spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1561

Singapura di Selimuti Serangan Cyber

0

Telko.id – Serangan cyber di Singapura saat ini tengah meningkat, hal ini diutarakan dengan jelas oleh para CIO di negara tersebut. Tercatat, sekira 72% dari CIO mendeteksi kecenderungan serangan lebih dahsyat jika dibandingkan dengan 12 bulan yang lalu.

Temuan juga menunjukkan bahwa sekira 85% dari CIO di Singapura berharap perusahaan mereka tidak terlalu sering mengalami penyerangan, karena mereka kurang terampil dalam urusan keamanan IT, TelecomAsia (24/9) melaporkan.

Sekadar informasi, saat ini hanya terdapat dua negara dengan persentase yang lebih tinggi ketimbang Singapura dalam urusan serangan cyber, yakni Brasil (93%) dan Jepang (87%).

Lebih lanjut, para CIO ini juga memprediksi bahwa Singapura memiliki persentase tertinggi yang secara signifikan dalam lima tahun ke depan. Sekira 30% dibandingkan dengan rata-rata global yang hanya mencapai 19%.

“Perang melawan peningkatan ancaman cyber ini memasuki tahap kritis seperti Singapura mengalami kekurangan profesional TI dengan keterampilan keamanan cyber untuk membantu perusahaan menghadapi serangan ini,” kata David Jones, Senior Managing Director, Robert Half Asia Pasifik.

“Perusahaan tahu mereka perlu mengambil tindakan untuk menghadapi penyerang cyber. Ini berarti mereka harus berinvestasi dalam strategi keamanan cyber yang menyatukan kolaborasi yang tepat dari teknologi dan human.” Tambah Jones.

Pemimpin TI mengatakan, terdapat tiga risiko keamanan cyber yang dihadapi organisasi Singapura dalam lima tahun ke depan seperti data abuse / integritas data (59%), spying / spyware / ransomware (54%) dan cybercrime (53%).

“Teknologi baru meningkatkan kekhawatiran keamanan baru. Hal ini dapat mengakibatkan kesenjangan keterampilan di mana keahlian yang tersedia belum sejalan dengan ancaman IT yang berkembang.” Sambung Jones.

“Sebagai permintaan untuk cyber spesialis baru memasuki pasar TI melebihi pasokan, perusahaan dipaksa untuk mempertimbangkan kembali program pelatihan dan retensi mereka,” katanya.

“Mereka juga perlu merekrut tenaga kerja dari luar negeri, bermitra dengan organisasi pendidikan, dan mengembangkan strategi perekrutan fleksibel yang mencakup kontrak spesialis, termasuk lembaga risiko eksternal.” Paparnya.

Dalam menanggapi gelombang baru dari cyber attack, hampir seperempat atau 23% dari para CIO di Singapura berencana untuk menambahkan profesional keamanan IT permanen baru untuk tim mereka dalam 12 bulan ke depan. Sementara 29% mengatakan mereka berencana untuk menyewa profesional untuk posisi kontrak baru yang ditambahkan dalam tim IT mereka.

Beberapa peran cyber security khusus dalam permintaan tinggi sebagai organisasi yang dihadapkan dengan ancaman keamanan tambahan, termasuk ponsel, aplikasi dan Big Data security analytics.

Hari Ini, Iphone 7 Resmi Hadir di 30 Negara, Indonesia?

0

Telko.id – Setelah mendapatkan respon yang luar biasa dari 28 negara di tahap pertama pleuncuran mulai dari tanggal 16 September, Apple iPhone 7 dan iPhone 7 Plus sekarang akan tersedia di 30 negara tambahan, mulai Sabtu pekan ini.

Selain meluncurkan keluarga iPhone generasi 7, Apple juga meluncurkan Apple Watch Series 2, Apple Watch Edition serta update terbaru dari series1 di 20 negara tambahan pada hari ini (24/9). Apple Watch Series 2 Hermes juga diluncurkan untuk pertama kalinya di 18 negara pada hari ini.

Sekadar informasi, penggemar Apple telah mengerubuti toko dan membentuk antrian panjang di jam sebelum peluncuran besar dan adegan ini juga berlangsung di toko-toko di 28 negara pada tahap pertama.

Peluncuran pada hari ini meliputi negara-negara seperti, Andorra, Bahrain, Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Estonia, Yunani, Greenland, Guernsey, Hongaria, Islandia, Isle of Man, Jersey, Kosovo, Kuwait, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Maladewa, Malta, Monaco, Polandia, Qatar, Romania, Rusia, Arab Saudi, Slovakia dan Slovenia.

Lantas, dimana Indonesia? Seperti diketahui meski nama Indonesia tidak terdaftar dari 30 nama negara tersebut, namun Apple iPhone 7 sudah berkeliaran sejak beberapa waktu lalu di e-commerce Indonesia.

Jika Anda memang menginginkan handset ini, silahkan kunjungi situs e-commerce tersebut namun tentunya harus menanggung akibatnya sendiri. Pasalnya, Ditjen SDPPI menegaskan bahwa iPhone 7 yang ‘berseliweran’ di berbagai e-commerce ini adalah barang ilegal dan tidak memiliki sertifikasi resmi dari SDPPI.

“Perangkat telekomunikasi yang tidak memenuhi persyaratan teknis alat/perangkat telekomunikasi yang didalamnya mewajibkan pemenuhan terhadap TKDN dalam hal ini bukti hasil perhitungan yang dikeluarkan oleh kementerian perindustrian secara otomatis tidak dapat diperdagangkan di wilayah Republik Indonesia,” Heru Yuni Prasetyo, selaku Kepala Seksi Data dan Informasi Perangkat Pos, Telekomunikasi, dan Informatika.

Bisa jadi handset terbaru dari Apple ini merupakan barang BM atau barang tiruan yang memiliki kualitas di bawah standar. Belum lagi dengan garansi atau layanan purna jual yang sulit untuk dilacak karena distributor resmi Apple saja belum menyediakan produk tersebut.

Indosat Roadshow Untuk Edukasi Tentang Pasar Modal

0

Telko.id – Pasar modal di Indonesia memang belum membumi. Masih banyak yang takut untuk bermain karena khawatir kehilangan dananya. Untuk itu, Indosat Ooredoo mendorong Minat Mahasiswa Menjadi Investor Saham di Indonesia.

Salah satu caranya dengan mengadakan program Indosat Ooredoo Stock Trading Contest (ISTC) 2016. Tujuannya adalah untuk meningkatkan literasi keuangan terutama investasi saham di pasar modal khususnya bagi generasi muda Indonesia dengan memanfaatkan teknologi mobile dan aplikasi digital.

Sadar akan peran penting generasi muda dalam perkembangan industri pasar modal khususnya saham, Indosat Ooredoo melakukan roadshow ISTC ke beberapa universitas di Indonesia. Sejak peluncuran program ISTC, empat universitas telah dikunjungi yaitu Universitas Andalas, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, dan Universitas Pasundan.

Tingginya antusiasme para mahasiswa terlihat dari jumlah peserta roadshow yang selalu melebihi 150 orang di tiap universitas, serta diskusi yang berlangsung interaktif dengan beragam pertanyaan dari para mahasiswa.

“Kami sangat bangga melihat generasi muda yang optimis dan mau secara aktif membangun Indonesia, salah satunya lewat dunia pasar modal. Indosat Ooredoo meluncurkan program ISTC bersama dengan BEI dan Trimegah, ingin menjadi bagian dari pertumbuhan investor saham di Indonesia yang pemainnya adalah anak bangsa sendiri. Kami berkomitmen untuk memajukan kualitas hidup masyarakat lewat perkembangan teknologi digital,” ujar Thomas Purnawan Suhardja, Acting Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo menjelaskan.

Di dalam kegiatan roadshow program ISTC, para mahasiswa mendapatkan informasi seputar perkembangan dunia pasar modal dan penjelasan mengenai kompetisi ISTC. Di akhir acara, mereka juga melakukan simulasi trading saham melalui aplikasi ISTC dan yang meraih growth tertinggi akan menjadi King of Investar serta mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan smartphone.

Indosat Ooredoo Stock Trading Contest (ISTC) diselenggarakan atas kerja sama Indosat Ooredoo, Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (Trimegah). Penyelenggaraan tahun ke-2 ISTC ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah investor saham di Indonesia. Kompetisi ini memungkinkan peserta melakukan transaksi saham virtual yang mengacu kepada sejumlah saham pilihan yang diperdagangkan di BEI secara realtime.

Program ISTC ke-2 ini mulai diluncurkan pada tanggal 11 Agustus 2016, dan mulai dibuka pendaftaran bagi peserta program kompetisi diiringi program roadshow ke delapan universitas di Indonesia. Acara ini merupakan penyelenggaraan kedua, setelah sebelumnya sukses menjaring 8.819 calon investor baru pada tahun lalu.

Para peserta ISTC dapat memilih kategori pelajar/mahasiswa atau masyarakat umum. Setelah mendaftar, peserta melakukan simulasi trading dengan sejumlah saham yang diperdagangkan di BEI. Beberapa peserta yang melakukan transaksi tertinggi akan diundang dalam bootcamp selama dua hari untuk mendapat edukasi mengenai pasar modal. (Icha)

Bundling OPPO F1s Dapat Kuota Data 14 GB Dari Telkomsel

0

Telko.id – Program bundling antara operator dan device sudah jarang digunakan. Tapi Telkomsel masih yakin karena ternyata mampu menahan pelanggan setahun lebih. Itu sebabnya, Telkomsel kerjasama dengan Oppo F1s.

“Kerjasama ini boleh dibilang sebagai hard bundling karena Oppo bisa jualan di channel Telkomsel, di Grapari dan demikian juga sebaliknya,” ujar Onang Prihadi, Vice President Marketing Telkomsel menjelaskan.

Lebih lanjut, Onang juga menyebutkan bahwa Oppo termasuk brand yang cukup diminati. Terlihat dari program bundling ini yang akan digelar di 5 Grapari Telkomsel. Mulai dari GraPARI di Jabotabek, yakni GraPARI Central Park, GraPARI Gandaria City, GraPARI Jakarta Timur, GraPARI BSD, dan GraPARI Grand Cibubur. “Dalam tiga hari saja sudah 91 ribu Oppo F1s yang laku terjual,” tambah Onang.

Padahal, kerjasama awal ini hanya untuk 150 ribu unit saja. Itu sebabnya, Telkomsel berniat untuk memperbanyak jumlah Grapari yang menjual Oppo. “Setidaknya, sampai akhir tahun akan bertambah hingga 10 Grapari yang tersebar di seluruh Indonesia. Terutama yang sudah tersedia jaringan 4G.”

Respon konsumen terhadap Oppo juga membuat Telkomsel meningkat kuota yang diberikan. Jika awal kerjasama, hanya 10 GB yang diberikan. Sekarang, ditingkatkan menjadi 14GB.

Onang juga menambahkan bahwa program bundling dengan device ini sangat membantu program migrasi ke 4G. Untuk saat ini brand yang menjadi minat konsumen adalah Samsung, Asus, Huawei, Oppo dan nasional brand seperti Advan dan Evercross.

Sebagai informasi, OPPO F1s merupakan perangkat dengan keunggulan pada kamera depan 16 megapiksel yang dilengkapi beberapa fitur menarik seperti beautify 4.0 yang menawarkan hasil lebih natural, screen flash selfie yang membuat foto lebih terang di tempat kurang cahaya, dan panorama selfie yang dapat mengambil sudut selfie lebar 120°. Selain itu, smartphone yang tersedia dalam warna gold dan rose gold ini membawa keunggulan pada fitur pemindai sidik jari cepat 0.22 detik yang dapat dikustomisasikan agar dapat langsung membuka aplikasi yang diinginkan.

Oppo F1s juga membawa spesifikasi yang dapat memuaskan penggunanya, prosesor octacore, RAM 2 GB, ROM 32 GB, dan juga dukungan dua kartu pada jaringan 4G LTE. (Icha)

Yahoo! Benarkan Ada Lebih dari 500 Juta Data Pengguna ‘Dicuri’

0

Telko.id – Yahoo! telah mengkonfirmasi bahwa lebih dari 500 juta akun penggunanya telah dicuri. Informasi akun yang dicuri itu kemungkinan termasuk nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, hash password (sebagian besar dengan bcrypt) dan, dalam beberapa kasus, pertanyaan keamanan dan jawabannya, baik yang telah dienkripsi maupun tidak.

Yahoo mengatakan tidak percaya bahwa kartu kredit atau rincian pembayaran lainnya ikut dicuri, karena ini tidak disimpan dalam sistem yang sama dengan sistem yang diretas. Perusahaan juga menambahkan bahwa hacker tersebut kemungkinan tidak lagi berada dalam jaringannya, dan sedang bekerja sama dengan pihak penegak hukum untuk penyelidikan.

Menurut laporan Telecompaper, Jumat (23/9), pengguna yang terkena dampak akan diberitahu dan langkah-langkah akan diambil untuk mengamankan akun mereka. Ini termasuk tidak memvalidasi pertanyaan dan jawaban keamanan yang tidak terenkripsi sehingga itu tidak dapat digunakan untuk mengakses akun dan meminta pengguna yang berpotensi terkena dampak untuk mengubah password-nya. Yahoo juga merekomendasikan kepada pengguna yang belum merubah passwordnya sejak 2014, untuk mengubahnya.

Lebih lanjut, perusahaan ini merekomendasikan agar pengguna menghindari mengklik link atau mengunduh lampiran dari email yang mencurigakan, disamping juga berhati-hati dari komunikasi yang meminta informasi pribadi. Selain itu, Yahoo juga meminta pengguna untuk mempertimbangkan penggunaan Yahoo Account Key, alat otentikasi sederhana yang menghilangkan kebutuhan untuk menggunakan password sama sekali.

Yahoo! mulai menyelidiki kasus ini setelah pada Juli hacker mengklaim telah memiliki ratusan juta akun untuk dijual di pasar gelap. Ini adalah bagian dari cache yang lebih luas yang diduga termasuk juga rincian tentang Gmail dan akun lainnya.

Saat ini, penyelidikan secara lebih dalam dan terpisah terus dilakukan untuk menyelesaikan kasus ini, menyusul gagalnya penyelidikan awal. Sementara itu, dampak dari serangan ini sendiri belum diketahui pada pengambilalihan Yahoo! oleh Verizon.

Persaingan Kian Ketat, Vodafone Suntikkan US$7.2 Miliar ke Unit India

0

Telko.id – Vodafone Group telah menyuntikkan dana sebesar US$7.2 miliar kepada unit bisnisnya di India menjelang lelang spektrum yang akan digelar 1 Oktober mendatang.

Dana tersebut dikucurkan demi memungkinkan Vodafone India untuk terus melanjutkan investasinya dalam spektrum, disamping juga melakukan perluasan jaringan di berbagai lapisan teknologi.

Seperti diketahui, Vodafone sendiri diketahui telah bergabung bersama setidaknya enam operator lainnya untuk berpartisipasi pada lelang spektrum 1 Oktober mendatang.

Menurut perkiraan Crisil Research, sebuah perusahaan yang berbasis di Mumbai, baik Vodafone, Airtel, maupun Idea membutuhkan paling tidak sekitar satu triliun rupee atau sekitar US$ 15 miliar masing-masing untuk spektrum dan perluasan jaringan, selama dua tahun ke depan.

Vodafone India merupakan operator telekomunikasi yang 100 persen kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Grup Vodafone. Penyedia layanan telekomunikasi ini memiliki sekitar 200 juta pelanggan di India, dimana lebih dari setengah dari pelanggannya (107 juta) berasal dari pedesaan India.

Vodafone Group sendiri dikabarkan berencana untuk mendapatkan sekitar £2,5 miliar melalui IPO unit Indianya.

Berita ini muncul setelah Reliance Jio ikut masuk ke pasar 4G di negeri ini dan setelah Maxis Communications yang berasal dari Malaysia menggabungkan unit bisnisnya di India, Aircel dengan Reliance Communications.

Penjahat Siber Terus Manfaatkan Perangkat IoT untuk Sebar Malware

0

Telko.id – Sebuah temuan baru diungkapkan Symantec terkait cara penjahat maya mengambil keuntungan dari kelengahan keamanan perangkat IoT. Dalam hal ini untuk menyebarkan malware dan menciptakan jaringan zombie, atau botnet, tanpa sepengetahuan pemilik perangkat tersebut.

Menurut Tim Symantec Security Response, penjahat dunia maya membajak jaringan rumah dan perangkat konsumen yang terhubung setiap harinya untuk membantu melakukan serangan DDoS pada target yang lebih menguntungkan, seperti perusahaan besar. Agar berhasil, mereka membutuhkan bandwith yang murah dan mendapatkannya dengan cara menyatukan jaringan besar perangkat konsumen yang mudah diserang karena tidak memiliki keamanan yang canggih.

Lebih dari separuh dari total serangan IoT berasal dari Cina dan Amerika Serikat, berdasarkan lokasi alamat IP untuk memulai serangan malware. Jumlah serangan yang tinggi juga berasal dari Jerman, Belanda, Rusia, Ukraina, dan Vietnam.

Dalam beberapa kasus, alamat IP dapat memiliki proxy, yang digunakan oleh penyerang untuk menyembunyikan lokasi mereka yang sebenarnya.

Sementara untuk target sendiri, kebanyakan adalah perangkat non-pc yang tertanam seperti server web, router, modem, perangkat NAS, sistem CCTV, dan Sistem Pengendalian Industri.

Sebagian besar dari perangkat tersebut dapat diakses internet, tetapi karena sistem operasi dan keterbatasan daya, mereka ada kalanya tidak memiliki fitur keamanan yang canggih.

Penyerang saat ini sangat menyadari bahwa IoT tidak memiliki keamanan yang cukup, sehingga banyak dari mereka memprogram malware dengan password default yang umum digunakan yang memungkinkan mereka membajak perangkat IoT dengan mudah. Keamanan yang buruk pada sebagian besar perangkat IoT menjadikan mereka sasaran empuk, dan sering kali korban pun tidak tahu bahwa mereka telah dibajak.

Selain temuan di atas, lewat penelitian yang dilakukannya Symantec juga menemukan bahwa tahun 2015 merupakan tahun rekor untuk serangan IoT, dengan banyak spekulasi tentang kemungkinan pembajakan rumah dan perangkat keamanan rumah. Namun, serangan sampai saat ini menunjukkan bahwa penyerang cenderung kurang tertarik pada korban dan mayoritas ingin membajak perangkat tersebut untuk menambahkannya ke botnet, yang sebagian besar digunakan untuk melakukan serangan distributed denial of service (DDoS).

Perangkat IoT adalah target utama, karena mereka dirancang untuk dipasang dan dilupakan setelah pemasangan dasar.

Sementara password yang paling banyak digunakan IoT malware untuk login ke perangkat, tidak lain adalah kombinasi dari “root” dan “admin” yang menunjukan bahwa password default sering kali tidak pernah berubah.

Symantec juga menemukan bahwa serangan yang berasal dari berbagai platform IoT secara bersamaan akan lebih sering ditemukan di masa depan, sebagai jumlah perangkat tertanam terhubung ke meningkatnya internet.

Oracle Klaim Sudah Mengalahkan Amazon Web Services

0

Telko.id – Oracle mengklai bahwa sudah mengalahkan Amzon Web Services. Bahkan Oracle menyebutkan bahwa teknologi terbarunya yakni Database-as-a-Service 20 tahun lebih maju dibandingkan. Hal ini disampaikan pada Oracle OpenWorld 2016 di Moscone Center, San Fransisco (23/09).
“Oracle Database-as-a-Service (DBaaS) itu 105 kali lebih cepat untuk beban kerja Analitik, 35 kali lebih cepat untuk OLTP, dan 1000 kali lebih cepat untuk beban kerja campuran, dibanding Amazon DbaaS,” ujar Larry Ellison, Oracle Executive Chairman dan Chief Technology Officer saat mendemosntrasikan solusi terbarunya tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Ellison juga menunjukkan bahwa Oracle Cloud dioptimalkan untuk menjalankan Oracle Database, sementara Amazon Web Services (AWS) tidak. Oracle Database yang dijalankan di Oracle Cloud itu mampu berjalan 24 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan Oracle Database yang dijalankan di AWS.

Ellison juga mengumumkan ketersediaan Oracle Database 12c Release 2 di Oracle Cloud dengan peluncuran Oracle Exadata Express Cloud Service yang baru. Layanan ini menyediakan Oracle Database edisi enterprise yang dijalankan di infrastruktur Exadata yang dioptimakan dengan database. Dengan biaya mulai 175 dolar AS per bulan saja, Ellison menunjukkan layanan Cloud ini berbiaya lebih rendah dibanding penawaran serupa dari Amazon.

Dengan peluncuran Oracle Database 12c Release 2 di Cloud, Oracle mendemonstrasikan bahwa Oracle Cloud adalah layanan Cloud paling optimal, lengkap, dan terintegrasi untuk Oracle Database. Rilis terbaru ini menyediakan akses tercepat, terbesar, dan paling dapat diandalkan di dunia untuk masuk ke teknologi database dengan biaya hemat dan di lingkungan Cloud terbuka. Selain itu, database nomor satu di dunia ini termasuk juga serangkaian inovasi yang berteknologi canggih, selagi menjaga investasi pelanggan dan mendukung transisi ke Cloud.

Hal itu membuat Oracle percaya diri dengan menyebutnya sebagai satus-satunya vendor dengan portabilitas beban kerja di on-premise dan penerapan Cloud. Bahkan, Oracle mengklaim dapat membantu memastikan bahwa pelanggan dapat terus memanfaatkan investasi yang sudah ada, menekan biaya, dan dengan mudah merasakan efisiensi Cloud. Dengan inovasi yang terbukti dan kinerja industri terdepan di seluruh platform, dari infrastruktur hingga database, termasuk dukungan untuk beban kerja campuran, Oracle Data Management Cloud adalah pemimpin di masa kini dan masa depan. (Icha)

Telkomsel Beri Layanan Telepon Gratis Pasca Banjir Bandang di Garut

0

Telko.id – Sehubungan dengan terjadirnya bencana alam di beberapa lokasi di wilayah Jawa Barat, terutama di kota Garut yang terkena dampak terluas, Telkomsel memastikan kelancaran komunikasi pelanggan di titik lokasi terjadinya bencana tetap terjaga. Guna membantu meringankan beban warga di sekitar lokasi bencana, khususnya di Kampung Cimacan, Kecamatan Tarogong Kidul Garut, Telkomsel juga telah menyediakan layanan telpon gratis di Posko Siaga Bencana Alam Telkomsel di Rumah Sakit Umum Garut, (21/9).

Executive Vice President Area Jabotabek Jabar Telkomsel Venusiana Papasi mengatakan “Pertama-tama dalam kesempatan ini Telkomsel ingin mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada para korban serta keluarga atas musibah bencana alam yang menimpa sebagian wilayah kota Garut dan Sumedang. Walaupun sempat terjadi lonjakan trafik komunikasi yang cukup tinggi sesaat terjadinya bencana, saat ini kami memastikan layanan Telkomsel tetap beroperasi dengan normal dan menjamin kelancaran komunikasi pelanggan yang berada di sekitar lokasi bencana.”

Telkomsel juga telah menurunkan tim Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA) yang memiliki fungsi tugas membantu menyediakan kebutuhan logistik serta evakuasi korban bencana alam banjir bandang di Garut. Tim TERRA sudah dilenggapi dengan perangkat pendukung penanganan bencana seperti perahu karet, tenda posko, tenda pengungsi, tenda dapur umum, perlengkapan dapur umum, dan genset. Saat ini sejumlah bantuan kebutuhan logistik tahap awal seperti pangan (makanan dan minuman) dan sandang (pakaian anak dan dewasa) serta kebutuhan sanitasi seperti popok bayi sudah didistribusikan melalui Pusat Posko Bencana Alam di Markas Kodim 0611 Garut.

Venusiana menambahkan “Telkomsel terus bersiaga untuk memastikan berfungsinya alat-alat produksi sehingga ketersediaan dan kualitas jaringan tetap terjaga. Hal ini dilakukan agar warga yang berada di sekitar lokasi bencana, baik di Garut maupun Sumedang dapat terus berkomunikasi dan bertukar informasi kepada keluarga dan kerabatnya. Tetap terjaganya layanan telekomunikasi ini juga menjadi amat penting untuk membantu aparat dalam berkoordinasi, sehingga pertukaran informasi menjadi lancar.”   
    
Selain memastikan kesiapan alat produksi, dari sisi ketersediaan produk dan pelayanan pelanggan, Telkomsel menjamin kebutuhan umum pelanggan seperti isi ulang pulsa dan kartu prabayar Telkomsel tetap tersedia di semua titik penjualan ritel dan layanan pelanggan GraPARI Telkomsel terdekat tetap beroperasi seperti biasa untuk melayani kebutuhan pelanggan. (Icha)

Indosat Sediakan Mobil Klinik untuk Korban Banjir Bandang di Garut

0

Telko.id – Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar Kabupaten Garut, Jawa Barat sejak Selasa (20/9) malam menyebabkan beberapa area tergenang banjir yang cukup parah. Luapan air sungai Cimanuk yang berubah menjadi banjir bandang, bahkan merendam pemukiman penduduk dan menelan beberapa korban jiwa.

Indosat Ooredoo menunjukkan empati dan kepeduliannya kepada pelanggan serta masyarakat yang menjadi korban banjir di Kabupaten Garut dengan mengoperasikan Mobil Klinik dan membangun posko telekomunikasi gratis. Masyarakat sekitar bisa memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan gratis yang berlokasi di Kampung Bojong Sudika (22/9), Kampung Cimacan (23/9), dan Kampung Mekar Sari (24/9). Sedangkan di Posko Telekomunikasi, masyarakat bisa menggunakan telpon, SMS, internet, dan WiFi secara gratis untuk menghubungi sanak saudara mereka.

“Kami turut berempati atas musibah yang dialami warga Kabupaten Garut dan sekitarnya. Sebagai sahabat pelanggan, kami ingin membantu masyarakat sekitar yang terkena dampak banjir melalui layanan Mobil Klinik Indosat Ooredoo dan fasilitas telekomunikasi gratis. Semoga banjir segera surut dan warga dapat kembali beraktivitas seperti biasanya,” ujar Acting Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Thomas Purnawan Suhardja.

Indosat Ooredoo bekerja sama dengan Rumah Zakat untuk mengoperasikan Mobil Klinik yang memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar Garut yang terkena dampak bencana banjir bandang. Sampai saat ini Indosat Ooredoo telah mengoperasikan 16 Mobil Klinik Indosat Ooredoo yang tersebar di seluruh Indonesia dan memberikan layanan kesehatan gratis sejak tahun 2007 kepada lebih dari 770.000 orang. (Icha)