spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 862

vivo S7t 5G

0

Telko.id – Spesifikasi vivo S7t 5G bertumpu pada Dimensity 820 5G, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, February 04 ini dibekali sistem operasi Android 11, OriginOS 1.0 dan layar berukuran 6.44″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Vivo memang belum secara resmi merilis harga vivo S7t 5G. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Vivo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, White, Gradient Blue) dan memiliki body berdimensi 158.8 x 74.2 x 7.4 mm (6.25 x 2.92 x 0.29 in) dengan berat 169 g (5.96 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi vivo S7t 5G

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Dimensity 820 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.6 GHz Cortex-A76 & 4×2.0 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G57 MC5. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.44″ Inch dengan jenis AMOLED. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, vivo S7t 5G sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / CDMA2000 / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, proximity, compass, .

Kamera vivo S7t 5G

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang vivo S7t 5G :

  • 64 MP, f/1.9, 26mm (wide), 1/1.72″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 120˚, 16mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 44 MP, f/2.0, (wide), AF
8 MP, f/2.3, 105˚ (ultrawide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 4K@30fps, 1080p@30fps.

Pelatihan IoT Diberikan Huawei Pada Peserta XL Future Leaders

0

Telko.id – Internet of  Things atau IoT bakal menjadi peluang bisnis besar di masa depan. Itu sebabnya, para peserta XL Future Leaders atau XLFL diberikan pelatihan IoT ini. Pelatihan ini merupakan hasil kerjasama XL dengan Huawei. 

“Pelatihan mengenai IoT dari Huawei ini akan menambah pengetahuan para mahasiswa XLFL, di mana pemberi materi merupakan para ahli dari perusahaan teknologi yang memiliki proyek di seluruh dunia,” ungkap I Gede Darmayusa, Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata. 

Ada dua tema utama untuk materi yang akan diberikan oleh para pengajar dari Huawei, yaitu mengenai “Roads to IoT Business” yang akan memberikan gambaran mengenai solusi IoT dari sisi bisnis. Materi ini juga akan bermanfaat bagi mereka jika hendak menjadikan solusi IoT sebagai bisnis yang akan mereka geluti di masa depan. 

Tema berikutnya adalah “Problem Analysis Decision Making”, mengajarkan tentang cara untuk menganalisis problem, menentukan strategi dalam mengambil keputusan, menjadi kreatif dan berpikir kritis di lingkungan kerja, serta bagaimana mampu mengatasi hambatan sebelum mengambil keputusan.”

Kedua tema pelatihan tersebut diperlukan untuk melengkapi pembelajaran mereka tentang kepemimpinan, sehingga diharapkan pada saat peserta sudah menjadi pemimpin di masa depan, mereka mampu membuat keputusan dan menganalisis problem. Training ini sekaligus akan melengkapi berbagai kelas regular XLFL yang selama ini telah mereka peroleh dari lokakarya, mentoring, juga webinar yang mengajarkan berbagai ketrampilan non-teknis.

Catherine Guan, Huawei Account Director untuk XL Axiata menuturkan, “XL Future Leader merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan XL Axiata yang telah berlangsung selama 9 tahun dan berkontribusi signifikan dalam mengembangkan kompetensi SDM masa depan Indonesia. Komitmen XL Axiata tersebut sangat selaras dengan komitmen yang terus kami pegang teguh dan realisasikan melalui berbagai program serta inisiatif. 

Salah satunya adalah pendirian Huawei ASEAN Academy yang resmi kami buka di Indonesia pada akhir 2020. Sevisi dengan XLFL, Huawei ASEAN Academy bertujuan untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi ekosistem SDM TIK di Indonesia. Menjadi kehormatan bagi Huawei mendapatkan kepercayaan dari XL Axiata sebagai mitra strategis untuk terlibat dalam penggelaran rangkaian pelatihan tentang kepempimpinan serta alih pengetahuan tentang teknologi terkini untuk industri bagi para pemimpin di masa depan. 

Meneruskan sinergi yang telah terbangun, pada tahun ini Huawei telah berencana untuk menandatangani nota kesepahaman dengan XL Axiata terkait kerja sama untuk meningkatkan kapabilitas SDM TIK serta mendukung terbangunnya ekosistem SDM TIK yang lebih baik di Indonesia.”  

XL Future Leaders, tahun ini sudah memasuki tahun ke-9. Dan kali ini bersama dengan Huawei Indonesia telah memulai sesi pertama dari program tahun 2021 dengan menggelar webinar bertema “Roads to IoT Business”. Sebanyak 460 peserta dari 6 kota di Indonesia berpartisipasi secara virtual.

XL Future Leaders (XLFL) merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan yang telah mendapatkan pengakuan publik akan kontribusinya. XLFL, yang sudah diselenggarakan sejak 2012 sebagai wujud komitmen berkelanjutan dari XL Axiata untuk bangsa, bertujuan membangun kompetensi dan daya saing generasi muda Indonesia melalui pengembangan ketrampilan non-teknis. 

Melalui program XLFL, peserta akan mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat dalam membantu mereka beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi. Selain itu, salah satu program XLFL adalah untuk mempertajam kemampuan kepemimpinan yang sangat diperlukan oleh peserta yang tengah menyiapkan diri memasuki dunia profesional. (Icha)

Oppo 5G Academy Ajang Sosialisasi 5G di Indonesia

0

Telko.id – Oppo 5G Academy, sengaja digelar oleh Oppo dengan tujuan untuk mengedukasi jaringan generasi ke-5 kepada media dan khalayak umum. Oppo 5G Academy Volume 1 ini mengambil tema perbincangan mengenai 5G dari sisi teknologi dan infrastruktur. 

“Oppo 5G Academy menjadi sebuah platfrom Oppo Indonesia untuk melakukan edukasi mengenai jaringan 5G kepada masyarakat. Pada acara ini, masyarakat akan mendapatkan  gambaran mengenai teknologi dan manfaat 5G. Oppo juga mengundang stakeholder jaringan 5G, pada acara perdana ini dihadiri oleh Qualcomm dan Smartfren Telecom. Acara ini sekaligus menjadi ajang perkenalan teknologi 5G Oppo dan juga perangkat yang sudah mendukung teknologi ini yakni Oppo Reno5 5G,” tutur Aryo Meidianto A, PR Manager Oppo Indonesia.

Kegiatan perdana Oppo 5G Academy dilaksanakan secara daring dengan mengundang masyarakat umum yang tertarik dengan teknologi jaringan generasi kelima ini mulai dari mahasiswa, komunitas, dan para pemesan perangkat Oppo Reno5 5G. 

Baca juga : Ini Penting nya Indonesia Perlu Segera Gelar Teknologi Jaringan 5G

Oppo 5G Academy bertujuan untuk memberikan gambaran umum tentang teknologi 5G baik dari sisi perkembangan teknologi, implementasi, kegunaan dan pemanfaatan jaringan ini di masa depan. OPPO juga memberikan gambaran mengenai pengembangan perangkat-perangkat 5G termasuk beberapa peranti yang mulai diluncurkan pada tahun ini, salah satunya Oppo Reno5 5G. Acara ini juga dihadiri para pemangku kepentingan jaringan 5G di antaranya Qualcomm dan Smartfren Telecom.

Keterangan Foto (Ki-ka) : Sukaca Purwokardjono -Deputy CEO Mobility Smartfren, PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto dan Shannedy Ong selaku Country Director Qualcomm Indonesia

Sebagai pembuat chipset prosesor 5G seperti yang digunakan pada perangkat Oppo Reno5 5G, Qualcom menerangkan manfaat 5G yang akan didapat masyarakat ketika jaringan ini digelar nantinya. 

“Qualcomm siap bekerja sama dengan mitra OEM dan ODM untuk meluncurkan perangkat 5G di Indonesia seperti OPPO yang menggunakan Snapdragon 765G pada Reno5 5G. Jaringan 5G akan memberikan banyak keuntungan bagi konsumen, terutama untuk kecepatan, latensi yang lebih rendah, dan biaya per bit yang lebih rendah,” papar Shannedy Ong, Country Director Qualcomm Indonesia.

Selain chipset, operator menjadi bagian penting dalam struktur pengembangan jaringan 5G sebagai penyedia layanan. Smartfren Telecom sebagai salah satu operator yang sangat siap untuk mengelar jaringan ini berpendapat mengenai kesiapan dan perkembangan jaringan 5G. 

“Smartfren berkomitmen untuk terus mewujudkan inovasi-inovasi teknologi sehingga bermanfaat membuka peluang baru bagi masyarakat. Kami yakin implementasi 5G di Indonesia akan menjadi game changer bagi industri sekaligus memberikan manfaat besar pada konsumen. Agar manfaat tersebut dapat terwujud, diperlukan sinergi dari seluruh stakeholder dalam ekosistem telekomunikasi,” ujar Sukaca Purwokardjono, Deputy CEO Mobility Smartfren Telecom.

Melalui Oppo 5G Academy, Oppo sangat berharap masyarakat akan lebih mengerti mengenai teknologi, perkembangan dan penggunaan jaringan 5G ke depannya. Melalui acara ini, Oppo juga menegaskan posisinya sebagai penyedia perangkat mobile yang siap dalam menyongsong era jaringan 5G di Indonesia dengan menghadirkan berbagai produk 5G berkualitas yang dapat menyentuh berbagai lapisan masyarakat, dimulai dengan Oppo Reno5 5G. Ke depan, Oppo 5G Academy akan menjadi sebuah ajang bagi Oppo untuk memberikan pengetahuan 5G dan teknologi perangkat 5G Oppo di Indonesia. (Icha)

Ini Penting nya Indonesia Perlu Segera Gelar Teknologi Jaringan 5G

0

Telko.id – Sudah banyak pihak yang menunggu kehadiran jaringan 5G di Indonesia. Banyak juga yang berharap akhir tahun ini atau awal tahun 2022, jaringan 5G sudah bisa hadir. Bahkan, Oppo, Smartfren maupun Qualcomm sangat optimis bahwa mereka sudah siap. Sayang, masalah spektrum dan regulasi sebagai dasar untuk membangun jaringan 5G ini masih belum ada. Dan ini menjadi domain nya pemerintah untuk menyelesaikannya. 

“Dari segi operator, device, teknologi chip, para penyedia layanan 5G sudah siap. Yang belum siap itu regulasi dan spektrum untuk menggelar 5G di Indonesia,” ungkap Shannedy Ong, Country Director Qualcomm Indonesia, dalam acara talkshow, Kamis (4/2/2021).

Padahal menurut Shannedy, penerapan dan komersialisasi teknologi 5G dapat membawa dampak ekonomi pada sektor barang dan jasa sampai 12 triliun dollar AS (sekitar Rp 168.326 triliun). 

“Teknologi ini juga akan membawa lanskap bisnis baru yang sebelumnya tidak pernah ada. Teknologi 5G juga penting bagi Indonesia yang tengah menyongsong industri 4.0,” kata Shannedy. 

Baca juga : Smartfren Siap Gelar Jaringan 5G, Tinggal Menunggu Alokasi Spektrum

Shannedy mengungkapkan bahwa internet generasi kelima memiliki berbagai keunggulan dibandingkan para pendahulunya. Hal yang paling utama, teknologi jaringan 5G ini adalah menawarkan kecepatan yang lebih tinggi 10 kali dibandingkan jaringan 4G. Lalu, kecepatan 5G sudah bukan Megabit per second (Mbps), melainkan sudah Gigabits per second (Gbps). 

“Dengan kecepatan segitu, bisa dipakai untuk streaming resolusi 4K dan 8K. Enggak ada buffering sama sekali,” lanjutnya. 

Keterangan Foto (Ki-ka) : Sukaca Purwokardjono -Deputy CEO Mobility Smartfren, PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto dan Shannedy Ong selaku Country Director Qualcomm Indonesia

Selain kecepatan, teknologi jaringan 5G juga menawarkan latensi yang rendah. “5G latensinya hanya satu mili detik, sedangkan 4G latensinya 30 mili detik,” kata Shannedy. Dengan latensi yang rendah, kata Shannedy, para pengguna bisa menikmati bermain cloud gaming dengan nyaman. 

Vendor smartphone Oppo juga melihat latensi yang rendah pada teknologi jaringan 5G, memungkinkan game berbasis konsol bisa dimainkan langsung di smartphone pengguna. “Kami sudah coba memainkan game Xbox di smartphone. Ini memungkinkan karena latensi rendah yang ditawarkan oleh 5G,” ungkap Aryo Meidianto selaku PR Manager Oppo Indonesia, dalam acara yang sama. 

Berkat kecepatan dan latensi yang rendah, Aryo juga mengatakan, teknologi jaringan 5G memungkinkan semua diakses dengan komputasi awan (cloud computing). Itulah alasan beberapa smartphone 5G tidak dibekali dengan slot kartu memori. “Di masa mendatang semua akan ke cloud. Kita bisa langsung kirim atau menyinkronkan video-foto lewat cloud karena kecepatan dan latensi rendah pada 5G,” lanjut Aryo. 

Tak hanya itu, teknologi 5G juga menjadi teknologi utama pada industri otomatisasi. Internet generasi kelima ini juga akan mendukung berbagai koneksi perangkat Internet of Things (IoT). “Contohnya, kendaraan tanpa awak hanya bisa dijalankan dengan teknologi 5G,” lanjut Shannedy. 

Dari sisi jaringan, teknologi 5G ini nanti nya akan berada diatas teknologi lainnya. Pasalnya, menurut Deputy CEO Mobility Smartfren Sukaca Purwokardjono tidak bisa berdiri sendiri karena teknologi nya membutuhkan teknologi lain sebagai pendukung. “Kedatangan teknologi baru itu tidak membuat pendahulunya menjadi tak berguna. Tidak akan kehilangan begitu saja dan akan tetap mendukung, tidak ada 5G masih dihandle jaringan 3G dan 4G seperti itu,” ungkap nya menjelaskan.

So, kapan jaringan 5G akan digelar? Sabar, kita masih harus menunggu regulasi pemerintah terkait spectrum dan teknologi 5G yang akan digunakan. Jadi, sabar ya! (Icha)

Nokia 1.4

0

Telko.id – Spesifikasi Nokia 1.4 bertumpu pada Snapdragon 215, 1-3 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 8 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, February 03 ini dibekali sistem operasi Android 10 (Go edition), planned upgrade to Android 11 (Go edition) dan layar berukuran 6.52″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia 1.4. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Fjord, Charcoal, Dusk) dan memiliki body berdimensi 166.4 x 76.7 x 8.7 mm (6.55 x 3.02 x 0.34 in) dengan berat 178 g (6.28 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Nokia 1.4

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 215 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 1.3 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis / GPU Adreno 308. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 1-3 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 16GB/32GB/64GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.52″ Inch dengan jenis IPS LCD. Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia 1.4 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, .

Kamera Nokia 1.4

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia 1.4 :

  • 8 MP, (wide), AF
    2 MP, (macro).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 8 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 720p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 720p@30fps.

Strategi realme Untuk Jadi Nomor 1 Untuk Penjualan AIoT

0

Telko.id – Strategi realme untuk jadi nomor satu pilihan masyarakat ketika membutuhkan produk artificial intelligence of things (AIoT) dijabarkan perusahaan ini saat menggelar realme AIoT Open Day. 

Acara ini dibuat khusus oleh realme untuk membahas ekosistem AIoT miliknya, termasuk tren dan strategi di tahun 2021 dengan para pemimpin industri, pengguna, dan realme Fans, sekaligus menjadi diskusi AIoT pertama yang diprakarsai oleh sebuah merek smartphone. 

realme sendiri mengungkapkan ambisinya menjadi No. 1 AIoT Choice di Indonesia pada tahun 2021, dan tiga strategi utama untuk mencapai visi besar mereka: No.1 AIoT branding, No. 1 AIoT product, No. 1 AIoT channel.

Meski digelar secara online melalui live streaming, realme AIoT Open Day menghadirkan acara yang meriah, menyenangkan dan informatif sehingga banyak anak muda yang tertarik untuk berpartisipasi. Banyak dari mereka yang bertanya dan ingin tahu lebih banyak tentang seperti apa realme AIoT nantinya dan apa yang diharapkan di tahun 2021. realme sendiri juga menjelaskan secara detail apa saja pencapaian AIoT mereka di tahun 2020 sehingga mereka percaya diri untuk berambisi menjadi No. 1 AIoT Choice “Beli AIoT, Pilih realme.”

“Kami sangat senang bisa memberikan acara spesial ini untuk para pecinta gadget dan realme Fans di Indonesia yang ingin mengetahui lebih banyak tentang realme AIoT. Di tahun 2020, kami berhasil membangun fundamental ekosistem AIoT dan mendapat banyak pengakuan dari lembaga penelitian, serta realme Fans. Berdasarkan hal tersebut, kami merumuskan strategi realme baru yang terbagi dalam tiga pilar, yaitu brand, product dan channel untuk mencapai tujuan kami menjadi No. 1 AIoT Choice di tahun 2021 Beli AIoT, Pilih realme,” ujar Palson Yi – Marketing Director realme Indonesia.

Pada acara tersebut Palson menyebutkan bahwa 2020 adalah tahun yang luar biasa bagi realme terutama untuk ekosistem AIoT miliknya. Namun, realme sendiri dapat meluncurkan perangkat realme AIoT berupa smart audio, smart wearable dan smart TV dengan tetap mengusung trendsetting technology dan trendsetting design. 

Semuanya mendapat sambutan hangat di kalangan anak muda dan diakui oleh media teknologi terkemuka di Indonesia sebagai pilihan produk terbaik untuk dibeli bagi para pembacanya. 

Counterpoint juga memberikan julukan baru untuk realme sebagai ‘kuda hitam tahun 2021 untuk kategori perangkat wearable’ dengan masuk ke dalam top 10 TWS brands pada laporan pengiriman untuk Q3 2020.

Tentunya realme tidak berpuas diri dan berhenti dengan banyaknya prestasi yang diraih oleh produk AIoT miliknya. Faktanya, realme akan melaju lebih cepat untuk menciptakan ekosistem AIoT yang lebih matang di tahun 2021 dan menjadi No. 1 AIoT Choice dengan membuat strategi baru dan berpegang teguh pada tiga pilar utama: Brand, Product dan Channel.

Untuk strategi realme terhadap Brand, branding realme AIoT bertujuan untuk memperkenalkan trendsetting AIoT Tech Lifestyle kepada para penggemarnya, memberikan kesempatan untuk mereka menggunakan produk AIoT dan merasakan gaya hidup teknologi trendi yang terkoneksi dengan produk AIoT mereka sendiri. 

Lebih jauh, realme akan menerapkan trendsetting marketing strategy yang lebih dekat dengan anak muda. Di tahun 2021, realme akan menyuarakan trendsetting tech lifestyle, bekerja sama dengan Global Brand Ambassador dan lebih banyak aktivitas experience lainya dalam bentuk beberapa program skenario pengguna yang dijalankan realme di media sosial.

Berbicara tentang strategi Product, realme akan menghadirkan produk AIoT dan membuat perangkat tersebut dapat memberikan solusi yang berguna untuk multi-skenario. realme juga membagikan Smart Connectivity dan Smart Price dari strategi produk AIoT miliknya, di mana Smart Scenarios sendiri akan menghadirkan Smart Health untuk perangkat wearable, serta Smart Entertainment untuk smart audio dan smart TV. 

Untuk Smart Connectivity, realme akan tetap berpegang pada strategi 1+4+N. Dalam arti kata lain, smartphone realme akan tetap menjadi hub untuk 4 kategori perangkat pintar, sedangkan ‘N’ di sini mewakili komitmen realme untuk menghadirkan beragam aksesoris lainnya. 

Untuk Smart Price, realme akan menghadirkan lebih banyak segmen harga di setiap produk utama AIoT sehingga anak muda dapat memiliki lebih banyak pilihan produk di kelas entry-level, mid-range, dan high-end.

Terakhir namun tak kalah pentingnya, realme akan memperkuat strategi Channel mereka sebagai strategi paling utama pada tahun ini. Agar perangkat realme AIoT dapat diakses oleh anak muda di Indonesia, realme memperkuat kehadirannya di berbagai channel e-commerce ternama di Indonesia. 

Untuk channel offline, realme Official Store di Indonesia memiliki misi untuk menciptakan pengalaman hands-on yang langsung dan nyata bagi para penggemar dan pelanggan realme di Indonesia. realme berencana untuk membuka lebih dari 100 realme Official Store pada tahun 2021 agar semua orang dapat merasakan dan menggunakan produk realme, memastikan bahwa produk tersebut sempurna dan sesuai untuk mereka.

Dengan tiga pilar dari strategi 2021, misi dan tujuan utama realme adalah memberikan pengalaman teknologi mutakhir bagi anak muda, menjadi No. 1 AIoT Choice, dan membuat anak muda berpikir bahwa Beli AIoT, Pilih realme. Mengusung semangat khas realme ‘Dare to Leap’, realme akan memberikan generasi muda Indonesia teknologi terdepan yang mereka impikan, seperti hal-nya True Wireless Buds dan smart wearable dari realme yang selalu dilengkapi dengan teknologi terkini dan harga yang terjangkau. (Icha)

Smart Village Di Kulon Progo Bentuk Komitmen Smartfren Business

0

Telko.id – Smart village di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta jadi hasil kerja Smartfren Business. Hal ini sejalan dengan komitmen Smartfren untuk membantu menjadikan internet sebagai saranan membuka peluang baru serta memudahkan aktivitas digital bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Perwujudan Smart Village tersebut dilakukan dengan memanfaatkan One Touch Unified Conferencing (OneTouch UC), sebuah layanan hasil kerjasama Smartfren Business dengan Zoom. Sebelum layanan tersebut diimplementasikan, pandemi COVID-19 membuat pemerintah kabupaten setempat kesulitan berkordinasi untuk menyelenggarakan pendidikan serta agenda pemerintahan. 

Melalui OneTouch UC, aktivitas pertemuan antar operasi perangkat desa (OPD), kepala desa, dan pengawasan perkembangan desa dapat diselenggarakan secara virtual.

Selain itu, OneTouch UC juga membantu terwujudnya penyuluhan pelaku UMKM yang ada di berbagai desa di Kulon Progo. Koordinasi dan penyuluhan UMKM secara virtual seperti ini juga turut membantu terlaksananya kegiatan produktif masyarakat, sambil tetap memastikan protokol kesehatan. 

Baca juga : Dukung #KerjaDariRumah, Smartfren Gandeng Zoom

Sepanjang tahun 2020 lalu, total sudah ada 29 desa yang saling terhubung secara digital, dan sebanyak 45 lainnya akan menyusul pada 2021 ini.

“Berangkat dari tuntutan protokol kesehatan dan kesulitan melakukan koordinasi dari jarak jauh, akhirnya kami berhasil membuka peluang baru dengan mengimplementasikan konsep Smart Village di Kulon Progo. Kami memilih video teleconference dari OneTouch UC dari Smartfren Business karena terkesan dengan kecepatan layanan serta kemudahan yang diperoleh. Terutama ketika mengadakan teleconference antar OPD di seluruh wilayah Kulon Progo,” ungkap Ari Wibowo, Dewan Pengurus Sinergi Karangsari Mandiri, Kabupaten Kulon Progo.

Rangga, CEO Smartfren Business menambahkan, “Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan sehingga berhasil membantu Kabupaten Kulon Progo membuka peluang dan mendapatkan manfaat besar dari teknologi digital. OneTouch UC merupakan salah satu layanan kebanggaan kami yang menawarkan pertemuan virtual, sehingga seluruh pihak dapat berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik walau sambil tetap berada di rumah masing-masing”. 

Ranggak pun berjanji akan terus menghadirkan layanan yang lebih inovatif dan memberikan  dampak positif untuk masyarakat di tahun 2021 ini.

Kabupaten Kulon Progo hanyalah salah satu dari sejumlah manfaat positif layanan OneTouch UC untuk masyarakat. Sepanjang 2020 lalu, Smartfren Business juga telah berhasil menerapkannya dalam digitalisasi kampus Universitas Airlangga, Surabaya, guna melancarkan jalannya proses pendidikan. 

Adapun proses pendidikan yang dilaksanakan secara virtual meliputi kegiatan tes laboratorium bahasa secara online, lembaga penerimaan mahasiswa baru secara online, hingga pertemuan/koordinasi virtual oleh rektorat. Keberhasilan implementasi ini juga membuat Universitas Airlangga menjadi panutan bagi institusi pendidikan lain di Jawa Timur. (Icha)

Indosat Ooredoo dan Snap Kolaborasi Percepat Penggunaan AR

0

Telko.id – Indosat Ooredoo dan Snap kolaborasi untuk mempercepat penggunaan untuk Augmented Reality di Indonesia. Setidaknya, selama setahun kedepan, kedua perusahaan ini akan meluncurkan beberapa program untuk menjembatani perbedaan antara dunia nyata dan maya melalui AR. 

Hasil kerjasama Indosat Ooredoo dan Snap ini adalah meluncurkan AR Creator Fund. Sebuah program yang akan membuka pintu  dan memberikan peluang bagi para pekerja kreatif di Indonesia yang bekerja di bidang AR. Program ini akan mencakup berbagai webinar, kompetisi, dan kesempatan kerja bagi para pesertanya. 

Selain itu, Snap juga berencana untuk meluncurkan AR Lens baru setiap minggunya bagi para pelanggan Indosat Ooredoo; Sementara Indosat Ooredoo akan menawarkan paket data tambahan bagi para pengguna Snapchat baru, sehingga pelanggan dapat memaksimalkan pengalaman penggunaan AR dalam platform Snapchat. 

Sebagai bagian dari kerjasama ini, Indosat Ooredoo juga dipercaya sebagai Authorised Sales Representative Snap untuk mengelola peluang periklanan untuk platform Snapchat di Indonesia. 

Baca juga : Kolaborasi Indosat Ooredoo – Cisco Dukung Monetisasi IoT di Indonesia

Transformasi digital dan augmented reality

Seiring penggunaan internet yang berkembang pesat, ditambah dengan kebiasaan masyarakat untuk tinggal di rumah selama pandemi, maka gaya hidup digital makin mempengaruhi hidup mereka, termasuk komunikasi, commerce, hiburan, dan pembelajaran. Hal ini telah mempercepat transformasi digital di berbagai bidang bisnis. 

Dengan transformasi digital yang makin menjadi fokus utama, Indosat Ooredoo akan mendukung merek-merek (brands) untuk menggunakan AR sebagai media pemasaran dan promosi produk mereka. 

“Indosat Ooredoo berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman digital yang paling inovatif bagi masyarakat Indonesia melalui kerjasama dengan pemain utama dalam bidang ini. Karena itu, kami dengan bangga mengumumkan kolaborasi dengan Snap, yang bertujuan untuk mendukung kreatifitas para developer dan desainer Indonesia sekaligus membantu brands dalam menggunakan potensi AR untuk menjangkau pelanggan dan mentransformasi berbagai industry,” ungkap Vikram Sinha, Director dan Chief Operating Officer Indosat Ooredoo. 

Vikram juga menambahkan bahwa Ia percaya masa depan digital sangatlah menarik, dan Indosat Ooredoo berkomitmen penuh dalam mendukung generasi muda untuk bersaing secara global melalui kolaborasi dengan Snap untuk membangun ekosistem AR yang kokoh di Indonesia. 

Pada saat yang sama, Indosat juga memperkenalkan iAds kepada pelanggan bisnis nya, sebagai saluran pemasaran digital yang inovatif untuk menciptakan awareness dan juga untuk mendorong penjualan dari brands mereka.

Generasi Snapchat: Menjembatani kreatifitas dan teknologi 

Generasi Snapchat – yang mencakup generasi millenials dan Gen Z – merupakan generasi mobile native yang gemar menggunakan teknologi untuk menyelesaikan beragam pekerjaan. Dibandingkan dengan orang yang tidak menggunakan Snapchat, Generasi Snapchat memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk berkomunikasi menggunakan gambar dibandingkan kata-kata. 

Generasi millennials dan Gen Z juga menggunakan AR setiap hari, menghabiskan rata-rata lebih dari 250 juta menit dengan AR Lenses untuk mengekspresikan diri dan menjelajahi dunia di sekitar nya.

Managing Director International Markets di Snap Inc, Nana Murugesan, mengutarakan bahwa “Kami sangat senang mengumumkan kerjasama strategis dengan Indosat Ooredoo dalam rangka membangun momentum yang kami lihat di Indonesia. 

Snap percaya bahwa menemukan kembali kamera merupakan peluang terbaik untuk meningkatkan cara hidup dan berkomunikasi masyarakat. Augmented Reality memungkinkan masyarakat kita untuk menemukan dan merasakan pengalaman dunia sekitar mereka dengan cara baru dan immersive. 

Dengan keterlibatan yang semakin meningkat, Snap juga memfokuskan diri dalam mengembangkan komunitas kreator Lens dan juga meningkatkan kemampuan platform AR nya. Perusahaan ini juga akan terus melakukan investasi dalam Lens Studio, aplikasi desktop nya yang berfungsi untuk menciptakan pengalaman Augmented Reality. 

Melalui Lens Studio ini, Snap membuat proses penciptaan Augmented Reality semakin mudah dan disaat yang sama, menyediakan alat-alat yang canggih untuk membuka kreatifitas para komunitas dan brand di Indonesia. (Icha)

Google Tutup Stadia, Apa Rencana Ke Depannya?

0

Telko.id – Google tutup Stadia. Hal ini baru saja diumumkan oleh Phil Harrison Vice President and GM, Google Stadia dalam blog resmi nya Google. Pada awal, perusahaan ini membuat Stadia dengan tujuan membuat game favorit Anda langsung tersedia di mana pun Anda ingin memainkannya. Dan, tujuan tersebut dianggap sudah berhasil. 

“Dengan keberhasilan peluncuran Cyberpunk 2077 baru-baru ini di Stadia, alur game di semua jenis perangkat, termasuk iOS, mengembangkan deretan integrasi YouTube, dan ekspansi global kami, jelas bahwa teknologi Stadia telah terbukti dan berfungsi dalam skala besar,” ungkap Phil Harrison .

Walau demikian, Phill menyebutkan bahwa untuk membawa game ke layar mana pun adalah masa depan industri ini, dan Google akan terus berinvestasi di Stadia dan platform dasarnya untuk memberikan pengalaman bermain cloud terbaik bagi mitra kami dan komunitas game. Inilah visi Stadia sejak awal.

Itu sebabnya, pada tahun 2021 ini, Google tutup Stadia, dengan format lama tetapi akan memperluas bantuan nya dan tetap membantu pengembang dan penerbit game memanfaatkan teknologi platform nya dan mengirimkan game langsung ke pemain mereka. 

“Kami melihat peluang penting untuk bekerja dengan partner yang mencari solusi game yang semuanya dibangun di atas infrastruktur teknis dan alat platform Stadia yang canggih. Kami percaya ini adalah jalan terbaik untuk membangun Stadia menjadi bisnis jangka panjang yang berkelanjutan yang membantu menumbuhkan industry,” ungkap Phill optimis.

Ia juga menyebutkan bahwa membuat game terbaik di kelasnya dari bawah ke atas membutuhkan waktu bertahun-tahun dan investasi yang signifikan, dan biayanya naik secara eksponensial. 

Mengingat fokus dalam membangun teknologi Stadia yang telah terbukti serta memperdalam kemitraan bisnisnya, Phill pun menyebutkan bahwa tidak akan berinvestasi lebih jauh dalam menghadirkan konten eksklusif dari tim pengembangan internal SG&E, di luar game yang direncanakan dalam waktu dekat. 

Dengan peningkatan fokus pada penggunaan platform teknologi tersebut untuk mitra industri, Jade Raymond telah memutuskan untuk meninggalkan Google untuk mengejar peluang lain. Selama beberapa bulan mendatang pun, sebagian besar tim SG&E akan beralih ke peran baru. 

Apa artinya jika Anda adalah gamer Stadia saat ini atau di masa depan? Anda dapat terus memainkan semua game Anda di Stadia dan Stadia Pro, dan Stadia akan terus menghadirkan judul baru dari pihak ketiga ke platform. 

“Kami berkomitmen untuk masa depan cloud gaming, dan akan terus melakukan bagian kami untuk memajukan industri ini. Tujuan kami tetap fokus untuk menciptakan platform terbaik bagi para gamer dan teknologi untuk mitra kami, menghadirkan pengalaman ini ke kehidupan orang-orang di mana saja,” tutup Phill. (Icha)

Huawei Band 4e Lengkapi Koleksi Smartwatch Huawei

0

Telko.id – Huawei Band 4e hadir melengkapi koleksi smartwatch Huawei yang sudah diluncurkan tahun 2020 lalu. Produk ini merupakan hasil riset dan pengembangan yang telah dilakukan selama hampir satu tahun. 

Huawei Band 4e memberi konsumen Two Wearing Modes di tangan Anda, dan menawarkan pengalaman baru untuk dipasang di sepatu Anda. Jam tangan ini sangat cocok untuk pengendara sepeda dengan adanya Bicycle Speed-Meter Function dan Bicycle Mode Supported, bagi Anda yang hobi berlari terdapat Professional Running Guidance, serta penggemar olahraga basket pun dapat memanfaatkan fitur Basketball Performance Tracker

Huawei Band 4e juga dilengkapi dengan 50 Meter Water Resistant untuk pelacakan pengalaman olahraga serbaguna. Tidak hanya itu, smartwatch ini juga memiliki fitur-fitur seperti Sleep Monitoring, notifikasi pesan dan panggilan, pengingat alarm, pengingat gerak, dan mode jangan ganggu (do not disturb). 

Fitur baru lainnya yang ditambahkan adalah fitur Mobile Anti-Lost, yang secara otomatis mengirimkan pengingat ketika Bluetooth terputus serta fitur membunyikan ponsel untuk mencari lokasi saat perangkat terhubung melalui Bluetooth. Terus berinovasi dalam hal masa pakai baterai, HUAWEI Band 4e memungkinkan 14 hari penggunaan biasa dan 21 hari waktu siaga.

Huawei Band 4e akan tersedia pada First Sale eksklusif di Huawei Offical Store Shopee pada periode 1-14 Februari 2021  dengan harga Rp 349.000. Tersedia juga cashback Rp 100.000 setiap pukul 13:00 WIB mulai tanggal 1 hingga 7 Februari dari harga penawaran Rp349.000, khusus untuk Shopee Flash Sale. Ada pula promo  spesial lainnya yakni Valentine bundle seharga Rp 499.000 untuk 1 Huawei Band 4e warna merah dan 1 Huawei Band 4e warna hitam.

“Di masa yang akan datang, Huawei akan terus meningkatkan investasi di bidang olahraga dan kesehatan untuk membangun ekosistem wearable Huawei yang inovatif, stylish, dan terdepan dalam teknologi. Kami juga berkomitmen untuk menyediakan produk kesehatan dan kebugaran yang mudah digunakan, profesional dan akurat bagi konsumen,” ungkap Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia.

Sebagai informasi, pada tahun 2020, Huawei meluncurkan tujuh perangkat wearable bagi para konsumen di pasar Indonesia. Smartwatch seperti Huawei Watch GT 2, Huawei Watch GT 2 Pro, dan Huawei Watch FIT mendapatkan sambutan baik dari konsumen secara global, untuk fungsi kebugaran dan kesehatan profesional. 

Menurut laporan riset pasar dari IDC, firma konsultan pasar ternama dunia, smartwatch Huawei menempati peringkat No.1 pada kuartal kedua tahun 2020. Tak hanya itu, smartwatch Huawei juga telah menyabet banyak penghargaan berkelas dunia, seperti salah satunya Smartwatch Terbaik untuk Huawei Watch GT 2 di EISA Awards. Pencapaian dan penghargaan ini menunjukkan antusiasme konsumen memacu Huawei untuk terus berkomitmen untuk terus mengembangkan perangkat wearable-nya, agar senantiasa melengkapi kebutuhan  gaya hidup digital  setiap konsumen.

“Huawei menunjukkan dedikasi untuk menyediakan jajaran produk wearable terbaik kepada para konsumen dengan melakukan penelitian dan pengembangan menyeluruh, untuk mendukung konsumen kami selama masa-masa sulit ini dalam menjaga kesehatan sekaligus menjaga produktivitas mereka,” ujar Khing Seng.

Untuk menyediakan produk-produk wearables yang lebih pintar dan lebih canggih untuk konsumen serta pengalaman kebugaran dan kesehatan terbaik, tim Riset dan Pengembangan kebugaran & kesehatan Huawei menghabiskan sembilan bulan untuk mengintegrasikan sumber daya penelitian dan pengembangan yang ada guna memperkenalkan perangkat baru. 

Dengan teknologi besar yang berada di balik berbagai fitur esensial, Huawei mampu memberikan pengalaman digital yang terbaik, menyeluruh, serta terjangkau untuk semua orang.

Huawei GT 2 & Huawei GT 2 Pro

Tahun lalu, Huawei telah merilis serangkaian smartwatch yang membawa terobosan dalam industri wearable. Melanjutkan kesuksesan Huawei Watch GT dan Huawei GT 2e yang menerima banyak ulasan positif dari berbagai pihak, Huawei merilis Huawei Watch GT 2 Pro pada Oktober lalu dengan berbagai peningkatan esensial seperti bingkai titanium untuk memberi daya tahan yang lebih baik, dan juga Huawei Share yang membawa konektivitas tanpa hambatan dengan berbagai perangkat lain yang termasuk dalam ekosistem produk Huawei.

Selain itu, Huawei juga menawarkan deteksi latihan otomatis untuk enam mode latihan, dan lebih dari 100 mode serupa lainnya yang bebas dipilih  Memahami perubahan gaya hidup konsumen, Huawei WATCH GT 2 dan Huawei WATCH GT 2 Pro memiliki baterai yang tahan lama, sehingga pemakaian dapat dilakukan hingga 14 hari. 

Huawei juga secara signifikan meningkatkan kemampuan fitur pelacakan kesehatannya pada Huawei WATCH GT 2 Pro yang baru, sebagai teknologi pemantauan detak jantung, Huawei TruSeen™ 4.0+, memberikan pembacaan lebih akurat dan mendukung pemantauan detak jantung 24 jam, pemantauan detak jantung istirahat, pemberitahuan detak jantung abnormal, pelacakan tidur ilmiah, pemantauan stres sepanjang hari, serta deteksi saturasi oksigen darah (SpO2).

Huawei WATCH FIT

Untuk pilihan yang lebih sporty, Huawei merilis Huawei WATCH FIT dengan tampilan jam persegi dan layar AMOLED pada September lalu. Produk ini mendukung konsumen dengan intensitas latihan tinggi mulai dari berlari hingga yoga dan pilates, serta membawa konsep minimalis untuk produk wearable. Huawei WATCH FIT menjadi perangkat wearable Huawei pertama yang memberikan pelatihan pribadi beranimasi dengan 12 kursu,s yang mencakup 44 demonstrasi postur. 

Jam tangan ini juga menyediakan pelacakan tidur, pelacakan detak jantung TruSeen™ 4.0, dan kadar oksigen darah (SpO2) dengan masa pakai baterai yang tahan lama hingga dua minggu.

(Icha)