spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 718

Huawei P50E: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui

0

Dengan diluncurkannya Huawei P50E, pasar HP semakin ramai. Tapi, muncul pertanyaan, 'Apakah spesifikasi Huawei P50E sesuai dengan harapan?', 'apakah HP ini support 5G?', dan 'Apakah fitur-fiturnya sebanding dengan harga yang ditawarkan?'. Dalam artikel ini, kami akan menyajikan 7 fakta yang tidak bias tentang Huawei P50E, membedah apa yang benar-benar dibawa oleh ponsel ini ke meja perbandingan — baik kelebihan maupun keterbatasannya. Bersiaplah untuk mendapatkan pandangan yang tidak terduga dan mungkin, mempertanyakan ulang ekspektasi Anda tentang HP ini.

1. Layar OLED dengan Refresh Rate 90Hz

Pun layar OLED bukan sesuatu yang rare di pangsa pasar yang dibidik Huawei P50E, tapi keberadaannya tetap menjadi nilai tambah. Meski sayang refresh rate layarnya masih mentok di 90Hz yang menurut kami bisa mengurangi daya tarik HP ini. Dan sebagai perbandingan, pesaing lainnya seperti Asus ROG Phone II ZS660KL memiliki layar AMOLED dengan refresh rate 120Hz, dan Asus Zenfone 6 ZS630KL memiliki layar IPS LCD dengan refresh rate .

2. Chipset Grade B+ dengan GPU Rating 259

Di atas kertas, chipset Snapdragon 778G 4G yang dibawa Huawei P50E mencatatkan score Antutu 10 rata-rata di angka 595063. Performanya ditopang oleh RAM berkapasitas 8 GB. Di level performa yang sama, ada Asus ROG Phone II ZS660KL dengan chipset Snapdragon 855+ - Antutu 592968 dan RAM 8/12 GB, dan ada Asus Zenfone 6 ZS630KL dengan chipset Snapdragon 855 - Antutu 592968 dan RAM 6-12 GB. Sementara untuk performa grafis, GPU Adreno 642L milik Huawei P50E kami beri rating 259. Sebagai pembanding, GPU Asus ROG Phone II ZS660KL punya rating 348, dan GPU Asus Zenfone 6 ZS630KL punya rating 348.

3. Mentok di GSM / CDMA / HSPA / CDMA2000 / LTE

Untuk akses data, Anda harus puas dengan teknologi GSM / CDMA / HSPA / CDMA2000 / LTE dan dukungan WiFi. Dimana HP di level yang sama seperti Asus ROG Phone II ZS660KL support GSM / HSPA / LTE, dan Asus Zenfone 6 ZS630KL support GSM / HSPA / LTE.

4. Baterai 4100 mAh - charging 66W

Semua fitur yang ada di Huawei P50E ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 4100 mAh yang didukung fitur pengisian 66W wired. Sementara pesaingnya, Asus ROG Phone II ZS660KL, dan Asus Zenfone 6 ZS630KL, masing masing dilengkapi baterai 6000 mAh - charging 30W, dan baterai 5000 mAh - charging 18W.

5. Dimensi 156.5 x 73.8 x 7.9 mm Tersertifikasi IP68

Huawei P50E memiliki dimensi 156.5 x 73.8 x 7.9 mm yang memiliki ketebalan 7.9 mm. HP ini sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang posisinya ada di bawah layar atau under display. Untuk ketahanan bodi, bermodalkan sertifikasi IP rating IP68, HP ini kedap debu dan terlindungi dari perendaman dalam air hingga 1 meter sampai 3 meter untuk jangka waktu yang lama. Adapun untuk variasi warna, Huawei P50E menyediakan opsi warna Galaxy Blue, Cocoa Tea Gold, Snow White dan Obsidian Black.

6. Kamera Utama 50 MP dengan OIS dan PDAF

Tak bisa dipungkiri, kamera jadi salah satu daya tarik utama dari sebuah HP. Untuk itulah Huawei P50E menanamkan kamera utama dengan spesifikasi 50 MP, f/1.8, 23mm (wide), PDAF, Laser AF, OIS. Fungsionalitasnya didukung oleh kamera kedua yang memiliki spesifikasi 12 MP, f/3.4, 125mm (periscope telephoto), PDAF, OIS, 5x optical zoom dan kamera ketiga beresolusi 13 MP, f/2.2, 16mm (ultrawide). Sementara untuk kebutuhan selfie, HP ini menyediakan kamera dengan spesifikasi 13 MP, f/2.4, 100˚ (ultrawide).

Well, satu hal yang menarik dari kamera Huawei P50E adalah keberadaan fitur Optical Image Stabilization (OIS). Ini sedikit banyak menjawab pertanyaan tentang kuallitas jepretan. Karena sejatinya, keberadaan stabilisasi optik bisa mengurangi blur akibat gerakan pada saat memotret, membuat hasil rekaman video jadi lebih stabil dan bahkan memungkinkan kita untuk memaksimalkan teknik fotografi advance, seperti misal menggunakan long exposure tanpa menggunakan tripod. Untuk autofokus, HP ini menggunakan Phase Detection Autofocus (PDAF) , menawarkan kecepatan dan akurasi yang luar biasa dalam autofokus.

7. Opsi Memori

Last but not least, fakta yang tak kalah pentingnya adalah perihal opsi memori penyimpanan. Yup, HP Huawei P50E dilengkapi RAM berkapasitas 8 GB dengan opsi memori internal 128GB 8GB RAM dan 256GB 8GB RAM.

Cek juga informasi lengkap terkait harga dan spesifikasi Huawei P50E.

Huawei P50E Versus Samsung Galaxy A73 5G

Huawei P50ESamsung Galaxy A73 5G
HargaBelum TersediaRp 7.529.000
CPUSnapdragon 778G 4G, dengan CPU rating 48Snapdragon 778G 5G, dengan CPU rating 48
GPUAdreno 642L, dengan GPU rating 259Adreno 642L, dengan GPU rating 259
LayarOLED, 1B colors, 90HzSuper AMOLED Plus, 120Hz, 800 nits (HBM), 120Hz, 800 nits (HBM)
Kamera50 MP, f/1.8, 23mm (wide), PDAF, Laser AF, OIS

12 MP, f/3.4, 125mm (periscope telephoto), PDAF, OIS, 5x optical zoom

13 MP, f/2.2, 16mm (ultrawide)
108 MP, f/1.8, (wide), PDAF, OIS

12 MP, f/2.2, (ultrawide)

5 MP, f/2.4, (macro)

5 MP, f/2.4, (depth)
Memori128GB 8GB RAM, 256GB 8GB RAM128GB 6GB RAM, 128GB 8GB RAM, 256GB 8GB RAM
BateraiLi-Po 4100 mAh, non-removableLi-Po 5000 mAh, non-removable
Charging66W wired25W wired

Kominfo Minta Operator Matikan Layanan 3G, Ini Lho Alasannya!

0

Telko.id – Kominfo minta operator mengkaji matikan layanan 3G. Alasannya adalah jaringan 3G ini dinilai sudah tidak efisien dan efektif ditengah keterbatasan spectrum frekuensi. Ditambah lagi, pemerintah juga akan menjadikan jaringan seluler 4G sebagai tulang punggung konektivitas di Indonesia.

Ismail, Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika/Plt Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo menuturkan pemanfaatan telekomunikasi oleh masyarakat semakin tinggi pasca Pandemi Covid-19. Operator kemudian berlomba menyediakan beragam layanan untuk mendukung aktivitas sosial-ekonomi yang bisa dijalankan pelanggannya melalui ruang digital, dengan mengandalkan jaringan broadband yang terbatas.

“Nah jaringan pita lebar atau broadband di Indonesia itu dimanfaatkan operator dengan menyediakan layanan paralel dari 2G, 3G, 4G, sampai yang terbaru 5G. Hal ini menimbulkan masalah biaya bagi operator dari sisi jaringan, sumber daya manusia, dan juga mempersiapkan ekosistem pendukungnya,” ujar Ismail saat membuka diskusi daring IndoTelko Forum bertema ‘Digitalisasi Masih Butuh 3G?’, Selasa (16/3/2022).

Alasan kedua, pemerintah minta operator matikan layanan 3G adalah keterbatasan spektrum frekuensi. Menurutnya, pemerintah memberi kebebasan bagi operator untuk memilih teknologi apa yang akan digunakannya dalam melayani kebutuhan masyarakat atau menganut azas teknologi netral.

“Ketika spektrum frekuensi yang terbatas ini harus dimanfaatkan operator secara efektif dan efisien, kalau digunakan untuk menjalankan serentak 3G dan 4G maka ini akan menambah beban baru bagi operator,” katanya.

Namun jika dilihat dari sudut pandang konsumen, Ismail menilai masyarakat tidak akan peduli jenis jaringan seluler yang digunakan oleh operator. Konsumen menurutnya hanya ingin layanan telekomunikasi tersebut tersedia di mana saja, dengan kualitas yang baik, serta terjangkau tarifnya.

“Kalau operator mau matikan layanan 3G, maka masyarakat harus dijamin layanannya tersedia dan terjangkau biayanya. Karena itu perlu kajian lebih dulu sebelum matikan layanan 3G. Sebab menurut riset yang dilakukan, pengguna layanan 3G masih ada di Indonesia,” ungkap Ismail.

Mengutip data OpenSignal, Ismail memaparkan sebanyak 16,8% pelanggan operator telekomunikasi tidak memiliki perangkat yang menunjang 4G meskipun wilayah mereka sudah dilayani oleh jaringan generasi keempat. Kemudian, sebanyak 10,9% pelanggan disebutkan wilayahnya belum tersedia 4G.

“Oleh karena itu meskipun secara regulasi sudah menganut azas teknologi netral, Kominfo mengimbau agar operator melakukan pendalaman data-data kuantitatif yang ada. Jangan sampai suatu keputusan merugikan masyarakat. Kami ingin mendapatkan laporan dari operator supaya kualitas layanan bisa ditingkatkan, penghentian 3G dilakukan secara baik karena sudah mengkaji berbagai aspek tersebut,” katanya.

Sementara Doni Ismanto Darwin, Founder IndoTelko Forum, menilai tahun ini akan menjadi era teknologi jaringan seluler 5G dimana diprediksi pada 2026 di Asia Tenggara diprediksi ada 400 juta pengguna dengan porsi terbanyak di Indonesia.

Doni menilai, mempertahankan teknologi seluler yang ketinggalan zaman dan biaya tinggi seperti 3G tentu tidak senafas dengan semangat transformasi digital.

“Melakukan cut off 3G secara nasional akan menjadi simbolisasi sekarang menjadi tahun transformasi digital di Indonesia, seperti di negara lainnya. Di Amerika Serikat, pemain seperti AT&T, Verizon, dan T-Mobile akan cut off layanan 3G tahun ini sesuai perencanaan dari The Federal Communications Commission (FCC) yang akan memanfaatkan frekuensi 3G untuk 5G,” ujar Doni.

Disarankannya, Kominfo perlu meniru langkah FCC yang memberikan peta jalan bagi pelaku usaha untuk cut off 3G segera. “Peta jalan itu berisikan jadwal, klaster dimulainya cut off, mitigasi layanan, edukasi pelanggan, dan lainnya. Jika regulasi bisa cepat dikeluarkan, saya rasa operator bisa segera melakukan cut off tahun ini juga karena secara teknis mereka sudah siap,” katanya.

Marwan O. Baasir, Sekjen Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) memastikan, seluruh operator anggota asosiasi mendukung upaya pemerintah mempercepat transformasi digital sebagai salah satu strategi memulihkan ekonomi negara pasca pandemi Covid-19.

“Untuk itu kami terus melakukan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di seluruh Indonesia. Kami juga mendukung wacana penghapusan 3G, karena dengan demikian spektrum frekuensi 2.100 Mhz bisa dioptimalkan operator untuk 4G dan juga 5G yang lebih efisien dari berbagai aspek,” papar Marwan.

Dalam catatan ATSI, jumlah traffic penggunaan 3G di Indonesia saat ini kurang dari 10% dari total traffic data seluruh operator. Ia menyebutkan, masyarakat saat ini lebih banyak yang merasakan manfaat penggunaan 4G karena bisa menyediakan akses internet yang lebih cepat, sehingga menciptakan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat mengadopsi layanan digital lainnya.

Senada dengan Marwan, Direktur Network Telkomsel Nugroho menjelaskan, semakin tinggi generasi jaringan seluler yang digunakan konsumen maka akan semakin banyak layanan telekomunikasi yang bisa dinikmati. Sehingga menurut Nugroho, operator sudah tidak perlu lagi menyediakan seluruh layanan kelima generasi jaringan bagi pelanggannya.

“Alasannya pertama, kita tentu sudah tidak nyaman menonton YouTube kalau kecepatan internetnya terbatas. Kedua, ada duplikasi layanan 3G yang sebenarnya bisa dilakukan menggunakan 2G. Ketiga, ada keterbatasan spektrum dari regulator yang seharusnya bisa lebih optimal dimanfaatkan operator. Jadi kami perlu menghentikan 3G untuk mengoptimalkan 4G dan 5G,” kata Nugroho.

Menurutnya, setiap operator memiliki strategi yang berbeda dalam menyediakan layanan bagi pelanggannya. Telkomsel sendiri memilih untuk menjaga layanan 2G dan mematikan 3G, untuk bisa menjaga keandalan layanan 4G dan 5G.

“Target kami selesai dilakukan paling lambat akhir tahun 2022. Namun, jangan khawatir karena Telkomsel berkomitmen menjaga kepuasan pelanggan. Sehingga proses migrasi ke 4G dan 5G sekaligus penghentian 3G ini tidak berdampak pada pelanggan. Kami intensif melakukan komunikasi ke pelanggan, termasuk melakukan penggantian SIM Card pelanggan sehingga bisa menggunakan 4G dan 5G,” pungkas Nugroho.

Perhatikan Konsumen
Menanggapi wacana penutupan jaringan 3G, Heru Sutadi, Anggota Komisi Komunikasi dan Edukasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyatakan perkembangan teknologi merupakan suatu hal yang niscaya terjadi demi mendapatkan layanan yang lebih baik. Namun, ia meminta pemerintah dan operator seluler untuk memperhatikan hak-hak pelanggan.

“Kalau 3G digantikan 4G perlu diperhatikan dampaknya sehingga kita bisa tetap memberikan layanan yang maksimal. Perlu dilakukan sosialisasi shutdown 3G di wilayah mana saja yang terdampak. Jadi kalau 3G dimatikan, masyarakat sudah siap. Operator juga perlu memastikan jaringan 4G dan 5G di wilayah yang akan di shutdown 3G nya sudah tersedia. Proses migrasi ini harus memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan sebaliknya,” kata Heru.

Kondisi terpenuhinya hak-hak konsumen apabila jaringan 3G dihapuskan juga menjadi perhatian Sularsi, Ketua Bidang Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Menurutnya, industri telekomunikasi memiliki rekam jejak yang kurang baik saat melakukan migrasi CDMA ke GSM beberapa tahun lalu.

Sulastri meyakini, pemerintah maupun operator sudah memiliki data jumlah pengguna dan wilayah-wilayah masyarakat yang masih mengandalkan jaringan 3G.

“Dari data itu bisa diintensifkan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat daerah tersebut dengan berbagai cara. Apakah SIM Card dan perangkatnya perlu diganti? Kalau perlu diganti, pastikan tersedia paket bundling dengan harga yang terjangkau karena tidak semua masyarakat mampu secara ekonomi. Semangatnya kan pemerataan akses teknologi, sehingga menjadi tanggung jawab negara untuk bisa menjaminnya,” kata Sulastri.

Sigit Puspito Wigati Jarot, Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional Masyarakat Telematika (Mastel)/Mantan Komisioner BRTI menilai, pelaksanaan penghapusan jaringan 3G juga perlu menjamin beberapa hal. Sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.

“Kalau switch off ini bisa meningkatkan kesehatan industri maka perlu dilakukan. Kedua bisa meningkatkan efisiensi jaringan dan spektrum sehingga tidak sia-sia spektrum tersebut. Kemudian dengan dilakukannya hal ini kualitas dan pemerataan infrastruktur serta upgrade teknologi bisa lebih cepat,” kata Sigit.

Ketiga kondisi tersebut menurutnya hanya bisa dilakukan dengan regulasi pemerintah yang bermarwah digital.

“Kalau masih pakai regulasi model dulu maka akan ada banyak hal yang terhambat. Satu lagi, saat ini peta sebaran skor indeks daya saing digital per provinsi masih tinggi di beberapa pulau saja. Kalau di switch off 3G apakah bisa menimbulkan kesenjangan baru antar provinsi?,” tanyanya.

Sebagai penutup diskusi, Teguh Prasetya, Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia (Asioti), menyatakan asosiasi telah melakukan survey penghapusan 3G ke seluruh anggota yang notabene perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan teknologi dalam menjalankan bisnisnya.

“Sebanyak 62% anggota kami sudah tidak menggunakan 3G. Lalu 86% diantaranya menyatakan siap jika tidak ada lagi 3G. Namun masih banyak yang berharap, swith off 3G sebaiknya dilakukan 2-3 tahun lagi menunggu masa pakai perangkat yang mereka punya,” ujar Teguh. (Icha)

Realme TechLife Watch S100

0

Harga dan Spesifikasi – Realme TechLife Watch S100 kali pertama diperkenalkan pada 2022, March 10, hadir dengan sistem operasi Proprietary OS, konfigurasi memori , kamera utama beresolusi MP dan chipset dengan prosesor dan GPU untuk mendukung performa. HP Realme TechLife Watch S100 memiliki varian warna Black, Gray dan dilengkapi dengan layar IPS LCD, 530 nits (peak)-1.69″ Inch dengan resolusi 240×280 pixels, baterai berkapasitas 260 mAh, dan support konektivitas No cellular connectivity untuk wilayah Indonesia.

Dari sisi desain, smartphone ini, memiliki dimensi 35.8 x 25.1 x 11.6 mm (1.41 x 0.99 x 0.46 in) dengan bobot 34 g (1.20 oz). Material yang digunakan terdiri dari kombinasi Glass front, plastic back, plastic frame. Pada bodinya juga tertanam slot No dan slot memori No.

Sementara dari sisi fungsi, selain menawarkan komposisi prosesor, ram, memori internal, baterai, dan sistem operasi untuk mendukung performa, spesifikasi Realme TechLife Watch S100 juga memanjakan kebutuhan photo video penggunanya dengan kamera MP. Berikut adalah spesifikasi kameranya:

  • Komposisi Kamera Utama : No
  • Kamera Selfie :
  • Video : Kamera Utama (), Kamera Selfie ()
  • Fitur lainnya :

Ketersediaan

Di tengah persaingan pasar yang kian sengit, komposisi harga dan spesifikasi menjadi kian penting. Inilah mengapa Realme menanamkan cukup banyak fitur ke dalam HP Realme TechLife Watch S100 dengan komposisi prosesor, ram, memori internal, kamera, sistem operasi dan baterai yang disesuaikan dengan kebutuhan dan persaingan pasar.

Harga Realme TechLife Watch S100

Sebagai informasi, harga untuk pasar Indonesia, kami kumpulkan dari empat market place yaitu Bukalapak, Shopee, Lazada, dan JD. Harga tersebut bisa jadi berbeda dengan pasar offline atau berubah sesuai dengan perkembangan trend di pasar. Referensi harganya akan tersedia saat HP tersebut sudah dipasarkan secara resmi di Indonesia.

Spesifikasi Lengkap

Sebagai informasi, spesifikasi smartphone kembangan Realme ini dibuat berdasarkan spesifikasi awal pada saat kali pertama HP ini diperkenalkan secara global. Spesifikasinya bisa berubah atau ada penyesuaian berdasarkan lokasi pemasaran.

Baca juga update informasi terkait HP Oppo Terbaru, HP Nokia Terbaru, HP Samsung Terbaru, HP Xiaomi Terbaru,  HP Vivo Terbaru, HP Realme Terbaru dan beragam informasi tentang berita teknologi telekomunikasi lainnya.

Oppo A96

0

Oppo terus berinovasi dengan meluncurkan HPOppo A96, untuk menghadirkan teknologi terbaru ke dalam genggaman Anda. Diperkenalkan pada 16 March 2022, HP ini menawarkan kombinasi antara kinerja dan estetika. Oppo A96 menjanjikan pengalaman penggunaan yang tidak istimewa tapi masih bisa diandalkan melalui chipset Snapdragon 680 4G yang memiliki score Antutu 10 rata-rata di angka 308777 dan ditopang oleh RAM berkapasitas 6/8 GB. Spesifikasi tersebut jadi modal Oppo A96 untuk bersaing dengan Samsung Galaxy A22 5G yang dibandrol dengan harga Rp 3.099.000 dan dilengkapi chipset Dimensity 700 serta RAM 4-8 GB, dan Samsung Galaxy A22 yang dibandrol dengan harga Rp 2.699.000 dan dilengkapi chipset MT6769V serta RAM 4/6 GB. Oppo A96 sendiri, menurut data terakhir kami di bulan Mei 2026, dibandrol dengan harga Rp 2.920.000 .

Selain harga, prosesor, dan memori, variabel penting yang juga bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih sebuah HP adalah layar. Untuk itu Oppo menanamkan layar IPS LCD berukuran 6.59 inches, 104.5 cm2 (~84.0% screen-to-body ratio) dengan resolusi 1080 x 2412 pixels, 20:9 ratio (~401 ppi density) dengan refresh rate 90Hz. Pada sektor kamera, spesifikasi kamera utama 50 MP yang didukung perekaman video 1080p@30fps juga jadi andalan Oppo A96. Dan semua fitur tersebut ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 5000 mAh yang didukung fitur pengisian 33W. Spesifikasi lainnya bisa Anda lihat pada tabel di bawah , atau cek ulasan lengkapnya dengan membaca artikel Oppo A96: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui.

Harga dan Spesifikasi Oppo A96

Daftar Harga Oppo A96 Mei 2026
OPPO A96 8/256GB Smartphone (Garansi Resmi) - Flash Promo - Hitam
Rp 2.920.000 Tokopedia
HP OPPO A96 RAM 8 GB ROM 256 GB [Oppo A96 8/256 GB] garansi resmi
Rp 2.950.000 Shopee

Spesifikasi Terbaru Oppo A96

Spesifikasi Oppo A96
KETERSEDIAN
Diperkenalkan 16 March 2022
Status Available. Released 2022, March 16
JARINGAN
Teknologi GSM / HSPA / LTE
Jaringan 2G GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 - SIM 1 & SIM 2
Jaringan 3G HSDPA 850 / 900 / 2100
Jaringan 4G 1, 3, 5, 7, 8, 20, 28, 34, 38, 40, 41
Kecepatan Akses HSPA, LTE-A
BODI
Dimensi 164.4 x 75.7 x 8.4 mm
Build Glass front, plastic frame, plastic back
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Varian Warna Starry Black, Sunset Blue
IP5X (dust), IPX4 (water) resistance
LAYAR
Tipe Layar IPS LCD 90Hz, 480 nits (typ), 600 nits (HBM)
Ukuran Layar 6.59 inches, 104.5 cm2 (~84.0% screen-to-body ratio)
Resolusi Layar 1080 x 2412 pixels, 20:9 ratio (~401 ppi density)
PLATFORM
Sistem Operasi Android 11 - ColorOS 11.1
Chipset Qualcomm SM6225 Snapdragon 680 4G (6 nm)
CPU / Prosesor Octa-core (4x2.4 GHz Kryo 265 Gold & 4x1.9 GHz Kryo 265 Silver)
GPU / Prosesor Grafis Adreno 610
MEMORI
Kartu Memori microSDXC (dedicated slot)
RAM 6/8 GB
ROM / Memori Internal 128GB 6GB RAM
128GB 8GB RAM
256GB 8GB RAM
KAMERA UTAMA
Sensor Kamera 50 MP, f/1.8, 27mm (wide), PDAF
2 MP, f/2.4, (depth)
Fitur Kamera LED flash, HDR, panorama
Perekaman Video 1080p@30fps
KAMERA SELFIE
Sensor Kamera 16 MP, f/2.0, 26mm (wide)
Perekaman Video 1080p@30fps
KONEKTIVITAS
WIFI Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct
Bluetooth 5.0, A2DP, LE, aptX HD
GPS GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS
NFC Yes (market/region dependent)
Radio No
USB USB Type-C 2.0, OTG
Jack Audio 3.5mm Yes
FITUR LAIN
Sensors Fingerprint (side-mounted), accelerometer, proximity, compass
BATERAI
Tipe Baterai Li-Po
Kapasitas Baterai 5000 mAh
Li-Po 5000 mAh, non-removable
Charging 33W wired, PD, 50% in 26 min (advertised), Reverse wired


FAQ

Berapa harga HP Oppo A96?

Berdasarkan penelusuran kami, Oppo A96 dibandrol dengan harga sekitar Rp 2.920.000 di Tokopedia dan Rp 2.950.000 di shopee .

Berapakah RAM Oppo A96?

Oppo A96 dilengkapi RAM berkapasitas 6/8 GB dengan opsi memori internal 128GB 6GB RAM dan 128GB 8GB RAM(lihat tabel untuk varian memori lainnya).

Oppo A96 menggunakan chipset apa?

Oppo A96 menggunakan chipset Snapdragon 680 4G yang diatas kertas mencatatkan score Antutu 10 di angka rata-rata sekitar 308777.

Apakah Oppo A96 anti air?

Dengan sertifikasi IP rating IPX4, HP ini terlindungi dari cipratan air.

Apakah Oppo A96 cocok untuk main game?

Untuk HP ini, game kategori sedang bisa Anda mainkan dengan nyaman.

Apakah Oppo A96 memiliki sensor sidik jari? Dimana posisinya?

Ya, Oppo A96 sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari. Posisinya ada di sisi ponsel.

Apakah Oppo A96 sudah fast charging?

HP ini support pengisian baterai 33W wired, PD, 50% in 26 min (advertised), Reverse wired .

Oppo A96: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui

0

Seiring dengan kemunculan Oppo A96 di pasar HP, banyak pertanyaan muncul mengenai kapabilitas dan fitur-fiturnya. Dari daya tahan baterai, kualitas layar, hingga dukungan jaringan 5G, artikel ini akan mengungkap 7 fakta kunci yang membantu Anda memahami apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Oppo A96. Kami akan menyelidiki setiap aspek penting dari HP ini, memberikan gambaran yang jelas dan objektif untuk membantu Anda menentukan apakah Oppo A96 sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Layar IPS LCD dengan Refresh Rate 90Hz

Layar IPS LCD memang bukan yang kami harapkan dari HP di kategori ini. Meskipun layar dengan ukuran 6.59 inches, 104.5 cm2 (~84.0% screen-to-body ratio) yang memiliki resolusi 1080 x 2412 pixels, 20:9 ratio (~401 ppi density) dan support refresh rate 90Hz, juga tidak bisa dikatakan jelek. Dan sebagai perbandingan, pesaing lainnya seperti Samsung Galaxy A22 5G yang dibandrol dengan harga Rp 3.099.000 memiliki layar TFT LCD dengan refresh rate 90Hz, dan Samsung Galaxy A22 yang dibandrol dengan harga Rp 2.699.000 memiliki layar Super AMOLED dengan refresh rate 90Hz.

2. Chipset Grade B dengan GPU Rating 64

Di atas kertas, chipset Snapdragon 680 4G yang dibawa Oppo A96 mencatatkan score Antutu 10 rata-rata di angka 308777. Performanya ditopang oleh RAM berkapasitas 6/8 GB. Di level performa yang sama, ada Samsung Galaxy A22 5G dengan chipset Dimensity 700 - Antutu 388660 dan RAM 4-8 GB, dan ada Samsung Galaxy A22 dengan chipset MT6769V - Antutu 245690 dan RAM 4/6 GB. Sementara untuk performa grafis, GPU Adreno 610 milik Oppo A96 kami beri rating 64. Sebagai pembanding, GPU Samsung Galaxy A22 5G punya rating 119, dan GPU Samsung Galaxy A22 punya rating 119.

3. Mentok di GSM / HSPA / LTE

Untuk akses data, Anda harus puas dengan teknologi GSM / HSPA / LTE dan dukungan WiFi. Dimana HP di level yang sama seperti Samsung Galaxy A22 5G yang dibandrol dengan harga Rp 3.099.000 sudah support teknologi 5G , dan Samsung Galaxy A22 yang dibandrol dengan harga Rp 2.699.000 support GSM / HSPA / LTE.

4. Baterai 5000 mAh - charging 33W

Semua fitur yang ada di Oppo A96 ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 5000 mAh yang didukung fitur pengisian 33W wired, PD, 50% in 26 min (advertised) dan Reverse wired. Sementara pesaingnya, Samsung Galaxy A22 5G, dan Samsung Galaxy A22, masing masing dilengkapi baterai 5000 mAh - charging 15W, dan baterai 5000 mAh - charging 15W.

5. Dimensi 164.4 x 75.7 x 8.4 mm Frame Plastik Tersertifikasi IPX4

Oppo A96 memiliki detail bodi Glass front, plastic frame, plastic back dengan dimensi 164.4 x 75.7 x 8.4 mm yang memiliki ketebalan 8.4 mm. HP ini sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang posisinya ada di sisi ponsel. Untuk ketahanan bodi, bermodalkan sertifikasi IP rating IPX4, HP ini terlindungi dari cipratan air. Adapun untuk variasi warna, Oppo A96 menyediakan opsi warna Starry Black dan Sunset Blue.

6. Kamera Utama 50 MP dan PDAF

Tak bisa dipungkiri, kamera jadi salah satu daya tarik utama dari sebuah HP. Untuk itulah Oppo A96 menanamkan kamera utama dengan spesifikasi 50 MP, f/1.8, 27mm (wide), PDAF. Fungsionalitasnya didukung oleh kamera kedua yang memiliki spesifikasi 2 MP, f/2.4, (depth). Sementara untuk kebutuhan selfie, HP ini menyediakan kamera dengan spesifikasi 16 MP, f/2.0, 26mm (wide).

Untuk autofokus, HP ini menggunakan Phase Detection Autofocus (PDAF) , menawarkan kecepatan dan akurasi yang luar biasa dalam autofokus.

7. Opsi Memori

Last but not least, fakta yang tak kalah pentingnya adalah perihal opsi memori penyimpanan. Yup, HP Oppo A96 dilengkapi RAM berkapasitas 6/8 GB dengan opsi memori internal 128GB 6GB RAM dan 128GB 8GB RAM serta 256GB 8GB RAM.

Cek juga informasi lengkap terkait harga dan spesifikasi Oppo A96.

Oppo A96 Versus Infinix Zero 5G 2023

Oppo A96Infinix Zero 5G 2023
HargaRp 2.920.000Rp 2.899.000
CPUSnapdragon 680 4G, dengan CPU rating 31Dimensity 1080, dengan CPU rating 46
GPUAdreno 610, dengan GPU rating 64Mali-G68 MC4, dengan GPU rating 200
LayarIPS LCD, 90Hz, 480 nits (typ), 600 nits (HBM)IPS LCD, 120Hz, 500 nits (peak)
Kamera50 MP, f/1.8, 27mm (wide), PDAF

2 MP, f/2.4, (depth)
50 MP, f/1.6, (wide), PDAF

2 MP, (macro)

2 MP, (depth)
Memori128GB 6GB RAM, 128GB 8GB RAM, 256GB 8GB RAM256GB 8GB RAM
BateraiLi-Po 5000 mAh, non-removableLi-Po 5000 mAh, non-removable
Charging33W wired, PD, 50% in 26 min (advertised), Reverse wiredN/A

Telkomsel Raih 4 Penghargaan dari Ookla Speedtest Awards 2021

0

Telko.id – Telkomsel berhasil meraih empat penghargaan sekaligus dari Ookla Speedtest Awards 2021, yaitu untuk kategori Fastest Mobile Network, Best Mobile Coverage, Top-Rated, dan Best Mobile Network.

“Tentunya Ookla Speedtest Awards 2021 ini akan menjadi stimulus yang penting bagi kami agar terus bergerak maju memperkuat ekosistem digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan, melalui berbagai upaya yang meliputi pemerataan akses jaringan broadband, penerapan inovasi teknologi telekomunikasi terbaru, serta menghadirkan produk dan layanan berbasis digital yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan guna mengakselerasi negeri,” kata Hendri Mulya Syam, Direktur Utama Telkomsel.

Dalam laporan Ookla selama periode semester dua tahun 2021, untuk kategori Fastest Mobile Network, Telkomsel memiliki kecepatan akses broadband tertinggi di Indonesia dengan capaian Speed Score 30.87 Mbps. Sedangkan pada kategori Top Rated, Telkomsel meraih Rating Count sebesar 13,672 dengan Rating 3.8, yang menempatkan Telkomsel pada peringkat pertama provider yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia.

Untuk kategori Best Coverage Area, Telkomsel mencatatkan Coverage Score sebesar 878, di mana 92,90 persen di antaranya sudah didukung jaringan 4G/LTE. Hal tersebut menegaskan peran Telkomsel sebagai connectivity enabler yang terus berupaya menghubungkan setiap insan, mulai dari tingkat kota hingga desa/kecamatan di seluruh wilayah populasi di Indonesia.

Capaian terbaik pada tiga kategori tersebut pun menempatkan Telkomsel meraih predikat Best Mobile Network yang mampu menghadirkan konektivitas cepat dengan cakupan jaringan terluas.

Pencapaian Telkomsel dalam Ookla Speedtest Awards 2021 tersebut juga tidak terlepas dari upaya Telkomsel menghadirkan jaringan berteknologi terdepan secara merata di seluruh Indonesia. Terlebih dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam mengadopsi gaya hidup digital serta pemanfaatan layanan berbasis digital yang lebih komprehensif di Indonesia.

Sepanjang tahun 2022 ini, Telkomsel telah memasukkan rencana untuk melakukan peningkatan layanan jaringan 3G ke 4G secara bertahap di seluruh wilayah, termasuk bersama BAKTI Kominfo membangun 7.772 BTS Universal Service Obligation (USO) 4G di wilayah 3T untuk mewujudkan pemerataan dan kesetaraan akses broadband terdepan hingga pelosok negeri.

Langkah tersebut juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Telkomsel dalam menghadirkan jaringan broadband terbaik yang sudah dilakukan pada tahun 2021 melalui penataan ulang (refarming) pita frekuensi 2.3 GHz.

Hal tersebut merupakan wujud nyata konsistensi Telkomsel dalam menghadirkan digital connectivity terdepan dan terluas, sekaligus memperkuat komitmen Telkomsel di awal tahun ini untuk melakukan upgrading seluruh jaringan 3G ke 4G/LTE hingga akhir tahun nanti.

“Penghargaan dari Ookla ini merupakan apresiasi yang patut diberikan kepada seluruh insan di Telkomsel yang telah berjuang untuk mengakselerasi negeri melalui pemanfaatan teknologi terdepan. Kami akan menjadikan momentum ini untuk terus bergerak maju meningkatkan kapabilitas konektivitas digital secara merata dan setara di seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Hendry menambahkan.

Ke depan, Telkomsel akan konsisten menjadi leading digital telco yang membuka lebih banyak peluang dalam pengembangan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas jaringan, serta pengembangan layanan dengan mengedepankan prinsip customer centric. (Icha)

Pemerintah Siapkan Hot Backup Satellite, Pendamping Satelit SATRIA-1

Telko.id – Pemerintah mempersiapkan Hot Backup Satellite sebagai pendamping Satelit SATRIA-1. Satelit ini dipersiapkan sebagai mitigasi risiko Satelit SATRIA-1 yang memiliki kompleksitas dan potensi gangguan operasional tinggi. Sehingga menjamin masyarakat Indonesia bisa tetap mendapatkan akses layanan Internet.

Usai diumumkan pemenang tender proyek Hot Backup Satellite (HBS) pada Jumat (11/3), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) langsung tancap gas menjalankan proyek cadangan satelit Satria-1 ini.


Melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) melakukan penandatangan kontrak proyek HBS dan Jasa Pengoperasian dengan konsorsium Kemitraan Nusantara Jaya.

Sebagai informasi, Kemitraan Nusantara Jaya ini terdiri dari PT Satelit Nusantara Lima, PT DSST Mas Gemilang, PT Pasifik Satelit Nusantara, dan PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera.

“Proyek Penyediaan HBS ini, nantinya akan memiliki kapasitas 80 Gbps yang menggunakan teknologi HTS dengan frekuensi Ka-Band,” ujar Anang Latif, Direktur Utama BAKTI Kominfo menjelaskan di Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengungkapkan bahwa Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah untuk menyediakan akses layanan internet.

“Tidak semua dihubungkan dengan fiber optik. Kita harus melakukan kombinasi, microwave link, juga harus kapasitas satelit,” ujar Johnny .

Menkominfo mengatakan satelit HBS tersebut akan membantu memenuhi kapasitas satelit yang dibutuhkan Indonesia sebesar 1 Tbps.

Sejauh ini, kebutuhan tersebut akan dipenuhi satelit Satria-1 dan satelit HBS yang akan diluncurkan tahun depan. Lalu, satelit Satria-2a dan satelit Satria-2b yang dilirik investor dari Prancis dan Inggris.

Jika semua nya berjalan lancar maka total kapasitas yang Indonesia miliki menjadi yang terbedar di Asia untuk kebutuhan Indonesia sendiri. Yakni dari SATRIA-1 sebesar 150 Gbps, SATRIA-2a VHTS 150 Gbps, SATRIA-2b 2 kali 150 Gbps dan dari 80 – 150 Gbps dari HBS.   Dengan kapasitas ini maka masyarakat di 150 ribu titik layanan dedicated internet bisa ditingkatkan. Dari hanya 1 mbps bisa menjadi 4-5 mb/s untuk setiap titik layanan.

“Itu sebabnya, kita harus ambil langkah cepat agar transformasi digital berjalan dengan baik,” ucap Johnny.

Pengadaan infrastruktur (capital expenditure/capex) penyediaan satelit HBS ini membutuhkan biaya investasi sebesar Rp 5.208.984.690.000, termasuk PPN.

Sedangkan, biaya jasa pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur HBS senilai Rp 475.204.320.000, termasuk PPN per tahun selama masa operasi 15 tahun.

Proyek satelit HBS ini akan dirakit oleh Boeing dan diluncurkan menggunakan roket kepunyaan SpaceX, perusahaan yang dinakhodai oleh Elon Musk. Ditargetkan satelit HBS tersebut dapat diluncurkan pada Maret 2022. (Icha)

GoTo Mau IPO, Berharap Dapat Himpun Pendanaan Rp15,2 triliun

0

Telko.idPT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo IPO ((Initial Public Offering). Harapannya, mampu menghimpun pendanaan Rp15,2 triliun (USD 1,1 miliar), sehingga berpotensi menjadi salah satu IPO dengan nilai terbesar di Indonesia.

Pencatatan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk ini akan berpotensi menjadi yang pertama dilakukan dengan menggunakan peraturan baru tentang saham dengan hak suara multipel (SDHSM) yang ditetapkan oleh OJK, serta peraturan pencatatan baru oleh BEI.

GoTo mau IPO ini akan menawarkan sebanyak 48 miliar saham baru Seri A dengan kemungkinan ditingkatkan sampai dengan sebanyak-banyaknya 52 miliar saham baru dan mewakili hingga 4,35% dari modal ditempatkan dan disetor Perusahaan setelah selesainya IPO (tidak termasuk saham tambahan dari opsi penjatahan lebih).

Dengan jumlah saham yang ditawarkan, perusahaan dapat mengumpulkan dana setidaknya Rp15,2 triliun (USD1,1 miliar), dengan tambahan Rp2,3 triliun (USD160 juta) dari greenshoe.
 

Kisaran harga untuk IPO telah ditetapkan pada Rp316 hingga Rp346 per saham, sehingga kapitalisasi pasar saat pencatatan saham di BEI diperkirakan mencapai antara Rp376,6 triliun (USD26,2 miliar) dan Rp413,7 triliun (USD28,8 miliar).

Grup GoTo berencana menggunakan dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya emisi, untuk modal kerja guna mendukung strategi pertumbuhan perusahaan. Grup GoTo akan melakukan penawaran awal (book building) antara 15-21 Maret 2022. Masa penawaran umum ditargetkan akan dilakukan pada 29-31 Maret 2022. Pencatatan di Papan Utama BEI dengan kode saham GOTO akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan.

GoTo telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek atau joint lead underwriters untuk IPO. Rincian IPO telah diumumkan pada acara Paparan Publik yang berlangsung hari ini, Selasa, 15 Maret 2022.

Sayang PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk ini masih merugi. Dalam prospektus awal initial public offering (IPO), GoTo memiliki total aset Rp 158,17 triliun per akhir September 2021.

Dalam laporan keuangan per 30 September 2021, nilai rugi bersih GoTo mencapai Rp 11,58 triliun. Nilai kerugian GoTo itu naik dari periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 10,43 triliun. Sehingga, rugi per saham GoTo mencapai Rp 197 per saham pada September 2021, dibandingkan Rp 365 per saham pada periode yang sama tahun 2020. Sepanjang tahun 2020, GoTo masih merugi Rp 14,20 triliun.

“Tapi kami tetap menjaga tingkat pertumbuhan nilai transaksi bruto (GDV) positif, yang terlihat dari adjusted EBITDA yang semakin membaik,” ujar CEO GoTo Andre Sulistyo dalam acara Due Diligence Meeting & Public Expose GoTo, di Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Sementara itu, pendapatan GoTo per September 2021 mencapai Rp 3,40 triliun, naik dari tahun 2020 sebesar Rp 2,34 triliun.

Sebagai bagian dari IPO, dan melanjutkan komitmen untuk memberikan dampak sosial positif yang maksimal, GoTo juga berencana untuk meluncurkan Program Saham Gotong Royong.

Program ini akan memberikan kesempatan kepada mitra pengemudi, merchants, konsumen yang aktif dan setia, serta seluruh karyawan tetap, untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari IPO. (Icha)

Asyik, Layanan 5G Telkomsel Di Bandara Soekarno-Hatta Di Perluas

0

Telko.id – Layanan 5G Telkomsel akhir nya di perluas lagi. Langkah ini merupakan hasil kerjasama Telkomsel dengan PT Angkasa Pura II, ditandai melalui penandatanganan nota kesepamahan, (14/03).

Ya, memang Telkomsel dalam memperluas layanan 5G nya sangat terukur. Termasuk di berbagai objek vital negara sebagai upaya memperkuat ekosistem digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan salah satu objek vital negara, terutama sebagai titik masuk dan keberangkatan bagi turis mancanegara hingga delegasi dari berbagai negara yang berkunjung ke Indonesia. Sehingga, fasilitas yang ditampilkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi representasi Indonesia bagi dunia.

“Kami menyambut baik keberlanjutan kolaborasi sebagai wujudnya nyata komitmen Telkomsel mendukung PT Angkasa Pura II, sebagai pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, membuka lebih banyak lagi pengalaman konektivitas digital dengan jaringan broadband terdepan, yang dapat memperkuat transformasi digital operasional bandara, dan mendorong terciptanya inovasi layanan publik yang terintegrasi, serba digital dan modern,” kata Adiwinahyu Basuki Sigit, Direktur Sales Telkomsel.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan akses Telkomsel 5G membuat Bandara Soekarno-Hatta mampu menghadirkan digital experience terbaik bagi traveler.

“Melalui kolaborasi AP II dan Telkomsel, Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandara pertama di Indonesia yang menghadirkan akses 5G bagi traveler guna memberikan digital experience terbaik dan mendukung seamless journey experience, serta meningkatkan standar layanan di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Muhammad Awaluddin.

Kehadiran Telkomsel 5G ini juga menandakan infrastruktur digital Bandara Soekarno-Hatta secara berkelanjutan terus berkembang untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

“AP II ke depannya akan berupaya untuk menghadirkan jaringan 5G di bandara-bandara lainnya sebagai standar layanan dan operasional,” ujar Awaluddin menambahkan.

Hadirnya teknologi jaringan telekomunikasi generasi kelima ini juga menjadi wujud nyata komitmen Telkomsel dan PT Angkasa Pura II dalam mendukung persiapan sejumlah kegiatan berskala internasional, seperti G20 di yang akan berlangsung di sejumlah wilayah di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, Telkomsel berupaya untuk membuka kesempatan bagi seluruh delegasi dari peserta G20 maupun para penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk merasakan langsung the best 5G experience, yang dapat meningkatkan pengalaman aktivitas digital selama berada di area Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Penerapan jaringan Telkomsel 5G akan dilakukan secara bertahap di sejumlah area utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pada tahap awal, beberapa kolaborasi berbasis teknologi 5G yang akan dikembangkan antara lain layanan 5G Fixed Wireless Access, 5G Experience Corner dan 5G Solution dari unit bisnis Telkomsel Enterprise untuk mendukung operasional PT Angkasa Pura II.

Telkomsel juga akan menghadirkan pengalaman akses layanan 5G yang setara bagi seluruh penumpang dengan menghadirkan showcase Telkomsel Orbit 5G di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dengan mengakses Telkomsel Orbit 5G, para penumpang yang belum memiliki device maupun kartu yang mendukung jaringan 5G akan tetap bisa merasakan kecepatan konektivitas Telkomsel 5G dengan maksimal. Sejak diluncurkan pada Mei 2021 lalu, layanan 5G Telkomsel juga telah beroperasi di Bandara Internasional Soekarno Hatta, terutama di area GraPARI Telkomsel yang ada di kawasan bandara.

“Sebagai bagian dari perusahaan BUMN terkemuka, TelkomGroup, Telkomsel juga berharap kolaborasi PT Angkasa Pura II dapat memperkuat sinergi BUMN yang sudah terjalin selama ini, terutama dalam memastikan roadmap digitalisasi layanan BUMN yang berkelanjutan dalam mendukung transformasi layanan publik secara digital melalui pemanfataan teknologi terdepan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem layanan 5G yang inklusif dan merata di hingga pelosok negeri,” pungkas Sigit.

Oh iya, penerapan infrastruktur teknologi jaringan 5G di lingkungan Bandara International Bandara Soekarno-Hatta juga telah mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, terutama dalam pemanfaatan frekuensi jaringan telekomunikasi yang memenuhi standar keamanan dan keselamatan untuk operasional bandara dan penerbangan. (Icha)

Smart Workspace, Solusi Digitalisasi Bisnis Terpadu Dari Smartfren

0

Telko.id – Smart Workspace merupakan satu solusi terpadu yang dapat membantu meningkatkan kinerja perusahaan atau UMKM. Solusi terpadu ini memberikan akses terhadap layanan internet terbaik, ruang kerja digital, serta sistem komunikasi virtual.

Diharapkan dengan hadirnya solusi Smartfren Business Smart Workspace terbaru ini, perusahaan dan UMKM bisa dengan mudah mendapatkan manfaat terbaik dari era digital sehingga dapat terus meningkatkan kinerjanya.

“Sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terbaik di Indonesia, Smartfren Business berkomitmen membawakan inovasi teknologi digital terbaik untuk perusahaan maupun UMKM di tanah air. Internet, ruang kerja virtual, dan sistem komunikasi virtual merupakan tiga elemen penting yang dapat memaksimalkan kinerja serta fleksibilitas operasional di era digital, dan kini seluruh elemen tersebut dapat diperoleh dalam satu solusi Smartfren Business Smart Workspace,” kata Rangarajan Kalyanasundaram, CEO Smartfren Business.

Dengan menggunakan Smartfren Business Smart Workspace, pelanggan akan mendapatkan akses internet Smartfren Business Fiber in the Air. Layanan ini merupakan teknologi akses radio wireless last mile yang menyediakan konektivitas bagi perusahaan dengan teknologi yang sangat andal (auto everything) dan carrier grade radio equipment.

Selanjutnya, sebagai sebuah ruang kerja digital terintegrasi, Google Workspace menyatukan aplikasi produktivitas, komunikasi, dan kolaborasi aplikasi seperti Gmail, Chat, Calendar, Drive, Docs, Sheets, Meet, dan lainnya. Layanan ini adalah versi premium yang memberikan kelebihan berupa kebebasan untuk custom alamat email serta memiliki kapasitas cloud storage yang jauh lebih besar.

Pelanggan juga mendapatkan produk sistem komunikasi virtual CloudTalk yang merupakan produk atau layanan telepon berbasis cloud yang mengintegrasikan telepon IP ke perangkat seluler sehingga biaya investasinya lebih terjangkau.


Saat ini, lebih dari tiga miliar orang di seluruh dunia telah menggunakan Google Workspace untuk belajar, bekerja, dan saling berhubungan dengan orang-orang terdekat mereka.

“Ketika ada perubahan mendasar di tempat dan cara kami bekerja, kami berkolaborasi dengan Smartfren Business untuk membantu bisnis memberdayakan karyawan dengan produk inovatif dan fleksibel yang mereka butuhkan untuk tetap terhubung, berkreasi, dan berkolaborasi dengan aman di perangkat apa pun – baik untuk bekerja di kantor, bekerja dari rumah, atau memberikan pelayanan pada pelanggan,” ujar Megawaty Khie, Country Director, Google Cloud, Indonesia.

Ketiga produk yang terintegrasi dalam Smartfren Business Smart Workspace sudah bisa diperoleh melalui https://www.smartfren.com/business. Perusahaan maupun UMKM dapat menggunakannya untuk menunjang kebutuhan kerja agar lebih praktis dan fleksibel, kapanpun dan dimanapun. (Icha)