Telko.id – Telkomsel Awards 2021, sebuah ajang puncak penghargaan yang diberikan pada insan yang telah banyak menginspirasi melalui karya dan prestasi. Penyerahan penghargaan ini akan dihadirkan oleh Telkomsel dalam rangka 26 tahun melayani Indonesia, akan diselenggarakan pada 18 Juni 2021 di ICE BSD, Tangerang Selatan.
“Telkomsel memberikan apresiasi kepada para insan yang telah banyak menginspirasi melalui karya dan prestasi dengan menghadirkan Telkomsel Awards 2021. Semoga apresiasi yang diberikan oleh Telkomsel ini dapat menjadi bara semangat yang baru bagi siapa pun agar ke depannya dapat konsisten berkontribusi memberikan hal positif bagi bangsa,” ungkap Abdullah Fahmi, Vice President Brand and Marketing Communications Telkomsel menjelaskan.
Pada ajang Telkomsel Awards 2021, operator ini akan memberikan apresiasi kepada para musisi, para pemain film yang berakting pada konten original MAXstream, dan tim e-Sports yang akan terbagi ke dalam 8 kategori nominasi untuk diberikan penghargaan.
Terdapat empat kategori nominasi untuk musik, di antaranya Favorite Song, Favorite Male Singer, Favorite Female Singer, Favorite Group/Duo. Kemudian terdapat tiga kategori nominasi untuk pemain film original MAXstream, di antaranya Favorite MAXstream Content, Favorite Male MAXstream Talent, Favorite Female MAXstream. Sementara itu, satu nominasi tersisa akan diperebutkan oleh tim e-Sports Indonesia untuk nominasi Favorite e-Sports Team.
Untuk pemilihan nominasi, seperti pada kategori musik didasarkan pada beberapa aspek penilaian, seperti kualitas, popularitas social media engagement, radio airtime, dan dampak yang dihasilkan dari karya-karya para musisi. Kemudian untuk kategori MAXstream, penilaiannya dilakukan melalui Lembaga Survei Saiful Mujani Research & Consulting dengan mengambil sample dan menganalisis data pelanggan MAXstream di beberapa kota besar di Indonesia.
Nantinya para pemenang yang berhak mendapatkan apresiasi tertinggi dari Telkomsel ini dipilih langsung oleh masyarakat melalui mekanisme vote yang dibuka pada 11 Juni 2021 dan akan ditutup pada 18 Juni 2021. Vote dilakukan melalui media sosial dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Telkomsel.
Malam kemeriahan Telkomsel Awards 2021 akan ditayangkan live secara eksklusif di aplikasi MAXstream dan channel YouTube Telkomsel pada 18 Juni 2021, pukul 19.00 WIB.
“Telkomsel berharap, ajang Telkomsel Awards 2021 ini bisa menjadi salah satu kegiatan yang dapat membuka peluang lebih luas bagi talenta kreatif di seluruh Indonesia untuk dapat lebih produktif ke depannya,” sahut Fahmi menambahkan.
Ia pun berharap pesan utama yang ingin disampaikan melalui Telkomsel Awards 2021 dapat diterima dan dirasakan dengan baik oleh seluruh masyarakat Indonesia, bahwa Telkomsel akan selalu hadir bagi siapa pun yang ingin terus bergerak maju melalui karya-karya yang dapat menginspirasi dan khususnya memberikan impact secara luas bagi kemajuan bangsa. (Icha)
Telko.id – Ini rahasia XL Satu Fiber, layanan konvergensi selular dan fiber yang baru saja diluncurkan oleh XL Axiata. Layanan seperti ini belum ada yang melakukannya di Indonesia walaupun sebenarnya bisa. Lalu kenapa operator ini berani melakukannya?
Menurut Lead of Product XL Home, Roy Wisnu Wibowo, sebenarnya layanan konvergensi di Indonesia telah dilakukan di beberapa industry. Seperti di industri telekomunikasi, industri TI, dan industri media. “Dan banyak sekali hal-hal yang mendorong konvergensi, seperti dorongan pasar, teknologi, dan ekonomi,” kata Lead of Product XL Home, Roy Wisnu Wibowo dalam acara yang dilaksanakan secara daring, Selasa (8/6).
Saat melakukan Konvergensi, Roy mengungkapkan rahasia XL Satu Fiber yang dilakukan XL ini. Ia mengatakan bahwa akan ada keuntungan yang didapat, baik dari pihak konsumen dan juga dari provider. Dan ternyata, cukup banyak keunggulannya.
“Kalau kita lihat dari industri secara umum, benefitnya hampir sama. Dari sisi customer adalah adanya kemudahan dalam penggunaan dan pembayaran, lalu value for money, serta kebebasan dan fleksibilitas dalam memilih apa yang mereka inginkan,” paparnya.
“Dan dari sisi provider kita mendapatkan efisiensi teknologi, lebih mudah melacak subscriber management, lebih banyak engagement dengan para pengguna, dapat membuat regulasi yang lebih baik, dan memiliki privasi yang lebih baik,” lanjutnya.
Itu sebabnya, operator ini pun menggabungkan XL Home dan XL Prabayar menjadi XL Satu Fiber. Pengguna akan tetap mendapatkan harga yang kompetitif dengan pilihan paket yang lebih baik.
Sebagai informasi, XL Axiata sendiri sangat agresif dalam membangun fiber optic. Pada tahun 2021, XL Axiata menargetkan dapat melakukan fiberisasi pada 9.000 sites atau menara telekomunikasinya. Diakhir tahun 2020, XL Axiata telah melakukan fiberisasi pada 10.500 sites yang tersebar di seluruh Indonesia. Secara total akan ada sekitar 19.000 sites yang telah terfiberisasi pada tahun 2021.
Selain untuk mempersiapkan untuk layanan 5G, fiberisasi ini juga memberikan manfaat lain bagi XL Axiata, yakni dapat melayani pelanggan di perumahan melalui XL Home. Dan, selain itu juga dapat memberikan layanan konvergensi seperti XL Satu Fiber ini. Dengan demikian operator ini menjadi lebih efisien dalam mengelola teknologi yang dimilikinya.
Namun, untuk memberikan layanan konvergensi tersebut, XL bukan hanya bangun fiber optic saja, untuk menelurkan layanan XL Satu Fiber ini, XL juga melakukan penyesuaian billing system, Micro Service, sampai support system lainnya.
Bahkan untuk memperkuat layanan XL Satu Fiber ini, XL Axiata pun berkolaborasi dengan perusahaan penyedia jaringan fiber optic FiberStar. Dan saat ini penetrasi nya sudah 36% di jaringan sendiri atau 17-18% secara over all –jaringan sendiri maupun mitra sehingga peluang untuk terus menggenjot layanan ini pun sangat besar.
XL pun optimis, layanan ini bakal diserap pasar dengan baik karena baru beberapa minggu saja, penambahan pelanggan XL Satu Fiber lebih tinggi dibandingkan dengan penambahan XL Home pada hari biasa. Bisa mencapai 14.1%.
Walaupun, XL sudah memiliki jaringan fiber optic dibanyak daerah, tetapi untuk XL Satu Fiber baru dapat dirasakan oleh masyarakat yang berada di wilayah Jabodetabek, Yogyakarta, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Banjarbaru, Medan, Palembang, Bandung, Cirebon, Semarang, Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. (Icha)
Telko.id – SheHacks 2021, baru saja diluncurkan oleh Indosat Ooredoo. Program strategi berkelanjutan atau CSR ini diperuntukan bagi para perempuan Indonesia dalam menggunakan untuk menjawab tantangan ketidaksetaraan gender.
SheHacks 2021 diluncurkan pada acara yang diselenggarakan oleh Indosat Ooredoo dan dihadiri oleh pemimpin wanita terkemuka: Tri Rismaharini, Menteri Sosial Republik Indonesia; Angkie Yudistia, Staf Ahli Milenial Presiden Republik Indonesia; H.E. Fawziya E. Al-Sulaiti, Duta Besar Negara Qatar untuk Republik Indonesia; dan Dwi Faiz, Kepala Program UN Women Indonesia.
“Dalam dekade terakhir, kehidupan perempuan Indonesia telah meningkat secara signifikan, tetapi masih ada ketidaksetaraan gender yang signifikan dalam banyak aspek kehidupan. Pemberdayaan perempuan dengan meningkatkan kapasitas ekonomi melalui pemanfaatan teknologi digital telah lama menjadi prioritas Indosat Ooredoo,” ujar Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo mengungkapkan alasan digelarnya program SheHacks 2021 ini.
SheHacks sendiri sudah dilakukan oleh Indosat Ooredoo sejak tahun 2020 dan kini diperluas lagi dengan memberikan bimbingan dan pelatihan kepada perempuan Indonesia untuk mengembangkan solusi digital dalam mengatasi beberapa permasalahan nyata yang mereka hadapi.
Indosat Ooredoo melihat peluang besar yang belum dimanfaatkan untuk mengurangi kesenjangan gender melalui kekuatan teknologi. Diinisiasi pada tahun 2020, SheHacks bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan inovasi di kalangan perempuan Indonesia sehingga mereka dapat meretas masalah mereka menjadi terobosan kreatif untuk menjawab tantangan sosial dan ekonomi yang mereka hadapi saat ini.
Dalam acara peluncuran H.E. Fawziya E. Al-Sulaiti, Duta Besar Negara Qatar untuk Republik Indonesia, menggarisbawahi kuatnya hubungan kedua negara; Negara Qatar dan Republik Indonesia, yang telah melahirkan potensi-potensi yang luar biasa dan peluang-peluang besar seperti ini.
“SheHacks adalah program inovatif yang dapat membantu wanita untuk mempertajam keterampilan mereka dan memperbesar kapasitas mereka.” Ibu H.E Al-Sulaiti menambahkan, “Saya berharap program ini dapat memberdayakan lebih banyak perempuan Indonesia di masa depan karena perempuan perlu mendidik diri mereka sendiri dalam konsep dan teknologi baru.”
SheHacks tahun ini akan fokus mengatasi ketidaksetaraan di tiga bidang utama: ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Secara khusus, program ini bertujuan untuk: meningkatkan kontribusi ekonomi perempuan dengan menumbuhkan kewirausahaan; meningkatkan akses perempuan ke pendidikan, dan: meningkatkan akses perempuan ke layanan kesehatan.
SheHacks 2021 bertujuan untuk menjangkau lebih dari seribu perempuan Indonesia sebagai peserta dan melibatkan berbagai komunitas pemberdayaan perempuan lainnya di seluruh Indonesia.
“Melalui program berkelanjutan ini, Indosat Ooredoo akan terus membantu lulusan SheHacks dalam mengubah inovasi mereka menjadi solusi nyata, bekerja sama dengan Pemerintah dan organisasi global seperti UNDP, UN Women, dan GSMA Connected Women. Kami berharap SheHacks menjadi titik awal untuk mengurangi kesenjangan gender dan terus menciptakan dampak yang lebih besar untuk mencapai kesetaraan gender di Indonesia,” tutup Ahmad.
Untuk mengikuti SheHacks 2021, peserta dapat mendaftar dan mengirimkan proposal program mereka mulai 9 Juni hingga 9 Juli 2021. Semua perempuan Indonesia di bawah 40 tahun diperbolehkan mengikuti kompetisi dalam tim yang terdiri dari maksimal 3 anggota. Finalis terpilih akan diberikan keistimewaan untuk mendapatkan pendampingan yang lebih mendalam dan pemenang akan diumumkan pada Agustus 2021.
Terakhir, para pemenang akan melalui buddy program selama 4 bulan di mana mereka akan terhubung dengan pemangku kepentingan yang tepat untuk mengaktualisasikan solusi mereka. Untuk mendaftar dan informasi lengkap SheHacks 2021 dapat diakses di https://shehacks.id/.
Mengatasi ketidaksetaraan gender di Indonesia
Kehidupan perempuan Indonesia saat ini telah meningkat dibandingkan sebelumnya. Semakin banyak perempuan mengambil peran penting di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM). Namun, masih banyak tantangan ketidaksetaraan gender yang dihadapi perempuan Indonesia, terutama di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Hingga saat ini, perempuan Indonesia masih mengalami tantangan ekonomi yang signifikan dibandingkan dengan laki-laki. Sebuah studi yang diterbitkan baru-baru ini oleh World Economic Forum menunjukkan bahwa hanya 56% perempuan Indonesia yang berpartisipasi dalam angkatan kerja dibandingkan dengan 84,1% laki-laki.
Seiring dengan kesenjangan tingkat partisipasi angkatan kerja, juga terjadi kesenjangan upah yang signifikan antara keduanya hingga 22%. Global Gender Gap Report 2021 juga menempatkan Indonesia di peringkat ke-99 dari 156 negara dalam hal partisipasi dan peluang ekonomi – sebuah penurunan signifikan dari tahun 2020, di mana Indonesia berada di peringkat ke-85 dari 153 negara.
Selanjutnya, kesetaraan gender merupakan faktor penting dalam mencapai pertumbuhan sosial, politik, dan ekonomi yang berkelanjutan, mengingat hampir 50% penduduk Indonesia adalah perempuan.
Hal ini juga merupakan komitmen yang disepakati oleh negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagaimana tertuang dalam Sustainable Development Goals (UN SDGs) nomor 5, yaitu ‘Achieving gender equality and empowerment all women and girls’. (Icha)
Telko.id – Spesifikasi vivo Y53s bertumpu pada Snapdragon 480 5G, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, June 09 ini dibekali sistem operasi Android 11, OriginOS dan layar berukuran 6.58″ Inch.
Sampai berita ini diturunkan, Vivo memang belum secara resmi merilis harga vivo Y53s. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.
Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Blue, Silver) dan memiliki body berdimensi 164 x 75.3 x 8.5 mm (6.46 x 2.96 x 0.33 in) dengan berat 189 g (6.67 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).
Spesifikasi vivo Y53s
Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 480 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.0 GHz Kryo 460 & 6×1.8 GHz Kryo 460) dan prosesor grafis / GPU Adreno 619. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, Unspecified dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.
Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.58″ Inch dengan jenis IPS LCD, 90Hz. Resolusi layarnya 1080×2408 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.
Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, vivo Y53s sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / CDMA2000 / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, .
Kamera vivo Y53s
Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang vivo Y53s :
Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?
Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.
Telko.id – Spesifikasi Nokia C01 Plus bertumpu pada Unisoc SC9863A, 1 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 5 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, June 08 ini dibekali sistem operasi Android 11 (Go edition) dan layar berukuran 5.45″ Inch.
Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia C01 Plus. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.
Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Blue, Purple) dan memiliki body berdimensi 148 x 71.8 x 9.3 mm (5.83 x 2.83 x 0.37 in) dengan berat 157 g (5.54 oz). Desainnya dibangun dari komponen Plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).
Spesifikasi Nokia C01 Plus
Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Unisoc SC9863A yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×1.6 GHz Cortex-A55 & 4×1.2 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G52 MC2. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 1 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 16GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 3000 mAh.
Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.45″ Inch dengan jenis IPS LCD. Resolusi layarnya 720×1440 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.
Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia C01 Plus sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 21.1/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, proximity, .
Kamera Nokia C01 Plus
Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia C01 Plus :
5 MP.
Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 5 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 720p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?
Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur LED flash, HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 720p@30fps.
Telko.id – Kabel Laut Biak-Jayapura Putus, sudah terjadi sejak tanggal 30 April 2021 lalu. Tepat nya pada pukul 19.40 WIB atau pukul 21.40 WIT. Sampai saat ini, pemulihan terhadap gangguan itu terus dilakukan oleh Telkom agar bisa pulih seperti sediakala. Namun, saat ini pun, jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut tidak Black Out Total.
Memang diakui oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate bahwa putusnya kabel laut tersebut berdampak pada total trafik dari normal sistem komunikasi di seluruh Papua sekitar 154 Gbps dari total traffic di Papua sebesar 464 Gbps, atau yang terdampak hanya sepertiga dari total traffic.
“Saya perlu tekankan ini karena ada kesan seolah-olah putusnya kabel tersebut mengakibatkan total black out di Papua, tidak betul. Yang betul terdampak pada 154 dari total 464 Gbps,” tegasnya dalam Konferensi Pers di Ruang Media Center Kantor Kementerian Kominfo, Senin, Jakarta (07/06/2021).
Johnny menjelaskan area atau daerah yang terdampak gangguan di Papua berada pada 4 titik. “Yaitu Kota Jayapura, Abepura, Sentani, dan Sarmi. Bukan di seluruh Papua,” tandasnya.
Gangguang tersebut terjadi karena faktor utama nya adalah faktor alam. Tepatnya pada posisi 280 kilometer dari kota Biak dengan kedalaman 4.050 meter di bawah permukaan laut (Mdpl). Hal ini pun diakui oleh Johnny bahwa bukan yang pertama kali. Putusnya Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) diwilayah ini sudah terjadi lima kali.
“Empat kejadian sebelumnya diakibatkan oleh faktor alam, dan satu akibat dari alat bantu penangkapan ikan. Sehingga, dapat kami simpulkan sementara sebelum nanti keputusan atau evaluasi akhir disampaikan kepada media, yaitu potensi diakibatkan oleh faktor alam,” ungkap Johnny.
Siapkan untuk PON Papua
Guna mengatasi dan menanggulangi kejadian tersebut, Menteri Johnny menegaskan Kementerian Kominfo telah melakukan koordinasi secara terus menerus dengan Telkom dalam upaya penanganan dan pemulihan jaringan di wilayah terdampak.
“Berdasarkan informasi yang kami peroleh, kapasitas backup yang tersedia seluruhnya sebesar 4,7 Gbps. Sekali lagi, yang terdampak 154 kapasitas backup seluruhnya 4,7 Gbps,” tandasnya.
Adapun kapasitas 4,7 Gbps itu ditunjang dari pemanfaatan link satelit sebesar 2.662 Mbps, radio long haul Palapa Ring Timur 500 Mbps atau setengah Gbps, dan radio long haul Sarmi-Biak 1,6 Mbps atau 1,6 Gbps. Sedangkan untuk mengamankan kualitas link pada saat proses penyambungan, PT Telkom juga menyediakan backup link, khususnya untuk wilayah Manokwari dan Biak sebesar 40 Gbps melalui Palapa Ring Timur.
“Dengan demikian, harusnya kita pahami bahwa gangguan akibat terputusnya fiber optik itu 154 Gbps dan tersedia hanya 4,7 standby atau backup kapasitas. Sehingga belum memungkinkan pemulihan menyeluruh layanan telekomunikasi di wilayah 4 titik tersebut tekanannya di dasar laut,” jelas Johnny.
Ia menambahkan bahwa untuk menanggulangi dan mengatasi gangguan telekomunikasi di kawasan itu, membutuhkan peralatan khusus yaitu penggelaran kabel melalui kapal.
“Sementara Indonesia hanya memiliki 4 kapal yang memungkinkan mampu melakukan penggelaran kabel bawah laut. Dua diantaranya tidak berfungsi, satu sedang melakukan overhaul dan maintenance, dan hanya tersisa satu kapal, dan saat ini satu kapal itulah yang digunakan oleh Telkom untuk menggelar, mengangkat kabel yang terputus, dan menyambung kabelnya, dilakukan di wilayah timur ke arah barat,” tuturnya.
Johnny berharap pemulihan layanan atau selesainya penyambungan kabel bawah laut itu dapat dilakukan secepatnya. Meskipun pada awal bulan Mei lalu, Kementerian Kominfo telah menyampaikan perkiraan sekitar minggu pertama bulan Mei.
“Semalam saya dapat kabar dari Telkom yang mengatakan bahwa, seharusnya semalam sudah bisa diselesaikan. Namun, lagi-lagi terjadi cuaca yang buruk di laut di sekitar wilayah terputusnya kabel. Sehingga, operasi pemulihannya masih membutuhkan waktu,” jelasnya.
Oleh karena itu, Johnny berharap Telkom dapat menyelesaikan persoalan tersebut paling lambat dalam kurun waktu satu minggu kedepan. “Setidaknya di bulan ini pemulihan operasi ke kapasitas semula bisa dilakukan,” harapnya.
Walau demikian, Telkom Indonesia sebetulnya telah menyiapkan rute-rute backup. Namun, akibat kondisi alam, permasalahan yang sama kembali terjadi. “Kalau dilihat gambar ini di peta, maka di wilayah itu sudah beberapa kali terjadi kabel terputus, disambung kembali putus lagi, disambung kembali putus lagi,” jelasnya.
Bahkan, sebagai langkah mitigasi, PT Telkom telah menyiapkan rute di wilayah utara, yaitu dari Biak sampai sekitar Sorong sepanjang lebih dari 1.100 kilo meter kabel atau 1.141 km panjang kabel bawah laut. Rute itu telah dimulai pembangunannya sejak tahun 2020, dan diharapkan selesai pada kuartal pertama tahun 2022.
“Jadi nanti di Papua ada 3 rute mencakup rute selatan, rute tengah dan rute utara. Sehingga ada transmisi data dari wilayah barat ke Papua dan dari Papua ke wilayah barat Indonesia,” jelasnya.
Pemulihan kabel laut tersebut juga nantinya memberikan dukungan telekomunikasi pada saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) tetap dapat dilakukan dengan baik. Sebab, proses pemulihannya sendiri sudah selesai dan akan ada koordinasi lintas operator seluler dengan kementerian Kominfo dalam rangka memberikan dukungan tersedianya bandwidth yang cukup untuk penyelenggaraan PON di Papua.
“Kami harapkan agar penggelaran fiber optik ini bisa selesai sehingga dukungan untuk transmisi data ke dan dari Papua bisa berlangsung dengan baik. Di saat yang bersamaan, pembangunan the last mile, BTS (Base Transceiver Station) oleh Kominfo di Papua akan dilakukan di tahun 2021 dan 2022 nanti untuk keseluruhan wilayah Papua. Kami berharap, bahwa sekitar 5000 BTS dapat digelar di Papua dan siap untuk melayani masyarakat di akhir tahun 2022 nanti,” tandasnya.
Langkah Mitigasi
Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Adriansyah menjelaskan kendala teknis terputusnya kabel laut ruas Biak-Jayapuran. Menurutnya, pihaknya telah menyediakan backup secara bertahap untuk mengatasi masalah tersebut.
“Sebenarnya backup kita sediakan bertahap, karena yang namanya satelit kapasitasnya tidak sebesar fiber optik, sehingga tidak mungkin backup-nya ini menggunakan satelit dan microwave bisa sebesar yang aslinya, 154 (Gbps) tadi,” ujar Ririek.
Menurutnya, backup yang telah disiapkan itu masih untuk mengaktifkan layanan voice (suara) yang langsung tercover pada tanggal 30 April lalu sekitar pukul 22.30 WIB.
“Selanjutnya, kita upaya menambah kapasitas backup dengan mengaktifkan lagi di satelit maupun di microwave dan juga ada fiber optik. Sehingga pada tanggal 17 Mei itu menjadi 4,7 gigabyte, seluruh layanan sebetulnya sudah recover tapi kapasitas atau speed belum kembali normal karena keterbatasan kapasitas backup yang hanya 4,7 giga,” jelasnya.
Mengenai kapal yang digunakan untuk proses penyambungan kembali kabel bawa laut mengalami keterlambatan, Dirut Telkom menyatakan, sejak SKKL ruas Biak-Jayapura itu terputus pada tanggal 30 April, kapal baru bisa beroperasi di awal Juni.
“Antara tanggal 1 sampai 18 Mei, kami melakukan pengurusan dan persiapan kapal yang juga harus berangkat dari titik awal keberadaannya menuju Makassar. Karena di Makassar lah kita tempat menyimpan untuk sper kabelnya, termasuk penyiapan awak dan sebagainya,” ujarnya.
Kemudian, tim diberangkatkan menuju Makassar dan kemudian setelah menyiapkan berbagai kebutuhan, kapal diberangkatkan pada tanggal 19 Mei menuju Jayapura. “Jadi baru sampai di Jayapura akhir Mei, kemudian akhir Mei sampai hari ini adalah proses penyiapan untuk penyambungannya,” imbuhnya.
Upaya Telkom Percepat Revovery
Sebagai upaya untuk pemulihan layanan di Jayapura sebagai dampak putusnya kabel laut Sumatera Maluku Papua Cable System (SMPCS), Telkom telah memberangkatkan Cableship DNEX Pacific Link (DPL) yang akan melakukan penyambungan kabel laut SMPCS ruas Biak-Jayapura.
Kabel laut SMPCS ini putus pada kedalaman 4.050 meter pada ruas Biak-Jayapura yang mengakibatkan terganggunya layanan di Jayapura dan sekitarnya.
Kapal DPL merupakan kapal yang dirancang khusus untuk kebutuhan penggelaran dan pebaikan kabel laut. Kapal yang memiliki berat hingga 7.000 ton ini dilengkapi dengan teknologi terbaik seperti Dynamic Positioning 2 (DP2) untuk sistem otomatisasi dengan full redundance, Remote Operated Vehicles (ROV), dan plough. Kapal memiliki kemampuan operasi hingga kedalaman 10-6.000 meter dan dapat berlayar nonstop hingga 60 hari.
Kapal DPL telah berada di lokasi titik putus sejak 30 Mei 2021 pukul 23:21 WITA dan telah melakukan analisis terhadap kondisi arus, kontur laut, dan pola pelayaran. Saat ini kapal sedang melakukan penarikan kabel arah Biak/Sorong, yang kemudian akan dilanjutkan untuk arah Jayapura.
Kabel laut SMPCS menggunakan teknologi repeater dikarenakan jarak yang cukup jauh sehingga memerlukan tegangan tinggi. Saat proses penyambungan kabel nantinya, diperlukan pemadaman repeater namun tidak berdampak pada layanan karena sistem backup sudah disiapkan.
Untuk menjamin kualitas layanan, khususnya bagi pelanggan di Biak dan Manokwari, Telkom telah menyiapkan backup link yang dapat memenuhi kebutuhan layanan dalam kondisi normal, di mana rata-rata trafik untuk link ruas Biak-Manokwari-Sorong mencapai 40 Gbps dengan waktu puncak terjadi pada pukul 20:00 hingga 22:00, sementara di waktu lainnya total trafik berada di bawah 40Gbps.
Untuk itu Telkom telah menyediakan backup menggunakan ruas Palapa Ring Timur Biak-Manokwari-Sorong dan Nabire-Timika masing-masing 2×10 Gbps, sehingga total mencapai 40 Gbps. (Icha)
Telko.id – Konsep Shop-In-Shop atau SIS merupakan konsep baru yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo agar lebih dekat dengan para pelanggan. Bukan apa-apa, pada masa pandemic seperti sekarang ini, tentu para pelanggan pun akan mengurangi kegiatannya di luar rumah. Kalau pun perlu, ya akan mencari yang jarak nya dekat.
Nah, konsep Shop-In-Shop ini sebagai cara Indosat Ooredoo untuk semakin memperluas jangkauan gerai pelayanannya melalui kerja sama strategis dengan Erajaya. Konsep SIS tersebut memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan telekomunikasi Indosat Ooredoo di gerai Erafone di seluruh Indonesia selain di gerai Indosat Ooredoo.
Titik pelayanan Indosat Ooredoo menjadi semakin dekat dengan lokasi tempat tinggal pelanggannya, memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam memenuhi kebutuhan telekomunikasi masyarakat Indonesia.
“Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, Indosat Ooredoo selalu memperlakukan pelanggannya sebagai sahabat. Untuk itu kami senantiasa berusaha memenuhi kebutuhan telekomunikasi digital mereka terutama di masa pandemi ini. Saat ini masih banyak pelanggan yang perlu beraktivitas di luar rumah untuk mengunjungi gerai Indosat Ooredoo guna mendapatkan pelayanan. Maka dari itu kami menambah titik pelayanan dengan menggandeng Erajaya sebagai mitra strategis,” ungkap Ritesh Kumar Singh, Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo.
Ritesh pun menambahkan, “Jadi pelanggan kami kini memiliki banyak pilihan lokasi untuk mendapatkan informasi atau membeli produk kami secara langsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.”
“Kami bangga dapat kembali bersinergi bersama Indosat Ooredoo di tahun ini dalam memberikan solusi akan kebutuhan telekomunikasi digital, yaitu dengan menghadirkan konsep Shop-in-Shop (SIS) Indosat Ooredoo di jaringan ritel Erafone. Hadirnya konsep ini akan mempermudah pelanggan mendapatkan informasi, layanan, dan pembelian produk Indosat di lokasi gerai Erafone. Ini selaras dengan komitmen kami untuk menghadirkan konsep ritel yang memiliki penawaran produk dengan ekosistem yang berkesinambungan serta di bangun dengan fondasi smart retail,“ ungkap Joy Wahjudi, Vice President Director Erajaya.
Saat ini, gerai Erafone dengan konsep Shop-In-Shop Indosat Ooredoo ini telah beroperasi di beberapa provinsi seperti Jabotabek, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara. Selanjutnya gerai tersebut secara bertahap akan tersedia di kota Bandung, Tuban, Padang Sidempuan, Pontianak, Samarinda, dan segera menyusul di kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia.
Pelanggan yang mengunjungi gerai SIS akan mendapatkan penawaran pembelian ponsel dengan bundling gratis paket pascabayar hingga 12 bulan. Selain itu, pelanggan juga bisa berlangganan paket pascabayar dengan diskon hingga 50%.
Sementara itu di gerai Indosat Ooredoo sendiri terdapat berbagai penawaran menarik program cashback dan pembelian nomor cantik. Bahkan selama masa pandemi ini pelanggan bisa membeli paket pascabayar dari rumah dengan pengantaran gratis kartu perdana ke alamat pelanggan. Dalam operasionalnya, seluruh pusat layanan pelanggan Indosat Ooredoo telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk memutus penyebaran COVID-19 di Indonesia. (Icha)
Realme terus berinovasi dengan meluncurkan HPRealme C25s, untuk menghadirkan teknologi terbaru ke dalam genggaman Anda. Diperkenalkan pada 08 June 2021, HP ini menawarkan kombinasi antara kinerja dan estetika. Realme C25s menjanjikan pengalaman penggunaan yang tidak istimewa tapi masih bisa diandalkan melalui chipset Helio G85 yang memiliki score Antutu 10 rata-rata di angka 265563 dan ditopang oleh RAM berkapasitas 4 GB. Spesifikasi tersebut jadi modal Realme C25s untuk bersaing dengan Samsung Galaxy A22 5G yang dibandrol dengan harga Rp 3.099.000 dan dilengkapi chipset Dimensity 700 serta RAM 4-8 GB, dan Samsung Galaxy A22 yang dibandrol dengan harga Rp 2.699.000 dan dilengkapi chipset MT6769V serta RAM 4/6 GB. Realme C25s sendiri, menurut data terakhir kami di bulan April 2026, dibandrol dengan harga Rp 3.000.000 .
Selain harga, prosesor, dan memori, variabel penting yang juga bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih sebuah HP adalah layar. Untuk itu Realme menanamkan layar IPS LCD berukuran 6.5 inches, 102.0 cm2 (~81.7% screen-to-body ratio) dengan resolusi 720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~270 ppi density) dengan refresh rate . Pada sektor kamera, spesifikasi kamera utama 48 MP yang didukung perekaman video 1080p@30/60fps juga jadi andalan Realme C25s. Dan semua fitur tersebut ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 6000 mAh yang didukung fitur pengisian 18W. Spesifikasi lainnya bisa Anda lihat pada tabel di bawah , atau cek ulasan lengkapnya dengan membaca artikel Realme C25s: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui.
Dalam dunia HP yang terus berkembang, Realme C25s menawarkan pendekatan yang berimbang antara fitur dan harga. Banyak pertanyaan muncul seputar spesifikasi kunci, seperti performa prosesor, kualitas kamera, dan daya tahan baterai. Dalam artikel ini, kami akan mengulas 7 aspek penting dari Realme C25s, memberikan pandangan lebih dekat tentang bagaimana perangkat ini mungkin sesuai dengan kebutuhan Anda. Dari kemudahan penggunaan sehari-hari hingga kemampuan multimedia, temukan fakta-fakta esensial yang dapat membantu Anda memahami apa yang ditawarkan oleh Realme C25s.
1. Layar IPS LCD dengan Refresh Rate
Layar IPS LCD memang tidaklah istimewa, tapi untuk HP kategori menengah bawah seperti Realme C25s kami masih bisa memakluminya. Paling tidak, layar milik Realme C25s dengan ukuran 6.5 inches, 102.0 cm2 (~81.7% screen-to-body ratio) memiliki resolusi 720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~270 ppi density) dan support refresh rate .
Dan sebagai perbandingan, pesaing lainnya seperti
Samsung Galaxy A22 5G yang dibandrol dengan harga Rp 3.099.000 memiliki layar TFT LCD dengan refresh rate 90Hz, dan Samsung Galaxy A22 yang dibandrol dengan harga Rp 2.699.000 memiliki layar Super AMOLED dengan refresh rate 90Hz.
2. Chipset Grade C dengan GPU Rating 119
Di atas kertas, chipset Helio G85 yang dibawa Realme C25s mencatatkan score Antutu 10 rata-rata di angka 265563. Performanya ditopang oleh RAM berkapasitas 4 GB. Di level performa yang sama,
ada Samsung Galaxy A22 5G dengan chipset Dimensity 700 - Antutu 388660 dan RAM 4-8 GB, dan ada Samsung Galaxy A22 dengan chipset MT6769V - Antutu 245690 dan RAM 4/6 GB. Sementara untuk performa grafis, GPU Mali-G52 MC2 milik Realme C25s kami beri rating 119. Sebagai pembanding, GPU Samsung Galaxy A22 5G punya rating 119, dan GPU Samsung Galaxy A22 punya rating 119.
3. Mentok di GSM / HSPA / LTE
Untuk akses data, Anda harus puas dengan teknologi GSM / HSPA / LTE dan dukungan WiFi. Dimana HP di level yang sama seperti
Samsung Galaxy A22 5G yang dibandrol dengan harga Rp 3.099.000 sudah support teknologi 5G , dan Samsung Galaxy A22 yang dibandrol dengan harga Rp 2.699.000 support GSM / HSPA / LTE.
4. Baterai 6000 mAh - charging 18W
Semua fitur yang ada di Realme C25s ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 6000 mAh yang didukung fitur pengisian 18W wired dan 5W reverse wired. Sementara pesaingnya,
Samsung Galaxy A22 5G, dan Samsung Galaxy A22,
masing masing dilengkapi
baterai 5000 mAh - charging 15W, dan baterai 5000 mAh - charging 15W.
5. Dimensi 164.5 x 75.9 x 9.6 mm Frame Plastik
Realme C25s memiliki detail bodi Glass front, plastic back, plastic frame dengan dimensi 164.5 x 75.9 x 9.6 mm yang memiliki ketebalan 9.6 mm. HP ini sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang posisinya ada di bagian belakang. Adapun untuk variasi warna, Realme C25s menyediakan opsi warna Water Blue dan Water Gray.
6. Kamera Utama 48 MP dan PDAF
Tak bisa dipungkiri, kamera jadi salah satu daya tarik utama dari sebuah HP. Untuk itulah Realme C25s menanamkan kamera utama dengan spesifikasi 48 MP, f/1.8, 26mm (wide), PDAF (International model). Fungsionalitasnya didukung oleh kamera kedua yang memiliki spesifikasi or dan kamera ketiga beresolusi 13 MP, f/2.2, 26mm (wide), 1/3.06", 1.12µm, PDAF (India model), serta kamera keempat yang memiliki spesifikasi 2 MP, f/2.4, (macro). Sementara untuk kebutuhan selfie, HP ini menyediakan kamera dengan spesifikasi 8 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/4.0", 1.12µm.
Untuk autofokus, HP ini menggunakan Phase Detection Autofocus (PDAF) , menawarkan kecepatan dan akurasi yang luar biasa dalam autofokus.
7. Opsi Memori
Last but not least, fakta yang tak kalah pentingnya adalah perihal opsi memori penyimpanan. Yup, HP Realme C25s dilengkapi RAM berkapasitas 4 GB dengan opsi memori internal 64GB 4GB RAM dan 128GB 4GB RAM.
Telko.id – Telkomsel 5G kini sudah hadir di sembilan kota di Indonesia sejak diresmikan pada 27 Mei 2021. Setelah menghadirkan layanan berteknologi baru ini di kota Jakarta, Medan, Surakarta, dan Balikpapan, Telkomsel terus mengakselerasi pengembangan ekosistem 5G dengan meluncurkan layanan ini di lima kota lainnya, yakni Surabaya, Makassar, Bandung, Batam, dan Denpasar (7/6).
Keberlanjutan perluasan layanan ini akan dilakukan secara bertahap dan terukur ini sekaligus mendorong penguatan ekosistem digital lintas sektor dengan menghadirkan solusi gaya hidup digital dengan komitmen menghadirkan the best 5G experience yang akan menunjang kemajuan masyarakat.
“Sebagai the first 5G operator in Indonesia, Telkomsel terus melakukan upaya bertahap dan terukur dalam memperluas ketersediaan layanan Telkomsel 5G di Indonesia sehingga kedepannya siapa pun dapat merasakan the best 5G experience dengan dukungan jaringan 5G yang andal,” ungkap Hendri Mulya Syam, Direktur Utama Telkomsel.
Hadirnya jaringan 5G di tiga kota ini merupakan awal dari upaya berkelanjutan yang dilakukan secara terukur, dengan harapan kedepannya dapat mengakselerasi pengalaman gaya hidup digital masyarakat, serta digitalisasi aktivitas yang dilakukan mulai dari pemerintah daerah, pelaku UMKM, hingga lintas sektor industri untuk dapat meningkatkan produktivitas yang lebih tinggi, mendorong efisiensi dan menghadirkan inovasi yang lebih banyak.
Hendri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah turut berkontribusi dalam membantu Telkomsel mengimplementasi percepatan perluasan jaringan 5G di beberapa wilayah di Indonesia. Dengan ini, peluang kolaborasi strategis antara Telkomsel sebagai connectivity provider dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sebagai entitas pendukung terdepan.
Direktur Network Telkomsel Nugroho mengatakan, bahwa hadirnya jaringan berteknologi terkini ini diharapkan mampu meningkatkan kapabilitas digital nasional dengan memajukan sektor-sektor unggulan di kota-kota tersebut.
Salah satunya sektor pariwisata dengan diversifikasi layanan dan jasa melalui optimalisasi teknologi digital terdepan. Atau sektor pendidikan yang dapat mendukung upaya pengembangan riset yang terukur dan tepat untuk memastikan pemberdayaan teknologi 5G yang tepat guna ke masa mendatang. Selain itu, 5G juga dapat mendorong implementasi Industry 4.0 melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional untuk berbagai sektor industri.
Pada fase awal peluncuran ini, layanan ini di kota Medan, meliputi area GraPARI Telkom Group Medan, area residensial BHR Residence (Bukit Hijau Regency), Taman Setia Budi Indah (Tasbih 1) dan Perumahan Dinas Pemerintahan di Jalan Jenderal Sudirman.
Di kota Surakarta, cakupan jaringan ini meliputi area Balai Kota Surakarta dan GraPARI Surakarta. Sedangkan di kota Balikpapan, jaringan Telkomsel 5G sudah dapat dinikmati di GraPARI Balikpapan.
Selain itu, masyarakat setempat juga bisa mencoba dan merasakan secara langsung pengalaman menggunakan layanan digital terkini yang didukung dengan jaringan 5G dari Telkomsel di area GraPARI Telkom Group Medan, GraPARI Surakarta, dan GraPARI Balikpapan. Hadir di GraPARI tersebut berbagai demo yang kedepannya dapat dimanfaatkan oleh segmen pelanggan umum dalam mendukung aktivitas keseharian, seperti seperti Cloud Gaming, VR, 5G Roaming, dan 5G FWA (Fixed Wireless Access).
Untuk lima kota tambahan, layanan ini telah tersedia di beberapa wilayah yang cakupannya akan terus diperluas secara bertahap. Untuk kota Batam, wilayah cakupan layanan ini meliputi area GraPARI Batam Center.
Sedangkan di kota Makassar, cakupan jaringan 5G Telkomsel meliputi GraPARI Pettarani Makassar. Kemudian untuk kota Surabaya, cakupan jaringan 5G Telkomsel meliputi GraPARI Pemuda Surabaya.
Di kota Denpasar, layanan 5G ini sudah tersedia di GraPARI Renon Bali. Masyarakat juga kini dapat mengunjungi GraPARI tersebut untuk merasakan secara langsung teknologi 5G dari Telkomsel dengan menggunakan layanan digital terkini seperti Cloud Gaming, VR, 5G Roaming, dan 5G FWA (Fixed Wireless Access).
Sedangkan untuk di kota Bandung, jaringan 5G ini sudah hadir di Telkom University dan Institut Teknologi Bandung. Kehadiran teknologi 5G dari Telkomsel di kedua kampus ternama ini ditujukan untuk mendukung riset yang dilakukan oleh para peneliti dalam mengembangkan pemanfaatan teknologi 5G yang tepat guna bagi kehidupan masyarakat.
Hal ini sejalan dengan komitmen Telkomsel dalam menghadirkan teknologi 5G tidak hanya untuk untuk mengakselerasi adopsi gaya hidup digital yang lebih produktif dan inovatif oleh masyarakat, namun juga untuk mendorong transformasi Indonesia menuju kedaulatan dan kemandirian digital yang utuh.
Untuk perangkat yang mendukung layanan ini adalah perangkat dengan kemampuan teknologi 5G NSA (non-standalone) pada frekuensi 2300 MHz, di antaranya yaitu Oppo Reno5 5G, Huawei Mate 40, Vivo X60 dan Vivo X60 Pro.
Telkomsel akan terus memperluas kerjasama dengan berbagai mitra device untuk menghadirkan pilihan yang bervariasi bagi seluruh pelanggan Telkomsel, termasuk dengan Apple dan Samsung.
Pada tahap awal ini, pelanggan perlu melakukan proses penyesuaian di perangkat lunak/software smartphone agar smartphone tersebut dapat terhubung dengan layanan layanan ini, yang mana prosedurnya akan disediakan oleh masing-masing produsen smartphone.
Bagi pelanggan yang ingin menikmati layanan layanan ini, terlebih dahulu harus memastikan beberapa hal berikut:
Menggunakan kartu bertipe uSIM (kartu SIM 4G)
Berada di lokasi yang sudah terlayani jaringan Telkomsel 5G
Menggunakan perangkat smartphone yang telah mendukung jaringan dan layanan Telkomsel 5G, serta memastikan fitur 5G sudah aktif pada perangkat tersebut
Memastikan nomor ponselnya telah aktif fitur 5G
Untuk saat ini nomor ponsel sejumlah pelanggan telah diaktifkan fitur 5G secara langsung (bertambah secara bertahap).
“Kedepannya, Telkomsel berkomitmen akan terus menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak yang dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan teknologi mutakhir untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Sebagai operator 5G pertama di Indonesia, Telkomsel akan mengoptimalkan kesempatan ini untuk dapat berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa melalui inovasi terdepan,” ucap Hendrimenutup. (Icha)