spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 893

Palapa Ring Timur Kurang Peminat, Ini Alasannya!

0

Telko.id – Palapa Ring Timur adalah salah satu proyek nasional Palapa Ring atau Tol Langit yang sukses diresmikan oleh Presiden Jokowi pada akhir tahun lalu. Sayang, ternyata banyak alasan sehingga operator kurang berminat memanfaatkannya. Akibatnya, masyarakat di wilayah Indonesia Timur pun belum banyak bisa merasakan akses internet cepat. Pilih kasih?

Bukan, ini bukan masalah pilih kasih. Tapi lebih semata-mata karena memang wilayah Indonesia Timur ini kurang dilirik oleh operator sebagai kepanjang-tanganan dari Palapa Ring Timur hanya merupakan sebuah back bone dan harus ada peran operator telekomunikasi untuk bisa sampai ke masyarakat. Ini yang membuat utilisasi nya rendah.

Lalu, apa alasannya operator enggan melirik wilayah Timur Indonesia? Ya, kebanyakan operator yang ada di Indonesia memiliki banyak pertimbangan sebelum masuk ke suatu area komersil baru, misalnya jumlah populasi penduduk, potensi pengguna data, potensi ekonomi daerah, skala ekonomi masyarakat, dan nilai strategis suatu wilayah. Hal ini menimbulkan salah persepsi dan pertanyaan di masyarakat, mengapa kehadiran Palapa Ring Timur belum juga memberikan akses internet yang layak bagi masyarakat. Walau begitu, dari sisi yang lebih optimis, proses negosiasi dan integrasi dengan beberapa operator sedang berjalan saat ini.

Kedua, adanya kesenjangan jumlah penduduk yang cukup tinggi antar wilayah yang dilewati serat optik Palapa Ring Timur ini. Wilayah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal) dengan jumlah penduduk yang sangat sedikit sehingga normal memiliki utilisasi rendah karena memang tidak banyak yang menggunakan internet. Hal ini berbanding terbalik dengan wilayah di Papua yang ramai penduduk yang masuk kepada Proyek 16 (Jayapura, Elelim, Wamena, Kenyam, Sumohai, Dekai, Oksibil, dan Waropoko), utilisasi telah mencapai 100%.

Kompleksitas dalam pemeliharaan infrastruktur Palapa Ring Timur ini tidak lepas dari beberapa aspek seperti geografis, keadaan alam, faktor cuaca, bencana alam, hingga vandalism (sampai dengan ancaman jiwa) menjadi tantangan tersendiri, tetapi hal itu semua tidak menjadi halangan dan kendala bagi team Maintenance PT. Palapa Timur Telematika untuk selalu menjaga stabilitas dan pemeliharaan infrastruktur Jaringan Palapa Ring Timur ini. Belum lagi banyak menara yang dibangun berada di lokasi dengan ketinggian 3000 meter yang pastinya membutuhan effort yang lebih besar dalam proses pemeliharaannya.

Palapa Ring Timur

“Saat ini pengoperasian dan pengelolaan jaringan telekomunikasi serat optik Palapa Ring Timur masih terus dilakukan oleh PT Palapa Timur Telematika melalui segala tantangan dan keterbatasan, namun tetap optimis adanya peningkatan utilisasi yang signifikan. Sudah menjadi tanggung jawab kami agar infrastruktur jaringan dapat berjalan dengan optimal namun efisien. Kami menjalin kerjasama dengan operator terpilih untuk dapat memberikan layanan dan solusi akses Internet bagi masyarakat wilayah timur pada umumnya” ujar Radiws Darwan, VP Field Operation Palapa Timur Telematika optimis.

Sebagai informasi, penggelaran Palapa Ring terbagi menjadi tiga paket tahap yakni Palapa Ring Barat meliputi wilayah Riau dan kepulauan Riau (sampai dengan Natuna) yang rampung digelar pada Maret 2018. Palapa Ring Tengah mencakup wilayah Kalimantan. Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai kepulauan Sangihe-Talaud) selesai digelar pada Desember 2018.

Terakhir Palapa Ring Timur yang menjangkau wilayah NTT, Maluku, Papua Barat dan Papua yang saat ini telah selesai juga konstruksinya dan sudah diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi di Istana Negara tanggal 14 Oktober 2019.

Palapa Ring Timur merupakan proyek paling besar dari antara 2 proyek lainnya dengan total panjang kabel serat optik darat (inland) 2.453 KM dan kabel serat optik laut (submarine) membentang sejauh 4.42 6 KM.

Selain itu Palapa Ring Timur juga dilengkapi dengan konstruksi 52 menara tower microwave dan 49 unit HOP agar dapat menjangkau 35 kabupaten/kota yang melalui 4 provinsi. Pada tol langit paket timur ini terdapat 9 proyek yang sedang berjalan, yaitu proyek 9 sampai proyek 17. Hingga September 2020 total utilisasi dari ke 9 proyek ini telah mencapai 14% untuk utilisasi Fiber Optic dan 45% untuk utilisasi microwave. (Icha)

Realme 7i

0

Telko.id – Spesifikasi Realme 7i bertumpu pada Snapdragon 662, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, September 17 ini dibekali sistem operasi Android 10, Realme UI dan layar berukuran 6.5″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Realme memang belum secara resmi merilis harga Realme 7i. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Realme Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Aurora Green, Polar Blue) dan memiliki body berdimensi 164.1 x 75.5 x 8.9 mm (6.46 x 2.97 x 0.35 in) dengan berat 188 g (6.63 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Realme 7i

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 662 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.0 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 610. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.5″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass,90Hz refresh rate. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Realme 7i sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Realme 7i

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Realme 7i :

  • 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.73″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.3, 119˚, 16mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    2 MP, f/2.4, (macro)
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.1, 26mm (wide), 1/3″, 1.0µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps, gyro-EIS.

Infinix Hot 10

0

Telko.id – Spesifikasi Infinix Hot 10 bertumpu pada Helio G70, 3-6 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 16 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, September 17 ini dibekali sistem operasi Android 10, XOS 6.0 dan layar berukuran 6.78″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Infinix memang belum secara resmi merilis harga Infinix Hot 10. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Infinix Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Obsidian Black, Amber Red, Moonlight Jade, Ocean Wave) dan memiliki body berdimensi 171.1 x 77.6 x 8.9 mm (6.74 x 3.06 x 0.35 in) dengan berat 195 g (6.88 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Infinix Hot 10

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Helio G70 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.0 GHz Cortex-A75 & 6×1.7 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G52 2EEMC2. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 3-6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5200 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.78″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1640 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Infinix Hot 10 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Infinix Hot 10

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Infinix Hot 10 :

  • 16 MP, (wide), PDAF
    2 MP, (macro)
    2 MP, (depth)
    QVGA (Low light sensor).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 16 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Oppo A32

0

Telko.id – Spesifikasi Oppo A32 bertumpu pada Snapdragon 460, 4/8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, September 10 ini dibekali sistem operasi Android 10, ColorOS 7.2 dan layar berukuran 6.5″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Oppo memang belum secara resmi merilis harga Oppo A32. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Oppo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Mint Green, Electric Black, Fancy Blue) dan memiliki body berdimensi 163.9 x 75.1 x 8.4 mm (6.45 x 2.96 x 0.33 in) dengan berat 186 g (6.56 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Oppo A32

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 460 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×1.8 GHz Kryo 240 & 4×1.6 GHz Kryo 240) dan prosesor grafis / GPU Adreno 610. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.5″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan ,90Hz refresh rate
480 nits typ. value (advertised). Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Oppo A32 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass, .

Kamera Oppo A32

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Oppo A32 :

  • 13 MP, f/2.2, 25mm (wide), 1/3.06″, 1.12µm, PDAF
    2 MP, f/2.4, (macro)
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Huawei Sedang Hadapi ‘Krisis’ Suplai Chipset, Apa Solusinya?

0

Telko.id – Huawei krisis suplai chipset. Pasalnya, dengan adanya perang perdagangan teknologi AS- Cina yang semakin intensif membuat pasokan chipset Kirin. Apalagi setelah Departemen Perdagangan AS mengumumkan sanksi pada bulan Mei lalu yang memblokir pemasok utama Huawei, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), untuk membuat chip Kirin setelah 15 September.

Hal ini juga yang membuat harga untuk smartphone Huawei baru dan bekas di pasar elektronik Huaqiangbei Shenzhen telah naik 400 hingga 500 yuan ($ 59 hingga $ 74) sejak sebulan yang lalu. Misalnya, Mate 30, smartphone high end Huawei dijual seharga 14.000 yuan ($ 2.067), padahal bulan Januari lalu hanya 10.000 yuan ($ 1.477).

Seperti dikutip dari lightreading, Richard Yu, Head Unit Mobile Device Huawei, mengatakan perusahaan akan melanjutkan peluncuran smartphone andalannya Mate 40 pada Q4, tetapi itu bisa menjadi yang terakhir dengan chip Kirin milik Huawei sendiri.

Biar pun Kirin merupakan teknologi milik Huawei, tetapi dalam pembuatannya, perusahaan ini melakukannya secara outsource, seperti yang dilakukan juga oleh Apple dan Samsung. Namun, dengan adanya sangsi dari AS tersebut, TSMC tidak dapat lagi memproduksi untuk Huawei. Ini yang membuat Huawei krisis suplai chipset.

Soalnya, dalam peraturan AS pada 15 September tersebut, menargetkan setiap pembuat chip di mana pun di dunia yang menggunakan peralatan, kekayaan intelektual, atau perangkat lunak AS, dengan mengatakan bahwa pihaknya memerlukan lisensi untuk memasok Huawei.

Itu jelas dibuat dengan mempertimbangkan TSMC. Ini akan merugikan pembuat chip Taiwan serta pembuat elektronik konsumen Shenzhen.

Padahal, Huawei menyumbang antara 15% dan 20% dari pendapatan tahunan TSMC, dan merupakan klien terbesar kedua setelah Apple.

TMSC adalah perusahaan semikonduktor paling berharga di dunia, dengan kapitalisasi pasar $ 408 miliar.

Lalu, adakah solusi bagi Huawei agar krisis ini cepat berlalu?

Alternatif yang jelas mungkin adalah Qualcomm, yang chip Snapdragon nya digunakan oleh Apple untuk iPhone 5G pertamanya. Lalu Qualcomm dan Huawei bulan lalu juga menyelesaikan sengketa lisensi yang sudah berlangsung lama, sebuah tanda bahwa kedua belah pihak bersedia melanjutkan hubungan bisnis.

Sayangnya Qualcomm tidak dapat serta merta menjadi jalan keluar dari Huawei krisis suplai chipset ini. Pasalnya, untuk melakukan itu, perlu lisensi ekspor. Walaupun sudah melakukan lobi, tetapi bisa saja tidak disetujui. Nah, yang paling mungkin adalah menunggu sampai akhir tahun, ketika pemilihan presiden AS usai.

Dalam lobi nya, Qualcomm berargumen bahwa pemblokiran ekspor chip Qualcomm hanya akan menyerahkan bisnis besar ke Samsung atau MediaTek Taiwan.

Namun tidak sesederhana itu. Samsung, sebagai pesaing langsung Huawei, dan mungkin khawatir tentang konsekuensi bisnisnya di AS, telah menolak permintaan Huawei.

Pilihan lain adalah MediaTek. Saat ini dilaporkan perusahaan ini memasok 120 juta chip ke Huawei. Tapi chispet yang dipasok itu untuk segmen middle end dan tidak mungkin dapat menggantikan fungsionalitas Kirin.

Opsi lainnya adalah beralih ke pengecoran chip terbesar di China, Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) yang baru melakukan IPO di Shanghai bulan lalu dan berhasol yang mengumpulkan $ 7,6 miliar. Sayang, kemampuannya masih belum bisa memproduksi chip sekelas Kirin. Jadi, Huawei pun menggunakannya untuk smartphone segmen low end.

Chip Kirin dibangun dengan proses 7nm, sedangkan saat ini SMIC hanya dapat memproduksi chip 14nm secara massal. Bisa jadi satu tahun atau lebih sebelum dapat memproduksi 7nm.

Menurut beberapa laporan media Cina, Huawei sudah meluncurkan program swasembada untuk mempercepat “de-Amerikanisasi” rantai pasokannya sebagai antisipaso pengecualian jangka panjang dari komponen AS yang berkepanjangan itu.

Dampak dari sanksi itu, diakui oleh Yu, telah mengurangi pengiriman perangkat Huawei sekitar 60 juta unit, dan volume pada 2020 akan berada di bawah penjualan agregat 2019 sebesar 240 juta.

Walaupun, terlepas dari sanksi ekspor tersebut, Huawei meningkatkan penjualan 13% di paruh pertama. Unit handset-nya adalah yang terbesar, menyumbang 56% dari total pendapatan 454 miliar yuan (US $ 65,4 miliar). (Icha)

CloudConnect Solusi User ke Public Cloud Dari Indosat Ooredoo

0

Telko.id – CloudConnect merupakan layanan baru dari Indosat Ooredoo yang berbasis Network-as-a-Service sehingga dapat , menghubungkan user ke public cloud dari mana Saja. Harapannya, solusi ini mampu mendukung perusahaan untuk menekan biaya operasional dan produksi karena kebutuhan konektivitas yang reliable, aman, cepat, dan agile.

“Indosat Ooredoo memahami dampak dan tantangan pada masa sulit ini, karena itu sejak awal pandemi, kami mengambil peran sebagai enabler khususnya di bidang informasi dan komunikasi. Bersama NetFoundry, Indosat Ooredoo menghadirkan CloudConnect sebagai solusi bagi pelanggan korporat untuk menjalankan bisnis secara cepat dan efisien dengan mengedepankan tiga keunggulan utama, yaitu peningkatan performansi, fleksibilitas, serta standar keamanan tinggi (Zero Trust Network Security),” ungkap Bayu Hanantasena, Chief Business Officer Indosat Ooredoo.

Layanan ini merupakan hasil dari kerjasama antara Indosat Ooredoo dengan NetFoundry dan membuat operator ini menjadi penyedia layanan NaaS pertama berbasis full-software di Indonesia.

CloudConnect mampu meningkatkan performansi network sampai dengan 5 kali lebih cepat dibandingkan dengan alternatif network biasa seperti traditional VPN. Pelanggan dapat dengan mudah terhubung ke public cloud seperti Google, AWS, Azure, dan Alibaba. Lebih dari itu, layanan ini dapat di-install di berbagai device seperti laptop, dan ponsel berbasis Android atau IoS, dan perangkat IoT, yang memungkinkan pelanggan dapat membuat virtual network dalam waktu singkat, tanpa memerlukan perangkat keras.

CloudConnect juga mengadopsi Zero Trust Network Security, yaitu lima lapisan model keamanan yang disempurnakan untuk membuat network invisible yang dapat mengamankan akses jarak jauh ke cloud.

CloudConnect memungkinkan pelanggan untuk bekerja dimana saja, kapan saja, melalui perangkat apa pun yang dimiliki.

Inovasi baru CloudConnect ini diharapkan dapat mendorong sektor bisnis di Indonesia untuk selalu menjadi terdepan. (Icha)

realme 7 Hadirkan NFC Atas Permintaan Para Realme Fans Indonesia

0

Telko.id – Realme resmi menghadirkan Realme 7 series yang terdiri dari Realme 7 dan Realme 7i. Uniknya, untuk pasar di Indonesia, realme 7 sudah dilengkapi dengan NFC. Sedangkan reame 7i belum. Demikian juga dengan di negara lain tidak ada. Kenapa? Ini karena permintaan para realme Fans di Indonesia terhadap NFC ini sangat tinggi.

realme 7 juga sudah dibekali dengan NFC, yang menjadi permintaan realme Fans Indonesia selama ini dan produk pertama realme yang memiliki fitur NFC di kategori seri angka realme. Fitur NFC di realme 7 ini khusus dihadirkan untuk pasar Indonesia,” ungkap Palson Yi – Marketing Director realme Indonesia, Manager Realme Indonesia,  menjelaskan saat peluncuran realme 7 dan realme 7i secara virtual pada Kamis (17/09).

realme 7

Ditambahkan oleh Krisva Angnieszca, Public Relations Manager Realme Indonesia bahwa pihaknya betul-betul perjuangkan ke global untuk bisa menanamkan NFC ini dan ternyata bisa direalisasikan. Terlebih, di Indonesia produk NFC ini berpotensi sangat besar. Apalagi dalam kondisi pandemic seperti ini, masyarakat juga merasa lebih nyaman bertransaksi melalui cashless. “Dan, kami pikir ini juga menjadi momen yang pas untuk meluncurkannya”.

Dengan tag line “64 MP Power Master”, realme 7 hadir dengan harga Rp 3 jutaan. Dilengkapi dengan generasi kedua ultra-clear quad camera beresolusi 64MP, yang didukung dengan baterai besar 5000mAh untuk menjalani kegiatan sehari-hari.

realme 7

Produk ini juga dilengkapi dengan prosesor game MediaTek Helio G95 yang baru saja diluncurkan dan 90Hz Ultra Smooth Display untuk memberikan pengalaman bermain game yang lancar dan menjadi smartphone pertama di dunia yang mengadopsi chipset gaming tersebut.

Smartphone ini memang dirancang untuk para gamer. Chipset anyar itu berpadu dengan proses 12nm dan dua Cortex-A76s sehingga menghasilkan berkinerja tinggi sampai 2.05GHz dan enam Cortex-A55s hingga 2GHz dengan efisiensi tinggi, bersama dengan Mali-G76 GPU 900MHz, yang membuatnya lebih bertenaga dan efisien. Di sisi lain, jadi dukungan pending Carbon Fiber canggih yang dapat mendinginkan suhu ponsel hingga 8,6% sehingga memberikan pengalaman yang lancar bagi pecinta mobile game.

Tidak hanya untuk main game, smartphone ini juga dapat menemani untuk merekam moment penting atau buat konten. Pasanya, produk ini merupakan pelopor kamera 64MP quad camera. Produk ini menawarkan pengalaman terbaru di kategori seri angka realme dengan pengaturan ultra-clear quad camera terbaru, terdiri dari kamera utama 64MP dengan sensor Sony IMX682, lensa wide-angle 8MP dengan jangkauan 119°, serta lensa makro dan potret B&W beresolusi 2MP.

Konfigurasi empat kamera terbarunya juga dilengkapi dengan tiga filter malam paling populer: Cyberpunk, Flamingo, dan Modern Gold. Hanya dengan satu ketukan, pengguna dapat dengan mudah mengubah pemandangan malam kota dan membuat foto malam yang lebih mengesankan. Selain itu, realme 7 memiliki 16MP In-Display Selfie Camera yang senantiasa akan memenuhi kebutuhan selfie pengguna dengan aperture F2.0, mendukung mode smart beauty, Efek Bokeh.

Tidak ketinggalan, kebutuhan main game adalah baterai. Dan, Baterai 5000mAh + 30W Dart Charge sudah dimiliki realme 7. Teknologi ini membuat baterai akan terisi penuh hanya dalam waktu 65 menit saja dan juga mendukung pengisian daya 15W PD, sehingga membuatnya lebih fleksibel.

Dari sisi layar juga, realme 7 dibekali dengan layar 6,5 inci beresolusi 2400×1080 90Hz Ultra Smooth Display dengan kecepatan refresh 90Hz dan kecepatan pengambilan sampel 120Hz, sehingga akan menghasilkan pengalaman visual yang mulus dan lancar di setiap sentuhan. Dengan ratio screen-to-body yang ramping, realme 7 akan memberi Anda pengalaman visual yang luar biasa. Layarnya juga dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 3 untuk memberikan perlindungan yang lebih baik.

Selain itu, realme 7 juga telah lolos TÜV Rheinland Smartphone Reliability Verification yang berisi 22 pengujian utama dan 38 pengujian kecil, mencakup banyak skenario penggunaan umum. realme telah meningkatkan kualitas smartphone-nya, sehingga membuat penggunanya dapat dengan bebas menikmati smartphone mereka dengan desain dan teknologi yang terdepan. Oh iya, realme 7 tersedia dalam dua pilihan warna – Mist Blue & Mist White. (Icha)

Benarkah Proyek Apple AirPower Mini Tidak Dihentikan?

0

Telko.id- Apple AirPower Mini, pada awal tahun lalu, resmi dinyatakan oleh Apple bahwa proyek ini dibatalkan. Sebuah aksesoris untuk pengisi daya secara nirkabel. Padahal, produk ini sudah banyak yang menantikan.

Namun, 18 bulan setelah pembatalan tersebut, ada tanda-tanda bahwa perusahaan belum sepenuhnya menutup semua rencana untuk memproduksi pengisian daya nirkabel Apple AirPower Mini tersebut.

Malah beredar kabar, bahwa perusahaan asal Amerika ini sedang mengerjakan beberapa project pengisi daya nirkabel yang diperbarui. Di antarnya diduga telah tampak di video untuk pertama kalinya.

Menurut 9to5Mac, video pendek yang dikirim merupakan pengisi daya Nirkabel Apple. Pengisi daya nirkabel ini tampak lebih kecil bila dibandingkan pengisi daya nirkabel milik yang diproduksi oleh perusahaan lain.

Apple AirPower Mini

Ada spekulasi bahwa produk yang bocor bisa jadi merupakan unit pengembangan yang ditujukan untuk pembuat aksesori pihak ketiga atau prototipe versi komersial.

Jika ini benar prototipe, berarti Apple AirPower Mini akan memiliki bodi yang kecil. Rumor juga mengatakan bahwa Apple berencana untuk melengkapi jajaran iPhone 12 generasi berikutnya yang akan diluncurkan pada bulan Oktober dengan cincin magnet internal di bawah panel belakang.

Desas-desus juga mengungkapkan bahwa desain juga akan dipertimbangkan pada casing iPhone 12 untuk menyelaraskan dengan pengisi daya nirkabel yang akan datang.

Sementara itu, pihak Apple secara resmi belum mengungkapkan apa pun tentang pengisi daya nirkabel. Analis terkenal Ming-Chi Kuo telah mengisyaratkan pada awal tahun ini, bahwa Apple sedang mengerjakan “alas pengisian nirkabel yang lebih kecil” yang dijuluki AirPower Mini.

Belum dapat dipastikan apakah produk ini akan diluncurkan bersamaan dengan seri iPhone 12. Namun, kita semua tidak akan menunggu terlalu lama karena flagships atau produk andalan Apple diharapkan resmi diluncurkan pada Oktober, tahun ini. (Adi/Icha)

Garmin Forerunner 745 Penting Bagi Pelari dan Atlet Triatlon

0

 

Telko.id- Garmin Forerunner 745, smartwatch ini penting bagi Anda yang gemar olah raga. Nggak perlu juga atlet yang penting Anda gemar olahraga lari, renang atau balap sepeda.

Soalnya, jam pintar ini dilengkapi dengan GPS ini diciptakan untuk para pelari dan triathlet seperti Anda yang membutuhkan detail statistik latihan dan workout di perangkat yang dilengkapi dengan fungsi smartwatch.

“Selama bertahun-tahun, para atlet mengandalkan Forerunner 735XT dan kami sangat bersemangat untuk menghadirkan fitur dan pembaruan baru ke Forerunner 745, ”kata Dan Bartel, Vice President Worldwide Sales Garmin.

Garmin Forerunner 745

Garmin Forerunner 745 ini merupakan seri premium penerus pendahulunya, Forerunner 735XT yang merupakan seri andalan Garmin juga yang memiliki semua fitur pelacakan yang diperlukan pengguna untuk mencapai kesuksesan dalam latihan ataupun kompetisi.

Pada Garmin Forerunner 745 ini mampu mengalihkan dari satu olah raga ke jenis lainnya karena, untuk setiap olah raga tentu memiliki parameter yang berlainan. Dan, dengan Garmin Forerunner 745 ini cukup dilakukan dengan sekali tekan saja, dan Anda dapat memilih olah raga yang sesuai.

Nah, saat berlatih, Anda juga tidak akan kesepian, soalnya, sudah ada fasilitas pemutar musik lokal. Bisa memutar lagu favorite untuk menambah semangat. Saat latiha, tidak perlu juga bawa uang, kan ada faslitas NFC, tinggal tempel saja di mesin pembayaran dan Anda bisa belanja.

Ketika suatu waktu Anda merasa tidak aman, atau ada kejadian yang tidak diinginkan, Garmin Forerunner 745 ini melalui fitur bantuan dan deteksi insiden akan mengirim lokasi Anda ke kontak darurat.

Tidak hanya pintar dan memiliki fitur yang lengkap, seri terbaru Garmin ini akan menjadi jam lari teringan dari Garmin.

Jam tangan ini memiliki layar yang selalu aktif MIP (memori dalam Piksel) transflektif 1,2 inci dengan resolusi 240 x 240 piksel. Sedangkan ukurannya, 43,8 x 43,8 x 13,3 mm dan berat 47 gram.

Selain itu, layar juga dapat menampilkan profil aktivitas yang dimuat sebelumnya, semisal berenang, bersepeda, berlari, bahkan juga dapat melacak lebih dari 100 aktivitas lainnya.

Tak puas sampai di situ, layar juga dapat menampilkan statistik lanjutan seperti kecepatan renang dan kayuhan serta keseimbangan bersepeda dan offset di tengah platform.

Jam pintar ini juga dilengkapi sensor oksigen darah untuk data VO2 max dan oksimeter denyut untuk pelacakan tidur.

Sebagai jam olahraga, jam tangan ini tahan air hingga 5ATM. Untuk koneksifitas, jam ini menawarkan konektivitas Bluetooth dan Wi-Fi.

Sementara untuk baterai, Garmin mengklaim Forerunner 745 dapat bertahan selama satu minggu dengan penggunaan sedang, 16 jam dengan GPS aktif. Sementara, jika dipakau dengan GPS dan memutar musik, akan bertahan hingga 6 jam. (Adi/Icha)

 

 

Apple Watch 6 Tak Hanya Keren, Dipakai Buat Penelitian Covid-19 Juga!

0

 

Telko.id- Apple Watch 6 baru saja diluncurkan. Fitur didalamnya keren. Salah satunya adalah adanya fitur baru untuk memantau kadar oksigen dalam darah. Namanya, Sensor Oxygen Saturation atau SpO2.

Aplikasi yang ada dalam Apple Watch 6 ini diklaim mampu membantu memantau persentase oksigen yang dibawa oleh sel darah merah dari paru-paru ke seluruh tubuh, dan menunjukkan seberapa baik darah yang mengandung oksigen ini disalurkan ke seluruh tubuh.

“Apple Watch 6 sepenuhnya mengubah apa yang bisa dilakukan jam tangan. Dengan fitur-fitur baru yang canggih, termasuk sensor dan aplikasi Oksigen Darah, Apple Watch menjadi semakin dibutuhkan dengan memberikan wawasan lebih jauh tentang kesehatan secara keseluruhan,” kata Jeff Williams, chief operating officer Apple.

Apple Watch 6

Smartwatch ini, bukan hanya bermanfaat bagi para pengguna nya karena memang banyak aplikasi didalamnya, terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan kebutuhan olah raga. Namun, yang menarik, Apple Watch 6 ini akan digunakan juga dalam penelitian medis dengan memanfaatkan kemampuan baru yang dimiliki perangkat tersebut.

Salah satu kerja sama medis yang dilakukan oleh Apple dengan menggunakan Apple Watch 6 ini adalah dengan para peneliti dari Seattle Flu Study di Brotman Baty Institute for Precision Medicine dan Fakultas Kedokteran Universitas Washington. Yang dilakukan adalah mempelajari bagaimana sinyal dari aplikasi di Apple Watch, seperti Denyut Jantung dan Oksigen Darah. Tujuan nya untuk memantau sedini mungkin tanda-tanda kondisi pernafasan seperti influenza dan COVID-19.

Pas, sesuai dengan kebutuhan global saat ini. Tentu, diharapkan penelitian ini juga dapat membantu untuk menghindari penyebaran virus ini.

Selain itu, Apple juga bekerja sama dengan para peneliti untuk melakukan tiga studi kesehatan yang mencakup penggunaan Apple Watch 6 ini untuk mengeksplorasi bagaimana tingkat oksigen darah dapat digunakan dalam aplikasi kesehatan di masa mendatang. Tahun ini, Apple akan bekerja sama dengan University of California, Irvine, dan Anthem untuk meneliti bagaimana pengukuran longitudinal oksigen darah dan sinyal fisiologis lainnya dapat membantu mengelola dan mengontrol asma.

Dengan Anthem, perusahaan asuransi kesehatan di Amerika ini, Apple melakukan studi virtual atau jarak jauh selama dua tahun terhadap 900 orang penderita asma antara usia 18 dan 64 tahun melalui Apple Watch 6 ini.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai apakah sensor kesehatan canggih di Apple Watch dapat membantu mengelola dan mengontrol asma.

Dalam penelitian ini, ada dua kelompok peserta yang akan diminta untuk memonitor gejala yang dialami. Kelompok peserta pertama akan menggunakan monitor tidur Beddit, sementara kelompok satunya akan memakai perangkat Apple Watch 6.

Peserta akan diminta untuk mencatat gejala harian yang dialami berdasarkan perubahan sinyal dari sensor kesehatan Apple Watch. Termasuk di antarnya detak jantung, aktivitas, dan tingkat kadar oksigen darah.

“Kami berharap penelitian ini dapat membantu komunitas medis menghasilkan wawasan baru tentang pengendalian asma dan dapat mengidentifikasi alat digital yang lebih efektif, sehingga dapat membantuj orang di seluruh dunia untuk mengelola kondisi asma mereka dengan lebih baik,” kata Myoung Cha, Kepala Inisiatif Strategis Kesehatan Apple, dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, beberapa ahli mengungkapkan keraguan bahwa penelitian tersebut akan membawa manfaat nyata bagi penderita asma.

“Ini pasti akan efektif dalam mengirimkan nudge, tetapi apakah ini mengarah pada modifikasi perilaku atau pada akhirnya penghentian akan ditentukan,” kata Sachin Gupta, seorang ahli paru yang berbasis di San Francisco. (Adi/Icha)