spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 946

RUPST Indosat Ooredoo: Laba Bersih Bakal Dipakai Sebagai CAPEX

0

Telko.id – Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia, Indosat Ooredoo mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST” atau “Rapat”) secara virtual hari ini berlangsung (20/07/2020). Hasil dari RUPST Indosat Ooredoo ini menetapkan penggunaan laba bersih Indosat Ooredoo untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 akan dijadikan belanja modal dan ekspansi perusahaan.

RUPST Indosat Ooredoo

Laba bersih Indosat ini pada tahun 2019 lalu sebesar Rp1,57 triliun setelah mengalami rugi hingga Rp2,4 triliun pada tahun sebelumnya. Adapun total pendapatan tumbuh sebesar 12,9 persen menjadi sebesar Rp 26,1 triliun.

Selain itu, para pemegang saham juga memutuskan untuk reinvest deviden sebagai capex. Hal tersebut disampaikan oleh Komisaris Independen Indosat Ooredoo, Elisa Lumbantoruan. “Pemegang saham memutuskan untuk reinvest dividen ini sebagai capex. Saya kira ini keputusan yang bagus karena melihat kesempatan ekspansi yang ada di depan mata,” kata Elisa Lumbantoruan, Senin (20/7).

Baca juga : Tahun 2019, Kinerja Indosat Ooredoo Catat Pertumbuhan Pendapatan 12,9%

Menurutnya, saat ini merupakan kesempatan yang baik untuk melakukan ekspansi. Pasalnya, pertumbuhan industri telekomunikasi masih sangat bagus meski berada di tengah tekanan pandemi Covid-19.

Apalagi, dengan penggunaan dana internal untuk operasional memungkinkan perusahaan untuk bergerak dan bertumbuh lebih cepat. Dengan dana internal, ia menambahkan, perusahaan juga bisa lebih berhemat.

“Dana dari operasi tentu akan lebih murah sedangkan kalau kita menggunakan dana dari perbankan tentu akan lebih mahal,” tutur Elisa.

Pada kesempatan RUPTS Indosat Ooredoo ini juga mengumumkan penunjukan

Sheikh Mohammed bin Abdulla Al Thani sebagai Komisaris Utama yang Baru. Kemudian juga mengumumkan Prof. Dr. Sri Adiningsih, seorang ekonomi masuk dalam jajaran komisaris. Susunan komisaris Indosat Ooredoo yang berlaku sampai RUPST tahun 2024 menjadi :

–        Sheikh Mohammed bin Abdulla Al Thani, Komisaris Utama;

–        Bapak George Bowring Challenor, Komisaris;

–        Bapak Nigel Thomas Byrne, Komisaris;

–        Ibu Prof. Dr. Sri Adiningsih, Komisaris;

–        Bapak Andrew Tor Oddvar Kvålseth, Komisaris;

–        Bapak Heru Pambudi, Komisaris;

–        Bapak Afini Boer, Komisaris;

–        Bapak Elisa Lumbantoruan, Komisaris Independen;

–        Bapak Wijayanto Samirin, Komisaris Independen; dan

–        Bapak Syed Maqbul Quader, Komisaris Independen.

Sedangkan untuk komposisi Dewan Direksi Perusahaan diputuskan oleh RUPTS Indosat Ooredoo akan tetap sama sejak penutupan Rapat ini sampai penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tahun 2024 (sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan):

–        Bapak Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama, Direktur Utama;

–        Bapak Eyas Naif Saleh Assaf, Direktur;

–        Bapak Vikram Sinha, Direktur;

–        Bapak Arief Musta’in, Direktur;

–        Bapak Irsyad Sahroni, Direktur Independen.

Selain itu, RUPTS Indosat Ooredoo ini juga menyetujui total remunerasi Dewan Komisaris Perusahaan tahun 2020. Lalu melaporkan penggunaan dana yang diterima dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019, Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019, Obligasi Berkelanjutan III Indosat Tahap II Tahun 2019 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Indosat Tahap II Tahun 2019.

“Indonesia adalah pusat kekuatan ekonomi regional dengan peluang digital terbuka lebar, dan Indosat Ooredoo akan terus memainkan peran utama dalam menghubungkan dan mendigitalkan bangsa. Pada pengangkatan saya sebagai Komisaris Utama, saya merasa bangga, bertanggung jawab dan bersemangat untuk menjadi bagian dari organisasi dan akan memberikan dukungan sepenuhnya untuk mewujudkan visi Indosat Ooredoo menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia,” ujar Komisaris Utama Indosat Ooredoo Sheikh Mohammed bin Abdulla Al Thani setelah Rapat dan pengangkatannya. (Icha)

 

 

Pasca Bencana, Jaringan dan Layanan Telkomsel Pulih 100% 

0

Telko.id – Layanan Telkomsel pulih 100%, pasca terjadinya bencana alam banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Utara. Telkomsel telah melakukan pemulihan jaringan yang sempat terdampak akibat bencana di sejumlah titik. Kini, masyarakat Kecamatan Masamba telah dapat menikmati kembali akses layanan Telkomsel dengan normal secara menyeluruh untuk mendukung aktivitas keseharian seperti sedia kala.

“Mewakili manajemen Telkomsel, kami mengucapkan rasa prihatin atas kejadian bencana banjir bandang yang terjadi di Kacamatan Masamba beberapa hari lalu. Berkat dukungan serta koordinasi bersama para pemangku kepentingan yang ada, kini layanan Telkomsel pulih 100% dengan keunggulan jaringannya dan telah dapat dinikmati dengan normal, baik layanan untuk panggilan suara, SMS maupun akses layanan broadband, dengan dukungan lebih dari 60 BTS berteknologi 4G LTE yang tersebar di 9 kecamatan di Kabupaten Luwu Utara,” ungkap Muhammad Idham Kadir, General Manager Network Operation & Quality Management Regional Sulawesi Telkomsel.

Proses pemulihan ini berkat aparat dan perangkat pemerintah daerah serta seluruh pihak lainnya yang telah membantu dalam kelancaran proses pemulihan jaringan di wilayah terdampak, sehingga kini sudah pulih 100% di seluruh wilayah Kabupaten Luwu Utara.

Telkomsel terus melakukan pemantauan terhadap seluruh infrastuktur BTS yang ada Kabupaten Luwu Utara, khususnya di Kecamatan Masamba, termasuk dengan menyiagakan perangkat genset untuk dukungan catuan daya serta kesiapan personil teknis di setiap titik BTS. Telkomsel juga secara intensif terus berkoordinasi dengan Telkom Group untuk pengamanan dukungan stabilitas pemulihan teknis jaringan.

Sebagai bentuk upaya membantu kemudahan masyarakat di wilayah terdampak bencana, Telkomsel menghadirkan layanan bebas telpon gratis 50 menit dan 250 sms gratis ke semua operator, mulai tanggal 17 – 23 Juli 2020. Layanan tersebut dapat di akses melalui UMB *888*20# atau SMS dengan mengetik LUWU dan kirim ke 8999.

Telkomsel secara bertahap juga segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Masamba, yang dalam pendistribusiannya akan dikoordinasikan melalui pihak yang telah ditunjuk pemangku kepentingan setempat. Telkomsel bekerja sama dengan Rumah Zakat turut mengajak pelanggan yang ingin memberikan donasi membantu masyarakat terdampak dengan cara menukarkan 10 TelkomselPOIN hingga 16 Agustus 2020, dengan cara SMS dan ketik MASAMBA dan kirim ke 777.

“Dengan pulihnya jaringan dan layanan Telkomsel secara menyeluruh di Kabupaten Luwu Utara, kami berharap juga dapat membantu kelancaran komunikasi aparat dan pemerintah daerah dalam operasional penanggulanan bencana yang sedang dijalankan, terutama di wilayah terdampak bencana di Kecamatan Masamba. Semoga masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan beraktifitas seperti biasanya” tutup Idham. (Icha)

 

 

XL HOME Diperluas, Kini Sudah Hadir di Jawa Timur

0

Telko.id – XL Axiata terus melakukan perluasan area layanan XL HOME.  Sejalan dengan semakin meningkatnya permintaan layanan internet rumah berbasis fiber optik berkecepatan tinggi dan stabil yang dipadukan dengan keleluasaan akses ke tayangan hiburan, sejak akhir Juni 2020 lalu, layanan XL HOME diperluas dan kini hadir di sejumlah kota besar di Jawa Timur.

Pada tahap awal ini masuk ke wilayah provinsi ini, XL HOME diperluas dengan hadir di tengah-tengah pelanggan di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Malang. Perluasan jangkauan layanan XL Home di area Jawa Timur ini adalah hasil kolaborasi XL Axiata dengan salah satu perusahaan penyedia jasa infrastruktur kabel optik terbesar di Indonesia yaitu PT Mega Akses Persada (FiberStar).

”Salah satu keunggulan layanan XL HOME adalah kemampuannya menghadirkan akses internet rumah yang cepat dan stabil. Nah, di tengah pandemi Covid-19 di mana banyak masyarakat yang mesti bekerja dan belajar dari rumah, layanan XL HOME mendapatkan momentumnya. Apalagi, layanan ini juga dibundling dengan berbagai akses ke berbagai layanan hiburan. Kini kami pun menghadirkan XL HOME dan semua keunggulannya ke Jawa Timur. Akhir Juli 2020 nanti kami juga akan kenalkan XL HOME di Medan, Sumatera Utara,” ungkap Robert Edward Langton, Group Head Home Business XL Axiata.

Robert Edward Langton menambahkan, Jawa Timur menjadi area pemasaran XL HOME karena provinsi ini juga sangat dinamis secara ekonomi dan sosial budaya, terutama di keempat kota tersebut. Internet sudah menjadi salah satu kebutuhan utama di sana guna mendukung aktivitas produktif, termasuk saat berada di rumah. Karena itu, XL Axiata tidak ragu untuk menggelar layanan XL HOME di kota-kota tersebut di tahap awal masuk wilayah Jawa Timur.

XL HOME diperluas

Dalam beberapa hari setelah resmi masuk wilayah ini, lebih dari 10 ribu pelanggan dari area Jawa Timur langsung mengantri untuk mendapatkan layanan ini melalui website resmi www.XLHOME.co.id.

XL HOME merupakan salah satu produk yang menarik dari XL Axiata karena menyediakan layanan internet rumah fiber optik yang super cepat dan stabil dengan harga yang sangat terjangkau. Paket internet XL HOME juga sudah dilengkapi dengan XL HOME Entertainment Box dengan teknologi Android terbaru.

Teknologi ini bisa mengubah TV biasa milik pelanggan menjadi smart TV yang bisa mengakses tayangan hiburan berkualitas tinggi dari mitra-mitra kelas dunia kami, seperti Netflix, CATCHPLAY+, iflix, serta saluran nasional dan internasional melalui aplikasi Vidio, hingga Youtube dan beragam aplikasi di Google Playstore.  Serta pelanggan bisa bermain game bersama melalui aplikasi AirConsole, yang menggunakan smartphone pelanggan sebagai perangkat pengendali.

Sebagai bentuk apresiasi bagi masyarakat Jawa Timur atas ketertarikannya kepada XL HOME dan sekaligus guna membantu keluarga Indonesia agar dapat produktif dan terhibur di masa pandemi ini, XL HOME mengeluarkan promo Paket Dari Hati, yaitu cukup dengan Rp 299.000 per bulan untuk kecepatan hingga 100 mbps. Promo tersebut berlaku hingga 30 September 2020, untuk pelanggan baru layanan XL HOME.

Baca juga : Dengan XL Home Kini Bisa Main Game Gunakan TV dan Smartphone

Selain promo Paket Dari Hati, tersedia tiga variasi paket berlangganan XL HOME, yaitu paket Family dengan harga Rp 349.000, paket Super User dengan harga Rp 499.000, kuota tanpa batas. Dengan kualitas akses yang seperti itu, memungkinkan pelanggan untuk bisa mengakses, mengirim maupun mengunduh data dengan ukuran besar, streaming music, video maupun film, hingga main game online tanpa hambatan.

Layanan XL HOME sejak diluncurkan pada Desember 2018 telah mendapatkan apresiasi yang baik dari pelanggan, ini dapat dilihat dengan terus bertambahnya pelanggan yang menggunakan layanan XL HOME.  Dari sisi jaringan, perluasan wilayah jangkauan jaringan akan terus dilakukan sesuai rencana, saat ini XL HOME telah membangun jaringan fiber optik yang bisa menjangkau sekitar 350 ribu rumah (homepass). Hingga saat ini XL HOME sudah melayani lebih dari 65 ribu pelanggan di beberapa kota, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Denpasar, Yogyakarta, dan Bandung. (Icha)

 

Ini Dia Strategi AIoT realme Untuk Pasar Indonesia

0

Telko.id – Teknologi Artificial Intelligence of  Things atau dikenal dengan AIoT sudah semakin banyak beredar di pasaran. Realme adalah salah satu pemainnya. Lalu, seperti apa strategi AIoT realme pada semester dua tahun 2020 ini?

Dalam gelaran Tech Trend Talk pada 17 Juli 2020 secara virtual, realme mengungkapkan strategi ke depan terkait teknologi AIoT ini. Untuk menggapai tujuan menjadi merek AIoT dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia serta merek AIoT Favoritnya Anak Muda, realme berencana membawa lebih banyak produk AIoT ke Indonesia.

Marketing Director Realme Indonesia, Palson Yi, pun membeberkan jawabannya. Palson mengungkap bahwa strategi AIoT realme ke depan ini disebut dengan “1+4+N”. Apa itu?

Strategi AIoT realme

strategi AIoT realme tersebut, menurut Palson akan membantu realme untuk menambahkan portofolio pada produk smartphone dan AloT. Strategi ini memiliki tiga landasan. Pertama adalah 1 Core. Di mana, smartphone akan selalu menjadi inti dari pada portofolio produk yang akan menjadi poin utama dari ekosistem AIoT realme. Jadi, semua produk AloT akan tekoneksi dan diatur dalam realme smartphone. Ditambah dengan aplikasi realme Link, smartphone realme akan menjadi perangkat premium dengan kemudahannya mengatur berbagai produk AIoT.

Baca juga : Realme Watch, Ini Smartwacth Pertama dari realme

Kedua adalah 4 Smart Hubs. Ide ini dimunculkan untuk membantu konsumen dalam mengatur dan mengkontrol lebih banyak lagi produk AloT secara bersamaan melalui smartphone. Karena itu, sektor ini telah dibagi menjadi 4 kategori – Smart TV, Smart Earphone, Smart Watch, dan Smart Speaker. realme telah memperkenalkan realme Buds Air, realme Buds Air Neo, realme Buds Q, realme Band dan realme Watch di Indonesia.

Nantinya, realme akan memperkenalkan produk-produk lain yang tidak kalah luar biasa dalam kategori Smart Speaker, bersama dengan jam tangan pintar yang lebih stylish, TV dengan teknologi tinggi dan ponsel yang lebih pintar. Seperti smartphone, AIoT realme menawarkan banyak portofolio di berbagai segmentasi, mulai dari entry-level hingga flagship level.

Ketiga adalah Produk N AIoT. ‘N’ disini merepresentasikan komitmen realme untuk memberikan banyak produk baru di sektor AIoT dan lifestyle untuk penggemar realme, termasuk berbagai aksesoris mulai dari charger dalam mobil, tas punggung dengan kapasitas besar yang stylish.

Pada tahun 2020 ini, realme cukup produktif di pasar Indonesia dengan meluncurkan tujuh smartphone sepanjang semester I tahun 2020 yang disesuaikan dengan kebutuhan anak muda di Indonesia. Mulai dari segmen entry-level hingga flagship level, realme berfokus untuk membawa trendsetting technology dan trendsetting design dengan harga terbaik di seluruh segmennya.

realme bahkan membuat kejutan dengan meluncurkan realme Narzo, seri terbaru realme yang menargetkan pasar anak muda khususnya Generasi Z yang berfokus pada kebutuhan gaming dan hiburan.

Tidak hanya itu, pada tahun ini juga, realme juga ingin membangun ekosistem produk AIoT-nya secara cepat dan berkesinambungan. Hingga saat ini, realme telah meluncurkan 5 perangkat AIoT berupa perangkat smart audio dan perangkat smart wearable di Indonesia.

Kedua kategori produk AIoT realme tersebut dengan cepat disukai oleh pengguna gadget di Indonesia. Contohnya realme Band, secara cepat menjadi produk AIoT dengan Penjualan Terbaik di Shopee melalui flash sale setelah diluncurkan. dan realme Band juga menjadi penjualan Smart Wearable AIoT Brand No. 2 di Shopee. (Icha)

Selama Pandemi, Smartfren Business Gelar 32 ribu e-Learning Class

0

Telko.id – Smartfren Business, selama pandemi ini menjadikan masalah pendidikan sebagai salah satu perhatian utamanya. Itu sebabnya, salah satu yang dilakukan adalah menjadi partner resmi aplikasi video conference ini.

Bahkan, selama pandemi ini, Smartfren Business sudah gelar 32 ribu e-learning class, sudah melakukan 46 juta menit pengajaran pada lebih dari 1 juta siswa diseluruh Indonesia dengan menggunakan aplikasi Zoom.

Salah satu yang dilakukan oleh Smartfren Business ini juga adalah menyediakan layanan dan solusi untuk segment korporasi menyelenggarakan webinar (web seminar) gratis untuk mengenalkan solusi digital yang dapat mendukung dan mendorong sektor pendidikan saat ini. Terakhir, baru saja menggelar webinar dengan mengusung topik “Transformasi Pendidikan di Era New Normal: Strategi Pembelajaran Daring selama Pandemi”, webinar ini dilaksanakan pada 16 Juli 2020 melalui ZOOM.

Webinar ini merupkan hasil kerjasama dengan Polycom, Ingram Micro dan Brainly serta menampilkan pembicara Manager Apacus Market Brainly Indonesia Dimas Mukhlis yang membagikan pengetahuan terkait proses belajar mengajar menggunakan media ZOOM dan informasi terkait new normal.

Selain itu hadir juga CEO smartfren Business, Ranga Kalyanasundaram dan VP Regional Sales Smartfren Business, Slamet Suparmaji yang memperkenalkan layanan dan solusi yang tepat untuk sektor pendidikan di era pasca pandemi.

Webinar ini bersifat virtual interaktif yang memberikan kesempatan pada partisipan untuk bertanya terkait pembahasan mengenai transformasi pendidikan di era new normal.

“Kesulitan ataupun permasalahan bukan akhir segalanya, tetapi dengan hal tersebut dapat meraih hasil maksimal dalam meraih kesuksesan,”ujar Business and Product Manager Smartfren Business, Mohammad Arief.

Dalam pemaparannya Arief lebih jauh menjelaskan lebih jauh efektifitas penggunaan layanan Zoom untuk mendukung metode pengajaran secara daring selama masa pandemi Covid-19. Seperti diketahui Smartfren merupakan partner resmi dari Zoom untuk menyediakan layanan Cloud Video Conferencing untuk mendukung kegiatan tatap muka/video conferencing untuk korporasi, UMKM, swasta dan pemerintahan di Indonesia.

Sementara itu Dimas Widiantoro, Senior Operation Manager Apacus Market Brainly mengungkapkan bahwa saat ini ada 55 juta siswa, orang tua dan guru setiap bulannya datang ke platform aplikasi Brainly untuk bertanya dan membantu siswa yang kesulitan dalam kegiatan pembelajaran.

“Dari riset yang dilakukan Universitas Airlangga Surabaya dengan brainlu menunjukkan bahwa siswa yang aktif cenderung memiliki prestasi yang lebih baik di kelas, siswa menjadi lebih percaya diri dan siswa menjadi lebih aktif dalam bertanya dan membantu sesama,” jelas Dimas.

Dimas juga menunjukkan peningkatan hingga 33% penggunaan aplikasi pendidikan online di Indonesia dari Q1 2019 ke Q1 2020. Selain itu Dimas juga membagikan tips kepada para pengajar agar siswa yang saat ini masih belajar secara daring agar tidak merasa bosan. (Icha)

Kolaborasi Telkomsel dan Kemendikbud RI Beri Bantuan Kuota Terjangkau

0

Telko.id – Tidak semua mahasiswa dan para pendidik mampu untuk melakukan proses pembelajaran jarak jauh yang diperkirakan akan diberlakukan hingga akhir tahun 2020 ini. Untuk itu, Telkomsel Enterprise dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Ditjen Dikti Kemendikbud RI) untuk menghadirkan program Bantuan Kuota Terjangkau bagi perguruan tinggi. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatansecara virtual melalui CloudX pada Jumat, 17Juli 2020.

Targetnya, pelaksanaan program bantuan kuota terjangkau ini juga bisa dirasakan juga oleh perguruan tinggi di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Kami menyambut baik kolaborasi Ditjen Dikti Kemendikbud. Sebelumnya, Telkomsel telah menjalankan program Bantuan Kuota Terjangkau untuk berbagai tingkatan institusi pendidikan islam di seluruh Indonesia dengan berkolaborasi bersama Kementerian Agama. Perluasan inisiatif ini diharapkan mampu membantu sektor pendidikan di Indonesia dan seluruh insan di dalamnya untuk beradaptasi dan melewati masa-masa sulit seperti sekarang ini dengan membangun literasi digital melalui pembelajaran virtual secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ungkap Dharma Simorangkir, SVP Enterprise Telkomsel.

Sebelum penandatanganan tersebut, Direktur Jenderal Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D menyampaikan, “Biaya paket internet merupakan salah satu hal yang menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran daring, hal ini terutama dirasakan oleh mahasiswa tidak mampu dan perguruan tinggi yang memiliki alokasi dana terbatas. Dengan adanya kolaborasi ini maka penyediaan paket kuota internet dan pulsa yang hemat dan terjangkau bagi seluruh civitas akademika di Perguruan Tinggi, seperti mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan bisa tersedia dan sangat mendukung penyelenggaraan pembelajaran secara daring di masa pandemi Covid-19 yang menjadi salah satu program prioritas Ditjen Dikti”.

Baca juga : Telkomsel Sediakan Kuota Terjangkau Buat Madrasah

Melalui kolaborasi Telkomsel bersama Kemendikbud RI ini, Telkomsel menghadirkan paket khusus yaitu paket kuota internet dan kuota CloudX bagi dosen, tenaga pendidik, dan karyawan serta para mahasiswa. Paket data tersebut berisi besaran kuota hingga 50 GB dengan harga mulai dari Rp40.000 yang dapat diaktifkan melalui aplikasi MyTelkomsel atau dengan menghubungi menu akses (UMB) *168#.

Program Bantuan Kuota Terjangkau untuk perguruan tinggi ini akan berlangsung sejak 17Juli 2020 hingga 31 Agustus 2021dan ditargetkan untuk dapatmenjangkau sekitar 4.760 perguruan tinggi di berbagai daerah di Tanah Air. Bagi pengurus perguruan tinggi yang ingin mendapatkan manfaat dari program Bantuan Kuota Terjangkau ini untuk para mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, dan karyawan yang berada di lingkungannya, dapat mengakses informasi lebih lanjut dan mengajukan pendaftaran melalui http://tsel.me/TselEdu.

“Telkomsel berharap solusi Bantuan Kuota Terjangkau dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi seluruh elemen di perguruan tinggi di seluruh penjuru negeri untuk senantiasa terhubung dan menjalani kegiatan belajar mengajar secara virtual. Telkomsel pun mengajak pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama memperkuat upaya kolaboratif ini sebagai bagian dari cara perusahaan dalam memaknai usia ke-25 dengan terus bergerak maju bersama Indonesia. Semoga, kita semua bisa bersama-sama beradaptasi dengan kenormalan baru ini dengan baik,” tutup Dharma.

Sebelumnya, Telkomsel juga telah melakukan kolaborasi bersama dengan Kementerian Agama untuk menghadirkan program Bantuan Kuota Terjangkauada bagi berbagai tingkatan institusi pendidikan islam di seluruh Indonesia. Bantuan tersebut kini sudah tersedia bagi lebih dari 80 ribu madrasah dan madrasah sederajat TK sampai SMA, 58 Perguruan Tinggi Keagamaan IslamNegeri dan sekitar 800 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di seluruh Indonesia. (Icha)

Nonton Film Streaming Makin Asyik Pakai XL XTRA UNLIMITED TURBO

0

Telko.id – Saat pandemic, bertambah banyak masyarakat yang mengakses streaming film. Untuk itu XL Axiata menjawab kebutuhan masyarakat dengan menghadirkan fitur baru pada paket XTRA UNLIMITED TURBO yang berlaku khusus bagi pelanggan XL prabayar.

Fitur baru ini memberikan manfaat tambahan bagi pelanggan dalam mengakses aplikasi streaming film dan video tanpa batasan kuota dan kecepatan. Fitur terbaru ini akan berlaku secara nasional sejak Selasa, 14 Juli 2020.

“Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, meskipun masih tetap harus belajar maupun bekerja. Untuk mengatasi kejenuhan yang muncul, mereka membutuhkan akses ke konten-konten hiburan, termasuk film dan video. Kami melihat, adanya peningkatan akses ke aplikasi-aplikasi penyedia layanan streaming film dan video selama pandemi ini. Mengakses aplikasi streaming film atau video termasuk untuk kebutuhan conference meeting merupakan layanan yang paling banyak digunakan masyarakat. Saat ini trafiknya mencapai lebih dari 60% dibandingkan trafik lainnya,” ungkap Bernard Ho Swee Keong, Group Head Mass Segment XL Axiata.

Bernard menambahkan, pengembangan fitur XTRA UNLIMITED TURBO untuk XL prabayar ini juga menjadi salah satu inisiatif terbaru perusahaan, dengan mengkombinasikan data analytics dan digitalisasi dalam menganalisa pola konsumsi dan kebutuhan masyarakat selama masa pandemi ini.

Jika sebelumnya XTRA UNLIMITED TURBO memungkinkan pelanggan XL prabayar mengakses kebutuhannya hanya pada beberapa aplikasi pilihan maka melalui pengembangan terbaru ini, kami memberikan kebebasan kepada setiap pelanggan untuk memilih aplikasi streaming film dan video sesuai dengan kebutuhannya. Kebebasan ini memberikan kontrol lebih kepada pelanggan untuk aplikasi yang lebih sering digunakan. Personalisasi dari fitur produk ini menjadi sesuatu yang ditawarkan kepada pelanggan XL prabayar.

Pada fitur XTRA UNLIMITED TURBO yang baru ini, pelanggan XL prabayar bisa tetap mengakses aplikasi streaming film dan video pilihan tanpa ada batasan kuota dan kecepatan, ketika kuota utama habis.

Terdapat berbagai macam pilihan aplikasi streaming baik itu film maupun video yang bisa dipilih oleh pelanggan XL prabayar yaitu Youtube, Netflix, Viu, Iflix, dan Vidio. Pelanggan XL prabayar bisa mengakses layanan terbaru ini mulai 14 Juli 2020 di aplikasi myXL. Bagi masyarakat yang belum menjadi pelanggan XL prabayar bisa mengunjungi retail-retail outlet yang tersebar di seluruh Indonesia untuk bisa mendapatkan penawaran spesial.

Untuk memberikan kualitas layanan dan pengalaman terbaik dalam mengakses layanan terbaru ini, XL Axiata terus memperluas dan meningkatkan kualitas jaringannya di seluruh Indonesia. Hingga akhir Maret 2020, XL Axiata memiliki lebih dari 133 ribu BTS, sebanyak lebih dari 43 ribu BTS di antaranya merupakan BTS 4G. Jaringan 4G XL Axiata kini telah hadir dan melayani pelanggan di 449 kota/kabupaten yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. (Icha)

 

 

Ini Dia List Smartphone Xiaomi Yang Akan Dapat Pembaruan MIUI 12

Telko.id – Xiaomi baru saja memperkenalkan sistem operasi (OS) berbasis Android terbaru Xiaomi, MIUI 12 konsumen di Indonesia. Dengan OS ini desain user interface yang segar dan sistem animasi yang inovatif di mana pengguna dapat menikmati pengalaman menggunakan sistem operasi yang lebih hidup dan nyata.

Di antaranya dengan dukungan Mi Render Engine yang menghasilkan pengalaman antarmuka sangat halus serta Mi Physics Engine yang menghasilkan gerakan ikon elegan dan menyimulasikan kurva 3D terinspirasi dari gerakan dan respons di kehidupan nyata.

Tampilan visual yang realistis di seluruh sistem MIUI 12 juga memungkinkan pengguna untuk membuat tampilan layar MIUI 12 lebih informatif dan komprehensif. Di sisi lain, tampilan tersebut juga memberi pengalaman unik dan personal setiap melihatnya.

MIUI 12 juga menghadirkan keindahan lainnya, yaitu fitur Super WallpaperFitur baru ini membawa keindahan kosmik ke tingkat baru dengan rekonstruksi menakjubkan dari bentang alam planet Mars dan Bumi yang ikonik, diambil berdasarkan citra resmi dari NASA.

Baca juga : “Fitur Lawas” MIUI dan EMUI akan Hadir di Android R

Super Wallpaper mengkombinasikan Always-on-display, Home Screen, dan Lock Screendalam suatu tampilan misi luar angkasa yang mengasyikkan, dan akan membuat pengguna dapat melihat bagian-bagian lain dari planet-planet. Dengan Super Wallpaper, MIUI 12 menjadi jendela untuk melihat keindahan alam semesta.

MIUI 12 juga memiliki beberapa fitur dan peningkatan baru, di antaranya solusi multitasking dengan floating windows, casting untuk menghubungkan smartphone dengan layar kedua, Ultra Battery Saver yang menghemat pemakaian daya tanpa mengganggu panggilan, pesan masuk, dan konektivitas jaringan.

Ada pula fitur App Drawer yang merupakan fitur utama pada launcherXiaomi untuk POCO yang telah diterima dengan baik oleh pengguna global. Jika pengguna mengaktifkannya, semua aplikasi akan masuk ke sana sehingga home screenterlihat rapi.

App Drawer juga memungkinkan pengelompokkan aplikasi secara otomatis sehingga mudah menemukan aplikasi yang dicari hanya dengan beberapa swipe. Terakhir MIUI 12 juga memiliki fitur Dark Mode yang dapat diaplikasikan pada aplikasi bawaan sistem ataupun aplikasi dari pihak ketiga. Dark  Mode memiliki pilihan untuk menyesuaikan kontras secara otomatis untuk dengan cahaya lingkungan sekitar. Dark  Mode juga mengurangi pemakaian daya.

“Kami yakin pengguna akan jatuh hati dengan MIUI 12 karena menghadirkan pengalaman penggunaan OS bintang lima dengan serangkaian optimasi bottom-up, peningkatan desain dan animasi yang hidup pada tampilan antarmuka,” kata Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse.

MIUI 12 akan mulai tersedia di beberapa perangkat mulai Agustus 2020. Dan perangkat yang tersedia di Indonesia dan akan menerima pembaruan secara bertahap adalah Redmi Note 9, Redmi Note 9 Pro, Redmi Note 8 Pro, Redmi Note 8, Redmi 8, Redmi 8A, Redmi 8A Pro, Redmi Note 7, Redmi 7, Redmi 7A,  Redmi Note 6 Pro, Redmi 6, Redmi 6A, Redmi Note 5 Pro, Redmi Note 5, Redmi S2, Mi 10, Mi Note 10, Mi Note 10 Pro, Mi 8 Lite, POCOPHONE F1.(Icha)

Indosat Ooredoo Hadirkan Solusi Smart City, Hybrid Cloud, dan Big Data

0

Telko.id – Pada masa pandemic ini, selain berfokus untuk mendukung bidang kesehatan, pemerintah juga berupaya untuk menstimulasi kembali perekonomian nasional yang terdampak akibat pandemi virus Corona, karena hampir semua masyarakat Indonesia turut merasakan imbas yang juga memengaruhi pendapatan mereka. Untuk itu Indosat Ooredoo hadirkan solusi Smart City, Hybrid Cloud, dan Big Data agar dapat membantu pemerintah daerah maupun pusat.

Pasalny, pada situasi ini, pemerintah perlu menangani isu pada sektor kesehatan dan ekonomi secara seimbang, efektif, serta efisien. Oleh karena itu, sisi teknologi ICT (Information Communication Technology) memainkan peran yang sangat penting.

Parameter yang menunjukkan pemerintahan berjalan secara efektif adalah sistem pelaporan dari tingkat pemerintahan paling bawah yaitu kelurahan sampai ke tingkat kota dapat dilakukan dengan cepat dan kolaboratif.

Sedangkan salah satu ciri efisiensi dari penggunaan anggaran suatu pemerintah kota ialah dengan menggunakan infrastruktur ICT secara bersama-sama (sharing) antara dinas atau instansi dalam suatu pemerintah kota. Di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, seluruh pemerintah daerah diimbau untuk melakukan re-focusing anggaran, karena sebagian besar anggaran digunakan untuk penanganan Covid-19.

Untuk menjawab semua kebutuhan tersebut, Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, melalui Indosat Ooredoo Business, menghadirkan solusi Smart City, Hybrid Cloud, dan Big Data.

Kerjasama dengan Qlue dan Alibaba

Khusus untuk solusi Smart City, Indosat Ooredoo bekerja sama dengan Qlue. Tujuannya agar pemerintah kota dapat memantau pergerakan dan aktivitas masyarakat Indonesia terkait dengan protokol kesehatan Covid-19 seperti kewajiban memakai masker, pemeriksaan suhu tubuh, pemantauan kapasitas gedung, dan penggunaan transportasi untuk menghindari terjadinya penularan virus Covid-19.

Selain untuk memantau implementasi protokol kesehatan Covid-19, solusi Smart City ini juga dapat digunakan sebagai sarana koordinasi dan kolaborasi antara dinas atau instansi di pemerintah kota.

Selain itu Indosat Ooredoo juga bekerja sama dengan Alibaba dalam mengembangkan solusi Hybrid Cloud untuk berbagai sektor termasuk layanan publik untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Hybrid Cloud merupakan solusi infrastruktur ICT yang bisa digunakan untuk mencapai suatu efisiensi dalam proses dan pengelolaan data. Sebagai contoh, adanya pemrosesan data secara terpusat pada pemerintah kota yang akan mempermudah dalam melakukan Analisa data (data analytic) serta bertujuan untuk mengimplementasikan artificial intelligence (AI) yang dibutuhkan saat ini untuk mempercepat pengambilan keputusan.

Solusi Hybrid Cloud ini juga dapat diintegrasikan dengan data center yang sudah dimiliki suatu pemerintah kota, sehingga dengan adanya integrasi data maka bisa dilakukan Data Analytic dan AI (Artificial Intelligence) yang akurat.

Lebih dari itu, teknologi Big Data dapat digunakan pemerintah kota dalam pengambilan keputusan secara cepat dan akurat. Penggunaan teknologi ini akan lebih memudahkan proses analisa data seperti arus lalu lintas dan kegiatan ekonomi sebuah kota.

“Indosat Ooredoo terus berusaha untuk saling bahu-membahu bersama dengan masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia dalam menghadapi situasi menantang di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Untuk itu kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Qlue dan Alibaba Cloud dalam menghadirkan solusi Smart City dan Hybrid Cloud, karena kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan solusi yang tepat sasaran dan mampu memberikan kemudahan serta mendukung keberlangsungan pemerintahan yang sedang mengalami tekanan dalam menyeimbangkan masalah kesehatan dan masalah ekonomi. Kami berharap solusi ini akan membantu pelanggan pemerintahan untuk menjalankan roda pemerintahan dengan lebih efektif dan efisien,” ungkap Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena mengatakan

Solusi Smart City memungkinkan pemerintah kota dan perusahaan melakukan penghematan pengeluaran biaya operasional dengan koordinasi dan kolaborasi yang dilakukan secara digital dengan menggunakan apikasi.  Sementara Hybrid Cloud dapat menjadi solusi pemerintah kota untuk implementasi pusat data yang terintegrasi pada semua dinas atau instansi terkait infrastuktur IT yang fleksibel, efisien, dan cepat melalui Hybrid Cloud.

Indosat Ooredoo Business Hadirkan Platform “Connex”

Smart City Indosat Ooredoo

Dalam rangka bersiap memasuki adaptasi kebiasaan baru, baik pemerintah maupun seluruh industri harus dapat beradaptasi dengan cepat dan kreatif serta berkolaborasi agar dapat bertahan serta mampu melalui tantangan-tantangan baru ke depan.

Untuk itu Indosat Ooredoo Business menghadirkan sebuah platform bernama “Connex” sebagai ruang untuk saling berbagi pengetahuan serta perkembangan terkini seputar industri dan teknologi. Berangkat dari “Convention” dan “Expert”, harapannya melalui platform “Connex” ini Indosat Ooredoo Business dapat semakin dekat dengan seluruh mitra dan pelanggan serta terlibat secara aktif untuk saling mendukung dan menciptakan inovasi-inovasi baru agar mencapai kemajuan bersama melalui berbagai kegiatan baik offline maupun online, salah satunya yaitu Webinar.

Sebagai inisiasi pertama dari “Connex”, hari ini bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) mengadakan Webinar yang bertemakan “Siap Hadapi Adaptasi Kebiasaan Baru dengan Smart City Berinfrastruktur Teknologi Cerdas dan Aman” yang menghadirkan Bayu Hanantasena (Chief Business Officer Indosat Ooredoo), Semuel Abrijani Pangerapan (Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo), Hj. Airin Rachmi Diany (Ketua Dewan Pengurus APEKSI), H. Arief Rachadiono Wismansyah (Walikota Tangerang), Rama Raditya (Founder & CEO Qlue), serta M. Ivan Nugroho (Country Lead of Channel Business Development of Alibaba Cloud Indonesia).

“Kami berharap webinar pertama yang diadakan melalui platfrom Connex ini, dapat memberikan wawasan serta informasi baru terkait peran penting teknologi dalam mendukung dan memberikan solusi dalam penanganan krisis Covid-19, serta memperkenalkan solusi Smart City dan Hybrid Cloud yang merupakan hasil kerja sama baik dengan Qlue dan Alibaba,” tutup Bayu. (Icha)

Transaksi Himbara ke LinkAja Meningkat Tajam Saat Pandemi

0

Telko.id – Transaksi Himbara ke LinkAja Meningkat Tajam. Hal ini disebabkan karena pada masa pandemic Covid-19 ini membuat masyarakat banyak melakukan transaksi secara non tunai atau digital.

Bank anggota Himbara (Himpunan Bank Negara) yakni Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, dan Bank Negara Indonesia mencatat pertumbuhan transaksi ke PT Fintek Karya Nusantara atau LinkAja.

Direktur Konsumer BRI Handayani menyebutkan transaksi pengisian dana atau top up ke aplikasi LinkAja terus mengalami pertumbuhan yang signifikan seiring dengan program kerja sama antara BRI dan LinkAja.

“Secara year on year pertumbuhan transaksi yang top up itu hampir dua kali lipat dari BRI. Kalau kita lihat dari sisi number of transaction-nya itu bertumbuh 181 persen. Kemudian dari sisi volume dananya meningkat delapan kali lipat,” kata Handayani dalam webinar Bincang LinkAja “Sinergi BUMN: Akselerasi Pembayaran Digital dalam Ekonomi New Normal” di Jakarta, Rabu (15/7/2020).

Senior Vice President Digital Banking Bank Mandiri Sunarto Xie pada kesempatan yang sama juga menyebutkan bahwa di Bank Mandiri terjadi penambahan transaksi untuk top up LinkAja sudah mencapai dua juta transaksi dengan nominal Rp600 miliar.

“Per Mei kita punya dua juta transaksi. Itu kalau dinominalkan itu sekitar Rp600 miliar,” sebut Sunarto.

Transaksi Himbara ke LinkAja seperti top up saldo LinkAja menggunakan Bank Mandiri menurutnya menjadi salah satu bukti bahwa semakin banyak nasabah yang melakukan transaksi di kantor Cabang. Bahkan menurutnya, sebelum pandemi Covid-19, sebanyak 96% nasabah ritel sudah melakukan transaksi di luar kantor cabang.

“Saat ini ada 15 juta user Bank Mandiri, di mana ada 5 ribu transaksi per menit (menggunakan aplikasi),” katanya lagi.

Selain itu Bank Mandiri juga mencatat pengisian dana untuk uang digital (e-money) dari aplikasi LinkAja juga tumbuh mencapai lebih dari 100 ribu transaksi per bulan.

Tak hanya nasabah ritel, nasabah korporasi juga mengandalkan aplikasi perbankan sejak pandemi Covid-19. Karena harus tetap di rumah dan bekerja juga di rumah, tak heran jika transaksi digital untuk korporasi juga mencatat angka yang cukup besar.

Dia meyakini, Covid-19 membuat digitalisasi di perbankan terjadi lebih cepat. Menurutnya, perbankan siap menghadapi digitalisasi ini, bahkan untuk semua layanan yang ditawarkan perbankan.

“Bagaimana nasabah melakukan pembukaan rekening, blokir kartu, karena ini analoginya hanya bisa di CS di kantor cabang, Kami akan fokus di sini dengan cara bisa dibawa ke mobile aplikasi. Digitalisasi sudah nyata dan bagaimana mempercepat implementasinya,” tegasnya.

Sedangkan Direktur Teknologi BNI YB Harianto mengatakan meski belum bisa menyebutkan data terbaru mengenai transaksi perseroan kepada LinkAja. Namun, Transaksi Himbara ke LinkAja terutama di BNI dapat dilihat dari pertumbuhan transaksi  dengan tercatatnya jumlah jaringan laku pandai BNI yakni sebanyak 160 ribu Agen46. Agen46 tersebut dapat menerima transaksi Linkaja seperti pembayaran dan setor tunai.

“Saat ini, dari 160 ribu sudah implementasi kira-kira 50 ribu Agen46 bisa terima transaksi LinkAja. Akan kita terus perluas, sehingga sistem pembayaran ini menjadi interoperable sistem pembayaran,” sebut Hariantono.

Senada dengan Sunarto, Direktur Konsumer, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengatakan bahwa pandemi Covid-19 selain menghadapi masa sulit juga ada hal positif, yaitu bagaimana transaksi digital tumbuh pesat.

Bank BRI mencatat pengguna internet banking Bank BRI tumbuh 2 kali lipat year on year. Di mana hingga Juni 2020, ada 24 juta nasabah yang aktif menggunakan internet banking.

“Kalau dulu mengira bank 4.0 akan mulai pada 2021 sampai 2022, sekarang banking everywhere, dengan Covid-19 ini malah dipercepat,” ujarnya.

Bank BRI tak sendirian, melalui kerjasama dengan LinkAja, ada akselerasi transaksi berbasis digital yang digaungkan. Banyak integrasi yang bisa dilakukan, salah satunya isi saldo BRIZZI yang bisa dilakukan menggunakan LinkAja. Bahkan, Bank BRI juga melakukan integrasi digital lending LinkAja.

“Periode Covid-19 ini mendapat respon luar biasa, LinkAja transaksi top up atau isi ulang menggunakan Bank BRI naik 2 kali lipat year on year. Top up dari sisi volume naik 8 kali lipat dari sebelumnya,” pungkasnya.

Tren Transaksi LinkAja

Di LinkAja sendiri, terjadi kenaikan transaksi di masa pandemi Covid-19. Ini seiring dengan bergesernya preferensi masyarakat yang tetap harus bertransaksi namun perlu memperhatikan faktor keamanan.

Direktur Marketing LinkAja, Edward Kilian Suwignyo menyampaikan masyarakat telah memulai penyesuaian terhadap kebiasaan baru, dari awalnya transaksi fisik jadi contactless. Dari sisi transaksi di merchant, Edward mengatakan ada penurunan karena kebijakan pembatasan sosial.

Transaksi LinkAja

“Mulai Juni awal sudah ada penyesuaian kebiasan baru, merchant memang turun tapi ada akselerasi penerimaan pembiayaan lewat QRIS yang cukup banyak karena lebih aman,” katanya dalam kesempatan yang sama.

Sementara transaksi merchant atau offline menurun, transaksi digital online naik tajam, seperti pada fitur e-commerce, dan utilitas. Masyarakat tetap butuh untuk pembelian pulsa, token listrik, pembayaran PDAM. Edward mengatakan masa pandemi ini membuat masyarakat lebih sadar akan berbagai layanan digital.

Ia meyakini tren ini akan terus berkelanjutan karena masyarakat sudah merasakan kemudahan dan kenyamanan transaksi secara online. Pengamat Ekonomi dan Staf Khusus Kementerian BUMN Bidang Makro Ekonomi, Mohamad Ikhsan mengatakan, Covid-19 membawa akselerasi penerimaan digital di masyarakat.

“Adopsi digital ini semakin cepat karena ada wabah, ini berpeluang menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi,” katanya pada kesempatan yang sama.

Ikhsan mengatakan digitalisasi bisa membantu merespons krisis dengan lebih baik. Produktivitas bisa tetap ditingkatkan dengan adanya digitalisasi. Termasuk dalam menjalankan program pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak Covid-19 melalui jaring pengaman sosial.

Pemberian bantuan bisa dilakukan secara digital sehingga meminimalkan risiko penularan wabah. Namun demikian, Ikhsan menyebut sejumlah tantangan dalam implementasi digitalisasi di Indonesia. Mulai dari pembangunan infrastruktur digital, edukasi dan literasi, hingga investasi atau pendanaan. (Icha)