spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 922

Huawei Enjoy 20 Pro Bawa 3 Kamera, Harga Rp 4 jutaan

0

Telko.id – Huawei Enjoy 20 Pro kali pertama diperkenalkan pada 2020, June 19. Perangkat bermesin MediaTek MT6873V Dimensity 800 5G ini hadir dengan sistem operasi Android 10, EMUI 10.1, no Google Play Services dan dibekali dengan RAM berkapasitas 6/8 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei Enjoy 20 Pro. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga  sekitar Rp 4 jutaan.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Magic Night Black, Dark Blue, Galaxy Silver) dan memiliki body berdimensi 160 x 75.3 x 8.4 mm (6.30 x 2.96 x 0.33 in) dengan berat 192 g (6.77 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Huawei Enjoy 20 Pro

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei Enjoy 20 Pro :

  • 48 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.4, 120˚ (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, (macro).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Huawei Enjoy 20 Pro

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset MediaTek MT6873V Dimensity 800 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.0 GHz Cortex-A76 & 4×2.0 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G57MP4. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, NM dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.5″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,90Hz refresh rate. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei Enjoy 20 Pro sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Huawei Enjoy 20 Pro :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE / 5G
2G bands GSM 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G
LAUNCH
Announced 2020, June 19
Status Coming soon. Exp. release 2020, June 24
BODY
Dimensions 160 x 75.3 x 8.4 mm (6.30 x 2.96 x 0.33 in)
Weight 192 g (6.77 oz)
Build
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Magic Night Black, Dark Blue, Galaxy Silver
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.5 inches, 102.0 cm2 (~84.7% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~405 ppi density)
Protection
90Hz refresh rate
PLATFORM
OS Android 10, EMUI 10.1, no Google Play Services
Chipset MediaTek MT6873V Dimensity 800 5G (7 nm)
CPU Octa-core (4×2.0 GHz Cortex-A76 & 4×2.0 GHz Cortex-A55)
GPU Mali-G57MP4
MEMORY
Card slot NM (Nano Memory), up to 256GB (uses shared SIM slot)
RAM 6/8 GB
Internal 128GB 6GB RAM, 128GB 8GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 48 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
8 MP, f/2.4, 120˚ (ultrawide)
2 MP, f/2.4, (macro)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 4K@30fps, 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 16 MP, f/2.0
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.1, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
NFC
Radio No
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4000 mAh
Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Realme X3 Hadir Tanpa Periskop, Harga Rp 2,2 juta

0

Telko.id – Realme X3 kali pertama diperkenalkan pada 25 Juni 2020. Perangkat bermesin Snapdragon 855+ ini hadir dengan sistem operasi Android 10, Realme UI dan dibekali dengan RAM berkapasitas 6/8 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Realme memang belum secara resmi merilis harga Realme X3. Tapi di beberapa lapak Tokopedia, ada yang menjual Realme X3 dengan harga Rp 2,2 juta (pre-order).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Realme Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Glacier Blue, Arctic White) dan memiliki body berdimensi 163.8 x 75.8 x 8.9 mm (6.45 x 2.98 x 0.35 in) dengan berat 202 g (7.13 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 5), glass back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Realme X3

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Realme X3 :

  • 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.72″, 0.8µm, PDAF
    12 MP, f/2.5, 51mm (telephoto), PDAF, 2x optical zoom
    8 MP, f/2.3, 119˚, 16mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    2 MP, f/2.4, (macro).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/3.06″, 1.0µm
8 MP, f/2.2, 105˚ (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur Panorama dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps, gyro-EIS.

Spesifikasi Realme X3

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 855+ yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.96 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485) dan prosesor grafis / GPU Adreno 640 (700 MHz). Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4200 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.6″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 5,120Hz refresh rate. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Realme X3 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Realme X3 :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100
4G bands 1, 3, 5, 8, 38, 39, 40, 41
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A
LAUNCH
Announced 2020, June 25
Status Coming soon. Exp. release 2020, June 30
BODY
Dimensions 163.8 x 75.8 x 8.9 mm (6.45 x 2.98 x 0.35 in)
Weight 202 g (7.13 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 5), glass back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Glacier Blue, Arctic White
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.6 inches, 105.2 cm2 (~84.7% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~399 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 5
120Hz refresh rate
PLATFORM
OS Android 10, Realme UI
Chipset Qualcomm SM8150 Snapdragon 855+ (7 nm)
CPU Octa-core (1×2.96 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485)
GPU Adreno 640 (700 MHz)
MEMORY
Card slot No
RAM 6/8 GB
Internal 128GB 6GB RAM, 128GB 8GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.72″, 0.8µm, PDAF
12 MP, f/2.5, 51mm (telephoto), PDAF, 2x optical zoom
8 MP, f/2.3, 119˚, 16mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
2 MP, f/2.4, (macro)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 4K@30/60fps, 1080p@30/60fps, 720p@960fps; gyro-EIS
SELFIE CAMERA
Sensors 16 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/3.06″, 1.0µm
8 MP, f/2.2, 105˚ (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
Features Panorama
Video 1080p@30fps, gyro-EIS
SOUND
SOUND 24-bit/192kHz audio
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS
NFC
Radio No
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4200 mAh
Non-removable Li-Po 4200 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Transformasi Digital Alfamart Gunakan Solusi IoT Telkomsel

0

Telko.id – Transformasi digital kini sudah menjadi wajib setiap perusahaan agar bisa bertahan. Terlebih ketika masa pandemic ini menjadi momen untuk beralih ke digital. Alfamart memilih untuk menggunakan solusi IoT Telkomsel untuk mentransformasi jaringanoperasional wide area network (WAN) milik nya melalui solusi IoT Managed Service Software-Defined Wide Area Network (SD-WAN).

Implementasi Managed Service SD-WAN  dari solusi IoT Telkomsel akan membantu Alfamart meningkatkan performa bisnis dan produktivitas kinerja dengan tetap menjaga efisiensi biaya operasional selama masa pandemi hingga kondisi new normal yang akan segera dihadapi. Hal ini menjadi salah satu bukti pemanfaatan teknologi IoT untuk membantu dunia usaha dalam beradaptasi sekaligus menjaga produktivitasnya dengan aman dan efisien dalam segala situasi dan kondisi.

Dharma Simorangkir, Senior Vice President Telkomsel Enterprise mengatakan, Telkomsel sebagai leading digital telco company ingin menjadi bagian dalam upaya transformasi digital Alfamart untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui implementasi teknologi berbasis digital terdepan dan andal untuk optimasi operasional perusahaan.

Baca juga : Telkomsel Dan PMI Gunakan Solusi IoT Untuk Tanggulangi COVID-19

“Kami juga melihat langkah strategis ini dapat mengakselerasi digitalisasi lintas sektor yang akan memperkuat komitmen Indonesia menuju Revolusi Industri 4.0,” ungkapnya.

Direktur International Business & Technology Alfamart, Bambang Setyawan Djojomengatakan, “Dalam beberapa tahun terakhir, Alfamart tengah berupaya melakukan transformasi digital di lebih dari empat belasribu gerai kami yang tersebar di seluruh Indonesia. Kolaborasi bersama Telkomsel kali ini memperkuat semangat kami untuk terus memperluas digitalisasi di dalam operasional perusahaan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari. Kami percaya, kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi Alfamart, namun juga akan berdampak positif bagi industri retail di Indonesia melalui peningkatan kualitas layanan hingga pengembangan infrastruktur yang semakin menunjang efisiensi dan produktivitas.”

Managed Service SD-WAN dari solusi IoT Telkomsel mampu mentransformasi infrastruktur WAN yang dikelola Alfamart dengan menghubungkannya ke sistem cloud, sehingga sistem operasional jaringannya dapat terotomatisasi dan terintegrasi secara end-to-end. Selain itu, solusi SD-WAN ini juga dilengkapi dengan fitur Zero Touch Provisioning (ZTP) yang memungkinkan perangkat keras di dalam lingkup WAN yang telah dimiliki oleh Alfamart dapat terkonfigurasi secara otomatis ke dalam ekosistem baru berbasis cloud sehingga meminimalkan terjadinya kendala teknis oleh para pekerja.

Solusi IoT Telkomsel

Menurut General Manager IoT Smart Connectivity – Alfian Manullang, setidaknya ada empat manfaat utama yang ditawarkan oleh solusi Managed Service SD-WAN bagi Alfamart. Pertama, solusi tersebut membuat perangkat keras yang digunakan di gerai atau kantor cabang Alfamart dapat tersambung langsung ke data center pusat perusahaan melalui cloud, sehingga tidak membutuhkan data center penghubung lagi seperti pada WAN konvensional.

Kedua, Alfamart tidak perlu lagi menggunakan leased line dalam menghubungkan data center pusat, hub data center, dan gerai atau kantor cabang.

Ketiga, koneksi langsung antara data center pusat dengan perangkat keras di gerai atau kantor cabang juga dapat membuat Alfamart menghindari gangguan teknis pada hub data center yang mampu mengganggu operasional secara luas.

Sedangkan manfaat keempat adalah seluruh pengelolaan manajemen solusi SD-WAN yang akan dilakukan oleh Telkomsel, sehingga Alfamart tidak perlu lagi menjalankan pengendalian perangkat hingga pengamanan jaringan secara mandiri yangtentunyamembutuhkan biayaoperasionalyang tinggi. Keseluruhan manfaat ini akan menghadirkan sistem operasional terpadu yang lebih efisien dan efektif, yang akan meningkatkan produktivitas Alfamart secara keseluruhan.

Alfamart sendiri kini memiliki lebih dari empat belas ribu gerai di seluruh wilayah Indonesia, sehingga pemanfaatan Managed Service SD-WAN  dari Telkomsel IoT akan membantu manajemen trafik jaringan di setiap gerai Alfamart dengan lebih efisien.

Pemanfaatan SD-WAN di wilayah pelosok akan membantu Alfamart untuk mengintegrasikan jaringan leased lineyang sebelumnya membutuhkan proses lebih rumit dan waktu lebih lama. Sedangkan di kota-kota besar, implementasi SD-WAN akan membantu Alfamart mengatur trafik jaringan dengan menggunakan teknologi broadband4G LTE maupun kombinasi broadband denganleased line.

“Sampai saat ini dari 14 ribu gerai Alfamart di seluruh Indonesia itu, baru 30% yang sudah mengimplementasikan Managed Service SD-WANdari Telkomsel IoT. Dan, akan terus bertambah hingga semua gerai Alfamart akan menggunakan solusi tersebut. Ini hanya masalah waktu. Kemarin itu sempat terhenti karena adanya Covid-19. Sekarang sudah mulai lagi,” ungkap Bambang.

4G LTE di jaringan SD-WAN memainkan peran penting dalam meningkatkan operasi bisnis dan komunikasi melalui jalur yang beragam dan penyediaan yang cepat. Hal tersebut memainkan peran penting dalam percepatan implementasi dan penghematan biaya hingga 50% dibandingkan dengan koneksi tradisional. Selain itu, teknologi 4G LTE adalah satu-satunya alternatif yang bisa digunakan dimanapun lokasi sistem operasional berada. (Icha)

 

Sudah Adakah Sistem Pendidikan Ideal Di Masa New Normal?

0

Telko.id – Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri, baru saja mengeluarkan panduan pembelajaran tahun ajaran baru di masa pandemik COVID19. Salah satu poin dalam panduan tersebut adalah larangan melakukan Kegiatan Belajar Mengajar tatap muka di 94% wilayah Indonesia yang berada di zona merah, orange, dan kuning. Di wilayah tersebut pembelajaran hanya boleh dilakukan secara online.

Inilah mengapa tahun ajaran baru 2020 tak lagi sama dengan tahun tahun sebelumnya. Tak ada lagi tawa dan tangis siswa yang baru kali pertama menginjakkan kakinya di sekolah. Tak ada lagi interaksi guru, murid dan orang tua dalam satu ruang yang sama. Sementara sekolah, tetiba harus meng-orkestrasi ekosistem pendidikan dari dunia maya.

Kerumitan serupa juga dialami oleh para pemangku kebijakan, yang terpaksa menarik maju sistem pendidikan yang baru, 10 atau bahkan 20 tahun lebih awal. Di saat transformasi pendidikan masih terkendala oleh kesiapan infrastruktur dan serapan teknologi.

“Dimasa Pandemik COVID19, kesehatan dan keselamatan stake holder pendidikan harus diutamakan. Pun demikian dengan pendidikan yang tidak boleh dihentikan. Untuk itu, kita perlu duduk bersama guna merumuskan solusi ideal untuk dunia pendidikan di era new normal,” jelas Hamzah, CEO Telset.id dalam acara online talkshow bertema “Sistem Pendidikan Ideal di Era New Normal”.

Dalam Talkshow “Sistem Pendidikan Ideal di Era New Normal” yang berlangsung secara online ini, turut hadir sebagai pembicara Bapak Rahmat Effendi – Walikota Bekasi, Momon Sulaeman – Kepala Bidang SD dan PKLK Provinsi DKI Jakarta, Fernando Uffie – Pendiri Kelas Pintar, Danang Andrianto – GM Mass Market Segment Product and Proposition Telkomsel , Kanya Muawanah – Kepala Sekolah SMPI AL Azhar 8 Kemang Pratama dan Febriati Nadira – Perwakilan Orang Tua Murid.

Pada kesempatan tersebut, Rahmat Effendi menegaskan kesiapan Kota Bekasi menjalankan tahun ajaran baru 2020 menggunakan sistem pembelajaran online. Meski menurutnya, ada beberapa tantangan yang mesti dihadapi, mulai dari akses internet yang belum merata, keterbatasan infrastruktur pembelajaran online, hingga penguasaan terhadap teknologi di lingkup ekosistem pendidikan sekolah.

“Ini memang bukan hal yang mudah. Butuh banyak penyesuaian diri. Tapi saya percaya bahwa beradaptasi bisa menjadi langkah awal bagi kita untuk menapaki masa depan dunia pendidikan,” ujar Rahmat Effendi.

Hal senada disampaikan oleh Founder Kelas Pintar, Fernando Uffie. Menurutnya, pandemik COVID19 bisa menjadi momen bagi dunia pendidikan untuk mempercepat proses transformasi ke pendidikan berbasis teknologi.

“Transformasi dunia pendidikan bukan tentang menegasikan peran tenaga pendidik dan sekolah, tapi justru menguatkan peran masing-masing stake holder tersebut,” terang Uffie.

Menurutnya, pembelajaran online ataupun pendidikan berbasis teknologi sejatinya harus bisa mengakomodir peran guru, sekolah dan orang tua dalam proses pendidikan siswa.

Pembelajaran online juga harus bisa menghadirkan interaksi diantara mereka, untuk memastikan pendidikan karakter tetap berjalan meski dilakukan secara virtual.

“Solusi pembelajaran online idealnya tidak sekadar menjadi pusat literasi tapi juga menjadi platform yang bisa mengakomodir sistem pembelajaran di sekolah. Dengan begitu, pembelajaran online bisa benar-benar menjadi solusi, karena comply untuk digunakan pada saat COVID19 ataupun setelahnya,” pungkas Uffie.

Bicara tentang kesiapan menggelar pembelajaran jarak jauh di tengah pandemik COVID-19, pihak sekolah sebagai yang berkaitan langsung juga tak menampik adanya sejumlah tantangan yang harus dilalui. Apalagi, ini juga kali pertama sistem pembelajaran online secara penuh diterapkan di tanah air.

“Sekolah itu ibarat sebuah orkestra, dimana banyak unsur-unsur di dalamnya. Kita tidak bisa memaksakan satu unsur sangat berperan, sementara unsur yang lain dihilangkan. Karenanya, semua harus saling mendukung.Alhamdulillah, kami di Al Azhar mendapat dukungan penuh dari Yayasan, disamping juga SDM. Dimana kami memiliki guru-guru yang sudah siap secara kemapuan IT,” jelas Kanya Muawanah, Kepala Sekolah SMPI AL Azhar 8 Kemang Pratama pada Talkshow “Sistem Pendidikan Ideal di Era New Normal” tersebut.

Baca juga : Kelas Pintar Bawa “Pengalaman” Belajar di Sekolah ke Belajar Online

Sementara itu, Febriati Nadira, selaku Perwakilan Orang Tua Murid menyebut bahwa selain masalah kedisiplinan, mempertahankan kualitas Pendidikan ke depan juga menjadi tantangan lainnya. Apalagi tidak semua orang tua memiliki perangkat atau pemahaman digital yang sama. “Mungkin kita di Jakarta secara sarana dan prasarana mendukung, tapi di tempat lain belum tentu. Jadi PR-nya lebih ke bagaimana dengan sistem pembelajaran saat ini semuanya bisa mendapatkan kualitas pendidikan yang sama.”

Untuk membantu para stake holder pendidikan mencapai sistem pendidikan ideal, Telkomsel pro aktif melalui langkah-langkah taktis, dalam hal ini dengan membuat 4 inisiatif, seperti memberikan akses paket data Rp.0 untuk 30GB dan bekerjasama dengan 10 aplikasi belajar, menyediakan free akses data ke 180 e-learning kampus, memberikan bundling paket Rp10 untuk memudahkan akses video conference. Baik CloudX, Umeetme, Microsoft Teams, Webexatau yang lainnya.

“Walaupun sedikit, tetapi setidak nya dapat membantu masyarakat untuk tetap bisa menjalani pendidikan saat pandemi kemarin dan pada era new normal ini,” ungkap Danang Andrianto – GM Mass Market Segment Product and Proposition Telkomsel.

Selama pandemi lalu, dijaringan Telkomse terjadi lonjakan. Itu sebabnya, operator ini pun mengambil langkah dengan melakukan expanding network. Meluncurkan 11.000 BTS. Mobilisasi peluncuran lebih ke residensial. Termasuk juga  meluncurkan VoLTE, dengan ini pelanggan Telkomsel bisa browsing interet dan telepon secara bersamaan. (Icha)

Ini Susunan Direksi Telkomsel Baru, Ada Yang Menarik Lho?

0

Telko.id – Baru saja, Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom Indonesia) dan Singapore Telecommunications Ltd. (SingTel) selaku pemegang saham Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mengubah susunan direksi Telkomsel, Rabu (24/06). Dalam susunan terbaru nya itu, ada Direktur Finance, Direktur Network, dan Direktur HCM Telkomsel baru. Yang menarik adalah posisi Direktur Network yang baru, yakni Hendri Mulya Syam. Kenapa?

Direksi Telkomsel

Hendri Mulya Syam ini sebenarnya bukan orang baru di Telkomsel. Dia orang lama. Bahkan sejak 1995 sudah berada di perusahaan telekomunikasi tersebut. Namun, beberapa tahun belakangan ini, pria berkacamata tersebut masuk dalam jajaran manajeman di Indosat Ooredoo, perusahaan telekomunikasi yang notabene adalah pesaing Telkomsel. Jabatannya waktu itu adalah Chief Sales and Distribution Officer Indosat Ooredoo.

Baca juga : Setyanto Hantoro, Direktur Utama Telkomsel Yang Baru

Namun, entah mengapa, tetiba masuk dalam jajaran Direksi Telkomsel yang baru. Masuk bersama tiga rekan lainnya yakni Leonardus Wahyu Wasono yang menjabat sebagai Direktur Finance dan

R Muharam Perbawamukti sebagai Direktur Human Capital Management (HCM).

Dengan demikian, susunan Direksi Telkomsel saat ini selengkapnya adalah:

Direktur Utama                                       : Setyanto Hantoro

Direktur Finance                                     : Leonardus Wahyu Wasono

Direktur Sales                                          : Ririn Widaryani

Direktur Network                                    : Hendri Mulya Syam

Direktur Planning & Transformation  : Edward Ying

Direktur Information Technology        : Bharat Alva

Direktur Marketing                                 : Rachel Goh Hui Min

Direktur HCM                                          : R Muharam Perbawamukti

“Pengangkatan Direktur Finance, Direktur Network, dan Direktur HCM yang baru ini dilakukan sejalan dengan strategi perusahaan dalam melanjutkan transformasi perusahaan sebagai leadingdigital telecommunication companyyang siap terus bergerak maju bersama Indonesia dengan mengakselerasikan pemanfaatan teknologi digital terdepan di setiap fase kehidupan masyarakat, hingga penjuru negeri,” ungkap Denny Abidin, Vice President Corporate Communications dalam pernyataan tertulisnya.

Telkomsel saat ini merupakan operator  telekomunikasi seluler digital papan atas  di Indonesia yang telah menggelar lebih dari 212.000 BTS untuk melayani lebih dari 171 juta pelanggan yang tersebar hingga ke wilayah terdalam, pulau terluar, serta daerah perbatasan negara. Telkomsel pun secara konsisten mengimplementasikan teknologi berbasis broadband terkini, termasuk menjadi yang pertama melakukan uji coba 5G di Tanah Air. (Icha)

 

 

Duh, Ternyata Cloud CEIR Untuk Blokir IMEI Baru Berlaku Awal Juli 2020

0

Telko.id – Kebijakan terkait aturan validasi IMEI yang sudah diberlakukan sejak 18 April lalu, ternyata masih belum berjalan sempurna. Penyebabnya adalah mesin CEIR atau Central Equipment Identity Register secara hardware masih belum tersedia. Untuk mengantisipasi sampai mesin itu siap digunakan, setidaknya pada 24 Agustus mendatang, tiga Kementerian yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Perdagangan, Kementerian perindustrian dan ATSI atau Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia pun bersepakat untuk menggunakan Cloud CEIR.

Itu pun baru bisa diberlakukan pada wal Juli mendatang. Pasalnya, Cloud CEIR ini juga membutuhkan sinkronisasi data dulu. Baik yang dari Kemenperin yakni Tanda Pendaftaran Produkatau TPP Import dan TPP Produksi, data dari SIINAS (Sistem Informasi Industri Nasional) dan data dari operator. Baik Cloud CEIR maupun nantinya CEIR Harware cara kerja dan fungsi nya akan sama saja. Sama-sama juga bisa melakukan juga pemblokiran IMEI.

Hal ini mengemuka dalam Webinar Sosialisasi dan Edukasi Validasi IMEI bertajuk “Membangun Komitmen Bersama Terapkan Aturan Validasi IMEI”dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting yang digelar oleh Indonesia Technology Forum (ITF), 24 Juni 2020.

Hadir sebagai pembicara Nur Akbar Said, Kepala Subdirektorat Kualitas Layanan dan Harmonisasi Standar Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika; Achmad Rodjih Almanshoer, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian; Ojak Manurung, Direktur Pengawasan Barang dan Jasa Kementerian Perdagangan, Ojak Manurung,  Danny Buldansyah, Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI); Hasan Aula, Ketua Umum Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) dan Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Menurut Akbar, saat ini CEIR Cloud dalam penyempurnaan. Antara CEIR Cloud dan CEIR hardware memiliki fungsi yang sama persis dan bisa melakukan juga pemblokiran IMEI, jika produk atau ponsel tidak termasuk dalam katagori Black Market atau BM yakni tidak teregistrasi dalam TPP Produk, TPP Import dan data operator,” ungkap Nur Akbar Said, Kepala Subdirektorat Kualitas Layanan dan Harmonisasi Standar Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam Webinar Sosialisasi dan Edukasi Validasi IMEI yang diselenggarakan oleh ITF pada, Rabu, 24 Juni 2020.

Hal tersebut juga diperkuat oleh Danny Buldansyah yang menyatakan bahwa “Kami bersama perintah sedang melakukan test Fungsionalitas CEIR dan EIR (Equipment Identity Register) melalui Cloud. Yang menjadi perhatian kami adalah pelanggan. Jangan sampai pelanggan yang eksistinf sampai terkena blokir,” ungkap Danny menambahkan.

Achmad Rodjih, memaparkan juga bahwa Saat ini Kemenperin masih menunggu serah terima CEIR dan kominfo. “CEIR saat ini masih Kominfo atau lebih tepatnya di Telkomsel sebagai anggota ATSI, belum serah terima. Berdasarkan jadwal yang kita susun bersama, minggu depan seharusnya sudah masuk ke tahap pembangunan sistem dan integrasi CEIR. System yang akan di jalankan sementara waktu adalah Cloud computing dikarenakan perangkat fisik untuk memasang system CEIR direncanakan tiba di Indonesia sekitar bulan Agustus 2020,” ungkap Rodjih.

“Tanggal 24 Agustus, CEIR Harware sudah bisa dioptimalkan. Tapi, kami berharap bisa lebih cepat waktu yang dijadwalkan. SDM dan infrastruktur secara terus menerus kami persiapkan agar siap pada waktu nya,” ungkap Rodjih.

“Tapi yang paling penting adalah pemerintah sangat serius menangani masalah IMEI ini karena akan sangat mendukung industri dalam negeri,” ujar Rodjih menambahkan.

Mengenai kondisi dilapangan, menurut Hasan Aula, Ketua APSI, masih banyak beredar ponsel atau produk BM, baik pada perdagangan Online maupun offline, dan masih mendapatkan sinyal dari operator. Seperti iPhone SE 2020 yang di Indonesia ini belum resmi diluncurkan di Indonesia karena belum selesai proses perijinannya. “Masih banyak beredarnya ponsel BM atau illegal ini membuat banyak pihak yang merasa bahwa aturan IMEI ini belum berjalan. Jadi kami berharap pemerintah dapat merealisasikan aturan ini menggunakan CEIR Cloud saja dulu, tidak perlu menunggu CEIR hardware sehingga wibawa pemerintah juga ada,” ujar Hasan berharap.

Menanggapi hal tersebut, Ojak Manurung dari Kemendag menyampaikan bahwa pihak nya, sejak diberlakukan aturan validasi IMEI tanggal 18 April lalu, sebenarnya sudah melakukan pengawasan. “Hanya saja, karena kemarin itu, Indonesia dilanda pandemi Covid-19, pengawasan tidak bisa dilakukan secara maksimal. Kita melakukannya secara online. Belum bisa secara offline karena memang banyak juga toko yang tutup. Tapi, ke depan, dapat dipastikan kita akan melakukan pengawasan secara langsung, bukan sekedar Online, tetapi offline, secara konvensional ke lapangan,” sahut Ojak menjelaskan.

Lalu, berdasarkan hasil pengawasan secara online beberapa waktu lalu tersebut, Kemendag sudah menindaklanjuti dengan dengan melayangkan surat ke IDEA atau Asosiasi e-Commerce Indonesia untuk menyampaikan pada anggota nya untuk memenuhi ketentuan-ketentuan yang ada tentang perdagangan ponsel BM ini. Bahkan Ojak menyebutkan bahwa pihak nya sudah melakukan pemanggilan e-commerce yang disinyalir melanggar ketentuan. “Kami sudah melayang surat pemanggilan pada market place yang memperdagangkan HKT (Handphone, Komputer Genggam, dan Tablet) illegal,” ungkap Ojak.

Aturan IMEI yang dirasa belum optimal ini juga disampaikan oleh perwakilan YLKI, Tulus Abadi. “Jangan hanya membuat aturan yang bagus saja tetapi dalam eksekusinya lemah, inkonsistensi, law inforcement nya tidak terasa karena seharusnya masyarakat dengan adanya aturan IMEI ini merasa bebas dari terror, aman dan nyaman. Jangan sampai, ketika sudah membeli ponsel dan aktif, lalu dikemudian hari diblokir. Tentu ini membuat konsumen tidak nyaman”.

Tentu harapannya, semua sistem yang mendukung pengendalian IMEI ini dapat berjalan dengan optimal secepat mungkin. Harapannya, kerugian negara yang sampai Rp.6 Miliar setiap harinya karena ponsel black market atau illegal masuk Indonesia ini bisa dicegah. Industri dalam negeri pun dapat tumbuh dengan lebih baik lagi. Dan, pastinya konsumen atau masyarakat pun dapat lebih terlindungi dari teroris, penipuan, termauk juga lost and stolen sehingga lebih aman dan nyaman. Itu yang penting! (Icha)

Ssst, RUPS Memutuskan Direksi Telkom Ada Yang Milenial, Siapa Dia?

0

Telko.id – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjuk Direksi Telkom dari generasi milenial yang disah kan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Tahun Buku 2019 yang dilaksanakan di Jakarta pada Jumat (19/06). Target nya milenial duduk di kursi di direksi perusahaan pelat merah ini agar Telkom dapat melakukan perubahan pada strategi bisnis terutama setelah pandemi COVID-19.

“Seperti yang pernah saya sampaikan beberapa waktu lalu, Telkom harus mengubah dan memperkuat strategi bisnisnya terutama di era pasca COVID-19 terutama dalam memperkuat bisnis Telkom,” katanya kepada media, seperti dikutip dari detik.com, Jumat (19/6/2020).

Dia lah Fajrin Rasyid sebagai Direktur Digital Business PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom menggantikan Faizal R.Djoemadi dalam RUPST yang digelar Jumat (19/6).

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (kanan) berbincang bersama Direktur Digital Service Telkom Muhammad Fajrin Rasyid. Fajrin menjadi milenial pertama yang menduduki posisi direksi di Telkom. Foto : Indotelko

Keputusan Fajrin menjadi Direksi Telkom diambil karena pria tersebut dianggapnya memiliki rekam jejak yang cukup mumpuni untuk duduk di kursi direksi Telkom. “Fajrin merupakan figur anak muda yang sudah teruji kiprah dan karyanya di bisnis digital,” ucap Erick dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (19/6).

Meski usianya masih terbilang cukup muda, Erick menyatakan Fajrin adalah orang yang tepat untuk memimpin pengembangan bisnis digital di Telkom. Pasalnya, ia menganggap Telkom harus melakukan transformasi bisnis di tengah pandemi virus corona. Dia menilai Fajrin merupakan sosok anak muda yang teruji dan sosok yang cocok untuk mengembangkan bisnis digital.

“Fajrin merupakan figur anak muda yang sudah teruji kiprah dan karyanya di bisnis digital. Dengan rekam jejak dan pengalaman meski masih berusia muda, Fajrin adalah figur yang tepat untuk memimpin pengembangan bisnis digital Telkom,” ujarnya.

Erick mengatakan tantangan ke depan akan semakin besar. Dia menegaskan bahwa yang tidak memenuhi targetnya harus siap dicopot.

“Dengan tantangan yang semakin besar, semua jajaran direksi Telkom yang baru memiliki KPI yang terukur. Saya sudah sampaikan pada mereka bahwa harus siap dicopot bila tidak memenuhi target-targetnya,” tambahnya.

Fajrin merupakan penggagas Bukalapak, bersama rekannya Ahmad Zaky pada 2010 lalu. Keduanya merupakan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sebelum mendirikan Bukalapak, Fajrin sempat berkarir sebagai web developer di badan khusus Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di 2008. Ia bertugas untuk mengembangkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Asia Pasifik.

Kemudian, ia berkarir sebagai konsultan di The Boston Consulting Group pada periode 2009 hingga 2011. Selama bekerja di Boston Consulting, ia melakukan analisis lintas industri termasuk layanan publik, layanan keuangan, TI, otomotif, ritel, dan FMCG dengan fokus di wilayah Asia Tenggara.

Lalu bersama timnya, Fajrin berhasil membawa Bukalapak menjadi e-commerce yang memberdayakan lebih dari 5 juta pedagang online di seluruh Indonesia. Bukalapak juga memiliki lebih dari 70 juta pengguna di dalam negeri.

Prestasi itu, membuat Bukalapak dilirik oleh investor asing. Bahkan di 2019, mendapatkan pendanaan seri F dari Shinhan GIB asal Korea Selatan. Suntikan investasi ini membuat valuasi Bukalapak melampaui US$2,5 miliar atau lebih dari Rp35 triliun. Pria kelahiran 11 September 1986 ini telah berkarir di Bukalapak selama 8 tahun.

Selain Bukalapak, Fajrin merupakan Presiden dan Pendiri Suitmedia. Perusahaan ini bergerak di bidang konsultan teknologi meliputi strategi digital, desain dan pengembangan situs, pengembangan aplikasi, dan sebagainya. Ia mulai berkarir di Suitmedia sejak 2011 lalu.

Di sektor perusahaan telekomunikasi sendiri, ia memiliki pengalaman sebagai web developer di PT Indosat Tbk pada 2007. Namun, pengalamannya di Indonesia kurang dari setahun. (Icha)

 

 

 

 

 

 

 

Ditengah Covid-19, Telkom Bagi-bagi Deviden Hingga Rp,15,26 Triliun

0

Telko.id – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Tahun Buku 2019 yang dilaksanakan di Jakarta pada Jumat (19/06). Di dalam Rapat tersebut menyetujui juga Telkom bagi-bagi deviden  sebesar Rp15,26 triliun.

Selain itu, Rapat menyetujui payout ratio sebesar 81,78% ini dengan rincian 60% atau sebesar Rp11,20 triliun merupakan dividen tunai dan 21,78% atau Rp4,06 triliun merupakan dividen spesial. Sementara itu, sisanya sebesar 18,22% atau Rp3,40 triliun merupakan laba ditahan.

Untuk Telkom bagai-bagi deviden tersebut terdiri dari Dividen Tunai dan Dividen Spesial Tahun Buku 2019 akan dibayarkan secara sekaligus selambat-lambatnya pada tanggal 23 Juli 2020. Adapun yang berhak menerima Telkom bagi-bagi deviden yang terdiri dari Dividen Tunai dan Dividen Spesial adalah para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 1 Juli 2020 sampai dengan pukul 16.15 WIB.

Baca juga : Telkom Siapkan Capex Diatas Rp.33 Triliun, Untuk Apa Saja?

Sesuai dengan keputusan RUPST tersebut maka Laba Bersih sebesar Rp 18,66 triliun yang dibukukan Perseroan sepanjang 2019, 81,78 persennya akan dibagikan sebagai dividen sedangkan sisanya digunakan untuk membiayai pengembangan usaha Perseroan. Laba bersih ini dihasilkan dari Pendapatan Perseroan di tahun 2019 yang mencapai Rp 135,57 triliun, tumbuh positif sebesar 3,7% dibanding tahun 2019 dengan EBITDA Rp 64,83 triliun. Digital Business Telkomsel dan IndiHome tumbuh signifikan dan menjadi kontributor utama pertumbuhan Perseroan.

Bisnis digital Telkom saat ini memiliki tingkat pertumbuhan yang cukup tinggi, yakni hampir 30%. Ada beragam layanan digital yang dikategorikan ke dalam Digital Platform dan Digital Services baik untuk B2B maupun B2C seperti video, games, music, advertising dan lain sebagainya, demi memenuhi kebutuhan para pelanggan dan senantiasa memberikan pengalaman terbaik.

Oleh karena itu Telkom meyakini bahwa bisnis digital akan menjadi salah satu sumber pendorong pertumbuhan bagi perusahaan di masa mendatang, serta memantapkan langkah menjadi perusahaan telekomunikasi digital, di mana digital plarform dan digital services menjadi faktor pembeda dan nilai tambah dari digital connectivity yang saat ini merupakan kompetensi utama perusahaan.

“Pencapaian Perseroan sepanjang 2019 menunjukkan bahwa Telkom berada pada jalur yang tepat untuk menjadi Digital Telecommunication Company dan berkomitmen memperkuat kapabilitas bisnis digital”, ungkap Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkom saat RUPS.

Selanjutnya, Ririek juga menambahkan bahwa “Untuk memantapkan langkah sebagai digital telco dalam rangka memenuhi kebutuhan pelanggan serta memberikan pengalaman digital yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia, di tahun 2020 ini Telkom fokus pada 3 domain bisnis, yakni digital connectivity, digital platform dan digital services”.

Menurut nya, Telkom terus memperkuat posisi sebagai market leader pada domain digital connectivity dengan menghadirkan layanan berkualitas dengan jangkauan terluas. Telkom juga mengakselerasi digital platform dengan cara mengembangkan layanan data center & cloud pada tahap awal untuk kemudian menyediakan smart platform di atasnya sebagai enabler berbagai layanan dan solusi ICT.

Selanjutnya produk-produk digital service akan dikembangkan secara selektif, termasuk melalui akuisisi maupun kemitraan, didukung secara sinergis oleh digital platform dan digital connectivity yang telah dibangun sehingga pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik.

Selain itu, sejak tahun 2019 Perseroan melakukan perubahan kebijakan bisnis dengan berfokus pada lini bisnis yang memiliki profitabilitas lebih tinggi yang bersifat recurring terutama pada layanan enterprise solutions seperti enterprise connectivity, data center dan cloud, dan secara selektif mengurangi dan tidak memprioritaskan solusi bisnis yang memiliki tingkat margin relatif rendah dan non-recurring.

“Kami optimis dengan langkah ini dapat membuat Perseroan dapat tumbuh kian sehat dan profitable,” tambah Ririek.

RUPST juga menyetujui perubahan Susunan Pengurus Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perseroan. Adapun susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi hasil RUPST Tahun Buku 2019 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Rhenald Kasali

Komisaris Independen : Marsudi Wahyu Kisworo

Komisaris Independen : Ahmad Fikri Assegaf

Komisaris Independen : Wawan Iriawan

Komisaris Independen : Candra Arie Setiawan

Komisaris : Marcelino Pandin

Komisaris : Ismail

Komisaris : Alex Denni

Komisaris : Rizal Mallarangeng

 

Dewan Direksi

Direktur Utama : Ririek Adriansyah

Direktur Wholesale & International Service : Dian Rachmawan

Direktur Human Capital Management : Afriwandi

Direktur Keuangan : Heri Supriadi

Direktur Consumer Service : FM Venusiana R.

Direktur Enterprise & Business Service : Edi Witjara

Direktur Network & IT Solution : Herlan Wijanarko

Direktur Digital Business : Muhammad Fajrin Rasyid

Direktur Strategic Portfolio : Budi Setyawan Wijaya

(Icha)

 

Nokia 5.3 Resmi Hadir Di Pasar Indonesia, Apa Kemampuannya?

Telko.id – HMD Global baru saja mengumumkan kehadiran Nokia 5.3 di pasar Indonesia. Smartphone ini hadir dilengkapi dengan quad camera, Qualcomm SnapdragonTM 665 Mobile Platform dan umur baterai mampu bertahan hingga 2 hari.

Quad camera yang dimiliki sudah didukungan Artificial Intelligent atau AI yang membuatnya dalam pengambilan gambar lebih sempurna dimanapun Anda berada, bahkan dalam kondisi redup, karena ada dukungan berkat Night mode.

Lensa wide-angle dan macro membantu Anda mengambil gambar close-up, atau wide, dan scenic shot. Dengan layar ukuran 6.55”, Nokia 5.3 menjadikan Anda betah berlama-lama streaming tayangan favorit dan memainkan game sepanjang hari. Nokia 5.3 dilengkapi dengan disain memukau yang mengambil inspirasi khas Skandinavia, AndroidTM 10 dan tombol khusus Google Assistantuntuk akses yang lebih cepat.

“Nokia 5.3 adalah perangkat future proof, siap untuk Android 11 dan selanjutnya, hal ini memastikan bahwa para penggunanya akan mendapatkan upgrade software Android selama 2 tahun dan pembaruan security secara berkala selama 3 tahun. Hal ini menjadikan Nokia smartphone Anda selalu menjadi lebih baik dan memberikan konsumen di Indonesia perangkat yang memiliki nilai ekonomis yang baik seiring waktu”, ungkap Karel Holub, General Manager, Indonesia at HMD Global. 

AI-powered quad camera

Nokia 5.3 merupakan smartphone Nokia 5 yang pertama dengan quad camera inovatif, menghadirkan fotografi memukau. Kamera utama 13MP memungkinkan Anda mengambil momen-momen luar biasa dalam berbagai situasi, lensa macro dan ultra-wide menjadikan Anda mampu membidik lebih dekat atau merekam keseluruhan suasana. Nokia 5.3 juga hadir dengan AI imaging dan fitur canggih untuk pengambilan gambar terbaik kapanpun. Night mode membuat Anda dapat mengambil gambar dalam kondisi rendah cahaya. Portrait mode yang dikombinasikan dengan efek bokeh terkini dan depth sensor, membuat subyek foto benar-benar berbeda di foto.

Layar besar

Nokia 5.3 memungkinkan Anda menikmati film dan aplikasi dalam skala lebih besar. Layar ukuran 6.55” pas dalam genggaman, menjadikan Anda nyaman dengan video dan game favorit. Nikmati grafis yang sangat halus dan dengan mudah beralih aplikasi berkat dukungan Qualcomm® SnapdragonTM 665 Mobile Platform.

Selain itu, para penggemar dapat melakukan lebih banyak hal, tanpa banyak mengisi daya dengan baterai andalan Nokia 5.3 yang dapat bertahan 2 hari. Baterai 4000mAh battery dan fitur AI-assisted Adaptive Battery, membantu Anda melakukan streaming berbagai tayangan dan bermain game tanpa mengkhawatirkan pengisian baterai.

Disain kokoh

Nokia 5.3 hadir dengan balutan kaca ramping di bagian depan dan bahan komposit di bagian belakang, dengan disain khas Nordic, tersedia dalam dua pilihan warna cantik – Charcoal dan Cyan.

Nokia 5.3

Upgrade Software

Nokia 5.3 akan selalu menjadi lebih baik karena ada fasilitas untuk upgrades Android selama 2 tahun dan pembaruan security bulanan selama 3 tahun. Smartphone ini juga telah siap untuk Android 11 dan seterusnya. Ditambah, tombol Google Assistant yang membantu Anda dimanapun Anda berada. Kehidupan Anda yang serba cepat menjadi lebih mudah dengan Google Assistant, baik bertanya, melihat jadwal dan bahkan mengatur lampu.

Berdasarkan riset counterpoint, Nokia smartphone adalah brand yang paling cepat dalam memberikan pembaruan software dan security. Hal ini memberikan ketenangan bagi para pengguna, baik individu maupun perusahaan.

Android Enterprise Recommended

Mengutip dari laporan TechArc, Nokia mobile adalah penyedia smartphone dengan portofolio terbanyak dalam Android Enterprise Recommended. Dengan pure Android, smartphone Nokia siap untuk beragam solusi Enterprise Mobility Management (EMM). Hal tersebut, menjadikan smartphone Nokia mudah untuk disesuaikan dengan solusi EMM yang ada, hemat waktu dalam implementasi, serta hemat dari segi ekonomi.

Harga dan ketersediaan

Nokia 5.3 tersedia dalam pilihan warna Charcoal dengan 6 GB/64 GB RAM/ROM dan harga ritel Rp. 2.999.000. Pre-order secara online mulai 22 Juni hingga 30 Juni melalui Tokopedia, eraspace, juga di beberapa gerai erafone. Dalam program pre-order, konsumen akan mendapatkan Nokia 5.3 dengan freebies ekslusif senilai Rp. 1 jutaan – JBL Bluetooth headphone, paket data TAU Event 30 GB dari Telkomsel, cashback hingga Rp. 200.000, powerbank 10.000mAh dan perlindungan perangkat dari Qoala, serta opsi tukar tambah dengan Laku6. Syarat dan ketentuan berlaku. (Icha)

 

Proyek Fiberisasi Jaringan XL Axiata Jalan Terus Meskipun Ada Coivd-19

0

Telko.id – Proyek fiberisasi XL Axiata, terus berjalan meskipun pandemi Covid-19 melanda Indonesia saat ini. Namun, dalam pengerjaannya proyek fisik terus di berbagai daerah, tetap menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan standart

Sampai pertengahan tahun 2020 ini, proyek fiberisasi jaringan XL Axiata ini sudah sekitar 53% BTS dari total target di tahun 2020 yang telah terhubung dengan jaringan fiber.

“Fiberisasi adalah salah satu program utama perusahaan dalam upaya meningkatkan kualitas jaringan data, termasuk sebagai bagian dari persiapan menuju implementasi 5G di masa mendatang. Karena itu, proyek ini harus tetap jalan, karena hasil dari fiberisasi juga bisa langsung meningkatkan kualitas jaringan sesuai dengan kebutuha pelanggan. Semaksimal mungkin kami terapkan protokol kesehatan pada semua pekerja di lapangan,” ungkap I Gede Darmayusa, Plt Chief Technology Officer XL Axiata.

Hingga saat ini, fiberisasi jaringan telah terlaksana di semua ibu kota provinsi dan kota-kota besar terutama di kota atau area yang memang secara pertumbuhan data sudah memerlukan upgrade ke jaringan fiber. Hingga pertengahan 2020 ini, jaringan di total 200 kota dan kabupaten telah terfiberisasi, baik kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Medan, Bandung, Palembang, Makassar, hingga Balikpapan.

Baca juga : XL Axiata Uji Fiberisasi Jaringan Di Luar Jawa Lewat “DigiRace 2020”

Selain kota besar, fiberisasi juga telah diselesaikan di kota-kota lainnya seperti Denpasar, Manado, Cirebon, Bekasi, Banjarmasin, hingga Malang. Bahkan fiberisasi juga sudah terlaksana hingga kabupaten seperti Deli Serdang, Aceh Besar, Lebak, Berau, Indramayu, Kendal, Jembrana, hingga Lombok Timur.

Target XL Axiata secara nasional, hingga akhir tahun 2020 nanti 60-70% BTS akan terhubung dengan jaringan fiber. Saat ini, fiberisasi sudah mencapai sekitar 53% dari total target di tahun 2020, dengan sebagian besar mencakup wilayah Jawa. Percepatan fiberisasi kini sedang dilakukan di wilayah padat penduduk guna mendukung aktifitas di era new normal saat ini.

“Fiberisasi juga menjadi semakin perlu untuk terus kami lakukan sesuai target mengingat kebutuhan layanan data yang meningkat setelah ada pandemi. Secara umum, kebutuhan pelanggan dan masyarakat atas data meningkat karena imbas dari Covid-19 yang memaksa mereka untuk bisa selalu mobile dan terkoneksi dengan internet dalam menjalankan aktivitas produktif,” lanjut I Gede Darmayusa.

Fiberisasi yang saat ini terus berlangsung juga telah terbukti mampu meningkatkan kualitas layanan data 4G. Di masa new normal ini, dimana terjadi migrasi pola pemanfaatan layanan data yang cukup besar di tengah masyarakat, fiberisasi jaringan XL Axiata dipercaya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan yang prima. Lebih jauh, fiberisasi ini merupakan pintu gerbang masuknya layanan 5G yang tentunya membutuhkan kualitas yang lebih baik lagi.

Secara teknis, fiberisasi merupakan upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan Base Transceiver Station (BTS) melalui jalur fiber, termasuk sekaligus melakukan regenerasi perangkat-perangkat BTS, seperti mengganti perangkat yang selama ini memakai microwave menjadi perangkat fiber. Program fiberisasi jaringan merupakan salah satu langkah dalam mempersiapkan jaringan 5G.

Sebagai teknologi jaringan tercanggih di masa ini, 5G mampu menghadirkan kecepatan data yang tinggi, jumlah pemakai yang lebih banyak, dan delay atau latency yang rendah. Pemanfaatannya pun dipercaya mampu mendorong berbagai sektor ekonomi di Indonesia untuk bergerak lebih cepat. Keunggulan teknologi ini hanya bisa didapatkan jika site atau BTS terkoneksi dengan fiber. (Icha)