spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 861

IBM Bentuk Tim Elit Hybrid Cloud Demi Bantu Mitra Percepat Modernisasi

0

Telko.id – IBM bentuk tim elit Hybrid Cloud untuk membantu percepat modernisasi di seluruh ekosistem mitra nya di Indonesia. Langkah ini dilakukan karena banyak perusahaan yang membutuhkannya untuk migrasi dan modernisasi produk, layanan, dan berbagai kebutuhan lainnya dari ekosistem mitra, untuk seluruh lingkungan open hybrid. Namun, semua itu tidak mudah sehingga dibutuhkan tenaga yang expert di cloud ini. 

Tim elit  Hybrid Cloud ini akan menciptakan solusi canggih bersama dengan ekosistem mitra untuk melakukan modernisasi dan mengurangi beban kerja, sekaligus memasukkan fitur AI ke dalam perangkat lunak.

Dalam studi IBM Institute for Business Value (IBV) baru-baru ini yang dibuat berdasarkan masukan lebih dari 5.000 eksekutif global di seluruh industri, menemukan bahwa adopsi hybrid cloud – kombinasi public cloud publik, private cloud, dan on-premise – diperkirakan akan tumbuh sebesar 47 % dalam tiga tahun ke depan dan rata-rata organisasi akan menggunakan enam hybrid cloud

Laporan tersebut mencatat bahwa nilai bisnis dari pemanfaatan teknologi platform dan model operasional multicloud yang full hybrid, adalah 2,5 kali lebih besar dibandingkan nilai yang dihasilkan dengan pendekatan vendor cloud tunggal. Semua itu yang mendasari IBM membentuk tim elit Hybrid Cloud ini. 

Kondisi Indonesia selama Covid-19

Tim elit Hybrid Cloud dari IBM ini beranggotakan lebih dari 100 arsitek cloud, ilmuwan data (data scientists), pengembang cloud, spesialis keamanan siber, dan developer advocates yang bekerja sama dalam memberikan solusi teknologi canggih untuk mitra dan klien mereka. Tim tersebut juga memberikan saran untuk mitra tentang bagaimana cara terbaik agar bisa mempercepat transisi produk, layanan, dan penawaran lainnya ke lingkungan open hybrid cloud, termasuk di beberapa industri yang sensitif dengan aturan sangat ketat seperti layanan keuangan dan telekomunikasi.

Dengan keahlian tinggi dalam hal Microsoft Azure, IBM Cloud, AWS, dan lainnya, tim elit Hybrid Cloud dari IBM ini akan membantu ekosistem mitra meringankan beban kerja di seluruh platform dan penyedia cloud. Pada saat yang sama, tim ini juga senantiasa berupaya memasukkan pemanfaatan teknologi baru ke dalam solusi yang mereka tawarkan seperti AI, 5G, Kubernetes, blockchain, dan edge untuk mengoptimalkan operasi bisnis serta meningkatkan kinerja klien. 

Termasuk juga mengkaji penggunaan perangkat lunak hybrid cloud IBM, yang dibangun di atas Red Hat OpenShift dan dirancang agar bisa dioperasikan di mana saja – baik di on premiseedge, maupun cloud – untuk memaksimalkan pemanfaatan AI dalam pengembangan dan pencapaian target bisnis mitra.

“Tim elit Hybrid Cloud dari IBM ini membuktikan komitmennya dalam membantu ekosistem mitra dengan menghadirkan program baru, pendanaan tambahan, dan pendekatan ekosistem yang disederhanakan,” kata Novan Adian, Country Manager Partner Ecosystem, IBM Indonesia. 

Novan menambahkan bahwa tim elit ini juga akan membantu mitra mengatasi kendala dalam melakukan modernisasi dan pengurangan beban kerja cloud klien dengan menggunakan solusi AI di seluruh platform dengan berbagai penyedia layanan. “Banyak mitra menyampaikan kepada kami bahwa kinerja tim ini telah terbukti bermanfaat bagi klien mereka dan telah menjadi katalisator dalam memperluas ekosistem Hybrid Cloud IBM,” ungkap Novan puas. 

Penting nya Kolaborasi 

Dalam menjangkau pelanggan di Indonesia baik pelanggan komersial maupun enterprise, IBM Indonesia menggandeng beberapa mitra andalan termasuk PT Metrodata Electronics Tbk dengan Digital Business Platform Solutions dan Metrodata Managed Service Security Provider yang dibangun di atas teknologi IBM.

“Percepatan transformasi digital membawa tantangan untuk melakukan proteksi layanan bisnis yang bersifat menyeluruh (People, Process & Technology), itu sebabnya kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi penting,” ujar Edwin Putraoetama Octosa, Direktur PT Metrodata Electronics Tbk. 

Terlebih, keamanan layanan bisnis digital sendiri sudah menjadi “Digital Reputation” yang penting untuk dapat dipertanggungjawabkan oleh setiap perusahaan yang ingin mengembangkan layanan digital. 

“Kombinasi antara teknologi keamanan IBM yang sudah terbukti andal didukung kemampuan dalam pengimplementasian, dilengkapi dengan sarana Security Operations Center (SOC) serta Tenaga Ahli Bersertifikasi, membuat kami mampu mengembangkan solusi “Managed Service Security Provider,” khususnya untuk pelanggan Corporate dan Small Medium Business dalam menjaga keamanan bisnisnya,” ujar Edwin menambahkan.

Selain itu IBM Indonesia juga bekerja sama dengan Simian sejak tahun 2009, yang merupakan sebuah perusahaan teknologi yang berfokus pada data management sabagai kunci dalam mendorong proses digitalisasi, otomatisasi, dan kecerdasan buatan (AI). Solusi unggulan Simian yang menggunakan teknologi IBM antara lain adalah Simian Regulatory Platform, Simian Data Quality untuk digitalisasi berbasis AI dan Medallion Suite, yang banyak memanfaatkan DB2 database untuk memudahkan pelanggannya.

“Pentingnya transformasi di bidang perbankan membuat kami untuk terus berinovasi menyediakan solusi–solusi terbaik seperti kustodian dan wealth management. Untuk itu, adanya kolaborasi dengan IBM merupakan kunci utama dalam pertumbuhan bisnis kami dalam membantu pelanggan agar dapat tumbuh dan mengadopsi transformasi digital dengan lebih baik serta tepat pakai,” ungkap Andre Setijoso, Presiden Direktur Simian. 

Bagian dari investasi IBM sebesar USD 1T untuk ekosistem adalah layanan komplimentari Hybrid Cloud Build Team untuk membantu para mitra agar bisa memberikan ide-ide terbaik bagi pelanggannya melalui model pendekatan yang teruji seperti IBM Garage dan metodologi IBM Design thinking. 

Tim ini telah mendukung lebih dari 75 kegiatan yang bertujuan membantu mengarahkan mitra agar bisa beralih dan membangun lingkungan hybrid cloud berdasarkan pertimbangan strategis, teknikal, dan operasional. Selain bermitra dengan Metrodata dan Simian, Hybrid Cloud Build Team telah bekerja sama dengan berbagai mitra di dunia antara lain CitiusTech, Cylera, Intellect Design Arena, KPMG LLC (Canada), Liferay, dan PearlChain.

Hybrid Cloud Build Team biasanya membutuhkan antara lima sampai dua puluh minggu untuk membuat MVP atau prototype aplikasi, dan membantu membuka peluang masuk ke pasar yang signifikan untuk mitra yang berpartisipasi. (Icha)

XL Axiata Aplikasikan Open RAN Pada Jaringan Eksiting Di Ambon

0

Telko.id – XL Axiata aplikasikan teknologi Open RAN (Radio Access Network) pada jaringan eksiting di Ambon. Ini merupakan komitmen operator ini untuk terus mendukung pemerintah dalam melakukan pemerataan penyediaan jangkauan jaringan pita lebar ke seluruh Indonesia.

Diakui XL Axiata bahwa integrasikan ke jaringan yang sudah ada (existing network) di Ambon ini adalah yang pertama dilakukan oleh operator ini maupun pertama di Indonesia. “Dari implementasi ini kita bisa lihat apa saja case-case apa yang muncul. Dan ini menjadikan percontohan untuk kita melanjutkan ke wilayah lain,” ungkap I Gede Darmayusa, Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata.

Gede juga menambahkan bahwa ia berharap penerapan teknologi ini bisa menjadi solusi untuk pembangunan jaringan secara lebih efisien dan efektif khususnya di area-area pelosok luar Jawa.

Saat ini uji coba sedang berada pada tahap uji layanan, fungsionalitas, kapabilitas, dan performance. Progres uji coba test call pada jaringan 3G (CS fallback) dan OTT call di jaringan  4G juga telah berhasil dilakukan, dan saat ini dalam proses monitoring untuk kinerja dan kestabilan. Untuk uji coba ini XL melakukannya bersama Mavenir sebagai partner penyedia teknologinya.

XL Axiata Open RAN

Menurut Gede, pada tahun 2021 ini, XL Axiata berencana melakukan uji coba Open RAN dengan partner teknologi lainnya guna mendapatkan lebih banyak pilihan sebelum implementasi. Uji coba tersebut sekaligus guna membandingkan kualitas kinerja dan kemampuan dari partner teknologi. Proses selanjutnya setelah uji coba tahap awal ini adalah pilot project deployment Open RAN untuk memastikan lebih lanjut seberapa besar manfaat yang bisa dihadirkan teknologi ini.

“Ambon kami pilih sebagai lokasi uji coba Open RAN dengan pertimbangan bahwa area ini memiliki potensi bisnis yang cukup baik untuk ekspansi jaringan di masa mendatang. Dengan berhasilnya uji coba di Ambon membuka peluang implementasi Open RAN di seluruh area rural Indonesia, termasuk di Kawasan Indonesia Timur. Ini nanti memang akan kami terapkan guna mendukung upaya memperluas jaringan di peloso-pelosok daerah, termasuk dalam mendukung program pemerintah dalam penyediaan jaringan internet ke desa-desa terpencil,” lanjut Gede.

Teknologi Open RAN adalah teknologi perangkat radio akses yang mengadopsi konsep open interface, di mana operator dapat menggunakan kombinasi perangkat radio, seperti radio unit dan baseband, tanpa terikat pada salah satu merk/brand yang spesifik.

Dengan konsep Open RAN ini, diharapkan dapat mendorong tumbuhnya pemain baru pada perangkat radio akses yang saat ini hanya didominasi oleh beberapa partner penyedia teknologi saja. Dengan tumbuhnya pemain pemain baru, inovasi dapat berkembang lebih cepat dan membantu menurunkan beban perangkat dan operasional yang ditanggung oleh operator.

Teknologi Open RAN menawarkan potensi inovasi dan struktur harga yang lebih bersaing. XL Axiata berharap dapat memperluas jaringan dan layanan dengan biaya yang lebih sehat dan di saat yang sama tetap bisa memberikan kualitas layanan yang bagus bagi pelanggan. Dengan efisiensi beban biaya, operator akan bisa secara terus memperluas jaringan untuk bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas, bahkan untuk area area di pelosok.

“Dengan mengadopsi teknologi Open RAN ini ada potensi terjadi nya penghematan dalam pembangunan jaringan sampai 40% dengan melihat beberapa contoh di negara lain. Selain itu, ini juga potensi untuk mengembangkan industry lokal, sehingga kita tidak selalu bergantung pada perusahaan teknologi incumbent saja. Ini baik bagi Indonesia ke depannya,” ungkap Gede.

Selain itu, karena uji coba ini juga dilakukan dengan regulator atau pemerintah, maka Gede berharap juga ketika nanti ada regulasi terkait dengan penggunaan teknologi jaringan baru, dan hasil uji coba ini menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah. (Icha)

LinkAja dan Pemkot Kendari Lakukan Digitalisasi Layanan Sistem Pembayaran

0

Telko.id – LinkAja dan Pemkot Kendari lakukan kerjasama guna mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi di wilayah ini. Tujuan nya adalah untuk mengakselerasi percepatan dan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan transaksi nontunai di Kota Kendari, selain tentunya diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ada di Kota Kendari.

Kerjasama LinkAja dan Pemkot Kendari ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama tentang Digitalisasi Layanan Sistem Pembayaran menggunakan aplikasi LinkAja yang dilakukan oleh Walikota Kendari, H. Sulkarnain Kadir dengan Head of Government Project LinkAja, M Rendi Nugraha, yang berlangsung di Pantai Nambo Kendari, dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Ruang lingkup dari kesepakatan bersama ini antara lain penerapan pembayaran nontunai pada ekosistem pembayaran penerimaan daerah Pemerintah Kota Kendari yang meliputi pembayaran pajak dan retribusi daerah (termasuk PBB, dan Pajak Kendaraan Bermotor), serta dukungan pengembangan digitalisasi ekosistem mikro, pariwisata, dan UMKM di wilayah Kota Kendari.

Sulkarnain Kadir selaku Walikota Kendari mengatakan, “Kota Kendari adalah yang pertama di Sulawesi Tenggara untuk memulai program digitalisasi ini, kami bersepakat kemarin di November, Alhamdulillah, Februari ini sudah terealisasi dan tentu ini hanya langkah awal saja. Mudah-mudahan setelah terbentuknya TP2DD ini segera bergerak karena ini tim gabungan, kami disupport oleh Bank Indonesia, LinkAja, dan Bank Sultra sebagai Fasilitator Transaksi ini, ya mudah-mudahan nanti semakin banyak merchant yang bisa kita akses dan juga pelaku-pelaku usaha semakin banyak yang bisa terlibat dalam program digitalisasi transaksi Pemerintah Daerah.”

LinkAja dan Pemkot Kendari
Keterangan Foto : Walikota Kendari, H. Sulkarnain Kadir dengan Head of Government Project LinkAja, M Rendi Nugraha saat penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama tentang Digitalisasi Layanan Sistem Pembayaran menggunakan aplikasi LinkAja

“Sebagai uang elektronik nasional yang berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemandirian ekonomi, LinkAja telah secara konsisten melakukan berbagai kerja sama strategis untuk dapat menghadirkan layanan keuangan digital yang merata kepada seluruh masyarakat. Kerja sama LinkAja dengan Pemerintah Daerah Kota Kendari kali ini merupakan komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional melalui percepatan dan perluasan elektronifikasi transaksi pemerintah,” ungkap M Rendi Nugraha selaku Head of Government Project LinkAja.

Rendi pun menambahkan bahwa kerjasama LinkAja dan Pemkot Kendari ini diharapkan dapat menghadirkan kemudahan transaksi digital yang aman, nyaman, dan cepat bagi warga Kota Kendari, sekaligus mengoptimalkan pendapatan Pemerintah Daerah setempat.

Hingga saat ini, LinkAja telah menjalin kerja sama strategis dengan dengan Pemerintah Daerah di 13 kota dan provinsi di Indonesia, seperti Kota Cirebon, Kota Padang, Kota Bukittinggi, Provinsi Aceh, Kabupaten Lebak, Provinsi Sumatra Selatan, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Makassar, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Gorontalo, Kabupaten Banyuwangi, serta Kabupaten Bone Bolango, dengan fokus utama pada digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Untuk pembayaran pajak secara nontunai, baik Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), LinkAja telah hadir di lebih dari 67 Kota dan Kabupaten di seluruh Indonesia. Selain itu, LinkAja juga turut memberikan kemudahan transaksi elektronik di pasar tradisional, UMKM setempat, serta berbagai objek wisata lokal.

Untuk mempermudah kehidupan sehari – hari warga Kendari dan sekitarnya dalam bertransaksi, LinkAja dan Layanan Syariah LinkAja telah dapat digunakan sebagai metode pembayaran di berbagai modern retail (Megross, Tumaka Mart, Marina Swalayan, Arsa Mega Supermarket), pasar tradisional (Pasar Baruga, Pasar Mandonga), pusat oleh-oleh dan kuliner ternama (Atifah Mete, Fresh Time, Es Teler Koni, Odixy café, RM Ibu Dina), sarana pendidikan (SMK Telkom Kendari), sarana rekreasi wisata (pantai Nambo) dan lain-lain.

Hingga akhir Januari 2021, LinkAja telah memiliki lebih dari 65.000.000 pengguna terdaftar dan telah dapat digunakan di lebih dari 1,000,000 merchant lokal dan lebih dari 349,000 merchant nasional di seluruh Indonesia, 233 moda transportasi, lebih dari 674 pasar tradisional, lebih dari 42,000 partner donasi digital, 5.000 online marketplace, pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari hari seperti pulsa telekomunikasi, token listrik, tagihan rumah tangga, iuran BPJS, hingga berbagai layanan keuangan lainnya seperti transfer ke semua rekening bank dan tarik tunai tanpa kartu.

Selain itu, LinkAja juga dapat digunakan di lebih dari satu juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital.

Layanan Syariah LinkAja sebagai uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk memfasilitasi berbagai jenis pembayaran sesuai kaidah syariat Islam telah dapat digunakan di seluruh ekosistem LinkAja dan memiliki ekosistem khusus Syariah, yang mencakup masjid, lembaga amil zakat, pusat kuliner halal, modern retail lokal, pesantren, bank syariah, sekolah Islam, dan Universitas Islam.

Hingga saat ini Layanan Syariah LinkAja telah memiliki lebih dari 1,8 juta pengguna, yang akan terus meningkat sejalan dengan adanya komitmen dari beberapa partner strategis seperti Pemerintah Daerah dan institusi lainnya untuk berkolaborasi demi perluasan ekosistem digital Syariah di seluruh Indonesia. (Icha)

Kirim Angpao Imlek, Pakai DANA XiapCuan Ada Hadiah nya!

0

Telko.id – DANA XiapCuan adalah program terbaru dari fintech DANA untuk mengambil peluang dari para penggunanya yang ingin membagikan angpao Imlek. Program ini memanfaatkan salah satu fitur DANA yang paling digemari, yaitu transfer antar pengguna (P2P Transfer).

Setiap transaksi yang berkaitan dengan Imlek, pengguna akan mendapatkan token. Untuk mendapatkan token, pengguna harus melakukan pengiriman uang ke pengguna berbeda dengan maksimum 5 token per pengguna. Pengguna hanya bisa menerima DANA Angpao dari token yang berasal dari program Imlek. Pengguna juga dapat memanfaatkan DANA Angpao untuk mendapatkan hadiah yang telah disediakan seperti emas batangan hingga cashback.

“Kami berharap program DANA XiapCuan pada Imlek tahun ini bisa menjadi solusi bagi pengguna yang ingin berbagi ke sesama dan bisa sesukses tahun lalu yang mencatatkan pertumbuhan transaksi hingga 20 kali lipat,” ujar Vince Iswara, CEO dan Co-Founder DANA dalam konferensi pers daring pada Selasa (9/2/2021).

DANA XiapCuan
Vince Iswara – CEO dan Co-Founder DANA dalam konferensi pers daring pada Selasa (9/2/2021)

Lewat program ini, DANA ingin mendorong  budaya transaksi digital yang aman, mudah dan menyenangkan, sekaligus menjaga roda perekonomian rakyat tetap berjalan di tengah kondisi pandemi. Program ini juga diharapkan dapat menjadi media berbagi dan gotong royong di mana penguna bisa memberikan angpao secara contacless dengan memanfaatkan fitur P2P Transfer secara real time.

Vince menambahkan, secara umum, penggelaran program-program digital seperti DANA XiapCuan merupakan representasi dari makin membudayanya pemanfaataan teknologi digital di kalangan masyarakat luas. Budaya ini makin menjangkau hampir semua segmen dan lini kehidupan.

Pesatnya perkembangan teknologi yang ditunjang perluasan jaringan komunikasi data hingga ke pelosok daerah, serta tuntutan untuk beradaptasi di masa pandemi, menjadi alasan kian lekatnya teknologi digital dalam keseharian masyarakat.

Merujuk pada hasil studi berbagai lembaga survei internasi, teknologi digital diyakini dan direkomendasikan untuk bisa menjadi mesin pemulihan dari dampak pandemi Covid-19. Salah satu lembaga tersebut, yaitu Bolton Consultant Group (BCG), bahkan memprediksi pembayaran digital makin diminati di Asia Tenggara dan meningkat hingga mencapai 84% pada 2025.

Prediksi tersebut tidak berlebihan jika melihat pencapaian dompet digital Indonesia, DANA, yang kini memiliki 50 juta pengguna dibandingkan tahun lalu 40 juta pengguna.

“Terus bertambahnya jumlah pengguna dompet digital DANA menandakan teknologi DANA yang adaptif dan inklusif semakin diterima oleh masyarakat luas. Ini juga menjadi sinyal positif untuk membangun optimisme bahwa teknologi digital dengan konektivitas tinggi dan inklusif akan makin membudaya dan menjadi andalan untuk mendukung setiap transaksi di kalangan luas,” ujar Vince.

DANA pun meyakini manfaat dan penggunaan teknologi finansial digital ke depannya akan makin meluas jika melihat perkembanang perluasan jaringan broadband yang terus dilakukan oleh pemerintah dan pelaku industri hingga ke daerah-daerah yang selama ini belum terkoneksi dan belum bisa memanfaatkan komunikasi data.

Bisnis Fintech 2021

Vince menyakini bahwa bisnis fintech seperti DANA akan tetap baik bisnis nya di tahun 2021 ini. Jika merujuk pada kinerja tahun lalu, DANA sendiri sampai awal Desember 2020 sudah memiliki 50 juta pengguna.

“Kita apresiasi ini karena pengguna tetap setia dan bertambah. Transaksi juga naik 100 persen pada 2020,” ungkap Vincent.

Pertumbuhan pada tahun lalu, menurutnya, sebagian besar berkat peningkatan kualitas layanan dan berbagai inovasi produk. Selain itu, DANA pun aktif mengajak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk menggunakan layanan digital.

DANA pada tahun lalu berhasil menambah 150 ribu UMKM baru. “Semakin banyak UMKM yang kami ajak untuk digitalisasi. Hal ini sesuai dengan gerakan nasional pemerintah seperti program bangga buatan Indonesia dan QRIS dari Bank Indonesia,” jelas Vincent.

Ia pun meyakini industri fintech termasuk DANA akan terus berkembang ke depan, termasuk untuk tahun ini. Hal ini melihat perubahan dan perkembangan digital di Tanah Air yang semakin cepat. Semakin banyak pemain fintech, katanya, akan membantu penetrasi digitalisasi di Indonesia.

“Semakin banyak pemain maka edukasi ke masyarakat akan lebih mudah dan cepat. Penetrasi di Indonesia sudah lumayan baik untuk digitalisasi, dan di 2021 ini juga akan semakin baik lagi. Saya optimis kami akan terus tumbuh tahun ini,” tutup Vincent. (Icha)

Galaxy Smart Tag, Cari Barang Penting Pun Jadi Mudah!

0

Telko.id – Anda sering kelupaan saat menyimpan kunci, smartphone atau barang penting lainnya? Tenang, kini ada Galaxy SmartTag yang akan menemukan barang tersebut dengan mudah dan cepat. Seperti apa sebenarnya kerjanya? 

Masa new normal membuat kita seringkali beraktivitas secara multitasking. Banyaknya aktivitas ini terkadangmembuat kita lupa dengan beberapa barang yang kita miliki, di mana tempat kita terakhir menyimpannya, terlebih jika barang-barang tersebut bentuknya mungil. 

Mengetahui hal tersebut, Samsung memberikan solusi kepada para multitasker untuk memantau benda-benda yang dimiliki dengan Galaxy SmartTag. Perangkat mungil namun pintar pada Galaxy Ecosystem ini telah terintegrasi dengan aplikasi SmartThings, sehingga barang-barang pribadi dapat diorganisir dan ditemukan secara cepat dan mudah lewat smartphone, sekalipun barang tersebut bukanlah barang IoT atau elektronik.

“Kami mengerti begitu berharganya waktu dalam keseharian Anda yang memiliki tingkat kesibukan tinggi. Kehilanganbarang penting pasti tidak menyenangkan, ditambah kerepotan saat mencarinya. Samsung terus berinovasi dengan memberikan solusi efektif agar Anda dapat terus multitasking tanpa gangguan. Galaxy SmartTag ini hadir untuk menjadi solusi dalam mengorganisir dan melacak di mana barang berharga yang dimiliki tanpa harus mengorbankan waktu berharga Anda,” ungkap Leo Hendarto Marathon, Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia. 

Cukup mengaitkan perangkat mungil ini pada barang penting Anda, seperti memasang atau menggantungkannya pada benda-benda berharga seperti dompet, kunci mobil, sepeda terbaru, koper saat bepergian, bahkan binatangpeliharaan tersayang. Semua barang (atau hewan) tersebut langsung terkoneksi ke smartphone Galaxy Anda, begitu Anda menekan tombolnya. 

Secara otomatis perangkat ini akan mengirim notifikasi “Tag in Devices Connection” pada aplikasi SmartThings. Setelahnya, tinggal gunakan SmartThings untuk melacak keberadaan barang berharga Anda.

Saat hendak melacak keberadaan barang yang hilang, perangkat ini menggunakan teknologi bluetooth low energy (BLE) yang memberikan sinyal kepada SmartThings Find pada aplikasi SmartThings secara offline. 

Pilih “Search Nearby” pada SmartThings Find maka secara langsung perangkat ini dan BLE akan terkoneksi untuk mengaktifkan BLE “Find Mode”. Pada perangkat Galaxy Anda, akan muncul grafik lingkaran berwarna hijau yang akan berubah lebih besar jika sinyal keberadaan Galaxy SmartTag dengan Anda semakin dekat.

Bagaimana jika lupa di mana terakhir meletakkan kunci? Kini tidak perlu lagi membongkar seisi rumah. Solusinya mudah – buka aplikasi SmartThings, tekan tombol Ring untuk “memanggil” kunci tersebut melalui notifikasi suara yang dihasilkan oleh Galaxy SmartTag, dan dekati arah bunyi suara untuk menemukannya.

Sesama perangkat smartphone Galaxy pun dapat membantu menemukan SmartTag milik Anda yang hilang di tempatyang jauh dengan fitur Galaxy Find Network. Saat Galaxy SmartTag berada jauh dari smartphone Anda selama 30 menit, Galaxy SmartTag dengan BLE memberikan sinyal kepada SmartThings Find di perangkat-perangkat Galaxy di sekitarnya, yang kemudian mengirimkan sinyal tersebut ke perangkat Galaxy Anda, memudahkan Anda mencarilokasi SmartTag. 

Dan fitur Private ID memastikan bahwa sepanjang SmartTag mengirimkan sinyal BLE, ia akan membentuk sebuah ID rahasia yang terus berubah membuat data-data Anda tetap terjaga. Hasilnya, Galaxy SmartTag bisa ditemukan melalui perangkat Galaxy lainnya tanpa perlu takut data-data pribadi diketahui orang lain.

Perangkat mungil ini tidak hanya dapat mendampingi barang berharga, tetapi juga membantu mencari perangkat pintar pengguna. Dengan menekan tombol sebanyak dua kali, SmartTag akan memunculkan notifikasi suara di smartphone ataupun tablet Anda. Hal ini sungguh memudahkan pengguna, seluruh perangkat Galaxy menjadi satu kesatuan untuk memberikan pengalaman yang seamless.

Memanfaatkan teknologi dan inovasi adalah salah satu cara terbaik untuk mengoptimalkan kegiatan sehari-hari Anda. Dengan Galaxy SmartTag, Anda dapat berangkat ke kantor tanpa harus tertunda untuk mencari letak kunci mobil, bepergian tanpa takut kehilangan koper, serta bermain bersama keluarga dan peliharaan kesayangan Anda dengan tenang. Dapatkan kebahagiaan dan ketenangan diri Anda karena segalanya telah tertata lebih maksimal dengan Galaxy SmartTag yang dibandrol seharga Rp.399.999 ini. (Icha)

Keren, Puluhan Prototipe Solusi IoT Berhasil Dibuat Pelajar Madrasah

0

Telko.id – Puluhan Prototipe Solusi IoT (Internet of Things) berhasil tercipta dari tangan para pelajar madrasah peserta program inkubasi Akademi Madrasah Digital 4.0. Ini merupkan hasil para pelajar ikut inkubasi selama tujuh bulan di bawah bimbingan XL Axiata  dan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag). 

Dalam inkubasi tersebut, para pelajar diberikan pengetahuan dan keahlian mengenai pemanfaatan teknologi digital yang bisa dimanfaatkan untuk menjawab problem sosial di masyarakat serta meningkatkan produktivitas dunia usaha.

“Melalui program ini, para pelajar mendapatkan materi dari para para ahli mengenai dinamika industri sesuai yang ada saat ini di mana pemanfaatan teknologi digital semakin luas di berbagai bidang. Mereka juga mendapatkan bimbingan tentang bagaimana menelurkan ide, mendesain suatu perangkat, hingga pengetahuan dasar teknik perancangan IoT. Pastinya semua materi itu adalah hal baru bagi peserta, tetapi ternyata mereka bisa menyerapnya dengan cepat,” ungkap Tri Wahyuningsih, Group Head Corporate Communication XL Axiata.

Keterangan : Acara inkubasi Akademi Madrasah Digital 4.0 yang diadakan secara virtual

Tri Wahyuningsih menambahkan, inkubasi yang dilaksanakan sejak Juli 2020 tersebut diikuti oleh 110 pelajar dari 22 Madrasah Aliyah. Para pengajar merupakan ahli dari Laboratorium IoT X-Camp milik XL Axiata. 

Baca juga : Tingkatkan Kualitas Kopi Kini Bisa Pakai Solusi IoT Lho!

Guna menyesuaikan dengan protokol kesehatan terkait Covid-19, program ini dilaksanakan secara daring. Para peserta mengikuti dari rumah atau sekolah masing-masing yang tersebar di 22  kota/kabupaten, di 10 provinsi. Karena itu, proses ini cukup menantang karena idealnya inkubasi dilaksanakan dalam satu lokasi sehingga proses bimbingan bisa berjalan secara intensif.

Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah, A. Umar menyebut, program Akademi Madrasah Digital adalah bentuk respon untuk melakukan proses transformasi digital di madrasah. Hadirnya program ini menjadi momentum bagi siswa-siswi madrasah untuk unjuk kemampuan di Bidang Teknologi. Konsep pembelajaran yang diberikan kepada siswa siswi madrasah melalui Akademi Madrasah Digital yaitu pembelajaran soft skill dan pendampingan pengembangan prototipe

Ada lebih dari 1.300 peserta dari 250 Madrasah Aliyah mengirimkan makalah tentang IoT. Seleksi dilakukan untuk mengetahui tingkat keseriusan peserta, aspek originalitas, dan seberapa realistis ide-idenya dapat diwujudkan. Hasilnya, terpilih 22 kelompok peserta, yang terdiri dari 110 pelajar untuk mengikuti inkubasi di dalam program Akademi Madrasah Digital tersebut.

Dengan disiplin yang ketat, program ini bisa selesai tepat waktu dan berhasil mendukung para pelajar menciptakan puluhan prototipe solusi IoT. Total tercipta sebanyak 22 prototipe solusi IoT dengan ide yang sangat beragam, sesuai dengan kebutuhan aktual di masyarakat sekitar mereka, baik terkait dengan persoalan social, maupun kebutuhan usaha atau bisnis. Misalnya adalah terkait dengan meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan, penanganan sampah dan limbah, pencegahan penularan Covid-19, pencegahan kebakaran, penghematan energi, hingga penjernih udara.

Dari semua karya prototipe solusi IoT para pelajar, terpilih tiga karya terbaik, yaitu solusi IoT bernama “Skyrone” untuk pemantauan lahan jagung, karya Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendikia dari Tanah Laut, Kalimantan Selatan, meraih predikat sebagai The Most Innovative. 

Selanjutnya, “Mustech” sebagai solusi monitoring suhu dan kelembaban jamur tiram karya MAN 2 Majalengka, sebagai The Most Marketable. Terakhir, “Aquiots” berupa solusi sistem aquatiponik bagi urban farming, karya MA Darussalam Jombang sebagai The Most Applicable.

Selain itu, terpilih juga dua solusi terbaik lainnya yang mendapatkan predikat Top Contender, yaitu “E-Clear” untuk monitoring dan pemilahan sampah menggunakan teknologimachine learning, karya MAN 2 Nganjuk. Satu lagi adalah “Medi Gate”, solusi untuk membantu pembatasan jumlah pengunjung di suatu tempat guna mencegah penyebaran Covid-19, karya MAN 2 Kudus.

Ketiga pemenang kategori terbaik berhak mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp 15 juta dari Kementerian Agama dan modem berserta paket data sebesar 20 GB selama 1 tahun dari XL Axiata. Untuk dua pemenang Top Contender masing-masing berhak mendapatkan uang tunai Rp 10 juta dari Kemenag dan modem serta paket data XL sebesar 20 GB selama 1 tahun.

Bagi 17 kelompok peserta lainnya tetap akan memiliki kesempatan meraih predikat The Most Attractive Idea untuk 5 kelompok, yang masing-masing akan mendapatkan hadiah Rp 5 juta dari Kementerian Agama dan modem berserta paket data sebesar 20 GB selama 1 tahun.

Secara umum, program Akademi Madrasah Digital dirancang secara khusus dengan melihat kebutuhan para pelajar Madrasah Aliyah di Indonesia. Program menyediakan serangkaian pelatihan online melalui http://madrasah.elearn.id/ dan offline yang diisi dengan sederet materi pendukung. XL Axiata memberikan dukungan berupa antara lain menyediakan karyawan dengan keahlian khusus dan berpengalaman sebagai pengajar dan pembimbing. (Icha)

Xiaomi Mi 11 Resmi Hadir, Andalkan Hardware dan Software Kamera

0

Telko.id – Xiaomi Mi 11 resmi diluncurkan secara global hari ini. Yang diandalkan adalah hardware dan software kamera yang canggih. Ibarat studio film yang berada disaku Anda. Yang dibenamkan antara lain chipset Qualcomm Snapdragon 888, kamera belakang triple 108MP, audio sinematik, dan pengisian nirkabel 50W.

Mari kita bahas kamera nya terlebih dahulu terutama kenapa sampai brand ini bisa disebut sebagai studio film. Yang pertama, Xiaomi Mi 11 ini memiliki tiga kamera 108MP dan banyak mode film AI tingkat lanjut.

Produk ini menjanjikan akan mempermudah Anda sebagai sutradara film dengan pengaturan tiga kamera belakang. Memiliki sensor kamera sudut lebar 108MP resolusi tertinggi di dunia untuk penembak utamanya, Mi 11 menangkap gambar sebening kristal dengan detail memesona yang hanya sebanding dengan DSLR kelas profesional atau kamera mirrorless. 

Kamera sudut ultra lebar 13MP dan lensa telemakro 5MP melengkapi pengaturan kamera belakang, menawarkan bidikan lanskap dan detail yang mengesankan dengan bokeh yang brilian. Di bagian depan, kamera depan berlubang 20MP meminimalkan bezel di homescreen sekaligus memastikan pengguna tampil terbaik saat berswafoto atau mengobrol video dengan teman.

Tiga lensa unggulan dari Xiaomi Mi 11

Yang menarik, kamera yang ada didukung pula dengan fitur baru untuk fotografi dan videografi. Kemampuan mode malam yang ditingkatkan dengan menawarkan mode malam foto tidak hanya pada satu, bukan dua, tetapi tiga kameranya: primer, ultra-lebar, dan depan. 

Beragam keunggulan kamera Xiaomi Mi 11

Teknologi mode malam video di Xiaomi Mi 11 ini pun mampu mengurangi kebisingan tingkat RAW untuk pengambilan gambar malam yang lebih cerah. Enam fitur AI cinema satu klik membuat pengambilan gambar berseni menjadi mudah, dari Parallel World – yang menduplikasi dan membalikkan adegan Anda untuk memberikan tampilan dunia cermin – hingga Membekukan Video Bingkai – yang membekukan dan mengkloning bingkai video untuk menciptakan ilusi yang menjadi bagian dari video Anda dibekukan dalam waktu. 

Penggemar film sejati akan menghargai mode Magic Zoom, menciptakan ilusi kamera secara bersamaan memperbesar dan memperkecil adegan, trik yang awalnya dipopulerkan melalui film thriller.

Smartphone ini pun ekarang menawarkan kontrol pemotretan tingkat studio dengan perekaman HDR10 + dan mode Pro Time-lapse baru, yang mampu menyesuaikan kecepatan rana, ISO, bukaan, dan EV untuk menangani bahkan situasi pencahayaan yang paling menantang. Kontrol tingkat studio juga meluas ke pengeditan dengan fitur AI canggih, termasuk AI Erase 2.0 yang memungkinkan pengguna untuk menghapus objek atau garis yang tidak diinginkan dari gambar dengan satu klik mudah.

Layar Berkualitas WQHD+

Layar juga menjadi andalan Xiaomi Mi 11. Dengan menggunakan AMOLED DotDisplay 120Hz 6.81” membuat apa yang dilihat melalui kamera, akan terlihat seperti aslinya. Layar Xiaomi yang paling canggih bersinar dengan resolusi WQHD + ultra-tinggi, dan teknologi warna 10-bit, memungkinkan kejernihan menakjubkan dan transisi warna yang mulus. Kesederhanaan memenuhi kenyamanan dengan teknologi Resolusi Supernya, yang meningkatkan video resolusi rendah ke kualitas WQHD + tanpa khawatir konsumsi data meningkat.

Anda pun akan berselancar dengan nyaman dan cepat karena smartphone ini memiliki 120 Hz refresh rate dan 480Hz touch sampling rate. Ditambah lagi, produk ini didesain dengan keempat tepi nya yang melengkung secara halus. 

Namun, sudah dilindungi dengan Corning Gorilla Glass Victus sehingga lebih tahan ketika tidak sengaja terjatuh. Plus ada lapisan akhir ganda anti-silau buram yang menangkap cahaya, bukan sidik jari, dan akan tersedia dalam dua varian warna: Midnight Grey dan Horizon Blue2.

Kinjera yang Andal

Xiaomi Mi 11 adalah ponsel pertama yang menggunakan Qualcomm Snapdragon 888. Chipset ini mengubah standar pemrosesan premium dengan GPU Adreno 660, mesin Qualcomm AI generasi ke-6, dan modem X60 – memadukan teknologi AI dengan konektivitas 5G.

Selain itu juga memiliki  teknologi proses 5nm menjadikan Xiaomi Mi 11 lebih cepat, lebih bertenaga, dan lebih efisien daripada pendahulunya. Perangkat ini tidak hanya mendukung game 2K / 120fps / HDR, tetapi juga mengusung desain octa-core, dan inti ultra-besar Arm Cortex-X1 yang meningkatkan kinerja secara dramatis. Semua itu sementara LPDDR5 3.200MHz memastikan kecepatan transfer data luar biasa yang telah meningkat dari 5.500Mbps menjadi 6.400Mbps.

Dilengkapi dengan sistem pembuangan panas LiquidCool terbaru, perangkat ini dengan mudah menangani permainan ekstrem dan operasi berkapasitas tinggi lainnya sambil tetap dingin. Pada saat yang sama, 4600mAh (typ), kombinasi tiga kali lipat yang mengejutkan dari kabel 55W, nirkabel 50W dan pengisian balik 10W4 dan pengisi daya GaN 55W yang kompak namun kuat yang disertakan dalam kotak, memastikan bahwa Mi 11 tetap bertenaga untuk setiap petualangan kehidupan. 

Gunakan MIUI 12.5

Xiaomi Mi 11 ini sudah menggunakan MIUI 12.5. Sebuah pembaruan perantara berdasarkan MIUI 12 dengan fokus kuat pada pengoptimalan sistem. Setelah perombakan total pada UI sistem, penggunaan CPU-nya berkurang hingga 22% sementara konsumsi daya – hingga 15%, memastikan kinerja dan grafik tanpa gesekan.

Ini paling terlihat dalam gerakan layar yang sekarang akan lebih mulus dari sebelumnya. Di sistem sebelumnya, gestur dan tugas lain dirender pada satu thread yang menghasilkan antrean tugas yang bersaing untuk penggunaan CPU. Secara alami, dalam skenario ini, tugas yang berlebihan dapat menyebabkan kelambatan. Namun, di MIUI 12.5, isyarat menerima utas khusus, memastikan tidak ada tugas lain yang akan mengganggunya, dan menjamin respons instan.

Sorotan lain dari MIUI 12.5 adalah aplikasi sistem yang tidak dapat dihapus. Sebagian besar aplikasi di sistem baru dapat dicopot pemasangannya, sementara sejumlah kecil aplikasi yang terukir di inti sistem dapat disembunyikan.

Batch pertama perangkat akan mulai menerima pembaruan MIUI 12.5 pada Q2, 2021, itu akan mencakup: Mi 10T, Mi 10T Pro, Mi 10, Mi 10 Pro, Mi 11. Gelombang kedua akan mencakup 11 perangkat Xiaomi lainnya. Jadwal rilis untuk perangkat lain akan dipublikasikan secara bertahap di MIUI.com.

Xiaomi Mi 11 hadir dalam dua varian penyimpanan: 8GB + 128GB dan 8GB + 256GB dengan peningkatan LPDDR5 3200MHz RAM + penyimpanan UFS 3.1. Mulai dari € 749 atau sekitar Rp.12.7 juta dan € 799 atau sekitar Rp.13.5 juta. Nah yang menariknya, kini Xiaomi memberikan garansi dua tahun gratis, dua kali lipat dari yang biasanya ditawarkan untuk flagships. Selain itu, pengguna berhak mendapatkan layanan perbaikan gratis satu kali di Pusat Layanan Xiaomi setempat selama dua belas bulan pertama setelah pembelian.

Spesifikasi Xiaomi Mi 11

Display6.81” AMOLED quad-curve DotDisplay with TrueColor 
20:9 Aspect ratio, WQHD+ 
120 Hz refresh rate 
480Hz touch sampling rate 
Color contrast ratio: 5,000,000:1 (typ) 
900nits (typ), 1500nits max brightness (typ) 
Color gamut: Supports DCI-P3 Color accuracy: JNCD≈0.38,△E≈0.41
10-bit color depth
HDR 10+, SGS Eye Care Display Certification 
ColorAnti-glare frosted glass: Midnight Gray/ Horizon Blue
BodyCorning® Gorilla® Glass Victus™
Dimensions164.3mm x 74.6mm x 8.06mm 196g(glass)
PerformanceQualcomm® Snapdragon™ 888 
5nm power-efficient manufacturing process 
Octa-core design, ultra-large core Arm Cortex-X1
AdrenoTM 660 GPU, 6th generation Qualcomm® AI engine
X60 modem for lightning-fast 5G connectivity
Enhanced LPDDR5 3200MHz RAM + UFS 3.1 storage
Variants: 8GB+128GB, 8GB+256GB 
Rear camera108MP wide-angle camera
1/1.33” sensor size, f/1.85, 7P lens – OIS, AF
0.8μm pixel size, 1.6μm 4-in-1 Super Pixel   
13MP ultra-wide angle camera   
123° FOV, f/2.4 aperture  
5MP telemacro camera 
f/2.4, AF (3cm-10cm) 
Front camera20MP in-display selfie camera
0.8μm pixel size 
1.6μm 4-in-1 Super Pixel 
f/2.4 aperture 
ConnectivityDual SIM, dual 5G standby  
Wi-Fi 6 
Multi-functional NFC and IR blaster 
USB Type-C 
UnlockIn-screen fingerprint sensor with heart rate monitoring  
Face unlock 
Charging4,600mAh (typ) battery 
55W wired and 50W wireless fast charging 
10W reverse wireless charging 
AudioDual speakers, SOUND BY Harman Kardon  
Hi-Res Audio Certification 
Hi-Res Audio Wireless Certification 
MotorX-axis linear vibration motor
SystemMIUI 12 based on Android 10
Storage variants8GB+128GB 
8GB+256GB 

(Icha)

Sttt GoGreener Carbon Offset Punya Fitur Baru Lho!

0

Telko.id – GoGreener Carbon Offset kini menambah fitur baru. Pengembangan fitur yang dilakukan tersebut untuk semakin memudahkan pelanggan dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan. Apa saja fitur baru nya?

GoGreener Carbon Offset menambah empat jenis jejak karbon untuk diserap. Selain menyerap jejak karbon kendaraan bermotor, sekarang pelanggan juga dapat mendukung penyerapan jejak karbon pada barang elektronik seperti televisi, AC, kulkas, dan laptop.

Lalu, melakukan penambahan wilayah penanaman dengan penambahan dua lokasi baru di wilayah Semarang dan Surabaya. Hal ini sebagai penegasan komitmen Gojek untuk menggandakan jumlah pohon yang ditanam oleh konsumen di total lima lokasi di Indonesia. 

Pengembangan fitur ini melengkapi layanan yang telah ada sebelumnya, yaitu; (1) kalkulator karbon ilmiah yang merujuk pada Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) dan rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, (2) konversi hasil perhitungan jejak karbon ke jumlah pohon yang dibutuhkan, hingga (3) monitoring dashboard untuk melihat status kesehatan pohon, yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun. 

Baca juga : Ingin Ikut Melestarikan Lingkungan? Pakai GoGreener Carbon Offset Saja!

“Pengembangan fitur ini tidak lepas dari tingginya antusiasme para pelanggan terhadap fitur GoGreener Carbon Offset di aplikasi Gojek. Hal ini dibuktikan dengan tercapainya target penanaman pohon dalam kurang dari tiga bulan sejak diluncurkan, bahkan target pohon untuk wilayah DKI Jakarta telah tercapai hanya dalam satu bulan,” ungkap Tanah Sullivan, Group Head of Sustainability Gojek.

Selanjutnya, Tanah juga menyebutkan bahwa penambahan pilihan jejak karbon lainnya seperti jejak karbon dari penggunaan televisi, AC, kulkas dan laptop, seiring dengan kondisi pandemi COVID-19 di mana kebiasaan bekerja dan belajar dari rumah lebih relevan.

Tanah pun kembali mempertegas pentingnya transparansi dalam fitur GoGreener Carbon Offset melalui monitoring dashboard. Menurutnya, untuk membangun perilaku baru atau mengadopsi gaya hidup baru, perlu diciptakan sebuah proses yang transparan dan mudah dipahami.

Itu sebabnya, seluruh tahapan GoGreener Carbon Offset, dari perhitungan jejak karbon di awal, konversinya ke satuan pohon yang perlu ditanam, sampai di mana serta kapan pohon akan ditanam, sangat transparan. Transparansi juga menjadi prinsip dalam melengkapi fitur ini dengan monitoring dashboard yang menyajikan data pertumbuhan pohon, seperti diameter dan tinggi batang, sampai foto pohon untuk melihat warna dan tingkat kesehatan daun.

Selain itu, para pelanggan juga dapat dengan mudah dan nyaman menggunakan fitur GoGreener Carbon Offset karena seluruh proses dari menghitung jejak karbon, memilih lokasi penanaman, hingga melakukan pembayaran dengan GoPay dapat dilakukan melalui aplikasi Gojek, tanpa harus berpindah-pindah platform. 

Fitur GoGreener Carbon Offset ini turut didukung oleh Dr Beria Leimona, peneliti senior dari The World Agroforestry Center (ICRAF). Ia mengatakan, “GoGreener Carbon Offset adalah bukti bahwa bila dijalankan dengan baik, sains yang diakselerasi dengan teknologi menjadi lebih kuat dalam mendorong perubahan. Fitur ini memiliki elemen produk lingkungan yang lengkap: penghitungan berbasis sains yang mengacu pada IPCC dan rekomendasi KLHK, komunikasi sains yang mudah dipahami, dan transparansi penuh – yang merupakan kunci untuk menarik adaptor baru.” 

Peduli lingkungan melalui teknologi

Bain & Company dalam laporannya yang bertajuk Southeast Asia’s Green Economy Potential pada Desember 2020memperkirakan bahwa emisi karbon dioksida (CO2) di Asia Tenggara akan meningkat hingga 60% pada tahun 2040. Padahal, peningkatan kadar COdapat mempengaruhi peningkatan suhu bumi yang berdampak pada pemanasan global dan perubahan iklim.

Menanggapi hal tersebut, Founder dan CEO Jejak.in, Arfan Arlanda menyampaikan, “Kesamaan misi yang kuat dengan Gojek dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup merupakan salah satu alasan keberlanjutan kolaborasi kami. Climate Actions atau aksi iklim untuk menjaga bumi, termasuk upaya-upaya untuk menekan peningkatan suhu bumi, membutuhkan usaha kolektif dari semua pihak. Kami yakin Gojek sebagai platform yang digunakan setiap hari dan memiliki jangkauan luas dapat membantu mempercepat perubahan perilaku dalam skala besar.” 

“Dalam berinovasi, baik Gojek maupun Jejak.in juga mengutamakan pengembangan teknologi berbasis data dan sains. Contohnya, pemilihan penambahan wilayah penanaman pohon adalah karena di Semarang, terdapat tingkat abrasi yang tinggi yang dapat mengancam keberlangsungan hidup nelayan pesisir Tambakrejo.

Sementara, Lokasi Rehabilitasi Mangrove Desa Wonorejo di Surabaya juga merupakan lokasi yang dikelola oleh Dinas Kehutanan Jawa Timur, di mana penanaman pohon bakau ini bertujuan untuk mengembangkan habitat kepiting bakau (Scylla serrata), yang merupakan sumber penghidupan masyarakat sekitar,” Arfan melanjutkan.

Seluruh hasil inisiatif penyerapan jejak karbon dari pelanggan GoGreener Carbon Offset juga telah didaftarkan ke Sistem Registri Nasional (SRN) yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sebagai kontribusi dari masyarakat Indonesia untuk membantu pencapaian target penurunan emisi 29% pada 2030. (Icha)

Hari Ini Pre Order Samsung Galaxy S21 5G Resmi Dibuka!

0

Telko.id – Pre-order Samsung Galaxy S21 5G resmi dibuka hari ini sampai tanggal 11 Februari mendatang . Produk ini merupakan salah satu flagship dari Samsung yang diluncurkan tahun ini dan dapat diperoleh baik secara online maupun offline. 

Samsung memberikan kesempatan bagi para konsumen untuk bisa mengeksplorasi desain ikonik dan kecanggihan kamera secara langsung maupun melalui virtual showroom yang telah disediakan melalui website resmi. Hal ini merupakan bentuk komitmen Samsung untuk tetap mengakomodir rasa penasaran konsumen tanpa perlu khawatir di kondisi serba terbatas saat ini. 

Dan menjawab penantian konsumen atas seri Galaxy S21 yang paling dinantikan, Samsung secara resmi memulai periode Pre-Order untuk Galaxy S21 5G pada tanggal 5 – 11 Februari 2021. Samsung Galaxy S21 5G hadir dengan desain paling compact dalam genggaman dan berbagai varian warna yang kekinian dengan fitur kamera yang tidak kalah canggih di kelasnya, dipastikan bisa menjadi perangkat andalan untuk melengkapi gaya hidup digital konsumen saat ini.

“Di tengah kondisi yang serba terbatas saat ini, Samsung sangat mengapresiasi antusiasme yang ditunjukan konsumen kami terhadap seri Galaxy S21 series 5G yang baru saja diluncurkan. Sebagai wujud komitmen kami untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang kian berkembang, Samsung menghadirkan inovasi terbaru melalui teknologi tercanggih yang disematkan dalam fitur kamera dan performa diatas standar pada lini Galaxy S21 series 5G,” ungkap Selvia Gofar, Head of IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia.

Samsung Galaxy S21 Ultra

Tidak terkecuali dalam memfasilitasi pembelian produk secara aman dan nyaman, kami turut memberikan pilihan bagi konsumen untuk dapat membeli secara offline dengan protokol kesehatan yang berlaku maupun online tanpa mengurangi pengalaman konsumen dalam mengeksplorasi perangkat dengan mengunjungi Samsung.com untuk mengetahui fitur-fitur lebih jauh lagi. 

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S21 5G

Galaxy S21 Series 5G dibekali dengan prosesor Exynos 2100 yang memiliki teknologi 5 nanometer dan mengadopsi arsitektur ARM, chipset ini memiliki peningkatan CPU 20 persen, pengolahan grafis GPU 25 persen lebih cepat dan kinerja AI 2x lebih baik.

“Prosesor ini dihadirkan untuk menemani segala aktivitas pengguna, terutama untuk mengabadikan tiap momen. Prosessor ini benar-benar paling muktahir,” sebut Selvia.

Untuk kamera, smrtphone ini sudah dibekali dengan kamera berkualitas profesional. Ada tiga kamera belakang yang terdiri dari Ultra-Wide 12 megapiksel, Wide-Angle 12 megapiksel, dan Telephoto 64 megapiksel dengan 30X Space Zoom.

Selain itu juga sudah dibekali dengan Fitur Single Take 2.0 dalam fitur perekam video nya serta penambahan Dynamic Slo-Mo serta Highlight Video dengan peningkatan AI (Artificial Intelligence) yang memberikan kemudahan bagi pengguna untuk dapat menghasilkan beragam pilihan konten epik hanya dalam sekali jepret.

“Berkat fitur Single Take 2.0, cukup 15 detik udah bisa dapat banyak pilihan epik foto atau video dan langsung bisa share di sosial media,” ujar Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia Selvia Gofar saat peluncuran produk ini beberapa waktu lalu.

Selvia menambahkan Samsung juga membenamkan fitur Enhanced Bright Night yang menjadi solusi untuk pengambilan gambar dalam pencahayaan redup dan gelap. Menurutnya, hal ini didukung adanya peningkatan hasil low light dari dukungan teknologi Nona-Binning 12 megapiksel yang menggabungkan 9 piksel jadi satu sehingga fitur Bright Night dapat menghasilkan foto dan video yang tetap tajam dan jernih. 

“Cocok untuk konsumen yang ingin mengabadikan momen matahari terbit ataupun pemandangan kota di saat malam hari. Pengguna dapat dengan mudah mengabadikan setiap momen jadi lebih epik dalam kondisi yang kurang ideal sekalipun hanya dengan satu perangkat yang praktis,” ucap Selvia.

Selain itu, pengguna juga bisa mengambil video dengan kualitas 8K yang dilengkapi fitur Super Steady dengan kualitas 60 frame per second.

Yang menarik, pada produk flagship ini, Samsung memberikan fitur baru yakni Director’s View dan Vlogger View. Director’s View di mana seluruh kamera akan menyala di saat bersamaan dan pengguna dapat dengan mudah memilih angle terbaik secara live saat merekam video.

Anda akan diberikan pilihan preview antara lain opsi zoom untuk detail objek yang lebih dekat, opsi wide yang memperlihatkan latar belakang lebih jelas dan opsi close up untuk lebih fokus ke objek.

“Seluruhnya hanya dengan satu sentuhan jari yang membuat konten semakin dramatis layaknya film profesional,” ujar Selvia.

Sedangkan Vlogger View dapat dimanfaatkan untuk merekam menggunakan kamera depan dan belakang sekaligus.

“Inovasi yang sangat tepat bagi para creator konten untuk bisa lebih bebas mengekspresikan diri dan membidik objek di sekitarnya di saat bersamaan,” tambah Silvia.

Tidak ketinggalan, Samsung Galaxy S21 5G ini sudah menghadirkan sistem antar muka One UI 3 

untuk memperkuat ekosistem Galaxy. Dengan demikian, integrasi dan transisi akan mulus tanpa harus kehilangan momen apapun.

One UI 3.1 juga memberikan kenyamanan bagi pengguna dengan mempelajari pola penggunaan sehingga dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan dan memberikan pengalaman digital yang dibentuk untuk Anda.

Untuk harga, Samsung Galaxy S21 5G ini dibandrol dengan haraga Rp.12.999.000 untuk berkapasitas 8 GB/128 GB. Sedangkan untuk varian 8 GB/256 GB dibandrol dengan harga Rp 13.999.000. (Icha)

Prakiraan Pasar Layanan 5G Dunia Tahun 2021- 2026

0

Telko.id – Prakiraan pasar layanan 5G diperkirakan akan terus meningkat. Walaupun ada pandemi Covid-19 yang menimpa di seluruh dunia. Hal itu yang dilaporkan oleh Research and Markets. 

Pada laporannya, Research and Markets menyebutkan bahwa pasar layanan 5G bernilai USD 1,62 miliar pada tahun 2020 dan diperkirakan akan mencapai USD 424,63 miliar pada tahun 2026 dengan CAGR 155,5% selama periode perkiraan (2021-2026). Di mana, jaringan 5G menawarkan latensi rendah, kecepatan transfer data lebih tinggi, dan kapasitas untuk membawa banyak koneksi.

Menurut laporan tersebut, kehadiran layanan 5G dalam waktu dekat tidak hanya akan memberikan dampak positif pada industri komunikasi tetapi juga industri pengguna akhir lainnya untuk meluncurkan produk dan layanan baru yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan, di pasar dan meningkatkan produktivitas.

Bahkan, layanan 5G ini juga akan menumbuhkan ekosistem IoT secara besar-besaran yang akan memungkinkan jaringan melayani miliaran perangkat yang terhubung. Untuk Instance, menurut Laporan Mobilitas Ericsson Juni 2019, Lebih dari 10 juta langganan 5G diproyeksikan di seluruh dunia pada akhir 2019. Ini menunjukkan fakta bahwa pasar siap untuk tumbuh sepanjang periode perkiraan.

Baca juga : Ini Penting nya Indonesia Perlu Segera Gelar Teknologi Jaringan 5G

Selain itu, layanan 5G ini juga akan menumbuhkan bisnis VoLTE. Di mana teknologi ini adalah fondasi untuk mengaktifkan layanan suara dan komunikasi pada perangkat 5G.  Research and Markets menyebutkan bahwa jumlah langganan VoLTE diproyeksikan mencapai 5,9 miliar pada akhir tahun 2024, terhitung lebih dari 85 persen dari gabungan langganan LTE dan 5G. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan pasar selama periode perkiraan.

Memang, jaringan 5G yang digunakan secara besar-besaran pada mmWave memiliki beberapa kelemahan karena frekuensinya sangat tinggi, gelombang tidak menempuh jarak yang jauh. Namun, pelaku industri melalui penelitian dan pengembangan sudah mencari solusi. Misalnya, T-Mobile meluncurkan jaringan 5G menggunakan mmWave, tetapi sekarang juga menguji spektrum pita rendah (600 MHz) untuk membangun jaringan 5G-nya.

Research and Markets juga melihat bahwa dampak Covid-19 pada pasar layanan 5G diperkirakan akan signifikan dalam jangka pendek karena proyek peluncuran 5G di berbagai pasar di seluruh dunia ditunda karena pandemi. Misalnya, di Prancis, lelang spektrum untuk jaringan 5G dilaporkan telah ditunda karena pandemi virus korona yang akan berlangsung pada April 2020. Pembangunan jaringan 5G anak perusahaan United Internet 1 & 1 Drillisch, di antara proyek-proyek lainnya, juga telah ditunda.

Selain itu, keputusan seperti rencana Pemerintah Inggris untuk membatalkan kontrak 5G dengan Huawei setelah Covid-19 dapat berdampak negatif pada pasar 5G. Dalam jangka panjang, pasar layanan 5G akan meningkat karena adopsi yang lebih besar dari layanan 5G baik oleh konsumen individu maupun oleh bisnis perusahaan. Walau demikian, tetap saja pada 2021 sampai 2026 mendatang tren layanan 5G akan tetap tumbuh.

Layanan seperti apa yang akan tumbuh atau muncul ketika layanan 5G hadir? Research and Markets menyebutkan bahwa Layanan 5G ini mendukung aplikasi seperti streaming video 8K, dan Augmented Reality (AR), Energi, Transportasi, Perbankan, Kesehatan, dan Sistem Kontrol Industri diproyeksikan akan sangat bergantung pada infrastruktur digital dan jaringan 5G. 

Dengan perkembangan dan langganan 5G yang pesat diharapkan mencapai 13 miliar pada akhir 2019 (Ericsson dan Survei GSA, 2018), pengguna mengharapkan aplikasi baru muncul seperti pengalaman Flickr, YouTubes atau Snapchat baru.

Lalu, dengan standar layanan 5G juga akan mendukung suara dan video ultra-HD untuk menghasilkan aplikasi baru yang mengandalkan komunikasi suara, misalnya telepresence. Kepadatan perangkat 5G, latensi rendah, keamanan, dan kemampuan video akan mendukung penawaran komunikasi nilai tambah, seperti Rich Communication Services, khususnya untuk perusahaan. (Icha)