional maintenance untuk mempertahankan layanan 7×24. Karena itu perlu diberikan insentif bagi operator, misal penundaan implementasi validasi IMEI ponsel yang butuh investasi besar ,” kata Kamilov.

Analis Pasar Modal Reza Priyambada menambahkan, merebaknya Covid-19 otomatis akan berdampak pada emiten dari sektor TIK tahun ini.

“Industri TIK sempat membaik tahun 2019 lalu, setelah pada 2018 terjadi penurunan kinerja emiten telekomunikasi. Lalu perang harga juga masih mewarnai industri ini, terlihat dari data yield yang semakin turun secara angka year per gigabyte. Tahun ini juga masih ada potensi yang menjanjikan di pertumbuhan konsumsi layanan data serta peningkatan smartphone yang semakin besar, perbankan, dan infrastruktur B2B,” ujar Reza.

Sementara Pengamat Telekomunikasi Mastel Nonot Harsono menilai Covid-19 juga bisa memberikan hikmah bagi operator seluler di Indonesia. Diprediksinya, wabah virus Corona ini akan menunda rencana sejumlah investasi besar dari pemain asing seperti Facebook dan Google di Indonesia.

“Keduanya sempat melakukan pendekatan ke pemerintah dengan iming-iming akan membangun infrastruktur digital. Padahal kalau mereka berdua masuk, akan mematikan bisnis operator seluler nasional yang memperoleh pendapatan dari berjualan paket data semata,” kata Nonot.

Nonot mengharapkan pemerintah memiliki kesadaran untuk mengelola disrupsi yang tengah terjadi agar yang terjadi transformasi positif di industri TIK.

“Disrupsi bukan harus dipuja tetapi dikendalikan menjadi transformasi yang positif dengan pelaku industri nasional. Jangan sampai bunuh-bunuhan. Kalau mereka (asing) bisa masuk dengan keyword investasi, ya akhirnya mematikan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, anjuran untuk bekerja dan sekolah dari rumah juga membutuhkan layanan internet yang kencang.

“Operator telekomunikasi di Amerika Serikat bersedia memberikan paket data gratis selama 2 bulan bagi konsumennya. Tetapi disana ARPU-nya stabil di level US$ 10 dolar atau sekitar Rp 140 ribu. Kira-kira di Indonesia bisa nggak tuh diterapkan operator seluler nasional yang ARPU-nya masih sekitar Rp 40 ribu. Kalau ada selisih seperti itu, kira-kira pemerintah bisa masuk memberi insentif nggak?” pungkasnya.

Ini Jaminan Yang Diberikan Telkomsel Terkait COVID-19

0

Telko.id – COVID-19 sudah menjadi pandemi global. Telkomsel pun terus memantau perkembangan situasi terkini terkait pandemi COVID-19 tersebut. Operator ini pun tetap berkomitmen untuk senantiasa menyediakan layanan berkualitas guna menjamin kenyamanan berkomunikasi pelanggan. Apa saja jaminan Telkomsel?

Jaminan Layanan

Telkomsel berkomitmen untuk memastikan seluruh layanan Telkomsel tetap tersedia dan aktivitas operasional tetap berjalan normal.

Jaminan Kesiapan Jaringan

Telkomsel telah menyiagakan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik layanan seiring tingginya potensi penggunaan layanan data oleh masyarakat di sejumlah wilayah sebagai dampak diberlakukannya kebijakan bekerja dan belajar dari rumah oleh sejumlah perusahaan dan sekolah.

Baca juga : Respon Situasi COVID-19, Ruangguru Bekerjasama dengan Telkomsel

Pengamanan jaringan terutama difokuskan di wilayah residensial dan juga titik posko penanggulangan COVID-19 seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan terkait. Sebelumnya, Telkomsel juga sudah mendukung pengamanan jaringan di Natuna, Kepulauan Riau dan Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta saat proses observasi WNI yang baru kembali masing-masing dari Wuhan (Tiongkok) dan Jepang.

Jaminan Ketersediaan Produk

Telkomsel telah berkoordinasi dengan seluruh mitra strategis termasuk para mitra distributor dan reseller untuk menjamin ketersediaan produk dan layanan Telkomsel.

Jaminan Pusat Pelayanan Pelanggan

Pusat pelayanan kunjungan pelanggan (walk-in) seperti GraPARI tetap beroperasi normal sesuai ketentuan jam operasional tiap wilayahnya. Seluruh GraPARI telah menjalankan prosedur standar yang dibutuhkan guna memeriksa kondisi kesehatan pelanggan yang berkunjung.

Sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh petugas pelayanan dan pelanggan, petugas Telkomsel melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada setiap pelanggan sebelum memasuki GraPARI. Di samping itu, Telkomsel juga menyediakan hand sanitizer, sabun cair, dan masker bagi pelanggan yang membutuhkan.

Telkomsel juga mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan pusat layanan digital/virtual yang tetap tersedia dan beroperasi secara normal, baik melalui call center 188, layanan virtual assistant melalui aplikasi MyTelkomsel, website www.telkomsel.com, LINE @Telkomsel, Facebook Messenger ‘Telkomsel’, dan Telegram @Telkomsel_official_bot, maupun email cs@telkomsel.co.id.

Jaminan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Karyawan (K3) Telkomsel

Sejak awal Januari 2020, Telkomsel sudah melakukan sosialisasi secara intensif kepada seluruh karyawan terkait pencegahan penularan COVID-19 dan kemudian mengeluarkan sejumlah kebijakan internal, meliputi penyediaan sarana kesehatan, penyemprotan disinfektan di ruang kerja, dan perlengkapan verifikasi, prosedur kunjungan tamu, hingga kebijakan tugas dinas karyawan.

Selanjutnya, Telkomsel juga telah mengeluarkan kebijakan untuk proses kerja karyawan secara remote untuk membagi konsentrasi berkumpulnya karyawan dengan pembagian lokasi bekerja di beberapa kantor cabang, termasuk potensi untuk bekerja dari rumah. Kebijakan ini diberlakukan dengan tetap memastikan layanan untuk pelanggan tetap terjaga sesuai prosedur standar yang berlaku.

Tanggungjawab Sosial Perusahaan

Sebagai salah satu bentuk sinergi bersama para pemangku kepentingan dalam memperkuat pencegahan penyebaran COVID-19, Telkomsel telah berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dengan menghadirkan perangkat Contact Line CloudX yang akan dimanfaatkan untuk kemudahan serta mendukung kebutuhan komunikasi (call center) di pusat informasi posko Tanggap COVID-19 di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Solusi layanan berbasis teknologi cloud ini diharapkan mempermudah koordinasi para petugas dan mengefisienkan proses penyebaran informasi terkait antisipasi dan penanganan COVID-19. Sinergi dan kolaborasi akan terus ditingkatkan, seiring kebutuhan atas peran aktif Telkomsel sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan.

Telkomsel juga secara proaktif membantu pemerintah dalam menyosialisasikan dan mengomunikasikan waspada COVID-19 dalam bentuk edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui berbagai media informasi dan komunikasi yang Telkomsel miliki. (Icha)

 

 

 

Respon Situasi COVID-19, Ruangguru Bekerjasama dengan Telkomsel

0

Telko.id –  Ruangguru dan Telkomsel bekerjasama memberikan bebas kuota hingga 30Gb sebagai respon situasi COVID-19 di Indonesia. Hal ini merupakan bentuk dan upaya bersama Ruangguru dan Telkomsel dalam menjawab tantangan belajar yang dihadapi siswa-siswi di Indonesia, akibat maraknya penutupan aktivitas belajar di sekolah selama situasi darurat kesehatan penyakit COVID-19.

Untuk memanfaatkan kesempatan ini, pengguna nomor prabayar dan pasca bayar Telkomsel dapat mengaktifkan paket data Rp0 melalui aplikasi My Telkomsel. Setelah pengguna memasukkan nomor Telkomsel yang aktif, pengguna akan mendapatkan akses data sebesar 30GB untuk akses Ruangguru selama 30 hari sejak tanggal aktivasi.

“Sebagai telco digital company, Telkomsel mendukung upaya gotong royong pemerintah dalam penanganan penyebaran COVID-19, dengan berperan sebagai penghubung atau connectivity enabler. Oleh karena itu dalam masa yang penuh tantangan ini, Telkomsel mempererat sinergi dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan untuk terus bergerak maju bersama-sama membantu seluruh elemen masyarakat untuk tetap terhubung dan menjaga produktivitasnya di segala sektor kehidupan,” ungkap Setyanto Hantoro, Direktur Utama Telkomsel.

Setyanto melanjutkan, “Pada sektor pendidikan, menyusul langkah Kemendikbud untuk mendorong pembelajaran siswa secara daring, Telkomsel bersama dengan Ruangguru menghadirkan inisiatif solidaritas bersama untuk memberikan kebebasan bagi para siswa untuk mengakses platform pembelajaran online Ruangguru. Upaya ini merupakan bentuk kontribusi Telkomel untuk memastikan proses belajar para siswa tetap dapat dilakukan dengan efektif selama masa penerapan sistem belajar jarak jauh di berbagai daerah.”

Baca juga : Telkomsel Dukung Dinkes DKI Jakarta Untuk Penanganan COVID-19

Sebagai salah satu langkah antisipasi terjadinya lonjakan trafik data sebagai dampak pemanfaatan internet untuk mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh, Telkomsel sendiri telah menyiagakan tambahan kapasitas jaringan di sejumlah wilayah yang memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh.

Selain itu, Telkomsel juga telah melakukan pengamanan jaringan di wilayah residensial dan titik posko penanggulangan COVID-19, seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan terkait. Informasi lengkap mengenai langkah penanganan Telkomsel terkait COVID-19 dapat diakses di https://www.telkomsel.com/telkomsel-tanggap-covid19.

Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru Belva Devara mengatakan, “Kami menyadari bahwa kegiatan belajar siswa tidak dapat terganggu di tengah – tengah situasi sekolah diliburkan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Meskipun kami sudah menyediakan berbagai layanan belajar alternatif, namun kami menyadari bahwa terkadang koneksi internet bisa menjadi penghalang. Oleh karena itu, kami sangat menyambut positif niat baik dari Telkomsel untuk ikut serta membantu akses belajar bagi anak-anak Indonesia.”

Ruangguru Luncurkan Sekolah Online Ruangguru Gratis

Untuk membantu siswa agar bisa belajar efektif di Rumah, Ruangguru meluncurkan program Sekolah Online Ruangguru Gratis. Lewat program ini, para siswa dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh secara daring (live teaching) setiap hari Senin sampai Jumat, layaknya sekolah seperti biasa, di aplikasi Ruangguru.

Dimulai dari Senin, 16 Maret 2020, siswa bisa mengikuti pembelajaran Sekolah Online Ruangguru Gratis dari pukul 08.00 – 12.00 WIB, di mana akan tersedia 15 kanal live teaching yang mencakup semua mata pelajaran sesuai dengan kurikulum nasional, mulai dari kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA (IPA dan IPS), yang dipandu oleh para Master Teachers Ruangguru. Selain fasilitas live teaching, para siswa dapat terus melatih pemahamannya melalui fitur Bank Soal dan Online Tryout secara gratis.

Selain program bagi siswa, para guru juga bisa meningkatkan kapasitasnya dalam mengajar melalui program Pelatihan Guru Online yang tersedia di aplikasi Ruangguru, gratis selama 1 bulan kedepan. Terdapat 250 video dan modul pelatihan guru yang mencakup materi-materi kompetensi dasar di bidang pedagogik dan profesional, seperti kemampuan manajemen kelas, pengembangan rencana belajar, implementasi pembelajaran berbasis proyek, dan lainnya.

Selain program Sekolah Online Gratis, Ruangguru juga menurunkan harga berlangganan paket ruangbelajar, untuk memudahkan siswa mengakses ribuan video belajar beraminasi bagi siswa kelas 1 SD hingga 12 SMA. Ruangguru meluncurkan paket berlangganan 1 bulan dengan harga Rp 50.000 yang dapat diaktifkan dengan menggunakan kode diskon: TETAPSEHAT.

Inisiatif Ruangguru dan Telkomsel ini dilakukan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan COVID-19 sebagai pandemi, dan setelah Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) merekomendasikan kegiatan belajar jarak jauh sebab COVID-19 telah mengganggu kegiatan bersekolah 290 juta siswa di seluruh dunia. (Icha)