spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1654

Ririek Adriansyah: Spektrum nya Mana?

0

Telko.id – Jika dibandingkan dengan operator lain, memang Telkomsel memiliki ‘darah segar’ paling banyak untuk membangun jaringan. Jadi wajar, jika dengan cepat dan mudah, operator ini membangun jaringan 4G LTE. Namun, disisi lain Telkomsel membutuhkan penambahan spectrum. Persis seperti yang diinginkan juga oleh operator lain. Maklum, spectrum ini adalah ‘urat nadi’ dari operator. Tanpa spectrum tidak bisa melakukan pengembangan bisnis.

Kebutuhan Telkomsel ini juga didorong juga dengan jumlah pelanggan yang kini sudah mencapai 152 juta. Jika ingin memberikan layanan yang nyaman dan terbaik maka penambahan spectrum ini menjadi sangat mendesak. “Kami sudah menjawab kebutuhan negeri. Spektrum nya mana?” ujar Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel ‘bertanya’ yang ditujukan pada pemerintah saat mengumumkan Telkomsel 4G Nation. “Jika saja spectrum diberikan pada Telkomsel pada tahun lalu, kita bisa mempercepat program Indonesia Mobile Broadband lebih cepat 2 tahun,” sahut Ririek. Sayang, spectrum belum dilelang juga.

“Pemerintah saat ini masih melakukan penggodokan untuk tata cara lelang spectrum 2.1 GHz dan 2.3 GHz,” ujar Titon Dutono, anggota BRTI menjelaskan. Rencananya, yang akan lebih dahulu di lelang adalah 2.1 Ghz. Lelang itu rencananya akan dilakukan pada akhir 2016 atau awal 2017. Untuk frekuensi 2.1 Ghz yang akan dilelang adalah 10 Mhz. Sedangkan 2.3 GHz adalah 30 Mhz.

Selain itu, pemerintah juga sudah mulai ‘membersihkan’ frekuensi 700 Mhz yang saat ini masih digunakan oleh stasiun televise. Dalam perencanaanya, frekuensi ini baru akan bersih pada tahun 2018. Dan slot yang dapat dilelang sebesar 112 Mhz. Sebagai informasi, frekuensi 700 Mhz ini adalah frekuensi yang terbaik untuk menggelar 4G LTE karena dengan teknologi ini, jangkauan satu BTS akan lebih luas dibandingkan pada frekuensi lainnya. Jadi, operator tidak perlu terlalu banyak membangun BTS, tetapi sudah bisa menjangkau area yang luas dan bisa menjangkau hingga basement, maupun gedung.

Bagi Telkomsel, lelang spectrum yang tata cara apapun memang tidak masalah. Apalagi jika pemerintah memutuskan untuk dilakukan dengan beauty contest. Artinya, setiap operator yang berminat akan mengajukan sejumlah dana untuk spectrum yang ditawarkan. Tapi, operator lain, yang notabene, ‘darah segar’ nya tidak banyak, cara ini tentu akan sangat menyulitkan karena sudah pasti tidak akan mampu mengajukan dana yang cukup ‘besar’ atau sebanding dengan telkomsel yang ajukan. (Icha)

 

Penetrasi 4G Telkomsel Tertinggi di Wilayah Jabotabek & Jabar

0

Telko.id – Wilayah Jabodetabek memang memiliki respon yang luar biasa. Bukan apa-apa, jaringan 4G LTE tidak mungkin bisa optimal jika ekosistem tidak mendukung. Ekosistem selain network adalah device dan aplikasi, yang sering disebut dengan ekosistem DNA.

Nah, wilayah jabodetabek ini, penetrasi smartphone yang sudah memungkinkan beroperasi di jaringan 4G ini paling tinggi dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia. Itu sebabnya, pada jaringan Telkomsel pun, wilayah ini memiliki share paling besar.

“Selain Kota Jakarta yang telah ter-cover 4G LTE di hampir seluruh wilayahnya, Telkomsel juga mulai fokus untuk mematangkan terciptanya ekosistem layanan 4G LTE di wilayah penyangga Jakarta dan Bandung, seperti Tangerang, Bekasi, Karawang, Tasikmalaya, Cirebon dan Sukabumi” ujar Executive Vice President Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Venusiana Papasi menjelaskan.

Venusiana menambahkan, mengikuti kota Jakarta, pelanggan Telkomsel di wilayah lain kini mulai melakukan migrasi ke layanan 4G LTE, terutama didukung dengan tingkat penetrasi penyebaran device 4G LTE dengan harga yang lebih terjangkau. Hal ini telah diantisipasi manajemen Telkomsel Area Jabotabek Jabar dengan memastikan titik layanan pelanggan seperti GraPARI selalu siap membantu proses migrasi kartu pelanggan ke uSIM 4G.

Selain itu, Telkomsel juga melakukan outbond call ke seluruh pelanggan yang terdeteksi menggunakan device 4G LTE, namun belum menggunakan uSIM 4G LTE, lalu menyediakan layanan antar kartu uSIM tersebut langsung ke pelanggan, gratis tanpa biaya dan ganti nomor.

Saat ini, jumlah penetrasi layanan 4G LTE, khususnya di wilayah Jabotabek meningkat pesat sejak pertama kali diperkenalkan awal tahun 2015 lalu. Hal ini terlihat dari pertumbuhan tingkat kunjungan pelanggan ke GraPARI dan melakukan migrasi kartu uSIM 4G.

Selain perluasan jangkauan layanan 4G LTE, guna memberikan pengalaman yang lebih bagi pelanggan dalam menikmati layanan mobile broadband 4G LTE, Telkomsel juga telah menerapkan teknologi terbaru menggunakan spektrum 1800Mhz dengan penggunaan bandwith 15Mhz dan 20Mhz di sejumlah titik potensial di wilayah Jabotabek, seperti di pusat perbelanjaan, tempat wisata dan titik transit massal, seperit terminal, stasiun dan bandara. (Icha)

 

Jaringan 4G LTE Telkomsel Kini Sudah di 100 Kota Kabupaten

0

Telko.id – Berdasarkan klaim dari setiap operator, memang Telkomsel yang paling banyak dan cepat menggelar jaringan 4G LTE. Kini, operator yang memiliki 152 juta pelanggan ini sudah memiliki BTS 4G atau sering disebut dengan Node B di 100 kota kabupaten. Itu sebabnya, operator ini berani menyebut Telkomsel 4G Nation. Mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, kawasan Bali dan Nusa Tenggara serta Papua.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, “Kami konsisten untuk menghadirkan layanan 4G LTE yang terbesar dan terluas dengan kualitas yang sesuai harapan pelanggan. Berbagai upaya peningkatan kualitas terus kami lakukan, termasuk memperluas ketersediaan layanan, di mana kini Telkomsel 4G LTE sudah bisa dinikmati di lebih dari 100 kota kabupaten di Indonesia.”

Ririek menekankan, bahwa Telkomsel serius membangun layanan 4G LTE di Indonesia guna memberikan pengalaman mobile digital lifestyle terbaik bagi pelanggan. Selama kuartal I 2016 (dibandingkan periode sama di 2015), layanan ini mendapatkan respon yang positif dari masyarakat dimana tingkat pertumbuhan penggunanya berlipat hingga 12 kali. Saat ini pun pelangan 4G di jaringan Telkomsel telah mencapai angka 5 juta, dan diharapkan hingga akhir tahun 2016 Telkomsel dapat melayani 12 juta pelanggan 4G LTE.

“Dalam menggelar jaringan 4G, kami selalu memastikan bahwa layanan ini dapat dinikmati sekitar 80 persen dari wilayah digelarnya jaringan, sehingga konektivitas pelanggan dengan layanan Telkomsel 4G LTE tetap terjaga pada saat beraktivitas baik di lokasi indoor maupun outdoor,” jelas Ririek.

Bahkan ketika tidak memperoleh sinyal 4G, pelanggan tetap dapat nyaman Internet-an dengan layanan 3G Telkomsel yang handal melalui seamless experience. Layanan hasil kolaborasi Telkomsel dengan Telkom berupa WiFi dengan teknologi 802.11n (setara 4G) ini berfungsi untuk melengkapi coverage Telkomsel 4G LTE, terutama yang berada di kawasan dalam ruangan.

Telkomsel 4G LTE juga merupakan layanan 4G pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan International Roaming, dimana hal ini akan mendukung mobilitas pengguna layanan dari dan menuju Indonesia, karena Telkomsel telah bekerjasama dengan 42 mitra operator dari sekitar di 5 benua untuk International Roaming 4G LTE.

Untuk kenyamanan pelanggan agar dapat segera menikmati layanan 4G LTE, dalam melakukan migrasi SIM ke USIM (Simcard 4G), Telkomsel didukung oleh jaringan pelayanan (GraPARI) yang luas dan tersebar di berbagai lokasi di Indonesia. Selain itu terdapat juga inovasi self-migration yang memudahkan pelanggan migrasi dari SIM ke USIM tanpa harus datang ke GraPARI, hanya dengan membeli kartu perdana.

Bertepatan dengan peluncuran ini, untuk memperkenalkan layanan 4G LTE ke lebih banyak lagi masyarakat, Telkomsel juga mengadakan eksebisi sales activity ‘Telkomsel 4G Nation’ antara tanggal 15-17 April 2016 di 23 kota, yaitu di Banda Aceh, Padang, Palembang, Lampung, Karawang, Jakarta, Bandung, Bekasi, Tasikmalaya, Banyumas, Solo, Semarang, Kediri, Jember, Pontianak, Samarinda, Palu, Kutai Kartanegara, Ambon, Sorong, Timika, Merauke, dan Jayapura. (Icha)

 

 

Ryan Reynolds Jadi ‘Aktor Utama’ dalam Iklan Terbaru British Telecom

0

Telko.id – Pecinta film Deadpool atau Green Lantern tentu tidak asing lagi dengan Ryan Reynolds. Baru-baru ini, aktor Hollywood itu terpilih untuk menjadi ‘bintang utama’ dalam iklan TV terbaru British Telecom (BT).

Reynolds, yang menikah dengan bintang Gossip Girl Blake Lively, akan mempromosikan layanan broadband 52MB BT, Infinity.

Iklan ini merupakan bagian dari “Behind the Scenes” kampanye BT yang memparodikan penciptaan iklan. Iklan ini sendiri dibuat oleh agensi AMV BBDO. Demikian dilaporkan The Guardian, Senin (18/4).

BT1

Iklan yang diberi judul “Faster” ini menampilkan aktor berusia 39 tahun itu mengendarai mobil mewah dan tiba di sebuah rumah, kemudian memberitahu pemirsa bahwa dalam kehidupannya yang sibuk ia membutuhkan layanan broadband yang cepat.

Dan Ramsay, Direktur Pemasaran di BT Consumer sendiri mengaku paham betul bahwa kecepatan menjadi hal yang sangat penting bagi pelanggannya.”Kami ingin untuk mencerminkan ini dengan cara yang lucu dan menghibur,” katanya.

Selain Ryan Reynolds, beberapa bintang lainnya yang juga pernah tampil di iklan BT adalah aktor Willem Dafoe, Ewan McGregor dan Rebel Wilson, serta pesepakbola Gareth Bale dan Rio Ferdinand.

Kampanye televisi yang ditayangkan pada 16 April lalu ini didukung oleh 360 kampanye yang kuat termasuk media digital dan sosial dengan aktivitas di halaman Facebook, Twitter dan YouTube BT.

Thailand Pilih Bulan Mei untuk Jual Kembali Spektrum 900 MHz

0

Telko.id – Menyusul kegagalan operator Jas Mobile untuk memenuhi deadline pembayaran spektrum yang dimenangkannya pada Desember lalu, belum lama ini proses lelang ulang spektrum di Thailand kembali diumumkan. Pemerintah menegaskan bahwa lelang spektrum 900-MHz untuk layanan 4G akan berlangsung pada 27 Mei.

Hal ini sebagaimana diperintahkan penguasa militer Thailand, yang menginstruksikan regulator telekomunikasi untuk menggelar kembali lelang spektrum yang tersisa.

Lelang ini akan memungkinkan negara untuk mengalokasikan lisensi 900-MHz yang dimenangkan oleh Jas Mobile dalam lelang bulan Desember, tetapi kemudian dibatalkan, karena operator tersebut gagal memenuhi batas waktu pembayaran.

AIS, sebagai operator pesaing memang kemudian menawarkan diri untuk membeli lisensi yang bersangkutan seharga 75.65 miliar bath atau setara € 1.9 miliar). Namun regulator lebih memilih untuk melakukan lelang ulang, dan memberikan kesempatan pada semua operator Thailand untuk menawar.

NBTC awalnya berencana untuk melelang kembali gelombang udara pada 24 Juni, tetapi pemerintah enggan untuk menunggu. Jendral Prayuth Chan-o-cha, perdana menteri dan pemimpin Dewan Nasional untuk Perdamaian dan Ketertiban (NCPO), nama junta yang berkuasa, belum lama ini menandatangani perintah untuk memajukan penjualan sebulan sebelumnya, lapor The Nation.

Masih menurut surat kabar yang sama, seperti dilansir Total telecom, Senin (18/4), perintah yang sama ditujukan pada AIS untuk menutup layanan mobile 2G-nya, yang berjalan pada spektrum 900-MHz. Kini mereka hanya memiliki waktu sampai 30 Juni atau tanggal di mana NBTC memberikan lisensi 900-MHz untuk pemenang tender.

4G Sprint Kini Sudah di Tiga Frekuensi

0

Telko.id – layanan Sprint LTE Advanced berhasil melakukan carrier aggregation spektrum 800 MHz, 1,9 GHz dan 2,5 GHz band, serta mengklaim carrier kedua di 2,5 GHz ditambahkan pada New York City

Sprint mengatakan spektrum-infused pada layanan “LTE Plus”  telah diperluas untuk 191 pasar, termasuk ketersediaan baru di New York City.

Jaringan yang telah diluncurkan dengan nama LTE Advanced pada bulan November lalu, menggunakan kepemilikan spektrum Sprint di frekuensi 800 MHz, 1,9 GHz dan 2,5 GHz untuk meningkatkan cakupan dan kapasitas. Sprint mengklaim kontribusi dari kolaborasi spektrum tersebut dapat menghasilkan kecepatan jaringan puncak lebih dari 100 megabit per detik, keandalan yang lebih baik karena penggunaan tiga band spektrum dan perangkat hardware dalam bentuk teknologi antena cerdas dirancang untuk memperluas sinyal sel untuk menunjang coverage dari spektrum 2,5 GHz.

Namun, pelanggan juga harus memiliki perangkat yang kompatibel dengan berbagai band untuk melihat manfaat jaringan penuh, tapi seleksi yang telah terus tumbuh termasuk produk iPhone terbaru dan smartphone Galaxy terbaru dari Samsung digadang-gadang dapat memenuhi standar kompatibilitas dari jaringan milik Sprint.

Khusus untuk New York City, Sprint mengatakan telah menghidupkan saluran 2,5 GHz kedua di lebih dari 900 situs sel di seluruh kota dengan mengklaim dua kali lipat kecepatan jaringan dan kapasitas di wilayah tersebut, seperti dilaporkan oleh RCRWireless (18/4).

Bukan hanya itu, Sprint juga mengatakan telah menandatangani kontrak untuk menyelesaikan tujuh fase dari 279 stasiun bawah tanah dalam proyek kereta bawah tanah New York City, dengan penyebaran LTE dalam program yang ditetapkan untuk selesai pada tahun 2017 mendatang.

Sekadar informasi, pada awal tahun ini, Sprint telah menunjukkan jaringan operator yang menyediakan kecepatan download lebih cepat dibandingkan dengan pesaing mereka seperti Verizon Wireless, AT & T Mobility dan T-Mobile AS. Pengujian dilakukan selama tiga bulan terakhir di tahun 2015, dengan mengklaim 75 juta aktivitas unduh dari perangkat yang mewakili lebih dari 270 juta pelanggan potensial tertutup. Sprint mengklaim jaringan LTE mencakup sekitar 270 juta, sementara para pesaingnya yang lebih besar semua sekarang mengklaim lebih dari 300 juta pelanggan tercover oleh jaringan LTE mereka masing-masing.

CTO Sprint, John Saw berpendapat bahwa tidak seperti pengujian jaringan dari perusahaan lain, yang kebetulan mengklaim kinerja jaringan unggul dari saingan Sprint, pengujian Nielsen “menggunakan data yang bersumber dari pengguna untuk mengukur kinerja jaringan aktual dan pengalaman pelanggan nyata.” Ujarnya mengomentari data Nielsen.

Saingi Smartfren, Bolt! Juga Hadirkan Promo ‘True Unlimited’

0

Telko.id – Salah satu pemain dalam konektivitas 4G di Indonesia yakni Bolt! Nampaknya mengikuti kompetitornya yakni Smartfren dalam menghadirkan paket unlimited tanpa FUP (Fair Usage Policy).

Berdasarkan penawaran paket melalui surel yang diterima tim Telko.id, Bolt menghadirkan paket yang mereka beri nama ‘ULTRA UNLIMITED’ yang mana pada penawaran awalnya, hanya pelanggan terpilih saja yang berhak mendapatkan harga promosi.

Sekadar informasi, Bolt! ULTRA UNLIMITED adalah layanan Pascabayar (Postpaid) Real Unlimited sepuasnya dari BOLT! tanpa Fair Usage Policy (FUP), tanpa batasan waktu dengan kecepatan hingga 20Mbps untuk download serta 5Mbps untuk Upload speed nya.

Mengenai tarif promo, Bolt! mematok harga yang cukup fantastis untuk paket baru nya ini, sampai dengan bulan April 2016, Bolt! mematok harga Rp. 249.000,- dengan tarif normal mereka mencapai Rp. 399.000,- perbulannya.

Berbeda dengan Smartfren, yang menawarkan tarif promo hanya Rp. 75.000,- sampai dengan bulan ini, serta Rp.300.000,- untuk tarif normal. Tarif Bolt! tersebut dirasa cukup mahal.

Untuk proses migrasi paket, pelanggan yang diberikan blast email promo paket ini diharuskan untuk mengunjungi Bolt! Zone terdekat, guna melakukan aktivasi dari paket unlimited ini.

Namun, walaupun unlimited, nyatanya paket ini dipenuhi dengan berbagai syarat dan ketentuan, seperti :

  • Penawaran ini  khusus hanya bagi pelanggan yang terundang.
  • Proses berlangganan BOLT! Ultra Unlimited hanya dapat di lakukan di BOLT! ZONE dan membayar biaya deposit (jika ada).
  • Harga paket BOLT! Ultra Unlimited yang berlaku hingga akhir April 2016 adalah Rp. 249.000/bulan.
  • Pembayaran bulanan wajib menggunakan Auto Debet Kartu Kredit.
  •  Penawaran paket BOLT! Ultra Unlimited ini hanya berlaku bagi pelanggan retail.
  • Penggunaan paket Ultra Unlimited tidak dianjurkan untuk layanan peer to peer.
  • Untuk menjaga kualitas layanan, BOLT! berhak untuk melakukan pengawasan dan melakukan tindakan yang diperlukan terhadap penyalahgunaan akses internet, seperti penggunaan untuk kepentingan komersial dll.
  • Kecepatan maksimum layanan adalah Upload Up to 5Mbps dan Download Up to 20Mbps.
  • Untuk syarat dan ketentuan selengkapnya hubungi Bolt! Care di 1500 595 (PSTN) atau 021-2559 6595 (Telepon Seluler) atau kunjungi BOLT! Zone.

Bagi anda pengguna Bolt! yang merasa mendapatkan email ini dan ingin mencoba paket baru tersebut, silahkan kunjungi Bolt! zone terdekat di beberapa wilayah seperti

Jabodetabek

  • BOLT! Zone Plaza Semanggi, Lantai 1 unit 007 (Ruko Sebelah Okeshop), 10.00 – 21.00 WIB
  • BOLT! Zone Kemang Village, Lantai UG No. OD – 07 (Area Avenue of the star), 10.00 – 21.00 WIB
  • BOLT! Zone Pluit Village, Lantai 3 No. 37 – 38 (Area Gadget Store), 10.00 – 21.00 WIB
  • BOLT! Zone Bogor, Jl. Raya Padjajaran No. 89D (Ruko Sebelah Raja Inn), Bogor, 09.00 – 20.00 WIB
  • BOLT! Zone Depok Town Square, Lt. 2 SS 28 No. 1 – 2, Jl. Margonda Raya No.1, Pondok Cina, Depok, 10.00 – 21.00 WIB
  • BOLT! Zone Gajah Mada Plaza, Lt. Ground No. 110, Jl. Gajah Mada No. 19 – 26, Jakarta 10130, 10.00 – 21.00 WIB
  • BOLT! Zone Cibubur Junction, Cibubur Junction,JL.Jambore No1. Lt 2 No 54 Jakarta Timur, 10.00 – 22.00 WIB
  • BOLT! Zone WTC Matahari Serpong, WTC Matahari Serpong , Lt 3 Unit TC 1 No. 3-2, 10.00 – 21.00 WIB
  • BOLT! Zone Grand Mall Bekasi, Lt. 1 Unit K1 No. 7, 10.00 – 21.00 WIBBOLT! Zone Metropolis Town Square, SD1 No 5 & 6, 10.00 – 21.00 WIB
  • BOLT! Zone Lippo Mall Puri, Lt.2 Unit 49 Jl. Puri Indah Raya Blok U1, Puri Indah CBD, Kembangan Jakarta Barat 11610, 10.00 – 21.00 WIB
  • BOLT! Zone Tamini Square, Lantai 2 (Area Food Court), 10.00 – 19.00 WIB

Medan

BOLT! Zone SUN PLAZA Medan, LT. 1A No.31 JL. KH. Zainul Arifin No.7 Medan, 10.00 – 21.00 WIB

Kominfo Cari Anak Muda Untuk Ciptakan Aplikasi Desa

0

Telko.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, meluncurkan program sayembara Solusi Desa Broadband Terpadu (SDBT) yang terbuka bagi para pemuda Indonesia. Program untuk memberikan solusi terpadu bagi masalah desa tertinggal ini diselenggarakan untuk mendapatkan gagasan-gagasan segar yang datang dari masyarakat sendiri, terutama kaum muda.

Program ini untuk memberikan solusi terpadu bagi masalah desa tertinggal dan menghimpun gagasan-gagasan segar yang datang dari masyarakat sendiri. Ini tentang kaum muda,” ujarnya seperti dilansir  dari laman resmi Kominfo (18/04).

Nantinya, para peserta ditantang untuk merumuskan solusinya dalam bentuk produksi video berisi gagasan pemecahan masalah yang ada pada desa-desa tertinggal (daftar desa dapat dilihat di  http://www.solusi.broadband-desa.go.id ). Video yang berdurasi tiga menit tersebut diproduksi atas gagasan sendiri dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku. Video harus diunggah ke platform Youtube. Panitia akan memilih 50 ide terbaik untuk diikutkan dalam babak improvisasi ide.

Setelah itu, akan disaring kembali dan dipilih finalis sebanyak 25 tim untuk mengikuti Bootcamp. Pada presentasi final, penyelenggara akan memilih enam aplikasi dengan solusi yang dianggap terbaik.

Rudiantara menyebutkan, program SDBT ini merupakan pengembangan dari aplikasi broadband teknologi di kota besar yang diterapkan di sekira 500 desa terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).

“Program itu dirancang secara komprehensif dan terintegrasi satu dengan yang lain atau secara ekosistem pendekatannya,” sebut pria yang kerap disapa Chief RA tersebut.

Bukan hanya itu, ia juga menuturkan harapannya agar program solusi desa tersebut nantinya bukan hanya sekadar sumbangan perangkat saja, atau aplikasi saja, tapi yang lebih penting adalah pendampingan, sebab aspek pendampingan sering dilupakan.

Adapun hadiah bagi pemenang aplikasi solusi terbaik adalah sebagai berikut:

  • Pembimbingan dengan mentor ahli dari berbagai bidang untuk penyempurnaan solusi.
  • Kesempatan melakukan benchmarking ke negara yang sudah sukses dalam pengembangan startup.
  • Kesempatan promosi aplikasi yang sudah dibuat melalui kerjasama pemerintah dan operator.

Facebook Seperti Perusahaan Telko Karena Solusi Ini

Telko.id – Facebook sedang menguji dua teknologi nirkabel yang lebih dekat dengan infrastruktur telekomunikasi tradisional dari beberapa ide yang lebih inovatif untuk menyebarkan coverage, perusahaan mengungkapkan hal tersebut pada acara  F8 Developer Event.

Salah satu dari dua sistem terestrial dimaksudkan untuk mengisi kesenjangan di daerah perkotaan yang padat, sementara yang lain adalah tentang menghubungkan pengguna off-net di negara-negara berkembang.

Seperti diketahui, perusahaan ‘Connectivity Lab’ biasanya dikaitkan dengan teknologi non-terestrial seperti drone, laser dan satelit, namun Facebook kini telah bergeser ke daerah yang biasanya ditempati oleh vendor telekomunikasi tradisional. Sekadar informasi, beberapa vendor telah menyatakan keraguan tentang inovasi Facebook tersebut. Berikut adalah dua inovasi yang dilakukan oleh Facebook, seperti dilaporkan oleh MobileWorldLive (18/4).

Terragraph

Sistem Terragraph Facebook beroperasi di bagian 60 GHz dari spektrum radio, yang juga dikenal sebagai V-band. band ini merupakan band unlicensed di banyak negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jerman, China, Korea Selatan dan Jepang. Hingga 7 GHz tersedia di band ini, dengan beberapa negara seperti Inggris mengusulkan untuk memperluas kapasitas yang tersedia sampai 14 GHz.

Terragraph didasarkan pada WiGig, sebuah peningkatan standar Wi-Fi, yang dirancang untuk meningkatkan bandwidth dalam ruangan. Sistem ini terdiri dari radio yang dirancang untuk elektronik konsumen yang mana pihak Facebook mengatakan bahwa mereka mengeluarkan biaya untuk gear telekomunikasi tradisional.

Konsep ini adalah untuk menempatkan node pada 200-250 interval meter di sekitar kota, di mana sistem dapat menawarkan cakupan terjangkau di kondisi non line-of-sight . Dengan blok besar flat, sistem Terragraph dapat dilampirkan ke luar dan terkait dengan jaringan Ethernet dalam gedung.

Proyek Aries

Inisiatif kedua adalah Proyek Aries, teknologi transmisi yang dirancang untuk menjadi spektral dan hemat energi. Ini merupakan upaya dari proof-of-concept yang menggunakan base station dengan 96 antena dalam penyebaran MIMO besar.

Sebuah studi Facebook baru-baru ini di 20 negara menemukan hampir 97 persen dari populasi dunia hanya berjarak 40 kilometer dari kota besar, kesimpulan yang mendorong raksasa sosial untuk dapat memberikan komunikasi bagi masyarakat pedesaan (atau semi-pedesaan) dari pusat kota, hal ini merupakan tujuan dari Proyek Aries.

Kedua teknologi sesuai dengan agenda konektivitas Facebook, salah satu tujuan utamanya selama dekade berikutnya yang dicanangkan oleh CEO Mark Zuckerberg pekan ini. Tujuan lainnya adalah penggunaan AI, khususnya untuk aplikasi utama dan Messenger; dan VR melalui perangkat keras seperti Oculus Rift headset dan memperbaiki user xperience di situs Facebook.

Pada subjek strategi ke depan, Facebook akan membangun unit baru yang disebut Building 8 untuk bekerja pada perangkat keras di berbagai bidang seperti AI dan VR. Facebook juga akan mempekerjakan ratusan staf dan memiliki investasi ratusan juta dolar. Ini akan dipimpin oleh Regina Dugan. Dugan adalah mantan kepala badan penelitian US DARPA.

Debut di Indonesia, HOOQ Sediakan Lebih dari 35.000 Jam Judul Film

0

Telko.id – Ranah video-on-demand tanah air kembali kedatangan pemain baru. Kali ini adalah dia yang menyebut dirinya pertama dan terbesar di Asia, HOOQ. Layanan streaming video ini hadir secara resmi Kamis lalu, dan memungkinkan semua orang bisa berlangganan hanya dengan membayar Rp. 49,500 per bulan.

HOOQ yang merupakan perusahaan start-up antara Singtel, Sony Pictures Television, dan Warner Bros., bertujuan untuk membawa revolusi di dunia hiburan, dan mengubah cara orang Asia menikmati hiburan mereka.

Ini adalah pertama kalinya di Asia, tiga perusahaan media raksasa bergabung untuk menghadirkan akses online streaming tanpa batas untuk film dan serial TV dari Hollywood dan Indonesia terbaik, yang dapat dinikmati kapanpun, dimanapun, dengan menggunakan perangkat apapun termasuk komputer, smartphones, tablet, dekoder dan smart TV melalui Google Chromecast.

“Dengan misi membawa sejuta cerita untuk semilyar orang, kami berupaya untuk mengubah cara masyarakat Indonesia mendapatkan hiburan mereka, dan menantikan saat dimana semua menggunakan HOOQ,” kata CEO HOOQ, Peter Bithos melalui keterangan resminya, (15/4).

Sebelum masuk ke Indonesia, HOOQ telah lebih dulu hadir di Filipina, Thailand dan India. Dengan menghadirkan lebih dari 35.000 jam hiburan terbaik dari film dan serial TV Hollywood dan lokal.

Di Indonesia, HOOQ bermitra dengan beberapa studio papan atas Indonesia seperti 13 Entertainment, MNC Contents, Multivision Plus dan TRANSMEDIA.

Pelanggan dapat menikmati film-film Indonesia terlaris seperti AADC dan Petualangan Sherina, film penerima penghargaan seperti Sang Penari dan Laskar Pelangi, juga film klasik legendaris seperti Catatan Si Boy dan Warkop. HOOQ juga akan menghadirkan secara eksklusif sejumlah film, FTV dan serial TV pada saat peluncurannya , dimana penggemar film Indonesia dapat menantikan film box office Indonesia terbaik di 2016, Surat dari Praha, yang secara eksklusif akan bisa dinikmati di HOOQ mulai akhir April ini.