spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 64

Telkomsel dan ITB Resmikan AI Innovation Hub Pertama di Indonesia

0

Telko.id – Telkomsel bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) secara resmi meluncurkan AI Innovation Hub pertama di Indonesia pada Senin (16/12/2025).

Pusat inovasi kolaboratif ini bertempat di lantai 4 Labtek STEI ITB dan menjadi wujud nyata komitmen Telkomsel dalam mengakselerasi pengembangan talenta digital serta memperkuat kapasitas inovasi kecerdasan artifisial (AI) nasional.

Peresmian hub ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilakukan pada Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 lalu.

Inisiatif ini sejalan dengan payung komitmen Telkomsel bernama ‘Hitakari’ yang berarti ‘membawa manfaat’ dalam bahasa Sanskerta, serta mendukung misi Asta Cita Pemerintah dan visi Indonesia Emas 2045. “AI Innovation Hub ini kami harapkan menjadi pintu masuk bagi mahasiswa, peneliti, dan startup untuk belajar, menguji, dan mengembangkan solusi AI secara nyata,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Meutya Hafid, dalam pernyataannya.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa pembukaan hub ini mencerminkan tanggung jawab perusahaan untuk berkontribusi pada peningkatan kapabilitas ekosistem digital.

“Melalui kolaborasi erat bersama ITB, Garuda Spark Komdigi, dan berbagai pemangku kepentingan, kami ingin memastikan adopsi dan literasi AI dapat diakses lebih luas,” kata Nugroho.

Kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti ITB ini sejalan dengan upaya strategi kolaborasi untuk percepatan inovasi AI yang juga dilakukan oleh entitas Grup Telkom lainnya.

Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., menyambut baik inisiatif strategis ini. “AI Innovation Hub akan berfungsi sebagai katalisator riset dan pengembangan teknologi AI yang aplikatif, menghubungkan para peneliti, pelaku industri, dan masyarakat luas,” jelasnya.

Kehadiran hub di kampus ITB ini memperkuat ekosistem pembelajaran AI, mengikuti jejak inisiatif serupa seperti AI Campus yang dihadirkan Telkom untuk percepatan adopsi AI di perguruan tinggi.

Content image for article: Telkomsel dan ITB Resmikan AI Innovation Hub Pertama di Indonesia

AI Innovation Hub yang dikelola melalui kemitraan dengan ITB ini terbuka untuk umum dengan jam operasional mengikuti kampus. Telkomsel dan ITB menargetkan ratusan peserta online dari masyarakat dan mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran dasar AI Academy, dengan 100 peserta di antaranya diproyeksikan melanjutkan ke level menengah dan lanjutan.

Target jangka panjangnya adalah mendorong peserta mengikuti Program Certified AI Basic secara offline hingga 2029 melalui kerja sama dengan Komdigi.

Empat Pilar Kegiatan Utama di AI Innovation Hub

Untuk mewujudkan tujuannya, AI Innovation Hub menghadirkan empat pilar kegiatan utama yang dirancang untuk menjangkau berbagai kalangan, dari pemula hingga profesional.

Pertama, AI Academy menawarkan platform Learning Management System (LMS) yang menyediakan pembelajaran terstruktur untuk semua level, dari Beginner hingga Advanced.

Platform ini dilengkapi konten video interaktif, modul pelatihan, latihan soal, dan ujian yang terintegrasi dengan sistem pra-penilaian. Peserta yang menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan sertifikat resmi.

Kedua, AI Hub Event akan menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti webinar, kompetisi hackathon, diskusi panel, dan sesi jejaring. Acara-acara ini menghadirkan praktisi AI dari berbagai sektor dan bertujuan merangsang pertukaran ide antara pelaku bisnis, akademisi, dan komunitas startup.

Content image for article: Telkomsel dan ITB Resmikan AI Innovation Hub Pertama di Indonesia

Ketiga, AI Hub Showcase menjadi ruang untuk menampilkan proyek-proyek AI inovatif dari AI Labs, startup, serta use case dari internal Telkomsel dan mitra. Showcase menggunakan format interaktif seperti demo video dan QR code untuk memudahkan pemahaman pengunjung tentang penerapan nyata AI di industri.

Keempat, AI Labs menyediakan fasilitas coworking space yang didukung tim ahli AI, data scientist, dan product owner. Laboratorium ini dilengkapi akses ke platform AI berbasis GPU serta dataset untuk mendukung riset dan pengembangan solusi sesuai kebutuhan akademik dan industri, berfungsi sebagai ‘playground’ inovasi.

SISCAMLING: Inovasi AI untuk Perlindungan Pelanggan dari Scam

Pada momen yang sama, Telkomsel juga memperkenalkan Sistem Cegah Scam Keliling (SISCAMLING), sebuah layanan proteksi berbasis AI yang dirancang untuk mendeteksi, memblokir, dan memberi peringatan terhadap panggilan serta SMS mencurigakan secara real-time. Layanan ini diberikan tanpa biaya dan tanpa perlu instalasi aplikasi tambahan.

SISCAMLING bekerja dengan model AI yang terus dilatih menggunakan big data telekomunikasi, analisis riwayat panggilan, dan integrasi data global untuk mengidentifikasi pola penipuan dengan akurasi tinggi.

Pencegahan dilakukan di tingkat jaringan, sehingga perlindungan aktif secara otomatis. Pelanggan akan menerima notifikasi kontekstual pada panggilan atau SMS yang terindikasi scam atau spam.

“Dengan SISCAMLING, kami ingin menghadirkan rasa aman yang nyata agar pelanggan tetap produktif dan fokus pada aktivitas digitalnya,” tutur Nugroho. Layanan ini dirancang dengan prinsip privacy-by-design dan mematuhi standar perlindungan data.

Pengaturan preferensi dan ringkasan aktivitas perlindungan dapat dikelola melalui mini-app SISCAMLING di aplikasi MyTelkomsel.

SISCAMLING telah diaktifkan secara bertahap mulai 15 Desember 2025 untuk pelanggan SIMPATI dan Telkomsel Halo, dengan target menjangkau seluruh pelanggan pada awal 2026. Informasi lebih lanjut dapat diakses di tsel.id/siscamling.

Inisiatif AI Innovation Hub dan SISCAMLING menegaskan posisi Telkomsel sebagai bagian dari TelkomGroup yang terus memperkuat perannya sebagai Digital National Champion.

Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk keunggulan kompetitif di industri, tetapi juga relevan dengan agenda strategis negara dalam membangun talenta digital unggul dan ekosistem inovasi yang berdampak luas, sejalan dengan semangat inovasi yang ditunjukkan pelaku industri teknologi lainnya dalam menghadirkan solusi mutakhir. (Icha)

Xiaomi 17 Ultra Versi Global Dikonfirmasi FCC, Rilis Segera

0

Telko.id – Xiaomi 17 Ultra akan segera meluncur di pasar global. Hal ini dikonfirmasi oleh sertifikasi dari Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat yang baru saja terungkap.

Perangkat dengan model 2512BPNDAG telah mendapatkan lampu hijau dari regulator tersebut, menandai langkah penting menuju peluncuran internasional.

Meskipun Xiaomi sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi, sertifikasi FCC menjadi bukti kuat bahwa varian global dari flagship kamera terbarunya sedang dalam persiapan akhir.

Database IMEI mengungkapkan bahwa nomor model 2512BPNDAG tersebut memang merujuk pada Xiaomi 17 Ultra. Huruf “G” di akhir kode model secara tradisional digunakan Xiaomi untuk menandai perangkat yang ditujukan untuk pasar global (Global).

Sertifikasi FCC untuk Xiaomi 17 Ultra versi global

Berdasarkan dokumen sertifikasi, Xiaomi 17 Ultra global akan datang dengan dukungan konektivitas lengkap. Perangkat ini memiliki fitur 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth Low Energy (LE), dan pengisian daya nirkabel.

Untuk sistem operasi, smartphone ini akan langsung menjalankan Android 16 dengan lapisan kustomisasi HyperOS 3 di atasnya, sebuah kombinasi yang diharapkan untuk seri flagship tahun 2025/2026.

Tenaga penggerak utama perangkat ini, seperti yang telah banyak dibocorkan sebelumnya, diperkirakan akan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm. Chipset generasi terbaru ini dijanjikan membawa lonjakan performa dan efisiensi yang signifikan.

Fokus Utama pada Sistem Kamera

Sebagai penerus lini Ultra, fokus utama Xiaomi 17 Ultra tentu saja berada pada kemampuan fotografi. Smartphone ini dikabarkan akan tetap mempertahankan sensor utama berukuran 1-inch type, sebuah standar high-end yang telah diterapkan pada generasi sebelumnya.

Pendekatan ini sejalan dengan strategi kamera terbaru Xiaomi yang lebih menitikberatkan pada kualitas sensor dan pengolahan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Peluncuran global ini menjadi bagian dari ekspansi produk flagship Xiaomi yang semakin agresif. Setelah sebelumnya ramai dibicarakan mengenai waktu rilis Xiaomi 17 standar di pasar internasional, kehadiran versi Ultra melengkapi penawaran premium perusahaan di kancah global.

Keberhasilan mendapatkan sertifikasi FCC, yang merupakan salah satu persyaratan kunci untuk dijual di banyak negara termasuk Amerika Serikat, menunjukkan kesiapan Xiaomi dalam hal compliance dan distribusi.

Menanti Jadwal dan Detail Harga

Saat ini, Xiaomi telah menjadwalkan peluncuran Xiaomi 17 Ultra di China pada 26 Desember 2025. Dengan adanya sertifikasi global yang sudah keluar, jarak antara peluncuran domestik dan internasional diperkirakan tidak akan terlalu lama. Pola ini konsisten dengan strategi peluncuran flagship Xiaomi dalam beberapa tahun terakhir.

Kehadiran Xiaomi 17 Ultra di pasar global akan langsung bersaing dengan smartphone premium lain di kelasnya. Performa chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan sistem kamera mutakhirnya akan menjadi nilai jual utama.

Bagi konsumen yang mengutamakan fotografi mobile kelas profesional, varian Ultra sering kali menjadi pertimbangan utama dibandingkan model standar, sebagaimana perbandingan dalam lini lain seperti POCO F8 Ultra vs F8 Pro.

Dukungan purna jual juga menjadi faktor penting untuk produk flagship. Keberadaan perangkat global biasanya diikuti dengan perluasan layanan purna jual Xiaomi di berbagai negara, termasuk kemungkinan perluasan garansi resmi dan ketersediaan suku cadang.

Sertifikasi FCC yang telah diperoleh membuka jalan bagi distribusi yang lebih terstruktur dan dukungan yang memadai bagi konsumen di luar China.

Langkah ini mempertegas ambisi Xiaomi untuk konsisten berada di jajaran puncak pasar smartphone global. Dengan mengandalkan kombinasi hardware mutakhir, inovasi kamera, dan sistem operasi terbaru, Xiaomi 17 Ultra siap menjadi salah satu kontestan berat di segmen flagship awal tahun 2026.

Seluruh detail spesifikasi resmi, harga, dan negara tujuan peluncuran pertama masih menunggu pengumuman langsung dari Xiaomi. (Icha)

Oppo Find X9 Ultra Bakal Hadirkan Baterai Lebih dari 7.000 mAh

0

Telko.id – Oppo dikabarkan tengah mempersiapkan peningkatan signifikan untuk seri flagship-nya. Eksekutif perusahaan, Zhou Yibao, mengonfirmasi bahwa Oppo Find X9 Ultra akan dibekali kapasitas baterai yang lebih besar dari 7.000 mAh. Pengungkapan ini disampaikan melalui tanggapan terhadap komentar pengguna di platform Weibo.

Zhou Yibao secara eksplisit menyebutkan bahwa baterai pada Find X9 Ultra akan melampaui angka 7.000 mAh. Pernyataan langsung dari eksekutif Oppo ini memberikan gambaran awal yang konkret tentang salah satu peningkatan utama yang akan dibawa oleh ponsel flagship terbaru tersebut.

Meski tanggal peluncuran resmi belum diumumkan, bocoran ini telah memicu antusiasme di kalangan penggemar.

Jika dibandingkan dengan pendahulunya, Oppo Find X8 Ultra, yang memiliki baterai 6.100 mAh, peningkatan ke angka di atas 7.000 mAh merupakan lompatan yang cukup besar.

Bahkan, spekulasi berkembang bahwa Find X9 Ultra bisa saja mengadopsi kapasitas 7.500 mAh, mengingat varian OPPO Find X9 Pro yang telah diluncurkan juga sudah menggunakan baterai berkapasitas tersebut.

Peningkatan daya tahan baterai menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan generasi baru ini.

Oppo Find X8 Ultra

Selain baterai, Oppo Find X9 Ultra juga diprediksi akan membawa sejumlah peningkatan di sektor performa dan fotografi. Ponsel ini diharapkan debut pada April 2026 dengan ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Konfigurasi kameranya disebutkan akan berupa setup quad-camera di belakang, yang dipimpin oleh sensor utama beresolusi 200 MP.

Sensor beresolusi tinggi ini sebelumnya juga telah menjadi bahan perbincangan terkait kemungkinan kolaborasi Oppo dengan Sony.

Selain sensor utama, sistem kamera Find X9 Ultra dilengkapi dengan lensa telefoto periskop dengan zoom optikal 3x, lensa ultrawide, serta telefoto periskop sekunder dengan jangkauan zoom optikal yang lebih panjang.

Konfigurasi ini menegaskan posisinya sebagai perangkat yang berfokus pada kemampuan fotografi profesional. Inovasi dalam hal kualitas dan ketahanan perangkat juga menjadi perhatian Oppo, seperti yang terlihat dari komitmen mereka melalui standar baru seperti Apex Guard.

Strategi peluncuran Oppo yang menyebarkan produk sepanjang tahun bertujuan untuk menjaga momentum dan perhatian pasar. Dengan rencana peluncuran Find X9 Ultra pada kuartal kedua 2026, Oppo berusaha menghindari periode “mati” dimana brand bisa terlupakan dalam siklus produk.

Pendekatan ini juga memungkinkan setiap produk, termasuk varian Pro yang sudah lebih dulu dirilis, mendapatkan sorotan maksimal.

Informasi mengenai Oppo Find X9 Ultra ini masih bersifat rumor dan menunggu konfirmasi resmi dari Oppo.

Namun, pengungkapan dari eksekutif perusahaan mengenai kapasitas baterai memberikan indikasi kuat tentang arah pengembangan flagship mereka yang mendengarkan kebutuhan pengguna akan daya tahan yang lebih lama. (Icha)

Harga RAM Naik, Pasar Smartphone Global Diprediksi Turun 2,1% pada 2026

0

Telko.id – Lonjakan harga memori atau RAM yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap industri smartphone global pada tahun depan.

Lembaga analis Counterpoint merevisi proyeksi pengiriman smartphone global untuk 2026 dari yang sebelumnya stagnan menjadi kontraksi sebesar 2,1%.

Kenaikan harga komponen yang disebut “menghukum” ini diperkirakan masih akan berlanjut, bahkan berpotensi naik hingga 40% lagi hingga kuartal kedua 2026.

Senior Analyst Counterpoint, Yang Wang, menyatakan bahwa situasi ini akan sangat menantang bagi sebagian besar pemain.

Grafik perbandingan pangsa pasar smartphone global dan pertumbuhan tahunan (YoY) dari OEM kunci pada tahun 2026 berdasarkan proyeksi Counterpoint, menunjukkan revisi ke bawah.
Proyeksi pangsa pasar dan pertumbuhan smartphone global oleh OEM kunci untuk 2026 (Sumber: Counterpoint Research).

“Apple dan Samsung berada dalam posisi terbaik untuk menghadapi beberapa kuartal ke depan. Namun, akan sulit bagi yang lain yang tidak memiliki banyak ruang gerak untuk mengelola pangsa pasar versus margin keuntungan. Kita akan melihat ini terutama terjadi pada OEM China seiring berjalannya tahun,” kata Wang, seperti dikutip Telko.id dari laporan tersebut.

Revisi proyeksi ini menunjukkan pergeseran yang cukup tajam dari ekspektasi sebelumnya.

Dampak kenaikan harga sudah terasa pada Biaya Material (Bill of Materials/BoM) smartphone. Saat ini, BoM untuk ponsel kelas rendah dilaporkan 25% lebih tinggi dibandingkan awal tahun.

Sementara itu, ponsel kelas menengah dan tinggi mengalami kenaikan masing-masing sebesar 15% dan 10%. Jika prediksi untuk kuartal kedua 2026 terbukti, BoM diperkirakan dapat meningkat lagi sebesar 8% hingga 15%.

Smartphone Shipment YoY Growth Forecasts and Revisions, 2026

Counterpoint memperkirakan perusahaan smartphone akan mengalami penurunan pengiriman secara keseluruhan. Oppo dan vivo yang awalnya diproyeksikan akan meningkatkan pengiriman tahun depan, kini diprediksi justru mengalami penurunan.

Xiaomi dan terutama Honor diprediksi akan mengalami penurunan lebih dalam dari yang diperkirakan sebelumnya. Meski Apple dan Samsung juga akan merasakan dampaknya, kondisi mereka diperkirakan tidak akan separah produsen lain.

Produsen smartphone telah mulai beradaptasi dengan biaya yang meningkat dengan merestrukturisasi lini produk dan memotong spesifikasi.

Senior Analyst Counterpoint lainnya, Shenghao Bai, mengungkapkan, “Pada beberapa model, kami melihat penurunan kualitas komponen seperti modul kamera dan solusi periskop, layar, komponen audio, dan tentu saja, konfigurasi memori.”

Strategi ini merupakan upaya untuk menjaga harga jual tetap kompetitif di tengah tekanan biaya produksi yang melonjak.

Analis juga memperingatkan bahwa Harga Jual Rata-rata (Average Selling Price/ASP) smartphone pada 2026 akan lebih tinggi dari perkiraan semula. Prediksi awal kenaikan ASP adalah 3,9%, namun prediksi baru menunjuk angka 6,9%.

Hal ini mengindikasikan bahwa produsen kemungkinan akan mencoba mengarahkan konsumen ke model-model yang lebih premium. Pada model premium, dampak kenaikan harga RAM relatif lebih kecil karena komponen memori hanya menyumbang porsi yang lebih kecil dari total Biaya Material.

Lonjakan harga memori ini menjadi tantangan tersendiri bagi inovasi spesifikasi di kelas menengah. Beberapa fitur yang biasanya menjadi andalan, seperti kamera periskop atau konfigurasi RAM besar, mungkin akan dikurangi atau dihilangkan untuk menekan biaya.

Situasi ini berpotensi mempengaruhi daya saing produk, seperti yang mungkin terjadi pada lini Galaxy Z Series yang selama ini mengandalkan spesifikasi tinggi untuk segmen kreator.

Di sisi lain, tekanan pada margin keuntungan bisa mendorong perusahaan untuk lebih agresif dalam efisiensi operasional dan strategi pemasaran.

Kesuksesan dalam meraih konsumen di tengah harga yang meningkat memerlukan pendekatan yang jitu.

Lingkungan bisnis yang semakin ketat ini juga menuntut ketahanan ekosistem digital. Kestabilan platform pendukung menjadi krusial, terlebih di tengah tren keamanan siber yang semakin ketat, sebagaimana terlihat dalam upaya pemblokiran agresif terhadap platform yang dimanfaatkan sindikat siber. Kepercayaan konsumen terhadap ekosistem produk akan semakin diuji ketika harga naik.

Revisi proyeksi pasar smartphone global ini menjadi sinyal bagi seluruh pemain industri, dari produsen, supplier, hingga retailer, untuk mempersiapkan strategi dalam menghadapi kuartal-kuartal yang menantang di tahun 2026.

Kemampuan beradaptasi dengan fluktuasi harga komponen dan menjaga nilai proposisi di mata konsumen akan menjadi penentu utama. (Icha)

POCO F8 Ultra vs F8 Pro: Mana yang Lebih Layak Dibeli?

0

Telko.id – Xiaomi secara resmi telah meluncurkan dua varian unggulan terbaru dari lini POCO, yaitu F8 Pro dan F8 Ultra.

Keduanya hadir dengan segmentasi harga dan spesifikasi yang jelas, memunculkan pertanyaan utama: apakah selisih harga sekitar €180-200 untuk F8 Ultra benar-benar sepadan dengan peningkatan yang ditawarkan?

Perbedaan paling mendasar terletak pada desain dan material. POCO F8 Pro menggunakan kombinasi bodi belakang kaca dan rangka aluminium, dengan lapisan pelindung Gorilla Glass 7i di bagian depan.

Sementara itu, F8 Ultra hadir dengan Poco Shield Glass di depan, rangka aluminium, serta pilihan bodi belakang dari fiber-reinforced plastic atau silicone polymer pada varian Denim Blue.

Dari segi dimensi, F8 Pro lebih ringan dan kompak karena memiliki layar yang lebih kecil, sebuah pertimbangan bagi pengguna yang menyukai ponsel dengan ukuran lebih pas di genggaman.

Kedua ponsel ini memiliki kualitas layar yang hampir identik, dengan kemampuan kecerahan yang mengesankan dan sertifikasi HDR10+ serta Dolby Vision.

Namun, F8 Ultra unggul dengan kapasitas baterai yang sedikit lebih besar, yang memberikan performa ketahanan baterai lebih lama dalam tes penelusuran web dan pemutaran video, meski perbedaannya secara keseluruhan tidak terlalu signifikan.

Keduanya mendukung pengisian cepat 100W HyperCharge milik Xiaomi, dengan F8 Ultra yang butuh waktu sedikit lebih lama untuk terisi penuh. Keunggulan lain F8 Ultra adalah dukungan pengisian nirkabel cepat 50W.

Performa dan Audio: Loncatan Generasi Chipset dan Speaker Premium

Di bagian audio, meski sama-sama mengusung speaker stereo hasil tuning Bose, terdapat perbedaan mencolok. F8 Ultra dilengkapi dengan “subwoofer” internal yang biasanya ditemukan di tablet, menghasilkan suara yang lebih penuh, hangat, dan bass yang lebih terasa.

Kualitas suaranya disebut-sebut termasuk yang terbaik dari ponsel belakangan ini. Di sisi lain, F8 Pro lebih keras dan cocok untuk podcast atau video dengan suara yang lebih datar serta fokus pada vokal dan mid.

Pembedaan performa dilakukan melalui chipset yang berbeda. F8 Pro ditenagai Snapdragon 8 Elite (flagship tahun lalu), sedangkan F8 Ultra mendapatkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru.

Dalam benchmark, chipset di F8 Ultra menunjukkan peningkatan 26% pada CPU, 13% pada GPU, dan kurang dari 10% pada skor gabungan AnTuTu 10.

Meski keduanya mampu menangani aplikasi dan game berat, performa lebih tinggi pada F8 Ultra dapat dianggap sebagai investasi untuk masa pakai yang lebih panjang. Kedua perangkat menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16 dengan janji 4 pembaruan OS utama dan 6 tahun patch keamanan.

Kamera: Keunggulan Clear F8 Ultra dengan Beberapa Pengecualian

Sistem kamera menjadi area di mana F8 Ultra menunjukkan keunggulan yang lebih jelas. Ia memiliki sensor utama yang lebih besar, kamera telefoto dengan zoom optik 5x (vs 2.5x di F8 Pro), serta kamera ultrawide dengan resolusi dan sensor yang lebih baik. Kamera depan F8 Ultra juga beresolusi 32MP, lebih tinggi dari 20MP pada F8 Pro.

Dalam kondisi cahaya cukup, foto dari kamera utama keduanya terlihat mirip, namun hasil F8 Ultra lebih tajam, detail, dan memiliki definisi lebih baik, terutama di area gelap atau dalam ruangan.

Kamera ultrawide F8 Ultra juga menghasilkan gambar dengan detail lebih alami, sementara hasil F8 Pro cenderung oversharpened.

Untuk zoom, hasil crop 2x dari kamera utama F8 Ultra bahkan mengungguli foto dari kamera zoom 2.5x khusus di F8 Pro. Pada zoom 5x, kamera khusus F8 Ultra tentu lebih unggul, meski F8 Pro bisa mendekati kualitasnya dalam cahaya baik.

Dalam kondisi malam hari, keunggulan F8 Ultra kembali terlihat pada kamera utama dan zoom, dengan detail lebih banyak dan kontras lebih baik.

Namun, menariknya, kamera ultrawide 8MP F8 Pro justru lebih tajam dan akurat dalam reproduksi warna di beberapa situasi malam hari. Untuk video, tidak ada pemenang mutlak.

Video ultrawide 1080p F8 Pro sedikit lebih tajam, sementara video 4K dari kamera utama keduanya identik. Video malam dari kamera utama F8 Ultra memiliki dynamic range lebih baik.

Perbandingan video zoom 2x vs 2.5x cukup berimbang, dengan F8 Pro unggul di malam hari untuk ketajaman dan noise.

Peluncuran POCO F8 series ini semakin memperkuat posisi brand di segmen performa tinggi. Keputusan antara F8 Pro dan F8 Ultra pada akhirnya kembali pada prioritas pengguna.

F8 Ultra jelas merupakan ponsel yang lebih mampu dengan performa, audio, dan kamera yang lebih baik. Namun, selisih harga yang cukup signifikan menjadikan F8 Pro pilihan yang sangat masuk akal bagi yang memiliki budget terbatas atau lebih menyukai ponsel dengan ukuran lebih kompak, meski bukan termasuk ponsel kecil. Seperti yang terjadi di pasar global, di mana persaingan dengan iPhone 16 begitu ketat, diferensiasi produk seperti ini menjadi kunci.

Tren ponsel dengan kemampuan AI khusus juga semakin berkembang, seperti yang terlihat pada rencana kolaborasi ByteDance dan ZTE. (Icha)

MDI Ventures dan Goers Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg

0

Telko.id – MDI Ventures, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk di bidang venture capital, bersama platform ticketing Goers meluncurkan inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Heritage for the Next Generation”.

Program ini berupa upaya pemugaran dan peningkatan fasilitas taman bermain di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih edukatif, interaktif, dan nyaman, khususnya bagi anak-anak. Opening ceremony program berlangsung pada 14-15 Desember 2025 di lokasi museum.

Direktur MDI Ventures Roby Roediyanto dalam sambutannya menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan kontribusi untuk menghadirkan ruang literasi yang positif dan kreatif dengan melibatkan masyarakat dalam pelestarian sejarah.

“Kami percaya bahwa pendidikan dan sejarah harus bisa diakses secara inklusif dan juga menyenangkan. Melalui program ini, MDI Ventures ingin berkontribusi pada ruang publik yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat daya tarik wisata agar tetap relevan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai salah satu destinasi sejarah utama di kawasan Malioboro, Museum Benteng Vredeburg mencatat lebih dari 450 ribu pengunjung pada periode Januari hingga November 2025.

Data museum menunjukkan bahwa mayoritas pengunjung adalah keluarga dan anak-anak, dengan lebih dari 80 ribu pengunjung anak tercatat dalam periode yang sama. Angka ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan fasilitas yang tidak hanya edukatif dan menyenangkan, tetapi juga aman dan nyaman bagi pengunjung usia dini.

Kolaborasi MDI Ventures dan Goers dalam program CSR ini difokuskan pada peningkatan kualitas taman bermain yang ada. Target penyelesaian pemugaran fasilitas tersebut ditetapkan pada akhir April 2026.

Tujuannya adalah menciptakan lingkungan bermain yang lebih inklusif dan interaktif, yang mampu memperkaya pengalaman wisata keluarga sekaligus menjadi media pengenalan nilai-nilai sejarah kepada generasi muda dengan cara yang lebih menarik.

Chief Operating Officer Goers Niki Tsuraya Yaumi menekankan pentingnya kualitas ruang fisik dalam mendukung pengalaman wisata. “Setiap hari kami membantu ribuan pengunjung mengakses pengalaman wisata dan edukasi melalui teknologi.

Hal tersebut membuat kami menyadari bahwa pengalaman terbaik tidak hanya bergantung pada digitalisasi, tetapi juga pada kualitas ruang fisik yang mereka kunjungi,” jelas Niki.

Lebih lanjut, Niki menyampaikan harapan dari program ini. “Kami ingin memastikan anak-anak bisa belajar di tempat yang menarik dan mendorong rasa ingin tahu mereka, kami juga berharap bahwa taman bermain ini dapat menjadi ruang yang menginspirasi sekaligus meningkatkan kenyamanan keluarga saat berkunjung.”

Goers sebagai platform ticketing dikenal dengan layanan digitalisasi pengelolaan tiket atraksi wisata, dan program ini menjadi momentum bagi Goers untuk berkontribusi langsung pada peningkatan daya tarik fisik destinasi wisata.

Rangkaian kegiatan pembukaan program “Heritage for the Next Generation” tidak hanya diisi oleh opening ceremony. Berbagai aktivitas lain turut memeriahkan, seperti workshop pengelolaan pengunjung anak dan keluarga, aktivasi publik di area taman bermain, pameran lukisan anak bertema “Aku dan Vredeburg”, serta pentas seni anak-anak.

Kegiatan-kegiatan ini melibatkan komunitas dan masyarakat sekitar, merefleksikan pendekatan kolaboratif dalam program ini.

Program CSR kolaborasi MDI Ventures dan Goers ini diharapkan dapat menjadi model implementasi nyata kerja sama antara sektor korporasi dan pengelola aset budaya pemerintah.

Tujuannya adalah menghadirkan ruang edukasi publik yang aman, nyaman, dan menyenangkan, khususnya bagi anak-anak.

Melalui pemugaran taman bermain ini, komitmen untuk memberikan pengalaman wisata terbaik bagi keluarga sekaligus memperkenalkan sejarah dan kebudayaan kepada generasi muda diwujudkan dalam bentuk aksi konkret.

Keberadaan Museum Benteng Vredeburg sebagai cagar budaya tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan artefak sejarah, tetapi juga sebagai ruang hidup yang berinteraksi dengan masyarakat kontemporer.

Peningkatan fasilitas pendukung seperti taman bermain yang berkualitas diharapkan dapat menjembatani narasi sejarah dengan kebutuhan rekreasi keluarga masa kini, sehingga museum tetap relevan dan dikunjungi oleh berbagai kalangan.

Inisiatif dari MDI Ventures ini juga selaras dengan visi besar Telkom Group dalam mendukung ekosistem digital dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai bagian dari holding company BUMN telekomunikasi dan teknologi, kontribusi melalui program CSR berbasis pelestarian budaya dan pendidikan menunjukkan pendekatan holistic dalam membangun masa depan.

Program ini tidak hanya tentang renovasi fisik, tetapi juga investasi pada pendidikan dan pengalaman generasi penerus bangsa.

Dengan ditargetkan selesai pada April 2026, pemugaran taman bermain Museum Benteng Vredeburg akan menjadi perhatian bagi para pelaku pariwisata dan budaya di Yogyakarta.

Hasilnya diharapkan dapat meningkatkan angka kunjungan, memperpanjang durasi kunjungan keluarga, dan pada akhirnya berkontribusi pada pelestarian warisan sejarah melalui pendekatan yang lebih modern dan ramah anak. (Icha)

Telkom dan CCSI, Jajaki Bangun SKKL SUB-2 Gresik-Makassar-Takisung

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjalin kerja sama strategis dengan PT Communication Cable Systems Indonesia (CCSI) untuk menjajaki pengembangan jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) SUB-2 ruas Gresik–Makassar–Takisung.

Inisiatif ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur Network Telkom Nanang Hendarno dan President Director CCSI Peter Djatmiko di Jakarta, Senin (15/12).

Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi investasi, mengoptimalkan pemanfaatan rute kabel laut milik Telkom, dan memperkuat infrastruktur konektivitas digital nasional.

Langkah ini sejalan dengan strategi transformasi jangka panjang TLKM 30 Telkom, yang berfokus pada akselerasi monetisasi aset strategis dan penciptaan nilai melalui kemitraan.

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat fondasi konektivitas digital.

“Sinergi pembangunan SKKL SUB-2 bersama CCSI merupakan wujud komitmen Telkom dalam memperkuat infrastruktur konektivitas digital nasional secara lebih efisien, agile, dan berkelanjutan,” ujar Nanang dalam pernyataannya.

Ia menambahkan, kolaborasi ini dilandasi niat bersama untuk memenuhi kebutuhan pelanggan melalui penambahan kapasitas jaringan kabel laut yang andal.

“Sehingga dapat beroperasi secara optimal dalam jangka panjang serta mendukung pemerataan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” pungkasnya.

Content image for article: Telkom dan CCSI Sinergi Bangun SKKL SUB-2 Gresik-Makassar-Takisung

Dukungan untuk Infrastruktur Nasional

CCSI, sebagai produsen dan penyedia kabel serat optik darat dan laut, akan memanfaatkan kapabilitasnya untuk mendukung pengembangan infrastruktur konektivitas secara terintegrasi bersama Telkom.

Ruang lingkup kerja sama mencakup penjajakan pembangunan SKKL SUB-2 dengan memanfaatkan rencana teknis dan perizinan yang ada.

President Director CCSI Peter Djatmiko menyatakan bahwa penandatanganan MoU menjadi langkah awal rencana pembangunan jaringan kabel laut yang menghubungkan Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan. Rencana ini akan melibatkan skema joint operation dan joint investment antara kedua entitas.

“Kami mengapresiasi kepercayaan Telkom untuk berkolaborasi dengan CCSI dalam inisiatif strategis ini,” kata Peter.

Ia berharap kerja sama ini tidak hanya mendorong efisiensi investasi dan operasional bagi kedua pihak, tetapi juga dapat mempercepat pembangunan infrastktur konektivitas digital nasional.

Pendekatan kolaboratif dinilai mampu memberikan manfaat lebih optimal dibandingkan pembangunan jaringan secara terpisah. Sebagai dasar pertukaran informasi dalam tahap penjajakan, Telkom dan CCSI telah lebih dulu menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 21 Maret 2025.

Mempercepat Pemerataan Konektivitas

Inisiatif pengembangan SKKL SUB-2 ini merupakan bagian dari upaya Telkom mempertegas perannya sebagai digital telco dengan kapabilitas layanan digital end-to-end.

Layanan tersebut mencakup Digital Connectivity, Digital Platform, dan Digital Services. Sinergi dengan mitra strategis seperti CCSI diharapkan dapat mendorong pengembangan infrastruktur digital yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi ekosistem nasional.

Penguatan konektivitas antar pulau, khususnya menghubungkan Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan, memiliki implikasi strategis bagi pertumbuhan ekonomi digital.

Infrastruktur yang andal menjadi tulang punggung untuk berbagai layanan digital, cloud computing, dan ekonomi data di kawasan timur Indonesia. Upaya ini juga selaras dengan inisiatif pemerintah untuk mempercepat peta jalan nasional IPv6 Enhanced yang membutuhkan fondasi jaringan yang kuat.

Ke depan, Telkom dan CCSI akan melanjutkan pembahasan teknis operasional dan komersial secara lebih mendalam untuk merealisasikan potensi kerja sama ini.

Tujuannya adalah memastikan pengembangan jaringan SKKL SUB-2 dapat memberikan manfaat optimal bagi para pemangku kepentingan, masyarakat, dan kemajuan ekosistem digital nasional.

Kolaborasi semacam ini menunjukkan bagaimana sinergi BUMN dengan pelaku industri dalam negeri dapat menjadi katalis untuk pembangunan infrastruktur kritikal.

Seperti yang terlihat dalam event besar seperti MotoGP Mandalika 2025, konektivitas yang kuat merupakan prasyarat untuk mendongkrak aktivitas ekonomi dan pariwisata.

Selain itu, transformasi digital di sektor lain, seperti yang didorong melalui acara Indonesia AI Day oleh Indosat, juga sangat bergantung pada jaringan backbone yang tangguh dan berkapasitas besar.

Dengan proyeksi peningkatan permintaan bandwidth yang terus tumbuh, kerja sama Telkom dan CCSI dalam mengembangkan SKKL SUB-2 diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan konektivitas masa depan Indonesia yang lebih merata dan berkualitas. (Icha)

PaDi UMKM Gelar PBFS 2025, Cetak Transaksi Rp993 Miliar

0

Telko.id – Platform digital PaDi UMKM dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menggelar ajang kolaborasi bisnis tahunan, PaDi Business Forum & Showcase (PBFS) 2025.

Acara yang berlangsung pada 10 Desember 2025 di The Gade Tower, Jakarta Pusat, berhasil mencatatkan nilai transaksi mencapai Rp993,03 miliar.

Gelaran ketiga ini mengusung tema “Inspire, Connect, Empower” dan dihadiri oleh 70 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, dalam sambutannya menyoroti perkembangan PaDi UMKM yang kini telah bertransformasi dari sekadar marketplace menjadi ekosistem digital yang lengkap.

“Selama 5 Tahun PaDi UMKM terus berkembang, berawal dari marketplace kini sudah menjadi sebuah ekosistem digital yang lengkap. Kedepannya kami berkomitmen untuk terus berinovasi menciptakan fitur yang tidak hanya mempermudah proses pengadaan, namun juga tetap selaras dengan Tata Kelola Perusahaan yang baik,” ujarnya.

Faizal menambahkan, dengan dukungan Danantara dan BP BUMN, PaDi UMKM bertujuan menjadi ekosistem digital yang berpihak kepada UMKM dan produk lokal melalui sistem yang transparan dan efisien.

Senior Director Chief Marketing Officer Danantara, Dendi T. Danianto, menekankan pentingnya transformasi budaya layanan.

“Melalui penerapan #MelayaniSepenuhHati, PaDi UMKM tidak lagi sekadar marketplace, tetapi bergerak menuju ekosistem layanan yang menghadirkan pengalaman bisnis yang lebih mudah, andal, dan responsif bagi UMKM,” kata Dendi.

Ia menegaskan bahwa PaDi UMKM harus siap menjadi National B2B Catalyst yang mencerminkan semangat ‘Layanan Bangsa’ dengan memperbaiki pain points dan memperkuat koneksi emosional antar pelaku ekonomi.

Rangkaian Kegiatan dan Kolaborasi Strategis

PBFS 2025 menghadirkan beragam kegiatan yang dirancang untuk memfasilitasi transaksi dan pertukaran ide. Salah satunya adalah sesi Speed Business Dating, yang mempertemukan penjual dan pembeli secara satu lawan satu untuk mempercepat proses negosiasi.

Selain itu, diselenggarakan juga talkshow bertajuk “Penguatan Tata Kelola Pengadaan melalui Jaminan Pelaksanaan” yang menghadirkan pembicara seperti Chief Economist Bank Rakyat Indonesia Anton Hendranata, Kepala Divisi Pengadaan & Logistik Pegadaian Ismanto, dan Branch Manager Jakarta Cikini Asuransi Kredit Indonesia M Abdul Iwan Siswandono.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan penting, di antaranya Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM BP BUMN Loto Srinaita Ginting, Senior Executive Vice President General Affairs Pegadaian Zulfan Adam, VP GSPS Telkom Arfianto Ramadhian, dan Senior Principal Expert Government and Danantara Digitalization Telkom Sandhy Widyasthana. Kehadiran mereka menguatkan komitmen multisektor dalam mendukung digitalisasi pengadaan.

Showcase Produk dan Sesi Tawaria yang Interaktif

Selama acara berlangsung, area showcase dipadati oleh pelaku usaha dari berbagai kategori, seperti alat tulis kantor (ATK), makanan & minuman, elektronik, dan fashion.

Beberapa peserta yang terlibat antara lain Diva Sinergi Adipradana, The British Institute (TBI), PT Inti Kesles Nusantara, Mejikuhibiniu, Rendang Mamaden, PT Aseli Dagadu Djokdja, dan Liberty Society. Keberagaman produk ini menunjukkan luasnya cakupan ekosistem PaDi UMKM.

Sesi spesial bernama Tawaria juga menjadi highlight. Sesi lelang dengan mekanisme transparan dan interaktif ini tidak hanya meningkatkan peluang transaksi retail, tetapi juga mendorong terwujudnya kolaborasi yang saling menguntungkan serta memperkuat kepercayaan antar pelaku bisnis.

Inovasi semacam ini sejalan dengan upaya PaDi UMKM dalam menyediakan solusi lengkap, termasuk melalui fitur Invoice Financing untuk mengatasi kendala cash flow.

Apresiasi untuk BUMN dengan Transaksi Tertinggi

Sebagai bentuk apresiasi, PaDi UMKM memberikan penghargaan kepada BUMN dengan volume transaksi tertinggi selama periode 1 November hingga 10 Desember 2025.

Penghargaan ini dibagi dalam tiga tipe berdasarkan klasifikasi tertentu. Untuk Tipe A, peringkat pertama diraih oleh Pertamina dengan transaksi Rp328 miliar, disusul Telkom (Rp90,8 miliar), dan Mandiri (Rp85,8 miliar).

Pada kategori Tipe B, Semen Indonesia Group (SIG) berada di posisi teratas dengan nilai Rp73,3 miliar, diikuti Pelindo (Rp62,9 miliar), dan Pegadaian (Rp37,6 miliar).

Sementara untuk Tipe C, AirNav Indonesia memimpin dengan transaksi Rp27,5 miliar, lalu Pelni (Rp16,9 miliar), dan ASDP (Rp9,3 miliar). Pemberian penghargaan ini menegaskan peran aktif BUMN dalam mendorong pertumbuhan transaksi dan memperkuat ekosistem UMKM digital.

Gelaran PBFS 2025 menjadi bukti nyata komitmen berkelanjutan PaDi UMKM dalam menciptakan ruang sinergi yang memperkuat pasar UMKM dan mendorong transformasi pengadaan BUMN.

Platform ini terus berupaya menghadirkan solusi menyeluruh, termasuk memfasilitasi UMKM dalam memperoleh sertifikat TKDN secara gratis, untuk mendukung peningkatan daya saing dan perluasan pasar. (Icha)

bluExtraCash BCA Digital, Bantu Atasi Darurat Finansial

0

Telko.id – BCA Digital meluncurkan bluExtraCash, sebuah layanan pinjaman tanpa agunan yang terintegrasi langsung dalam aplikasi blu.

Layanan ini dirancang sebagai solusi cepat dan aman untuk mengatasi kebutuhan dana darurat, dengan proses pencairan dana yang dijanjikan maksimal dalam waktu 24 jam.

Rainer Sutedja, Head of Card & Personal Loan Business BCA Digital, menekankan pentingnya kepastian di saat genting.

“Dalam kondisi genting, masyarakat butuh kepastian, bukan kebingungan. Karena itu, setiap fitur di blu, termasuk bluExtraCash, kami hadirkan dengan akses yang mudah, serta informasi yang jelas, agar pengguna tahu persis apa yang mereka setujui,” ujar Rainer.

Kehadiran layanan ini menjawab tantangan kesiapan finansial masyarakat yang, berdasarkan data, masih perlu ditingkatkan.

Financial Resilience Index 2025 oleh Sun Life Asia mencatat hanya sekitar 50% responden yang merasa siap menghadapi kondisi darurat finansial. Sementara, data dari GoodStats 2024 menunjukkan hanya 30,1% responden yang memiliki tabungan.

Kondisi ini seringkali membuat masyarakat kesulitan ketika dihadapkan pada kebutuhan mendesak, seperti biaya kesehatan, kebutuhan keluarga mendadak, atau perbaikan alat kerja penting seperti laptop yang rusak menjelang deadline.

bluExtraCash menawarkan pengajuan pinjaman yang dapat dilakukan dalam hitungan menit langsung dari aplikasi blu. Layanan ini memberikan limit pinjaman hingga Rp50 juta dengan tenor fleksibel hingga 12 bulan.

Besaran bunga ditampilkan secara transparan di aplikasi, yaitu bunga flat mulai dari 1% per bulan, yang mengikuti hasil analisa kredit setiap pengguna atau Sobatblu.

Content image for article: bluExtraCash BCA Digital: Solusi Pinjaman Cepat untuk Kondisi Darurat Finansial

Transparansi menjadi kunci utama. Sebelum menyelesaikan pengajuan, pengguna dapat melihat simulasi cicilan, biaya admin, dan ketentuan terkait lainnya dengan jelas di dalam aplikasi.

Setelah pengajuan disetujui, dana dapat segera dicairkan ke bluAccount pengguna, memungkinkan dana langsung digunakan untuk kebutuhan mendesak tanpa proses tambahan yang berbelit.

Rainer Sutedja menegaskan komitmen BCA Digital dalam menghadirkan solusi yang terpercaya. “Dengan proses pencairan dana dalam waktu maksimal 24 jam, kami ingin memastikan pertolongan benar-benar terasa cepat ketika dibutuhkan.

Kepercayaan adalah fondasi dari layanan digital banking, dan kami berupaya hadir sebagai partner yang dapat diandalkan di saat paling mendesak,” tegasnya.

Layanan pinjaman digital seperti ini semakin menjadi kebutuhan di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat. Kemudahan akses dan kecepatan proses menjadi faktor penentu, terutama ketika dibandingkan dengan proses pinjaman konvensional yang memakan waktu lebih lama.

Inovasi serupa juga terlihat di sektor telekomunikasi, di mana operator seperti Indosat menghadirkan UCan untuk memudahkan pelanggan mendapatkan kredit instan, atau XL Axiata dengan fitur pulsa daruratnya.

Kehadiran bluExtraCash juga memperkuat ekosistem layanan keuangan digital dalam aplikasi blu by BCA Digital. Sejak diluncurkan pada Juli 2021, blu telah berkembang dengan berbagai fitur seperti bluSaving, bluDeposit, bluInvest, bluInsurance, dan bluBisnis.

Layanan pinjaman ini melengkapi portofolio tersebut, memberikan kontrol lebih besar bagi pengguna dalam mengatur seluruh aspek finansial mereka dari satu platform tunggal.

Content image for article: bluExtraCash BCA Digital: Solusi Pinjaman Cepat untuk Kondisi Darurat Finansial

Strategi BCA Digital sebagai bank digital generasi berikutnya tidak hanya fokus pada layanan langsung (direct digital banking) tetapi juga sebagai bank as a service (BaaS).

Kolaborasi dengan berbagai mitra dari beragam industri, seperti Blibli, tiket.com, hingga beberapa universitas terkemuka, memungkinkan nasabah melakukan transaksi perbankan tanpa perlu berpindah aplikasi. P

endekatan ini sejalan dengan upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan digital di Indonesia.

Pentingnya adaptasi dan ketangguhan di sektor digital semakin kentara, sebagaimana tercermin dari kinerja perusahaan telekomunikasi yang mampu terjaga selama masa penuh tantangan.

Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan talenta digital yang kompeten juga menjadi perhatian, seperti yang dilakukan Indosat dengan menghadirkan kelas AI gratis di IDCamp 2025.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai bluExtraCash, termasuk simulasi cicilan yang detail, pengguna dapat mengakses langsung aplikasi blu atau mengunjungi website resmi blu by BCA Digital.

Layanan ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan solusi finansial yang cepat, transparan, dan dapat diandalkan bagi masyarakat dalam mengantisipasi berbagai kebutuhan mendesak yang tidak terduga. (Icha)

Xiaomi 15T Series Bantu Konten Kreator Rangkai Cerita Visual

0

Telko.id – Xiaomi menghadirkan pendekatan baru untuk memudahkan pengguna merangkai cerita visual melalui konten yang estetik dengan kemampuan kamera pada seri terbarunya.

Melalui Xiaomi 15T Series, proses menciptakan visual yang bercerita kini dapat dilakukan secara lebih intuitif, konsisten, dan relevan untuk berbagai kebutuhan konten kreator.

Kolaborasi berkelanjutan dengan Leica pada seri ini mengusung filosofi “Masterpieces far closer”. Filosofi ini memungkinkan pengguna menangkap detail yang sebelumnya sulit dijangkau dengan kualitas profesional.

Sistem kamera terbaru dilengkapi Leica Optical Summilux Lens, Leica 5x Pro Telephoto, serta multi-focal length dari 15mm hingga 230mm.

Eksplorasi kemampuan kamera dilakukan di kawasan Bromo, membuktikan keleluasaan dalam memotret lanskap luas, human interest, hingga detail jarak jauh.

Berikut tiga pendekatan esensial yang diungkap untuk membantu pengguna memaksimalkan kemampuan Xiaomi 15T Series dalam menciptakan visual estetik yang lebih bercerita.

Manfaatkan Telephoto 5x untuk Cerita dari Jarak Aman

Salah satu temuan menonjol dari eksplorasi di Bromo adalah kemampuan Leica 5x Pro Telephoto dalam menangkap detail jarak jauh tanpa kehilangan ketajaman. Para kreator menilai telephoto memiliki peran penting sebagai “alat storytelling jarak jauh”.

Alat ini memungkinkan mereka mengabadikan aktivitas manusia, detail landscape, hingga ekspresi candid tanpa harus mendekat secara fisik.

Content image for article: Xiaomi 15T Series Bantu Konten Kreator Rangkai Cerita Visual Estetik

Di area seperti Caldera atau lautan pasir yang luas, telephoto membantu menangkap siluet kuda, tekstur pasir tertiup angin, hingga nuansa kabut pagi dengan kompresi jarak yang dramatis.

Bagi fotografer yang fokus pada human interest, kemampuan ini memungkinkan pembuatan foto yang intim namun tetap menghormati ruang personal subjek.

Sistem kamera tersebut memungkinkan pengguna menangkap lanskap luas, human interest, hingga detail jarak jauh dengan jelas dan tetap mempertahankan nuansa emosional dalam setiap foto.

Tren penggunaan lensa telefoto periskop semakin mengukuhkan pentingnya kemampuan zoom optik berkualitas dalam fotografi smartphone modern.

Tips praktis yang diberikan untuk memaksimalkan fitur ini antara lain menggunakan zoom 5x untuk subjek jarak menengah seperti manusia, hewan, atau objek bergerak.

Untuk menangkap detail kecil di lanskap luas, disarankan menggunakan 10x optical-level zoom. Teknik tap to focus penting untuk menjaga ketajaman pada subjek yang bergerak, dan mengambil beberapa frame disarankan untuk mendapatkan satu komposisi terbaik.

Tone Leica Authentic untuk Suasana Natural

Selama eksplorasi, para peserta sepakat bahwa Leica Authentic memberikan tone paling ideal untuk memotret kondisi Bromo yang penuh perubahan cahaya.

Warna pasir, kabut, sunrise, hingga bayangan bukit terekam natural dan lembut tanpa saturasi berlebih. Tone ini juga mempermudah kreator mempertahankan konsistensi visual saat membuat konten berbentuk reels, carousel, atau vlog.

Bagi kreator yang mengutamakan storytelling, Leica Authentic menjadi fondasi mood yang natural dan “jujur”. Sementara bagi fotografer, tone ini membantu menjaga gradasi langit dan highlight tetap halus meski memotret langsung ke arah matahari.

Pendekatan terhadap warna dan suasana ini menjadi pembeda penting, sebagaimana juga terlihat dalam inisiatif brand lain seperti Oppo yang menampilkan talenta fotografi smartphone dengan pendekatan artistik serupa.

Content image for article: Xiaomi 15T Series Bantu Konten Kreator Rangkai Cerita Visual Estetik

Tips praktis untuk mode ini adalah menggunakan cahaya pagi atau golden hour untuk memaksimalkan gradasi warna. Pengguna juga disarankan menghindari overexposure dengan menurunkan exposure sedikit dari default.

Memanfaatkan backlight dapat menciptakan foto siluet yang dramatis, dan menggunakan grid membantu menjaga horizon tetap stabil.

Eksplorasi Focal Length untuk Storytelling Dinamis

Para kreator menilai fleksibilitas focal length dari 0.6x hingga 10x sebagai keunggulan paling penting dalam proses kreatif mereka.

Dengan perubahan focal length yang instan, mereka bisa memulai cerita dengan wide shot, mengarahkan fokus dengan mid shot, lalu menutup dengan detail close-up dalam satu alur yang natural.

Saat Jeep bergerak melewati lautan pasir, kreator dapat menangkap video stabil menggunakan 1x, lalu berpindah ke 5x untuk menangkap interaksi antara pengendara kuda dan wisatawan, tanpa kehilangan momentum.

Mode ini juga ideal bagi jurnalis dan reviewer yang membutuhkan fleksibilitas cepat untuk dokumentasi.

Content image for article: Xiaomi 15T Series Bantu Konten Kreator Rangkai Cerita Visual Estetik

Fleksibilitas ini menunjukkan evolusi smartphone Xiaomi di ranah fotografi, melanjutkan warisan dari lini smartphone khusus fotografi yang pernah diluncurkan sebelumnya.

Ketersediaan berbagai focal length menjadi jawaban atas kebutuhan konten kreator yang semakin kompleks.

Tips praktis yang dibagikan mencakup penggunaan 0.6x untuk establishing shot atau lanskap luas. Focal length 1x cocok untuk perspektif natural dan dokumentasi, sementara 2x ideal untuk framing bersih dan human interest.

Untuk foto candid atau objek spesifik, 5x menjadi pilihan, dan 10x digunakan untuk detail dan aksen visual yang menarik.

Xiaomi 15T Series hadir bukan sekadar sebagai kamera smartphone, tetapi sebagai alat kreatif yang lengkap untuk menangkap cerita, suasana, dan detail dari berbagai kondisi.

Dengan telephoto yang kuat, tone Leica yang natural, serta fleksibilitas focal length, setiap fitur dirancang untuk membantu pengguna menghasilkan karya visual yang lebih bercerita.

Kehadiran seri ini memperkaya pilihan di pasar smartphone yang kompetitif, di mana performa kamera sering menjadi penentu keputusan pembelian, sebagaimana tercermin dalam kesuksesan berbagai brand di platform e-commerce.

Kini, pengguna diajak menjelajahi kreativitas dan menciptakan Masterpieces far closer bersama Xiaomi 15T Series. (Icha)