spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 863

Telkom Perkenalkan BigBox, Solusi Satu Data Indonesia

0

Telko.id – Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom perkenalkan BigBox, solusi big data analytics untuk program Satu Data Indonesia yang dicetuskan pemerintah. Hal ini untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di mana data kian tersebar, tidak terintegrasi, tidak ada standardisasi dan kesulitan interoperabilitas data.

Seperti yang telah dicetuskan Presiden Joko Widodo pada 12 Juni 2019 lalu, melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, yakni kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang terintegrasi, akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagi-pakaikan.

Inisiatif pemerintah ini ditujukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintahan, tak hanya untuk pengambilan kebijakan tapi juga bentuk pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat.

Telkom perkenalkan BigBox ini dilakukan secara online melalui video conference, BigBox diluncurkan oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Komisaris Utama Telkom Rhenald Kasali, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dan Direktur Digital Business Telkom M. Fajrin Rasyid serta founder BigBox Muhammad Sigit Pramudya.

Selain peluncuran BigBox, dilakukan juga diskusi panel dengan tema “Enabling Satu Indonesia” dengan panelis Gubernur Jawa Tengah yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah Riena Retnaningrum, SH, Direktur Digital Business Telkom M. Fajrin Rasyid, dan Deputi Executive Vice President Digital Platform & Enabler Telkom Komang Budi Aryasa.

Dalam diskusi tersebut, Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri BUMN II menyambut baik langkah Telkom menghadirkan BigBox sebagai solusi untuk mewujudkan Satu Data Indonesia yang merupakan kebijakan pemerintah untuk mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data.

“Layanan big data ini memberikan solusi data yang komprehensif dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara luas baik oleh lembaga pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat,” ungkap Kartika.

Sementara itu, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan bahwa BigBox merupakan wujud nyata kontribusi Telkom dalam pemanfaatan data bagi masyarakat luas.

“BigBox adalah bagian dari fokus bisnis digital yang tengah Telkom kembangkan khususnya dalam rangka mengakselerasi pengembangan platform digital, sejalan dengan transformasi menjadi perusahaan,” ungkap Ririek pada kesempatan yang sama.

Peranan layanan BigBox ini dalam mengelola dan mengartikan data merupakan kunci penting yang dapat dioptimalkan sebagai competitive advantages bagi instansi maupun korporasi di Indonesia.

“Diharapkan layanan ini mampu secara optimal mendorong ekonomi Indonesia maju lebih cepat. Selain itu, melalui BigBox kami juga mendorong digital talent di Telkom dan BUMN untuk dapat bersama menggali potensi big data ini dan mampu menghadirkan layanan terbaik untuk semua,” jelas Ririek.

BigBox sendiri merupakan end-to-end big data platform, produk dari Amoeba sebagai inkubasi model startup internal perusahaan. Menurut International Data Center (IDC) Benchmark Analysis Report, November 2020, memiliki key product/features seperti data integration, data lake, workflow management, search engine, data exploration and insight, realtime dashboard, API factory, dan crawling engine.

Laporan IDC tersebut didasarkan terhadap produk horizontal platform BigBox yang terdiri dari 8 modul yakni BigLake, BigSpider, BigAction, BigSearch, BigQuery, BigBuilder, BigFlow, dan BigEnvelope.

Telkom Perkenalkan BigBox

Selain itu, BigBox juga memiliki vertical platform, yaitu social media analytic platform (BigSocial), e- commerce analytic platform (BigCommerce) dan one data management platform (BigOne). Khusus untuk BigOne, akan diusung oleh Telkom untuk menjadi platform Satu Data Indonesia, secara nasional.

BigBox diyakini mampu memenuhi semua hal yang tercantum dalam kebutuhan Satu Data Indonesia. Mulai dari lingkungan data yang terintegrasi dan mudah diakses, pengolahan data, analitik yang akurat dan dipertanggungjawabkan, sampai menghasilkan insight untuk pengambilan keputusan serta API (Application Programming Interface) marketplace yang memudahkan data dibagi-pakaikan.

Meski baru diluncurkan, sepanjang perjalanan pengembangan BigBox pun telah teruji di berbagai use case implementasi big data.

Beberapa di antaranya, seperti proyek yang mengintegrasikan 5.518 sumber data SPBU, bahkan telah mengantarkan BigBox meraih penghargaan nasional dan internasional. Mulai dari ASEAN Federation of Engineering Organizations (AFEO), Data Impact Awards, APAC CIO Outlook hingga sebagai penerima penghargaan di ajang BUMN Millennial Innovation Summit 2020. (Icha)

MPWR, Aplikasi Digital Lifestyle Gaya Baru Dari Indosat

0

Telko.id – Sekarang semua sudah serba digital. Indosat Ooredoo pun berupaya untuk menggaet pangsa pasar itu. Lahirlah MPWR (dibaca: Empower), sebuah aplikasi digital lifestyle gaya baru yang menawarkan bukan sekedar nomor baru, paket besar maupun kelebihan lainnya. Yang pasti semua nya serba digital!

MPWR memberikan kemudahan untuk memenuhi semua kebutuhan digital dan lifestyle dalam satu aplikasi termasuk kekuatan untuk mendapatkan promo sesuai kesukaan, kekuatan untuk memilih paket data sesuai kebutuhan, skekuatan untuk mengatur pemakaian, hingga menghubungkan pelanggan dengan ratusan brand lifestyle favorit.

Sebagai bentuk manifestasi, beberapa waktu lalu MPWR telah melakukan kampanye #IniKekuatanKita yang mengajak masyarakat luas untuk menunjukkan beragam aksi dan PWR (dibaca: Power) mereka dalam ribuan video kompilasi yang sukses mengambil alih spot iklan paling eksklusif dan paling banyak dilihat sejagat maya, yaitu di halaman utama YouTube hingga menjadi fenomena yang cukup viral di media sosial.

Tidak berhenti sampai disitu, kali ini MPWR akan memberikan Full PWR kepada generasi digital untuk internetan. Dalam mendukung penuh kebutuhan Generasi Z, MPWR memberikan Gratis paket internet selama 3 bulan bagi 100.000 pengguna baru di bulan Desember 2020.

MPWR

Para pengguna MPWR yang beruntung tersebut akan dapat menikmati Gratis Paket Friendly selama 3 bulan berturut-turut. Pelanggan cukup membayar biaya administrasi Rp1.000 di bulan pertama dan melakukan isi ulang pulsa minimal Rp10.000 pada bulan kedua dan ketiga untuk tetap dapat menikmati paket internet gratis. Promo ini diberikan untuk mendukung siapapun yang ingin kembali menunjukkan kekuatannya untuk menyambut tahun 2021.

“MPWR merupakan sebuah brand telco lifestyle yang yang dapat memenuhi kebutuhan gaya hidup generasi digital dengan mengadopsi tren terkini sesuai dengan keinginan masyarakat Indonesia. MPWR tidak mensegmentasi pengguna dengan berapa banyak pulsa dan paket kuota internet tetapi kami memberikan kekuatan penuh kepada pelanggan untuk dapat memilih apa yang mereka inginkan sesuai kebutuhan, preferensi, dan aspirasi mereka,” ungkap Alexander Christian, MPWR Spokesperson menjelaskan.

Apa saja yang ditawarkan oleh MPWR? Yang pertama PWRuntuk mendapatkan promo sesuai kesukaan. Di mana pelanggan akan bisa mendapatkan ribuan promo dari ratusan brand lifestyle favorit mulai dari Fashion, Kecantikan, Kuliner, Musik & Film, Kesehatan & Olahraga, Gaming,dan Gadget.

Lalu ada PWR untuk memilih paket internet anti-ribet.Pelanggan dapat memilih paket sesuai kebutuhan dengan harga normal dan promo kuota, termasuk Gratis nelpon ke sesama nomor MPWR dengan 3 jenis paket yang dapat dipilih. Seperti Paket Friendly dengan kuota 12GB (10GB + 2GB bonus kuota) seharga  Rp50.000, lalu Paket Buddy dengan kuota 23GB (18GB + 5GB bonus kuota) dapat diperoleh dengan harga Rp75.000 dan Paket Bestie dengan kuota 38GB (25GB + 13GB bonus kuota) seharga Rp100.000.

Tersedia juga satu paket untuk akses semua aplikasi favorit yakni paket Passion seharga Rp4.000 untuk kuota 1GB danpaket Spirit seharga Rp10.000 untuk kuota 3GB. APlikasi yang dapat diakses termasuk WhatsApp, YouTube, Spotify, Instagram, Facebook, Gojek, Joox, Grab, Line, Twitter, Facebook Messenger, Snapchat.

Selain itu ada PWR untuk mengontrol pemakaian kuota
Pelanggan bisa mengetahui riwayat pemakaian kuota harian, mingguan yang bisa ditelusuri hingga 3 bulan ke belakang sehingga dari situ pelanggan bisa mengelola kembali pemakaian sesuai rencana dan kebutuhan

Untuk memulai pengalaman digital lifestyle dengan MPWR, cukup downloadaplikasi MPWR di Playstore dan Appstore, kemudian pilih paket internet dan nomor telepon sesuai yang diinginkan, setelah itu lakukan pembayaran, kartu SIM dapat dikirimkan ke seluruh kota di Indonesia.

Pengguna MPWR akan menerima kartu SIM di hari yang sama jika melakukan pemesanan sebelum pukul 12.00. Setelah menerima kartu SIM, pengguna MPWR dapat mengaktifkan nomor mereka dengan Login ke aplikasi MPWR. (Icha)

Huawei nova 8 Pro 5G

0

Telko.id – Spesifikasi Huawei nova 8 Pro 5G bertumpu pada Kirin 985 5G, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, December 23 ini dibekali sistem operasi Android 10, EMUI 11, no Google Play Services dan layar berukuran 6.72″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei nova 8 Pro 5G. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Blue, Green, White) dan memiliki body berdimensi 163.3 x 74.1 x 7.9 mm (6.43 x 2.92 x 0.31 in) dengan berat 184 g (6.49 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Huawei nova 8 Pro 5G

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 985 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.58 GHz Cortex-A76 & 3×2.40 GHz Cortex-A76 & 4×1.84 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G77 (8-core). Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.72″ Inch dengan jenis OLED, 1B colors, HDR10, 120Hz. Resolusi layarnya 1236×2676 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei nova 8 Pro 5G sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS, NavIC), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/a/6, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Huawei nova 8 Pro 5G

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei nova 8 Pro 5G :

  • 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), PDAF
    8 MP, f/2.4, 120˚, 17mm (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, (depth)
    2 MP, f/2.4, (macro).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0, (wide)
32 MP, f/2.4, 100˚ (ultrawide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 4K.

Huawei nova 8 5G

0

Telko.id – Spesifikasi Huawei nova 8 5G bertumpu pada Kirin 985 5G, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, December 23 ini dibekali sistem operasi Android 10, EMUI 11, no Google Play Services dan layar berukuran 6.57″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei nova 8 5G. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Blue, Green, White) dan memiliki body berdimensi 160.1 x 74.1 x 7.6 mm (6.30 x 2.92 x 0.30 in) dengan berat 169 g (5.96 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Huawei nova 8 5G

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 985 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.58 GHz Cortex-A76 & 3×2.40 GHz Cortex-A76 & 4×1.84 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G77 (8-core). Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 3800 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.57″ Inch dengan jenis OLED, 1B colors, HDR10, 90Hz. Resolusi layarnya 1080×2340 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei nova 8 5G sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Huawei nova 8 5G

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei nova 8 5G :

  • 64 MP, f/1.9, 26mm (wide), PDAF
    8 MP, f/2.4, 120˚, 17mm (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, (depth)
    2 MP, f/2.4, (macro).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.0, 26mm (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 4K.

Huawei Enjoy 20 SE

0

Telko.id – Spesifikasi Huawei Enjoy 20 SE bertumpu pada Kirin 710A, 4/8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2020, December 23 ini dibekali sistem operasi Android 10, EMUI 10.1, no Google Play Services dan layar berukuran 6.67″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei Enjoy 20 SE. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Crush Green, Blush Gold, Midnight Black) dan memiliki body berdimensi 165.7 x 76.9 x 9.3 mm (6.52 x 3.03 x 0.37 in) dengan berat 206 g (7.27 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Huawei Enjoy 20 SE

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 710A yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.0 GHz Cortex-A73 & 4×1.7 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU Mali-G51 MP4. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.67″ Inch dengan jenis IPS LCD. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei Enjoy 20 SE sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, proximity, compass, .

Kamera Huawei Enjoy 20 SE

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei Enjoy 20 SE :

  • 13 MP, f/1.8, 26mm (wide), PDAF
    8 MP, f/2.4, 120˚ (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    2 MP, f/2.4, (macro).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

BRTI Dibubarkan, Apa Dampaknya Bagi Industri Telekomunikasi?

0

Telko.id – Berdasarkan Perpres Nomor 112 Tahun 2020, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia atau BRTI dibubarkan selain 9 lembaga lainnya. Lalu, pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga tersebut dialihkan ke kementerian atau lembaga terkait. Khusus untuk BRTI dan BPT, akan dialihkan ke Kementerian Komunikasi dan informatika.

Menindaklanjuti pembubaran BRTI tersebut Kominfo sebagai kementerian yang mendapatkan pelimpahan tugas dan fungsi sedang berkoordinasi untuk menindaklanjuti. Sesuai dengan Pasal 2 Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2020. Hal tersebut diterangkan juga dalam pernyataan resmi dari Kominfo untuk menanggapinya.

Lalu, berdasarkan Pasal 3 Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2020, pendanaan, pegawai, aset, dan arsip yang dikelola oleh Badan Pertimbangan Telekomunikasi dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dialihkan ke Kementerian Kominfo.

Berdasarkan Pasal 4, pengalihan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 3 dikoordinasikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melibatkan unsur Kementerian Keuangan, Badan Kepegawaian Negara, Badan Pengawasan Keuangan dan pembangunan, Arsip Nasional Republik Indonesia dan/atau kementerian/Lembaga terkait.

BRTI Dibubarkan

Pengalihan tersebut diselesaikan paling lama satu tahun sejak diundangkannya Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2020 ini. Dan, hal-hal yang lebih teknis terkait dengan pembubaran ini sedang dikoordinasikan dan akan diinformasikan kemudian (jika diperlukan).

Namun banyak pihak yang menyangkan keputusan Presiden tersebut. Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), Kristiono menyebutkan bahwa langkah pemerintah tersebut tidak tepat. Menurutnya, persaingan industri telekomunikasi yang makin ketat membutuhkan ‘wasit’ yang netral yang persaingan berjalan sehat. Seperti yang dikutip dari bisnis.com.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa seharusnya pemerintah memperkuat BRTI, di tengah kompetisi yang makin ketat, bukan membubarkannya. Penguatan yang optimal dapat diwujudkan dengan mengembalikan BRTI ke ide awal yaitu lembaga telekomunikasi yang independen, seperti Federal Communications Commission (FCC) di Amerika Serikat.

Selain itu, penguatan juga dapat dilakukan dengan model tata kelola industri telekomunikasi yang bersifat multi pemangku kepentingan atau multi stakeholders.

Kristiono juga menyebutkan BRTI dibubarkan secara fungsional memang tidak terganggu karena fungsional beralih ke Kominfo. Permasalahannya terdapat pada independensi

“Dengan dibubarkannya BRTI dan dialihkan ke Kominfo, maka aspek independensinya tidak terpenuhi,” kata Kristiono.

Hal senanda juga disampaikan oleh Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi yang meminta presiden untuk mempertimbangkan kembali keputusannya, terutama untuk pembubaran BRTI, seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Menurut Heru, keberadaan BRTI sangat penting di industri telekomunikasi dan dibentuk berdasarkan amanat internasional yakni International Telecommunication Union (ITU) di bawah naungan PBB.

BRTI dibubarkan ini, lanjut Heru, juga akan menjadi catatan dunia internasional dan akan mempengaruhi investasi di sektor telekomunikasi.

Tidak adanya BRTI menjadikan Indonesia sebagai satu-satunya negara di ASEAN yang tidak memiliki badan regulasi telekomunikasi “independen”. “Independen” di sini merujuk pada peran untuk menjawab perubahan iklim bisnis telekomunikasi dari monopoli ke kompetisi.

Kompetisi membutuhkan adanya lembaga pengatur, pengawas, dan pengendali telekomunikasi yang bebas dari kepentingan pemerintah yang juga memiliki BUMN dan dari kepentingan pelaku usaha lainnya.

“Karena kembali ke era seperti jaman monopoli dulu, pemain telekomunikasi atau investor internasional ketar-ketir jika kompetisi tidak berjalan secara fair karena ‘wasitnya’ tidak ada lagi,” jelas mantan Komisioner BRTI ini.

Menurut nya, kembalinya fungsi regulator ke pemerintah membuat industri telekomunikasi Indonesia mundur ke 20 tahun belakang ketika industri dikembangkan secara monopolistik. (Icha)

Huawei Resmikan 2 HES Di Pusat Perbelanjaan Startegis Jakarta

0

Telko.id – Huawei baru saja meresmikan 2 HES atau Huawei High-End Experience Store di pusat perbelanjaan strategis di Jakarta. Yakni di Kota Kasablanka dan Mall Kelapa Gading 3 Jakarta. Target nya untuk memberikan pengalaman langsung bagi konsumen mencoba teknologi teranyar besutan produsen tersebut.

Apalagi, sejak satu tahun lalu, Huawei mewujudkan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem dan pengalaman tak terbatas yang dinyatakan melalui strategi 1+8+N. Strategi ini menghubungkan perangkat utama yakni smartphone dengan perangkat elektronik pintar lainnya untuk dapat saling terkoneksi secara seamless. Untuk itu, konsumen pun perlu merasakan langsung juga teknologi yang ditawarkan oleh produsen tersebut.

“Konsumen merupakan prioritas kami dalam berinovasi, hal ini sejalan dengan visi kami untuk mengkoneksikan masyarakat secara digital melalui teknologi tanpa batas. Aspirasi konsumen merupakan roda dan semangat untuk senantiasa mengembangkan inovasi teknologi kami. Menjawab antusiasme konsumen kami dalam merasakan pengalaman langsung mencoba teknologi teranyar besutan HUAWEI, kami bermitra dengan Erafone untuk menghadirkan dua HES yang berlokasi di Jakarta. Hingga saat ini, kami telah menjangkau konsumen Indonesia yang berada di 5 kota besar di Indonesia.” Ujar Fisher Jiang, Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia.

Untuk menarik konsumen hadir, terutama saat momen pembukaan ini, di tanggal 27-30 November 2020, konsumen dapat memperbaharui gadget dengan penawaran harga terbaik. Mulai dari cashback sampai dengan Rp 3.000.000 untuk sejumlah produk, seperti Huawei MateBook X Pro, IDR 29.999.000 now IDR 26.999.000 and get sleeve case also cashback.

Tidak hanya itu, akan ada flash sale, bundling, beragam promo, seperti kesempatan mengikuti Lucky Draw dengan minimum berbelanja sebesar 3 Juta Rupiah dan memenangkan hadiah voucher berbelanja, Huawei P30 Lite, Huawei Nova 3i, dan berbagai hadiah menarik lainnya.

Hasan Aula, Vice President Director Erajaya Group menyatakan, “Pembukaan dan peresmian 2 outlet Huawei High-End Experience Store (HES) ini merupakan sebuah selebrasi dari optimisme group kami dalam mengembangkan bisnis ritel. Kondisi bisnis dan perekonomian dipandang banyak pihak sebagai kondisi yang sangat menantang, kami tidak berhenti berinovasi dan berekspansi. Kami juga berbangga hati dapat bekerjasama kembali dengan HUAWEI untuk menyediakan dan memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan yang membutuhkan gadget dan ekosistem produk Huawei.”

Di kedua gerai khusus ini konsumen dapat mempelajari secara lengkap rangkaian gawai terbaru dari HUAWEI seperti rangkaian Huawei seri P40, Huawei MatePad Pro, dan Huawei MateBook Pro, serta Mate Xs.

Tidak hanya itu, untuk mendukung gaya hidup masa kini, HUAWEI juga menyediakan beragam smartwatch yang dapat membantu mengawasi kesehatan, serta beragam perangkat audio istimewa, seperti HUAWEI Watch GT2 Pro, Watch GT2e, WatchFit, HUAWEI FreeBuds 3 dan FreeBuds 3i.

Di gerai ini juga, Anda akan didampingi oleh asisten dengan pengetahuan terperinci atas seluruh produk HUAWEI, konsumen bebas berkonsultasi menentukan produk yang paling mengakomodasi gaya hidupnya. HES juga menghadirkan kelengkapan aksesoris pendukung bagi konsumen, mulai dari beragam kabel data, charger resmi dan berbagai kebutuhan lainnnya.

“Pelayanan prima, kenyamanan dan juga kelengkapan produk yang dihadirkan di gerai khusus ini merupakan prioritas kami. Kami harap dapat menjadi one stop gadget shopping destinantion bagi konsumen. Tentu kami juga akan terus berinovasi untuk menjangkau konsumen setia kami di kota-kota lain” Tambah Fisher Jiang.

Saat ini HUAWEI telah memiliki 12 HES di seluruh Indonesia. Konsumen Jakarta dapat mengunjungi di Kota Kasablanka, Mall Kelapa Gading 3, Mall Taman Anggrek, Pondok Indah Mall, Emporium Mall Pluit, dan juga Summarecon Mall Serpong di Banten. Bagi konsumen di daerah Jawa Barat dapat mengunjungi Bandung Electronic Center.

Kemudian konsumen di Sumatera Utara dapat mengunjungi Deli Park di Medan. Bagi konsumen Jawa Timur dapat mengunjungi keempat yang berada di Surabaya, yaitu Tunjungan Plaza, Mall Galaxy Mall 3, Pakuwon, dan Plasa Marina. (Icha)

XL Axiata Gandeng Vidio, Nonton Pun Jadi Lebih Banyak Pilihan!

0

Telko.id –  XL Axiata gandeng Vidio untuk memperkaya konten layanan premium yang bisa dinikmati para pelanggannya. Hal ini dilakukan untuk melanjutkan pengembangan bisnis layanan fixed broadband/fiber broadband “XL Home”.

“Kami memang ingin membawa XL Home menjadi one stop home entertainment bagi keluarga Indonesia. Dengan internet super cepat dan stabil dari XL HOME pelanggan bisa mengakses tayangan premium lokal maupun internasional terbaik di Vidio dengan lancar dan stabil langsung di TV. XL Axiata Gandeng Vidio ini jadi salah satu komitmen dari XL home untuk mewujudkan tujuan tersebut,” ungkap Abhijit Navalekar, Direktur Corporate Strategy & Business Development XL Axiata.

Menurut Abhijit, XL Axiata gandeng Vidio antara lain karena memiliki beragam tayangan dari saluran lokal, nasional, maupun internasional yang lengkap, termasuk juga siaran eksklusif sepakbola Liga 1 Indonesia, sinetron terlaris, dan original series lokal seperti Heart dan I Love You Baby yang lagi digemari.

Selain itu, Vidio juga memungkinkan pengguna internet di Indonesia untuk menikmati siaran 24 jam drama Korea, drama India, drama lokal, hingga film-film Hollywood, Bolywood, dan Asia. Tak lupa juga tersedia tayangan 24 jam ilmu pengetahuan dan anak-anak buat mereka yang telah berkeluarga. Bagi pengguna XL Home, fitur tersebut memberikan kebebasan lebih kepada pelanggan XL Home untuk memilih dan menonton konten semau mereka.

Baca juga : XL Home Kini Hadir di Medan, Di Rumah saja Pun Makin Asyik!

Dengan adanya XL Axiata Gandeng Vidio ini, pelanggan XL Home sekarang bisa menikmati tayangan Vidio di TV mereka tanpa hambatan kualitas koneksi internet. Khusus pelanggan baru, XL Home menawarkan promo HARGA TEMAN, yang memungkinkan pelanggan XL Home mendapatkan kecepatan internet up to 30Mbps, hanya dengan membayar IDR 199.000 per bulan selama 12 bulan, tanpa ada kenaikan harga.

Pelanggan baru XL HOME juga akan dapat menikmati berbagai tayangan Vidio melalui XL Home Entertainment Box. Caranya dengan mensinkronkan aplikasi Vidio di XL Home, dan kemudian pelanggan diberikan kebebasan untuk memilih mengaktifkan 3 bulan gratis pake Vidio Premier Gold, dimana pelanggan XL Home dapat menikmati serial dan film Indonesia terbaik, beragam drama Korea, serta Liga 1 dan tayangan olahraga lainnya.

Untuk mampu bersaing di pasar layanan home entertainment, selain menyediakan layanan internet rumah fiber optic yang super cepat dan stabil dengan harga yang sangat terjangkau, paket internet XL HOME juga sudah dilengkapi dengan XL Home Entertainment Box dengan teknologi Android terbaru.

Teknologi ini bisa mengubah TV biasa milik pelanggan menjadi smart TV yang bisa mengakses tayangan hiburan berkualitas tinggi dari mitra-mitra kelas dunia kami, seperti Netflix, CATCHPLAY+, iflix, serta saluran nasional dan internasional melalui aplikasi Vidio, hingga Youtube dan beragam aplikasi di Google Playstore.

XL Home memiliki tiga variasi paket, yaitu paket Family dengan harga Rp 349.000, paket Super User dengan harga Rp 499.000, dan paket Ultimate dengan harga Rp 999.000, dengan kecepatan mulai dari 100Mbps hingga 1Gbps, tanpa batas. Dengan kualitas akses yang seperti itu, memungkinkan pelanggan untuk bisa mengakses, mengirim maupun mengunduh data dengan ukuran besar, streaming music, video maupun film, hingga main game online tanpa hambatan.

Hingga akhir tahun ini, perluasan wilayah jangkauan jaringan XL Home terus dilakukan sesuai rencana. Pengembangan wilayah jangkauan ini merupakan respon atas terus meningkatnya minat masyarakat untuk bisa mendapatkan layanan internet yang lebih cepat dan stabil melalui fiber broadband di rumah.

Kini jangkauan XL Home telah melayani 11 kota, yakni Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bogor, Depok, Yogyakarta, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, dan Banjarbaru. (Icha)

3 Langkah Antisipasi Kominfo Agar Proyek Satelit SATRIA-1 Jalan Normal

0

Telko.di – Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan informatika tengah menyiapkan tiga langkah antisipasi untuk memastikan orbit satelit SATRIA-1 tetap bisa digunakan. Hal ini menanggapi ada nya berita yang beredar di masyarakat sehubungan dengan informasi yang dikeluarkan oleh https://www.spaceintelreport.com/.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate melakukan klarifikasi nya. “Berita pada tanggal 16 November tahun 2020 dengan judul berita ITU Board Reject Indonesia’s Deadline Extension Request For Satria Broadband Satelite. Berita tersebut sebetulnya telah diralat, telah diperbaiki, dikoreksi menjadi ITU Wants More Information before standing deadline for Indonesia’s Satria Broadband Satelite,” tuturnya.

Ditambahkan oleh Johnny bahwa “Pandemi Covid-19 memengaruhi pengadaan dan produksi Satelit SATRIA-1. Sehingga mengalami pengunduran jadwal penempatan pada orbit.

“Ternyata, Covid-19 juga berdampak kepada proses pengadaan dan produksi Satelit SATRIA-1 Satu. Yang sedianya direncanakan untuk ditempatkan di orbit pada bulan Maret tahun 2023, kemudian mengalami pengunduran jadwal,” ungkapnya dalam Konferensi Pers mengenai Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Satelit Multifungsi SATRIA yang berlangsung secara virtual dari Jakarta beberapa waktu lalu.

Satelit Satria-1

Atas pengunduran jadwal itu, Menteri Johnny menyatakan Pemerintah Indonesia mengusulkan dan meminta perpanjangan waktu penempatan satelit di orbit. “Selama 14 bulan yang kita perkirakan ya secepatnya atau paling cepat meletakkan satelit di orbit bisa dapat dilakukan pada Kuartal keempat tahun 2023,” jelasnya.

Tiga Langkah

Melalui konferensi pers virtual, Menteri Kominfo menegaskan kembali keyakninan bahwa Satelit SATRIA-1 akan tetap ditempatkan sesuai dengan orbit 146BT. “Dengan demikian, kita semua masih yakin bahwa Satelit Satria Satu akan ditempatkan di orbit sesuai tambahan waktu penempatan yang diminta oleh Indonesia,” ujarnya.

Meskipun demikian, selain meminta perpanjangan waktu, menurut Johnny, Indonesia juga telah mempersiapkan langkah alternatif agar orbit satelit 146BT tetap bisa digunakan Indonesia.

“Selain memohon perpanjangan waktu Indonesia juga mempersiapkan langkah-langkah alternatif untuk memastikan orbit satelit itu tetap bisa digunakan. Salah satu yang telah dilakukan oleh Kementerian Kominfo adalah beberapa langkah alternatif,” ungkapnya.

Langkah alternatif pertama menurut Johnny, Indonesia telah memiliki back up filing satelit yang sudah didaftarkan di ITU sebagai cadangan. “Nusantara PE1-A, apabila filing satelit PSN-146E tidak dapat digunakan lagi. Mudah-mudahan hal ini tetap masih bisa kita gunakan karena itu biasa terjadi di dalam industri ini,” tegasnya.

Menurut Johhny, proses pendaftaran dan penyelesaian koordinasi sudah dijalankan sejak lama. “Sehingga masalah koordinasi yang krusial  dengan negara-negara yang diwajibkan, banyak yang telah diselesaikan,” tandasnya.

Adapun langkah alternatif kedua yang disiapkan Kementerian Kominfo menurut Johnny, operator Satelit Indonesia dapat menyewa dan menempatkan Satelitte Floater dalam jangka waktu tertentu di slot orbit PSN 146-E untuk memenuhi kewajiban regulasi ITU. “Dengan demikian, filing PSN 146 E akan tepat tetap terjaga keberadaannya dan dapat digunakan oleh Satelit SATRIA-1,” tegasnya.

Menteri Kominfo menegaskan kembali tiga langkah yang disiapkan Indonesia untuk mengantisipasi pengunduran jadwal peluncuran akibat pandemi Covid-19. “Jadi, ada tiga langkah yang dilakukan oleh Indonesia, yang pertama sebagaimana biasanya melakukan usulan perpanjangan waktu penempatan satelit di orbit melalui argumentasi keadaan kahar atau force majeur dengan permohonan perpanjangan waktu 14 bulan, walaupun proses produksi kita bisa meletakkannya pada kuartal keempat tahun 2023,” jelasnya.

Adapun langkah kedua, menurut Johnny degan menyediakan back up filing satelit yang sudah disiapkan, “Dan yang ketiga menempatkan satelitte floater yang biasa juga digunakan di industri ini,” tambahnya.

Dengan tiga langkah itu, pengadaan dan penempatan Satelit SATRIA-1 dapat berlangsung baik. “Kepada masyarakat Indonesia, dapat saya sampaikan bahwa proses pengadaan dan penempatan Satelit SATRIA-1 berjalan seperti biasanya dan progresnya dari waktu ke waktu berkembang dengan baik,” tegasnya.

Satelit SATRIA-1 sangat strategis untuk Indonesia. Menurut Johnny Satelit Satria Satu dengan kapasitas 150 GB per second merupakan salah satu satelit terbesar di Asia yang digunakan melakukan percepatan digitalisasi di Indonesia.

“Untuk kepentingan Indonesia, satelit ini akan digunakan untuk pelayanan wi-fi di 150.000 titik layanan publik di seluruh Indonesia. Termasuk 93.900 titik layanan pendidikan untuk kepentingan pendidikan di Indonesia. Dan sisanya untuk kepentingan pelayanan pemerintahan sampai di tingkat desa dan mendukung kegiatan Kamtibmas di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Di akhir konferensi pers virtual, Menteri Kominfo mengklarifikasi adanya berita berkaitan dengan penolakan oleh ITU terhadap usulan Indonesia untuk penempatan Satelit SATRIA-1 di orbit satelit 146E.

“Berita itu dikoreksi, juga dikoreksi langsung oleh https://www.spaceintelreport.com/ bahwa Indonesia akan menyampaikan informasi tambahan untuk mendukung usulan Indonesia perpanjangan waktu penempatan satelit selama 14 bulan. Dengan peta rencana peluncuran dan penempatan satelit di orbit pada quartal keempat tahun 2023 sebagaimana yang terlebih dahulu sudah kami sampaikan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Satelit Satria Satu ini akan diletakkan di orbit 146 BT. Yang telah mendapat izin penempatan satelit adalah PSN 146E. Satelit ini perusahaan pembuatnya adalah Thales Alenia Space  (TAS) dan roket peluncurnya adalah SpaceX Falcon 95500 yang saat ini proses produksinya sedang berjalan. (Icha)

Yuk Intip Fitur Populer di Oppo Reno Series, Apa Saja Sih!

0

Telko.id – Apa sih yang membuat Oppo Reno banyak dicari konsumen? Atau ada yang sudah ingin beli tapi masih mempertimbangkan fitur populer di Oppo Reno Series? Ya, ternyata banyak faktor yang menjadi pertimbangan konsumen saat akan membeli perangkat smartphone.

Selain dari spesifikasi, desain, dan komposisi kamera, fitur yang tersemat di smartphonejuga menjadi salah satu penentu ketika konsumen akan menebusnya. Seringkali fitur-fitur di ponsel cerdas  hanya dianggap sebagai sebuah marketing gimmick semata untuk menarik calon konsumen, padahal hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Ada beberapa produsen yang memang menggarap fitur smartphone menjadi sebuah kekuatan utama dan pembeda dengan perangkat lain yang beredar di pasaran.

Salah satunya adalah Oppo yang serius menggarap lini seri perangkat terpopulernya saat ini yakni Reno series. Berbagai fitur yang dimiliki Oppo Reno series justru mendapat respon positif dari penggunanya. Seperti apa fitur-fitur yang banyak disukai konsumen tersebut, yuk kita bahas satu persatu dari setiap seri Reno yang ada.

Oppo Reno 10x Zoom

Oppo Reno 10x Zoom merupakan perangkat Reno generasi pertama. Perangkat ini membawa fitur yang kala itu sangat ditunggu-tunggu oleh konsumen yaitu 10x Hybrid Zoom. Teknologi 10x Hybrid Zoompertama kali diperkenalkan oleh Oppo pada perhelatan Mobile World Conggres (MWC) 2019 di Barcelona, Spanyol.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, tepat 4 bulan setelahnya, fitur ini mendarat dan digunakan pada perangkat Oppo Reno 10x Zoom. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk mengambil foto dari jarak jauh dengan hasil yang sangat jernih dan tanpa noise meski dilakukan perbesaran hingga 10 kali. Fitur ini bekerja dengan keberadaan sebuah lensa periskop,  seperti yang terdapat pada kapal selam, yang diletakkan dengan menggunakan teknik khusus ke dalam bodi perangkat smartphone nan tipis.

Oppo Reno2

Pada Reno generasi kedua, Oppo mengubah sorotan fitur utama kepada kemampuan videografi. Oppo Reno2 diperkenalkan dengan kehadiran fitur Ultra Steady Video. Fitur baru ini memadukan Optical Image Stabilization(OIS) dan Electronic Image Stabilization(EIS) serta pengembangan perangkat lunak dari Oppo yang menyajikan pengambilan gambar video anti guncangan.

Menariknya, Oppo pertama kalinya juga memperkenalkan aplikasi penyuntingan video terintegrasi SOLOOP. Lewat aplikasi ini pengguna dapat menyunting hasil rekaman video secara cepat dan hasilnya dapat dibagikan melalui media sosial.

OPPO Reno3

Di generasi ketiga Reno, Oppo kembali  dengan pendekatan lain untuk menarik perhatian konsumen yaitu melalui fitur pada kamera. Untuk pertama kalinya lagi, Oppo menyematkan 108MP Ultra Clear Image sebagai fitur unggulan pada perangkat ini.

Kamera Oppo Reno3 series dapat menghasilkan resolusi besar hingga ukurab 9024 x 12032 pixel. Oppo pun membuktikan fitur ini dengan menempatkan hasil jepretan foto dari perangkat Reno3 pada sisi luar Gedung Veteran RI di Jakarta Selatan. Foto tersebut menampilkan persona Oppo, Cinta Laura dan Yoshi Sudarso yang dicetak dengan ukuran memanjang ke bawah 20 x 40 meter.

OPPO Reno4

Perangkat terbaru Oppo Reno4 hadir dengan fitur yang berkaitan erat dengan fotografi dan videografi. Di seri ini, Oppo juga hanya fokus pada satu fitur saja yakni AI Color Portrait. Dengan fitur yang popular di kalangan anak muda ini, Oppo Reno4 dapat melakukan sebuah penyuntingan gambar yang sangat sulit dilakukan oleh konsumen pemula.

AI Color Portrait dapat membuat latar belakang gambar menjadi hitam-putih, sedangkan objek orang dalam foto akan tampil sesuai dengan warna aslinya. Uniknya, fitur ini dapat digunakan saat memotret atau merekam video.

Fitur video lainnya yang tak kalah menarik adalah AI Monochrome Video, yang secara prinsip dasar sama dengan fitur AI Color Potrait. Bedanyafitur ini dapat menghadirkan warna tertentu seperti merah, hijau atau biru untuk objek foto. Terakhir, Oppo juga membawa fitur AI Night Potrait untuk membantu pengguna menghasilkan foto potret memukau di malam hari.

Hampir seluruh fitur populer yang tersemat di lini seri Oppo Reno mendapat sambutan baik di sisi konsumen, terutama kalangan anak muda. Berkaca pada hasil ini, Oppo akan terus mengembangkan fitur-fitur menarik yang disesuaikan dengan tren dan gaya hidup anak-anak muda. Dari sejumlah rumor yang beredar, OPPO mulai menyiapkan keberadaan perangkat Reno generasi kelima.

Menurut perkiraan, perangkat ini akan membawa fitur-fitur yang masih berkutat pada optimalisasi kamera baik untuk keperluan fotografi maupun videografi. Patut disimak bagaimana nantinya fitur-fitur menarik akan muncul bersama dengan kehadiran perangkat Oppo Reno5. (Icha)