Diperkenalkan pada Agustus 2018, Snapdragon 670 memiliki arsitektur yang sangat terintegrasi, termasuk CPU Qualcomm Kryo, Qualcomm Spectra ISP, Qualcomm AI Engine, dan modem Snapdragon X12 LTE, untuk pengalaman pengguna seluler berkualitas tinggi.
Bersama-sama, fitur-fitur ini membawa platform unggul dalam hal kecerdasan buatan (AI), kamera, dan multimedia. Sebagai bagian dari keluarga seri 600, ini juga unggul dalam hal masa pakai baterai yang lama.
Snapdragon 665 memungkinkan pengguna melakukan banyak hal pada perangkatnya. Mulai dari kemampuan fotografi yang memukau, kemampuan gaming yang dioptimalkan, dan kecerdasan buatan (AI). Pengguna akan dapat berinteraksi dengan perangkatnya (dan dunia di sekitar) dengan cara yang benar-benar baru.
Platform ini mengusung sejumlah fitur termasuk Qualcomm Hexagon 686 DSP, Qualcomm Spectra 165 ISP, dan Qualcomm AI Engine generasi ketiga — yang bekerja sama untuk menghadirkan pengalaman yang lebih cerdas dan menarik di seluruh perangkat.
Fitur Snapdragon 665
Qualcomm® Hexagon™ 686 DSP and Hexagon Vector eXtensions (HVX) for advanced imaging and computing
Qualcomm® Adreno™ 610 GPU enables gameplay in optimal game-world conditions with ultra-fast frame rates, super smooth interactions, surround-sound audio, and extremely realistic graphics
Support for state-of-the-art Vulkan® 1.1 graphics library that uses 20% less power than Open GL ES and integrates enhanced developer tools to improve gaming graphics and battery life
Qualcomm® aptX™ Audio and Qualcomm Aqstic™ Technology deliver a smooth, crystal-clear audio experience
Advanced features including Hybrid Autofocus, Optical Zoom, Zero Shutter Lag, and Multi-Frame Noise Reduction, for almost endless still and video capture possibilities
With the 48MP Snapshot feature, capture every detail and even a hi-res photo that could be blown up to the size of a billboard
Triple Camera with support for Telephoto, Wide and Ultra-Wide images
Snapdragon X12 LTE modem designed to support superior connectivity with LTE download speeds up to 600 Mbps
Integrated 1×1 802.11ac Wi-Fi with MU-MIMO
Octa-core Kryo 260 CPU, built in 11nm, balances between 4 performance and 4 efficiency cores
With Quick Charge 3.0 technology, charge up to 4 times faster conventional charging*
Diperkenalkan di San Diego pada Mei 2017 silam, Snapdragon 660 hadir dengan peningkatan kualitas gambar dan kecepatan LTE yang cepat. Itu belum termasuk kualitas kamera yang lebih baik, pemrosesan audio dan visual, konektivitas, peningkatan CPU dan kinerja GPU, pengisian cepat, keamanan, dan mesin pembelajaran.
Snapdragon 660 dibangun dengan menggunakan proses FinFET 14nm dan menyediakan kemampuan pengambilan dan pemutaran video 4K, bersama dengan memori maksimum 8GB dan dukungan Vulkan API. Selain itu, Snapdragon 660 juga mendukung tampilan hingga resolusi QHD (2K).
Fitur Snapdragon 660
Qualcomm Spectra™ 160 Camera ISP: Dual 14-bit ISPs support up to 25MP single or 16MP dual cameras for the ultimate photography and videography experience
Qualcomm® Adreno™ 512 GPU: Up to 30% better graphics and enhanced gaming performance1 for lifelike visuals and more efficient rendering of advanced 3D graphics
Qualcomm® Hexagon™ 680 DSP includes Hexagon Vector eXtensions (HVX), designed to support Caffe2 and Tensorflow for machine learning and image processing
Snapdragon X12 LTE modem designed to support mobile industry leading connectivity with LTE download speeds up to 600 Mbps, integrated 2×2 802.11ac Wi-Fi with MU-MIMO, and RF front end technologies
Qualcomm® Kryo™ 260 CPU: Manufactured in 14nm, bringing Kryo to the 600-tier for the first time
Qualcomm® Quick Charge™ 4 technology: 20% faster, 30% more efficient than previous generation, charge from zero to 50% in 15 minutes2
Snapdragon 653 dirancang untuk mendukung kinerja 10 persen lebih tinggi dibandingkan dengan 652. Ini tak lain berkat peningkatan kecepatan CPU hingga 1,95GHz, dan peningkatan arsitektur tambahan. RAM juga telah dilipat gandakan hingga 8GB.
Platform ini juga mengimplementasikan Enhanced Voice Services (EVS) pada panggilan VoLTE, yang artinya panggilan Anda bisa terdengar luar biasa saat menggunakan layanan ini di jaringan operator Anda.
Fitur Snapdragon 653
4K video capture and playback
Up to 8GB addressable memory
Integrated X9 LTE
Cat 7 downlink, up to 300 Mbps
Cat 13 uplink, up to 150 Mbps
2x20Mz carrier aggregation with up to 64-QAM
Snapdragon All Mode
Ultra HD Voice with EVS codec
Next generation Qualcomm® Adreno™ 510 GPU makes high-tier graphics and gaming more immersive than ever
Quad HD (2K) displays and wireless streaming full HD
Dual ISP (image signal processor) offers support for up to 21MP zero shutter lag (ZSL) photos at 24fps
Qualcomm Snapdragon 460 menghadirkan pengalaman seluler yang mengesankan dengan lompatan kinerja yang luar biasa, AI tingkat pertama, dan pengalaman kamera dengan banyak fitur.
Ini adalah platform seluler seri 4 pertama Qualcomm yang dilengkapi dengan Qualcomm FastConnect 6100, yang menggabungkan teknologi berkinerja tinggi dalam satu sub-sistem konektivitas. Kemajuan ini memungkinkan pengguna merasakan lebih banyak manfaat dari perangkatnya, dari multitasking yang mudah, penjelajahan web hingga game kasual.
Fitur Snapdragon 460
Qualcomm® Sensing Hub
Ultra low power hub for audio, voice and sensors
Capable of fusing contextual data streams including sensors, audio and voice
Diperkenalkan pada 2017 lalu, Snapdragon 450 adalah yang pertama di tingkatnya yang menggunakan proses FinFET 14nm dan dirancang untuk memberikan peningkatan yang signifikan dalam masa pakai baterai, kinerja grafis dan komputasi, pencitraan dan konektivitas LTE dibandingkan pendahulunya, Snapdragon 435.
Snapdragon 450 berfokus pada peningkatan dibandingkan pendahulunya dalam empat kategori fitur utama, termasuk peningkatan CPU dan GPU, masa pakai baterai, kamera dan multimedia, serta konektivitas.
Fitur Snapdragon 450
Integrated X9 LTE
Cat 7 downlink, up to 300 Mbps
Cat 13 uplink, up to 150 Mbps
2x20Mz carrier aggregation with up to 64-QAM
Snapdragon All Mode
Ultra HD Voice with EVS codec
Qualcomm® TruSignal™ Antenna Boost
Professional camera features and DSLR-like image quality with dual image signal processors
Qualcomm® Hexagon™ 546 DSP provides battery-efficient enhancements to audio, video, and computer vision use cases
Qualcomm® Adreno™ 506 PC-class graphics with support for advanced APIs and Hardware Tessellation
Snapdragon sensor core is designed to support new always-on use cases at reduced power levels and cost
Software can be utilized across other Snapdragon 400 series processors
Dibangun di atas teknologi pemrosesan FinFET yang lebih canggih, Snapdragon 439 dirancang untuk memberikan lebih banyak fleksibilitas dan kebebasan bagi OEM yang ingin menambahkan fitur dan kemampuan yang dapat meningkatkan pengalaman seluler pelanggan mereka.
Selain itu, Snapdragon 439 juga meningkatkan standar masa pakai baterai, dengan penggunaan daya hingga 25 persen lebih sedikit dan kinerja 25 persen lebih tinggi. Platform juga dilengkapi modem Snapdragon X6, yang mendukung kecepatan unduh hingga 150 Mbps, dan koneksi suara dan data Dual SIM Dual VoLTE.
Snapdragon 435 diumumkan pada bulan September 2016, bersama dua rekannya Snapdragon 430 dan 625. Semua prosesor Snapdragon baru ini menggabungkan teknologi canggih, termasuk dukungan untuk LTE dengan agregasi operator, dukungan untuk Wi-Fi 802.11ac dengan MU-MIMO, ISP kamera ganda, solusi front-end Qualcomm RF360, Qualcomm Hexagon DSP (prosesor sinyal digital) untuk audio hemat daya dan hub sensor yang memenuhi persyaratan sensor Android M, Qualcomm Quick Charge, dan desain referensi yang komprehensif.
Fitur Snapdragon 435
Integrated X9 LTE modem
Cat 7 downlink, up to 300 Mbps
Cat 13 uplink, up to 150 Mbps
2x20Mz carrier aggregation with up to 64-QAM
Snapdragon All Mode
Ultra HD Voice with EVS codec
Advanced Wi-Fi
Integrated 802.11ac with Multi-User MIMO (MU-MIMO)
Multi-threaded, high performance in mid-tier devices with the first octa-core Snapdragon 400 tier processor
Snapdragon 429 mendefinisikan ulang titik masuk platform tingkat menengah. Dengan Wi-Fi 802.11ac dengan MU-MIMO, CPU Arm Cortex 64-bit, dan kamera 16MP, platform ini bertujuan untuk membuat pengalaman mutakhir lebih mudah diakses dengan komputasi canggih, grafis halus, dan kualitas kamera yang luar biasa.
Selain itu, Snapdragon 429 juga meningkatkan standar masa pakai baterai, dengan penggunaan daya hingga 25 persen lebih sedikit dan kinerja 25 persen lebih tinggi. Ini juga dilengkapi modem Snapdragon X6, yang mendukung kecepatan unduh hingga 150 Mbps, dan koneksi suara dan data Dual SIM Dual VoLTE.
Telko.id – Xiaomi Mi 11 Lite dan Mi 11 Ultra, dua smartphone yang baru saja diperkenalkan oleh Xiaomi untuk melengkapi Xiaomi Mi 11 yang sudah hadir terlebih dahulu di Indonesia. Duet maut ini hadir tanpa dilengkapi dengan teknologi 5G yang saat ini sedang ramai.
Ada alasan mengapa brand ini belum menanamkan teknologi baru tersebut dalam smartphone terbaru nya ini. Padahal, pabrikan lain berlomba-loma merilis ponsel 5G. Menurut Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, masih terlalu awal untuk menghadirkan ponsel untuk jaringan 5G karena masih terbatasnya penyedia jaringan 5G di Indonesia.
“Untuk menghadirkan ponsel 5G dengan harga yang berada di mid range, terlalu banyak fitur yang harus dikorbankan saat ini. Dari sisi chipset pun, harganya masih mahal dan belum optimal,” ungkap Alvin pada peluncuran Xiaomi Mi 11 Lite dan Mi 11 Ultra secara virtual, Selasa (15/06).
Selain itu, Alvi juga menjelaskan bahwa duet produk maut ini sudah direncanakan sejak tahun lalu. Pasalnya, sebelum sebuah produk masuk ke Indonesia, proses perencanaannya bisa mencapai 6 bulan hingga 12 bulan. ”Tahun lalu, penetrasi jaringan 5G masih belum jelas di Indonesia. Maka, kami ambil keputusan untuk membawa Mi 11 Lite versi 4G LTE,” ujar Alvin memberikan alasannya.
Xiaomi Mi 11 Lite
Alasan lainnya yang dikemukan oleh Alvin adalah frekuensi. Di mana, pada waktu merencanakan produk ini, band 5G masih belum terkonfirmasi. “Jadi, kami tidak tahu operator mana yang sudah siap menggelar 5G dan band mana yang sudah mendukung 5G,” ungkapnya.
Dengan alasan diatas, Xiaomi pun memutuskan untuk meluncurkan kedua produk terbaru nya itu dengan berbasis 4G LTE. “Karena memiliki value lebih baik, lebih murah, dan lebih cocok untuk mereka,” ujar Alvin.
Ya mau tidak mau memang konsumen terpaksa harus memilih. Mau memakai chipset 5G dan layar LCD dan fast charging 18W atau chipset 4G LTE dengan layar AMOLED dan fast charging 33W.
Lalu apa keunggulan Xiaomi Mi 11 Lite dan Mi 11 Ultra?
Xiaomi Mi 11 Lite
Smartphone ini hadir dengan desain yang elegan karena menggungulkan bodi yang tipis. Bahkan diklaim menjadi smartphone paling tipis karena hanya memiliki ketebalan 6.81 milimeter dan paling ringan dengan berat 157 gram di pasar smartphone saat ini (kuartal kedua 2021).
Smartphone yang disebut sebagai perpaduan dari teknologi dan desain yang trendi itu ditargetkan untuk para pengguna wanita maka dari itu Mi 11 Lite dihadirkan dalam tiga pilihan warna mulai dari Boba Black, Bubblegum Blue, dan Peach Pink.
Xiaomi Indonesia untuk membuktikan perpaduan antara teknologi dan fesyen melalui Mi 11 Lite bahkan menampilkan kolaborasi dengan dua desainer busana ternama di Tanah Air yaitu Stella Rissa dan Diana Putri dari Diana Couture.
Smartphone itu dilengkapi dengan chipset dari Snapdargon 732G yang artinya hanya bisa menangkap frekuensi jaringan 4G dan belum bisa menggunakan 5G seperti di luar negeri.
Tersedia tiga pilihan ukuran RAM dan penyimpanan mulai dari 6 GB+ 64 GB, 6 GB+128 GB, dan 8 GB+ 128 GB.
Baterai yang disematkan dalam ponsel tipis itu cukup besar yaitu sebesar 4.250 mAh dengan kecepatan pengisian 33 watt.
Untuk kamera disematkan kamera belakang sebanyak tiga kamera dengan kamera utama sebesar 64 megapiksel disertai kemampuan kamera ultrawide dan macro, sementara untuk kamera depan dilengkapi kamera berukuran 20 megapiksel.
Ponsel yang dirilis global pada Maret 2021 itu pun dibanderol dengan harga di bawah Rp 4 juta untuk pasar Indonesia dengan rincian untuk Rp3.699.000 untuk varian 6GB+64 GB, Rp3.799.000 untuk varian 6GB+128GB, serta Rp3.999.000 untuk varian 8 GB+ 128 GB.
Produk itu bisa didapatkan mulai Kamis (17/6) pukul 12.00 WIB di situs mi.com, Shopee, dan Akulaku Xiaomi Indonesia.
Xiaomi Mi 11 Ultra
Smartphone ini diklaim sebagai “The Beacon of Android” atau pendobrak teknologi untuk ponsel pintar kelas atas besutan Xiaomi.
Xiaomi mengklaim sudah menciptakan standar baru untuk ponsel premium spesialisasi fotografi dan videografi dengan hadirnya Xiaomi Mi 11 Ultra ini.
Apalagi, perangkat ini juga sudah dibekali chipset Snapdragon 888 yang tentunya sudah bisa mendapatkan jaringan generasi terbaru yaitu jaringan 5G, ponsel ini dibekali dengan RAM dan ruang penyimpanan yang besar yaitu 12 GB+ 256 GB.
Kehadiran tiga kamera berukuran besar yaitu 50 megapiksel pro untuk kamera utama, 48 megapiksel untuk kamera ultra-wide,48 megapiksel untuk telephoto disertai sensor terbaru bernama GN2 diklaim mampu menyaingi hasil gambar baik foto dan video dari kamera profesional.
Berbeda dari ponsel kelas atas yang biasanya berbahan kaca, Mi 11 Ultra dibekali dengan bahan ceramic tersedia dalam dua varian warna yaitu Ceramic White dan Ceramic Black.
Berbekal baterai berbahan baru yaitu Silicone Oxide Anode yang biasanya digunakan untuk baterai mobil listrik. Baterai itu berukuran besar 5000 mAh dan dibekali pengisian cepat 67 watt dengan kabel maupun nirkabel yang dijanjikan memiliki ketahanan lebih lama dibanding baterai biasa.
Menariknya ponsel ini memiliki ketahanan air dengan standar IP 68 yang memungkinkan ponsel ini tahan digunakan di kedalaman air sedalam 1,5 meter dalam waktu maksimal 30 menit.
Ponsel yang terdengar sangat mewah itu dibanderol dengan harga Rp16.999.000 dan hanya bisa dibeli melalui undangan terbatas kepada pengguna setia Xiaomi yang undangannya disebar mulai Rabu (16/6).
Penjualan terbatas itu dilakukan karena adanya keterbatasan chip yang terjadi secara global di pasar teknologi.
Pada saat yang sama, Xiaomi juga resmi merilis Xiaomi Mi Smart Band 6 di Indonesia dengan membanderol jam pintar itu seharga Rp 499.000 atau sekitar Rp 500 ribuan.
Produk ini merupakan produk terbaru dari lini produk wearable Xiaomi untuk mendukung keperluan masyarakat khususnya untuk mendukung gaya hidup yang terkoneksi. (Icha)