spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1610

Huawei Dorong Operator Gunakan Spektrum C Band

0

Telko.id – China Mobile dan Huawei telah menyelesaikan demonstrasi live pertama dari sistem TD-LTE end-to-end yang beroperasi pada band spektrum 3,3 GHz hingga 3.4GHz.

Sekadar informasi, demonstrasi yang dilakukan di ‘markas’ global TD-LTE Initiative di Shanghai ini menggunakan produk jaringan milik Huawei yang dimodifikasi secara komersial agar mampu menggabungkan spektrum 3,5 GHz TD-LTE.

Dilaporkan TelecomAsia (11/6), pada bulan November tahun lalu, Spektrum yang berdekatan dengan 300 MHz C-Band telah ditandai untuk digunakan pada jaringan 4G di 45 negara di wilayah termasuk APAC, Afrika dan Amerika Latin.

Semua sistem komersial yang beroperasi di C-Band saat ini menggabungkan teknologi TD-LTE untuk peningkatan efisiensi spektral pada pita frekuensi tinggi. Beberapa negara seperti China juga ikut mempromosikan agar mengalokasikan frekuensi 3,3-GHz ke 3.4-GHz untuk menggunakan TD-LTE.

“GTI berkomitmen untuk kemajuan perencanaan spektrum C-Band yang konsisten di seluruh dunia dan 3,5 GHz Interest Group didirikan pada tahun 2013   dengan cepat berakselerasi di dalam industri,” kata Huawei dalam sebuah pernyataan.

“Lebih dari 40 operator global, dengan lebih dari 60 model terminal komersial, saat ini mengintegrasikan penyebaran jaringan komersial dan pra-komersial pada band 3,5 GHz. GTI akan terus bekerja sama dengan mitra industri global untuk mempromosikan perencanaan C-Band TDD yang berorientasi dan memberikan kontribusi untuk memajukan pelaksanaan di tingkat nasional ke dalam organisasi standar spesifikasi 3GPP internasional,” Tambah pernyataan tersebut.

Alibaba Group Hadirkan Mobil Internet

0

Telko.id – Alibaba Group telah mengumumkan peluncuran OS’Car, yakni sebuah mobil internet pertama yang diproduksi secara massal dan didukung oleh sistem operasi Smart Car dari YunOS.

Perusahaan telah mengembangkan OS’Car RX5 dan bekerjasama dengan SAIC Motor Corp. Mobil terbaru ini akan didukung oleh platform berbasis cloud yang memungkinkan pengguna melakukan streaming data, pemodelan dan pelaporan untuk meningkatkan pengalaman berkendara.

YunOS sendiri juga akan menyediakan beebrapa fitur untuk si pengemudi, seperti smart map dengan pelacakan lokasi akurat tanpa Wi-Fi atau GPS, serta layar terintegrasi termasuk kaca spion cerdas untuk mengemudi yang lebih aman.

Kendaraan juga mendukung perintah suara – bahkan modus audio utama untuk mengendalikan sistem. Hal ini dapat secara otomatis mengenali pengemudi melalui smartphone atau smartwatch dan menyediakan layanan personalisasi seperti salam atau musik yang disukai.

“Apa yang kita ciptakan bukanlah ‘internet di dalam mobil’, melainkan ‘mobil di dalam internet’. Ini merupakan tonggak penting dalam industri otomotif. sistem operasi pintar menjadi mesin kedua mobil, sedangkan data adalah bahan bakar baru, “kata Alibaba Group chairman Dr Wang Jian seperti dilaporkan TelecomAsia (11/6).

“Ke depan, mobil akan menjadi platform penting untuk layanan internet dan inovasi hardware cerdas. Kami akan merangkul dunia di mana semuanya terhubung erat. “

Sekadar informasi, YunOS sendiri telah dirancang sebagai platform terbuka untuk mendukung hardware dan layanan dari pihak ketiga. Dengan hal ini, tentunya akan semakin membuka peluang bagi perusahaan lain untuk menciptakan produk baik hardware maupun software agar mampu memperkuat ekosistem.

Telkomsel Siagakan BTS 4G di Exit Tol Brebes Timur Untuk Hadapi Arus Balik

0

Telko.id – Telkomsel terus bersiaga untuk menjamin kualitas layanan komunikasi pada arus balik Lebaran 2016 yang puncaknya diperkirakan terjadi pada Minggu (10/7). Telkomsel siap melayani area-area yang menjadi titik keramaian arus balik lebaran 2016 melalui posko pemantauan jaringan dan para petugasnya yang beroperasi selama 24 jam. Hal ini untuk memastikan agar kenyamanan dan kualitas layanan bagi para pelanggan dalam berkomunikasi tetap terjaga ketika melakukan perjalanan panjang.

Penyiagaan jaringan yang sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari sebelum periode mudik Lebaran difokuskan di area-area jalur balik utama yang dilalui para pemudik seperti Jawa Tengah, Jawa Barat serta di lokasi-lokasi tempat berkumpulnya para pemudik, di antaranya bandara, terminal, stasiun, dan pelabuhan (BTSP).

Di titik-titik yang sebelumnya mengalami kenaikan trafik yang cukup signifikan saat momen mudik dan lebaran seperti di exit tol Brebes Timur, exit tol Pejagan, dan Terminal Wates (Yogyakarta) Telkomsel terus memantau terjaganya kualitas jaringan. Bahkan di wilayah exit tol Brebes Timur, Telkomsel menyiapkan tambahan 13 BTS 4G untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan menggunakan layanan data.

Dari sisi pelayanan pelanggan, tidak lupa sebanyak 809 Posko Siaga hadir di jalur mudik, BTSP, dan lokasi wisata yang siap melayani kebutuhan komunikasi pelanggan. Untuk arus balik, posko utama Telkomsel berada di tol Cikampek arah Jakarta, yaitu KM 62 dan KM 42 yang akan melayani pemudik yang melakukan perjalanan panjang. Di posko-posko tersebut, selain menyediakan pulsa dan paket Internet, pemudik juga dapat melakukan migrasi simcard 4G dan aktivasi TCASH. Tentunya di lokasi-lokasi tersebut ketersediaan kapasitas jaringan terus dipantau ketat, agar pelanggan dapat terus ber-Internetan.

Hasil pemantauan di H+2 Lebaran memperlihatkan adanya kenaikan trafk layanan data di Rest Area yang mengarah ke Jakarta, dengan rata-rata naik sekitar 40%. Kenaikan tertinggi di jalur Timur, terjadi di Tol Cipularang Rest Area KM72B, sebesar 56%, sementara di jalur Barat Kenaikan tertinggi berada di Tol Merak Rest Area KM45, yakni sebesar 49%.

Layanan data memang merupakan layanan dengan kenaikan trafik yang paling tinggi selama momen lebaran, dimana kenaikan tercatat sebesar 78% (dibandingkan tahun 2015) menjadi sekitar 2.700 TB (Terabyte) saat malam takbiran. Jika dibandingkan dengan hari normal 2016, layanan ini mengalami kenaikan sekitar 17%.

Secara umum pada periode libur Lebaran pelanggan memanfaatkan layanan data untuk mencari informasi dengan web browsing, mengunggah foto dan status ke media sosial, berkomunikasi menggunakan pesan instan, serta menikmati hiburan lewat video streaming dan online games.

Secara kualitas, tingkat keberhasilan untuk delivery layanan komunikasi juga secara umum baik. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat kesuksesan layanan data dan SMS mencapai lebih dari 99%, sementara tingkat kesuksesan layanan suara di atas 98%. Hadirnya 76 unit compact mobile base station (Combat) atau mobile BTS di titik-titik yang membutuhkan tambahan kapasitas jaringan juga meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi dan mengakses data.

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik di momen Lebaran tahun ini, sebelumnya Telkomsel telah melakukan optimalisasi dan peningkatan kualitas jaringan mulai dari H-7 hingga H+7 Lebaran, diantaranya dengan membangun 623 base transceiver station (BTS) baru dan memodernisasi 486 BTS. Selain itu, Telkomsel juga meng-upgrade 1.052 BTS serta 75 base station controller (BSC) dan radio network controller (RNC).

Menyadari kebutuhan komunikasi juga amat diperlukan oleh pihak kepolisian dan pemerintah daerah, sebelumnya Telkomsel telah melakukan kerjasama untuk dukungan komunikasi kepada instansi terkait. Seperti mendukung Operasi Ramadiniya 2016 yang dilakukan Polda Jabar, khususnya pada dukungan layanan 4G untuk fasilitas RTMC Polda Jabar. Selain itu juga bantuan ratusan fasilitas komunikasi meningkatkan koordinasi para petugas korlantas.

Di Jawa Tengah, Telkomsel menjalin kerjasama dengan Kepolisian Daerah untuk memberikan informasi seputar aktivitas mudik di wilayah tersebut melalui website www.mampirjateng.com. Persemian layanan ini pun sebelumnya dilakukan di Pos Terpadu Gerbang Pintu Keluar (Exit) Tol Brebes Timur, yang merupakan salah satu titik dengan kepadatan pemudik yang sangat tinggi. (Icha)

 

Trafik Data Indosat Ooredoo Saat Lebaran 2016 Naik 114.51%

0

Telko.id – Saat lebaran, tidak semua kerabat dan handai taulan dapat berkumpul, bertatap muka. Telekomunikasi menjadi alternatif agar silaturahmi dapat terus terjaga. Indosat Ooredoo pun sudah mempersiapkan kenaikan trafik yang terjadi.

Dibandingkan trafik Telekomunikasi hari lebaran 2016 dibanding dengan trafik reguler hari biasa sangat signifikan. Untuk trafik voice nasional pada hari H mengalami peningkatan menjadi sekitar 355.62 juta menit, atau naik sekitar 14.04% dibandingkan dengan trafik voice reguler hari biasa. Kenaikan tertinggi trafik voice terjadi di area wilayah kota Northern Sumatera (40.18%), Southern Sumatera (39.76%) dan West Java (31.15%).

Sedangkan trafik SMS di hari H menurun menjadi  sekitar 555.48 Juta SMS, atau turun 4.65% dibandingkan trafik SMS reguler hari biasa. Keberhasilan kirim antar pelanggan Indosat lebih dari 94.16% yang berarti tidak ada permasalahan yang signifikan dalam pengiriman SMS internal jaringan Indosat. Sedangkan tingkat keberhasilan pengiriman SMS ke antar operator mencapai sekitar 90.43% walau terjadi  kepadatan jalur pengiriman antar operator. Penurunan trafik SMS tertinggi terjadi di kota/wilayah Sulampapua (-58.00%), Bali Nusra (-38.49%), dan West Java (-22.54%).

Sementara itu trafik data di hari H meningkat menjadi sekitar 1317.00 Terabyte/hari, atau naik 114.51% dibandingkan trafik data reguler pada hari biasa.

Trafik Telekomunikasi hari lebaran 2016 dibanding dengan hari lebaran tahun 2015 pun terjadi peningkatan. Terutama voice dan data.

Apabila diperbandingkan dengan kondisi hari H Lebaran tahun 2015, maka trafik voice hari H tahun 2016 mengalami peningkatan 9.67%. Sedangkan trafik SMS hari H tahun 2016 turun 37.24% dibandingkan trafik SMS pada H tahun 2015. Dan trafik komunikasi data meningkat 121.88% dibanding trafik tahun lalu.

Kondisi selama Ramadhan dan mudik lebaran 2016 pun terkendali dengan baik karena Indosat Ooredoo telah melakukan peningkatkan kapasitas jaringan.

Kapasitas jaringan Indosat Ooredoo telah ditingkatkan antara lain untuk kapasitas trafik suara menjadi 39 juta Erlang/hari, untuk SMS kapasitas ditingkatkan menjadi 4 Miliar SMS/hari, sementara untuk data, Indosat Ooredoo meningkatkan kapasitas data menjadi 6.389 TeraByte/hari. Kapasitas ini disiapkan untuk 69,8 juta pelanggan Indosat Ooredoo yang didukung dengan total BTS 52.326 secara nasional.

Sedangkan untuk mengantisipasi berbagai persoalan atau masalah, Indosat Ooredoo pun melakukan monitoring untuk menjaga performansi jaringan telekomunikasi dan B2B Enterprise selama terjadinya kenaikan trafik telekomunikasi. Monitoring dilakukan dengan mengoperasikan  sistem monitoring jaringan modern yang dikenal sebagai i-NOC (Indosat Network Operation Center) serta dilengkapi dengan ruang Command Center.

Berlokasi di Kantor Pusat Indosat Ooredoo lantai 6 dan telah diresmikan sejak tahun lalu, i-NOC berfungsi untuk melakukan pemantauan stabilitas dan kualitas seluruh jaringan Indosat secara terintegrasi, secara nasional memantau dengan cermat bila terjadi gangguan jaringan dan sinyal di wilayah seluruh Indonesia, untuk selanjutnya dieskalasi dan diselesaikan dengan cepat sehingga pelanggan tidak terganggu dalam menggunakan layanan Indosat Ooredoo. (Icha)

 

Trafik Data XL di ‘Berxit’ Naik 120%

0

Telko.id – Layanan social media dan instan messaging (IM) semakin menjadi sarana utama masyarakat dalam bersilaturahmi Lebaran. PT XL Axiata Tbk (XL) melaporkan, dari total trafik layanan data, menunjukkan bahwa pemakaian terbesar adalah untuk melakukan streaming yaitu sebesar 40% dari total layanan, lalu berikutnya web browsing 22%, serta akses ke social media 21%. Trafik penggunaan social media sebesar lebih dari 300 TB, yaitu meningkat 32% dibandingkan hari normal tahun ini. Sementara itu, penggunaan IM mencapai 38 TB, naik 33% dibanding hari normal. Secara keseluruhan, trafik data meningkat sekitar 130% dibanding hari lebaran tahun sebelumnya.

 

Direktur/Chief Service Management Officer XL, Yessie D. Yosetya mengatakan, “Seperti yang sudah kami prediksi sebelumnya, social media dan instant messaging akan semakin banyak dipakai untuk bersilaturahmi saat Lebaran. Demikian juga, masyarakat termasuk pelanggan XL akan semakin membutuhkan layanan data untuk bisa mengekpresikan dirinya dalam merayakan Lebaran. Jadi tidak heran jika angka upload dan download material foto dan video juga meningkat.”

 

Meningkatnya penggunaan layanan data tersebut juga dipengaruhi oleh meningkatnya kecenderungan pelanggan untuk memanfaatkan layanan telepon/percakapan berbasis data yakni layanan VoIP (Voice over Internet Protocol). Penggunaan layanan VoIP mencapai 17,5 TB, meningkat sebesar 121% dibandingkan hari biasa tahun ini. Termasuk dalam layanan VoIP ini diantaranya Google Talk, Kakao talk, WhatsApp call, BlackBerry call, Skype dan sebagainya.

 

Trafik layanan social media Facebook, Instagram, Path, Twitter, serta Line meningkat cukup signifikan. Trafik Facebook  127,4 TB naik 19% dibandingkan hari biasa. Instagram 123,4 TB meningkat 32%, Path meningkat 53%, Twitter meningkat 40%, serta Line meningkat 32%. Sementara itu IM WhatsApp naik 24% dibanding hari biasa, sedangkan BBM relatif stabil.

 

Yessie menambahkan, dalam 4 tahun terakhir memang terjadi pergeseran konsumsi layanan telko untuk berkomunikasi oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat semakin suka memanfaatkan layanan data dibandingkan dengan layanan percakapan (voice) atau layanan SMS.

 

Sementara itu, berdasarkan lokasi, kenaikan trafik layanan data tertinggi selama periode Lebaran dibandingkan periode hari-hari biasa, terjadi di wilayah-wilayah yang menjadi tujuan mudik di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Wilayah Tegal dan sekitarnya mengalami kenaikan tertinggi sebesar 53%, disusul daerah Sampang, Sumenep, Pamekasan sebesar 45%. Kenaikan di  Purwakarta sebesar 40%, Indramayu sebesar 36%, serta wilayah Lebak, Pandeglang sebesar 32%.

 

Data XL juga menunjukkan kenaikan trafik yang tinggi di area-area dalam jalur mudik yang menjadi titik kemacetan parah. Salah satunya di wilayah Brebes, termasuk exit toll Brebes Timur, dengan kenaikan trafik data mengalami kenaikan sebesar 120%, sementara layanan percakapan meningkat sebesar 100% dibandingkan trafik hari biasa. Untuk luar Jawa, kenaikan trafik percakapan tertinggi  terjadi di wilayah Sumatra, meningkat sebesar 52% dibandingkan hari-hari biasa. 

 

Pada layanan SMS, peningkatan trafik terjadi  di beberapa wilayah. Kenaikan trafik SMS tertinggi terjadi di wilayah regional Central (Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY) sebesar 26%, wilayah regional West (Sumatra) sebesar 23% serta wilayah regional East (Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat) sebesar 17%.

 

Selama periode lebaran, XL juga terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, termasuk untuk menangani berbagai keluhan dan pertanyaan yang disampaikan oleh pelanggan. Layanan pelanggan (contact centre), XL Centre dan Xplor tetap beroperasi seperti biasa. Rata-rata jumlah pelanggan yang menyampaikan keluhan per harinya selama lebaran mengalami penurunan sekitar 30% dibandingkan rata-rata keluhan yang disampaikan pada hari biasa. (Icha)

Trafik Data Telkomsel Naik 78% Saat Malam Takbiran

Trafik Data Telkomsel Naik 78% Saat Malam Takbiran

Trafik data Telkomsel mencatat kenaikan hingga lebih dari 78% di H-1 Lebaran atau Malam Takbiran 2016. Sedangkan pada hari Lebaran, kenaikan mencapai 75% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2015.

Trafik penggunaan layanan yang tertinggi terkonsentrasi di area Jawa-Bali (diantaranya Jawa Tengah,  Jawa Timur, dan Bali) yang merupakan destinasi utama mudik dan daerah wisata, dimana pengunaan data di area ini menembus angka 771 TB (Terabyte) saat momen H-1 Lebaran.

Adapun area yang mengalami kenaikan penggunaan layanan data tertinggi dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2015 adalah Sumatera, dimana kenaikan  terpantau hingga lebih dari 89% menjadi sekitar 665 TB (Terabyte) saat momen H-1 Lebaran.

Secara nasional trafik layanan data tercatat mengalami kenaikan paling tinggi sebesar 78% menjadi sekitar 2.700 TB (Terabyte), dimana angka ini meningkat jika dibandingkan dengan trafik data di periode yang sama di tahun 2015. Jika dibandingkan dengan hari normal 2016, layanan ini mengalami kenaikan sekitar 17%.

Kenaikan juga masih tercatat tinggi di hari Lebaran, yaitu sekitar 75% menembus angka lebih dari 2.500 TB (Terabyte). Jika dibandingkan dengan hari normal 2016, angka trafik data ini naik sekitar 12%.

Penggunaan layanan data pada H-1 Lebaran dan saat Lebaran tercatat mengalami peningkatan yang signifikan di beberapa lokasi yang dilalui atau disinggahi oleh pemudik seperti exit tol Kaliangsa, exit tol Pejagan, Terminal Wates (Yogyakarta), dan Pelabuhan Lamijung (Nunukan). Begitu pula dengan lokasi-lokasi wisata, seperti Jam Gadang (Bukittinggi), Berastagi, Pantai Kuta, dan Kota Bunga (Puncak).

Sedangkan untuk layanan suara dan SMS di momen lebaran ini tercatat cenderung stagnan. Di mana layanan suara mengalami penurunan sebesar 4% di hari Lebaran menjadi sekitar 1,5 miliar menit jika dibandingkan dengan trafik percakapan di hari normal 2016. Sedangkan layanan SMS masih mencatat kenaikan sebesar 1% di malam takbiran.

Adapun tingkat keberhasilan koneksi data dan tingkat keberhasilan pengiriman SMS mencapai lebih dari 99%. Sedangkan tingkat kesuksesan panggilan mencapai lebih dari 98% yang artinya tidak ada masalah yang berarti dan secara umum pelanggan dapat menikmati layanan dengan nyaman.

Sebelumnya Telkomsel telah melakukan peningkatan kualitas jaringan guna melayani kebutuhan komunikasi pelanggan selama periode mudik Lebaran. Optimalisasi jaringan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi yang biasanya terjadi pada H-7 hingga H+7 Lebaran.

Untuk menghadapi mudik Lebaran, Telkomsel telah mengidentifikasi sebanyak 809 hotspot atau POI (Point of Interest) yang meliputi Bandar Udara, Terminal Bus, Stasiun Kereta, Dermaga, Rumah Sakit, Area Padat Populasi, Pasar Tradisional, dan Mal, di mana lokasi-lokasi tersebut diprediksi akan mengalami lonjakan komunikasi yang cukup tinggi di masa Ramadhan dan Lebaran. Untuk memaksimalkan kapasitas di lokasi-lokasi tersebut, Telkomsel menyiagakan sebanyak 76 unit compact mobile base station (Combat) atau mobile BTS untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi dan mengakses data.

Di samping mengerahkan Combat, berbagai upaya yang dilakukan Telkomsel untuk mengoptimalkan kualitas jaringan menghadapi periode mudik Lebaran di antaranya membangun 623 base transceiver station (BTS) baru dan memodernisasi 486 BTS. Selain itu, Telkomsel juga meng-upgrade 1.052 BTS serta 75 base station controller (BSC) dan radio network controller (RNC). (Icha)

XL Jualan Pulsa Di Kemacetan Pantura

0

Telko.id – Kemacetan parah terjadi di beberapa titik jalur mudik utama Pantura (Pantai Utara Jawa). Salah satunya di Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Ribuan kendaraan terjebak macet hingga beberapa jam. Akibatnya masyarakat yang menuju kampung halaman terhambat perjalanannya. Selain bahan bakar kendaraan, layanan komunikasi dan data juga dibutuhkan dalam kondisi tersebut. Petugas XL pun terjun ke tengah kemacetan melayani pelanggan.

 

Vice President XL Central Region Rd Sofia Purbayanti mengatakan “Meskipun saat ini membeli pulsa bisa secara on line, namun selalu saja ada pelanggan yang terkendala. Karena itulah petugas kami berinisiatif  mendatangi para pemudik di kemacetan karena kami tahu mereka kesulitan untuk mendatangi kios. Tentu saja kami memperhatikan kondisi lalu lintas di jalan raya saat itu. Itu sebabnya kami mendatangi kendaraan pemudik di titik titik kemacetan”. 

 

Harga pulsa atau layanan XL yang ditawarkan juga tetap harga normal. Lokasi layanan penjualan pulsa ada di sepanjang jalan raya pantura brebes, termasuk akses keluar Tol Brebes Timur. Aktivitas ini akan berlangsung hingga H+5 lebaran. Selain itu petugas XL juga melayani di beberapa rest area, mini market dan pos pos SPBU terdekat.

 

Pulsa Darurat

 

Solusi lainnya yang ditawarkan XL adalah Pulsa Darurat yaitu layanan yang memungkinkan Pelanggan Prabayar XL Dan  AXIS untuk bisa mendapatkan pulsa sejumlah nominal tertentu tanpa harus membayar terlebih dahulu. Untuk mendapatkan Pulsa Darurat, cukup menghubungi *123*9110# atau melalui SMS, ketik ISTIMEWA atau DARURAT lalu kirim ke 911 dan ikuti  petunjuk selanjutnya

 

Keuntungan yang diperoleh pelanggan XL yaitu tetap dapat mempergunakan XL-nya di saat darurat. Pelanggan akan mendapatkan penawaran Pulsa Darurat sesuai dengan profil masing-masing pelanggan. Untuk biaya administrasi Pulsa Darurat bervariasi, tergantung pada profil pelanggan yang bersangkutan. (Icha)

Menteri Kominfo Tinjau Kesiapan Jaringan Indosat di i-NOC

0

Telko.id – Momen mudik lebaran yang berlangsung kira-kira selama 2 minggu mengharuskan operator selalu siaga 24 jan. Indosat melakukan pemantauan dan memastikan jaringan dalam performansi prima yang dipantau dan dikendalikan dari Indosat Ooredoo Network Operation Center (i-NOC) sebagai Command Centre.

Command Center akan beroperasi beberapa hari sebelum dan sesudah masa mudik lebaran untuk mengidentifikasi secara proaktif melalui tim Performance Monitoring. “Bahkan sebelum sebuah gangguan berimbas bagi pelanggan, secara reaktif tim Customer Service sudah bergerak sehingga bila ada kendala dapat diselesaikan sesegera mungkin,” seperti yang disampaikan dalam release tertulis Indosat Ooredoo ke redaksi Telko.id.

Kapasitas jaringan Indosat Ooredoo juga telah ditingkatkan antara lain untuk kapasitas trafik suara menjadi 39 juta Erlang/hari, untuk SMS kapasitas ditingkatkan menjadi 4 Miliar SMS/hari, sementara untuk data, Indosat Ooredoo meningkatkan kapasitas data menjadi 6.389 TeraByte/hari

Dalam peninjauan kesiapan jaringan di Indosat Network Operation Center (i-NOC) di Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara didampingi oleh Alexander Rusli, Presiden Direktur dan CEO Indosat Interior. (Icha)

Telkomsel Berangkatkan 3.400 Pemudik dengan 4 Moda Transportasi

Telko.id – Telkomsel menggelar program Mudik Bareng Telkomsel Siaga yang memberangkatkan lebih dari 3.400 orang yang terdiri dari pelanggan dan petugas pelayanan Telkomsel beserta keluarganya dari 13 kota menggunakan empat moda transportasi, yakni pesawat terbang, kereta, bus, dan kapal laut.

Di sela-sela pemberangkatan mudik bus di Kawasan Gelora Bung Karno Senayan Jakarta (3/7), Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, “Program Mudik Bareng Telkomsel Siaga khusus kita selenggarakan untuk mengapresiasi para pelanggan yang telah setia menggunakan produk dan layanan Telkomsel. Kami berharap para peserta mudik ini dapat menikmati pengalaman mudik yang aman dan nyaman dalam perjalanan untuk merayakan kebahagiaan Idul Fitri bersama dengan sanak saudara dan keluarga di kampung halaman.”

Dalam Mudik Bareng Telkomsel Siaga, 310 peserta mudik diberangkatkan melalui 10 rute pesawat, 400 peserta melalui dua rute kereta, 2.291 peserta melalui tujuh rute bus, dan 400 peserta melalui empat rute kapal laut. Adapun ketigabelas kota keberangkatan peserta adalah Medan, Batam, Bandar Lampung, Jakarta, Balikpapan, Samarinda, Pangkalan Bun, Sampit, Makassar, Ambon, Jayapura, Sorong, dan Timika.

Di samping memberangkatkan pemudik, Telkomsel juga menerjunkan 95 unit Mobile GraPARI (MoGi) baru. Sebagian besar dari seluruh MoGi baru tersebut akan melayani kebutuhan komunikasi pelanggan di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Secara total kini Telkomsel telah mengoperasikan 487 unit MoGi di seluruh Indonesia.

MoGi merupakan mobil pelayanan Telkomsel yang menyediakan berbagai solusi komunikasi yang dibutuhkan pelanggan, di antaranya kartu perdana, voucher pulsa elektronik, dan aktivasi beragam paket internet dan value added service (VAS). MoGi juga dilengkapi dengan televisi LCD yang menayangkan video edukasi mengenai layanan komunikasi.

MoGi beroperasi di lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian masyarakat, seperti kawasan bisnis dan industri, pemukiman padat penduduk, pasar tradisional, pusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah dan kampus, bandara, stasiun, terminal, serta pelabuhan. Dengan fleksibilitas dan mobilitas yang tinggi, MoGi dapat menyusuri area-area yang sulit untuk dijangkau kantor pelayanan atau outlet seluler untuk melayani kebutuhan komunikasi masyarakat di beberapa titik sekaligus. (Icha)

Menteri Kominfo Kunjungi Posko RAFI Telkomsel Untuk Pastikan Komunikasi Lancar

Telko.id – Arus mudik sudah dimulai. Kepadatan terjadi dijalur panturan maupun jalur pantai Selatan. Dengan adanya migrasi sesaat ini, membuat operator telekomunikasi harus selalu siaga menghadapinya. Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara pun mengunjungi setiap operator untuk memastikan bahwa komunikasi selama momen ini berjalan lancar.

Salah satunya adalah mengunjungi posko RAFI atau Ramadhan dan Idul Fitri milik Telkomsel yang berada di Telkomsel Smart Office (TSO), Minggu (03/07). Dalam kunjungan ini, Rudiantara didampingi oleh Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah, Direktur Sales Telkomsel Mas’ud Khamid dan Direktur Network Telkomsel Sukardi Silalahi.

“Kualitas jaringan merupakan prioritas utama Telkomsel dalam menghadirkan layanan bagi para pelanggan, terutama pada periode mudik Lebaran yang menjadi momen spesial bagi masyarakat Indonesia. Untuk itu, sejak jauh hari kami ingin memastikan seluruh layanan berfungsi dengan baik dan dapat memenuhi kebutuhan komunikasi pelanggan di berbagai jalur dan lokasi yang akan dipadati pemudik maupun wisatawan,” ujar Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel menjelaskan beberapa waktu lalu.

Untuk menghadapi mudik Lebaran, Telkomsel telah mengidentifikasi sebanyak 809 hotspot atau POI (Point of Interest) yang meliputi Bandar Udara, Terminal Bus, Stasiun Kereta, Dermaga, Rumah Sakit, Area Padat Populasi, Pasar Tradisional, dan Mal, di mana lokasi-lokasi tersebut diprediksi akan mengalami lonjakan komunikasi yang cukup tinggi di masa Ramadhan dan Lebaran. Untuk memaksimalkan kapasitas di lokasi-lokasi tersebut, Telkomsel menyiagakan sebanyak 76 unit compact mobile base station (Combat) atau mobile BTS untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi dan mengakses data.

Di samping mengerahkan Combat, berbagai upaya yang dilakukan Telkomsel untuk mengoptimalkan kualitas jaringan menghadapi periode mudik Lebaran di antaranya membangun 623 base transceiver station (BTS) baru dan memodernisasi 486 BTS. Selain itu, Telkomsel juga meng-upgrade 1.052 BTS serta 75 base station controller (BSC) dan radio network controller (RNC).

Trafik layanan data atau payload pada puncak Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini diproyeksi sebesar 2.709 terabyte atau naik 79% dibandingkan puncak RAFI tahun lalu. Sementara itu, trafik layanan suara pada puncak Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini diproyeksi sebesar 1,57 miliar menit atau naik 11,1% dibandingkan periode yang sama tahun 2015. Sedangkan trafik SMS diperkirakan hanya menembus 927 juta SMS perhari pada puncak RAFI kali ini atau turun 3,3% dibandingkan tahun lalu. (Icha)