Telko.id – Telkomsel kembali menggelar program Digital Creative Entrepreneurs (DCE). Dimulai dengan gelaran Kick-Off sekaligus Open Call registrasi UKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (6/12), pelaksanaan tahun ketiga program DCE mengusung tema “Upgrade to Accelerate”.
Sebagai Small Medium Enterprise (SME) impact accelerator, program DCE merupakan upaya penciptaan dampak sosial dalam proses bisnis berkelanjutan Telkomsel yang mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG).
Mengedepankan semangat kolaborasi, Telkomsel meningkatkan program DCE ke-3 tahun ini dengan kurikulum yang dikembangkan khusus untuk akselerasi pertumbuhan skala usaha UKM dan membuka peluang proposal kolaborasi dengan ekosistem digital Telkomsel.
Selain itu juga ada penyelenggaraan kelas intensif bersama mentor dan ahli secara offline, keterlibatan komunitas-komunitas pendukung UKM seperti Rumah BUMN, inkubator bisnis kampus, dan komunitas kreatif lokal, serta peningkatan peran alumni sebagai pendamping mentor.
Telkomsel membuka pendaftaran program DCE hingga 27 Februari 2024 bagi UKM dari empat kategori Accelerate SME Tracks, yaitu F&B, Fashion, Craft, dan Personal Care.
Dikutip dari studi BCG dan Telkom Indonesia pada 2022, 77% UKM Indonesia aktif mempekerjakan masyarakat setempat dan 67.5% di antaranya percaya bahwa mereka berdampak positif.
Dengan digitalisasi, pemberdayaan masyarakat akan berlipat ganda hingga 1,4x lipat, meningkatkan jangkauan pasar secara nasional hingga 2,1x lipat dan kemungkinan ekspor hingga 4,6x lipat.
“Program DCE kami hadirkan kembali dengan mengambil peran sebagai SME impact accelerator guna meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para entrepreneur dan brand owners UKM lokal,” ujar Saki Hamsat Bramono, Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel.
Saki pun berharap program DCE dapat terus secara relevan mengakselerasi perkembangan bisnis UKM agar dapat bergerak dan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan.
Untuk mendorong keikutsertaan dari para pegiat UKM dari seluruh Indonesia, Telkomsel melangsungkan 3rd DCE Open Call di Jakarta, Rabu (6/12), yang dihadiri oleh para ahli di bidang UKM seperti CEO Pijak Bumi Rowland Asfales, CEO Maicih Dimas Ginanjar, Co-Founder Callie Cotton Paola Yuktipada, serta Co-Founder Maharati sekaligus alumni program DCE Nirakatriena Pravitaswari.
Kemudian, Telkomsel akan melangsungkan kegiatan Roadshow DCE bersama komunitas UKM dan alumni program DCE di Medan (17 Januari 2024), Surabaya (31 Januari 2024), Balikpapan (7 Februari 2024), dan Bandung (21 Februari 2024).
Selanjutnya, upaya akselerasi pertumbuhan bisnis UKM dalam program DCE ke-3 akan dilakukan melalui kegiatan Onboarding bagi 300 peserta terseleksi dari seluruh pendaftar untuk mengenal lebih jauh ekosistem digital Telkomsel dan pemanfaatannya untuk pengembangan usaha, kegiatan Pitching Tracks bagi 32 peserta terpilih untuk penilaian business plan dan pemanfaatan digital dalam usahanya.
Kegiatan Academy bagi 12 peserta unggulan untuk membangun kapasitas bersama mentor dan ahli serta interaksi secara offline, serta kegiatan Awarding untuk final pitch dari 5 peserta terbaik. (Icha)
Telko.id – Axiata Group Berhad (“Axiata” atau “Grup”) mengumumkan transformasi struktural anak perusahaannya di Indonesia, PT XL Axiata Tbk (“XL Axiata”) dan PT Link Net Tbk (“Link Net”), untuk mempercepat perubahan strategis menjadi ServeCo dan FibreCo.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat posisi dalam mengoptimalkan peluang di pasar Fixed Broadband (“FBB”) dan Fixed Mobile Convergence (“FMC”) Indonesia yang masih rendah penetrasinya.
XL Axiata dan Link Net telah mencapai kesepakatan yang tidak mengikat, meliputi pengalihan bisnis FBB Link Net termasuk 750.000 pelanggannya ke XL Axiata dan pembangunan jaringan baru 2 juta home passed oleh Link Net yang akan dimanfaatkan oleh XL Axiata untuk menyediakan layanan FBB dan FMC bagi pelanggan dan masyarakat yang lebih luas.
Setelah menyelesaikan tambahan 2 juta home passed tersebut, Link Net akan memiliki ketersediaan hingga 6,5 juta home passed sehingga menjadikannya sebagai FibreCo terdepan.
XL Axiata dan Link Net akan melanjutkan dengan melakukan perjanjian mengikat yang nantinya akan dilakukan dengan tetap mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku termasuk di antaranya aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan transaksi afiliasi dan transaksi material.
Kesepakatan bersama ini menjadi tonggak penting bagi Axiata mendorong transformasi struktural XL Axiata dan Link Net di Indonesia menjadi semakin dekat untuk terwujud.
Pembangunan home passed baru dalam jumlah besar yang dilakukan oleh Link Net untuk mendukung XL Axiata akan memperkokoh posisinya sebagai FibreCo.
Selain itu, pengalihan pelanggan Link Net ke XL Axiata akan memperkuat posisi XL Axiata sebagai ServCo, serta mendorong pertumbuhan layanan FBB dan FMC di seluruh Indonesia.
“Layanan konvergensi kami terus mendapat respon positif dari masyarakat. Peningkatan permintaan yang besar untuk layanan FBB dan FMC sangat menegaskan arah strategis kami,” kata Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata.
Dian pun percaya kolaborasi antara XL Axiata dan Link Net akan memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat dan mendorong percepatan pertumbuhan layanan FBB dan FMC di Indonesia.
“Dengan memperluas infrastruktur jaringan dan layanan, kami akan lebih efektif menjangkau masyarakat Indonesia yang lebih luas, memenuhi kebutuhan dan preferensi konvergensi mereka yang terus berkembang untuk berbagai layanan fixed, mobile, dan konten,” sahut Dian optimis.
Dian menambahkan, pengalihan basis pelanggan Link Net, yang terdiri dari sekitar 750 ribu pelanggan ke XL Axiata menjadi tonggak penting bagi kami, karena akan memperluas basis pelanggan kami untuk FBB dan layanan home entertainment.
Alhasil, ini menjadikan XL Axiata menjadi penyedia FBB terbesar kedua di Indonesia dengan 1 juta pelanggan.
“Sejalan dengan strategi konvergensi kami, transisi ini memungkinkan XL Axiata untuk menawarkan kepada pelanggan baru berbagai produk dan layanan yang didukung oleh infrastruktur jaringan berkualitas tinggi yang terus berkembang semakin luas, sehingga bisa memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik,” kata Dian.
Selain itu, kami juga terus mengeksplorasi upaya membangun sendiri last-mile fiber home passed sehingga bisa meningkatkan utilisasi asset yang lebih baik selaras dengan strategi Light Asset.
“Kami memiliki komitmen yang sama dengan XL Axiata untuk menawarkan layanan FBB dan FMC terbaik kepada jutaan pelanggan sambil berupaya mentransformasi Link Net menjadi FiberCo terkemuka,” kata Kanishka Wickrama, Direktur & Plt CEO Link Net.
Menurut Kanishka, kesepakatan tidak mengikat untuk mengalihkan bisnis ritel Link Net ke XL Axiata akan memungkinkan Link Net untuk fokus pada kompetensi inti pengembangan jaringan, sehingga akan menjadikannya sebagai FiberCo yang diakui secara global.
Selain itu, komitmen XL Axiata untuk memanfaatkan penambahan 2 juta home passed akan mendorong pertumbuhan Link Net yang tinggi di masa mendatang.
“Selaras dengan komitmen kami dalam melakukan investasi jangka panjang, Axiata terdorong untuk terus terlibat dalam mendukung kesiapan digitalisasi di Indonesia, termasuk meletakkan pondasi yang kuat untuk turut memajukan ekonomi digital yang siap menghadapi masa depan, dengan memanfaatkan transformasi teknologi di Indonesia,” ujar Vivek Sood, Group CEO & Managing Director Axiata Group.
Menurut Viviek, strategi delayering yang kami lakukan memungkinkan kedua perusahaan untuk bisa mempercepat terwujudnya organizational agility, allow scalability, dan maximise value. Hal ini juga diharapkan akan mampu menarik para mitra bisnis yang relevan.
Dengan pendekatan strategis ini, baik XL Axiata maupun Link Net akan semakin mudah mengembangkan potensi pertumbuhan bisnisnya.
XL Axiata akan bisa mendapatkan manfaat dari semakin luasnya akses terhadap ketersediaan infrastruktur fiber optik dengan investasi yang minimum.
Sementara itu, Link Net akan fokus dalam upayanya melakukan perluasan infrastruktur untuk memenuhi permintaan pasar yang berkembang dan memposisikan diri untuk terus meningkatkan pasar secara signifikan.
“Sehingga pada saatnya, kami akan mengajak para investor untuk berkolaborasi bersama kami memanfaatkan peluang pertumbuhan tersebut,” sahut Viviek.
Viviek pun menambahkan bahwa selama dua tahun kedepan, Link Net akan menyediakan 6,5 juta home passed untuk dimanfaatkan XL Axiata termasuk untuk melayani 1 juta pelanggan yang sudah ada, dimana mayoritas akan mendapatkan penawaran layanan konvergensi.
“Dengan prioritas strategi yang telah disampaikan, Axiata akan mendorong peningkatan kinerja dan mempercepat pertumbuhan yang menguntungkan di seluruh Indonesia dan wilayah lainnya, dan juga menyediakan seluruh potensi layanan digital telco, bisnis digital serta infrastruktur yang ada, yang didukung dengan alokasi modal yang terfokus.” pungkas Vivek.
Kolaborasi ini akan memberikan kemudahan bagi ketersediaan layanan FBB berkualitas premium dan layanan konvergensi kelas satu, di mana masyarakat Indonesia ke depannya akan mendapatkan pengalaman pelanggan yang lebih baik.
Selain itu, juga sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mendorong terwujudnya digitalisasi di masyarakat, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan teknologi dan transformasi digital di Indonesia. (Icha)
Telko.id – Pada Natal 2023 dan Tahun 2024 kali ini, Telkomsel memproyeksikan akan terjadi lonjakan trafik broadband hingga sebesar 13% dibandingkan dengan hari biasa, atau 10,8% dibandingkan dengan periode NARU tahun sebelumnya.
Lonjakan trafik tersebut diperkirakan pada puncaknya akan mencapai 55,2 Petabyte, dan didorong oleh peningkatan akses media sosial sebanyak 15,6%, video streaming sebanyak 9,7%, layanan komunikasi sebanyak 31,9%, online gaming sebanyak 20,6%, hingga e-commerce sebanyak 19,1%.
“Telkomsel berkomitmen hadir bersiaga mendampingi para pelanggan untuk menyambut Natal dan Tahun Baru dengan penuh sukacita, melalui kesiapan jaringan broadband terdepan dan terluas, ketersediaan ragam produk dan layanan bernilai tambah, serta program CSR untuk berbagi dengan sesama,” kata Nugroho, Direktur Network Telkomsel.
Untuk tu, Telkomsel pun terlah bersiap dengan jaringan broadband nya, setidaknya lebih dari 233 ribu BTS sudah siap menghadapi lonjakan trafik.
Untuk mendukung kenyamanan pengalaman digital pelanggan di seluruh Indonesia selama periode NARU ini, Telkomsel telah melakukan optimalisasi jaringan di 427 lokasi khusus.
Terdiri dari 27 area residensial, 48 area transit transportasi (bandara, pelabuhan, stasiun), 321 area spesial (mal, alun-alun, pusat keramaian), 29 area di rute mudik (jalur mudik, rest area, SPBU), dan 2 gereja/rumah ibadah.
Optimalisasi tersebut di antaranya dilakukan dengan melakukan peningkatan kapasitas 21 unit BTS 4G/LTE, penambahan 53 unit BTS 4G/LTE baru, dan penambahan 55 unit Compact Mobile BTS (COMBAT), sehingga menggenapi lebih 233 ribu BTS yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jangkauan hingga 97 persen wilayah populasi.
Untuk mengakomodasi lonjakan trafik, Telkomsel pun telah meningkatkan kapasitas GGSN (Gateway GPRS Support Node) hingga 13,21 Tbps dan kapasitas IX (Internet Experience) hingga 11,08 Tbps.
Guna menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik dan lebih cepat sekaligus meningkatkan efisiensi operasional, Telkomsel pun telah bertransformasi menjadi penyedia layanan konvergensi terbesar pertama yang mengimplementasikan standar arsitektur jaringan Open Digital Architecture (ODA) dengan Autonomous Network di Indonesia.
Dengan demikian jika ada gangguan, operator ini pun dapat memberikan kecepatan dan stabilitas layanan jaringan melalui skema zero touch self-assurance berbasis AI untuk mendeteksi, mendiagnosis, mengoptimalkan, dan memulihkan fungsi jaringan secara mandiri dan otomatis. (Icha)
Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali menghadirkan konten serial atau web series berjudul ‘Kalau Jodoh Takkan Kemana (KJTK)’ Season 2.
Tayangan yang digarap bersama Ernest Prakasa dan Imajinari production house ini dapat ditonton lewat kanal YouTubeIndosat mulai tanggal 6 Desember 2023.
Serialini terdiri dari delapan episode dan diracik oleh sutradara muda berbakat, Naya Anindita yang memberikan sentuhan berbeda di Season 2.
Tiap episodenya hadir dengan cerita yang segar dan menghibur dengan alur cerita yang secara sengaja dikemas untuk membuat penonton penasaran.
Konten serial Kalau Jodoh Takkan Kemana Season 2 dihadirkan kembali karena tingginya animo penonton. Di season pertama, konten serial ini telah ditonton oleh lebih dari dua juta penonton.
“Konten serial ini merupakan bentuk dukungan Indosat Ooredoo Hutchison terhadap industri kreatif Tanah Air khususnya dunia perfilman, serta komitmen untuk menyediakan layanan konten digital kelas dunia bagi seluruh pelanggan,” kata Steve Saerang, SVP – Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison.
Kisah yang disajikan dalam konten serial KJKTK Season 2 ini juga menggambarkan nilai-nilai, budaya, dan lingkungan kerja di Indosat yang progresif, inklusif, serta dinamis.
“Harapannya, konten serial ini dapat mempertegas posisi Indosat sebagai salah satu digital trendsetter di industry,” ujar Steve menegaskan.
Penayangan sitkom web series ‘Kalau Jodoh Takkan Kemana (KJTK)’ Season 2 ini diharapkan dapat merangkul segmen penonton yang lebih luas.SerialKJTK Season 2 bertujuan sebagai medium omnichannel dari Indosat dalam mempromosikan serangkaian program terbaru ataupun yang sedang berjalan kepada masyarakat luas melalui saluran yang mudah dipahami secara masif.
Menduduki kursi Executive Producer, Manajemen Indosat turut memberikan ide dan masukan dalam penyusunan cerita agar visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan bisa disajikan dalam sebuah karya audio visual yang diapresiasi penonton.
Ernest Prakasa selaku Produser sekaligus pemilik Imajinari Production House yang menaungi dari KJTK Season 1 menyampaikan kegembiraannya.
“Saya berterima kasih kepada Indosat Ooredoo Hutchison, atas kepercayaan dan dukungannya hingga kami sampai di produksi KJTK Season 2 ini,” kata Ernest.
Dalam rangka perayaan ulang tahun Indosat yang ke-56 tahun, Ernest pun melakukan inovasi dengan mengubah KJTK dari komedi romantis menjadi sitkom.
“Dengan perubahan ini, kami ingin menghadirkan kolaborasi yang unik dan menghibur antara Indosat dan Imajinari. Kami berharap penonton menikmati format baru ini,” ujar Ernest menambahkan.
Meneruskan keseruan di season pertama, KJTK Season 2 mengisahkan kehidupan percintaan dan tantangan Satha di posisi barunya. Di balik jabatan serta tugas di kantor yang semakin menyenangkan, ada tanggung jawab bisnis yang membuat Satha sulit untuk mengatur waktu dengan Trio.
Penonton juga diperkenalkan dengan beberapa karakter baru di dunia Satha, seperti pacar Bams bernama Miza yang penyayang sekaligus pencemburu, dan Rasya sebagai staf Satha yang pendiam karena malu memiliki aksen bahasa yang mencolok, tetapi sering mengoceh ketika dia marah, serta Stevie, anak magang yang sering muncul dengan ide-ide out of box.
Selain menampilkan karakter lama dari Season 1 seperti Trio (Chicco Kurniawan), Satha (Nadine Alexandra), Bams (Ge Pamungkas), Mail (Yono Bakrie), Laras (Leyla Aderina), dan Dre (Lukas Octavianus), beberapa karakter baru akan diperkenalkan di Season 2.
Deretan pemain yang sudah dikenal lainnya seperti Valen Rewah, Boah Sartika, Desy Genoveva, dan Kezia Aletheia akan menambah keseruan. Jangan lewatkan tawa dan romansa dari KJTK Season 2 di saluran resmi YouTube Indosat Ooredoo Hutchison dan ikuti seluruh akun resmi media sosial Indosat lainnya. (Icha)
Telko.id – Sharp kembali meluncurkan produk terbarunya di kelas flagship yakni AQUOS R8s series yang terdiri dari AQUOS R8s dan AQUOS R8s pro.
Kedua smartphone ini tergolong sukses di Jepang hingga dibawalah ke Indonesia tanpa memiliki perbedaan sama sekali, baik dari spesifikasi dan fitur maupun desain dengan produk di Jepang.
“Kami memboyong produk ini ke Indonesia karena kami melihat tingginya minat penduduk Indonesia terhadap dunia fotografi dan videografi”, ungkap Shinji Teraoka, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia.
Menggunakan sistem operasi android terbaru, yaitu android 13 atau yang dikenal dengan kode android Tiramisu. SHARP AQUOS R8s series memiliki beragam kelebihan, seperti :
Tampilan Prima
Pada ponsel AQUOS R8s Pro dibenamkan layar Pro IGZO OLED 6,6 inci dengan resolusi 2.730 x 1.260 piksel. Layar R8s Pro mendukung kecepatan refresh variabel mulai dari 1 Hz hingga 240 Hz yang mengesankan.
Ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 2, AQUOS R8s pro memiliki memori LPDDR5X 12 GB dan penyimpanan UFS 4.0 256 GB.
Sedangkan pada R8s mengusung layar Pro IGZO OLED 6,4 inci, dengan resolusi 2.340 x 1.080 piksel dan mendukung kecepatan refresh variabel 1 Hz hingga 240 Hz.
Make it Pro dalam Fotografi dan Videografi
Tangkap dan abadikan berbagai objek foto dan video untuk hasil yang sempurna dengan menggunakan Sharp AQUOS R8s Series.
Kamera utama AQUOS R8s Pro memiliki resolusi 47 MP (f/1.9), dengan depth sensor resolusi 1,9 MP. Dibekali Sensor kamera 1 inch AQUOS R8s Pro dapat menangkap gradasi warna, cahaya, lebih sedikit distorsi dan gambar yang lebih nyata.
Sedangkan pada R8s dibekali kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 13 MP. Selain itu Sharp AQUOS R8s Pro dibenamkan sensor spectrum 14ch saluran yang dapat mendeteksi lebih dari 600 sumber cahaya yang berbeda, sehingga mengabadikan di dalam pencahayaan yang minim hasil foto akan tertangkap lebih terang.
Performa Sempurna
Dapur pacu dari Sharp AQUOS R8s series menggunakan CPU berkinerja tinggi Snapdragon 8 Gen 2 Mobile Platform serta dibekali memori penyimpanan berkapasitas 256 GB.
Untuk variant AQUOS R8s Pro didukung dengan RAM 12GB sedangkan variant AQUOS R8s didukung dengan RAM 8GB, sehingga bermain game, browsing internet, nonton video atau hal produktif lainnya dapat dilakukan secara bersamaan sepuasnya namun tetap nyaman bagi pengguna.
Sharp AQUOS R8s series bersertifikat IP68 waterproof yang anti terhadap debu dan air, bahkan dapat digunakan di dalam air hingga kedalaman 2 meter selama 30 menit.
Agar kenyamanan tidak terganggu saat bermain games, AQUOS R8s Pro terpasang baterai 5.000 mAh. sedangkan pada AQUOS R8s terpasang baterai 4.570 mAh.
New Heat Radiation Design
Kedua ponsel ini dilengkapi dengan cincin kamera terbuat dari material logam yang dapat menyerap dan mengantarkan panas sehingga pengguna dapat 3 kali lebih lama bermain game ataupun 2X lebih lama menggunakan kamera untuk menangkap gambar ataupun merekam objek bila dibandingkan dengan smartphone lain.
Aksesoris
Membidik taburan cahaya bintang, gemerlap kota Jakarta pada malam hari ataupun pesta kembang api saat perayaan tahun baru nanti akan lebih sempurna dengan lensa filter tambahan pada Sharp AQUOS R8s Pro.
Yang dilengkapi dengan multi layer – coating filter yang mampu menghasilkan gambar cahaya lebih berkilau. Aksesoris ini bisa didapatkan secara terpisah dari paket utama smartphone.
Ketersediaan
Sharp AQUOS R8s Series akan mulai tersedia dipasar Indonesia pada tanggal 12 Desember 2023. Tersedia dengan satu pilihan warna hitam, AQUOS R8s Pro dibanderol harga IDR 15.999.000.
Sedangkan untuk Sharp AQUOS R8s tersedia dua pilihan yaitu warna biru dan krem dilempar kepasasaran dengan harga IDR 12.999.000.
Pembelian secara pre- order dapat dilakukan mulai tanggal 6 Des – 12 Desember 2023. Selama masa pre-order Sharp Indonesia memberikan penawaran menarik berupa :
Setiap pembelian Sharp AQUOS R8s Pro di Erafone ataupun toko resmi akan mendapatkan voucher Traveloka senilai IDR 3.000.000 ditambah voucher gopay senilai IDR 1.000.000 dan mendapatkan clear case dan filter lensa untuk 100 pembeli pertama.
Sedangkan pembelian melalui Cocoro life atau e-commerce lain akan mendapatkan voucher Traveloka senilai Rp 3.000.000 dan voucher Gopay senilai IDR 500.000 dan cashback senilai IDR 500.000
Setiap pembelian Sharp AQUOS R8s di Erafone ataupun toko resmi akan mendapatkan voucher Traveloka senilai IDR 2.000.000 ditambah dengan voucher Gopay senilai IDR 500.0000.
Sedangkan pembelian melalui Cocoro life atau Ecommerce lain akan mendapatkan voucher gopay senilai IDR 300.000 dan cashback sejumlah IDR 200.000.
Shigeru Kobayashi selaku President of Mobile Communication Business Unit, Sharp Corporation, mengatakan, “Kami berharap ponsel cerdas Sharp dapat menjawab kebutuhan akan sebuah smartphone yang memiliki performa tinggi, fitur cerdas dan kualitas Jepang yang terkenal kokoh dan tahan lama”, tutupnya. (Icha)
Telko.id – Indonesia memiliki potensi yang besar menjadi digital hub di Asia jika mampu mengkapitalisasi keunggulan yang dimilikinya di masa depan.
“Indonesia memiliki populasi terbesar keempat di dunia, yaitu sekitar 280 juta jiwa yang menjadikannya sebagai pasar besar bagi industri digital. Belum lagi posisi geografis yang strategis dan infrastruktur digital serta talenta tengah banyak dibangun, yang membuat Indonesia cukup punya modal sebagai digital hub di Asia,” ungkap Doni Ismanto Darwin, Founder IndoTelko Forum saat membuka diskusi “Strategi Indonesia sebagai Digital Hub Asia” dalam rangka HUT Ke-12 IndoTelko, di Jakarta Rabu (6/12).
Menurutnya, sudah selayaknya Indonesia lebih serius mengambil posisi sebagai digital hub Asia karena akan memberikan berbagai manfaat bagi negeri ini, antara lain meningkatkan perekonomian, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing di dunia internasional.
“Saya berharap pemimpin Indonesia untuk lima tahun mendatang lebih serius merealisasikan Indonesia sebagai digital hub Asia, karena sudah terbukti ketika masa pandemi lalau, negara-negara yang memiliki infrastruktur digital mumpuni bisa bertahan, bahkan tetap tumbuh ekonominya,” katanya.
Menurutnya, untuk mewujudkan Indonesia sebagai digital hub Asia, diperlukan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat.
Sudah saatnya pemerintah mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk pembangunan infrastruktur digital, melakukan simplifikasi regulasi yang menghambat pembangunan infrastruktur digital, serta mendorong kerja sama antara operator telekomunikasi dan penyedia layanan digital.
Tak lupa, Masyarakat ditingkatkan literasi dan kompetensinya dalam memanfaatkan dunia digital sehingga Indonesia benar-benar akan semakin siap untuk menjadi digital hub Asia.
Ketua Umum Asosiasi penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Ririek Adriansyah mengingatkan pemiliki pelanggan yang terbesar tidak selalu menjadi hub dari regional, ada hal lain yang diperlukan seperti dukungan infrastruktur yang baik, ease of doing business, serta regulasi yang mendukung pertumbuhan industri yang sehat dan berkelanjutan.
“Diperlukan usaha yang sungguh-sungguh serta dukungan dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan khususnya pemerintah, yaitu berupa kebijakan atau insentif yang dapat mendorong pertumbuhan industri telekomunikasi,” katanya.
Ririek pun menambahkan bawha diperlukan juga untuk meningkatkan kemampuan penyelenggara telekomunikasi untuk melakukan investasi infrastruktur digital, guna meningkatkan daya saing digital indonesia terhadap negara lain, baik di Asia maupun tingkat dunia
Diingatkannya, pemerintah juga perlu mengatur penempatan data di Indoensia, tidak hanya untuk penyelenggara sistem elektronik lingkup publik, namun juga penyelenggara sistem elektronik lingkup privat.
Hal ini untuk memastikan pemerintah memiliki kendali terhadap data yang merupakan the new oil, dan sejalan dengan prinsip perlindun3gan dan pemanfaatan data yang tercantum dalam UU Perlindungan Data Pribadi.
Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Wayan Toni Supriyanto menegaskan pemerintah berupaya untuk mendorong kekuatan transformasi digital di berbagai sektor dengan pemanfaatan teknologi komunikasi generasi terkini, yakni melalui perluasan jaringan 4G sampai ke pelosok desa, penerapan teknologi 5G sebagai teknologi telekomunikasi seluler terkini, hingga pemanfaatan low earth orbit satellite.
“Hal yang perlu ditekankan bahwa Kominfo akan menjadi orkestrator di sektor TIK untuk mendorong upaya-upaya penguatan transfomasi digital dan penguatan ekonomi digital untuk mewujudkan Indonesia sebagai digital hub Asia,” kata Wayan Toni.
Semua Berperan
Plt. Direktur Layanan TI Masyarakat dan Pemerintah BAKTI – Kominfo Yulis Widyo Marfiah mengungkapkan peran BAKTI yaitu mempercepat perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital dan penyediaan layanan internet.
Kedua persiapan roadmap transformasi digital di sektor strategis yang dimana kita juga berkolaborasi dengan industri telekomunikasi. Ketiga adalah percepat integrasi pusat data nasional.
Keempat menyiapkan regulasi, skema-skema pendanaan dan pembiayaan transformasi digital secepat-cepatnya, dan langkah kelima menyiapkan kebutuhan SDM talenta digital.
Sampai saat ini BAKTI membangun program BTS, Satria dan AI sebagai bagian dari Renstras Kominfo.
“Pada tahun 2022-2024 kita merencanakan palapa ring terintegrasi, dan juga tahun 2025 dengan satria di sini tapi melihat kebijakan fiskal pemerintah,” katanya.
CEO CFU Wholesale & International Business Telkom Bogi Witjaksono mengatakan, pihaknya memiliki beberapa inisiatif membangun ekosistem digital sebagai bagian daripada membangun hub digital di Asia.
Pertama, Telkom sangat agresif mengembangkan data center yang ada di luar negeri maupun domestik sampai dengan data center di daerah-daerah.
Kedua, Telkom juga membangun beberapa inisiasi kabel bawah laut yang hubungkan benua barat dan timur untuk jadi satu kesatuan lingkaran (belt) yang terhubung dengan Indonesia.
Bogi menambahkan, Telkom Group inisiatifnya dibagi dua sebagai bagian membentuk value preposition yang unik dalam ekosistem digital.
“Pertama, inisiasi untuk memperkuat konektivitas internasional. Kedua, mengintegrasikan seluruh data center sebagai bagian ekosistem digital dan jadi satu bagian dari ekosistem hub data di Indonesia. Ini semua kami kerjakan dalam satu kesatuan ekosistem untuk membentuk satu hub konektivitas data,” kata Bogi.
Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan meski kondisi geopolitik dan ekonomi dunia yang kurang menguntungkan, serta digital winter yang berkepanjangan, ekonomi digital RI dalam 5 tahun ke depan diperkirakan terus tumbuh double digit dengan CAGR 11,6 persen didorong oleh berbagai bisnis vertical dan horisontal.
Bisnis vertical yang akan mendorong pertumbuhan adalah yang erat dengan kebutuhan utama pelanggan. Misalnya healthtech, edutech, fintech, e-commerce. logistic, hospitality, leisure economic dan agritech.
Sedangkan bisnis horisontal seperti IoT, Cloud, Big Data, AI, dan cyber security juga tumbuh double digit karena kebutuhan transformasi digital yang cepat diperlukan oleh bisnis agar terus tumbuh.
Pertumbuhan pesat digital economy Indonesia ini didorong oleh beberapa tren konsumen, antara lain pertama adalah modal total populasi di negara kita sekitar 280 juta jiwa yang didominasi digital native.
Pada 2025 kota selain kota besar, atau kota tier 2 dan 3 akan menjadi kekuatan ekonomi baru dan jadi kontributor utama yang memiliki porsi lebih besar dalam ekonomi digital Indonesia yang didukung infrastruktur digital akses internet yang handal.
Pertumbuhan vertikal baru dalam next wave digital yang ditunjang enabler teknologi baru untuk memenuhi kebutuhan kosumen yang belum dapat dipenuhi terutama di bidang keuangan, pendidikan, kesehatan.
“Hal ini menunjukkan Indonesia memiliki banyak potensi menjadi inti dari ekosistem digital di Asia,” kata Hendri.
Ia menambahkan, secara keseluruhan Telkomsel telah memiliki berbagai bisnis yang siap mentransformasi Indonesia pada setiap layer digital, bisa konektivitas, bisa platform, dan tentunya digital service, cyber security, sustainability, atau green technology, dan future tech capabilities seperti big data dan AI merupakan fondasi Telkomsel menyediakan layanan.
Sementara Director and Chief Business of Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah menyatakan, Indosat menangkap peluang di Asia Tenggara Indonesia punya potensi luar biasa.
Diungkapkannya, strategi Indosat yakni dengan mendominasi pasar lokal dan memaksimalkan 5G, dan cloud computing untuk warga Indonesia.
“Sudah jelas kami punya program connectivity, managed services, security, international channel, international sales, customer experience dan bagaimana kami optimalisasi data center, edge computing, 5G, baik aplikasi maupun services,” ungkap Danny menambahkan.
Ia juga menyebutkan bahwa Indosat will become the most preferred digital network in Indonesia, kita deliver world class experience, kita connecting and empowering every Indonesians dengan cara spirit gotong royong.
President Director & CEO XL Axiata Dian Siswarini mewujudkan Indonesia sebagai digital hub Asia sejalan dengan tujuan XL Axiata untuk mendekatkan dunia dengan konektivitas dengan cara yang simpel untuk kehidupan yang lebih baik.
“Untuk mencapai tujuan kami tersebut dimana saat yang bersamaan mendukung mewujudkan Indonesia sebagai digital hub di Asia dan mendukung visi pemerintah Making Indonesia 4.0 kami melakukan berbagai pergelaran infrastruktur untuk layanan seluler dan konvergensi,” katanya.
Strategi tersebut antara lain, penyediaan infrastruktur BTS di berbagai wilayah di Indonesia yang hingga saat ini mencapai lebih dari 160.000 BTS, pembangunan lebih dari 160.000 km jaringan fiber optik.
Kemudian, penggelaran layanan jaringan 5G di berbagai area di Indonesia, saat ini total layanan 5G XL di 80 area. Selanjutnya, mendukung pemerintah untuk penyediaan jaringan di lebih dari 1.300 desa 3T.
“Serta di segmen FTTH XL Axiata telah memiliki 1,5 juta homepassdan menargetkan menambah 5 juta homepass dalam 5 tahun ke depan,” lanjut Dian.
Selanjutnya, XL Axiata juga terus memperluas upaya mendorong adopsi teknologi digital di masyarakat. Antara lain melalui aplikasi, mobile convergence XL Satu, program solusi untuk UMKM, hingga program pemberdayaan masyarakat.
“Program-program yang kami lakukan tersebut merupakan wujud kesiapan dan komitmen kami di PT XL Axiata untuk mendukung pemerintah mewujudkan negara kita sebagai digital nation,” pungkas Dian.
Commerce Director Lintasarta Fitrah Muhammad mengatakan Lintasarta melihat ada tiga fokus yang bisa dikontribusikan untuk mewujudkan kerangka dalam digital roadmap Indonesia, yakni dari sisi infrastruktur, adopsi teknologi dan taleta digital.
“Kami yakin dengan berbagai industri yang berkembang, Lintasarta dapat mengambil andil membentuk masa depan RI dengan membangun dan memberdayakan ekosistem teknologi dan membantu usaha-usaha di Indonesia melayani pelannggannya dengan teknologi terkini,” lanjutnya.
Sedangkan Chief Technology Officer Huawei Mohamad Rosidi percaya perjalanan Indonesia menuju pusat digital di Asia tergantung pada tiga faktor utama. Yaitu, sinergi para pemangku kepentingan digital, infrastruktur jaringan yang berkembang pesan dan inklusif, serta rencana strategik TIK itu sendiri.
“Rencana strategis di bidang tekologi informatika dan komunikasi, juga berperan penting dalam membentuk masa depan Indonesia sebagai pusat digital. Dengan mempriortaskan literasi digital, riset and development, serta keamanan langkah-langkah siber, Indonesia terus membangun landasan yang kuat untuk digital masa depan,” sahut Rosidi menambahkan.
Yang terakhir, dan mungkin ini yang paling penting. Indonesia tidak hanya memiliki visi transformasi digital namun juga transformasi ramah lingkungan.
“Indonesia bertujuan untuk mencapai net zero emisson di tahun 2060, komitmen yang sangat baik dan untuk membangun Indonesia yang lebih digital, terhubung sepenuhnya, dan hijau,” katanya.
Pendiri Indonesia Digital Society Forum (IDSF) Muhammad Awaluddin mengatakan kehadiran infrasturktur digital yang andal akan memberikan banyak manfaat ke sektor lainnya, seperti transportasi.
Menurut Awaluddin, dengan mengintegrasikan moda transportasi dan memanfaatkan teknologi cerdas di dalamnya akan bisa memastikan penciptaan sistem yang interoperabel dan kita bisa membuka pintu menuju masa depan transportasi yang lebih efisien efektif dan berkelanjutan.
“Mari kita bersama-sama berkontribusi pada satu revolusi dan transformasi yang positif dalam konteks transformasi digital di Indonesia dan sekaligus dalam aspek yang lebih mengedepankan bagaimana membuat sistem transportasi yang lebih baik, efektif efisien menuju pencapaian Indonesia Emas di tahun 2045,” pungkas Awaluddin. (Icha)
Telko.id – PaDi UMKM menghadirkan fitur Pre-Order (PO) sebagai solusi pendanaan UMKM yang mudah. Fitur ini menjadi solusi bagi UMKM untuk mendapatkan dana segar hingga Rp2 miliar.
Langkah ini dilakukan karena memang pendanaan untuk modal usaha kerap menjadi masalah utama bagi para pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Kehadiran fitur PO Financing merupakan hasil kolaborasi PaDi UMKM dengan Investree, salah satu platform fintech-marketplace lending ternama di Indonesia.
Sebagai marketplace business to business (B2B) unggulan milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), PaDi UMKM yang berada di bawah payung Leap-Telkom Digital (Leap) berupaya mengakomodasi permintaan dan kebutuhan pendanaan UMKM di Indonesia.
Pasalnya, lembaga konsultan EY Parthenon Indonesia memproyeksikan total kebutuhan pembiayaan UMKM nasional pada 2026 akan mencapai Rp4.300 triliun. Fitur PO Financing menjadi solusi bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman produktif hanya dengan dokumen pre-order aktif.
“Melalui PaDi UMKM, Telkom berupaya membantu UMKM di Indonesia naik kelas. Caranya dengan membantu UMKM menjangkau pasar-pasar baru, menjembatani UMKM bertransaksi dengan BUMN, serta memberikan solusi permodalan yang mudah dan syaratnya gak ribet,” kata Muhamad Fajrin Rasyid, Direktur Digital Business Telkom.
Melalui fitur PO Financing, pelaku usaha dapat memperoleh pinjaman produktif hingga Rp2 miliar dengan masa tenor 7-90 hari.
Fitur ini menunjukkan komitmen PaDi UMKM dalam mendukung pelaku UMKM untuk terus eksis dan produktif di pasar digital.
Namun hal tersebut tidak akan memberatkan pelaku usaha karena pengajuan pinjaman tersebut cukup mudah, hanya dengan menunjukkan nomor PO yang sudah tercatat di PaDi UMKM dan dapat dikembalikan saat pesanan yang diprosesnya terbayar (disbursement).
Sebelumnya, PaDi UMKM juga telah menyediakan solusi permodalan melalui fitur Invoice Financing yang sangat membantu UMKM dalam menjalankan bisnis yang berkaitan dengan sistem pembayaran tempo.
Melalui fitur ini pelaku usaha dapat mengajukan pinjaman produktif di fitur Invoice Financing cukup dengan invoice aktif yang belum jatuh tempo.
Hingga saat ini, tercatat sudah lebih dari 2.200 pengajuan permodalan di fitur Invoice Financing PaDi UMKM, dengan total dana yang disalurkan kepada pelaku UMKM lebih dari Rp68 miliar.
Hal ini membuktikan bahwa pinjaman tersebut sangat ramah bagi pelaku usaha, karena dapat terus produktif sembari menunggu pembayaran pesanan yang sedang diproses, dengan bunga yang dikenakan hanya 1- 1,5% per bulan sehingga tidak akan membebani pelaku usaha.
Pengajuannya pun cukup mudah, tidak perlu menggunakan jaminan, cukup dengan menunjukkan invoice aktif yang tercetak di platform PaDi UMKM.
UMKM merupakan salah satu penopang utama perekonomian bangsa. Berbagai solusi yang diberikan oleh PaDi UMKM sebagai platform unggulan dari Leap Telkom Digital.
Tujuannya untuk menyejahterakan UMKM sehingga memberikan stimulus positif bagi ekonomi Indonesia. Gross Merchandise Value (GMV) PaDi UMKM sepanjang tahun ini sudah lebih dari Rp4,4 triliun. (Icha)
Telko.id – Bincang UKM digelar untuk memperkenalkan manfaat XL Satu Biz oleh XL Axiata Business Solutions kepada masyarakat pelaku bisnis UKM di berbagai kota, salah satunya di Makassar, Sulawesi Selatan.
Kali ini, di Kota Angin Mamiri tersebut, XLABS menggelar acara #BincangUKM dengan tema “Berbagi Rahasia Sukses Membangun Usaha.
“Menurut data dari Kominfo hanya satu dari tiga UKM di Indonesia yang sudah mendigitalisasikan bisnisnya, oleh karena itu XL Axiata melalui XLABS ingin mendampingi dan membantu tranformasi digital untuk berbagai usaha UKM,” kata Yessie D. Yosetya, Direktur & Chief Enterprise Business & Corporate Affairs Officer XL Axiata.
XL Axiata menganggap bahwa transformasi digital dan memahami bahasa digital ini dirasa penting, karena dapat scaling up, meningkatkan keuntungan dan mempercepat adaptasi dengan semakin majunya teknologi digital di dunia usaha.
Acara #bincangUKM ini adalah event roadshow yang diselenggarakan dari kota ke kota yang menghadirkan pengusaha-pengusaha sukses di bidangnya.
Khusus acara di kota Makassar dilatar belakangi karena menjamurnya usaha Coffee Shop atau warung kopi. Selain di Kota Makassar, acara ini sudah dilaksanakan di 4 Kota, antara lain di Medan, Bandung, Jakarta, dan Semarang.
Dan kedepannya masih banyak kota di Indonesia yang akan dikunjungi dengan tujuan yang sama yaitu membantu digitalisasi UKM untuk scale up.Dengan berlangganan XL SATU BIZ setidaknya Setengah dari persiapan bisnis anda terselesaikan sehingga anda bisa fokus untuk operasional lainnya.
Dengan menghadirkan pembicara pelaku bisnis UKM Makassar, yaitu Founder Kopi Chuseyo, Daniel Hermansyah dan tokoh kopi legendaris di Makasar, Daeng Sija, acara #BincangUKM diikuti oleh masyarakat pelaku UKM di Makassar dan sekitarnya.
Kedua pembicara memaparkan kiat-kiat membangun bisnis yang pernah mereka lakukan hingga mampu mencapai keberhasilan saat ini. Mereka juga mengakui perlunya digitalisasi untuk mengelola dan mengembangkan bisnis UKM di era yang serba digital seperti sekarang.
Seperti yang masyarakat Makassar ketahui, Kopi Chuseyo dengan konsep toko kopi yang cukup kreatif berkonsep K-pop, menjadi tempat para fans Kpop berkumpul.
Sementara itu, tokoh perkopian di Makasar yaitu Daeng Sija, saat ini memiliki lebih dari 70 cabang kedai kopi di seluruh Indonesia. Seperti di berbagai kota besar di Indonesia, Kota Makassar dewasa ini telah menjamurnya usaha Coffee Shop atau kedai kopi.
Tingkatkan produktivitas UKM
Dengan menggunakan paket XL Satu Biz, pengelola UKM dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis dalam satu kemudahan serta setengah dari pekerjaan dalam membuka usaha sudah teratasi.
XL Satu Biz sendiri menawarkan manfaat berupa akses internet WiFi berkecepatan tinggi sampai dengan 300Mbps.
Kuota yang diberikan paket khusus UKM ini juga besar, yaitu hingga 100GB, yang bisa dibagikan ke 10 karyawan, serta gratis berlangganan Majoo.
Majoo adalah aplikasi wirausaha untuk membantu mengelola bisnis lebih mudah, yang di dalamnya terdapat banyak fitur, layanan, dan berbagai kelebihan lainnya untuk UKM.
Saat ini, tersedia dua pilihan paket XL Satu Biz yang bisa pelanggan UKM miliki, yaitu paket XL Satu Biz Starter, dan XL Satu Biz Prime.
Masing-masing paket memberikan manfaat kecepatan akses internet, hingga kuota data bersama yang bisa dibagi ke sejumlah nomor prabayar XL.
Pelanggan juga akan mendapatkan gratis menelepon, dan kirim SMS ke sesama pelanggan XL dan AXIS, serta akses ke aplikasi Majoo. Selain itu, harga berlangganan sudah termasuk router WiFi dan instalasi perangkat yang diperlukan. (Icha)
Telko.id – Lenovo Indonesia kini memperluas cakupan semangat Create with Lenovo melalui rangkaian roadshow bertajuk “Lenovo Future Creator”, yang menargetkan universitas terkemuka di 3 kota dan komunitas di 5 kota di Indonesia.
Dengan fokus pada penyajian solusi melalui teknologi Lenovo yang memberikan manfaat bagi semua, ‘Lenovo Future Creator’ bertujuan untuk mendorong kreativitas dan keterampilan mendalam pada pembuatan konten berkualitas.
Acara ini telah sukses dilaksanakan di kota Surabaya (18 November), Malang (19 November), dan Yogyakarta (25 November) yang dihadiri oleh ratusan peserta, dan akan berlanjut ke kota, Semarang (9 – 10 Desember), dan Bali (16 Desember).
“Dalam rangka menjalankan komitmen mendalam terhadap kreativitas lokal, Lenovo Indonesia mempersembahkan serangkaian roadshow ‘Lenovo Future Creator’. Kami percaya bahwa dengan teknologi terkini yang kami hadirkan, setiap individu memiliki potensi untuk menciptakan konten berkualitas,” kata Santi Nainggolan, Consumer Segment Lead Lenovo Indonesia.
Lenovo Future Creator ini menurut Santi bukan hanya sekadar solusi, tetapi juga merupakan platform networking yang bermanfaat. Di samping mempertemukan para ahli dalam bidangnya, acara ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan dan ilmu baru.
Ia pun yakin bahwa kreativitas tidak terbatas, dan Lenovo Future Creator menjadi wadah yang memungkinkan kolaborasi dan pertumbuhan bersama dengan bantuan teknologi Lenovo.
Serangkaian roadshow ini menyasar pada mahasiswa dan komunitas yang memiliki semangat tinggi dalam pembuatan konten yang berkualitas.
Dimana Lenovo Future Creator akan menyambangi berbagai universitas terkemuka di Indonesia termasuk Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Multimedia Nusantara dan Universitas Pelita Harapan di Jakarta.
Selain itu, terdapat juga beberapa komunitas dari ke-5 kota yang ikut berpartisipasi dalam perjalanan Lenovo Future Creator, komunitas yang bergerak di dunia kreatif seperti animasi, desain, dan writer.
Semua peserta yang menghadiri acara ini akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti beragam workshop dengan tema menarik, diantaranya; Art and Design, Gaming, dan Comic Illustration and Animation, yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, dengan memanfaatkan teknologi demi menghasilkan konten berkualitas.
Rangkaian teknologi terkini Lenovo seperti Ideapad Pro 5i, Yoga Pro 7i, Legion Pro 5i, Yoga 9i Convertible dan juga LOQ dihadirkan dalam roadshow ini dengan tujuan memaksimalkan pengalaman kreatif di Lenovo Future Creator.
Setiap produk didesain secara khusus untuk memberikan solusi inovatif dalam dunia konten kreatif, menghadirkan performa andal yang luar biasa.
Ideapad Pro 5i hadir dengan prosesor canggih, menjamin kelancaran pengguna dalam menjalankan aplikasi dan software yang diperlukan dalam proses kreatif.
Laptop ini menjadi penunjang utama dalam menciptakan konten berkualitas dengan efisiensi yang tinggi. Yoga Pro 7i membawa desain sleek dan layar fleksibel yang memberikan pengguna kemampuan untuk mengeksplorasi berbagai mode penggunaan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Dengan tampilan layar yang jernih dan memukau, Yoga Pro 7i menciptakan pengalaman visual yang luar biasa dalam proses pembuatan konten.
Sedangkan Legion Pro 5i hadir sebagai solusi lengkap untuk kebutuhan gaming dan konten yang lebih intensif.
Dengan grafis yang kuat dan performa tinggi, Legion Pro 5i menawarkan kecepatan dan ketangguhan yang diperlukan untuk menghasilkan konten yang memukau, terutama dalam lingkungan yang menuntut performa maksimal.
Yoga 9i Convertible yang didukung dengan tampilan stylish yang premium dapat digunakan dalam berbagai mode menjadikan Yoga 9i dapat menjadi produk yang relevan dengan gaya saat ini, layar OLED di resolusi 4K dan juga pena stylus dapat memaksimalkan untuk pembuatan desain maupun konten.
Sedangkan LOQ 15IRH8 yang dapat melampaui batas dari PC gaming entry-level di kelasnya, selain itu kipas berkecepatan tinggi yang mampu memastikan pendinginan ketika sedang digunakan untuk bermain game.
Seluruh rangkaian laptop Lenovo kini telah ditingkatkan dengan dukungan teknologi terbaru dari Intel. Laptop-laptop ini telah diperkuat dengan kehadiran Intel EvoTM, sebuah standar baru untuk laptop kelas atas yang menggabungkan performa canggih dengan desain yang ringkas, menjamin kinerja powerful dan portabilitas yang unggul.
Lenovo juga mengintegrasikan Intel UnisonTM, sebuah platform inovatif yang dirancang untuk menghubungkan dan menyinkronkan perangkat dengan cepat dan mudah.
Dengan kemampuan transfer data yang efisien dan berbagai fitur unggul lainnya, platform ini memberikan pengalaman pengguna yang mulus.
Dalam roadshow ini, Lenovo Future Creator bukan sekadar acara demonstrasi, melainkan kesempatan langka bagi peserta untuk langsung merasakan bagaimana teknologi terkini dari Lenovo dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas mereka dalam pembuatan konten berkualitas.
“Dengan Lenovo Future Creator, kami tidak hanya memberikan solusi inovatif bagi komunitas dan content creator, tetapi juga membentuk wadah kolaborasi dan pertumbuhan bersama,” ujar Santi menambahkan.
Ia pun yakin bahwa kreativitas tanpa batas, dan Lenovo Future Creator hadir sebagai platform yang memungkinkan setiap individu menggali potensinya dalam menciptakan konten berkualitas.
“Mari bersama-sama menginspirasi dan mewujudkan visi kreatif kita,” tutup Santi Nainggolan. (Icha)
Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melanjutkan komitmennya memberdayakan masyarakat Indonesia lewat pelatihan cybersecurity (keamanan siber) pada program IDCamp.
Program digelar bersama Cisco sebagai mitra strategis. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani pada September 2023 silam.
Pelatihan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Indosat di pilar Pendidikan Digital ini mengawali langkah Perusahaan dalam bulan memberikan kembali kepada masyarakat.
Pada pelatihan ini terdapat tiga program unggulan mulai dari Introduction to Cybersecurity, Networking Basic, hingga Networking Devices and Initial Configuration.
Pelatihan ini akan membekali peserta dengan peranan awal seperti sebagai Analis atau Teknisi Cybersecurity dan Help Desk Support. Nantinya keahlian tersebut akan disertifikasi dengan sertifikat CybersecurityCisco Certified Support Technician (CCST).
“Di era digital ini, cybersecurity bukan lagi pilihan, melainkan suatu keharusan. Inisiatif ini merupakan bentuk kontribusi Indosat Ooredoo Hutchison mempersiapkan talenta digital yang tidak hanya mumpuni tetapi juga relevan dalam menghadapi ancaman keamanan yang terus berkembang,” kata Steve Saerang, SVP – Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison.
Ia pun memercayai bahwa investasi dalam talenta digital yang ahli dalam hal cybersecurity adalah langkah strategis yang krusial untuk mempercepat digitalisasi di Tanah Air.”
Inisiasi pelatihan ini tak lepas dari situasi keamanan siber saat ini. Menurut data yang dirilis oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), tercatat jumlah kasus cyberattack (serangan siber) yang terjadi di Indonesia mencapai 361 juta sepanjang tahun 2023.
Dengan situasi ini, kebutuhan akan talenta digital yang ahli dalam hal cybersecurity menjadi sangat mendesak.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) merilis setidaknya akan membutuhkan 245 juta ahli digital secara global, dan Indonesia sendiri memiliki target dapat menghasilkan setidaknya sembilan juta orang talenta digital muda pada tahun 2030.
“Dengan fokus pada pendidikan keterampilan cybersecurity yang kritis saat ini, kami berharap dapat membuka pintu bagi pengalaman dan peluang baru bagi generasi muda Indonesia,” kata Joseph Lin, Head of Global Partner Strategies and Planning, Corporate Affairs Cisco.
Program inklusif ini diharapkan menghasilkan talenta digital muda Indonesia yang mampu mewujudkan peluang tanpa batas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air.
Pelatihan yang menjadi kelas terbaru IDCamp dari Indosat dan Cisco ini juga dapat diikuti oleh peserta IDCamp 2023 yang saat ini berjumlah lebih dari 90 ribu developer, dengan mengakses Learning Path Cybersecurity di website IDCamp.
Kolaborasi strategis dari Indosat dan Cisco ini memiliki target yang lebih luas dengan berencana melatih 50 ribu peserta melalui program IDCamp pada tahun pertama, sehingga dapat ditingkatkan menjadi 200 ribu peserta dalam tiga tahun ke depan.
“Dengan hadirnya pelatihan cybersecurity ini, kami berharap dapat membantu menekan kejahatan siber di Indonesia. Hal ini juga menjadi bagian dari tujuan besar Indosat Ooredoo Hutchison untuk menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia melalui bidang pendidikan digital,” tutup Steve. (Icha)