spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 53

bluRDN BCA Digital Permudah Investor Muda Buka RDN

0

Telko.id – BCA Digital meluncurkan fitur bluRDN untuk memudahkan nasabah, khususnya investor pemula dari kalangan muda, membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) secara digital.

Fitur ini dirancang menjawab lonjakan investor ritel di Indonesia dan kebutuhan akan proses investasi yang lebih sederhana dan praktis.

Head of Digital Business BCA Digital, Edwin Tirta, menyatakan bahwa bluRDN lahir dari kebutuhan nyata para investor pemula.

“Data menunjukkan bahwa hambatan terbesar bagi investor pemula adalah kompleksitas administrasi dan proses top-up dana yang terpisah-pisah. Kami hadir untuk simplifikasi kerumitan tersebut,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (2/1/2026).

Fenomena investasi saham kini semakin populer di kalangan anak muda, menjadi bagian dari gaya hidup finansial sehari-hari.

Data Bursa Efek Indonesia mencatat jumlah investor saham mencapai 8.461.938 SID hingga akhir 2025, meningkat 32,6 persen dari akhir 2024. Secara total, investor pasar modal Indonesia telah menembus angka 20 juta SID.

Peningkatan ini didorong tidak hanya oleh literasi finansial, tetapi juga perubahan demografi. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan mayoritas investor baru didominasi generasi usia 25 hingga 35 tahun, kelompok yang mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan kepraktisan layanan digital.

Edwin menambahkan, bluRDN dirancang untuk membuat pengalaman investasi terasa ringan. “Supaya Sobatblu fokus pada visi dan strategi berinvestasi, bukan ribetnya prosedur. Karena itu, user experience bluRDN dibuat sesimpel mungkin,” kata Edwin.

Content image for article: bluRDN BCA Digital Permudah Investor Muda Buka Rekening Dana Saham

Fitur bluRDN memungkinkan nasabah blu (Sobatblu) membuka RDN sepenuhnya secara digital tanpa perlu tatap muka, kunjungan ke kantor cabang, atau pengisian formulir fisik. Setelah saldo tersedia di bluRDN, nasabah dapat langsung bertransaksi saham melalui aplikasi BCA Sekuritas Mobile yang terintegrasi.

Keunggulan dan Integrasi Layanan

Layanan ini menawarkan beberapa keunggulan utama. Pertama, proses pembukaan RDN yang fully-digital dan cepat. Kedua, top up dana ke bluRDN tidak dikenakan biaya tambahan, memungkinkan alokasi modal investasi yang lebih optimal. Ketiga, integrasi yang kuat dengan BCA Sekuritas memastikan keamanan dan reliabilitas transaksi jual-beli saham.

Keempat, melalui aplikasi BCA Sekuritas Mobile, nasabah dapat memantau kinerja portofolio dan riwayat transaksi secara real-time, menjaga transparansi pengelolaan dana investasi. Kolaborasi ini bertujuan menyederhanakan proses investasi saham agar lebih relevan bagi investor muda dan digital savvy.

Head of Product Services Development BCA Sekuritas, Devi Susanti, menyampaikan kolaborasi ini dirancang untuk mempermudah investor, khususnya nasabah blu.

“Integrasi ini membantu investor lebih fokus pada tujuan investasinya, bukan pada kerumitan prosesnya. Alur pembukaan dan pendanaan bluRDN yang seamless, memberikan pengalaman berinvestasi yang lebih tenang dan terkontrol,” ujar Devi.

Devi menambahkan, melalui integrasi ini, investor dapat bertransaksi kapan saja dan di mana saja via aplikasi Online Trading BCA Sekuritas yang bisa diakses melalui ponsel, website, maupun desktop.

“Dengan proses yang tersambung, investor bisa memulai investasi dengan rasa aman dan kepercayaan diri yang lebih tinggi,” jelasnya.

Langkah BCA Digital ini sejalan dengan tren digitalisasi layanan keuangan yang semakin masif. Inovasi serupa juga terlihat dari upaya perusahaan lain dalam mendorong transformasi digital, seperti yang dilakukan Rakuten Cloud dan Alita untuk infrastruktur Edge AI dan cloud-native di Indonesia.

Edwin Tirta menjelaskan mekanisme penggunaan bluRDN. “Melalui aplikasi blu, Sobatblu dapat mengaktifkan bluRDN sebagai Rekening Dana Nasabah, kemudian melanjutkan aktifitas investasi melalui aplikasi BCA Sekuritas Mobile yang telah terintegrasi”.

Ia menambahkan bahwa dengan dukungan sistem yang efisien dan aman, kami berharap semakin banyak masyarakat terdorong untuk mulai merencanakan masa depan finansialnya secara lebih teratur.

Peluncuran bluRDN terjadi di tengah dinamika pasar modal Indonesia yang menarik minat investor baru, termasuk dari kalangan muda. Beberapa emiten juga melakukan langkah strategis untuk menarik investor ritel, seperti yang dilakukan Indosat dengan pengumuman stock split-nya.

Upaya memperkuat layanan dan transformasi digital di sektor finansial dan telekomunikasi terus berlanjut. Hal ini mencerminkan respons industri terhadap perubahan perilaku konsumen yang menginginkan akses yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi, sebagaimana terlihat dalam transformasi yang dilakukan grup Axiata untuk memperkuat layanannya di Indonesia.

Kehadiran bluRDN diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi generasi muda yang ingin memulai investasi saham tanpa terbebani prosedur administratif yang rumit, sekaligus berkontribusi pada peningkatan inklusi keuangan digital di Tanah Air. (Icha)

Samsung The Freestyle+, Proyektor AI Portabel Cerdas

Telko.id – Samsung Electronics secara resmi mengumumkan peluncuran global The Freestyle+, proyektor portabel berbasis AI terbaru mereka.

Produk ini diperkenalkan menjelang ajang CES 2026 di Las Vegas dan dirancang untuk menghadirkan pengalaman hiburan yang lebih fleksibel dan personal di berbagai ruangan.

Hun Lee, Executive Vice President of the Visual Display Business Samsung Electronics, mengatakan The Freestyle+ mencerminkan visi perusahaan untuk menciptakan layar yang dapat beradaptasi secara alami dengan aktivitas pengguna.

“Dengan menggabungkan portabilitas yang sesungguhnya dan kecerdasan AI yang mengoptimalkan lingkungan menonton sekaligus kontennya, The Freestyle+ memudahkan pengguna menikmati pengalaman berkualitas tinggi yang konsisten, di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Produk ini melanjutkan desain ikonik dari generasi sebelumnya, Samsung The Freestyle 2.0, dengan peningkatan signifikan pada kemampuan AI, tingkat kecerahan (brightness), dan fitur hiburan.

Tujuannya adalah memungkinkan pengguna menikmati konten dengan lebih bebas melalui setup dan penyesuaian yang minimal.

Inti dari The Freestyle+ adalah teknologi AI OptiScreen. Teknologi pengoptimalan layar berbasis AI ini secara otomatis menyesuaikan tampilan gambar menurut berbagai kondisi ruang. Pengguna cukup mengarahkan, meletakkan, dan langsung menonton tanpa perlu koreksi manual yang rumit.

AI OptiScreen terdiri dari sejumlah fitur cerdas. Pertama, 3D Auto Keystone secara otomatis mengoreksi distorsi gambar bahkan saat diproyeksikan ke permukaan yang tidak rata seperti sudut ruangan, tirai, atau dinding miring.

Kedua, Real-time Focus terus menyesuaikan fokus ketika proyektor bergerak, menjaga gambar tetap tajam dan stabil.

Content image for article: Samsung The Freestyle+ Rilis, Proyektor AI Portabel Makin Cerdas

Fitur ketiga adalah Screen Fit yang secara otomatis menyesuaikan ukuran gambar agar sesuai dengan area layar saat digunakan bersama aksesori proyektor kompatibel. Keempat, Wall Calibration menganalisis warna atau pola permukaan yang diproyeksikan dan meminimalkan gangguan visual untuk tampilan yang lebih jernih.

Pengalaman menonton cerdas ini diperkuat oleh Vision AI Companion, platform AI Samsung untuk pengalaman layar yang lebih personal.

Platform ini mengintegrasikan Bixby versi terbaru dengan layanan AI dari mitra global, menghadirkan interaksi dan percakapan yang lebih alami dengan konten di layar. Pendekatan AI ini sejalan dengan inovasi yang dibawa Neo QLED 8K, Samsung AI TV Bawa Masa Depan ke Rumah.

Dari sisi portabilitas, The Freestyle+ hadir dalam form factor silinder yang ringkas dan mudah dipindahkan. Dengan tingkat brightness 430 ISO Lumens, perangkat ini menghadirkan kecerahan hampir dua kali lipat lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.

Peningkatan ini membuat konten tetap terlihat jelas dalam berbagai kondisi penggunaan sehari-hari.

Dirancang untuk penggunaan sehari-hari, proyektor ini memungkinkan pengguna memindahkannya dengan bebas tanpa perlu khawatir dengan kondisi ruangan.

Desainnya dapat dirotasi hingga 180 derajat, mendukung proyeksi konten ke hampir semua sudut termasuk dinding, lantai, hingga langit-langit tanpa dudukan tambahan.

Content image for article: Samsung The Freestyle+ Rilis, Proyektor AI Portabel Makin Cerdas

Untuk hiburan, The Freestyle+ menghadirkan akses ke Samsung TV Plus dan Samsung Gaming Hub yang sudah built-in. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan streaming, bermain game, dan menjelajahi konten langsung dari proyektor tanpa perangkat tambahan.

Kualitas audio dihadirkan melalui speaker 360 derajat bawaan yang disetel untuk menghasilkan sound yang lebih kaya dan penuh.

Fitur Q-Symphony memungkinkan proyektor bekerja selaras dengan soundbar Samsung yang kompatibel, menciptakan pengalaman audio yang lebih kohesif.

Inovasi di bidang perangkat hiburan portabel ini menunjukkan komitmen Samsung yang konsisten, sebagaimana tercermin dari prestasi mereka meraih 26 penghargaan IFA Innovation Awards 2025.

Samsung Electronics akan menampilkan The Freestyle+ di CES 2026 di Las Vegas pada 6–9 Januari. Distribusi global produk ini direncanakan akan dilakukan secara bertahap pada paruh pertama tahun 2026.

Kehadiran The Freestyle+ memperkaya pilihan perangkat proyeksi portabel di pasar, yang juga diisi oleh inovasi dari merek lain seperti monitor profesional dengan akurasi warna tinggi untuk segmen yang berbeda.

Peluncuran The Freestyle+ menandai langkah Samsung dalam menghadirkan solusi layar yang benar-benar adaptif.

Dengan kombinasi portabilitas ekstrem, kecerdasan AI yang terintegrasi, dan peningkatan performa, produk ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan fleksibilitas hiburan tanpa kompromi pada kualitas pengalaman visual dan audio. (Icha)

POCO Pad M1, Senjata Baru Main Roblox Tanpa Batas

0

Telko.id – POCO Indonesia secara resmi merekomendasikan POCO Pad M1 sebagai perangkat optimal untuk menikmati pengalaman bermain game Roblox.

Tablet ini dihadirkan untuk menjawab keluhan para gamer, terutama dari kalangan Gen Z, yang sering terkendala layar kecil dan baterai cepat habis saat bermain game-platform kreatif tersebut.

Novita Krisutami, PR Manager POCO Indonesia, menyatakan bahwa brand memahami kebutuhan gamers di Indonesia akan perangkat yang tangguh dan mendukung gaya hidup gaming sehari-hari.

“POCO Pad M1 hadir dengan baterai monster dan layar lega untuk memastikan pengalaman main kalian tetap ‘Maksimal’ tanpa gangguan. Kita ingin POCO Fans bisa bebas nge-game tanpa takut lowbatt atau layar kekecilan,” ujarnya.

POCO Pad M1, yang sebelumnya telah diluncurkan untuk memperkuat ekosistem gaming brand tersebut, dibekali layar berukuran 12,1 inci dan baterai berkapasitas besar 12.000 mAh.

Kombinasi spesifikasi ini dinilai cocok untuk mengeksplorasi berbagai genre game di Roblox yang membutuhkan sesi bermain lama dan presisi visual.

Roblox sendiri terus berkembang sebagai platform yang menawarkan kebebasan kreatif, mulai dari menjadi arsitek, membuat script game, hingga bersosialisasi di metaverse.

Setiap minggu, muncul game-game baru yang menarik perhatian jutaan pemain. Namun, hambatan perangkat kerap mengganggu keseruan tersebut.

Content image for article: POCO Pad M1 Jadi Senjata Baru untuk Main Roblox Tanpa Batas

Genre Sandbox & Tycoon: Presisi Membangun di Layar Lebar

Bagi penggemar game bertema membangun seperti Theme Park Tycoon 2, Build a Boat for Treasure, atau Bloxburg, POCO Pad M1 disebut sebagai gear wajib.

Layar tablet yang luas memungkinkan pemain memiliki view yang lebih luas untuk mengatur detail bangunan, menata furnitur, atau merancang tata letak kota dengan presisi tinggi.

Menu-menu yang biasanya memadati layar smartphone dapat ditata lebih rapi, sehingga area bermain menjadi lebih fokus.

Pengalaman visual yang lega ini dianggap dapat memaksimalkan kreativitas, mengatasi kendala seperti jari yang sering salah sentuh atau kesulitan melihat detail kecil di layar sempit.

Dengan POCO Pad M1, aktivitas membangun di dunia Roblox dapat dilakukan dengan lebih nyaman dan akurat.

Genre RPG & Adventure: Baterai Tahan Lama untuk Grinding Marathon

Genre Role-Playing Game (RPG) dan adventure seperti Blox Fruits, Anime Defenders, atau Deepwoken dikenal membutuhkan waktu grinding yang panjang untuk mengumpulkan item langka atau meningkatkan level karakter. Di sinilah keunggulan baterai 12.000 mAh pada POCO Pad M1 berperan.

Content image for article: POCO Pad M1 Jadi Senjata Baru untuk Main Roblox Tanpa Batas

Kapasitas baterai yang besar memungkinkan sesi bermain marathon dari pagi hingga malam tanpa khawatir kehabisan daya di tengah jalan.

Pemain dapat fokus farming, raid boss, atau menjelajahi dunia game tanpa terus-terusan mencari stopkontak untuk mengisi daya, sehingga menjaga momentum dan keseruan permainan.

Kehadiran POCO Pad M1 sebagai bagian dari ekosistem perangkat gaming POCO menunjukkan komitmen brand dalam menyediakan solusi hardware yang mendukung hobi penggunanya.

Peluncuran tablet ini, bersama dengan produk lain seperti seri F8, merupakan upaya POCO untuk memperkuat posisinya di segmen gaming.

Genre Horror & Survival: Visual Jumpscare yang Lebih Imersif

Bagi pencinta adrenalin yang sering memainkan game horor dan survival seperti DOORS atau The Mimic di Roblox, kualitas visual menjadi faktor penentu pengalaman. Grafis game horor di platform tersebut telah berkembang pesat dan membutuhkan layar yang mumpuni untuk menampilkan atmosfer yang mencekam.

POCO Pad M1 menawarkan layar dengan resolusi 2.5K dan refresh rate 120Hz. Kombinasi ini menghasilkan gambar yang tajam dan animasi yang sangat smooth.

Lorong-lorong gelap dalam game akan terlihat lebih detail, dan momen jumpscare dari monster akan terasa lebih hidup dan mendebarkan, seolah-olah ada di depan mata pemain.

Dengan demikian, tablet ini tidak hanya mengatasi masalah teknis seperti baterai, tetapi juga meningkatkan aspek imersi dan kenikmatan visual dari game-game yang dimainkan, khususnya genre yang mengandalkan suasana dan kejutan.

Rekomendasi penggunaan POCO Pad M1 untuk Roblox ini sejalan dengan filosofi POCO, “Everything You Need, Nothing You Don’t”, yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan inti pengguna. Brand yang lahir dari Xiaomi Corporation ini terus berinovasi berdasarkan riset dan umpan balik dari para penggemarnya.

POCO Pad M1 diposisikan sebagai partner wajib bagi para pemain Roblox yang ingin bebas berkreasi dan bertualang tanpa batasan perangkat.

Mulai dari menjadi builder legendaris hingga top player di game RPG, tablet ini dirancang untuk mendukung aktivitas tersebut secara maksimal.

Bagi yang tertarik, informasi lebih lanjut tentang POCO dapat diakses melalui situs resmi atau akun media sosial POCO Indonesia di Instagram, Twitter, TikTok, dan Facebook.

Sementara itu, perkembangan teknologi perangkat gaming terus berlanjut, seperti yang terlihat dari inisiatif ByteDance dan ZTE yang mengembangkan ponsel AI generasi kedua untuk rilis 2026, menunjukkan betapa dinamisnya lanskap teknologi mobile.

Dengan spesifikasi yang ditawarkan, POCO Pad M1 memberikan alternatif bagi gamer Roblox yang menginginkan kenyamanan dan ketahanan lebih dibandingkan bermain di layar smartphone biasa.

Ini merupakan langkah strategis POCO dalam menjangkau segmen pengguna yang aktif dan membutuhkan perangkat pendukung produktivitas dan hiburan yang tangguh. (icha)

Lewat 5G Rising Star dan Beasiswa, ZTE Siapkan Talenta Digital

0

Telko.id – ZTE Corporation, penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terkemuka, secara resmi mengumumkan penyelenggaraan serangkaian inisiatif pengembangan talenta digital di Indonesia.

Program tersebut mencakup perekrutan mahasiswa berprestasi melalui program 5G Rising Star 2025, pemberian beasiswa, serta kompetisi rencana bisnis berbasis teknologi 5G.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang ZTE dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk menghadapi percepatan transformasi digital.

Program 5G Rising Star 2025 telah merekrut mahasiswa dari jurusan Teknik Telekomunikasi dan Teknik Elektro di sejumlah universitas ternama, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Telkom University (Tel-U).

Program yang berlangsung dari September hingga Desember 2025 ini dirancang untuk membina talenta digital sekaligus memperkuat sinergi dengan dunia perguruan tinggi.

Para peserta mendapatkan kesempatan mengembangkan kompetensi profesional di lingkungan kerja multikultural ZTE Indonesia, mengikuti jalur pengembangan karier, serta pelatihan langsung dari para pakar perusahaan.

Richard Liang, President Director ZTE Indonesia, menegaskan pentingnya ketersediaan talenta digital yang kompeten.

“Seiring dengan percepatan transformasi digital dan implementasi teknologi 5G di berbagai sektor, ketersediaan talenta digital yang kompeten menjadi faktor kunci bagi daya saing industri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa melalui program 5G Rising Star dan beasiswa, ZTE berkomitmen memberikan kontribusi berkelanjutan dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul melalui kolaborasi erat dengan perguruan tinggi. Komitmen ini bertujuan mendukung penguatan ekosistem digital dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Setelah menyelesaikan program intensif ini, alumni 5G Rising Star dipersiapkan untuk menempati berbagai peran profesional strategis di ZTE.

Peluang karier yang terbuka antara lain posisi sebagai Account Manager, Product Manager, dan Technical Engineer. Program ini tidak hanya sekadar pelatihan, tetapi juga menjadi jembatan bagi mahasiswa terbaik untuk langsung berkontribusi dalam industri telekomunikasi yang terus berkembang pesat, seiring dengan perluasan layanan 5G di berbagai wilayah Indonesia.

Content image for article: Lewat 5G Rising Star dan Beasiswa, ZTE Siapkan Talenta Digital

Beasiswa dan Kompetisi Inovasi 5G

Selain program perekrutan, ZTE juga menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi dari berbagai universitas di Indonesia tahun ini. Program beasiswa ini merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan perusahaan terhadap dunia pendidikan.

Tujuannya adalah mendorong mahasiswa untuk melanjutkan studi sekaligus meningkatkan kompetensi agar siap bersaing di industri teknologi dan telekomunikasi. Proses seleksi beasiswa dilakukan secara ketat melalui tiga tahap, yaitu seleksi administrasi, tes tertulis, dan wawancara mendalam.

Inisiatif lain yang digelar adalah Business Plan Competition berfokus pada teknologi 5G dan inovasi digital. Kompetisi ini diselenggarakan di Telkom University dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Ajang ini menjadi wadah untuk mendorong kreativitas, inovasi, serta pengembangan talenta digital yang siap menghadapi tantangan industri masa depan.

Kompetisi semacam ini sejalan dengan semangat inovasi yang juga digaungkan oleh program-program lain di ekosistem teknologi Indonesia, seperti yang dilakukan Telkomsel Ventures melalui gelaran Demo Day.

Kolaborasi ZTE dengan institusi pendidikan seperti ITB, ITS, dan Telkom University bukanlah hal baru. Upaya serupa dalam mengembangkan talenta digital telah dilakukan melalui berbagai program sebelumnya, menunjukkan konsistensi dalam membangun fondasi SDM teknologi tanah air.

Sinergi antara industri dan akademisi ini dianggap krusial untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya memahami teori tetapi juga aplikasi teknologi mutakhir di dunia nyata.

Komitmen Jangka Panjang untuk Ekosistem Digital Indonesia

Melalui rangkaian program ini, ZTE menegaskan posisinya tidak hanya sebagai pemain bisnis, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Fokus pada teknologi 5G dalam setiap inisiatif menunjukkan kesadaran perusahaan akan arah transformasi digital Indonesia ke depan. Teknologi 5G dipandang sebagai tulang punggung bagi perkembangan berbagai sektor, mulai dari industri, kesehatan, pendidikan, hingga smart city.

Ke depan, ZTE menyatakan akan terus berupaya memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia. Upaya ini akan diselaraskan dengan perkembangan kebutuhan industri teknologi dan telekomunikasi.

Perusahaan juga berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan dan para pemangku kepentingan lainnya melalui berbagai inisiatif pengembangan talenta yang berkelanjutan.

Langkah strategis ini diharapkan dapat mempercepat terciptanya pool talenta digital yang andal, mendukung ambisi Indonesia menjadi pemain utama dalam ekonomi digital global.

Dukungan terhadap pengembangan SDM, seperti kolaborasi ZTE dengan ITB, menjadi contoh konkret bagaimana investasi pada manusia adalah investasi yang paling berharga untuk masa depan teknologi bangsa. (Icha)

OPPO Reno15 Series Buka Pendaftaran Minat, Siap Meluncur di Indonesia

0

Telko.id – OPPO resmi membuka masa pendaftaran minat untuk Reno15 Series di Indonesia mulai 1 Januari 2025.

Pengumuman ini menandai langkah awal kehadiran generasi terbaru smartphone Reno yang digadang sebagai pilihan paling lengkap di kelasnya, dengan desain ikonik dan fitur kamera mutakhir.

Patrick Owen, Vice President OPPO Indonesia, menyatakan bahwa seri ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan anak muda.

“Reno15 Series kami rancang untuk menjawab kebutuhan anak muda saat ini, mulai dari kamera untuk kreasi konten, performa yang andal, hingga desain yang trendi dan mudah diekspresikan,” ujarnya. Kehadiran perangkat ini disebut menandai evolusi Reno yang semakin matang dan relevan.

Pembukaan pendaftaran minat ini mengindikasikan bahwa peluncuran resmi sudah di depan mata. Tiga model yang akan hadir di pasar Indonesia telah teridentifikasi, yaitu OPPO Reno15 F (CPH2801), OPPO Reno15 5G (CPH2825), dan OPPO Reno15 Pro Max (CPH2811).

Ketiganya telah terdaftar di laman sertifikasi Postel Kementerian Komunikasi dan Digital serta dinyatakan lolos uji Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Berdasarkan data TKDN, OPPO Reno15 F dan Reno15 5G masing-masing mencatat nilai 35,15 persen. Sementara itu, model paling tinggi, Reno15 Pro Max, mencapai nilai TKDN 37,70 persen.

Kelengkapan sertifikasi ini memberikan izin resmi bagi OPPO untuk memasarkan seluruh varian Reno15 Series di Indonesia.

Content image for article: OPPO Reno15 Series Buka Pendaftaran Minat, Siap Meluncur di Indonesia

Fitur Unggulan: Kamera Luas dan Konektivitas Seamless

Sebagai ciri khas seri Reno, sektor kamera kembali menjadi sorotan utama. OPPO Reno15 Series akan membawa 50MP Ultra Wide Selfie Camera yang memungkinkan pengguna menangkap lebih banyak momen dalam satu frame.

Fitur ini dianggap ideal untuk kebutuhan pembuatan konten, vlog, hingga aktivitas sosial sehari-hari.

Untuk kualitas video, seri ini didukung teknologi 4K HDR Ultra-Steady Video. Teknologi ini dirancang untuk memastikan hasil rekaman tetap stabil, tajam, dan sinematik di berbagai kondisi pengambilan gambar.

Selain kamera, Reno15 Series juga dilengkapi dengan fitur O+ Connect. Fitur konektivitas ini bertujuan memudahkan pengguna dalam menghubungkan perangkat dan berbagi konten lintas ekosistem secara lebih seamless, mendukung gaya hidup serba cepat dan terhubung.

Strategi Pasar dan Keterlibatan dengan Anak Muda

OPPO Reno Series secara konsisten memperkuat posisinya sebagai smartphone yang dekat dengan anak muda Indonesia. Kehadiran merek ini terlihat di berbagai momen budaya populer, mulai dari festival musik seperti LaLaLa Fest 2025 dan The 48th Jazz Goes to Campus hingga euforia olahraga di ajang BRI Super League.

Pendekatan ini menjadikan Reno bukan sekadar perangkat teknologi, melainkan bagian dari gaya hidup dan cerita generasi muda.

Content image for article: OPPO Reno15 Series Buka Pendaftaran Minat, Siap Meluncur di Indonesia

Desain Reno15 Series sendiri mengusung tampilan fresh, stylish, dan modern. OPPO menyatakan desain ini memperkuat identitas Reno sebagai smartphone yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga relevan sebagai fashion statement.

Posisi Reno sebagai perangkat yang dekat dengan ekspresi diri dan aktivitas harian generasi muda semakin ditegaskan.

Peluncuran Reno15 Series ini terjadi dalam landscape persaingan smartphone menengah yang ketat. Sebelumnya, pesaing seperti vivo juga telah mengumumkan lini terbarunya, Vivo S50 dan S50 Pro Mini yang rilis 15 Desember, menunjukkan persaingan sengit di segmen ini.

Di sisi lain, OPPO juga terus mengembangkan lini flagship-nya, seperti yang terlihat dari OPPO Find X9 Series yang menghadirkan baterai berkapasitas besar dan komitmen terhadap kualitas melalui inisiatif seperti OPPO Apex Guard.

Dengan dibukanya masa pendaftaran minat, OPPO mengajak konsumen Indonesia untuk menjadi yang pertama menyambut kehadiran OPPO Reno15 Series.

Langkah ini merupakan bagian dari persiapan akhir sebelum ketiga model smartphone tersebut resmi diperkenalkan dan dijual kepada publik. (Icha)

Tolak ByteDance, CEO Manus Raup Untung Besar dari Meta

Telko.id – Xiao Hong mengambil keputusan tegas untuk menolak tawaran akuisisi dari ByteDance kini berbuah manis. CEO Manus tersebut akhirnya mendapatkan untung lebih banyak dari Mark Zuckerberg, setelah Meta mengakuisisi startup AI yang dipimpinnya dengan nilai sekitar US$ 2 miliar atau sekitar Rp 33 triliun, tergantung asumsi kurs.

Mengutip dari detikINET, akuisisi ini langsung menjadi salah satu kesepakatan AI terbesar di Meta sepanjang 2025. Namun sorotan publik global justru tertuju pada sosok Xiao Hong, pengusaha muda asal China berusia 33 tahun yang kini masuk jajaran elite pemimpin AI dunia.

Sebelum kesepakatan dengan Meta terjadi, ByteDance sempat memberikan proposal akuisisi kepada pihak Xiao Hong. Nilai tawaran tersebut dilaporkan mencapai puluhan juta dolar AS. Alih-alih menerima jalan pinta situ, Xiao memilih melanjutkan pengembangan teknologi dan membangun valuasi jangka panjang.

Keputusan tersebut dibilang berisiko, mengingat persaingan AI global yang kian brutal serta tekanan geopolitik antara Amerika Serikat dan China. Namun Xiao tampaknya yakin bahwa teknologi yang ia kembangkan belum mencapai puncak potensinya.

Baca juga:

Langkah besar Xiao Hong dimulai dari Monica.AI, ekstensi browser berbasis AI yang dijuluki ‘ChatGPT untuk Google’. Produk ini sukses menggaet lebih dari 10 juta pengguna global berkat fitur produktivitas seperti pencarian real-time, rangkuman dokumen, dan sintetsis informasi lintas sumber.

Kesukesan Monica menjadi fondasi kelahiran Manus. Pada 6 Maret 2025, Manus diperkenalkan sebagai ‘agen AI umum’ yang mampu bekerja secara otonom, bukan sekedar menjawab perintah, tetapi merencanakan, mengeksekusi, dan mengevaluasi tugas kompleks secara mandiri.

Manus.im langsung viral karena kemampuannya menangani tugas end-to-end, mulai dair deployment kode full-stack, penyusunan itinerary perjalanan personal, analisis saham, hingga pengeditan video. Di sejumlah benchmark AI seperti GAIA, Manus disebut mampu menyaingi bahkan melampaui model-model AI papan atas.

Antusiasme publik begitu tinggi hingga undangan beta Manus sempat diperjualbelikan dengan harga yang fantastis di pasar sekunder. Di sisi lain, popularitas ini juga memicu diskusi soal keamanan data dan penggunaan arsitektur multi-modal yang dirumorkan memadukan beberapa sistem AI frontier.

Akuisisi Manus oleh Meta pada 29 Desember 2025 menjadi penegasan arah strategi Mark Zuckerberg. Meta ingin melangkah lebih jauh dari chatbot konvensional menuju era agentic AI, di mana AI dapat bertindak sebagai ‘asisten digital otonom’ bagi miliaran pengguna Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

Xiao Hong kini dilaporkan bekerja langsung di bawah struktur pimpinan Meta, dengan Manus digabungkakn ke dalam ekosistem AI Meta, termasuk pengembangan model Llama. Bagi Meta, ini bukan sekedar membeli startup, melainkan membeli keunggulan teknologi dan visi jangka panjang.

Kisah Xiao Hong menjadi bukti bahwa menolak tawaran besar di tahap awal bukan selalu kesalahan. Dengan kesabaran dan keyakinan pada teknologi, ia justru berhasil mengamankan kesepakatan bernilai Rp 31 triliun dari Mark Zuckerberg.

Dari proyek kecil berbasis WeChat hingga memimpin AI yang diakuisisi raksasa Silicon Valley, perjalanan Xiao Hong kini menjadi inspirasi baru di dunia startup teknologi bahwa keberanian mengambil risiko bisa berujung pada hadiah yang jauh lebih besar.

BlueBird 6 Tantang Starlink, Internet Satelit Langsung ke HP

Telko.id – Datangnya pesaing dari Starlink yaitu BlueBird 6 mencuri perhatian. Persaingan internet satelit global kian memanas. BlueBird 6 memiliki sebuah inovasi dimana jaringan tersebut mampu terkoneksi langsung ke ponsel tanpa perlu perangkat tambahan. Satelit BlueBird 6 sukses diluncurkan ke orbit pada Selasa malam (23/12/2025) waktu setempat menggunakan roket LVM3 milik India.

Peluncuran dialkukan dari Satish Dhawan Center pada Selasa pukul 10.25 EST atau sekitar pukul 10.25 pagi WIB. LVM3 meluncurkan BlueBird 6 sekitar 521 kilometer diatas Bumi 15,5 menit setelah peluncuran sesuai rencana.

AST SpaceMobile sedang membangun konstelasi satelit di orbit Bumi rendah (LEO) yang memancarkan layanan broadband langsung ke ponsel pintar standar di darat.

Perusahaan ini sekarang telah meluncurkan enam satelit operasional ke orbit, lima diantaranya menggunakan satu roket SpaceX Falcon 9 pada September 2024. Pesawat ruang angkasa sebelumnya, BlueBird 1 hingga 5, memiliki susunan komunikasi seluas 64,4 meter persegi yang terbesar yang pernah dibentangkan di LEO. BlueBird 6 akan memecahkan rekor itu, dan dengan selisih yang cukup besar.

Baca juga:

Ini adalah BlueBird 6 generasi berikutnya pertama dari AST SpaceMobile, yang susunan panelnya mencakup hampir 223 meter persegi masing-masing. Peluncuran pada hari Selasa adalah yang kesembilan secara keseluruhan untuk LVM3 tiga tahap setinggi 43,5 meter, yang merupakan roket terkuat di India.

Roket ini memulai debutnya pada Desember 2014 dan memiliki tingkat keberhasilan 1005 hingga saat ini. BlueBird 6, yang beratnya sekitar 6.100 kilogram adalah muatan terberat yang pernah diangkut LVM3 ke LEO, menurut Organisasi Penelitian Antariksa India.

AST berencana untuk meluncurkan 45-60 satelit generasi baru lagi hingga akhir 2026, yang diharapkan dapat menyediakan layanan data 5G di seluruh Amerika Serikat dan beberapa pasar awal lainnya.

Tiap satelit dirancang mendukung bandwidth 10 gigahertz dan kecepatan 120 megabit per detik per ponsel. Space X memiliki jauh lebih banyak satelit di orbit, yakni lebih dari 9.000 satelit, sekitar 60% dari total satelit di orbit saat ini. Namun BlueBird milik AST memiliki antenna yang lebih besar.

Startup asal Texas ini juga memiliki keunggulan kecil karena berencana menawarkan layanan ‘langsung ke seluler’ tanpa memerlukan perangkat keras tambahan.

Samsung Hadirkan Audio 2026 dengan Q-Symphony Lebih Cerdas

0

Telko.id – Samsung Electronics secara resmi memperkenalkan jajaran perangkat audio terbarunya untuk tahun 2026, yang menandai evolusi signifikan dalam pengalaman suara rumahan.

Rangkaian produk yang diperluas ini, termasuk soundbar Q-Series yang ditingkatkan dan speaker seri Music Studio baru, dirancang untuk menghadirkan audio yang lebih imersif, jernih, dan terintegrasi.

Produk-produk ini akan dipamerkan pertama kali di ajang CES 2026 di Las Vegas pada 6-9 Januari mendatang.

Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, menyatakan komitmen perusahaan dalam membentuk evolusi audio rumah.

“Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Samsung melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen.

Peluncuran ini memperkuat posisi Samsung sebagai pemimpin global di kategori soundbar selama 11 tahun berturut-turut, yang didorong oleh riset dari Samsung Audio Lab di California.

Fondasi keunggulan teknikal ini menjadi dasar bagi seluruh produk audio Samsung 2026, yang memadukan akustik mutakhir, desain fungsional, dan konektivitas pintar.

Soundbar Q-Series: Redefinisi Audio Sinematik

Soundbar Q-Series Samsung 2026 hadir untuk mendefinisikan ulang standar suara sinematik di rumah. Soundbar flagship terbaru, model HW-Q990H, menawarkan pengalaman imersif paling mendalam hingga saat ini dengan sistem 11.1.4-channel.

Sistem ini menggabungkan soundbar utama 7.0.2, speaker belakang 4.0.2, dan subwoofer aktif kompak dengan dua driver 8 inci untuk bass yang bertenaga.

Inovasi kunci pada model ini adalah teknologi Sound Elevation yang baru, yang dirancang untuk mengangkat dialog ke arah tengah layar, menghasilkan suara yang lebih natural dan terarah.

Fitur Auto Volume juga disematkan untuk menjaga konsistensi level suara di berbagai kanal dan jenis konten, memastikan pengalaman mendengarkan yang halus tanpa fluktuasi volume yang mengganggu.

Selain flagship, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar model HW-QS90H dalam jajaran 2026. Soundbar 7.1.2-channel ini menawarkan fleksibilitas tinggi dengan desain Convertible Fit yang mendukung pemasangan di dinding maupun di atas meja.

Sensor giroskop bawaan secara otomatis menyesuaikan distribusi kanal suara berdasarkan orientasi perangkat. Dengan 13 driver internal, termasuk sembilan speaker wide-range dan sistem Quad Bass Woofer, HW-QS90H mampu menghasilkan bass dalam tanpa memerlukan subwoofer eksternal terpisah.

Content image for article: Samsung Perkenalkan Jajaran Audio 2026 dengan Teknologi Q-Symphony yang Lebih Cerdas

Music Studio 5 & 7: Desain Ikonik dengan Performa Ekspresif

Untuk memperkuat ekosistem audio terintegrasi, Samsung meluncurkan dua speaker WiFi baru: Music Studio 7 (LS70H) dan Music Studio 5 (LS50H). Speaker-speaker ini memungkinkan konfigurasi sistem suara yang lebih beragam dan dirancang untuk menyatu secara estetis dengan berbagai interior ruangan.

Music Studio 7 merupakan model paling imersif dalam seri ini, menawarkan audio spasial 3.1.1-channel melalui konfigurasi speaker kiri, depan, kanan, dan atas.

Teknologi Audio Lab Pattern Control dari Samsung mengurangi tumpang tindih sinyal untuk arah suara yang lebih bersih, sementara AI Dynamic Bass Control menghasilkan bass dalam dengan distorsi minimal.

Speaker ini juga mendukung Hi-Resolution Audio hingga 24-bit/96kHz dan memiliki super tweeter yang memperluas rentang frekuensi hingga 35kHz.

Sementara itu, Music Studio 5 dirancang dengan bentuk lebih ringkas yang terinspirasi galeri seni, cocok untuk hunian yang mengutamakan keselarasan estetika.

Dilengkapi woofer 4 inci dan dua tweeter dengan waveguide terintegrasi yang disetel oleh Samsung Audio Lab, speaker ini menghasilkan suara jernih dan seimbang. Konektivitasnya didukung oleh Wi-Fi casting, layanan streaming, kontrol suara, dan Bluetooth melalui Samsung Seamless Codec.

Kedua model mengusung konsep desain titik (dot) ikonik dari desainer Erwan Bouroullec, yang terinspirasi dari simbol universal dalam musik dan seni.

Kehadiran speaker WiFi premium ini melengkapi lini produk audio Samsung, termasuk Sound Tower (model ST50F dan ST40F) yang diluncurkan akhir 2025 untuk pengalaman audio luar ruangan.

Inovasi audio Samsung tidak hanya tentang perangkat mandiri, tetapi juga bagaimana perangkat tersebut terhubung dengan ekosistem yang lebih luas.

Seperti yang pernah dihadirkan Samsung dalam mengubah ruang keluarga menjadi studio olahraga dengan TV dan audio yang terintegrasi, pendekatan ekosistem kini semakin matang.

Q-Symphony 2026: Jantung Ekosistem Audio yang Adaptif

Teknologi unggulan Samsung, Q-Symphony, mengalami peningkatan signifikan di tahun 2026. Teknologi ini kini menjadi lebih adaptif, memungkinkan TV Samsung, soundbar, dan speaker WiFi beroperasi sebagai satu sistem audio yang terpadu dan cerdas. Pengguna dapat memasangkan hingga lima perangkat audio berbeda dengan TV Samsung mereka.

Q-Symphony yang ditingkatkan memiliki kemampuan untuk menganalisis tata letak ruangan dan posisi setiap perangkat yang terhubung. Berdasarkan analisis ini, sistem secara otomatis mengoptimalkan distribusi kanal suara untuk menciptakan soundstage yang ideal.

Hasilnya adalah kejelasan dialog yang lebih baik dan detail suara surround yang lebih presisi, seolah-olah pendengar berada di tengah adegan atau pertunjukan musik.

Konektivitas dan kontrol yang mulus diwujudkan melalui integrasi Wi-Fi dan aplikasi SmartThings. Pengguna dapat mengatur pengaturan suara, mengelola pemutaran musik grup di beberapa ruangan, serta mengakses berbagai layanan streaming musik dan fitur asisten suara dari satu antarmuka yang intuitif. SmartThings juga menyediakan kontrol musik instan dari perangkat seluler yang terhubung.

Komitmen Samsung dalam menghadirkan pengalaman terkoneksi yang mulus ini sejalan dengan perkembangan di lini produk lainnya, di mana integrasi AI dan ekosistem menjadi kunci, sebagaimana terlihat pada peluncuran produk flagship Huawei di kawasan Asia Pasifik yang juga menekankan pada ekosistem yang terpadu.

Dengan jajaran audio 2026 ini, Samsung tidak hanya sekadar meluncurkan produk baru, tetapi memperkuat fondasi untuk pengalaman hiburan rumahan yang holistik.

Inovasi-inovasi yang diusung mencerminkan strategi jangka panjang perusahaan dalam memimpin lini terdepan audio rumahan, dengan menyatukan keunggulan akustik, desain yang bijak, dan kecerdasan buatan untuk menciptakan pengalaman mendengarkan yang benar-benar imersif dan personal. (Icha)

Google Photos Kini Hadir di TV AI Samsung

0

Telko.id – Samsung Electronics mengumumkan rencana untuk menghadirkan Google Photos ke dalam ekosistem TV-nya mulai tahun 2026. Integrasi ini dirancang untuk memungkinkan pengguna menikmati koleksi foto pribadi mereka dengan cara yang lebih imersif dan bermakna langsung di layar TV besar.

Fitur pertama yang direncanakan, bernama Memories, akan hadir eksklusif di Samsung TV pada awal tahun tersebut.

Pengumuman resmi dari Seoul, Korea, pada 29 Desember 2025, menyebutkan bahwa pengalaman Google Photos di Samsung TV bertujuan memberikan cara yang lebih mulus bagi pengguna untuk melihat kembali momen berharga, mulai dari perjalanan, hobi, hingga kenangan bersama keluarga.

Kevin Lee, Executive Vice President of the Customer Experience Team di Visual Display Business Samsung Electronics, menekankan nilai personal dari integrasi ini.

“Samsung TV selalu mempersatukan banyak orang, dan menghadirkan Google Photos di layar besar semakin membuat pengalaman itu terasa lebih personal,” ujarnya.

Lee menambahkan bahwa kolaborasi dengan Google menghadirkan cara yang intuitif dan menarik bagi pengguna untuk menikmati cerita di balik setiap foto langsung dari ruang keluarga.

Rencana ini sejalan dengan strategi Samsung yang terus memperkaya ekosistem perangkatnya dengan kecerdasan buatan dan layanan cloud terkemuka, seperti yang juga terlihat dalam Samsung Perkenalkan AI Vision dengan Google Gemini di CES 2026.

Integrasi Google Photos akan memudahkan pengguna menampilkan foto-foto yang biasanya tersimpan di ponsel ke layar TV dengan format yang lebih besar dan sinematik.

Pengguna dapat menjelajahi kenangan yang telah dikurasi secara otomatis berdasarkan orang, tempat, dan momen bermakna. Pengaturan yang dijanjikan sangat sederhana, hanya memerlukan login ke Akun Google untuk mengakses koleksi foto.

Samsung berencana menghadirkan pengalaman Google Photos dalam tiga tahap utama sepanjang tahun 2026. Tahap pertama adalah Memories, yang direncanakan hadir secara eksklusif di Samsung TV pada awal tahun.

Fitur ini akan menampilkan cerita foto yang telah dikurasi berdasarkan orang, lokasi, dan momen berharga untuk pertama kalinya di TV. Keunggulan eksklusif ini akan bertahan selama enam bulan pertama.

Tahap kedua dan ketiga direncanakan menyusul pada akhir 2026. Fitur Create with AI akan menghadirkan templat tematik yang didukung oleh model penyuntingan dan penghasil gambar Nano Banana dari Google DeepMind.

Pengguna dapat mengubah gaya artistik foto dengan fitur Remix atau menghidupkan foto statis menjadi video pendek melalui Photo to Video.

Sementara itu, Personalized Results akan memungkinkan pengguna menikmati tayangan slideshow foto berdasarkan topik spesifik seperti laut, hiking, atau kota tertentu seperti Paris.

Shimrit Ben-Yair, Vice President Google Photos dan Google One, menyatakan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini.

“Google Photos adalah rumah bagi foto dan video banyak orang, membantu mereka mengatur dan menghidupkan kembali kenangan mereka. Kami sangat antusias menghadirkan Google Photos ke Samsung TV — membantu orang-orang menikmati foto favorit mereka di layar yang lebih besar dan terhubung kembali dengan kenangan mereka melalui cara-cara baru,” katanya.

Integrasi ini juga akan memperluas pengalaman berbasis foto yang terhubung dengan Samsung Vision AI Companion (VAC), memperkaya cara kenangan ditampilkan sepanjang hari.

Samsung membayangkan foto-foto favorit dapat muncul secara otomatis melalui fitur Daily+ dan Daily Board di TV, menyelipkan kenangan indah di sela aktivitas harian pengguna.

Pendekatan ini mencerminkan Tren Gadget dan Ekonomi Digital 2026 yang menekankan pada personalisasi dan integrasi AI yang mulus di berbagai perangkat.

Langkah Samsung ini menandai babak baru dalam persaingan layanan di TV pintar, di mana pengalaman personal dan konten buatan pengguna menjadi nilai tambah penting.

Dengan menghadirkan galeri foto pribadi ke pusat hiburan rumah, Samsung tidak hanya mengubah TV menjadi kanvas untuk kenangan tetapi juga memperkuat posisinya dalam ekosistem perangkat terhubung.

Inovasi dalam menampilkan konten pribadi ini menjadi salah satu diferensiasi di tengah persaingan teknologi layar, seperti perkembangan teknologi TV Micro RGB evo dari LG dan jajaran TV Micro RGB Samsung yang berfokus pada kualitas gambar.

Rencana peluncuran fitur Google Photos di Samsung TV pada 2026 menunjukkan komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan solusi yang berpusat pada pengguna.

Integrasi ini diharapkan dapat mengubah cara keluarga berinteraksi dengan kenangan digital mereka, menjadikan momen nostalgia sebagai bagian yang lebih organik dari kehidupan sehari-hari di rumah.

Perkembangan ini juga menarik untuk diamati seiring dengan tren platform lain, seperti bocoran fitur AI terbatas di iOS 26 dari Apple, yang menunjukkan pergeseran industri menuju pengalaman yang lebih personal dan kontekstual. (Icha)

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

0

Telko.id – Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi Store baru secara serentak di berbagai wilayah di Indonesia.

Peresmian yang dilakukan pada 26 Desember 2025 ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk memperkuat pengalaman ritel dan mendekatkan ekosistem teknologi terintegrasi kepada konsumen dengan cara yang lebih personal dan mudah diakses.

Langkah strategis ini menjangkau berbagai kota besar hingga kota berkembang, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa.

Pembukaan massal ini juga menandai perluasan kolaborasi Xiaomi dengan mitra-mitra baru, termasuk kehadiran store berkonsep flagship dengan area terluas yang dikelola oleh mitra Telling, yang dirancang sebagai experiential hub untuk menampilkan ekosistem Xiaomi secara paling lengkap.

“Pembukaan 50 Xiaomi Store ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk menghadirkan teknologi yang semakin relevan dan mudah diakses oleh masyarakat Indonesia.

Andi menambahkan bahwa melalui Xiaomi Store, kami ingin menghadirkan pengalaman langsung yang membantu konsumen memahami bagaimana seluruh ekosistem Xiaomi bekerja secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Komitmen ini berakar dari visi Human × Car × Home yang telah dipegang Xiaomi selama 15 tahun perjalanannya. Visi tersebut diterjemahkan ke dalam pengembangan ekosistem produk yang menyeluruh, tidak hanya berfokus pada performa smartphone, tetapi juga mencakup inovasi di kategori wearables, AIoT, hingga perangkat rumah pintar (home appliances).

Content image for article: Xiaomi Buka 50 Store Serentak, Perkuat Pengalaman Retail di Indonesia

Xiaomi Store generasi terbaru dirancang sebagai pusat pengalaman ekosistem terintegrasi. Konsepnya adalah ruang eksplorasi teknologi yang intuitif, di mana konsumen dapat mencoba langsung berbagai kategori produk dalam suasana yang terbuka dan interaktif.

Pendekatan ini diperkuat dengan penerapan standar visual, demo produk, dan metode edukasi yang konsisten di seluruh gerai di Indonesia.

Di sejumlah Xiaomi Store terpilih, konsumen kini memiliki kesempatan untuk melihat dan mencoba langsung kategori home appliances seperti Mijia Front Load Washer Dryer 10.5kg, Mijia Refrigerator Cross Door 510L, dan Mijia Air Conditioner Pro Eco 5-Star 1.0 PK Inverter.

Kehadiran unit demo ini bertujuan memberikan pengalaman nyata, memungkinkan konsumen memahami desain, fitur, serta manfaat produk secara langsung.

Kehadiran store fisik juga memainkan peran krusial dalam pengalaman purna jual. Konsumen dapat mendapatkan pendampingan langsung, konsultasi yang lebih personal, hingga dukungan after-sales yang terintegrasi dalam satu tempat.

Pendekatan ini dirancang untuk memberikan rasa aman setelah pembelian dan memperkuat hubungan jangka panjang antara konsumen dengan ekosistem Xiaomi.

Integrasi yang semakin seamless antara saluran online dan offline juga menjadi fokus. Strategi ini memastikan pengalaman berbelanja yang lebih fleksibel dan terhubung di berbagai touch point, memudahkan konsumen dalam proses eksplorasi hingga kepemilikan produk.

Perluasan jaringan retail ini merupakan fondasi strategis Xiaomi Indonesia menyambut tahun 2026. Fokus ke depan diarahkan pada pengembangan ekosistem yang semakin terintegrasi, peningkatan kualitas pengalaman ritel, serta pembangunan hubungan berkelanjutan dengan konsumen di Tanah Air melalui teknologi yang relevan.

Langkah ini sejalan dengan upaya berkelanjutan Xiaomi dalam menghadirkan solusi untuk keamanan dan kebersihan rumah serta mendukung gaya hidup sehat melalui produk wearable seperti yang terlihat pada peluncuran Watch S4 41mm.

Ekspansi ritel besar-besaran ini terjadi dalam pasar wearable dan perangkat pintar yang semakin kompetitif, di mana brand lain juga terus berinovasi, seperti kehadiran Garmin Instinct Crossover AMOLED di Indonesia.

Dengan membuka 50 gerai sekaligus, Xiaomi tidak hanya memperluas jangkauan fisik, tetapi juga menegaskan posisinya dalam menghadirkan ekosistem teknologi yang terhubung dan dapat diakses langsung oleh masyarakat luas. (Icha)