spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 54

Cara Aktivasi Paket IM3 & Tri untuk Liburan Akhir Tahun 2025

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memastikan pelanggan IM3 dan Tri dapat dengan mudah mengaktifkan paket data dan roaming untuk menjaga konektivitas selama liburan akhir tahun 2025.

Berbagai pilihan paket dan metode aktivasi yang praktis disiapkan agar pengguna bisa langsung terhubung sejak hari pertama berlibur, baik di dalam maupun luar negeri.

Bilal Kazmi, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menekankan komitmen perusahaan dalam mendukung momen berharga pelanggan. “Liburan adalah momen berharga untuk berbagi kebahagiaan bersama keluarga.

Karena itu, kami ingin memastikan pelanggan IM3 dan Tri bisa langsung menikmati koneksi internet yang praktis dan andal, tanpa perlu khawatir soal aktivasi atau kualitas jaringan, di mana pun mereka berlibur,” ujarnya.

Kemudahan ini didukung oleh jaringan Indosat yang telah diperkuat di ribuan titik strategis, termasuk destinasi wisata, pusat perbelanjaan, bandara, dan stasiun.

Pemantauan jaringan dilakukan 24/7 melalui Digital Intelligence Operations Center (DIOC) untuk menjaga kualitas koneksi tetap stabil meski terjadi lonjakan trafik selama periode liburan panjang.

Aktivasi Paket IM3: Cepat dan Fleksibel

Bagi pelanggan IM3, aktivasi paket liburan dapat dilakukan melalui beberapa saluran resmi. Pengguna dapat mengakses aplikasi myIM3, mengunjungi website im3.id, menghubungi WhatsApp resmi IM3 di nomor 08551000185, atau mendatangi gerai IM3 terdekat. Prosesnya dirancang tanpa kerumitan sehingga paket dapat langsung digunakan.

Untuk memastikan pengalaman liburan berjalan lancar, berikut panduan aktivasi paket spesial liburan IM3:

  • Aktifkan paket melalui *899#, WhatsApp IM3, atau aplikasi myIM3, dan pilih paket sesuai kebutuhan perjalanan.
  • Bagi yang bepergian ke luar negeri, pastikan fitur data roaming sudah aktif agar layanan langsung tersambung saat tiba di negara tujuan.
  • Pantau sisa kuota secara berkala melalui *899#, WhatsApp Resmi IM3, atau aplikasi myIM3 untuk menghindari kehabisan data di tengah jalan.

Pilihan Paket Roaming IM3 untuk Perjalanan Internasional

Indosat menawarkan beragam paket roaming internasional bagi pelanggan IM3 yang akan keluar negeri. Salah satunya adalah IM3 SimpelRoam yang langsung aktif begitu pesawat mendarat, tanpa biaya tak terduga.

Paket ini tersedia dalam berbagai varian sesuai destinasi, seperti SimpelRoam Umrah, serta paket untuk Singapura, Malaysia, Jepang, dan Cina, dengan kuota dan masa aktif yang fleksibel.

Opsi premium juga hadir melalui IM3 Platinum yang langsung aktif di negara tujuan tanpa perlu aktivasi ulang. Terdapat dua pilihan paket, yaitu Platinum 50 ROAM Ready, serta Platinum SATU dengan ekstra roaming yang tidak hanya berlaku di negara-negara Asia, tetapi juga mencakup Australia dan Amerika Serikat. Informasi lengkap seputar paket IM3 dapat diakses melalui portal resmi di im3.id.

Untuk keamanan transaksi dan data selama liburan, pelanggan dapat memanfaatkan layanan seperti IMSecure Dari IM3 dan Mastercard yang dirancang untuk melindungi pengguna dari potensi ancaman digital.

Langkah Aktivasi dan Paket Liburan dari Tri

Sementara itu, pelanggan Tri memiliki saluran aktivasi yang tak kalah mudah. Paket dapat diaktifkan melalui aplikasi bima+, dengan menekan dial *899#, atau melalui WhatsApp resmi Tri di nomor 08999800123. Seluruh paket juga dapat langsung digunakan setelah proses aktivasi selesai.

Berikut langkah-langkah untuk mengaktifkan paket liburan Tri:

  • Masuk ke aplikasi bima+, pilih menu Produk lalu masuk ke bagian Roaming atau CounTRI Roam.
  • Alternatif lain, aktifkan melalui *899#, pilih Produk, kemudian Roaming, dan pilih paket sesuai destinasi liburan.
  • Dapat juga dilakukan via WhatsApp Resmi Tri, dengan mengklik menu Produk dan Roaming untuk memilih negara tujuan.

Tri menyiapkan beragam pilihan paket, mulai dari paket Happy dengan kuota besar untuk kebutuhan harian, hingga CounTRI Roam bagi yang berlibur ke luar negeri.

Tersedia paket hemat CounTri Roam mulai dari Rp 40 ribu, hingga paket dengan kuota besar untuk konsumsi data tinggi. Informasi detail mengenai paket roaming Tri tersedia di website tri.co.id.

Kemudahan akses layanan Indosat terus diperluas, salah satunya melalui integrasi dengan platform lain seperti yang diumumkan dalam kerja sama Indosat dan Transsion Perkuat Inklusi Digital. Inovasi juga terlihat dari kemudahan beli dan aktifkan eSIM IM3 lewat myBCA, menawarkan fleksibilitas lebih bagi pelanggan.

Paket Data untuk Liburan Dalam Negeri

Bagi yang menghabiskan liburan di dalam negeri, IM3 menghadirkan Freedom Internet yang didukung sinyal andal di berbagai destinasi favorit.

Paket ini dilengkapi kuota besar serta fitur perlindungan SATSPAM+ yang aktif otomatis untuk menghalau panggilan dan pesan spam.

Tri juga menghadirkan pilihan paket data untuk kebutuhan hiburan selama liburan. Tersedia paket Happy 150GB/28 hari seharga Rp150 ribu dan Happy 22GB/28 hari seharga Rp60 ribu.

Paket-paket ini dilengkapi dengan fitur Tri AI: Anti-Spam/Scam yang secara otomatis mengidentifikasi nomor mencurigakan dan memberikan notifikasi atas potensi penipuan.

Dengan kombinasi kemudahan aktivasi, pilihan paket yang beragam, dan dukungan jaringan yang andal, Indosat Ooredoo Hutchison memastikan pelanggan IM3 dan Tri dapat fokus menikmati setiap momen liburan tanpa hambatan konektivitas. (Icha)

Telkom Athon #10 x Digistar Digelar, Siapkan Talenta AI Engineer

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) secara resmi meluncurkan program pengembangan kompetensi eksklusif, Telkom Athon #10 x Digistar.

Program invitation-only ini dirancang untuk menyiapkan early pipeline calon AI Engineer di lingkungan TelkomGroup, menjawab kebutuhan industri akan keahlian teknis yang krusial di era transformasi digital.

Kegiatan yang berlangsung sepenuhnya daring dari 15 Desember 2025 hingga 6 Maret 2026 ini menawarkan berbagai benefit bagi peserta terpilih.

Mulai dari LinkedIn Learning License, Development Grant, sertifikat, hingga kesempatan menjadi mentor atau narasumber di berbagai kegiatan Digistar.

Peserta merupakan alumni terpilih dari program Digistar yang telah menunjukkan performa tinggi dan potensi sebagai superstar talent di bidang AI.

SGM Telkom Corporate University Muhammad Subhan Iswahyudi menegaskan pentingnya program ini untuk masa depan Indonesia.

“Ke depan, pembangunan digital Indonesia tidak hanya ditopang oleh infrastruktur, tetapi oleh kualitas talenta yang mampu menciptakan solusi baru. Program ini kami rancang agar generasi muda memiliki pondasi kuat untuk menjadi AI Engineer yang kompeten dan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Kurikulum Terstruktur untuk Tantangan Industri Nyata

Telkom Athon #10 x Digistar dirancang dengan alur pembelajaran terstruktur, mulai dari assessment, sesi pembelajaran, hingga final project. Pendekatan end-to-end ini bertujuan memberikan pengalaman praktik yang memperkuat kemampuan teknis dan problem-solving peserta dalam menyelesaikan tantangan nyata di industri.

Content image for article: TelkomGroup Luncurkan Telkom Athon #10 x Digistar untuk Siapkan Talenta AI Engineer

Kurikulum program mencakup empat fase utama yang disusun secara ringkas dan aplikatif. Fase tersebut meliputi penguatan fundamental hingga penerapan teknik lanjutan seperti Natural Language Processing (NLP), deep learning, prompt engineering, dan MLOps.

Desain kurikulum ini memastikan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan konsep secara langsung dalam konteks industri sesungguhnya.

Melalui kombinasi pembelajaran mendalam, pengayaan dengan mentor ahli, serta proyek tantangan berbasis kasus nyata, peserta didorong untuk menguasai teknologi sekaligus memahami konteks kebutuhan industri dalam negeri.

Program ini menjadi jembatan strategis bagi talenta unggulan untuk memasuki peran-peran penting dalam perjalanan transformasi digital TelkomGroup dan Indonesia.

Memperkuat Ekosistem dan Peran Telkom sebagai Enabler

Kehadiran Telkom Athon #10 x Digistar sekaligus menegaskan peran Telkom sebagai enabler dalam menciptakan ruang bagi talenta digital untuk berkembang dan berinovasi.

Melalui ekosistem pembelajaran yang terstruktur dan berorientasi pada dampak, Telkom berharap dapat memperkuat kontribusi generasi muda sebagai agen perubahan yang menghadirkan solusi berbasis teknologi.

Sebagai bagian dari ekosistem Digistar, Telkom berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pelatihan dan pengembangan talenta digital yang adaptif, modern, dan relevan dengan kebutuhan industri.

Komitmen ini sejalan dengan upaya Telkom dalam mendukung pengembangan ekosistem digital nasional, sebagaimana terlihat dalam berbagai inisiatif sebelumnya seperti dukungan penuh terhadap Hackathon Merdeka 2.0.

Program ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan kompetensi, tetapi juga bagian dari strategi besar TelkomGroup dalam membangun pipeline talenta digital unggul.

Langkah ini dianggap penting untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi percepatan adopsi teknologi di berbagai sektor.

Masyarakat dan calon talenta digital dapat memperoleh informasi terbaru mengenai program ini dan peluang karir lainnya melalui akun Instagram @livingintelkom, @digistarclub, dan LinkedIn Telkom Indonesia untuk informasi rekrutmen & karier.

Upaya pengembangan talenta ini juga selaras dengan semangat kolaborasi yang diwujudkan Telkom dalam event lain, seperti Digiland Run 2024 yang mendapat apresiasi dari PB PASI dan perayaan HUT ke-59 Telkom.

Dengan penyelenggaraan Telkom Athon #10 x Digistar, TelkomGroup kembali menegaskan posisinya di garda depan dalam menyiapkan talenta masa depan Indonesia.

Fokus pada AI Engineering menunjukkan kesadaran terhadap tren global dan kebutuhan strategis bangsa untuk memiliki ahli-ahli teknologi yang mampu berinovasi dan bersaing di tingkat dunia. (icha)

Huawei Gelar ICT Competition dan Teacher Summit 2025, Ini Targetnya!

0

Telko.id – Huawei Indonesia baru-baru ini menyelenggarakan upacara penghargaan untuk Huawei ICT Competition 2025 dan Huawei Teacher Summit 2025 di Huawei Innovation Centre, Jakarta.

Acara terintegrasi ini memberikan apresiasi kepada akademisi, instruktur, dan mahasiswa berprestasi dari ekosistem Huawei ICT Academy, sekaligus menjadi forum dialog untuk menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan industri guna memajukan pengembangan talenta digital nasional.

Perhelatan ini mempertemukan para pemangku kepentingan utama, termasuk mitra akademik, instruktur, dan pemenang kompetisi dari berbagai wilayah di Indonesia.

Melalui forum ini, Huawei mengangkat diskusi ke tingkat nasional, memastikan wawasan dari para pendidik dan peserta berkontribusi pada upaya kolektif memperkuat sumber daya manusia digital Indonesia.

Kolaborasi ini menunjukkan model kemitraan berkelanjutan antara pemerintah, industri, dan akademisi dalam mempercepat transformasi digital.

Dalam sambutan kuncinya, Dr. Beny Bandanadjaja, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, mengapresiasi komitmen Huawei dalam membina talenta digital melalui platform kompetisi yang memungkinkan mahasiswa menerapkan pengetahuan di konteks dunia nyata.

“Pendidikan tinggi harus melampaui kemampuan akademis dan fokus pada menghasilkan talenta adaptif yang menciptakan dampak nyata. Semangat ini sejalan dengan program Dikti Saintek Berdampak dan visi Indonesia untuk pengembangan sumber daya manusia menuju tahun 2045,” ujarnya.

Dr. Said Mirza Pahlevi, M.Eng., Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), menegaskan pentingnya memasukkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) ke dalam kurikulum pendidikan.

“Didukung oleh standar dan regulasi keterampilan digital nasional, inisiatif ini membantu menjembatani antara kompetensi yang dibutuhkan industri dengan kompetensi lulusan institusi pendidikan,” katanya.

Qianshihong, Chief of Strategy Huawei Indonesia, mengatakan acara ini menandai tonggak penting dalam upaya kolektif membina tenaga kerja masa depan yang tangguh dan adaptif.

“Dengan mengakui guru, siswa, dan universitas terbaik kami, kami menciptakan ekosistem yang merayakan keunggulan sekaligus mendorong inovasi dan pembelajaran TIK praktis. Kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Komunikasi dan Digital, dan mitra seperti APTIKOM sangat penting dalam menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

Prof. Husni Teja Sukmana, Ph.D., Sekretaris Jenderal Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM), menyambut baik kolaborasi quadruple helix yang telah berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

“Dengan menyelaraskan kurikulum dengan standar industri dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, Huawei telah menunjukkan komitmen kuat untuk menghasilkan talenta digital yang terampil dan memposisikan diri sebagai jembatan penting antara pendidikan dan industri,” ucapnya.

Andy Victor Pakpahan, MT, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Institut Digital Ekonomi LPKIA (IDE LPKIA), mengatakan, “Kolaborasi kami dengan Huawei Indonesia telah memberikan dampak positif dalam memajukan pendidikan vokasi.

Melalui Huawei ICT Academy dan inisiatif seperti SMK Go Global dan Teaching Factory, siswa dan pendidik memperoleh akses ke keterampilan yang relevan dengan industri dan peluang global.”

Daftar Pemenang Huawei ICT Competition 2025

Dalam acara tersebut, Huawei juga mengumumkan para pemenang ICT Competition Indonesia Final. Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS) berhasil meraih Juara 1 pada tiga track sekaligus, yaitu Network Track, Cloud Track, dan Computing Track. Sementara itu, Institut Teknologi Bandung (ITB) meraih Juara 1 pada Innovation Track.

Sejumlah penghargaan khusus juga diberikan kepada institusi dan individu yang dinilai memberikan kontribusi signifikan. Penghargaan Excellent Huawei ICT Academy Support Center (IASC) diberikan kepada Institut Teknologi Bandung (ITB), APTIKOM, dan Institut Digital Ekonomi LPKIA.

Universitas Sumatera Utara menerima Penghargaan Excellent Huawei ICT Academy, sedangkan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang meraih Penghargaan Excellent Rookie ICT Academy.

Pada kesempatan yang sama, penghargaan Best Performance Teacher dianugerahkan kepada Dr. Pauzi Ibrahim Nainggolan, S.Kom., M.Sc. dari Universitas Sumatera Utara dan Mochamad Fahru Rizal S.T., M.T dari Telkom University.

Penghargaan Women in Tech Instructor diberikan kepada Marlindia Ike Sari, S.T., M.T., juga dari Telkom University, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pengembangan talenta digital dan inovasi yang inklusif.

Upaya pengembangan talenta digital seperti ini juga menjadi fokus berbagai pemain industri lainnya. Seperti dilaporkan Telko.id, Telkomsel dan AWS berhasil mencetak 750 talenta disabilitas yang mahir cloud dan AI, menunjukkan komitmen luas untuk inklusivitas dalam pembangunan SDM digital.

Komitmen Jangka Panjang untuk Ekosistem Pendidikan

Melalui acara terpadu ini, Huawei menegaskan kembali komitmen jangka panjangnya untuk mendukung ekosistem pendidikan digital Indonesia. Fokusnya adalah membina talenta TIK masa depan melalui kolaborasi berkelanjutan antara industri, akademisi, dan pemerintah.

Model kemitraan quadruple helix yang diusung dianggap krusial untuk menciptakan lulusan yang siap bersaing di tingkat global.

Penyelarasan kurikulum dengan SKKNI dan kebutuhan industri menjadi kunci dalam mempersiapkan talenta yang relevan. Inisiatif ini sejalan dengan gerakan nasional untuk memperkuat fondasi sumber daya manusia digital, yang juga tercermin dalam kerja sama strategis lain, seperti kolaborasi antara Telkom dan UGM untuk mengembangkan talenta AI nasional.

Pengembangan talenta, khususnya bagi kelompok tertentu, terus mendapat perhatian. XL Smart, misalnya, menyatakan fokus pada program Bravo 500 dan pengembangan talenta digital perempuan, menggarisbawahi bahwa pembangunan SDM digital harus bersifat menyeluruh dan merata.

Acara Huawei ICT Competition dan Teacher Summit 2025 tidak hanya sekadar seremoni penghargaan, tetapi juga menjadi katalis untuk diskusi strategis tentang masa depan pendidikan TIK di Indonesia.

Dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, langkah ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya visi Indonesia 2045 yang didukung oleh talenta digital unggul dan inovatif. (Icha)

XLSMART–KOMDIGI Percepat Pemulihan Jaringan Aceh Tamiang

0

Telko.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (KOMDIGI) terus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi pascabanjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang.

Saat ini, lebih dari 95% jaringan XLSMART yang terdampak di wilayah Aceh telah pulih, dengan kondisi di Sumatera Utara hampir 100% dan Sumatera Barat telah mencapai 100% pemulihan.

Koordinasi yang intensif dengan KOMDIGI dan pemangku kepentingan lainnya memungkinkan proses pemulihan berjalan lebih cepat.

Keberhasilan ini memastikan layanan komunikasi, akses informasi, serta koordinasi darurat kembali berjalan stabil bagi masyarakat terdampak di tengah masa pemulihan. Pemulihan jaringan telekomunikasi menjadi fondasi penting untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, meninjau langsung lokasi terdampak di Aceh Tamiang pada Minggu (28/12).

Dalam kunjungannya ke Kantor SAMSAT setempat, beliau disambut oleh perwakilan XLSMART, Horas Lubis (Head of Sales Northern 1 West) dan Freddyben Simanjuntak (Regional Technical Head Northern Sumatera). Mereka menjelaskan berbagai langkah teknis yang telah diambil di lapangan untuk memulihkan jaringan komunikasi.

Meutya menegaskan bahwa sinergi antara XLSMART dan Kemkomdigi merupakan langkah konkret dalam mendukung pemulihan pascabencana.

“Kehadiran negara bersama sektor swasta penting untuk memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan cepat serta layanan komunikasi tetap berjalan di masa darurat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemulihan layanan publik, ekonomi, dan telekomunikasi menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Menteri juga mengapresiasi peran XLSMART yang tak hanya memulihkan jaringan tetapi juga menyediakan bantuan air bersih untuk meringankan beban warga.

Kunjungan dilanjutkan ke Base Transceiver Station (BTS) XLSMART di wilayah terdampak untuk memastikan kondisi infrastruktur telekomunikasi serta kesiapan jaringan dalam mendukung kebutuhan komunikasi pascabencana.

Komitmen XLSMART di Tengah Krisis

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menyampaikan bahwa pemulihan jaringan bagi perusahaan bukan sekadar soal infrastruktur.

“Bagi XLSMART, pemulihan jaringan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi memastikan masyarakat tetap terhubung di saat paling kritis. Sinergi dengan KOMDIGI memungkinkan pemulihan dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan berdampak langsung bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga,” jelas Merza.

Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung pemulihan jangka menengah, khususnya dalam memastikan stabilitas jaringan komunikasi. Hal ini dinilai penting agar aktivitas pendidikan, ekonomi, dan layanan publik dapat kembali berjalan optimal.

Upaya pemulihan jaringan telekomunikasi pascabencana juga menjadi perhatian serius operator lain, seperti yang terjadi dalam kondisi terkini pemulihan jaringan telekomunikasi pasca gempabumi di Sulawesi Tengah.

Selain meninjau BTS, Menkomdigi juga mengunjungi lokasi penyaluran bantuan air bersih dari XLSMART. Bantuan ini menjadi salah satu kebutuhan utama warga terdampak banjir, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjaga kesehatan lingkungan.

XLSMART berencana membantu pembuatan sumur bor di Desa Tengah, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang, dan beberapa daerah lain yang sangat membutuhkan.

Relawan Aceh Tamiang, Rahma Nur Rizki, yang mendampingi Menkomdigi, menyampaikan bahwa XLSMART telah beberapa kali menyalurkan air bersih dan bantuan hingga ke Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak.

“Tentu hal ini sangat membantu sekali bagi warga yang saat ini sangat membutuhkan bantuan air bersih, dan bantuan lainnya,” ucap Rahma.

Bantuan Menyeluruh dari Hulu ke Hilir

Sebelumnya, XLSMART melalui Majelis Taklim XLSMART (MTXLSMART) telah menyerahkan bantuan di Sumatera Utara yang meliputi obat-obatan, sembako, mukenah, sajadah, sarung, selimut, handuk, air mineral, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Sementara di Aceh, bantuan yang disalurkan mencakup pakaian dalam, tikar, kelambu, perlengkapan anak, lilin, mancis, serta bantuan pasokan air bersih dengan total sekitar 56.000 liter yang didistribusikan ke tujuh lokasi.

Selain bantuan fisik, MTXLSMART juga menghadirkan program pendampingan psikologis bagi anak-anak penyintas banjir bandang.

Pendekatan holistik ini menunjukkan komitmen XLSMART dalam memberikan dukungan tidak hanya pada aspek infrastruktur tetapi juga kemanusiaan.

Upaya serupa dalam penanganan bencana juga dilakukan oleh operator lain, seperti yang tercermin dari aksi TelkomGroup yang mengerahkan 118 relawan dan bantuan logistik untuk pemulihan Aceh.

Melalui sinergi dengan KOMDIGI, XLSMART berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Aceh Tamiang. Bantuan logistik, kebutuhan pokok, dan layanan darurat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para korban.

Sementara dukungan fasilitas dan akses komunikasi yang stabil sangat penting agar warga dapat berkomunikasi dan memperoleh informasi darurat, serta mempermudah koordinasi antara relawan, pemerintah, dan masyarakat.

Pemulihan jaringan telekomunikasi yang cepat dan stabil di daerah bencana menjadi kunci pemulihan di sektor lainnya. Stabilitas jaringan memungkinkan koordinasi bantuan, akses informasi kesehatan, hingga dukungan psikologis daring berjalan lancar.

Sinergi antara pemerintah dan swasta, seperti yang ditunjukkan XLSMART dan KOMDIGI, menjadi model efektif dalam penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.

Ke depan, kolaborasi semacam ini diharapkan dapat terus ditingkatkan, terutama dalam mengantisipasi dan menangani dampak bencana alam. (Icha)

CES 2026: LG UltraGear evo Bawa Monitor Gaming 5K dengan AI

0

Telko.id – LG Electronics (LG) secara resmi mengumumkan kesiapannya untuk meluncurkan jajaran monitor gaming terbaru, UltraGear evo, pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, bulan Januari mendatang.

Koleksi ini menghadirkan pengalaman gaming revolusioner dengan resolusi superior dan dilengkapi teknologi 5K AI Upscaling pertama di dunia, yang memungkinkan kejernihan visual setara 5K tanpa memerlukan upgrade GPU.

Lee Choong-hwoan, Head of Display Business di LG Media Entertainment Solution Company, menegaskan komitmen inovasi perusahaan. “UltraGear evo menandai titik balik yang menentukan, mengakhiri kompromi dalam performa layar gaming,” ujarnya.

“Dengan inovasi seperti teknologi 5K AI Upscaling pertama di industri, jajaran ini memastikan gamer dapat menikmati standar tinggi performa, kejernihan, dan imersi dalam resolusi tinggi.”

Lini perdana UltraGear evo menampilkan tiga model unggulan dengan teknologi panel berbeda: 39GX950B (OLED), 27GM950B (New MiniLED), dan 52G930B (format ultra-wide).

Kehadiran ketiganya ditujukan untuk memenuhi beragam kebutuhan gamer modern, dari yang mengutamakan kontras sempurna hingga yang membutuhkan layar sangat lebar.

Monitor OLED 39 Inci dengan 5K AI Upscaling

Model LG UltraGear evo 39GX950B melanjutkan keunggulan seri GX9 sebagai monitor gaming OLED 39 inci beresolusi 5K2K. Monitor ini dilengkapi solusi AI terbaru yang terintegrasi langsung pada perangkat, mampu menganalisis dan meningkatkan konten secara real-time sebelum mencapai panel.

Teknologi ini tidak hanya meningkatkan resolusi, tetapi juga mencakup AI Scene Optimization dan AI Sound untuk menyempurnakan gambar dan audio secara bersamaan.

Content image for article: LG UltraGear evo Siap Meluncur di CES 2026, Bawa Monitor Gaming 5K dengan AI

Performa visual didukung teknologi Primary RGB Tandem OLED dari LG yang menjanjikan kecerahan lebih tinggi, akurasi warna presisi, serta daya tahan panel yang lebih baik.

Untuk fleksibilitas gaming, fitur Dual Mode memungkinkan perpindahan mulus antara refresh rate 165Hz pada resolusi 5K2K dan 330Hz pada WFHD, didukung waktu respons ultra-cepat 0,03ms (GtG). Layar ultrawide dengan kelengkungan 1500R dan rasio 21:9 ini juga telah bersertifikasi VESA DisplayHDR™ True Black 500.

Monitor MiniLED 5K Pertama yang Minim Blooming

LG UltraGear evo 27GM950B menetapkan standar baru sebagai monitor MiniLED 5K pertama di dunia yang dirancang untuk secara signifikan mengurangi efek blooming atau halo effect.

Monitor 27 inci ini dilengkapi 2.304 zona local dimming dan teknologi Zero Optical Distance yang meminimalkan jarak antara panel dan LED, menghasilkan luminansi ultra-tinggi dan akurasi kontras presisi.

Seperti model lainnya, monitor ini mengintegrasikan solusi AI terbaru termasuk 5K AI Upscaling. Untuk performa gaming, monitor mendukung Dual Mode dengan kemampuan beralih antara refresh rate 165Hz pada resolusi 5K dan 330Hz pada QHD, dengan waktu respons 1ms (GtG).

Sertifikasi VESA DisplayHDR 1000 dan kecerahan puncak hingga 1.250 nits memastikan detail visual yang hidup dan realisme luar biasa.

Content image for article: LG UltraGear evo Siap Meluncur di CES 2026, Bawa Monitor Gaming 5K dengan AI

Inovasi di segmen monitor gaming terus berlanjut, seperti yang juga ditunjukkan oleh para kompetitor.

Monitor Gaming 52 Inci 5K2K Terbesar di Dunia

LG UltraGear evo 52G930B memperkenalkan kelas baru monitor gaming berformat besar sebagai monitor gaming 5K2K terbesar di dunia. Layar masif 52 inci ini dipadukan dengan refresh rate 240Hz untuk responsivitas optimal.

Dengan tinggi vertikal setara layar standar 42 inci, form factor ini memberikan ruang kerja 33 persen lebih lebar dibanding monitor UHD standar, dilengkapi kelengkungan 1000R untuk imersi yang mendalam.

Content image for article: LG UltraGear evo Siap Meluncur di CES 2026, Bawa Monitor Gaming 5K dengan AI

Visual monitor ini telah divalidasi oleh sertifikasi VESA DisplayHDR™ 600, menjanjikan warna cerah dan kontras yang mendalam. Kehadiran monitor sebesar ini memperluas pilihan bagi gamer yang menginginkan pengalaman cinematic sekaligus performa tinggi dalam satu perangkat.

Jajaran LG UltraGear evo akan dipamerkan di CES 2026, termasuk zona “Dream Setup” yang terinspirasi komunitas gaming Reddit dan simulasi balap yang didukung SimCraft dengan monitor GX9 39 inci terbaru.

Selain itu, penjualan UltraGear GX7 seri 27GX790B juga akan dimulai di pasar global pada hari pembukaan CES 2026. Langkah LG ini mencerminkan strategi untuk mendominasi pasar monitor resolusi tinggi tidak hanya untuk segmen B2C gaming, tetapi juga melalui solusi B2B presisi seperti monitor medis. (icha)

LG CLOiD, Robot Rumah Cerdas, Siap Debut di CES 2026

0

Telko.id – LG Electronics (LG) secara resmi mengumumkan akan memperkenalkan robot rumah pintar terbarunya, LG CLOiD, pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas.

Robot ini akan dipamerkan pada 6–9 Januari mendatang, menandai langkah strategis LG dalam memperkuat portofolio robotika rumah tangga.

Kehadiran LG CLOiD merepresentasikan visi perusahaan yang disebut “Zero Labor Home, Makes Quality Time”. Visi ini bertujuan untuk menghadirkan teknologi yang membebaskan penghuni rumah dari rutinitas domestik, sehingga waktu berkualitas bersama keluarga dapat lebih dimaksimalkan.

Robot ini dirancang untuk menjadi asisten rumah yang intuitif, efisien, dan meningkatkan kenyamanan.

“LG memandang robotik sebagai mesin pertumbuhan masa depan dan terus memperkuat inovasi di sektor ini,” jelas pernyataan resmi LG.

Komitmen ini diwujudkan melalui pendirian HS Robotics Lab di divisi Home Appliance Solution Company, yang fokus mengembangkan teknologi berbeda dan memperkuat daya saing produk.

Dari segi desain, LG CLOiD memiliki bentuk yang selaras dengan hunian modern. Fitur utamanya adalah dua lengan artikulasi dengan tujuh derajat kebebasan, memungkinkan gerakan yang alami dan presisi.

Setiap tangan dilengkapi lima jari yang dapat digerakkan secara independen, memberikan kelincahan untuk menangani tugas-tugas detail dengan sentuhan yang halus.

Kecerdasan robot ini didukung oleh chipset terintegrasi yang ditempatkan di bagian kepala, dilengkapi dengan layar, speaker, kamera, dan berbagai sensor canggih.

LG mengintegrasikan teknologi AI bernama Affectionate Intelligence, yang memungkinkan CLOiD mengenali lingkungan, berinteraksi secara alami dengan pengguna, dan terus belajar untuk memberikan dukungan yang semakin personal dari waktu ke waktu.

LG juga aktif menjalin kolaborasi strategis dengan perusahaan robotik terkemuka di Korea dan dunia untuk mendukung pengembangan ini.

Langkah ini menunjukkan persaingan di pasar robot rumah yang semakin ketat, tidak hanya dari produsen elektronik konsumen tetapi juga dari perusahaan teknologi murni.

Inovasi robot rumah seperti LG CLOiD merupakan bagian dari tren automasi rumah tangga yang semakin masif.

Pengunjung CES 2026 nanti dapat mengalami langsung kemampuan LG CLOiD dan menyimak berbagai skenario nyata penerapan “Zero Labor Home” di booth LG dengan nomor #15004, Las Vegas Convention Center.

Kehadiran robot ini diprediksi akan memperkaya pilihan konsumen yang menginginkan solusi rumah pintar yang lebih komprehensif, melampaui perangkat otomatis tunggal.

Perkembangan robotika tidak hanya terjadi di sektor konsumen. Di Indonesia, inovasi serupa juga mulai diuji coba untuk aplikasi yang lebih kompleks.

Hal ini menunjukkan ekosistem dan minat terhadap teknologi robotik yang terus tumbuh di berbagai lini.

Debut LG CLOiD di CES 2026 akan menjadi penanda penting bagaimana perusahaan elektronik global melihat masa depan interaksi manusia dengan teknologi di dalam rumah.

Keberhasilan implementasi visi “Zero Labor Home” akan sangat bergantung pada keandalan, keamanan, dan kemudahan penggunaan robot tersebut dalam keseharian. (Icha)

Realme Neo 8 Dapat Sertifikasi 3C, Dukungan Fast Charging 80W

0

Telko.id – Realme Neo 8, smartphone flagship yang dinanti, telah mengambil langkah signifikan menuju peluncurannya dengan mendapatkan sertifikasi dari badan regulator 3C China.

Sertifikasi ini mengungkap bahwa perangkat dengan kode model RMX8899 akan dilengkapi dengan dukungan pengisian daya cepat 80W.

Bocoran dari tipster ternama Digital Chat Station sebelumnya telah mengungkap bahwa Realme Neo 8 akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Gen 5 terbaru dan baterai berkapasitas sangat besar, yaitu 8.000 mAh.

Kombinasi chipset mutakhir dan baterai raksasa ini menjanjikan performa dan daya tahan yang luar biasa. Rencananya, smartphone ini akan diluncurkan di pasar China pada Januari 2026.

Pengungkapan dukungan fast charging 80W melalui sertifikasi 3C ini menjadi konfirmasi penting terhadap spesifikasi yang telah beredar. Teknologi pengisian daya cepat telah menjadi salah satu fokus Realme dalam beberapa tahun terakhir, seperti yang terlihat pada seri realme GT NEO 3T yang juga mengusung teknologi pengisian cepat.

Selain chipset dan baterai, Realme Neo 8 juga diprediksi akan menawarkan sejumlah fitur premium lainnya. Layarnya disebut-sebut akan menggunakan panel Samsung AMOLED LTPS dengan desain flat, resolusi 1.5K, dan dilengkapi sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar.

Dari segi konstruksi, smartphone ini akan dibangun dengan rangka metal dan bodi belakang kaca, serta dilengkapi dengan sertifikasi ketahanan terhadap debu dan air level IP68/69.

Kehadiran sertifikasi IP68/69 pada Realme Neo 8 menunjukkan komitmen brand terhadap ketahanan perangkat, mengikuti tren yang juga diadopsi oleh lini produk lainnya seperti realme C85 Series.

Sertifikasi ini menjamin perlindungan yang kuat terhadap cipratan air, debu, dan bahkan semburan air bertekanan tinggi.

Untuk sistem operasi, Realme Neo 8 diperkirakan akan berjalan di atas Android 16 dengan antarmuka kustom Realme UI 7 di atasnya.

Hal ini akan menempatkannya sebagai salah satu perangkat pertama yang mengusung sistem operasi Android generasi terbaru, memberikan pengalaman software yang segar dan teroptimasi.

Di pasar global, muncul indikasi bahwa varian lain dari smartphone ini sedang dipersiapkan. Sebuah perangkat Realme dengan kode model RMX8888 telah mendapatkan persetujuan dari otoritas EEC Eropa.

Perangkat ini diduga merupakan versi yang dimodifikasi atau diberi nama berbeda dari Realme Neo 8 untuk pasar di luar China. Namun, identitas pasti dari RMX8888 masih perlu dikonfirmasi melalui laporan lebih lanjut.

Persaingan di segmen smartphone performa tinggi semakin ketat. Kehadiran Realme Neo 8 dengan Snapdragon 8 Gen 5 dan baterai 8.000 mAh akan langsung berhadapan dengan pesaing dari brand lain yang juga mengandalkan chipset flagship, seperti Infinix GT 30 Pro yang telah diluncurkan dengan chipset Dimensity.

Fokus pada pengisian daya cepat juga menjadi perhatian berbagai produsen, tidak hanya untuk ponsel tetapi juga perangkat wearable, seperti yang terlihat dalam pembahasan mengenai kecepatan isi daya Samsung Galaxy Watch8.

Dengan sertifikasi 3C yang telah diperoleh, Realme Neo 8 kini tinggal menunggu waktu untuk resmi diperkenalkan. Kombinasi spesifikasi yang terungkap sejauh ini—mulai dari chipset terkuat, baterai berkapasitas besar, pengisian daya cepat 80W, hingga konstruksi premium—menempatkannya sebagai calon smartphone flagship yang patut diperhitungkan untuk awal tahun 2026. (Icha)

Honor Power 2 Rilis 5 Januari 2026, Bawa Baterai Raksasa 10.080mAh

0

Telko.id – Honor mengonfirmasi tanggal peluncuran smartphone terbarunya, Honor Power 2. Perangkat yang mengusung baterai berkapasitas sangat besar ini dijadwalkan meluncur pada 5 Januari 2026, menandai perangkat pertama Honor di tahun tersebut. Pengumuman ini disampaikan melalui poster resmi yang dirilis oleh brand.

Poster tersebut secara gamblang menampilkan angka 10.080mAh, mengukuhkan Honor Power 2 sebagai ponsel dengan baterai terbesar yang pernah dibuat Honor.

Brand ini mengklaim bahwa dengan kapasitas tersebut, ponsel ini mampu bertahan hingga 20,3 jam untuk penggunaan layar terus-menerus, 22 jam untuk pemutaran video pendek, dan 14,2 jam untuk sesi gaming.

Honor Power 2

Honor Power 2 hadir sebagai penerus Honor Power pertama yang diluncurkan pada April 2024. Model sebelumnya telah dikenal dengan baterai 8.000mAh dan chipset Snapdragon 7 Gen 3.

Langkah upgrade ke kapasitas di atas 10.000mAh ini menunjukkan fokus Honor dalam menghadirkan perangkat dengan daya tahan baterai ekstrem, mengikuti tren perangkat power seperti yang juga dilakukan kompetitor dengan seri sejenis.

Dari sisi performa, Honor telah mengonfirmasi bahwa Honor Power 2 akan ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 8500 Elite yang baru.

Sebuah listing Geekbench mengindikasikan bahwa chipset ini menawarkan performa yang lebih baik dibandingkan pendahulunya, Dimensity 8400. Kombinasi chipset tangguh dan baterai raksasa ini diproyeksikan menjadi nilai jual utama perangkat ini untuk segmen mid-range.

Spesifikasi layar yang diusung juga cukup menjanjikan. Honor Power 2 dikabarkan akan memiliki layar OLED LTPS berukuran 6,79 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 120Hz.

Yang mencolok adalah klaim kecerahan HDR yang mencapai 8.000 nits, menjanjikan pengalaman visual yang sangat terang dan detail di bawah sinar matahari langsung.

Untuk sistem operasi, ponsel ini akan langsung menjalankan Android 16 dengan antarmuka kustom MagicOS 10 di atasnya.

Dari sisi memori, Honor Power 2 akan tersedia dalam dua varian konfigurasi, yaitu 12GB RAM + 256GB penyimpanan dan 12GB RAM + 512GB penyimpanan. Kedua varian tersebut juga akan didukung oleh fitur virtual RAM sebesar 12GB.

Honor Power 2

Di sektor kamera, Honor Power 2 dilengkapi dengan kamera depan 16 megapiksel. Sementara pada bagian belakang, terdapat konfigurasi kamera ganda yang terdiri dari sensor utama 50 megapiksel dan sensor ultra-wide 5 megapiksel.

Desain bagian belakang ponsel, seperti yang terlihat dalam gambar resmi, menunjukkan kemiripan dengan desain yang digunakan pada seri Apple iPhone 17 Pro.

Meski membawa baterai berkapasitas sangat besar, Honor Power 2 tetap mendukung pengisian daya cepat 80W. Namun, fitur pengisian nirkabel tidak disertakan dalam spesifikasi perangkat ini.

Ponsel ini akan dipasarkan dalam tiga pilihan warna yang menarik: Snow White (Putih Salju), Midnight Black (Hitam Tengah Malam), dan Sunrise Orange (Oranye Matahari Terbit).

Kehadiran Honor Power 2 dengan baterai 10.080mAh ini semakin mengukuhkan segmen ponsel power atau berdaya tahan ekstrem di pasar. Strategi ini mirip dengan yang diambil merek lain seperti Motorola dengan seri Moto g86 Power 5G yang juga mengedepankan baterai tahan lama untuk pengguna aktif.

Peluncuran pada awal tahun 2026 juga menjadi langkah strategis Honor untuk langsung merebut perhatian pasar di kuartal pertama.

Honor Power 2

Informasi harga dan ketersediaan global, termasuk untuk pasar Indonesia, belum diumumkan oleh Honor. Detail lebih lanjut mengenai performa real-world, uji ketahanan, dan paket penjualan diperkirakan akan diungkap secara bertahap mendekati tanggal peluncuran 5 Januari 2026.

Dengan spesifikasi yang diusung, Honor Power 2 diprediksi akan bersaing ketat di segmen mid-range yang mengutamakan daya tahan baterai dan performa gaming yang solid, bersaing dengan ponsel lain yang menawarkan nilai serupa seperti Moto g86 Power 5G dengan Dimensity 7400.

Peluncuran produk baru di awal tahun seringkali menjadi momentum bagi brand untuk menetapkan tren. Keberhasilan Honor Power 2 nantinya akan sangat bergantung pada harga yang kompetitif dan eksekusi fitur-fitur utamanya, terutama optimasi software untuk mengelola baterai berkapasitas besar dan performa chipset Dimensity 8500 Elite.

Sektor mid-range saat ini sangat dinamis, dengan promosi besar-besaran seperti OPPO Super Brand Day 2025 yang menunjukkan intensitas persaingan. (Icha)

Bocoran Realme 16 Pro: Baterai Jumbo 7000mAh, Performa Ngebut

0

Telko.id – Pernahkah Anda merasa ponsel Anda selalu kehabisan daya di saat-saat paling krusial, atau performanya mulai tersendat hanya karena membuka beberapa aplikasi sekaligus?

Jika iya, maka kabar terbaru dari lini Realme ini mungkin akan menjadi angin segar. Realme, brand yang dikenal dengan gebrakan-gebrakannya di segmen mid-range, kembali bersiap meluncurkan senjata andalannya.

Bocoran demi bocoran yang berhasil dihimpun mengindikasikan bahwa Realme 16 Pro bukan sekadar upgrade biasa, melainkan sebuah pernyataan niat untuk mendominasi dengan spesifikasi yang, jujur saja, terdengar agak berlebihan untuk kelasnya.

Lanskap smartphone mid-range di Indonesia dan global sedang memanas. Persaingan tidak lagi hanya tentang harga murah, tetapi tentang nilai terbaik yang bisa diberikan. Konsumen semakin cerdas, menuntut performa flagship dalam tubuh yang lebih terjangkau.

Dalam konteks inilah Realme 16 Pro series akan hadir, mencoba menjawab tantangan itu dengan kombinasi spesifikasi yang jarang terlihat. Seperti yang telah dikonfirmasi, seri ini akan meluncur di India pada 6 Januari mendatang, dan gelombang informasinya mulai memberikan gambaran yang cukup jelas tentang apa yang akan ditawarkan, khususnya untuk varian Pro.

Dari kamera utama beresolusi sangat tinggi, chipset yang dioptimalkan khusus, hingga baterai berkapasitas raksasa, Realme 16 Pro sepertinya ingin menutupi semua celah keluhan pengguna smartphone modern.

Namun, apakah semua janji manis ini akan terwujud dalam pengalaman nyata? Mari kita selami lebih dalam setiap potongan informasi yang telah terungkap, dan analisis apa artinya bagi Anda sebagai calon pengguna.

Ditenagai Dimensity 7300-Max, Performa Dijanjikan Melambung

Jantung dari setiap smartphone modern terletak pada chipsetnya, dan Realme tampaknya tidak mau setengah-setengah dalam hal ini. Perusahaan telah secara resmi mengonfirmasi bahwa Realme 16 Pro akan dibekali dengan chipset MediaTek Dimensity 7300-Max 5G.

Penambahan suffix “Max” di sini bukan sekadar gimmick. Ini menandakan versi yang telah dioptimalkan atau di-overclock khusus oleh Realme untuk mengekstrak performa ekstra, sebuah strategi yang juga terlihat pada varian Vivo S50 & S50 Pro Mini yang menggunakan chipset gahar.

Klaim Realme cukup berani: ponsel ini dikatakan telah mencetak skor lebih dari 970.000 poin pada benchmark AnTuTu. Angka ini, jika terbukti akurat dalam pengujian independen, akan menempatkan Realme 16 Pro di jajaran perangkat dengan performa sangat tangguh, mampu menangani multitasking berat, gaming grafis tinggi, dan pengeditan konten mobile dengan lebih lancar.

Untuk mendukung kinerja chipset ini, Realme juga menyematkan sistem pendingin AirFlow VC. Sistem ini dirancang untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil selama sesi penggunaan intensif, mencegah thermal throttling yang bisa menurunkan performa secara tiba-tiba.

Kamera 200MP dan Pertarungan Fitur dengan Sang Kakak

Di sektor fotografi, Realme 16 Pro dan 16 Pro+ akan berbagi kamera utama yang sama: sensor beresolusi 200 Megapixel. Ini adalah lompatan signifikan yang menjanjikan detail gambar yang sangat tajam, terutama dalam kondisi cahaya yang baik.

Namun, di sinilah pembedanya mulai terlihat jelas. Realme 16 Pro+ akan mendapatkan keunggulan eksklusif berupa lensa tele periskop dengan dukungan zoom optikal 3.5x.

Fitur ini adalah senjata utama untuk fotografi jarak jauh yang berkualitas, sesuatu yang biasanya ditemukan di ponsel flagship. Sayangnya, berdasarkan informasi yang beredar, fitur kamera periskop ini hanya disediakan untuk varian 16 Pro+.

Keputusan ini, meski bisa dimengerti dari segi diferensiasi produk, tentu menjadi catatan tersendiri bagi calon pembeli Realme 16 Pro yang menginginkan kemampuan zoom yang lebih baik. Anda bisa membaca analisis lebih lanjut tentang kehadiran kamera periskop di seri ini pada artikel Realme 16 Pro Series, Bakal Bawa Kamera Tele Periskop.

Baterai 7000mAh: Mimpi Seharian Penuh Jadi Kenyataan?

Ini mungkin spesifikasi yang paling banyak menarik perhatian: sebuah baterai berkapasitas raksasa 7000mAh. Di era di mana kebanyakan ponsel berbobot di angka 5000mAh, langkah Realme ini terlihat sangat agresif.

Kapasitas sebesar ini menjanjikan daya tahan baterai yang bisa bertahan lebih dari satu hari bahkan untuk penggunaan yang berat, seperti streaming video, gaming, atau navigasi GPS yang lama.

Namun, pertanyaan besarnya adalah: bagaimana dengan pengisian dayanya? Dan yang tak kalah penting, bagaimana dampaknya terhadap ketebalan dan berat badan ponsel? Realme belum mengungkap detail mengenai teknologi pengisian cepat yang akan dibawa, tetapi kombinasi baterai besar dengan pengisian cepat yang memadai akan menjadi paket kombo yang sempurna.

Keberhasilan mengintegrasikan baterai besar tanpa membuat desain menjadi terlalu gemuk akan menjadi tantangan tersendiri, mengingat fokus seri ini pada desain premium.

Realme 16 Pro key specs revealed ahead of launch

Layar, Software, dan Ketahanan yang Diunggulkan

Untuk memanjakan mata, Realme 16 Pro akan mengusung layar AMOLED dengan resolusi 1.5K. Layar ini tidak hanya tajam tetapi juga dilengkapi dengan refresh rate 144Hz yang menjamin animasi yang super halus, baik saat scrolling maupun gaming.

Yang lebih mencengangkan adalah klaim kecerahan puncaknya yang mencapai 6500 nit. Angka ini sangat tinggi dan diarahkan untuk memastikan visibilitas layar tetap optimal bahkan di bawah terik matahari langsung.

Di sisi software, ponsel ini akan langsung meluncur dengan realme UI 7.0 yang berbasis Android 16, memberikan pengalaman terbaru dari Google dengan lapisan kustomisasi Realme.

Beberapa fitur AI juga dijanjikan, seperti AI Recording, AI Framing master, dan integrasi dengan Google Gemini, yang berpotensi meningkatkan produktivitas dan kreativitas pengguna. Dari segi ketahanan, Realme 16 Pro akan memiliki rating IP69. Rating ini tidak hanya tahan terhadap cipratan air (seperti IP67), tetapi juga terhadap semburan air bertekanan tinggi dan uap, sebuah standar ketahanan yang juga ditemukan pada realme C85 Pro.

Ponsel akan hadir dalam pilihan warna Master Gold, Pebble Gray, dan Orchid Purple. Namun, ada satu hal yang disayangkan dari bocoran ini: dukungan eSIM.

Berdasarkan informasi yang beredar, fitur eSIM tampaknya hanya akan menjadi hak eksklusif untuk Realme 16 Pro+. Di tahun 2025, di mana fleksibilitas jaringan menjadi semakin penting, ketiadaan eSIM pada varian Pro bisa dianggap sebagai langkah mundur dan berpotensi mengecewakan sebagian pengguna yang mengandalkan teknologi ini.

Realme 16 Pro, berdasarkan semua bocoran ini, tampaknya ingin menjadi “all-rounder” yang hampir sempurna di kelas mid-range. Dengan kombinasi chipset bertenaga, kamera utama beresolusi tinggi, baterai berkapasitas sangat besar, layar berkualitas, dan ketahanan yang tangguh, ia berpotensi menjadi pesaing berat.

Namun, beberapa keputusan strategis seperti pembatasan kamera periskop dan eSIM hanya untuk varian Pro+ meninggalkan ruang untuk pertanyaan.

Semua akan terjawab pada peluncuran resmi 6 Januari mendatang, di mana harga akan menjadi faktor penentu terakhir apakah ponsel ini benar-benar mampu mengguncang pasar atau tidak. (Icha)

Sttt, Modem Samsung Exynos 5410 Bisa Buat Galaxy S26 Call via Satelit lho!

0

Telko.id – Pernahkah Anda membayangkan melakukan panggilan video dari tengah laut atau mengirim pesan teks langsung dari gurun pasir, tanpa bergantung pada sinyal seluler konvensional? Ini bukan lagi sekadar adegan film fiksi ilmiah.

Gelombang rumor terbaru dari industri teknologi mengindikasikan bahwa kemampuan komunikasi satelit yang lebih canggih sedang dipersiapkan untuk smartphone masa depan.

Dan jika kita menilik jejak inovasi Samsung, semua petunjuk mengarah pada satu keluarga perangkat yang paling dinanti: Galaxy S26.

Lanskap komunikasi seluler sedang berada di ambang perubahan signifikan. Setelah fitur SOS via satelit menjadi pembicaraan, langkah berikutnya adalah membawa pengalaman komunikasi penuh—suara dan data—ke mana pun pengguna berada.

Persaingan untuk menghadirkan konektivitas “selalu tersambung” ini memanas, dengan berbagai raksasa teknologi berlomba mengembangkan solusi perangkat kerasnya. Di tengah hiruk-pikuk ini, Samsung, dengan tradisi inovasi chipset-nya, diduga sedang menyiapkan senjata rahasia.

Bocoran terbaru yang beredar tidak lagi hanya membahas desain kamera atau baterai, tetapi menyelami jantung komunikasi ponsel: modem. Sebuah komponen yang sering diabaikan, namun justru menjadi kunci untuk membuka era baru konektivitas tanpa batas.

Inilah yang membuat analisis terhadap modem baru Samsung, Exynos Modem 5410, menjadi begitu krusial untuk memprediksi masa depan seri Galaxy S26.

Exynos Modem 5410: Otak di Balik Komunikasi Tanpa Batas

Bocoran mengindikasikan bahwa Samsung Exynos Modem 5410 diposisikan sebagai modem paling premium yang pernah dibuat perusahaan tersebut. Dibangun dengan proses manufaktur 4nm EUV yang canggih dan berbasis standar 3GPP Release 17, modem ini bukan sekadar upgrade inkremental.

Ia mendukung konektivitas 5G NR dual connectivity yang mencakup pita frekuensi FR1 (sub-6GHz) dan FR2 (mmWave), dengan klaim kecepatan unduh puncak hingga 14.79 Gbps. Angka yang fantastis untuk koneksi terrestrial.

Namun, daya tarik utamanya justru terletak pada integrasi tiga teknologi komunikasi non-terestrial (NTN) dalam satu chip. Inilah yang membedakannya dan berpotensi menjadi game-changer.

Modem ini mengemas LTE Direct to Cell (DTC), NB-IoT NTN, dan NR NTN. Masing-masing teknologi ini memiliki peran spesifik dalam menciptakan jaring pengaman komunikasi yang benar-benar global, menutupi celah yang tidak dapat dijangkau oleh menara BTS konvensional.

Ilustrasi konsep komunikasi satelit pada smartphone Samsung Galaxy S26

Mengurai Tiga Pilar Konektivitas Satelit Samsung

Mari kita bedah ketiga teknologi ini untuk memahami potensinya. Pertama, ada NB-IoT NTN (NarrowBand Internet of Things Non-Terrestrial Networks). Seperti namanya, teknologi ini beroperasi di spektrum komunikasi berdaya rendah dan dirancang untuk transmisi data yang sangat sederhana namun andal.

Pikirkan tentang mengirimkan data lokasi koordinat atau pesan teks pendek. Kekuatannya terletak pada efisiensi dan keandalannya, bahkan di daerah ekstrem seperti tengah samudera atau padang pasir. Samsung menyebut bagian ini telah disertifikasi oleh Skylo, sebuah penyedia layanan NTN.

Kedua, ada LTE DTC (Long Term Evolution Direct to Cell). Inilah yang disebut-sebut sebagai bintang utama. Berbeda dengan NB-IoT yang terbatas pada data kecil, LTE DTC menjanjikan kemampuan komunikasi satelit yang diperluas, termasuk untuk panggilan suara.

Bayangkan kemampuan membuat dan menerima panggilan telepon langsung via satelit, sebuah lompatan besar dari fitur SOS berbasis pesan yang ada saat ini.

Terakhir, ada NR NTN (New Radio Non-Terrestrial Networks). Ini adalah visi jangka panjang. Teknologi ini menjanjikan throughput data yang lebih baik dan berpotensi membuka pintu untuk aplikasi yang lebih berat di masa depan, seperti panggilan video via satelit.

Meski mungkin belum sepenuhnya matang untuk implementasi segera, kehadirannya dalam modem ini menunjukkan peta jalan Samsung yang ambisius.

Hubungan Simbiosis dengan Exynos 2600 dan Nasib Galaxy S26

Lalu, di mana posisi Exynos Modem 5410 dalam ekosistem Samsung? Bocoran sebelumnya tentang Samsung Exynos 2600—chipset berproses 2nm pertama yang dikabarkan akan menghidupi Galaxy Z Flip8 dan mungkin keluarga S26—menjadi konteks penting.

Saat Exynos 2600 diumumkan, Samsung secara mencurigakan bungkam soal modem yang menyertainya. Kini, Exynos Modem 5410 muncul sebagai kandidat kuat yang bisa menjadi bagian dari paket Exynos 2600.

Jika dugaan ini benar, maka implikasinya sangat besar untuk Galaxy S26. Integrasi modem canggih ini akan menjadi nilai jual teknis yang signifikan, terutama di pasar-pasar tertentu.

Ini bisa menjadi pembeda utama di tengah spekulasi bahwa upgrade di sektor lain mungkin lebih hati-hati, seperti yang diisyaratkan oleh rumor Samsung Galaxy S26 batal upgrade kamera dengan harga tetap. Dengan kata lain, Samsung mungkin mengalihkan fokus inovasi dari pertempuran megapiksel ke revolusi konektivitas.

Visualisasi teknologi modem satelit terintegrasi pada perangkat Samsung masa depan

Spekulasi dan Realitas: Apa Artinya Bagi Konsumen?

Penting untuk ditegaskan bahwa semua ini masih dalam ranah rumor. Belum ada konfirmasi resmi bahwa Exynos Modem 5410 akan mendarat di Galaxy S26 series.

Namun, posisinya sebagai modem premium andalan Samsung membuatnya menjadi kandidat utama. Jika keluarga S26 akhirnya diluncurkan dengan kemampuan konektivitas satelit tingkat lanjut, Exynos Modem 5410 adalah tempat pertama untuk mencari petunjuk teknisnya.

Bagi konsumen, ini berarti harapan untuk smartphone yang benar-benar “selalu terhubung”. Bagi para petualang, pekerja lapangan, atau siapa pun yang sering berada di area terpencil, fitur ini bisa menjadi penyelamat.

Namun, pertanyaan besarnya adalah: bagaimana model bisnisnya? Apakah layanan panggilan satelit akan disubsidi, berlangganan, atau hanya untuk keadaan darurat? Jawabannya masih menjadi misteri.

Selain itu, implementasi teknologi ini juga bisa mempengaruhi lini produk. Dengan fitur komunikasi satelit sebagai penjualan unggulan, apakah akan ada varian khusus? Rumor tentang Samsung Galaxy S26 Edge yang bakal gantikan S26+ menjadi semakin menarik untuk dikaitkan dengan strategi diferensiasi fitur ini.

Di sisi lain, inovasi semacam ini juga menimbulkan pertanyaan tentang keseimbangan. Apakah fokus pada konektivitas ekstrem akan mengorbankan inovasi di area lain, atau justru menjadi pelengkap sempurna untuk kamera canggih yang juga dikabarkan akan hadir, seperti dalam bocoran kamera Samsung Galaxy S26 yang disebut-sebut bikin DSLR minder? Hanya waktu yang akan menjawab.

Yang pasti, bocoran tentang Exynos Modem 5410 ini menyiratkan satu hal: pertarungan smartphone masa depan tidak lagi hanya tentang seberapa tajam fotonya atau seberapa cepat prosesornya, tetapi tentang seberapa luas dan andal jangkauan koneksinya.

Samsung, dengan persiapan diam-diamnya, tampaknya sedang membidik takhta di arena baru ini. Jika semua potongan puzzle ini terbukti benar, Galaxy S26 mungkin bukan sekadar upgrade biasa, melainkan sebuah portal menuju era baru di mana “tanpa sinyal” akan menjadi konsep yang usang. (Icha)